Home Blog Page 642

Bisa Dicuci di Rumah, Ini Tips agar Emas Anda Kinclong Lagi

SUMUTPOS.CO – Perhiasan Emas merupakan logam berharga yang memiliki daya tarik tersendiri. Karena memiliki nilai yang tinggi, emas juga dijadikan investasi bagi banyak orang. Namun karena sering digunakan oleh pemiliknya, warna emas bisa tak kinclong lagi. Hal itu bisa terjadi karena debu, kotoran atau pengaruh zat Kimia lainnya.

Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara yang Anda bisa terapkan di rumah agar emas yang kita miliki tetap kinclong. Pun begitu, Anda harus berhati-hati agar tidak merusak kondisi fisik emas tersebut.

1. Rendam Emas Sebelum dan Sesudah
Perendaman dilakukan dengan larutan pencuci emas, kemudian dilanjutkan dengan perendaman di air hangat.

2. Sabun Cuci Piring
Sabun cuci piring dengan formula lembut yang dicampur dengan air hangat juga ampuh untuk membersihkan emas. Rendam emas dalam larutan ini selama 10-20 menit, sikat dengan lembut, lalu bilas dan keringkan dengan kain bersih.

3. Gunakan Alat Khusus
Pastikan untuk menggunakan kain lap khusus yang hanya ditujukan untuk mengeringkan perhiasan emas. Bersihkan kain lap setelah selesai digunakan agar bebas dari debu dan kotoran.

4.Menggunakan Garam
Membersihkan emas juga dapat Anda lakukan dengan menggunakan bahan sederhana seperti garam. Sifat abrasifnya yang tidak jauh berbeda dari soda kue dapat membantu dalam mengangkat kotoran dan debu pada emas. Langkambersihkannya cukup mudah, Anda hanya perlu memasukkan sejumput garam ke dalam air panas.

5.Aluminium Foil
Anda juga bisa mencuci emasn dngan menggunakan aluminium foil. Caranya pun cukup gampang, Anda meletakkan aluminium foil di dalam mangkuk lalu tambahkan soda kue dan air secukupnya. Setelah itu, kalian bisa merendam emas muda selama beberapa menit. Namun perlu diingat bahwa cara ini tidak bisa memberi hasil secara instan, sehingga kalian perlu melakukannya beberapa kali.

Bagi Anda yang mencuci perhiasan emas di rumah, tetap memperhatikan bahan baku yang digunakan untuk mencucinya. Salah satunya adalah agar tidak menggunakan produk pembersih yang keras. Sebaiknya pilih cairan pembersih yang tidak terlalu kuat, seperti sabun cuci piring dan pasta gigi. Kemudian, agar tidak menggunakan sikat yang terlalu besar. Selamat mencoba! (bbs/han)

Milad ke-49 Majelis Ulama Indonesia, M Nuh: Penjaga Aqidah Umat Itu Bernama MUI

Muhammad Nuh, MSP Anggota DPD RI asal Sumatera Utara (dok pribadi ustad M Nuh)

SUMUTPOS.CO – Ketua Persatuan Islam (Persis) Sumatera Utara H Muhammad Nuh MSP mengucapkan selamat Milad ke-49 kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Semoga terus menjadi Penjaga Aqidah Ummat,” kata Nuh dalam keterangan tertulis yang diterima Sumut Pos, Jumat (26/7).

M Nuh yang juga Anggota DPD RI asal Sumatra Utara ini, menceritakan secara detail apa-apa saja yang pernah dibuat MUI untuk menjaga Aqidah Umat. “Masih segar dalam ingatan saya pada 1 Jumadil Awal 1401 Hijriah atau 7 Maret 1981, Komisi Fatwa MUI mengeluarkan fatwa tidak bolehnya kaum Muslimin menghadiri acara Natalan bersama. Fatwa ini menuai reaksi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pada saat itu. Akhirnya 18 Mei 1981 Buya Hamka rahimahullah mengundurkan diri dari Ketua Umum MUI. Meski fatwa itu sempat ditarik dari peredaran, tetapi sebagai fatwa tetap sah,” ungkap Nuh.

Mengenai sertifikat halal, MUI juga mempunyai peran penting. Pada tahun 1987 DR Ir Tri Susanto pengajar diUniversitas Brawijaya Malang, melakukan penelitian yang ternyata banyak makanan kemasan di pasaran yang tidak jelas kehalalanya.

Hasil penelitian yang dipublikasikan itu, memunculkan kehebohan. Maka pada 6 Januari 1989, MUI mendirikan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat obatan dan Kosmetika (LPPOM) yang bertugas mengeluarkan sertifikat halal. Kemudian dengan disahkannya UU No. 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), maka secara resmi negara berkewajiban melindungi warga negaranya untuk mendapatkan makanan, minuman, obat-obatan, kosmetika bahkan jasa yang halal menurut ajaran Islam. “Tentu peran MUI tidak boleh diabaikan,” tegas Nuh.

Sedangkan peran MUI Sumatera Utara dalam menjaga aqidah umat juga terasa. Misalnya pada 15 Maret 2023, MUI Sumut melarang Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) mengadakan zikir di Medan. Sebab, ada keyakinan yang dinilai melenceng. “Meskipun kemudian MUI Sumut digugat ke Pengadilan tetapi MUI menang, alhamdulillah,” ungkapnya.

M Nuh yang saat ini juga diamanahi sebagai Dewan Pertimbangan MUI Sumut, mengapresiasi peran MUI yang telah berhasil memberikan kesejukan dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selama ini. “Saya berharap, MUI dapat terus memberikan kesejukan dan keharmonisan kepada Ummat sehingga Islam yang rahmatan lil alamin dapat dirasakan oleh semua anak bangsa,” katanya.

“Sekali lagi saya ingin menyampaikan penghargaan, ucapan selamat atas upaya langkah langkah MUI selama ini,” imbuhnya.

Rangkaian Milad ke-49 MUI yang mengambil tema “MUI Berkhidmat untuk Kemaslahatan dan Keharmonisan Bangsa” ini disemarakkan dengan berbagai program, yaitu khitanan massal dan pengobatan gratis yang dilaksanakan diWisma Khadimul Ummah MUI Jakarta pada Sabtu, 6 Juli 2024. Kemudian dilanjutkan di Wisma Khadimul Ummah Cimacan, Cianjur pada 14 Juli 2024, dan isbat perkawinan massal untuk 40 orang pasangan untuk mendapatkan akte perkawinan di Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang, dan Isbat resepsi nikahannya dilaksanakan di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan selanjutnya yaitu ziarah ke makam Ketua Umum MUI yaitu makam Buya Hamka, KH Hasan Basri, dan KH Ali Hadir di TPU Tanah Kusir, Jakarta. Kemudian dilanjutkan ziarah ke makam Sekretaris Jendral MUI Kyai Ichwan Syam diKarawang. (rel/adz)

Sambil Joging Pagi, Wabup Sergai Serap Aspirasi Masyarakat

BERSAMA: Wabup Sergai Adlin Tambunan bersama masyarakat Desa Pekan Sialang Buah di warung Kopi . ( Fad )

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Tambunan, bercengkrama serap aspirasi masyarakat usai melakukan kegiatan Olahraga joging bersama Forkompimda dan Wartawan di Kecamatan Teluk Mengkudu, Jumat (25/7) pagi.

Pertemuan tersebut berlangsung di warung goreng Desa Pekan Sialang Buah, di mana beberapa masyarakat petani menyampaikan keluhan terkait peningkatan hasil pertanian.

” Kami berharap Pemerintah Sergai dapat membantu petani,” ujar Poniran (62), warga Desa Pasar Baru, Kecamatan Teluk Mengkudu.

Keluhan ini mencerminkan kebutuhan petani akan peningkatan hasil pertanian untuk menunjang kegiatan pertanian mereka.
Selain masalah peningkatan gaba petani, Poniran dan masyarakat setempat mengakui bahwa infrastruktur di Kecamatan Teluk Mengkudu sudah cukup memadai.

” Fasilitas jalan menuju dusun dan penghubung desa semuanya sudah diaspal hot mix dan beberapa sudah menggunakan paving block,” kata Poniran.

Hal ini menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan transportasi di wilayah tersebut.
Poniran juga mengakui jika Irigasi pertanian di Kecamatan Teluk Mengkudu juga mendapat apresiasi. Petani tidak lagi kesulitan air dalam mengairi persawahan mereka, berkat sistem irigasi yang sudah diperbaiki dan dioptimalkan. Keberadaan irigasi yang baik sangat penting untuk mendukung produktivitas pertanian di Kabupaten Serdang Bedagai.

Sementara, Wakil Bupati Adlin Tambunan menyatakan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Teluk Mengkudu yang telah menyampaikan keluhan dan apresiasi mereka. Ia menegaskan bahwa masukan dari masyarakat sangat berharga untuk perbaikan layanan pemerintah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Pekan Sialang Buah,”pungkasnya.

Dengan dukungan dan masukan dari masyarakat, diharapkan Pemerintah Sergai dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan petani, termasuk dalam penyediaan pupuk organik yang sangat dibutuhkan.

Pertemuan yang juga di hadiri Camat Teluk Mengkudu, Rizki Abdullah Nasution, Kades Pekan Sialang Buah, Syarial, Dan Ramil 09/TM, Kapten Inf. Selamet Hidayat, Ketua PWI Sergai, Edi Saputra dan Sekretaris Darmawan serta Personel Polres Sergai, Ipda Brimen juga Masyarakat setempat ini menunjukkan pentingnya dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kebijakan yang lebih responsif dan tepat sasaran. (fad/han)

Pantas Betah Menjomblo, Ini 5 Zodiak yang Hatinya Sulit Jatuh Cinta

SUMUTPOS.CO – Setiap orang pun memiliki daya tarik sendiri dalam memilih pasangan. Saat bertemu dengan lawan jenis yang sesuai dengan tipe kita, maka secara alami kita akan merasakan debaran jantung yang berbeda. Tapi ada juga orang yang susah membuka hatinya untuk orang lain. Bukan karena sok jual mahal atau terlalu pemilih, terkadang banyak orang yang memang susah untuk ditaklukkan hatinya.

Katanya, zodiak berpengaruh pada kepribadian seseorang. Para zodiak yang tidak mudah jatuh cinta dan tergoda oleh rayuan yang begitu indah biasanya dianggap sebagai zodiak yang berhati dingin. Nah, ada beberapa zodiak yang menutup diri dengan urusan jatuh cinta. Zodiak apa saja itu, mari kita simak dibawah ini:

1. Sagitarius
Orang yang memiliki zodiak Sagitarius adalah sosok yang pandai bersenang-senang, namun juga dia mudah bosan terhadap Sesuatu. Zodiak Sagitarius memiliki jiwa petualang yang tinggi. Bicara soal hubungan, Sagitarius agak sulit. Mereka tidak mudah jatuh cinta karena ketika memiliki hubungan dengan pihak lain ruang gerak dan kebebasannya merasa akan terenggut.

2. Scorpio
Orang yang berzodiak Scorpio adalah sosok yang tahu betul apa yang dia inginkan dalam hidupnya. Meskipun begitu, Scorpio cenderung sulit untuk bersikap dewasa. Karena itulah, Scorpio terkadang sangat sulit dan belum siap untuk memulai sebuah hubungan baru dengan seseorang.

3. Aquarius
Aquarius merupakan zodiak yang penuh perhatian dan peduli terhadap orang di sekitarnya. Tetapi hal yang membuatnya menutup diri pada sebuah ikatan cinta adalah perasaannya yang takut disakiti.

4.Aries
Zodiak Aries dikenal keras kepala dan tidak sabaran. Dia tidak menyukai proses yang rumit, begitu juga soal asmara. Aries punya ekspektasi yang besar terhadap pasangan sehingga mereka tidak mudah jatuh cinta dengan orang yang mendekatinya.

5. Gemini
Zodiak yang satu ini tidak mau hidupnya diatur oleh seseorang yang menuntutnya dengan banyak aturan. Karena itulah Gemini sangat susah menetapkan hati pada seseorang untuk dijadikan sebagai pasangan hidup.(bbs/han)

Polres Binjai Tangkap Residivis Kantongi Daun ganja Kering

DIAMANKAN: Tersangka saat diamankan di Polres Binjai.(Humas Polres Binjai/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap seorang pria berinisial S (63) di Jalan Binjai-Kuala, Desa Padangcermin, Kecamatan Selesai, Langkat, Selasa (23/7/2024). Penangkapan ini atas informasi dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

“Tersangka S diketahui memiliki rekam jejak sebagai pengguna narkoba,” kata Kasatres Narkoba Polres Binjai, AKP Syamsul Bahri, Jum’at (26/7/2024).

Dia menjelaskan, penyelidikan yang dilakukan Satresnarkoba Polres Binjai membuah hasil. “Saat penyelidikan, petugas melihat seorang pria yang sesuai dengan informasi sedang duduk. Lalu dihampiri dan diamankan yang bersangkutan,” ujarnya.

Menurutnya, polisi melakukan penggeledahan badan terhadap S. Hasilnya, ditemukan 1 bungkus diduga narkotika jenis ganja kering dengan berat kotor 500 gram.

“Selain itu, 1 telepon genggam dan 1 motor juga disita,” sambungnya.

Kepada polisi, tersangka mengakui barang bukti daun kering ganja tersebut adalah miliknya untuk dijual kembali. Tujuannya, untuk mendapat keuntungan.

Kini, tersangka sudah mendekam di sel tahanan Polres Binjai. Dalam hal ini, penyidik akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk membongkar jaringan pengedar narkotika di wilayah hukum Polres Binjai. (ted/han)

UMSU Best University Program Innovillage

INNOVILLAGE: Prof Dr Agussani MAP (kanan) menerima penghargaan best university program innovillage 2023 kategori peserta dengan Endoser terbaik, Jumat (26/7).(ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – REKTOR Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Dr Agussani MAP menerima penghargaan best university program innovillage 2023 kategori peserta dengan endoser terbaik.

Piala dan apresiasi pembinaan Rp.50 juta diserahkan Rektor Telkom University (Tel-U) Prof Dr Adiwijaya MSi di Auditorium UMSU, Jumat (26/7). Turut menyaksikan Prof Dr Muhammad Arifin MHum (wakil rektor I UMSU), Prof Dr Akrim MPd (wakil rektor II UMSU), Dr Dadan Rahadian MM (wakil rektor I Tel-U), Kepala Urusan Endowment Tel-U Abdu Rahman, BPH UMSU serta dekan UMSU dan mahasiswa alumni program innovilage.

Penghargaan ini diberikan karena sejak 2021, mahasiswa UMSU turut memberikan inovasi dan kreativitas dalam program innovilage yang diselenggarakan Tel-U. Kemudian, pada tahun 2022 tim UMSU berhasil meraih juara 1 dan mendapatkan hadiah Rp.45 Juta.

Rektor Tel-U mengapresiasi antusias mahasiswa UMSU mengikuti program Innovillage. ”Animo UMSU luar biasa. Setiap tahun selalu hadir dan konsisten mengikuti kegiatan ini. Akhirnya dapat pengharagaan best university,” kata Prof Dr Adiwijaya MSi.

Ia mengutarakan bahwa dari 800 peserta yang mengajukan proposal, terdapat 160 proposal yang didanai. Ada 22 proposal berasal dari UMSU.

”Keikutsertaan dalam project sosial ini menujukan bahwa UMSU telah menanamkan nilai empati yang tinggi pada mahasiswa. Menunjukkan komitmen UMSU berkontribusi pada masyarakat,” kata Prof Dr Adiwijaya MSi.

Rektor UMSU bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi yang diberikan Telkom University. Prof Dr Agussani MAP meminta kolaborasi dan kerja sama dengan Tel-U terus berjalan untuk membangun kemajuan bangsa.

”Ini merupakan dorongan bagi kami agar dapat belajar banyak dari Tel-U untuk mengelola pendidikan tinggi. Mudah-mudahan setiap tahun kami dapat berkontribusi,” ujar rektor UMSU.

Pada pertemuan ini, Prof Dr Agussani MAP memaparkan berbagai capaian prestasi UMSU. Selain innovilage, menurut dia, mahasiswa UMSU banyak meraih prestasi dalam ajang kompetisi nasional dan internasional.

Dwi Atiqah Lutfiah (perwakilan mahasiswa UMSU peraih penghargaan Innovilage 2023) menyampaikan bahwa kegiatan yang diikuti bersama tim mampu mengubah cara pandang mereka. ”Jadi lebih berempati dan bersyukur serta berdampak positif bagi masyarakat untuk mewujudkan inklusifitas kesetaraan,” sebut Dwi Atiqah Lutfiah.

Program innovillage, lanjutnya, dapat memberikan pendanaan yang lebih besar untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat yang lebih luas.

Dwi Atiqah Lutfiah bersama tim mendapatkan pendanaan Rp.14 juta untuk membuat proyek sosial dengan judul: Pengembangan Media Ajar Interaktif Melalui Lego Braille Bricks bagi Peserta Didik di Yayasan Pendidikan Tunanetra Sumatera. (dmp)

Nyabu di Kebun Sawit, 3 Pria Diboyong ke Polsek Marbau

DIAMANKAN: Ketiga tersangka saat diamankan. (fajar/Sumut Pos)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Sektor Marbau Polres Labuhanbatu berhasil menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkotika, Kamis 25 Juli 2024. Tersangka bernama Rahman (35) ditangkap di Dusun X Kogem, Desa Hitetoras, Kecamatan Marbau, dan penangkapan tersangka Farizi ditemukan sedang menggunakan narkotika jenis sabu di lahan sawit milik masyarakat di Desa Hitetoras.

“Saat penggeledahan, tim menemukan barang bukti berupa satu plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,32 gram, dua unit handphone, dua mancis, satu botol racikan (bong), satu kotak rokok, satu kaca pirek, dan satu pipet,” kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP Bernhard L Malau melalui Kasi Humas AKP Syafrudin, Jumat 26 Juli 2024 di Mapolres.

Berdasarkan keterangan dari RN alias Rahman dan MA alias Farizi, sabu diperoleh dari seorang yang dikenal dengan nama RR alias Kadung yang tinggal di desa Belongkut Marbau.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dengan cara memancing RR alias Kadung untuk melakukan transaksi.

“Akhirnya, tersangka RR alias Kadung(25) berhasil ditangkap dengan barang bukti berupa satu plastik klip besar berisi 12 plastik klip kecil berisi sabu seberat 1,64 gram, satu plastik klip besar berisi tujuh plastik klip kecil berisi sabu seberat 1,37 gram, satu plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,17 gram, serta sejumlah alat hisap dan bungkus rokok,” ungkapnya.

Tim juga menyita satu unit handphone, satu dompet, satu kotak kecil, dan uang tunai sebesar Rp118.000 hasil penjualan narkotika jenis sabu.

RR alias Kadung mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang pria berinisial R. Namun saat petugas mendatangi rumah R, tidak berada di tempat. Selanjutnya Ketiga Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Marbau untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres menyatakan Polres Labuhanbatu akan terus melakukan pengawasan untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

“Kami berkomitmen untuk terus memberantas penyalahgunaan narkotika dan mengajak masyarakat untuk turut serta memberikan informasi,” tutupnya. (fdh/han)

Jalur Perseorangan Pilkada 2024, KPU Sumut Nyatakan Tiga Paslon TMS dan Dua Paslon MS

Kantor KPU Sumut, di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut mencatat ada tiga Bacalon Bupati dan Wakil Bupati maju dari jalur perseorangan, tidak memenuhi syarat (TMS) sampai dengan perbaikan tahap kedua terkait dokumen syarat dukungan.

Ketiga pasangan Bacalon yang TMS tersebut, yakni Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Humbahas Yunita Rebeka Marbun dan Tonny Sihombing. Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara, Fonaha Zega MAP dan Nyak Pau Aceh. Kemudian, Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Toba Poltak Sitorus dan Anugerah Puriam.

Hal itu diungkapkan oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Raja Ahab Damanik. Ia mengatakan, ketiga pasangan Bacalon TMS dengan berbagai alasan dalam persyaratan tidak terpenuhi, dalam verifikasi faktual (verfak).

“Untuk Humbang Hasundutan, tidak menyerahkan dukungan perbaikan kedua,” kata Raja saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (26/7)

Lanjut, Raja mengatakan untuk Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara, Fonaha Zega MAP dan Nyak Pau Aceh, kekurangan jumlah dukungan perbaikan kedua 3.925 yang diserahkan 3.900, status dikembalikan tidak memenuhi syarat.

“Sedangkan Kabupaten Toba atas nama Poltak Sitorus dan Anugerah Puriam tidak hadir menyerahkan dukungan dan tidak submit di Silon,” jelas Raja.

Raja mengungkapkan, ketiga pasangan Bacalon Kepala Daerah itu berstatus TMS. Setelah pihak KPU melakukan proses verifikasi faktual.

Raja menjelaskan, ada dua Bacalon pasangan kepala daerah, maju dari jalur perorangan yang sudah memenuhi syarat atau MS, yakni Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Dairi yakni Rimso Maruli Sinaga dan Barita Sihite.

Selanjutnya, Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Dairi, David Partahan Najogi Sasta Maju Tambunan dan Anwar Sani.

“Memenuhi syarat, masih 2 paslon yang ada di Kabupaten Dairi aja,” kata Raja.

Selain itu, Raja mengungkapkan tiga Bacalon kepala daerah yang mengikuti proses verifikasi faktual tahap dua, yaitu pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly Putra Pasaribu dan Ahmad Buchori.

Kemudian, Bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Hendra Simanjuntak dan Kiswandi, serta calon Bupati Toba Thurman Hutapea dan Ronald Efendy Panjaitan.

“Nah status yang diterima ini akan dilakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual tahap dua. Sedangkan yang dikembalikan ini dia statusnya tidak memenuhi syarat totalnya ada tiga,” tandas Raja.(gus/han)

Peringati Hari Anak Nasional, PLN Sosialisasikan Manfaat dan Bahaya Listrik Bagi Pelajar

Guru SMKN 1 Portibi, Ahmad Hendri Siregar (kiri) bersama petugas PLN ULP Gunung Tua telah mendownload dan menggunakan aplikasi PLN Mobile.

PADANGSIDEMPUAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap keselamatan ketenagalistrikan, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padangsidimpuan melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Gunung Tua gencar melakukan sosialisasi manfaat dan bahaya listrik kepada pelajar. Kali ini, PLN melaksanakan Program Goes To School dengan tema sosialisasi manfaat dan bahaya kelistrikan di SMKN 1 Portibi dan STIKes Paluta, (24/7/2024).

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab PLN kepada pelanggan. Dalam hal ini, siswa mendapat edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan dan manfaat penggunaan aplikasi PLN Mobile. Aplikasi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam mengakses fasilitas dan layanan listrik.

Manager PLN UP3 Padangsidimpuan, Indra Gunawan, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membangun kesadaran tentang penggunaan listrik yang aman dan bijak.

“Sosialisasi ini merupakan wujud kepedulian PLN dalam memberikan edukasi mengenai keselamatan listrik kepada generasi muda. Kami berharap para pelajar dapat memahami dan menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Indra.

Pihak SMKN 1 Portibi dan STIKes Paluta menyambut baik sosialisasi yang diselenggarakan oleh PLN. Ahmad Hendri Siregar, perwakilan guru SMKN 1 Portibi, mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini.

“Kami berterima kasih atas sosialisasi yang diberikan PLN. Ini merupakan hal positif yang sejalan dengan salah satu materi dalam kurikulum yang ada di sekolah, yaitu tentang listrik. Anak-anak bisa mendapatkan pengetahuan mengenai listrik langsung dari narasumber PLN,” kata Ahmad.

Ahmad Hendri juga menambahkan bahwa sosialisasi yang dilaksanakan oleh PLN sangat bermanfaat bagi siswa dan masyarakat umum.

“Seperti inilah yang kami inginkan sebagai masyarakat dan pelanggan dari PLN. Kami diberitahu apa saja yang berbahaya dalam penggunaan listrik dan bagaimana cara mengatasinya. Semoga program ini terus berjalan untuk mengedukasi masyarakat umum yang notabenenya adalah pelanggan PLN,” ujar Ahmad.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari peringatan Hari Anak Nasional.

“Dalam rangka Hari Anak Nasional, PLN berkomitmen untuk memberikan edukasi yang bermanfaat bagi anak-anak Indonesia. Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat menciptakan generasi yang lebih sadar akan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan,” ujar Saleh.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pelajar dapat lebih memahami pentingnya keselamatan dalam penggunaan listrik dan dapat memanfaatkan teknologi seperti aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan akses layanan listrik. PLN akan terus berupaya memberikan edukasi dan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya generasi muda, demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan terjamin dari bahaya listrik. (ila)

Polrestabes Medan Ringkus Pelaku Perjualbelikan Satwa Dilindungi

PAPARKAN: Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama K Purba memaparkan dua tersangka perdagangan satwa dilindungi, Kamis (25/7) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polestabes Medan meringkus 2 pria paruh baya yang memperdagangkan satwa dilindungi. Keduanya yakni, AF (56) warga Jalan M Yakub Medan dan IS (50), ditangkap di tempat terpisah. Dari keduanya polisi menyita 4 ekor lutung sumatera dan 2 ekor kukang.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama K Purba mengatakan, AF ditangkap di salah satu rumah di Jalan Ibrahim Umar Medan. Sedangkan IS ditangkap di rumahnya, Jalan Pahlawan Medan.

“Awalnya kita mendapat informasi jika terdapat praktek jual beli satwa yang diduga dilindungi. Kita kemudian melakukan penangkapan terhadap AF dan kemudian berkembang ke IS. Dari keduanya, kita sita 4 ekor lutung sumatera dan 2 ekor kukang yang berdasarkan hasil koordinasi kami dengan BKSDA ini merupakan satwa dilindungi,” ungkapnya, Kamis (25/7) malam.

Selain dua jenis satwa dilindungi, dari kedua pelaku juga disita beberapa satwa lain yang turut diperjual belikan seperti 1 ekor musang dan 1 ekor tupai, namun tidak tergolong dalam satwa dilindungi.

Keseluruhan satwa yang disita, diperoleh dari seseorang yang berada di Sumatera Barat dengan cara dibeli pelaku seharga Rp750 ribu untuk setiap satwa.

“Satwa-satwa ini diperoleh pelaku dengan cara membeli dari seseorang di Sumatera Barat yang kini sedang kita kejar. Pelaku ini awalnya hanya ingin memelihara, namun belakangan berencana akan menjual dengan harga Rp5 juta. Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku baru kali pertama melakukan praktik jual beli satwa dilindungi. Namun tentunya, keterangannya akan kami dalami,” paparnya.

Seluruh satwa yang disita dari kedua pelaku, kini telah diserahkan ke BKSDA. Untuk kedua pelaku, kini terancam akan dipenjara selama 5 tahun sesuai dengan UU No 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. (man/han)