Home Blog Page 6228

Terpuaskan Hasrat Belanja dan Biologis Sama Bos

SUMUTPOS.CO –  Donwori terpaksa merelakan istrinya, Sephia pergi dan jatuh kepelukan orang lain. Dia tak mampu memenuhi keinginan istrinya yang gaya hidup mewah.

Hingga akhirnya wanita berusia 28 tahun itu menemukan pria kaya yang mampu memuaskan hasrat belanja dan biologisnya. Sephia mengakui, salah satu kelemahannya adalah matanya mendadak hijau melihat baju bagus, tas dan sepatu branded.

Sephia, tanpa rasa bersalah meninggalkan suaminya, Donwori (30). Alasannya tak lain tak bukan karena ia kecantol laki-laki yang lebih kaya, yakni bos di kantornya sendiri.

“Dia tajir, masih pacaran aja aku sudah dijanjiin rumah seisi-isinya, belum juga mobil dan barang-barang yang tak pake sekarang ini,” ujar Sephia, saat berada di ruang tunggu pengadilan agama.

Padahal sebenarnya, hubungan pernikahannya dengan Donwori masih seumur jagung. Baru satu tahun usia pernikahan mereka, Sephia sudah bermain api.

“Ya sudahlah, belum punya anak juga, jadi bebannya gak gede-gede banget,” katanya tanpa ada beban. Sephia mengakui perselingkuhan itu terjadi begitu saja tanpa disengaja.

Dia yang menyadari ketertarikan bosnya kepadanya langsung mengambil langkah untuk mendekatinya. “Habis suamiku karyawan biasa, gak bisa ngasih ini itu ke aku. Sementara keinginanku banyak,” kata perempuan cantik ini.

Sephia menjelaskan, meskipun selingkuh, suaminya sama sekali tak tahu menahu perihal perselingkuhannya. Ia malah membawa-bawa agama demi menghalalkan perceraiannya dengan suami.

“Aku dan mas (Donwori,Red) memang beda agama, pas nikah, aku ikut agama suami. Nah aku ceraikan dia alasannya aku mau balik ke agamaku yang dulu,” paparnya.

Karena alasan agama juga itulah, keinginan Sephia untuk meninggalkannya tidak mendapat penolakan. Donwori yang tergolong taat beragama akhirnya merelakan hubungan pernikahannya.

“Malah enak sih akunya, habis ini langsung bisa nerusin pacaranku sama mas bos,” pungkas dengan nada genit.(jpr)

Adi Dimakamkan Secara Islam

Foto Alm. Adi Kurniawan (17) semasa Hidup, korban tenggelam di sampuren Putih Desa Cinta Rakyat, warga Desa Lau Gumba Dusun IV Kecamatan Berastagi.
Foto Alm. Adi Kurniawan (17) semasa Hidup, korban tenggelam di sampuren Putih Desa Cinta Rakyat, warga Desa Lau Gumba Dusun IV Kecamatan Berastagi.

KARO, SUMUTPOS.CO  – Korban tenggelam di permandian Sampuren Putih, Desa Cinta Rakyat, Kec. Sibolangit, Deli Serdang, pada Rabu (26/6/2018) telah dimakamkan kemarin, Kamis (28/6/2018) di Pemakaman umum Desa Korpri, Berastagi, sekira pukul 11.00 wib.

Adi Kurniawan (17) merupakan siswa kelas 3 SMA MAN Kabanjahe merupakan warga Desa Lau Gumba, Dusun IV, Berastagi, Karo. Korban adalah anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Selo (40) dan Tris Asni (39).

Menurut Selo, putranya dikenal sebagai sosok pendiam. Adiknya ada 2 orang lagi, satu cowok dan satu cewek. Sebelum berangkat ke permandian sampuren, Adi pamitan kepada ibunya.

Keberangkatan mereka dalam rangka pembubaran kelompok Beduk bersama remaja masjid lainnya, setelah kemarin rombongan ini mengikuti festival bedug di hari lebaran.

Selo mengaku keluarga telah iklas atas kepergian korban. Tak lupa, pria ini mengucapkan terima kasih atas pertolongan warga setempat terhadap musibah yang menimpa anaknya.

Pun begitu, dirinya menyarankan agar dibuat pemberitahuan atau larangan di tempat itu. Sedangkan ibu korban Tris Asni masih mengurung diri di kamar saat POSMETRO MEDAN (grup SUMUTPOS.CO) menyambangi kediamannya.

Azwarudin (18), abang sepupu korban menyebutkan, beberapa hari sebelum meninggal dunia, Adi terlihat sedikit berbeda dari hari-hari biasa. Korban tiba-tiba jadi recok.

Kami merasakan perbedaan itu dengan teman teman lainnya. Status di Medsos Facebooknya pun kami perhatikan aneh-aneh saja. “Seperti selalu mengucapkan kata kata perpisahan,” kenang Udin.

Ditambahkan, mereka biasa ngumpul di masjid, pengajian, bersama remaja masjid lainnya. Dia (korban) tak banyak cerita. Tapi pas mau brangkat pembubaran anak festival bedug itu, seakan-akan dia yang paling ngebet kali ngakakin kawan kawan lewat grup Whatsapp, padahal sudah mau nggak jadi. “Saya memang dia ajak juga untuk ikut, tapi karena saya ada kegiatan lain akhirnya saya memutuskan untuk tidak ikut,” kenang Udin.

Ada satu hal yang sangat mengganjal di hati Udin. Adi sempat menanyakan kapan mereka bisa foto sama nenek. “Setelah dia pergi, baru saya sadar itu permintaan terakhirnya. Tadi di rumah duka, rombongan yang bersamanya ke permandian datang semua. Mereka juga yang memandikan korban secara agama Islam dan mengantar sampai makam,” kata Udin.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago melalui Kanit Reskrim Iptu Suhaily Hasibuan SH MH saat di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut.(ald/ras)

 

 

 

 

Pasutri Ditimpa Pohon Kelapa Sawit

Tigor Sidabutar memeluk istrinya setelah evakuasi dari bawah pohon sawit yang menimpanya.
Tigor Sidabutar memeluk istrinya setelah evakuasi dari bawah pohon sawit yang menimpanya.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Insiden alam dialami pasangan Tigor Sidabutar (52) dan Sutri Meliana Siagian (49). Keduanya ditimpa pohon kelapa sawit saat berboncengan naik kereta. Tigor selamat, istri meninggal dunia.

Rabu (27/6/2018) siang itu sekira pukul 14.30 wib, pasangan yang menetap di Huta Buntu Sialtong, Nagori Saribu Asih, Kec. Hatonduhan, ini saat hendak menyambangi rumah orang tuanya di Huta Siligason, Nagori Bayu Bagasan.

Informasi dari pihak Mapolsekta Tanah Jawa, peristiwa terjadi di Huta IV Ujung Majawa, Nagori Muara Mulia, Kec. Tanah Jawa. sebuah batang pohon kelapa sawit tiba-tiba tumbang menimpa mereka.

Melihat adanya kejadian tersebut, warga dan pengguna jalan yang sedang melintas berusaha memberikan pertolongan. Namun, korban sudah tidak bernyawa lagi saat diperiksa warga.

Proses evakuasi pun dilakukan oleh polisi yang saat itu tiba di lokasi kejadian bersama warga. Selanjutnya korban pun diboyong ke rumah duka untuk disemayamkan.

Selanjutnya, kepada pihak polisi yang hendak melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, pihak keluarga korban pun meminta agar tidak perlu dilakukan. Keluarga sudah menganggap kejadian tersebut murni musibah. Akhirnya setelah membuat surat pernyataan dari pihak keluarga korban, polisi pun akhirnya menyerahkan sepenuhnya jenazah korban kepada pihak keluarga.

Kapolsekta Tanah Jawa, Kompol M Silaen melalui Kanit Reskrim, Iptu J Sitinjak SH MH, membenarkan adanya kejadian kecelakaan yang mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia. Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dikebumikan. (jpg/ras)

Haters Pingsan di Rumah Ayu

SUMUTPOS.CO – Beberapa waktu lalu, seorang wanita bernama Desti meng-edit foto Ayu Ting Ting menjadi wajah orang utan. Foto edit-an itupun viral dan membuat Desti dikecam oleh fans Ayu. Tak tahan dengan intimadasi fans Ayu, wanita tersebut nekat mendatangi rumah pelantun Sambalado itu di kawasan Depok, Jawa Barat.

Sayang, Ayu tak sempat menemui Desti lantaran kelelahan. “Saya enggak ada waktu nemuin (haters), karena pulang ke rumah pagi dan langsung tidur,” ungkap Ayu di kediamannya, kawasan Depok, Jawa Barat.

Menurut Ayu, dari cerita orangtuanya, Desti sempat pingsan saat melakukan permintaan maaf. “Syok kali (sampai pingsan). Dia yang salah, dia yang pingsan, saya juga jadi bingung,” kata Ayu.

“Mungkin dia insaf, dia datang sendiri ke rumah (minta maaf). Allah SWT kasih hidayah kali. Ini mungkin bisa jadi pelajaran buat semuanya,” sambungnya.

Mendengar cerita orangtuanya, Ayu bingung alasan yang melatarbelakangi perbuatan sang haters itu. “Katanya bukan dia yang bikin, anaknya. Tapi secara logika aja, anak kecil enggak mungkin bisa bikin gitu,” jelasnya.

Ayu sebenarnya tak pernah ingin membalas perlakuan haters. “Saya kan orangnya masa bodo, selama dia enggak mencolek langsung keluarga saya, saya anggep orang gila,” tukasnya.

“Saya sebenarnya enggak pernah balas atau jawab sikap haters. Alhamdulillah ada yang tobat dan datang sendiri (minta maaf). Saya mah udah maafin,” pungkas Ayu. (mg7/jpnn/saz)

Tamara Bleszynski Lawan Tawa

SUMUTPOS.CO – Kembali berakting bukan hal yang mudah bagi aktris peran Tamara Bleszynski, yang telah vakum selama 5 tahun. Karena itu, ia memilih terlibat dalam pembuatan film yang tidak terlalu berat.

Setelah dibujuk oleh Produser Dhamoo Punjabi, ibu 2 anak ini akhirnya luluh dan bersedia bermain dalam film Bodyguard Ugal-Ugalan, yang bergenre komedi. Hanya saja ia mengajukan syarat, yakni syuting hanya 7 hari.

Akhirnya, Tamara kembali ke dunia seni peran dan bermain sebagai Erin, bos bodyguard yang kerap marah-marah, karena ulah 5 anak buahnya yang ugal-ugalan.

“Ceritanya (Bodyguard Ugal-Ugalan) seru ya. Terus pemain-pemainnya juga seru. Pak Dhamoo sebagai produser juga sangat berpengalaman. Beliau bilang, please main. Cuma karena itu, anak saya masih umur 7 tahun, dan kita tidak tinggal di Jakarta, makanya saya bilang, saya cuma bisa 7 hari. Dijawab, bisa-bisa. Senang juga sih, karena udah lama enggak muncul, tapi juga mengobati kerinduan di dunia akting,” jelas Tamara.

Mengenai kesannya kembali berakting di depan kamera, perempuan 43 tahun ini, mengaku, sedikit harus beradaptasi kembali. Namun, proses reading untuk pendalaman karakter sebelum syuting dikatakannya sangat membantu.

Apalagi, lanjutnya, ia berperan sebagai bos bodyguard. Karena itu, perlu persiapan matang, mulai dari kostum, cara berjalan atau gesture, hingga karakter emosinya.

Enggak sih (gugup depan kamera) karena kita reading dulu. Cuma kalau syuting bareng-bareng gitu, ketawa mulu. Saya harus nahan ketawa, karena komedi kan di sini. Challenge-nya adalah menahan ketawa. Tapi selebihnya so far so good,” ungkap Tamara kepada JawaPos.com (Grup Sumut Pos), belum lama ini.

Sebagaimana diketahui, Tamara terakhir bermain dalam film Air Terjun Pengantin Phuket (2013). Setelah itu, ia benar-benar meninggalkan dunia seni peran yang membesarkan namanya. Kemudian memilih menetap di Pulau Dewata.

Kini Tamara kembali ke dunia seni peran melalui film Bodyguard Ugal-Ugalan. Film besutan Irham Acho Bahtiar ini, mulai tayang di bioskop Tanah Air pada 5 Juli mendatang. (ce1/str/jpc/saz)

Maria Vania Kerap Dikirimi Gambar Aneh

SUMUTPOS.CO – Maria Vania bercerita soal pengalamannya selama menjadi presenter olahraga. Wanita seksi itu pun sudah kenyang komentar pedas dari para warganet saat ia membawakan acara olahraga.

Vania terjun ke presenter olahraga sejak 2014. Saat itu, ia ditawari menjadi bagian membawakan acara Piala Dunia di tahun tersebut. “Awalnya aku enggak tahu dunia olahraga sama sekali, terus aku ditawarin, dan aku mau enggak mau harus baca, riset sendiri, sampai sekarang suka. Suka banget olahraga,” ungkap Vania, Kamis (28/6).

Tak cuma sepak bola, Vania juga menjadi presenter MotoGP. Baginya, menjadi pembawa acara olahraga sangat penuh tantangan dan mesti banyak belajar. “Soalnya kelihatan banget, apalagi kalau kita ngobrol sama komentator enggak nyambung. Enggak tik-tok itu, aduh,” jelasnya.

Wanita yang sempat dikabarkan dekat dengan Stuart Collin itu, pun pernah kena bully karena membawakan program olahraga di televisi. Ia cuma bisa bersabar, saat cibiran itu mendatanginya melalui media sosialnya. “Lumayan banyak sih, apalagi kalau aku lihat komentar-komentar, aduh urut dada aja. Cuma ya sudahlah, dibawa nyantai aja sih,” kata Vania.

Tak cuma itu, Vania juga mengaku pernah mendapat perlakuan tak menyenangkan dari netizen pria. Cewek yang hobi olahraga gym itu, suka dikirimi gambar aneh lewat pesan Instagram. “Banyak malah, banyak juga yang suka kirim gambar aneh-aneh. Ya sampai begitunya gitu lho,” ungkapnya.

Vania pun langsung bertindak tegas ke netizen yang telah mengiriminya gambar tak senonoh. Ia biasanya langsung memblokir agar kejadian itu tak terulang. “Aku gampang kalau yang sudah kurang ajar banget, aku enggak usah ngomong apa-apa. Aku tinggal blok, sudah beres,” pungkasnya. (dtc/saz)

AC Milan Dicekal dari Eropa Dua Tahun

AC Milan dicoret dari Liga Eropa musim depan.
AC Milan dicoret dari Liga Eropa musim depan.

SUMUTPOS.CO – Musim 2018-2019 belum resmi bergulir AC Milan sudah alami nasib buruk. Milan secara resmi dilarang bermain di kompetisi UEFA untuk 2 musim berturut-turut. Hukuman yang diterima Milan adalah imbas dari pelanggaran terhadap regulasi Financial Fair Play (FFP)

Kasus Milan mulai disidangkan di pengadilan UEFA sejak Mei lalu. Setelah dilakukan investigasi, klub berjuluk Rossoneri ini dianggap gagal memberikan bukti yang cukup kuat bahwa tidak ada masalah dalam keuangan klub.

The Adjudicatory Chamber of Club Financial Control Body (CFCB) yang diketuai José Narciso da Cunha Rodrigues memutuskan AC Milan bersalah dalam Financial Fair Play. “Khususnya persyaratan break-even,” tulis laman resmi UEFA Rabu (27/6) malam.

CFCB sekaligus mengumumkan bahwa AC Milan dikeluarkan dari kompetisi di bawah naungan UEFA selama dua musim, yakni musim 2018-2019 dan 2019-2020. Sesuai dengan Pasal 34 (2) dari peraturan prosedural yang mengatur Badan Kontrol Keuangan Klub UEFA, serta Pasal 62 dan 63 dari Statuta UEFA, Milan memiliki kesempatan untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Lausanne, Swiss.

Jika Milan tidak mengajukan banding, atau CAS menolak banding Milan, maka Atalanta akan langsung lolos ke babak penyisihan grup Liga Europa. Sementara Fiorentina mengambil alih posisi Atalanta, yakni masuk ke Liga Europa melalui jalur kualifikasi.

Menurut Football Italia, hukuman terhadap Milan adalah yang terberat dalam kasus FFP. UEFA seolah menggunakan Milan untuk memperingatkan klub-klub lain yang ditengarai melakukan pelanggaran serupa. (saf/jpc/don)

Les Blues Soroti Messi

Lionel Messi menjadi ancaman bagi Prancis.
Lionel Messi menjadi ancaman bagi Prancis.

SUMUTPOS.CO – Duel Prancis dan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Sabtu (30/6) malam WIB akan menyedot perhatian. Prancis menyoroti Lionel Messi sebagai sosok yang diwaspadai pada duel ini.

Messi sendiri sukses menjadi aktor kebangkitan Argentina pada laga terakhir Grup D kontra Nigeria dengan menjadi pencetak gol pembuka. Meski Nigeria sempat menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Victor Moses, namun Argentina berhasil mengunci kemenangan setelah Marcos Rojo mencetak gol empat menit menjelang laga bubar.

Di timnas Prancis sendiri terdapat satu orang pemain yang nyatanya menjadi rekan satu tim Messi di Barcelona, yakni Samuel Umtiti. Bek Les Bleus tersebut dianggap sebagai pemain yang tahu persis bagaimana cara untuk meredam keganasan Messi yang mulai memanas.

Kiper kedua Prancis, Steve Mandanda, mengaku cukup optimis dengan peluang Prancis di babak 16 besar nanti lantaran memiliki pemain bertahan yang cukup bagus untuk meredam pergerakan La Pulga.

“Kami harus bertahan dengan baik, saling berdekatan satu sama lain, meski pun demikian Messi bisa melakukan semua hal,” ujar Mandanda seperti dilansir dari Four Four Two.

“Kami tahu bawa kami sudah diperingatkan. Kami diperkuat oleh pemain yang sering bermain bersamanya atau melawannya di La Liga.”

“Kami tahu apa yang kami harapkan di hari Sabtu, tapi kami mempunyai senjata untuk bertahan dengan baik dan untuk menyakiti mereka,” tutup Mandanda.

Penyerang Timnas Argentina, Gonzalo Higuain menyebut Prancis sebagai tim berat. Argentina memang akan berjumpa Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Higuain percaya bahwa laga melawan finalis Euro 2016 ini akan menjadi laga yang sangat berat. “Perjalanan kami di fase gugur baru saja dimulai,” ujar Higuain kepada Goal International.

Dia juga menyebut timnya siap memberikan segalanya agar melaju semakin jauh di Piala Dunia 2018 ini. “Kami akan mencoba untuk melakukan yang terbaik di fase gugur nanti. Argentina tidak terbebani dengan lolos ke fase ini, melainkan kami mendapatkan kebahagiaan yang sangat besar. Tim ini pantas lolos setelah apa yang kami lalui,” pungkasnya. (bbs/don)

Mau Liburan ke Jogja? Pahami Dulu Istilah yang Mungkin Kamu Dengar Berikut Ini!

foto:hijabtraveler.com
foto:hijabtraveler.com

Jogjakarta adalah kota yang banyak dikunjungi oleh wisatawan dari luar kota, bahkan luar negeri. Namun hebatnya, budaya jawa di Jogjakarta tak pernah luntur meski diserbu modernitas. Hal inilah yang membuat Jogjakarta semakin spesial dan membuat wisatawan berbondong-bondong untuk berlibur di Jogja.

Buat kamu yang berencana liburan backpacker ke Jogja, kamu bisa memilih untuk membeli tiket kereta untuk sampai ke Kota Gudeg yang dikenal dengan keromantisannya itu. Apalagi beli tiket kereta Jakarta Jogja itu mudah, bisa dibeli kapanpun dan di manapun.

Karena adat Jawa yang kental tersebutlah, istilah-istilah Jogja ini masih sering digunakan warga lokal dalam berkomunikasi. Bahkan tanpa memandang asal kamu dari mana, beberapa istilah yang awam di telinga pendatang sering menjadi bagian dalam percakapan dengan masyarakat lokal. Kamu harus memahami istilah berikut ini jika tidak ingin bingung saat berinteraksi dengan warga lokal Jogja sana ya.

Istilah Bangjo

Kamu harus tau istilah ini jika tidak ingin kebingungan saat menanyakan alamat pada warga lokal di sana. Bangjo adalah istilah orang Jogja dalam menyebut lampu lalu lintas. Bangjo sendiri adalah singkatan dari kata “Abang” dan “Ijo” yang berarti merah dan hijau, warna pada lampu lalu lintas tersebut. Jadi jangan kaget jika kamu bertanya alamat kemudian dijawab “setelah bangjo, mas.”

Istilah Burjo

Sama seperti bangjo, burjo merupakan singkatan juga. Jika kamu berpikir bahwa burjo itu adalah singkatan dari bubur kacang hijau, maka asumsimu kurang tepat. Burjo di Jogja memiliki arti yang berbeda, yakni warung mi instant, alias warung Indomie. Sebenarnya hal ini karena dulunya warung-warung tersebut menjual bubur kacang hijau, tapi sekarang keberadaan bubur kacang hijau di warung burjo sudah tidak pernah terlihat dan istilah burjo pun berubah makna.

Istilah Jakal

Jakal merupakan kependekan dari Jalan Kaliurang. Tetapi pada kenyataannya Jakal tidak terletak di jalan Kaliurang. Nah loh, bingung kan? Jakal ini adalah jalan penghubung kota Jogja menuju ke Kaliurang. Kalau kalian mau ke UGM, pasti lewat jalan ini.

Shopping Center

Jangan mengira Shopping center ini adalah pusat perbelanjaan seperti di kota lain ya. Karena Shopping Center di Jogja adalah sebuah tempat yang menjual buku. Baik itu buku bekas maupun buku baru. Semua lengkap tersedia di kawasan yang berada di daerah Beringharjo tersebut.

Itu dia beberapa istilah di Jogja yang harus kamu tau agar tidak kebingungan saat liburan ke sana. Nah, kalau tidak ingin kebingungan dalam membeli tiket kereta Jakarta Jogja, berikut ini adalah tips mudah membelinya.

Yang pertama adalah kamu tinggal buka aplikasi Traveloka dan cari tiket kereta Jakarta Jogja, tentukan stasiun keberangkatan dan tanggal yang kamu inginkan. Setelah itu kamu bisa memilih gerbong dan tempat duduk lalu tinggal melakukan pembayaran saja deh. Pembayaran ini bisa dilakukan via transfer, internet banking, ataupun kasir indomaret/alfamart terdekat. Setelah pembayaranmu terkonfirmasi, kode booking akan langsung masuk ke HP kamu. Mudah bukan? Yuk, liburan ke Jogja!

Der Panzer Terburuk Sejak 1938

Mesut Ozil dkk harus angkat koper lebih cepat.
Mesut Ozil dkk harus angkat koper lebih cepat.

SUMUTPOS.CO – Tersingkirnya Jerman di ajang Piala Dunia menjadi kejutan yang tersaji di edisi 2018 ini. Apalagi Der Panzer tak pernah gagal lolos dari fase penyisihan sejak Piala Dunia 1938. Ini menjadi pencapaian terburuk sang juara bertahan.

Pelatih Jerman Joachim Low kecewa berat. Kazan Arena benar-benar menjadi kuburan dari dominasi serangan Jerman yang tak berujung gol. Dari dua laga sebelumnya Jerman memang tak terlihat superior. Kalah dari Meksiko dan menang susah payah atas Swedia lewat gol di menit akhir menandakan ada yang tidak beres dengan Jerman.

“Saya merasa shock karena kami tak mampu mengembangkan permainan, mengalahkan Korea Selatan dan kami pun kalah. Para pemain memang tertekan sebelum melakoni pertandingan. Apalagi, Swedia bermain di waktu yang bersamaan,” ucap Low sebagaimana dilansir laman FIFA.

Meski demikian, Low meyakini timnas Jerman bakal bangkit pada masa mendatang. “Hasil yang kami alami juga pernah dirasakan negara lain sebelumnya. Kami hanya butuh meraih kesimpulan yang tepat dan membuat masa depan lebih baik lagi,” kata Low.

Jerman memang bukan Jerman yang biasanya. Mesut Ozil menjadi sasaran kemarahan fans Jerman karena bermain di bawah standar dan tak mampu menciptakan peluang bagi rekan-rekannya di lini depan.

Menurut media Inggris Mirror, Ozil sempat terprovokasi ulah suporter Jerman tersebut. Dia tertangkap kamera beradu mulut dengan sejumlah suporter sebelum akhirnya seorang staf Timnas Jerman menariknya untuk masuk lorong ruang ganti.

Di Rusia, Ozil memang seperti kehilangan kreativitas. Jerman juga mandul di depan gawang lawan. Mereka gagal mencetak gol ketika melawan Meksiko dan Korsel. Dua gol mereka ke gawang Swedia akhirnya tak berarti apa-apa. Di lini belakang, Jerman rapuh. Loew memainkan tiga pasang bek tengah yang berbeda dalam tiga pertandingan. Tiga-tiganya tak terlihat meyakinkan.

Joachim Low, yang juga menjadi sasaran kemarahan suporter Jerman membela Ozil. Dia mengakui bahwa sejumlah pemain Jerman tampil di bawah standard permainan mereka, bukan hanya Ozil. Namun dia mengatakan bertanggungjawab penuh atas kegagalan Jerman itu.