Home Blog Page 6233

1 Nigeria v Argentina 2: Leganya Messi

Lionel Messi nerayakan golnya ke gawang Nigeria.
Lionel Messi nerayakan golnya ke gawang Nigeria.

SUMUTPOS.CO – Dewi Fortuna berpihak pada Argentina. Digadang-gadang bakal tersingkir dari Piala Dunia 2018, Albiceleste secara dramatis sukses melaju ke babak 16 besar setelah berhasil menumbangkan Nigeria 2-1.

Setelah sempat pasrah karena skor bertahan alot 1-1 usai penalti dari Victor Moses di menit 51, publik Argentina di Stadion Saint Petersburg kembali bersorak kegirangan setelah tim kesayangan mereka sukses membuahkan gol kedua.

Adalah Marcos Rojo yang menjadi penyelamat Albiceleste dari jurang kekalahan. Rojo mencetak gol indah di menit 86. Berada di kotak penalti, Rojo dengan keras menyambut umpan silang cantik dari Gabriel Mercado dengan kaki kanannya.

Dengan demikian, Argentina berhak menemani Kroasia ke babak 16 besar dengan koleksi 4 poin. Argentina unggul atas Nigeria (3 poin), dan Islandia (1 poin), sementara Kroasia meraih total 9 poin setelah sukses menundukkan Islandia 2-1.

Mega bintang Argentina Lionel Messi mengaku sangat bersyukur timnya bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 setelah menang 2-1 atas Nigeria. Messi mengakui, ia bermain dalam keadaan penuh tekanan.

Pemain Barcelona itu juga menuturkan bahwa babak penyisihan kali ini betul-betul berat untuk dirinya. “Kami sangat menderita setelah di dua pertandingan awal tidak mampu menang. Hari ini, kami bisa menang dan melaju ke babak 16 besar,” ujar Messi.

Messi juga menuturkan, ia dan kawan-kawannya memang mengerahkan semua kemampuan dan tenaga mereka di babak kedua. Sebab, Nigeria bermain lebih keras. “Kami berhasil unggul 1-0 di babak pertama, dan kami pikir di babak kedua kami bisa menerapkan pola yang sama. Ternyata tidak bisa. Kami harus bekerja lebih keras di babak kedua,” katanya.

Messi pun tak lupa memuji Marcos Rojo yang berhasil mengunci kemenangan Argentina setelah menyumbang gol kedua di penghujung babak kedua. “Setelah Rojo berhasil mencetak gol dan kami menang, lega sekali rasanya” ujar Messi.

Argentina sudah siap lahir dan batin menghadapi Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2018 nanti. Messi menganggap Prancis sebagai tim yang berbahaya. Prancis sendiri lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup C. Mereka mengantongi 7 poin setelah hanya sanggup bermain seri 0-0 dengan Denmark di laga terakhir babak penyisihan.

“Kami sudah tonton semua pertandingan Prancis. Kami lihat semua game mereka. Mereka tim hebat dengan pemain-pemain berkemampuan individu luar biasa,” ujar Messi seperti dilansir fifa.com.

Messi menggarisbawahi, Les Bleus adalah tim dengan segudang pemain berkecepatan tinggi. “Para pemain mereka ini bisa membuat perbedaan di dalam pertandingan. Kami harus waspada,” ujar Messi.

Kendati demikian, Messi tidak khawatir. Ia mengklaim, Albiceleste sudah paham betul apa yang harus dilakukan untuk menangkal gempuran anak-anak muda Tim Ayam Jantan tersebut. “Kami tahu harus berbuat apa. Pertandingan nanti akan sangat seru dan ketat. Tidak diragukan lagi,” ujarnya. (kar/jpc/don)

1 Islandia v Kroasia 2: Dongeng Berakhir

Pemain Islandia Emil Hallfredsson tertunduk lesu usai timnya tersingkir.
Pemain Islandia Emil Hallfredsson tertunduk lesu usai timnya tersingkir.

SUMUTPOS.CO – Dongeng Islandia berakhir di Rostov Arena, Rabu (27/6/2018) setelah tumbang 1-2 dari Kroasia. Gol menit akhir Ivan Perisic mengugurkan asa debutan Piala dunia itu. Dengan kemenangan ini, Kroasia lolos ke babak 16 Besar dengan status juara Grup D dengan raihan sembilan poin. Sementara Islandia menghuni posisi terakhir dengan satu poin.

“Saya bangga dengan performa dan karakter yang kami tunjukkan. Kami memberikan segalanya di lapangan,” kata kata Heimir Hallgrimsson dikutip dari ESPN, Rabu (27/6/2018).

“Saya tidak bisa lebih bangga dari pemain, tetap kami kecewa karena tidak lolos. Ini pertandingan yang indah, tetapi kadang-kadang sangat sulit,” ujar Hallgrimsson.

Kroasia tampil dominan sejak awal laga. Mereka bermain nyaman dalam mengumpan bola dari rekan satu ke lainnya. Dengan taktik seperti ini, pelan tapi pasti Kroasia melakukan penetrasi ke pertahanan Islandia. Islandia sendiri memainkan bola lebih ke dalam alias lebih banyak menunggu. Taktik ini seperti mereka menahan imbang Argentina pada laga pertama. Memang, beberapa kali serangan Islandia cukup berbahaya. Namun, pertahanan Kroasia masih disiplin dan sigap.

Peluang Islandia didapat saat Johann Gudmundsson memberikan bola kepada Alfred Finnbogason yang dalam posisi tak terkawal. Namun, salah satu pemain Kroasia, Duje Caleta-Car, berhasil mengintersep bola. Islandia yang tak banyak menguasai bola lebih sering menekan dengan serangan balik. Sementara, Kroasia masih sabar dan tetap dominan dalam penguasaan bola.

Pada menit 31, Gylfi Sigurdsson mendapat peluang untuk mencetak gol. Namun, tendangan keras pemain bernomor punggung 10 itu mampu ditangkap kiper Lovre Kalinic. Hingga babak pertama berakhir, tak ada gol yang tercipta di Rostov Arena. Islandia dan Kroasia bermain imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, Kroasia langsung menekan pertahanan Islandia. Pada menit 50, Ivan Perisic memberikan umpan silang di pertahanan Islandia. Namun, bola gagal diantisipasi oleh Corluka.

Pada menit 52, sebuah tendangan Badelj mengenai mistar gawang Islandia. Namun, bola langsung diambil oleh Josip Pivaric dan diteruskan ke Badelj. Sang gelandang melepaskan tendangan keras kaki kanan. Hannes Halldorsson tak berkutik karena sudah mati langkah. Kroasia memimpin 1-0 pada menit 53.

Usaha keras Islandia menyamakan kedudukan membuahkan hasil. Wasit Antonio Mateu Lahoz memberikan penalti bagi Islandia setelah Dejan Lovren melakukan handball di area terlarang. Dia berusaha mengantisipasi umpan silang Gylfi Sigurdsson namun justu mengenai tangannya. Sigurdsson yang mengambil penalti sukses mengecoh kiper Lovre Kalinic. Skor menjadi 1-1.

Namun, Kroasia tak puas dengan hasil imbang meski sudah lolos. Mereka berusaha untuk mencari gol kemenangan. Usaha mereka berbuah hasil saat tendangan keras Ivan Perisic dari dalam kotak penalti menjebol gawang Hannes Halldorsson pada pengujung pertandingan. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Kroasia. Gol itu berawal dari umpan Badelj. Skor 2-1 bertahan hingga laga berakhir. (bbs/jpc/don)

Debut Uji Coba, Egy Masih Kesulitan

Egy Maulana Vikri
Egy Maulana Vikri

SUMUTPOS.CO – Pelatih Lechia Gdansk, Piotr Stokowiec, mengomentari gaya main Egy Maulana Vikri. Menurutnya, Egy masih kesulitan adaptasi selama di Polandia. Setelah dua pekan berlatih di Polandia, Egy akhirnya menjalani laga debutnya. Dia dimainkan saat Lechia beruji coba melawan klub Siprus, APOEL FC beberapa waktu lalu.

Egy main menit 75 menggantikan Piotr Stokowiec dan melakoni debutnya. Sayabtanya, mantan pemain Persab Brebes tersebut belum mampu berbuat banyak. Kala itu Lechia harus takluk 1-2 dari APOEL.

“Egy mengubah lingkungan, budaya, iklim, diet. Semuanya baru baginya. Dia mempelajari kehidupan baru yang berbeda. Dia dapat menemukan dirinya di lapangan, tetapi Anda masih harus mengajari dia kebiasaan Anda,” tutur Piotr dinukil Dziennik Baltycki.

Positifnya Egy menurutnya mau bekerja keras. Baltycki berharap pemain muda Indonesia tersebut benar-benar bisa mengeluarkan seluruh permainan terbaiknya selama di sana.

“(Tapi) Dia ingin belajar, berorientasi dengan baik, tersenyum dan bisa melakukan sesuatu. Dia tahu cara mengatur, dia cerdas di lapangan. Ada beberapa potensi di dalamnya, dia masih sangat muda dan banyak pekerjaan di depan kami,” bebernya.

Di sisi lain Egy dikabarkan sulit bergabung dengan timnas. Dikabarkan karena masalah izin dari klubnya, Lechia Gdansk. Meski begitu, pelatih Indra Sjafri tak mau ambil pusing dengan hal itu.

“Enggak masalah bisa gabung atau tidak. Kalau memang aturan tidak boleh gabung ya kami ikut aturan. Dia bisa bermain di luar negeri saja, Indonesia sudah bersyukur,” beber Indra Sjafri di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Selasa (26/6).

Indra menegaskan bahwa Timnas U-19 tak tergantung satu atau dua pemain saja melainkan mengandalkan kolektivitas tim yang berisi 11 pemain. Berbeda dengan catur yang hanya seorang saja.

“Strategi tanpa Egy, banyak. Tim ini enggak hanya tergantung satu orang. Ini tim sepak bola, kalau catur ya Utut Adianto enggak harus ada yang lain,” tuturnya. (ies/hpc/don)

The Daddies dan Minions Mulus, Ginting Tumbang

Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak awal Malaysia Terbuka.
Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak awal Malaysia Terbuka.

SUMUTPOS.CO – Dua pasangan ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melewati babak pertama Malaysia Terbuka 2018 dengan relatif mudah. The Daddies, julukan Hendra/Ahsan merebut tiket babak kedua setelah menumbangkan pasangan Hongkong Reginald Lee Chun Hei/Tang Chun Man. The Daddies menang dengan skor 21-17 dan 21-17.

Meski menang, keduanya mengaku masih belum menemukan ritme permainan terbaik. “Kami merasa belum enak mainnya, karena ini adalah pertandingan pertama di turnamen ini. Kami masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan,” kata Hendra.

Keduanya pun sadar perjuangan mereka tidak bakal mudah untuk menjadi juara. “Lawannya berat-berat semua, besok bisa saja sudah bertemu unggulan. Sekarang ini kami cuma mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum pertandingan, tidak terlalu memikirkan lawan yang nanti-nanti, yang penting lawan besok saja,” kata Ahsan.

Sementara itu, Kevin/Marcus menyusul Hendra/Ahsan ke babak kedua setelah mengandaskan Lu Ching Yao/Yang Po Han (Taiwan). Libur lebaran rupanya tidak membuat kecepatan dan kekuatan pasangan nomor 1 dunia itu kendor. Pukulan Kevin berkali-kali membuat lawan harus memungut kok dari tanah dan memberikannya ke seberang net. The Minions menang dengan skor 21-16 dan 21-17.

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kento Momota di Malaysia Terbuka 2018. Ginting harus angkat kaki di babak pertama, Rabu (27/6).

Ginting padahal tampil percaya diri di game pertama. Ia sempat meninggalkan Momota dengan skor telak 16-8 sebelum menutup game pertama dengan skor 21-12.

Masuk game kedua, Momota mulai bangun. Perlahan tapi pasti, ia mengejar perolehan poin Ginting, lalu membalapnya saat skor 16-16. Tenaga Ginting juga terlihat terkuras. Berkali-kali pukulannya membentur net. Momota menang 17-21 dan memaksa Ginting bermain rubber game.

Pada game ketiga, Ginting tidak mampu bermain seperti pertama. Momota pun memanfaatkan momen ini, dan menundukkan Ginting 14-21. Nasib berbeda dialami pemain tunggal putra lain Jonatan Christie. Jojo melaju ke babak kedua setelah mengalahkan Daren Liew (Malaysia) dengan 21-18 dan 21-17.

Di partai tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung harus mengakui kehebatan pebulu tangkis Spanyol Carolina Marin. Dihajar telak 4-21 dan balik melawan 21-18 di dua game awal, Jorji harus urut dada setelah Marin mengandaskannya di game penentu dengan skor 8-21. (kar/isa/jpc/don)

Pemain Ghana Ikut Trial PSMS

Foto: Doni Hermawan/Sumut Pos Patrick Asare mengikuti trial di Stadion Mini Kebun Bunga, Rabu (27/6).
Foto: Doni Hermawan/Sumut Pos
Patrick Asare mengikuti trial di Stadion Mini Kebun Bunga, Rabu (27/6).

SUMUTPOS.CO – Legiun asing anyar merapat ke PSMS. Dia adalah Patrick Asare yang sudah terlihat di Mess Kebun Bunga. Pemain asal Ghana itu menjalani seleksi di PSMS mulai Rabu (27/6)

Bekas pemain tim Shan United yang bermain di Liga Myanmar ini didatangkan manajemen Ayam Kinantan, Rabu pagi, 27 Juni 2018. Patrick Asare juga sudah mulai berlatih bersama penggawa Ayam Kinantan lainnya.

Asisten pelatih PSMS, Suharto AD mengatakan pemain berusia 23 tahun itu masih akan dipantau penampilannya. Jika Patrick Asare menunjukkan penampilan terbaik, dia akan menjadi pengganti dari penyerang PSMS yang sudah didepak yakni Sadney Urikhob. “Dia baru datang dan akan trial di sini. Kita lihat terus performa dan perkembangannya selama di sini. Dia juga butuh adaptasi,” kata Suharto.

Sementara itu, dalam latihan tersebut pemain asing PSMS asal Uzbekistan, Dilshod Sharofetdinov masih belum hadir bergabung dengan penggawa Ayam Kinantan. Bekas pemain T-Team FC Liga Malaysia ini rencananya baru tiba di Medan paling lama 29 Juni mendatang.

Saat ini PSMS masih menunggu kedatangan pemain baru lainnya asal Namibia, dan Australia. Kedua pemain itu juga akan menjalani trial sama seperti Patrick Asare. Datangnya pemain asing baru diprediksi menjadi sinyal dari manajemen untuk melakukan perombakan di kubu PSMS menjelang putaran 2 Liga 1.

Di sisi lain PSMS akan berujicoba kontra PSMS U-19 di Stadion Mini Kebun Bunga, Kamis (28/6) sore ini. Uji coba ini diharapkan bisa menguji kesiapan tim menuju laga kontra Madura United pada 8 Juli mendatang. Meskipun levelnya di bawah, Asisten pelatih PSMS, Suharto AD berharap PSMS bisa memaksimalkan uji coba tersebut.

“Ya uji coba itu tetap kami butuhkan walaupun memang lawan yang tim juniornya. Yang terpenting bagaimana kami bisa melihat perkembangan tim usai libur Lebaran. Terutama mempererat kerjasama,” ujar Asisten Pelatih PSMS, Suharto AD.

Suharto memberikan classroom dan meniadakan sesi latihan di lapangan pada Selasa (26/6). Pada kesempatan itu pelatih berkepala plontos itu coba menjelaskan secara teori. Selain itu untuk tiga pemain trial Pablo Warobay, Teja Ridwan dan Juni Riyadi. Meskipun sebelumnya Suharto menilai ketiganya belum menonjol.

“Ya di uji coba nantilah kami lihat kemampuan mereka selain latihan. Kalau memang kemampuannya sama saja, untuk apa direkrut. Tentu kita ingin cari yang lebih baik,” ungkapnya.

Setelah uji coba kontra tim junior ini, PSMS akan meningkatkan level lawna uji cobanya. “Ada lawan kemungkinan tanggal 2 Juli. Tapi lawannya coach Djanur yang cari,” katanya.

Selain itu tim pelatih akan mengalami kekosongan dua hari karena harus ditinggal Suharto. Setelah Djanur ikut kursus AFC Pro, Suharto juga harus melanjutkan kursus lisensi A AFCnya pada tanggal 28 Juni. “Coach Djanur tanggal 30 Juni sudah kembali. Saya mungkin sampai tanggal 14 Juli kursus melanjutkan yang sebelumnya. Untuk mengisi kekosongan dua hari ada yang nanti menggantikan coach Barus,” pungkasnya. (don)

Agus Optimis di Australia

Agus Prayogo
Agus Prayogo

SUMUTPOS.CO – Pelari jarak jauh Indonesia Agus Prayogo akan berangkat ke Gold Coast Marathon, Australia pada 30 Juni – 1 Juli untuk persiapan Asian Games 2018. Selain untuk membekali diri, Agus juga memasang target melewati waktu terbaiknya di sana nanti.

Saat ini, Agus memiliki catatan waktu tercepat 1 jam 7 menit. “Mudah-mudahan di Gold Coast nanti bisa melewati waktu ini,” ujarnya. Untuk diketahui, Agus mengakui bahwa hingga saat ini ia masih belum menjalani banyak latihan jelang Asian Games 2018 karena berbagai kendala. Gold Coast Marathon bakal menjadi event yang akan dimanfaatkan Agus untuk berlatih.

Target memecahkan rekor tercepatnya sendiri dijadikan Agus sebagai parameter perkembangan latihannya sebelum Asian Games 2018 dimulai. “Ini sebenarnya untuk mempersiapkan diri jelang Asian Games 2018. Karena yang nanti kita ikuti ini event besar, bukan sekelas SEA Games. Atlet-atlet yang akan jadi lawan saya tentunya berat,” katanya.

Namun Agus mengaku masih kurang latihan jelang Asian Games 2018. Ia butuh lawan bertanding untuk menunjang proses latihannya. Agus selama ini berlatih di kawasan Pangalengan, Jawa Barat, tepatnya di perkebunan teh Malabar.

“Kalau atlet cabang olahraga lain kan sudah training camp di luar negeri. Kalau sejauh ini saya masih latihan di Pangalengan dan masih kurang banget karena sparing partner juga tidak ada,” ujarnya.

Kurangnya jam latihan ini membuat Agus tak mematok target yang tinggi. Agus sadar, para pesaingnya nanti banyak yang lebih kuat dari dirinya yang tidak memiliki persiapan matang.

“Saya tidak ingin pikirkan target. Karana kalau kita memikirkan, bisa jadi kita malah tidak fokus, bahkan saat latihan. Jadi nanti akan berikan yang terbaik saja,” tutupnya. (isa/jpc/don)

Hasil Lab Lambat, Tersangka Pengedar 1.500 Ekstasi Dibantarkan

Kapolres Binjai AKBP Donald Simanjuntak menginterogasi YS besama dua kurirnya, beberapa waktu lalu.
Kapolres Binjai AKBP Donald Simanjuntak menginterogasi YS besama dua kurirnya, beberapa waktu lalu.

BINJAI, SUMUTPOS.CO  – Penyidik Unit III Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai, belum melimpahkan berkas perkara 1.500 butir pil ekstasi beserta dua tersangkanya. Menurut Kasat Res Narkoba Polres Binjai, AKP Aris Fianto, pelimpahan berkas tersebut terkendala hasil laboratorium Poldasu.

“Masih menunggu hasil lab. Tetap lanjut perkaranya,” ujar Aris, kemarin (26/6).

Dia tak dapat memastikan, kapan hasil laboratorium keluar dari Polda Sumut. Pengecekan laboratorium itu dilakukan guna menguatkan pil dugem itu memang benar narkotika.

“Karena Lab Polda Sumut itu untuk wilayah Sumbagut. Jadi Polda Aceh dan Polda Riau mengeceknya ke Polda Sumut. Kami masih menunggu hasil lab keluar,” sambung mantan Kasat Reskrim Polres Binjai.

Menurut dia, pengecekan tersebut harus dilakukan sebagai berkas lampiran yang menguatkan barang bukti itu memang benar narkotika. Kini, kedua tersangka sudah tidak mendekam di Rumah Tahanan Mapolres Binjai.

“Sudah dititip keduanya ke Lapas. Seminggu setelah ditangkap, sudah kami titip,” ujarnya.

Tak lama dititipkan ke Lapas Klas II A Binjai, kata Aris, tersangka berinisial YS mengalami sakit kanker.

“Sudah stadium II,” jelasnya.

Karenanya, penyidik sempat membawanya ke RS Artha Medica Binjai, Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Binjai Kota. Namun, dokter maupun ahli medis di rumah sakit swasta itu tak sanggup memberikan perawatan medis terhadap yang bersangkutan.

“Jadi dibantarkan ke RS Brimob Medan,” sambungnya.

“Kalau berkas sudah siap (dilimpahkan). Tapi intinya kita menunggu itu (hasil laboratorium). Kalau sudah dapat hasil dari laboratorium, kita kirim ke jaksa berkasnya,” janji Aris mengakhiri wawancara.

Sebelumnya, YS (45) warga Jalan Teratai, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara dicokok polisi di Jalan Swadaya, Dusun C, Desa Sei Limbat, Selesai, Langkat, Selasa (15/5) petang lalu.

YS ditangkap bersama dua kurirnya. Keduanya, Jim (40) warga Dusun Cinta Dapat, Gang Melati, Desa Padang Brahrang, Selesai, Langkat dan RH (36) warga Jalan Tengku Amir Hamzah, Gang Swadaya, Kelurahan Jati Makmur, Binjai Utara.

Barang bukti yang disita polisi sebanyak 1.500 butir pil ekstasi dan enam telepon selular.(ted/ala)

Sukran Ditahan 20 Hari Kedepan

Sukran Jamilan Tanjung

MEDAN, SUMUTPOS.CO  – Polda Sumut telah resmi menahan mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Jamilan Tanjung. Sukran akan ditahan 20 hari kedepan, untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

“Kemudian apabila diperlukan, akan ditahan selama 30 hari kedepan,” ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Rabu (27/6).

Setelah berkas dinyatakan lengkap, barulah sepenuhnya Polda Sumut menyerahkan kepada kejaksaan.

“Setelah itu, barulah pengadilan yang memutuskan masa penahanan beliau,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, setelah melalui penyidikan beberapa jam, penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Ditreskrimum Polda Sumut menahan Sukran, Senin (25/6) malam.

Mantan Bupati Tapteng itu dilaporkan oleh Joshua Marudutua Habeahan pada 30 April 2018. Laporan diterima dengan nomor LP 546/IV/2018/SPKT III.

Dalam pengaduan tersebut, Amirsyah Tanjung dan Sukran Jamilan Tanjung berstatus terlapor.

Korban dan terlapor pernah bertemu membahas soal pengerjaan proyek konstruksi senilai Rp5 miliar.

Sukran yang menjabat sebagai bupati, memerintahkan Amirsyah untuk meminta sejumlah uang administrasi kepada korban.

Uang yang diminta Sukran melalui Amirsyah kepada Joshua sebesar Rp450 juta. Itu merupakan mahar proyek pembangunan konstruksi.

Joshua berharap bisa diberikan proyek tersebut. Namun hingga kasus ini bergulir, proyek tidak kunjung terealisasi.(mag-1/ala)

Seperti diketahui, penyidik telah dua kali melakukan panggilan sebagai tersangka terhadap Sukran dan Amirsyah Tanjung, Jumat (8/6) lalu. Namun yang bersangkutan mangkir dengan berbagai alasan.

“Panggilan kedua kepadanya sudah kita lakukan kemarin. Tapi dia juga tidak hadiri,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut kepada wartawan, Selasa (12/6) lalu.

Namun, MP Nainggolan mengakui, dalam surat panggilan kedua tersebut, Sukran mengirimkan surat keberatan atas penetapannya sebagai tersangka oleh Polda Sumut.

Penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Ditreskrimum Polda Sumut telah mengajukan pencekalan terhadap mantan Bupati Tapteng ini ke pihak Imigrasi. Pencekalannya dilakukan, agar tersangka Sukran Jamilan Tanjung tidak bisa melarikan diri.

Begitupun Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, mantan bupati Tapteng itu dilaporkan oleh Joshua Marudutua Habeahan pada 30 April 2018 dengan nomor LP 546/IV/2018/ SPKT III.

Terlapor dua orang yakni, Amirsyah Tanjung dan Sukran Jamilan Tanjung. Korban dan terlapor pernah bertemu membahas soal pengerjaan proyek konstruksi senilai Rp5 miliar.

“Sukran yang menjabat sebagai Bupati yang memerintahkan Amirsyah untuk meminta sejumlah uang administrasi,” paparnya.

Uang yang diminta Sukran Tanjung melalui Amirsyah Tanjung kepada Joshua sebesar Rp450 juta, dengan harapan akan diberikan sejumlah proyek, salah satunya pembangunan konstruksi. Namun, proyek tidak terealisasi. (mag-1)

Cana Menang Telak di Kuala

Foto: BAMBANG/SUMUT POS KERTAS SUARA: Terbit Rencana Peranginangin dan istri, memasukkan kertas suara Pilgub Sumut dan Pilkada Langkat usai mencoblos di TPS 1, Dusun I, Nangkalima, Desa Rajatengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Rabu (27/6).
Foto: BAMBANG/SUMUT POS
KERTAS SUARA: Terbit Rencana Peranginangin dan istri, memasukkan kertas suara Pilgub Sumut dan Pilkada Langkat usai mencoblos di TPS 1, Dusun I, Nangkalima, Desa Rajatengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Rabu (27/6).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO -Pasangan Calon Bupati Langkat Nomor Urut 1, Terbit Rencana Peranginangin dan Syah Afandim menang telak, hampir 100 persen di TPS 1, Dusun I, Nangkalima, Desa Rajatengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Rabu (27/6).

Ketua Kolompok Penyelenggara Pemungutan Suara TPS 1, Rahmatsyah Sitepu mengatakan, pihaknya telah melaksanakan pemungutan suara sesuai peraturan. Dan saat diwawancarai sekira pukul 16.40 WIB, penghitungan suara untuk Pilgub Sumut dan Pilkada Langkat telah rampung.

Rahmatsyah menjelaskan, DPT di TPS 1, Dusun I, Nangkalima, Desa Rajatengah, Kecamatan Kuala, berjumlah 312. Total kertas suara yang masuk sebanyak 306. Suara paslon gubernur Sumut nomor urut 1, mengungguli paslon nomor urut 2. Sedangkan hasil Pilkada Langkat di lokasi sama, paslon Terasa unggul dengan perolehan suara sangat mencolok.

“Untuk hasil suara Pilgub Sumut di TPS 1, nomor 1 (Eramas) memperoleh 199 suara, nomor 2 (Djoss) 105 suara, dan 2 suara batal. Sedangkan hasil Pilkada Langkat, nomor 1 (Terasa) 301 suara, nomor 2 (Rudi-Budi) hanya 5 suara, dan nomor 3 (Sulistianto-Heriansyah) nihil. Di tempat kita, semua aman terkendali, tak ada rusuh-rusuh,” jelas Rahmatsyah.

Dari informasi yang dihimpun, di TPS Bupati Langkat H Ngongesa Sitepu, Desa Sei Limbat, pasangan Eramas unggul tipis dari Djoss (126 suara berbanding 125 suara). Sedangkan untuk Pilkada Langkat, paslon Terasa unggul dengan 185 suara, Rudi-Budi 38 suara, dan Sulistianto-Heriansyah 32 suara, serta 12 suara batal.

Terbit Rencana yang sebelumnya memberikan hak suara bersama istri dan anaknya, mengaku optimistis menang pada Pilkada Serentak 2018 ini. Ia mengatakan, kemenangan yang diraihnya berkat kerja keras relawan, tim sukses, dan terutama masyarakat yang telah memberi kepercayaan. (bam/saz)

 

 

 

 

 

Nikson Hebat di Taput

Foto: ALFREDO SIHOMBING/ NEW TAPANULI MASUKKAN: Calon Bupati Taput Nikson Nababan bersama istri Satika Simamora, saat memasukkan surat suara usai mencoblos di TPS V, Jalan Sutomo, Kelurahan X, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput, Rabu (27/6).
Foto: ALFREDO SIHOMBING/ NEW TAPANULI
MASUKKAN: Calon Bupati Taput Nikson Nababan bersama istri Satika Simamora, saat memasukkan surat suara usai mencoblos di TPS V, Jalan Sutomo, Kelurahan X, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput, Rabu (27/6).

TAPANULI UTARA, SUMUTPOS.CO –Rekapitulasi quick count (penghitungan cepat) pemungutan suara Pilkada Tapanuli Utara (Taput) 2018, untuk sementara Nikson-Sarlandy diprediksi bakal menang.

Ketua Desk Pilkada Taput 2018, Sekdakab Taput, Edward Tampubolon mengatakan, rekap hitung cepat yang dilakukan pihaknya, merupakan perhitungan sementara sebagai langkah monitoring pemerintah atas pelaksanaan Pilgub Sumut dan Pilkada Taput.

“Hitung cepat ini merupakan perhitungan sementara oleh Desk Pilkada. Hasil akhirnya tetap harus mengacu pada perhitungan manual oleh KPU,” tutur Edward.

Edward juga mengatakan, teknis pengambilan data oleh Desk Pilkada diperoleh melalui format hasil rekap perhitungan suara di TPS, yang sebelumnya telah diberikan kepada setiap camat hingga kepala desa se-Taput. “Jadi hasil hitungan ini merupakan laporan tim di kecamatan hingga desa. Nantinya, hasil ini juga akan disampaikan kepada Desk Pilkada provinsi maupun pusat,” jelasnya.

Amatan New Tapanuli (Grup Sumut Pos), hingga pukul 16.30 WIB, data Desk Pilkada Taput mencantumkan hasil Pilgub Sumut, yakni paslon Eramas 9,30 persen atau 1.289 suara, sementara Djoss 90,70 persen atau 12.565 suara.

Sedangkan hasil Pilkada Taput, yakni paslon Nikson-Sarlandy 45,89 persen atau 12.239 suara, Taripar-Frengky 39,13 persen atau 10.435 suara, dan Chrismanto-Hotman 14,98 persen atau 3.994 suara.

Sebelumnya, calon bupati petahana Nikson Nababan nyoblos di TPS V, Jalan Sutomo, Kelurahan X, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput. Dari pantauan, Nikson bersama istri Satika Simamora, serta kerabatnya, datang ke TPS V sekira pukul 10.00 WIB. Sambil menunggu panggilan untuk mencoblos, Nikson bersama istri, menyalami warga yang juga ingin menyalurkan hak suara di TPS tersebut.

Setelah itu, Nikson bersama istri melakukan pencoblosan, dan mencelupkan jari ke tinta yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara pemungutan suara. Ia berharap, proses pencoblosan berakhir dengan baik dan tepat waktu. “Kami berdoa dulu dari rumah di  Kecamatan Siborongborong, bersama keluarga. Kami juga optimis akan menjadi pemenang dalam pemilihan kali ini,” ungkapnya di TPS V.

Nikson mengimbau, siapapun pemenangnya, seluruh masyarakat harus menerima dengan lapang dada, dan jangan saling gontok-gontokan, karena ini adalah pesta demokrasi. (as/rah/spg/saz)