Upaya Inter Milan dalam mendapatkan Luka Modric tampaknya akan menghadapi jalan terjal dan berliku. Pasalnya, pihak Real Madrid selaku pemilik sah dari playmaker Timnas Kroasia itu siap melaporkan Inter kepada UEFA selaku otoritas tertinggi sepak bola Eropa.
Modric memang dikabarkan sangat serius berhasrat untuk meninggalkan Madrid pada bursa transfer musim panas ini. Pihak Inter pun disebut sudah melakukan pembicaraan secara personal kepada pemain yang tampil moncer di Piala Dunia 2018 tersebut.
Namun demikian, seperti dilansir Foxsports, Inter bakal dilaporkan Madrid kepada UEFA atas upayanya mendatangkan Modric. Pihak Madrid tampaknya merasa sangat kecewa dengan upaya Inter yang terus mencoba mempengaruhi Modric untuk meninggalkan Los Blancos.
Menurut pihak Madrid, upaya Inter dalam mendatangkan Modric bakal bertentangan dengan aturan Financial Fair Play (FFP). Sebab, Inter akan menggunakan dana sponsorship yang berasal dari konsorsium pemilik klub, The Suning Group, untuk mendapatkan Modric. Dana seperti ini termasuk pelanggaran dalam aturan UEFA.
Modric sendiri dijadwalkan tiba di Spanyol pada Selasa (7/8) ini. Dia datang dengan didampingi agen untuk langsung melakukan pembicaraan dengan presiden Florentino Perez keesokan harinya. Besar kemungkinan isi pembicaraan nanti adalah soal keinginannya untuk hengkang dari Santiago Bernabeu.
Sejak tampil menawan di Piala Dunia 2018, sejumlah klub Eropa memang langsung menjadikan Modric sebagai target utama. Klub yang paling getol memang Inter Milan. Ketertarikan Inter bahkan sampai membuat Florentino Perez menegaskan hanya akan melepas Modric kepada klub yang sanggup membayar klausul pelepasan sang pemain yang mencapai 12,5 triliun rupiah. (adw/jpc/don)
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), PT Pos Indonesia (Persero), dan Perum Percetakan Negara RI menjalin kerjasama pelaksanaan penyambungan listrik untuk 2.000 masyarakat tidak mampu di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Dalam penandatangan kerjasama ini, PGN diwakili oleh Direktur SDM dan Umum, Desima Equalita Siahaan (tengah, berbaju putih).
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), PT Pos Indonesia (Persero), dan Perum Percetakan Negara RI menjalin kerjasama pelaksanaan penyambungan listrik untuk 2.000 masyarakat tidak mampu di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Dalam penandatangan kerjasama ini, PGN diwakili oleh Direktur SDM dan Umum, Desima Equalita Siahaan (tengah, berbaju putih).
Sebagai komitmen dan mewujudkan program BUMN Hadir untuk Negeri, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), PT Pos Indonesia (Persero), dan Perum Percetakan Negara RI menjalin kerjasama pelaksanaan penyambungan listrik untuk 2.000 masyarakat tidak mampu di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.
Program ini terjalin melalui Perjanjian Kerjasama yang ditandatangani antara Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Amir Rosidin, Direktur SDM dan Umum PGN Desima Equalita Siahaan, Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan Pos Indonesia Ihwan Sutardiyantai, dan Direktur Utama Perum Percetakan Negara Djakfarudin Junus di Kementerian BUMN, Selasa (7/8/2018).
“Sebagai BUMN, para pihak sepakat untuk melakukan kerjasama sebagai upaya untuk menjamin terlaksananya penyambungan listrik untuk masyarakat tidak mampu dengan waktu yang tidak terlalu lama dan dengan biaya penyambungan didanai dari Dana Program BUMN Hadir untuk Negeri oleh PGN,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama melalui keterangan resmi, Rabu, 8 Agustus 2018.
Rachmat mengatakan, Program Sambungan Listrik Gratis atau elektrifikasi merupakan bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri Tahun 2018. Program ini bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang salah satunya adalah listrik, sehingga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat.
Di tahun-tahun sebelumnya, BUMN telah melakukan program elektrifikasi sebanyak 9.114 sambungan di 34 provinsi. “Sejalan dengan slogan BUMN Hadir untuk Negeri, Kementerian BUMN menugaskan BUMN untuk berkontribusi melistriki wilayah masing-masing berdasarkan penetapan dari Kementerian BUMN,” ujar Rachmat.
Merujuk Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor S-810/MBU/S/08/2018 tanggal 6 Agustus 2018, PGN mendapat penugasan untuk melistriki wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. “Dengan target sejumlah 2.000 satuan sambungan dengan tarif RT 1 dan daya tersambung 450 VA,” ujar Rachmat.
Dalam kerjasama ini, selain pembiayaan dari PGN, masing-masing BUMN sudah mendapat porsi tanggung jawabnya masing-masing. PLN selaku Pihak Pertama dalam hal ini, bertugas untuk menyampaikan daftar kepala keluarga yang diusulkan mendapatkan bantuan dan melakukan penyambungan serta menyalurkan tenaga listrik dengan tarif RT1 untuk daya 450 VA.
PT Pos Indonesia selaku Pihak Ketiga dalam hal ini bertugas menyediakan layanan escrow account/rekening penampung untuk menerima dana program BUMN Hadir untuk Negeri untuk kemudian digunakan sebagai pembayaran biaya pemasangan instalasi dan biaya SLO.
Sementara itu, Perum Percetakan Negara bertugas untuk memproduksi dan melakukan pengiriman paket akrylic dan sertifikat untuk masyarakat tidak mampu sesuai spesifikasi dan jumlah berdasarkan perjanjian. (Rel/ram)
DUO ASING
Dua pemain asing PSMS yang baru direkrut di putaran kedua akan turun saat bertandang ke Aceh, dijamu Kuala Nangroe di Piala Indonesia, Rabu (8/8) sore ini.
DUO ASING Dua pemain asing PSMS yang baru direkrut di putaran kedua akan turun saat bertandang ke Aceh, dijamu Kuala Nangroe di Piala Indonesia, Rabu (8/8) sore ini.
MEDAN- PSMS akan menghadapi ujian perdananya di ajang Piala Indonesia kala harus meladeni Kuala Nanggroe di Stadion H Dhimurtala, Lampineung, Banda Aceh, Rabu (8/8). Menghadapi tim yang dua kasta di bawahnya, Ayam Kinantan pantang untuk menganggap remeh.
Hal itu ditegaskan Asisten Pelatih PSMS, Suharto AD. Menurutnya timnya akan tetap bermain ngotot. “Menghadapi tim liga 1, biasanya mereka akan lebih termotivasi mengimbangi yang di atasn Pastinya kami harus mengantisipasi hal itu,” kata Suharto.
Terbukti Ayam Kinantan membawa kekuatan penuh untuk duel ini. Sebanyak 18 pemain PSMS dipersiapkan untuk fase 128 besar ini. Termasuk empat pemain asing, Reinaldo Lobo, Alexandros Tanidis, Shohei Matsunaga dan Felipe Martins turut dibawa.
Namun kapten tim Legimin Raharjo dipastikan absen. Legimin absen karena anaknya sakit. Legimin akan langsung menyusul untuk laga kontra Persija di Bantul. Suharto mengatakan, tak ada alasan bagi timnya untuk menyimpan kekuatan. Apalagi kemenangan sangat dibutuhkan PSMS setelah paceklik di dua laga terakhir.
“Kita tidak ada mengenal istilah pemain cadangan atau inti. Kita lihat pemain yang siap untuk pertandingan besok. Jadi kami tidak pernah memberikan itu. Kesiapan kepada pemain setiap pertandingan,” tambahnya.
Dirinya juga mengatakan manajemen tak membebani target muluk-muluk di turnamen ini. Namun tentu PSMS tak mau tersingkir. “Kalau masalah target dari manajemen, bagaimana kita setiap bermain harus bisa menang,” kata pelatih yang membawa PSMS juara Piala Kemerdekaan 2015 itu.
Suharto mengakui timnya buta kekuatan lawan. Namun dia tetap mewaspadai tim yang tahun lalu lolos delapan besar Liga 3 Nasional itu. “Sepertinya kita belum tahu kekuatan lawan. Jelas kami buta kekuatan mereka. Kuala Nanggroe baru muncul. Kita perlu waspadai itu. Apalagi tim-tim dari Aceh ini merata motivasi dan semangat juangnya tinggi. Ini yang belum banyak dimiliki tim-tim di Indonesia. Sama sekali belum pernah tahu,” ucapnya.
Sementara bek PSMS, Roni Fatahillah yang akan dapat kesempatan main sebagai starter mengatakan dirinya selalu percaya diri untuk menghadapi siapapun lawan. “Saya sebagai pemain selalu semangat saja untuk bisa memenangkan pertandingan,” kata Roni singkat.
Di kubu lawan, persiapan Kuala Nanggroe juga tak begitu baik. Kabarnya belum genap dua pekan mereka berlatih kembali. Apalagi mereka belum berkompetisi di Liga 3. “Persiapan tahu sendiri keadaaan sekarang, Kuala Nanggroe yang belum berkompetisi. Dua minggu ini sudah berusaha semaksimal mungkin. Yang pasti kami ingin berbuat yang terbaik apalgi bermain di publik sendiri berusaha keras. Apalagi lawan Liga 1. Sedikit banyaknya yang pasti terbebani,” kata pelatih Kuala Nanggroe, Azhari.
Seperti diketahui, Kuala Nanggroe mendapat kesempatan berlaga di Piala Indonesia, setelah mencatat prestasi dalam kompetisi Liga 3 musim lalu. Berlaga di Semarang, Jawa Tengah, Oktober 2017, Nanda Lubis dkk sukses melangkah ke babak 16 besar. Laju mereka terhenti di tangan Persibo Bojonegoro, Jawa Timur, 1-2.
Kuala Nanggroe akan mengandalkan pemain-pemain muda. Namun ada tiga pemain senior yakni Nanda Lubis, Dian Ardiansyah, dan Mahfudh.
Senada, pemain Kuala Nanggroe, Editya mengatakan akan termotivasi untuk bisa mengalahkan PSMS. “Lawan PSMS adalah satu pengalaman berharga bagi kami. karena mereka tim liga 1 yan g punya pemain asing. Tapi kami termotivasi melawan mereka,” pungkasnya. (don)
IMUNISASI MR:
Wabup Deliserdang Zainuddin Mars menyaksikan seorang anak disuntik vaksin MR saat kampanyekan imunisasi MR, baru-baru ini.
IMUNISASI MR: Wabup Deliserdang Zainuddin Mars menyaksikan seorang anak disuntik vaksin MR saat kampanyekan imunisasi MR, baru-baru ini.
Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang menghentikan sementara pelaksanaan imunisasi Campak dan Rubella terhadap anak-anak di Kabupaten Deliserdang. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista.
“Mulai hari ini kita berhentikan sementara dulu penyuntikan imunisasi Campak dan Rubella. Kebijakan itu sesuai arahan dari bapak bupati,” ujar dr Ade Budi Krista Selasa, (7/8).
Dihentikannya untuk sementara imunisasi MR, pihaknya pun langsung mengeluarkan surat pemberitahuan kepada para Kepala Puskesmas dengan nomor 4365/440/VIII/DS/2018 tertanggal 6 Agustus 2018, dengan tembusan MUI dan DPRD Deliserdang.
“Diambil kebijakan ini untuk mencermati perkembangan situasi saat ini, yaitu menunggu adanya proses untuk label sertifikat halal terhadap vaksin tersebut. Sebenarnya banyak juga orang yang malah menginginkan untuk sekolahnya didatangi,”kata dr Ade.
Kabupaten Deliserdang sebelumnya mengkampanyekan imunisasi MR dengan target 606.000 anak, yang akan mendapatkan imunisasi mulai dari usia 9 bulan hingga 15 tahun.
Sebelumnya, dr Ade menyebutkan vaksin Campak dan Rubella yang penyuntikannya sekaligus (sekali) ini di dunia hanya ada dibuat di RRC dan India. Khusus untuk yang dipakai di Indonesia merupakan vaksin yang diproduksi India. “Produk vaksin yang dari India ini juga lah yang dipakai di Arab Saudi dan Bahrain. Sebenarnya untuk Agustus target kita khusus untuk anak-anak yang sekolah, sementara untuk yang belum akan kita berikan September,”pungkasnya. (btr/han)
BERPELUKAN:
Salah seorang siswa Bintara Poldasu mendapat pelukan dari orangtuanya usai upacara pembentukan dan pembukaan pendidikan Bintara di SPN, Hinai, Langkat, Selasa (7/8).
BERPELUKAN: Salah seorang siswa Bintara Poldasu mendapat pelukan dari orangtuanya usai upacara pembentukan dan pembukaan pendidikan Bintara di SPN, Hinai, Langkat, Selasa (7/8).
MEDAN-Setelah dinyatakan lulus, sebanyak 294 siswa Bintara Polda Sumut secara resmi mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Hinai, Langkat, Selasa (7/8).
Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 293 orang menjalani pendidikan di SPN Hinai Polda Sumut, dan seorang lagi menjalani pendidikan di SPN Batua, Sulawesi Selatan.
“Pertama kita syukuri perjalanan panjang seleksi ini telah berjalan sesuai harapan. Sistem bersih transparan yang selama ini kita pedomani juga berjalan dengan baik dan lancar, tidak ada komplain dan aduan semacamnya,” ungkapnya kepada wartawan usai menjadi inspektur upacara pembukaan Pembentukan Pendidikan Bintara Polri 2018 di SPN Hinai Polda Sumut.
Untuk itu, Kapoldasu berpesan, agar para siswa selama menjalani pendidikan 7 bulan kedepan, dapat mengikuti pendidikan dengan penuh semangat, dan mentaati segala peraturan yang berlaku untuk belajar. Sehingga ketika lulus, lanjut Kapoldasu, para siswa bisa menjadi sosok polisi profesional modern dan terpercaya yang siap melayani masyarakat dengan hati nurani.
“Harapannya dapat menjadi sosok polisi yang patuh pada hukum, memiliki kemahiran, supaya ke depan bisa menjawab tantangan di era globalisasi sekarang,” jelasnya. Apalagi, sambung Paulus, dari jumlah 443 ribu anggota Polri, sebanyak 79% merupakan anggota Bintara. Karenanya, tutur dia, Bintara merupakan tulang punggung kepolisian yang bekerja dengan berhadapan langsung terhadap masyarakat dalam berbagai aktivitas dan problematiknya.
“Yang perlu untuk selalu di ingat, bahwa polisi bukan profesi tapi jalan untuk mengabdi,” tandasnya.
Sementara itu, jalannya pembukaan pendidikan Bintara ini diwarnai dengan suasana haru. Para orangtua siswa dengan sabar menunggu, langsung memeluk anaknya usai upacara berakhir.,
Salah seorang orangtua siswa, Albunus Sitomurang (45) warga Desa Bangun Sari Baru, Dusun 3, Tanjung Morawa menyatakan kebahagiannya usai Yosua Sitomurang (18), anaknya, lulus mengikuti pendidikan kepolisian. Ia merasa bangga, karena meski sehari-harinya hanya bekerja sebagai petani padi, namun anak pertamanya dari 3 bersaudara dapat menjadi Polisi.
“Kami bangga dengan anak kami bisa lulus. Kami sudah mempersiapkan semuanya selama satu tahun, mulai dari les jasmani dan psikotes, maupun beladiri. Apalagi ini merupakan cita-cita opung mendiangnya sewaktu masih hidup yang terus memberikan semangat untuk cucunya,” katanya.
Begitupun Yosua, mengaku kedepannya akan menjadi Polisi yang bisa diandalkan. Karena ingin membuat orangtuanya bangga. “Saya sangat, ingin membanggakan hati orang tua,” ucapnya. (man/han)
bATARA/sumut pos
DIABADIKAN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan diabadikan bersama Kepala Desa Bandar Khalipah, Suparyono saat berkunjung ke Kantor Bupati dalam rangka untuk mewakili Provsu mengikuti Semiloka Kualisi Kependudukan se Indonesia di Bogor, Jawa Barat.
bATARA/sumut pos DIABADIKAN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan diabadikan bersama Kepala Desa Bandar Khalipah, Suparyono saat berkunjung ke Kantor Bupati dalam rangka untuk mewakili Provsu mengikuti Semiloka Kualisi Kependudukan se Indonesia di Bogor, Jawa Barat.
Bupati Deliserdang Ashari Tambunan menerima kunjungan Kepala Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang, Suparyono untuk mewakili Provinsi Sumatera Utara dalam rangka semiloka Kualisi Kependudukan se Indonesia untuk memaparkan keberhasilan dan inovasi yang dilakukan di desanya, di Kantor Bupati, Senin (6/8).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dra Hj Rabiatul Adawiyah Lubis menjelaskan, keberhasilan Kepala Desa Bandar Khalipah Suparyono mewakili Provinsi Sumatera Utara untuk memaparkan serta memberikan sosialisasi tentang keberhasilan dan inovasi melalui penggunaan Dana Desa.
Adapun inovasi dan keberhasilan Kades Bandar Khalipah ini yaitu dengan mengalokasikan sebahagian Dana Desa diperuntukkan untuk mendukung program Keluarga Berencana (KB) di desa yang dipimpinnya, seperti dengan peningkatan penyuluhan Kesehatan Keluarga, Honor Petugas PPKB (Petugas Pelayanan Keluarga Berencana Desa), Biaya pelayanan masyarakat seperti biaya perjalanan mengantar masyarakat yang membutuhkan pertolongan ke Puskesmas dan ke Rumah Sakit.
Keberhasilannya itu, lanjut Rabiatul, membuat Kades Supriono diundang BKKBN Pusat dan Kementerian Desa untuk melakukan Pemaparan terkait penggunaan sebagian Dana Desa untuk mendukung program KB yang akan diselenggarakan pada tanggal 7 -9 Agustus 2018 di Bogor, Jawa Barat .
Sementara Bupati Deliserdang Ashari Tambunan yang didampinggi Asisten I Setdakab Dedy Maswardi, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Citra Efendi Capah, Camat Percut Seituan Timur Tumanggor menyampaikan ucapan selamat kepada Suparyono untuk mewakili Provinsi Sumatera Utara.
Bupati pun berharap para Kepala Desa agar terus merubah pola pikir masyarakat bahwa pembangunan itu tidak selamanya untuk pembangunan infrastruktur semata, namun tidak kalah penting adalah pembangunan manusianya, salah satunya seperti yang dilakukan Kades Bandar Khalipah.
Pada kesempatan itu juga, Ashari Tambunan juga berpesan kepada Kepala Desa Bandar Khalipah Suparyono agar tetap menjaga nama baik Kabupaten Deliserdang dan Sumatera Utara. (btr/han)
SURYA/SUMUT POS
SEPAKAT: Forkopimda Sergai diabadikan usai menggelar rapat bersama menyatakan kesepakatan untuk menunda pelaksanaan Imunisasi MR di Kabupaten Sergai, Selasa(7/8).
SURYA/SUMUT POS SEPAKAT: Forkopimda Sergai diabadikan usai menggelar rapat bersama menyatakan kesepakatan untuk menunda pelaksanaan Imunisasi MR di Kabupaten Sergai, Selasa(7/8).
SERGAI,SUMUTPOS.CO-Pelaksanaan Imunisasi Meales Rubella (MR) terhadap anak-anak di Kabupaten Serdangbedagai, diputuskan untuk ditunda menunggu Fatwa MUI Pusat.
Penundaan pelaksanaan program Menkes RI tersebut, merupakan hasil kesepakatan bersama dalam Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) bersama elemen masyarakat Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) yang digelar di Kantor Bupati Sergai, Selasa (7/8).
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan MUI Sergai Ustadz Injan Ibrahim mengatakan, sesuai dengan surat edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Nomor : HK.02.01/MENKES/444/2018 tentang Pelaksanaan Kampanye Imunisasi Measles Rubella Fase 2.
“Kami menilai tidak ada ketegasan dari isi surat tersebut terlebih pada poin (4). Pelaksanaan Imunisasi MR bagi masyarakat yang mempertimbangkan aspek kehalalan dan/atau kebolehan vaksin secara syar’i, diundur sampai MUI Pusat mengeluarkan fatwa tentang pelaksanaan Imunisasi MR tersebut, “ katanya.
Selanjutnya, diminta kepada masyarakat pada poin (5) memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memilih menunggu terbitnya fatwa MUI tentang Imunisasi MR, agar dapat memperoleh imunisasi MR pada kesempatan berikutnya sampai akhir bulan September 2018.
Dengan mempertimbangkan aspek agar tidak terjadi gejolak di masyarakat, MUI menyarankan untuk menunda pelaksanaan imunisasi MR di Kabupaten Sergai sampai keluarnya keputusan resmi dari MUI Pusat,”terang Ustadz Injan.
Sementara Kemenag Sergai DR H M Safi’i MA dalam pemaparannya, mendukung kegiatan Imunisasi Campak-Rubella dan telah disampaikan ke sekolah di lingkungan Kementerian Agama.
Menurut Safi’i, imunisasi sesungguh sangat diharapkan, namun karena polemik akan zat yang terkandung dalam vaksin tersebut. Kalau tidak ada permasalahan dan telah mendapat keputusan final dari MUI Pusat, maka akan mendukung langkah yang diambil Pemerintah daerah dan Forkopimda. Hal ini adalah untuk menjaga kekondusifan suasana di lingkungan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Waka Polres Sergai Kompol Edi Bona Sinaga mengaku semua program dan kebijakan yang dijalankan terhadap masyarakat. Namun dengan mempertimbangkan suasana dan keadaan, ada baiknya menunggu sampai keputusan final agar tidak terjadi gejolak di masyarakat.
Begitu juga dengan perwakilan Kejaksaan Negeri Sergai, Jabbal Nur yang juga sepakat ditundanya pelaksanaan imunisasi MR.
“Kami dari Kejari Sergai menyampaikan, agar pelaksanaan Imunisasi MR ditunda sampai ada fatwa MUI Pusat, sembari terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi Campak Rubella tersebut, “saran Jabbal Nur.
Hal senada juga dikatakan Ikatan Dokter Indoneisa (IDI) Sergai, agar pelaksanaan Imunisasi MR ditunda mengingat waktu yang masih panjang. Sejatinya, IDI mendukung program pemerintah. ”Karena penyuntikan vaksin MR tersebut penting sekali bagi kesehatan anak kita,” kata dr Tengku Kesuma Putra.
Sementara Bupati Ir Soekirman mengatakan, Pemkab Sergai bersama Forkopimda dan unsur ulama serta elemen masyarakat telah bekerja dalam hal menyikapi polemik yang terjadi.
Disampaikan kesepakatan bersama dari perwakilan yang hadir di sini untuk menunda pelaksanaan Imunisasi MR di Sergai, menunggu sampai dikeluarkannya keputusan Fatwa MUI Pusat.
”Forum dilaksanakan agar semua bertanggungjawab sebagai bentuk melindungi segenap rakyat dan tumpah darah Indonesia, dan menunjukkan bahwa kita semua kerja, untuk masyarakat,”pungkasnya. (sur/han)
BAMBANG/SUMUT POS
SELAMAT: Bupati Langkat Ngogesa ucapkan selamat kepada Kafilah Langkat yang meraih 3 terbaik STQ XV Tingkat Provsu.
BAMBANG/SUMUT POS SELAMAT: Bupati Langkat Ngogesa ucapkan selamat kepada Kafilah Langkat yang meraih 3 terbaik STQ XV Tingkat Provsu.
LANGKAT-Kafilah Kabupaten Langkat berhasil meraih 3 kategori kejuaraan terbaik, pada Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke–XV Tingkat Propinsi Sumatera Utara yang berlangsung pada 3-7 Agustus di Kampus I UIN Sumatera Utara, Jalan Sutomo Medan.
Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu sangat bangga dan memberikan apresiasi kepada putra putri Langkat yang telah mengharumkan nama Langkat di bidang agama.
“Sesuai dengan janji saya, maka mereka akan diberikan bonus hadiah berupa umroh, semoga mereka bisa menjadi motivasi bagi generasi Langkat untuk belajar alquran,”ujar Ngogesa.
Dilaporkan Wakil Ketua LPTQ Langkat, Syahrizal yang juga Kabag Kessos, Kafilah Langkat meraih 3 terbaik kategori, yakni Juara I Tilawah Dewasa Putri atas nama Sri Wahyu Ningsih, Juara I Tahfiz Quran 1 Juzz Putri atas nama Luthfiah Zalzah dan Juara I Tahfiz Quran 10 Juzz Putri atas nama Lutfiah Huzaimah Nugroho.
“Atas capaian hasil ini, kami pengurus LPTQ Langkat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Langkat dan Sekda selaku Ketua LPTQ Kabupaten Langkat yang terus memberikan perhatian, serta memotivasi kepada para qori qoriah, hafiz hafizah, sehingga mereka mampu memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Langkat,”sampainya. (bam/han)
ist
RESMIKAN: Pj Gubsu Drs Eko Subowo MBA meresmikan Kecamatan Angkola Muara Tais, sebagai kecamatan ke-15 di Kabupaten Tapsel, Selasa (7/8).
ist RESMIKAN: Pj Gubsu Drs Eko Subowo MBA meresmikan Kecamatan Angkola Muara Tais, sebagai kecamatan ke-15 di Kabupaten Tapsel, Selasa (7/8).
TAPSEL–Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA melantik Fadil Harahap sebagai Kecamatan Angkola Muara Tais, yang merupakan kecamatan ke-15 di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (7/8).
Pj Gubsu dalam sambutannya, mengharapkan agar tradisi kebersamaan yang telah dilakukan masyarakat harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Sebab, terbentuknya Kecamatan Angkola Muara Tais memakan proses yang cukup lama.
Keinginan bersama ini merupakan kerja sama dan kebersamaan dari seluruh masyarakat Tapsel, khususnya masyarakat di Kecamatan Angkola Muara Tais. “Kebersamaan ini harus terus dipertahankan dan mudah-mudahan dapat menjadi teladan bagi kecamatan-kecamatan dan kabupaten lainnya,” ujar Eko Subowo.
Eko juga mengapresiasi masyarakat yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan Kantor Camat Angkola Muara Tais. “Kepada Bapak H Ngatimun atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan masyarakat Tapsel mengucapkan terimakasih atas wakaf tanah yang diberikan. Ini merupakan salah satu bentuk konkrit parisipasi masyarakat terhadap proses pembangunan,” ucapnya.
Kepada Camat Angkola Muara Tais dan aparatur kecamatan, diharapkan agar terus memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masayarakat dengan sepenuh hati dan setulus hati. “Jangan pelayanannya jadi menurun dibanding dari sebelum terpisah dari kecamatan induk yaitu Kecamatan Batang Angkola, harus lebih baik,” sebut Eko.
Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengapresiasi Pj Gubsu Eko Subowo dan anggota DPR RI Rambe Kamarulzaman dan Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu yang telah mendorong percepatan diresmikannya Kecamatan Angkola Muara Tais. Karena ini merupakan perjuangan selama 18 tahun yaitu dimulai tahun 2000.
“Atas nama masyarakat Kecamatan Angkola Muara Tais, saya mengucapkan terimakasih kepada Pj Gubsu dan teman-teman dari DPR RI yang turut mendorong percepatan terbentuknya Kecamatan Angkola Muara Tais yang merupakan kecamatan ke 15 di Kabupaten Tapanuli Selatan,” ujar Syahrul.
Disampaikannya, bahwa tanah tempat dibangunnya kantor Camat, rumah jabatan dan aula tersebut adalah hibah dari seorang warga yang memiliki kebun di Kecamatan Angkola Muara Tais. “Tak satu rupiah pun Pemkab Tapsel membayar tanah seluas 3000 meter persegi, tempat dimana kantor Camat, rumah jabatan dan aula Kecamatan Angkola Muara Tais yang baru diresmikan ini,” katanya.
Syahrul pada kesempatan itu juga melantik Camat Angkola Muara Tais Muzahid Fadil Harahap. “Diharapkan camat terus bersinergi untuk meningkatkan pelayanan kepada masayarakat, khususnya masyarakat kecamatan Angkola Muara Tais,” sebutnya.
Anggota Komisi II DPRI RI Rambe Kamarul Zaman pada saat itu mengapresiasi Bupati Tapsel, karena selama ini sangat gigih berjuang agar Kecamatan Angkola Muara Tais segera terbentuk. “Setiap Rapat Kerja beliau selalu mengingatkan agar usulannya jangan dilupakan,” ucapnya.
Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu juga mengucapkan terimakasih kepada Pj Gubsu Eko Subowo karena turut membantu kecamatan Angkola Muara Tais ini segera terbentuk. “Dua Nokang Pak Eko ini, sebagai Dirjen Beliau membantu prosesnya di Kemendagri dan sebagai Gubsu Beliau memfinalkan, selaku masyarakat asal Tapanuli Selatan saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya,” ujarnya. (prn/han)
Teddy Akbari/SUMUT POS
DIAMANKAN: M Said saat diamankan di ruang penyidik Jahtanras Polres Binjai.
Teddy Akbari/SUMUT POS DIAMANKAN: M Said saat diamankan di ruang penyidik Jahtanras Polres Binjai.
BINJAI,SUMUTPOS.CO-Dua dari tiga remaja pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di kos-kosan Ungu-Kafe Semalam, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Kartini, Binjai Kota, berhasil dibekuk polisi setelah rekaman CCTV aksi mereka viral di media sosial (medsos) pada Selasa (7/8) dinihari.
Tertangkapnya kedua remaja masing-masing MS (19) dan EP (16), keduanya warga kecamatan Medan Sunggal, setelah aksi mereka terekam CCTV dan menjadi viral di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hendro Sutarno menjelaskan, pihaknya telah melakukan penyelidikan beberapa minggu ke lokasi penangkapan.
Di mana sebelumnya, telah dikumpulkan sejumlah bukti dan ciri-ciri yang terekam CCTV hingga mengetahui pelaku yang merupakan residivis curanmor.
Selanjutnya, petugas pun melkaukan penyelidikan ke rumah ketiga pelaku. “Saat ditangkap, mereka sedang mengendarai Motor Rx King dan Kawasaki Ninja di Jalan Binjai Km.15,” ujar Hendro.
Kemudian, lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Madina, pihaknya pun membawa kedua tersangka mencari barang bukti. Namun tersangka MS berusaha melarikan diri, hingga dilepaskan tembakan terukur di kaki korban. “Barang bukti diamankan satu unit Sepeda Motor RX King, satu unit Honda Beat, empat Kunci T,” pungkas Hendro.
Sementara, M Said merintih kesakitan karena kakinya dihadiahi 3 peluru. Diakui Said, aksi mereka lakoni usai dugem di salah satu hiburan malam ternama di Kota Binjai. “Aku cuma diajak, baru pulang dari Titanic Frog. Cuma dapat Rp1 juta aku, dia (Erik) yang tahu,” tandasnya.
Diketahui, tiga orang curanmor ini membawa kabur tiga sepeda motor sekaligus kurun waktu sekitar tiga menit aja. Mereka masuk ke area kosa lewat pagar depan, kemudian mereka yang bermodal kunci T beraksi memilih tiga sepeda motor yang ditarget. Yakni Scorpio BK 5333 RAC, CBR150 BK 2593 RAT, dan Vario BK 4673 RAW.
Sebelumnya juga di lokasi yang sama, dua sepeda motor juga pernah digasak kawanan curanmor. Salah satunya sepeda motor milik jurnalis jenis Honda Supra 125 yang hingga kini belum terungkap siapa pelakunya. (ted/han)