Home Blog Page 6221

Belgia vs Jepang: Akhiri Keberuntungan

Shinji Kagawa menjadi ancaman bagi Belgia.
Shinji Kagawa menjadi ancaman bagi Belgia.

SUMUTPOS.CO – Belgia, menegaskan status mereka sebagai salah satu tim yang diunggulkan untuk melaju jauh di turnamen Piala Dunia 2018 ini dengan menjuarai grup G tempat mereka bersaing dengan Inggris, Tunisia dan Panama. Tim besutan Roberto Martinez tersebut kini akan mencoba menegaskan status mereka sebagai calon kampiun dunia dengan menghadapi wakil benua Asia, Jepang di fase gugur 16 besar, di Rostov Arena, Selasa (3/7)

Tim asuhan Roberto Martinez itu memenangi tiga laga di Grup G setelah menundukkan Panama, Tunisia dan Inggris.

Sementara itu, Jepang juga lolos lewat cara yang tidak bisa diremehkan. Tim asuhan Akira Nishino itu mengalahkan Kolombia 2-1, bermain 2-2 kontra Senegal dan dikalahkan Polandia 0-1.

“Kami sudah memainkan pertandingan yang sangat menarik di Bruges tidak begitu lama lalu. Memang ada pergantian pelatih tetapi tidak banyak pergantian dalam skuat,” ujar Martinez seperti dilansir dari Four Four Two.

“Mereka menerapkan koordinasi dengan sangat baik, teknik dinamis, sepak bola Jepang sangat kuat dan kami menantikan tim yang sungguh kompetitif. TIdak akan ada kejutan besar.”

Samurai Biru melaju dengan permainan solid dan sedikit keberuntungan ke fase gugur. Hal itu lantaran sebenarnya poin mereka sama persis dengan Senegal di klasemen akhir grup H dengan head to head berimbang, selisih gol sama.

Belgia sangat berbahaya di sepertiga akhir, melesakkan sembilan gol dalam tiga pertandingan. Mereka adalah favorit kuat di sini, terutama setelah Roberto Martinez memberi istirahat kepada semua pemain utamanya dalam laga matchday ketiga lawan Inggris.

Belgia akan kembali diperkuat mesin golnya Romelu Lukaku. Sang penyerang dikabarkan sudah pulih dari cedera sehingga ia siap bermain melawan Timnas Jepang nanti. Lukaku sendiri menjadi sosok yang sentral di Timnas Belgia. Ia menjadi andalan Roberto Martinez di lini serang The Red Devils.

Namun pada laga melawan Tunisia, ia dikabarkan mengalami cedera. Alhasil ia diistirahatkan pada laga pamungkas Grup G melawan Timnas Inggris. Namun sang pelatih mengonfirmasi bahwa Lukaku sudah fit dan siap bermain untuk pertandingan babak 16 besar nanti. “Romelu Lukaku kondisinya sudah membaik,” ujarnya seperti yang dilansir Sportsmole.

Martinez mengungkapkan bahwa Lukaku sudah berlatih penuh dan kondisinya siap untuk bermain. “Dia sudah benar-benar fit. Dia menyelesaikan sesi latihan kami hari ini. Dia sudah tidak mengalami masalah apapun pada dirinya. Dia seharusnya bisa bermain pada pertandingan nanti,” katanya.

Sementara Jepang benar-benar membutuhkan keajaiban di sini karena adanya jurang kualitas antara kedua belah pihak. Mereka gagal mencetak gol dalam lima dari enam pertandingan terakhir Piala Dunia melawan oposisi Eropa. (bbs/don)

Mbappe Samai Pele

Kylian Mbappe on fire bersama Prancis.
Kylian Mbappe on fire bersama Prancis.

SUMUTPOS.CO – Laga babak 16 besar antara Prancis kontra Argentina menjadi panggung istimewa bagi Kylian Mbappe. Pemain yang mendapat keistimewaan untuk mengenakan jersey bernomor 10 ini membuktikan kepercayaan pelatih dengan penampilan apik di atas lapangan.

Mbappe menjadi aktor kemenangan Les Bleus atas Albiceleste pada laga Sabtu (30/6) malam itu. Andai tak ada dua gol yang dicetak pemain belia ini, bisa jadi hasil yang diraih Prancis akan berbeda. Les Bleus pun berhak melaju ke perempat final berkat kemenangan 4-3.

Dua gol terakhir Prancis yang jadi penentu dicetak Mbappe dalam selang 4 menit saja. Gol pertama pemain 19 tahun ini dicetak pada menit 64. Disusul gol kedua pada menit 68. Itulah kali pertama Mbappe mencetak dua gol di Piala Dunia bersama Prancis.

Brace Mbappe pun membawa penyerang Paris Saint-Germain ini menyamai torehan istimewa yang sudah bertahan selama 60 tahun. Mbappe menjadi pemain remaja kedua yang mampu mencetak dua gol atau lebih di babak knock out Piala Dunia. Pemain pertama yang mampu melakukannya adalah Pele, sang legenda besar Brasil.

Pele mencatatkan prestasi apiknya itu di gelaran Piala Dunia 1968. Pele, yang kala itu masih berumur 17 tahun, mencetak hattrick di partai semifinal melawan Prancis. Di partai final, Pele mencetak 2 gol ke gawang Swedia. Kini catatan itu disamai oleh Mbappe di Piala Dunia 2018.

“Saya sangat bahagia (mencetak 2 gol) dan tersanjung setelah menjadi pemain muda setelah Pele yang mampu cetak dua gol di fase knock out. Pele adalah kategori yang lain, tapi menyenangkan bisa berada di antara orang-orang hebat,” ungkap Mbappe kepada fifa.com.

Dia menambahkan,”Seperti yang pernah dan selalu saya katakan, Anda harus menjadi pemain top level di Piala Dunia. Jadi ini adalah kesempatan untuk menunjukkan apa yang Anda bisa dan seperti apa kemampuan Anda. Tidak ada tempat yang lebih baik dari Piala Dunia.” (adw/jpc/don)

2 Uruguay v Portugal 1: Sama-sama Pulang

Cristiano Ronaldo tertunduk lesu usai dilkalahkan Uruguay.
Cristiano Ronaldo tertunduk lesu usai dilkalahkan Uruguay.

SUMUTPOS.CO – Beberapa jam setelah Lionel Messi dipastikan pulang dari Rusia, Cristiano Ronaldo ternyata bernasib serupa. Pil pahit itu dirasakan setelah Portugal tumbang 1-2 dari Uruguay di Stadion Fisht, Sochi, Minggu (1/7) dini hari.

Permainan terbuka dalam tempo cukup tinggi diperagakan para pemain Uruguay maupun Portugal. Tak ada kesan berhati-hati, kedua tim sudah ingin cepat mencetak gol. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh pasukan La Celeste. Sebuah peluang emas mereka ciptakan pada menit ke-7. Serangan balik cepat dan kombinasi apik duet Luis Suarez dengan Edinson Cavani berujung gol bagi Uruguay. Itu menjadi satu-satunya gol di paruh pertmaa.

Portugal tampil lebih mendominasi di babak kedua. Uruguay benar-benar dibuat lebih banyak bertahan di wilayah sendiri. Dari mulai penguasaan bola hingga upaya tembakan lebih banyak dilakukan Portugal dibanding Uruguay.

Tekanan kubu Seleccao ini pun akhirnya membuahkan tendangan sudut pada menit 55. Pepe sukses melanjutkan umpan kaki kiri Raphael Guerreiro dengan sebuah sundulan keras.

Untuk pertama kalinya gawang Uruguay pun bobol. Catatan clean sheet yang sudah bertahan selama tiga laga pun akhirnya buyar. Portugal pun semakin bersemangat untuk mencetak gol tambahan.Namun, Uruguay memang tampil efektif di laga dini hari tadi. Meski banyak ditekan, La Celeste tetap mengintip peluang untuk mencetak gol. Hasilnya didapat sekitar 10 menit kemudian.

Kembali, melalui sebuah serangan balik, Cavani sukses menjebol gawang Rui Patricio untuk kedua kalinya. Kali ini bukan sundulan, melainkan sebuah tendangan first time kaki kanan yang melengkung menuju tiang jauh gawang Portugal. Sebuah tendangan yang kembali tak mampu ditepis Patricio.

Upaya dan kerja keras Cavani pun akhirnya harus dibayar dengan sebuah cedera. Kaki Cavani mengalami masalah dan meminta untuk diganti pada menit 74. Pelatih Oscar Tabarez pun memasukkan Stuani untuk menggantikan posisi striker Paris Saint-Germain tersebut. Namun hingga akhir laga Portugal tak lagi bisa membalas dan dipastikan pulang kampung.

“Kami harus ucapkan selamat kepada Uruguay karena mereka bisa lolos ke babak perempat final. Saya pikir mereka pantas mendapatkannya karena bisa bermain lebih baik. Siapa saja yang mencetak gol lebih banyak, dialah pemenangnya,” ucap Ronaldo yang dikutip dari Sky Sports.

“Kami pulang dengan kepala tegak. Sebagai kapten tim, saya tahu kerja keras yang dilakukan teman-teman semuanya. Kami tetap bangga. Kami pergi dengan memiliki keyakinan untuk memenangkan banyak hal di kemudian hari,” tutur sang pemain.

Argentina yang Sesuaikan Diri dengan Messi

Lionel Messi tertunduk usai dipastikan Argentina tersingkir.
Lionel Messi tertunduk usai dipastikan Argentina tersingkir.

SUMUTPOS.CO – Kegagalan Argentina lolos ke fase berikutnya Piala Dunia 2018 membuat fans gerah. Jorge Sampaoli dianggap tak bisa memaksimalkan peran Lionel Messi di timnas Argentina. Sepanjang turnamen Messi hanya bisa mencetak satu gol untuk Argentina.

Sampaoli mengatakan dirinya telah mencoba banyak taktik untuk Messi. Dengan kata lain Argentina yang menyesuaikan diri dengan Messi. Namun La Pulga tak terlihat bersinar seperti di Barcelona.

“Kami memiliki pemain terbaik di dunia dan tim telah berusaha menciptakan situasi kolektif supaya benar-benar bisa memaksimalkan pemain tersebut. Seorang pemain yang bisa membuat banyak momen brilian,” katanya, dikutip dari situs resmi FIFA.

“Kami mencoba banyak taktik yang berbeda, mengelilingi Messi, menciptakan ruang buat dia, tapi semuanya gagal,” ujar Sampaoli, pelatih Argentina yang pernah melatih Chile tersebut.

Sampaoli melanjutkan, Argentina sudah beradaptasi dengan kemampuan yang dimiliki Messi. Sayangnya, Dewi Fortuna tak berpihak kepada Tim Tango. “Jadi kami telah mencoba menggunakan semua yang kami punya untuk membuatnya mampu melakukan apa yang bisa dia lakukan,” ucap Sampaoli.

“Saya pikir kami beradaptasi dengan kebutuhan, bukannya memiliki ide yang jelas. Tim punya kebutuhan untuk menang, yang mungkin lebih kuat daripada konsep sepak bola kami,” katanya.

Meski gagal, Jorge Sampaoli menyatakan tidak akan mengundurkan diri sebagai pelatih Argentina. “Ini sangat menyakitkan, tapi kehadiran saya di sini bukan untuk untuk mengevaluasi itu,” kata Sampaoli saat ditanya wartawan apakah akan mundur seperti dilansir Marca.

Sampaoli juga menyangkal Argentina gagal. Padahal jika melihat hasil Piala Dunia 2014, ini adalah sebuah kemunduran untuk Argentina. Saat itu, Tim Tango lolos ke final sebelum dikalahkan Jerman 0-1. “Ini adalah frustasi, bukan kegagalan. Dalam permainan, kami tidak ada banyak perbadaan,” tegas Sampaoli. (bbs/don)

PSDS Petik Pengalaman

Yongki Ariwibowo berduel dengan bek PSDS, Hari Nasution di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu (30/6).
Yongki Ariwibowo berduel dengan bek PSDS, Hari Nasution di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu (30/6).

SUMUTPOS.CO – Langkah Kontestan Liga 3 PSDS Deliserdang terhenti di babak 128 besar Piala Indonesia.  Traktor Kuning, julukan PSDS, ditumbangkan tim Liga 2, Aceh United dengan skor 1-3 di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu (30/6).

Aceh United unggul lebih dulu lewat gol Yongki Aribowo pada menit ke-16.Namun PSDS merespon cepat lewat gol kapten tim, Muhammad Irsanhanya berselang dua meni tmemanfaatkan serangan balik. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, PSDS mengambilalih kendali permainan dan terus menggempur.  Peluang emas lewat Irsan dan Egy diakhiri dengan sontekan yang belum tepat sasaran.

Malah Aceh United yang lebih banyak mengandalkan counter attack mampu kembali unggul lewat Zhoelfadli yang mencetak brace menit ke-69 dan 75. Tingginya tensi laga membuat wasit Annas Apriliandi harus mengeluarkan dua kartu merah di penghujung laga untuk Irsan (PSDS) dan Bryan Muharram (Aceh United) akibat saling bersitegang.

Pelatih Aceh United, Simon Elissetche mengaku puas dengan kemenangan ini meskipun diakuinya sempat kesulitan di awal. Apalagi PSDS meski berbeda kasta tampil berani dengan main terbuka.

“Hasilnya tentu senang karena menang.  Tapi untuk penampilan masih harus ada yang diperbaiki.  Awalnya kami main agresif dan berusaha pegang bola, tapi setelah gol PSDS merek semakin percaya diri dan bersemangat.  Jadi say aharus perluas area untuk masuk ke zona pertahanan mereka.  Situasi yang membuat permainan kami berubah ,” kata Simon usai laga.

“Terutama performa pemain yang pelapis yang secara kolektif masih jauh dari yang inti.  Tapi beberapa pemain main sangat bagus dan itu yang kami harap.  Mereka harus ambil kesempatan ini untuk bisa memebus pemain inti.  Seperti Taufik yang menjadi kapten main sangat baik, Zholmen cetak dua gol dan Yongki satu gol.  Pertahanan juga main bagus,” bebernya.

Namun dia menyayangkan kartu merah terhadap Bryan yang seharusnya tidak perlu karena tidak bisa mengontrol emosi.  “Kartumerah yang tidak seharusnya.  Dua pemain tidak bisa tahan emosi.  Yang jelas dihukum kena kartu merah merugikan kami dan lawan,” tambah pelatih asal Cile itu.

Sementara Asisten Pelatih PSDS, Siswanto mengatakan timnya bisa memetik pengalaman dari laga ini.  Apalagi meski mengandalkan pemain muda dengan hanya tiga pemain senior, timnya mampu memberi perlawanan.

“Kami sudah memberi arahan semaksimal mungkin.  Namun memang masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki.  Terutama lini pertahanan.  Pemain inti dan bayangan masih jauh.  Kami juga kalah dari segi pengalaman karena materi pemain kami untuk Liga 3 rata-rata 23 tahun.  Tapi ini jadi bahan evaluasi bagi kami, yang pasti masih butuh tambahan pemain,” kata Siswanto.

Sementara pemain PSDS, Baginda Syahnur mengatakan laga ini menjadi pelajaran bagitimnya.   “Mungkin dari pertandingan tadi  kami bisa memetik pelajaran menghadapi tim dari Liga 2”, pungkas eks pemain PS TNI itu. (btr/don)

 

 

Kanker, Mantan Prajurit TNI Itu Dibantarkan

Ekstasi-Ilustrasi.
Ekstasi – Ilustrasi

BINJAI, SUMUTPOS.CO – YS, terduga bandar ekstasi dengan barang bukti 1.500 butir, sudah tidak lagi mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Mako Brimob Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan. Kini, pria yang disebut-sebut mantan prajurit TNI Angkatan Darat di satuan Polisi Militer daerah Jambi itu, sudah dibantarkan ke Rumah Sakit Bidadari, Jalan Perintis Kemerdekaan, Binjai Utara, Sabtu (30/6).

Pjs Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Binjai, Aiptu Ali Siregar, menyatakan, yang bersangkutan belum sempat dititip ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Binjai. Karena sesaat setelah ditahan, warga Jalan Teratai, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara ini jatuh sakit hingga harus menjalani opname.

“Diduga penyakit kanker sudah stadium 4. Ia dibawa berobat ke RS Artha Medica pada 24 Juni 2018,” ujar Ali, Minggu (1/7).

Dua hari satu malam di RS Artha Medica, YS kemudian dibantarkan ke RS Bhayangkara Brimob Medan pada 25 Juni 2018 petang. Alasannya, peralatan medis di rumah sakit swasta itu tidak memadai.  “Cek darah, kadar gulanya di dalam darahnya mencapai 500,” sambungnya.

Alasan lainnya, demi keamanan. Karena di RS Brimob ada karangkeng.

Gadis SMA Digilir di Ladang

Dua dari tiga pemuda yang mengilir seorang gadis SMA di gubuk ladang, ditangkap personel Polsek Saribudolok, Minggu (1/7).
Dua dari tiga pemuda yang mengilir seorang gadis SMA di gubuk ladang, ditangkap personel Polsek Saribudolok, Minggu (1/7).

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Seorang gadis SMA di Simalungun, YRG, diperkosa tiga pemuda di sebuah gubuk di perladangan cabai, Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Jumat (29/6) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Informasi dihimpun dari Mapolsek Saribudolok, Minggu (1/7) sekira pukul 13.00 WIB, pada Jumat malam, gadis 17 tahun itu dihubungi pelaku FJS melalui media sosial facebook. FJS mengancam akan membunuh pacarnya jika korban tidak datang.

Takut pacarnya benaran dibunuh, YRG setuju dijemput FJS dari rumahnya. Selanjutnya, pelaku FJS (18) membawa korban menggunakan sepedamotor ke sebuah gubuk di kawasan perladangan cabai milik warga. Di lokasi tersebut korban melihat sudah ada 3 orang lainnya, yang merupakan teman dari FJS.

FJS menjadi pelaku pertama yang menggilir korban, disusul ZP (23) dan AKK. Sedangkan rekan mereka JD (20) diduga bertugas sebagai pemantau situasi keadaan di sekitar TKP.

Setelah para pelaku puas menggilir korban, FJS mengantar korban ke rumahnya. Pelaku bahkan sempat mengambil handphone milik korban.

Yang lebih memilukan, saat digilir korban ternyata sedang haid. Walau begitu, para pelaku tidak menyurutkan niat bejatnya.

“Benar korban dalam keadaan datang bulan (haid),” katanya AKP B Pahpahan.

Atas pengaduan korban, personel Polsek Saribudolok dipimpin Kapolseknya AKP Binsar Pakpahan, Minggu (1/7), berhasil meringkus 2 dari 4 diduga pelaku. Kedua pelaku ditangkap yakni FJS (18) warga Simpang Hinalang, Nagori Hinalang, Kecamatan Purba. Disusul ZP warga Jalan Besar Kabanjahe, Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Silimahuta.

Sementara AKK warga Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Silimahuta, dan JD warga Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Silimahuta, masih diburu.

“Saat ini kasus tersebut sudah kita limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Simalungun, untuk penanganan selanjutnya,” kata AKP Binsar Pakpahan.

Ketika ditanyai motif pemerkosaan, pelaku kepada polisi mengaku, karena cemburu. “Motifnya diduga cemburu pada korban karena ada pacarnya,” kata AKP Binsar Pakpahan.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Poltak YP Simbolon SIK, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tersebut. (adi/esa/smg)

Gatot Nurmantyo Merapat ke Partai Tommy Soeharto

Foto: HENDRA EKA/JPC TERIMA: Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, saat menerima kunjungan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo di Gedung MPR.
Foto: HENDRA EKA/JPC
TERIMA: Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, saat menerima kunjungan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo di Gedung MPR.

SUMUTPOS.CO – Pendaftaran pilpres tinggal menghitung hari. Para pendukung Calon Presiden Gatot Nurmantyo yang menamakan dirinya Relawan GN, masih gencar melakukan gerilya dukungan. Kali ini giliran DPP Partai Berkarya yang disasar.

Selain membangun komunikasi politik, Relawan GN juga berharap Partai Berkarya bisa secara resmi memberikan dukungan pada mantan panglima TNI itu di Pilpres 2019.

Namun, Partai besutan Tommy Soeharto tidak secara langsung menyatakan dukungannya ke Gatot. Mereka justru berharap Relawan GN bisa bergabung dengan Berkarya di Pileg 2019.

Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Developing Countries Studies Center (DCSC), Zaenal A Budiyono menilai, apa yang dilakukan Relawan GN merupakan sesuatu yang wajar, hal itu dalam upaya meluaskan dukungan terhadap Gatot.

Namun, kata Zaenal, bila mengacu kepada UU Pemilu yang baru, dibutuhkan setidaknya 20 persen Parliamentary Threshold (PT) agar GN bisa maju ke Pilpres. Sementara pemegang tiket PT adalah parpol-parpol yang saat ini memiliki kursi di DPR.

“Kita semua tahu Berkarya adalah partai baru yang belum memiliki kursi, maka dengan sendirinya mereka tidak akan bisa memainkan peran strategis di Pilpres 2019. Tentu bentuk dukungan yang bisa diberikan Berkarya ke GN tidak lebih dari dukungan moral dan politik,” jelas Zaenal kepada JawaPos.com (Grup Sumut Pos), Minggu (1/7).

Dukungan parpol baru tentu saja sama seperti dukungan ormas atau komunitas di masyarakat ke calon presiden. Padahal yang dibutuhkan Gatot saat ini lebih dari itu. Ia membutuhkan tidak hanya dukungan politik, melainkan ‘tiket politik’ dari parpol-parpol yang ada.

Namun muncul spekulasi, apakah merapatnya pendukung GN ke Partai Berkarya karena sudah tidak ada partai di parlemen yang mau menerima Gatot? Zaenal yang merupakan akademisi FISIP Universitas Al Azhar Indonesia, mengatakan, hal itu bisa saja benar. Sebab kabarnya, PAN yang sejak awal kabarnya menyiapkan ‘tiket capres’ untuk GN, dalam perkembangan terakhir justru membuka opsi bagi kembalinya Amien Rais ke medan laga.

Deklarasi Koalisi Umat yang mendaulat Amien Rais untuk bertarung di Pilpres 2019, menunjukkan terjadinya pergeseran dukungan PAN. Sementara mengharapkan dukungan dari Gerindra-PKS, tampaknya sangat sulit.

Pasalnya, lanjut Zaenal, setelah Pilkada 2018, justru terjadi bonus elektoral ke Prabowo Subianto setelah calon-calon yang didukung Gerindra-PKS tampil mengejutkan di Jabar dan Jateng, sebagai 2 provinsi dengan populasi besar. “Begitu juga dengan Partai Demokrat yang tak memberikan sinyal positif ke GN, karena keberadaan AHY di sana,” pungkasnya. (aim/jpc/saz)

 

 

Dua Pekan Lagi Freeport Resmi Jatuh ke Tangan Indonesia

SUMUTPOS.CO – Jalan panjang perundingan akuisisi tambang PT Freeport Indonesia yang berlokasi di Timika, Papua, memasuki babak baru. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, mengakui, pemerintah tak mampu untuk melakukan kegiatan operasional PT Freeport Indonesia. Untuk itu, pihaknya menginisiasi untuk melakukan kerja sama dengan Freeport untuk melakukan joint venture.

“Mengenai operasi, kita menyadari, kita kurang. Tapi yang lain kebersamaan, jadi joint venture. Mengapa jadi sangat detail, itu supaya ke depan jangan sampai ada split,” tutur Rini, saat halalbihalal di kediamannya, Sabtu (30/6) lalu.

Rini mengatakan, joint venture, dalam rezim IUPK nantinya yang akan memiliki saham mayoritas tetap pemerintah. Pemerintah akan mendapat porsi 51 persen saham, dan PTFI hanya punya 49 persen. “Mereka mengatakan, oke 51 persen (untuk Indonesia), tapi anda enggak ngerti operasi, dan kita setuju operasi (dilakukan Freeport) karena lebih dominan, tapi yang lain-lain harus mampu,” jelasnya.

Rini juga mengatakan, satu yang menjadi pertimbangannya adalah keberlangsungan operasi Freeport juga tetap harus dijaga. Tapi dalam hal ini, hanya Freeport Mc Moran saja yang merupakan induk Freeport Indonesia, yang berpengalaman melakukannya. “Operasi ini jalan terus, harus memberikan benefit kepada pemegang saham maupun masyarakat setempat, dan menekankan CSR supaya lebih aktif,” tegasnya.

Adapun joint venture agreement itu, menjadi krusial lantaran Freeport ingin sama-sama menjaga transparansi secara profesional dari kedua belah pihak. Sebaliknya, Rini menilai, joint venture ini juga supaya Freeport tidak mengintervensi pemerintah, sehingga benar-benar dikelola secara terbuka.

Dalam hal ini, joint venture yang akan dilakukan adalah antara PT Inalum (Persero) dan PT Freeport Indonesia. Rini mengatakan, setidaknya jika tidak ada aral melintang, 2 perusahaan ini akan melakukan penandatanganan joint venture dalam waktu 2 pekan ke depan. (uji/jpc/saz)

Kini Santri pun Bisa Jadi Anggota TNI dan Polri

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto salam komando.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto salam komando.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO -Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, berencana merekrut anggota dari santri atau pemuda yang mendalami agama. Setelah menghadiri acara Haul Emas Guru Tua, pendiri organisasi keagamaan terbesar di Indonesia Timur Al Khoirot, Tito menuturkan, Al Khoirot memiliki jasa begitu besar kepada bangsa Indonesia.

Sejak masa penjajahan, mereka telah membantu memerdekakan Indonesia. “Kini Al Khoirot telah menjadi organisasi terbesar di Indonesia Timur,” ungkap Tito di Madrasah Al Khoirot, Palu, Minggu (1/7).

Untuk membangkitkan semangat Al Khoirot ke seluruh penjuru Indonesia, Polri tentu akan membantu dengan maksimal. “Saya telah instruksikan ke seluruh jajaran Polri, dari polda hingga polsek, untuk membantu Al Khoirot,” kata Tito.

Satu cara yang ditempuh adalah mengajak para pemuda yang mendalami agama atau santri untuk menjadi personel Polri. “Bahkan, sebenarnya program mengajak santri ini sudah dilakukan,” imbuhnya.

Bukan hanya Polri, TNI juga bakal merekrut santri untuk menjadi personelnya. Hadi Tjahjanto menuturkan, memang sangat perlu merekrut personel dari pesantren yang memiliki kemampuan dan keilmuan agama. “Kami tarik ke TNI,” ujarnya.

Bahkan, bisa juga memberikan bekal pendidikan di Akademi Militer AD, AL, dan AU. “Juga di pendidikan lanjutan TNI,” tambahnya.

Ketua Utama Al Khoirot, Habib Saggaf bin Muhammad Al Jufri menjelaskan, merintis pendidikan agama itu memang membutuhkan bantuan dari pemerintah. Warga negara tidak bisa bekerja sendirian. “Kita harus bergandengan tangan,” pungkasnya. (idr/c10/oki/jpc/saz)