Home Blog Page 6220

Setahun Nikahi Janda Cerai Karena Kalah Kuat

SUMUTPOS.CO –  Donwori terpaksa mengalah. Dia tak sanggup meladeni keinginan Karin di ranjang. Saat saling memuaskan, Donwori tidak bisa meladeni permainan istrinya.

Tak ada titik temu keduanya. Karin yang memiliki hasrat lebih, tak mampu diimbangi oleh Donwori. Perbedaan gaya bercinta ini membuat pasangan yang berstatus janda dan duda ini terpaksa mulai merenggang karena tidak terbangunnya komunikasi yang baik.

Donwori (50) ini bagaimana, baru satu bulan menikah dirinya sudah mundur dari hubungan pernikahannya. Padahal dulu, ia yang ngebet mengejar-ngejar Karin, istrinya. Rupanya, perpisahannya ini lantaran urusan ranjang yang tak sejalan.

“Udah tidak bisa melayani saya,” katanya kepada seorang pengacara di ruang konsultasi perceraian salah satu kantor pengacara. Melihat usia Donwori, harusnya ia masih memiliki gairah seks yang cukup tinggi. Anehnya, ia sudah kehilangan gairah bercinta saja semenjak menduda selama lima tahun.

Malah sebenarnya, gairah seksnya bisa bangkit karena menikah dengan Karin (47), yang rupanya sangat aktif di ranjang. Tapi nyatanya, ia lari tunggang langgang dihadapkan dengan Karin.

Karena pasangan baru dan lama kosong, lanjut Donwori, Karin sangat aktif menggoda suaminya. Ia bahkan meminta jatah setiap hari di minggu pertama pernikahannya. Saat itu Donwori ya oke-oke saja, namun semakin hari, Karin semakin agresif saja di ranjang.

Hingga suatu ketika (maaf) Karin melakukan oral seks saat berhubungan. Donwori yang terbiasa memakai gaya standar dengan pasangan sebelumnya langsung kaget. Tak pakai banyak cara, ia langsung memutuskan untuk meninggalkan istrinya.

Akhirnya, karena kerelaan dari Karin juga, keduanya memutuskan untuk berpisah. Meskipun sebenarnya juga malu, baru menikah satu bulan sudah cerai.(jpr)

Iko Uwais Jadi Pemeran Utama Serial Netflix Wu Assassins

Iko Uwais
Iko Uwais

SUMUTPOS.CO – Sepertinya karir para lulusan The Raid-nya Gareth Evans, terus moncer di industri film Amerika Serikat. Enggak cuma film, bahkan juga hingga merambah ke industri serial di sana.

Kabar terbaru adalah Iko Uwais yang masih terus sibuk di industri itu, setelah membintangi Mile 22, garapan Peter Berg. Iko membintangi serial Netflix, Wu Assassins.

Kabar itu juga dibagikan rekan Iko yang juga alumnus The Raid, Joe Taslim.

“Sejarah baru, orang Indonesia nge-lead di televisi series besar produksi Amerika. Ini Ruarrr biasa! Congrats Dek @iko.uwais, abang kirim penghargaan pempek kaykay ke rumah satu container entar. Hebat!!! Booooooom,” tulis Joe Taslim.

Bukan sembarang terlibat, Iko menjadi tokoh utama bernama Kai Jin di serial tersebut. Dan benar kata Joe, ini menjadi histori untuk aktor Indonesia. Sebab, baru kali ini ada aktor berdarah asli Indonesia menjadi aktor utama di serial produksi Negeri Paman Sam.

Selain Iko atau Joe yang laris manis di Hollywood, ada Yayan Ruhiyan dan Cecep A Rahman, yang terlibat di sekuel teranyar John Wick. Sebelumnya, duet itu juga ikutan terlibat di Star Wars: The Force Awakens.

Joe sendiri pernah membintangi satu judul dari franchise Fast & Furious. Setahun silam, Yayan dan Iko juga disatukan dalam satu film Hollywood bertajuk Beyond Skyline. (dtc/saz)

Marion Jola Stres Dibilang Gendut dan Jelek

Marion Jola
Marion Jola

SUMUTPOS.CO – Penampilan Marion Jola terus mendapat sorotan dari warganet. Tak hanya wajahnya yang dibilang jauh lebih dewasa dibanding usianya yang masih 17 tahun, Marion kini dibilang lebih gemuk.

Bahkan Marion mengaku stres, karena membaca komentar-komentar warganet mengenai penampilannya yang dibilang lebih gendut. Mereka juga meminta supaya Marion melakukan diet.

Lewat Instagram Story-nya, yang diunggah kembali akun gosip igtainment, Marion mengunggah capture DM dari netizen. Foto tersebut kemudian Marion tambahkan keterangan sebagai tanggapan atas komentar tersebut.

Marion menyadari, kondisi berat badannya saat ini yang terlihat lebih gendut, karena itu ia sedang berupaya untuk diet. “Semua suruhan diet, dan kata-kata gendut, jelek, bagusan dulu, jangan gendut, saat ini, itu sama sekali enggak membantu,” tambahnya.

Marion menjelaskan, komentar-komentar tersebut sama sekali tidak membantunya, malah justru menganggunya. “Masalahnya, ini lama-lama mengganggu, buat aku enggak bisa mikir lain, malah kepengaruh,” katanya.

Untuk itu, penyanyi ajang Indonesian Idol ini, kembali meminta netizen untuk berhenti berkomentar seperti itu. “I know, just please stop, everyone pls, im on diet no worries kay? Just please stop, i know, im on diet, tiap hari nge-gym, gak gampang, gak cepat, ok?” ungkap Marion. (chi/jpnn/saz)

Mulan Jameela Berhijab

Mulan Jameela
Mulan Jameela

SUMUTPOS.CO – Setelah memutuskan berhijab, penyanyi Mulan Jameela mengaku merasakan banyak perubahan dalam hidupnya.

Mulan Jameela kini mulai getol beribadah, bahkan ia tak lagi menunda kewajiban salat lima waktu.

“Dulu kan kalau urusan salat suka entar, entar dulu. Kalau sekarang jadi lebih disiplin aja,” ungkap Mulan, saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Pelantun Makhluk Tuhan Paling Seksi ini, merasa nyaman mengenakan pakaian tertutup. “Enggak yang gimana-gimana, nyaman aja karena udah biasa,” jelas ibu 4 anak ini.

Untuk saat ini, lanjut Mulan, ia masih belum siap mengenakan hijab syari. “Belum pakai hijab syari, masih (gaya) modern kok,” jelasnya.

Seperti diketahui, istri Ahmad Dhani ini, memutuskan berhijab sepulangnya dari wisata religi ke Palestina. (mg7/jpnn/saz)

Yulia Mochammad: Sakit Loh…

Yulia Mochammad
Yulia Mochammad

SUMUTPOS.CO – Mantan istri ketiga Opick, Yuliastini Mochammad alias Yulia Mochammad, menyindir penyanyi religi yang telah menikah lagi itu. Menurut Yulia, mantan suaminya itu tidak gentle, karena masih menutupi pernikahannya dengan wanita bercadar berinisial BS.

Padahal foto-foto kebersamaan Opick dan istri barunya yang tengah umrah sudah beredar di masyarakat. Perempuan yang juga kader Gerindra ini, pun menyarankan Opick untuk terbuka saja perihal pernikahan keempatnya.

“Setiap perempuan yang sudah dinikahi pasti ingin dapat pengakuan. Jangan ditutupi, sakit loh. Kan aneh bila pernikahan disembunyikan, nanti jatuhnya fitnah lagi,” kata Yulia.

Yulia mengaku, pernah merasakan sakit hati lantaran statusnya ditutupi Opick. Sebagai perempuan, Yulia ingin diakui sebagai istri, baik di depan keluarga, teman, kerabat, maupun khalayak umum. “Jangan kayak saya lah. BS ini sudah kontakan sama saya, dan orangnya saya kenal. Sebaiknya Mas Opick jujur saja, daripada disembunyikan. Toh sekarang sudah banyak yang tahu,” pungkasnya. (esy/jpnn/saz)

Nia Ramadhani Dihujani Hadiah dari Suami

SUMUTPOS.CO – Menjadi istri anak konglomerat, membuat Nia Ramadhani hidup bergelimang harta. Nia pun ikhlas saat diminta Ardi berhenti bekerja di dunia entertainment, dan fokus mengurus suami serta anak-anaknya.

“Aku memang disuruh Mas Ardi di rumah saja, ngurus suami dan anak. Konsekuensinya, aku dijatah suami lebih dari pendapatanku sebagai artis,” beber Nia, baru-baru ini.

Nia juga mengungkapkan, Ardi sangat menghargai perannya sebagai ibu rumah tangga. Tak heran bila Ardi selalu menghujani Nia dengan hadiah-hadiah mewah. Dari sekian hadiah yang diterima, Nia mengungkapkan, paling mahal adalah rumahnya di Menteng. Rumah mewah ini dipersembahkan Ardi untuk Nia. “Kalau berlian sudah biasa ya. Yang paling mahal rumah. Aku senang banget, karena rumahnya sesuai impianku selama ini,” imbuhnya.

Walaupun hanya jadi ibu rumah tangga, Nia selalu menjaga penampilan dan kecantikannya. Menurutnya, Ardi sangat mengagumi perempuan cantik. “Biar suami enggak tergoda pelakor, aku berusaha memenuhi semua keinginannya. Ia minta satu, aku kasih dua, makanya suami puas saja,” jelas Nia. (esy/jpnn/saz)

Wartawan, Juri Nasional dan Mantan Atlet Humoris Itu Telah Tiada

Tengku Deddy Budiman semasa hidup.
Tengku Deddy Budiman semasa hidup.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dunia olahraga Sumatera Utara kembali kehilangan dalah satu sosok terbaiknya. Itu terjadi setelah mantan atlet yang kini berprofesi sebagai wartawan dan wasit atlet loncat indah, Tengku Deddy Bustamam meninggal dunia, Minggu (1/7).

Tengku Deddy Bustamam meninggal dalam usia 49 tahun di RS Herna. “Kita sangat terkejut dengan mendengar kabar meninggalnya almarhum. Pasalnya beberapa hari sebelumnya dia masih sehat,” ungkap Ketua SIWO PWI Sumut SR Hamonangan Panggabean di rumah duka, Jalan Garu IV Medan Amplas.

Hamonangan menjelaskan, almarhum semasa hidupnya sangat berdidikasi terhadap dunia olahraga dan jurnalistik. Dia merupakan atlet loncat indah Sumut pada tahun 80-an. Terakhir tampil membela Sumut pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 1996.

Setelah pensiun dari atlet, almarhum kemudian terjun ke dunia jurnalistik. Dia mulai tercatat sebagai wartawan olahraga Harian Analisa mulai tahun 1997. “Meski sudah pensiun, almarhum tetap menyumbangkan gagasannya untuk dunia olahraga Sumut melalui tulisannya,” tambah Hamonangan.

Almarhum semasa menjadi wartawan dikenal sebagai sosok humoris. Dedikasinya di jurnalistik mengantarkannya pernah menjabat sebagai Ketua SIWO PWI Sumut periode 2006-2010.

Selain berprofesi sebagai wartawan, almarhum yang sangat mencintai olahraga, juga tercatat sebagai juri nasional loncat indah. Dia sudah beberapa kali menjadi juri di even nasional seperti PON. Terakhir, dia menjadi juri di PON 2016 Jawa Barat.

“Almarhum memang sangat mencintai olahraga, khususnya aquatik. Karena itu, setelah memutuskan pensiun sebagai atlet dia beralih menjadi juri,” ujar mantan atlet nasional polo air, Rudi Rinaldi di rumah duka.

Rudi mengakui, insan olahraga aquatik Sumut sangat kehilangan sosok Tengku Deddy Bustamam. Sebab almarhum tercatat sebagai pengurus Pengprov PRSI Sumut dan PB PRSI. “Almarhum sangat berjasa dengan perkembangan aquatik di Sumut,” katanya sedih.

Menurut keterangan istri almarhum, Siti Khadijah, Tengku Deddy meninggal saat menunaikan ibadah Salat Zuhur.

Almarhum juga meninggalkan empat orang anak yakni, Tengku Natasya Hanim, Tengku Nanda Ramadhani, Tengku M Maulana serta Tengku Danul Rozak. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Jalan Garu IV Medan Amplas dan rencananya dikebumikan di pekuburan kawasan Masjid Raya, Senin (2/7) hari ini. (dek/don)

PSMS Ditantang Bhinneka FC

Foto: Doni Hermawan/Sumut Pos Panitia laga friendly match PSMS kontra Bhineka saat memberi keterangan.
Foto: Doni Hermawan/Sumut Pos
Panitia laga friendly match PSMS kontra Bhineka saat memberi keterangan.

SUMUTPOS.CO – PSMS Medan akan menjalani laga ujicoba melawan Bhinneka salah satu tim yang akan bermain di Liga 3 pada Selasa (3/7/2018). Pertandingan persahabatan ini di inisiator oleh komunitas pecinta sepak bola Sumatera Utara.

Inisiator pertandingan Tursilo Hadi mengatakan, laga persahabatan ini nantinya akan diadakan di Stadion Teladan dan nantinya akan kick off pada pukul 16.15 WIB.

” Selain disajikan pertandingan PSMS vs Bhinneka, para penonton nanti akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan hadiah sepeda motor dari lucky draw yang kali ini kami adakan,” ujar Tursilo, Minggu (1/7/2018) sore di Medan.

Tursilo menambahkan lawan PSMS Medan, Bhinneka sendiri para pemainnya berasal dari seluruh pemain dari Indonesia mulai dari Papua, Malang, Ternate, Jakarta hingga pemain dari PON Sumut dan PON Papua.Serta ada 3 pemain asing yang saat ini dalam status pindah kewarganegaraan. “Yang jelas tim bermaterikan pemain multi etnis, plus diperkuat pemain asing sedang dalam tahap naturalisasi,” ujarnya didampingi tim panitia lainnya, Suwondo dan Johnny Rakasiwi.

” Event ini inisiatori oleh komunitas pencinta sepakbola Sumut, sebelumnya event serupa pernah diadakan di Lubuk Pakam dengan tim tamu Semen Padang dan PS Angkatan Darat.Melihat animo penonton yang tinggi melihat PSMS bertanding, makanya kami kembali mengadakan event serupa dan diharapkan semakin banyak lagi warga Medan yang menonton,” tandas Tursilo.

Sementara itu, Penanggung Jawab Pertandingan, Subono AT, menyebut, selain menggairahkan lagi pertandingan eksebisi di Sumut, laga tersebut juga membantu PSMS mencari mitra tanding jelang kompetisi. “Selain membantu PSMS mencari sparring partner, kami juga tengah mencari format yang tepat agar kegiatan serupa ke depan bisa rutin digelar,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Pertandingan, Suwondo mengatakan, pihaknya menghimbau kepada warga Medan untuk mau datang ke Stadion Teladan dan menyaksikan pertandingan PSMS. Karena kata Wondo, saat ini event serupa seperti ini sangat jarang diadakan di Sumut.

“Melalui event ini juga nantinya akan kita lihat apa event ini bisa kita laksanakan lagi kedepannya, dengan tujuan pastinya demi kemajuan dari PSMS Medan,” pungkasnya. (don)

James Absen Lawan Inggris

James Rodriguez bakal absen saat bersua Inggris.
James Rodriguez bakal absen saat bersua Inggris.

SUMUTPOS.CO – James Rodriguez dipastikan absen membela Kolombia saat bersua Inggris di fase 16 besar Piala Dunia di Moskow, Selasa (3/7). James mengalami cedera saat bersua Senegal di laga sebelumnya.

Sang gelandang serang terkapar dan terpaksa ditarik keluar pada babak pertama pada laga itu. Harusnya gelandang Bayern Munchen ini menjadi sosok krusial bagi Kolombia dalam kemenangan mereka atas Polandia di pertandingan kedua Grup H, dianggap meragukan untuk bisa tampil pada laga di hari Selasa (3/7) mendatang di Moskow.

Kolombia mengonfirmasi melalui sebuah pernyataan bahwa James telah melalui scan perihal cederanya dan meskipun itu positif, namun itu tetap tidak menjadikannya siap bermain untuk menghadapi The Three Lions.

“Hasil scan menunjukkan bahwa dia mengalami pembengkakan minor tanpa adanya kerusakan pada urat saraf di otot soleus kaki kanannya,” demikian pernyataan yang dirilis oleh Federasi Sepak Bola Kolombia (FCF).

Meskipun dia dipastikan bebas dari masalah otot, namun pembengkakan yang dialami oleh sang playmaker berusia 26 tahun itu tetap menyebabkannya akan absen untuk laga babak 16 besar.

James merupakan peraih Sepatu Emas atau pencetak gol terbanyak di Brasil empat tahun lalu dengan Kolombia melaju hingga babak perempatfinal dan kemenangan atas Inggris akan membuat tim besutan Jose Pekerman menjumpai pemenang di antara Swiss dan Swedia.

Jalan tersebut terbilang lebih mudah lantaran mereka pasti tidak akan menjumpai tim-tim unggulan seperti Uruguay, Prancis, Belgia dan Brasil hingga laga final ataupun Spanyol hingga semifinal. (bbs/don)

Kontra Prancis, Cavani Terancam Absen

Edinson Cavani merayakan gol ke gawang Portugal.
Edinson Cavani merayakan gol ke gawang Portugal.

SUMUTPOS.CO – PENGORBANAN Edinson Cavani untuk memberikan kemenangan bagi Uruguay sangat mahal. Cavani memang mencetak dua gol yang memastikan kemenangan bagi La Celeste atas Portugal di babak 16 besar, Minggu (1/7) dini hari. Namun semuanya dibayar dengan sebuah cedera.

Cavani terlihat berjalan pincang saat laga masih berjalan sekitar 70 menit. Padahal sebelumnya dia tidak terlibat kontak fisik dengan pemain lainnya. Cristiano Ronaldo bahkan sempat memapah Cavani hingga berada di pinggir lapangan.

Cavani pun langsung memberi kode untuk diganti. Pelatih Oscar Tabarez memasukkan Stuani beberapa saat kemudian. Sementara Cavani terlihat meringis di bench pemain.

“Saya harap ini tidak buruk dan saya bisa terus bertanding,” ucap Cavani usai laga kepada ESPN.”Pemeriksaan akan segera dilakukan, mari kita lihat hasilnya nanti. Saya hanya merasa sedikit sakit dan saya memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan.”

Penampilan Cavani di laga kontra Portugal memang sangat menawan. Dia tampil efektif dalam strategi serangan balik yang dirancang pelatih Oscar Tabarez. Gol pertamanya pun merupakan hasil kerja sama apik dengan kompatriotnya di lini depan, Luis Suarez.

Cavani tak banyak melakukan tembakan ke arah gawang. Namun dia mampu mencetak 2 gol dari sedikit kesempatan yang diraihnya. Penampilan apiknya itu langsung dianugerahi penghargaan Man of the Match. (adw/jpc/don)