Home Blog Page 651

Dosen FKM USU Edukasi Warga Desa Paluh Sibaji Revitalisasi Sarana Sanitasi Air Bersih dan Jamban

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat USU di sela pengabdian masyarakat di Dusun IV Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Deliserdang.(Foto Dokumentasi Pribadi)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO- Desa Paluh Sibaji yang dipimpin Kepala Desa Nasri, terletak di pesisir pantai Kecamatan Pantai Labu, Deliserdang. Permasalahan sanitasi yang minim, meliputi keterbatasan sarana air bersih dan fasilitas jamban, telah mengakibatkan berbagai masalah kesehatan berbasis lingkungan, termasuk penyakit kulit, diare, dan stunting.

Pada tahun 2023, tercatat ada 3 kasus stunting di Desa Paluh Sibaji. Situasi ini menggarisbawahi pentingnya sanitasi layak sebagai faktor tidak langsung dalam mencegah stunting. Hal ini juga sejalan dengan tujuan SDG nomor 6 yaitu, air bersih dan sanitasi layak untuk semua.

Untuk membantu masyarakat Desa Paluh Sibaji dalam permasalahan ini, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU), melalui Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, melaksanakan program pengabdian di desa itu sejak Bulan Juni hingga Agustus 2024.

Program pengabdian masyarakat dengan tema revitalisasi sarana sanitasi ini, diketuai Dr. Sri Malem Indirawati, SKM, M.Si., dengan anggota Dr. Umi Salmah, SKM, M.Kes, Dr. Eka Lestari Mahyuni SKM., M.Kes, Izzah Dienillah Saragih, SKM. M.Epid dan Annisa Rizka Lestari, S.K.M, M.K.M.

Program ini juga melibatkan mahasiswa yakni Stepani Angeline Hutagaol dan Meryntha Andrey Tiara Sembiring. Mereka bekerja sama dengan pemerintah desa, dan masyarakat setempat untuk meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dan komitmen masyarakat terhadap pentingnya sanitasi layak.

Ketua Pengabdian, Dr. Sri Malem Indirawati, SKM, M.Si menjelaskan, program ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya memberdayakan masyarakat untuk melakukan revitalisasi fasilitas air bersih dan jamban, serta meningkatkan manajemen pengelolaan fasilitas sanitasi dengan membentuk organisasi pengelolaan di tingkat dusun. “Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat dengan mengadopsi model Healthy Euastary Settlement,” katanya.

Dia juga menjelaskan, metode yang digunakan dalam program ini meliputi sosialisasi, pendampingan, dan pengorganisasian masyarakat dalam pengelolaan sanitasi. “Kami melibatkan mahasiswa MBKM dalam kegiatan ini, untuk memberikan pengalaman di luar kampus dan mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi,” terangnya.

Dr Sri Malem juga menyebutkan, adapun sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat di Dusun IV Desa Paluh Sibaji, dengan target luaran berupa peningkatan kualitas sanitasi permukiman, pengetahuan, dan manajemen pengelolaan lingkungan permukiman.

Manfaat dari peningkatan manajemen pengelolaan sanitasi oleh masyarakat, sebut Sri Malem, adalah perbaikan tata nilai masyarakat yang pada akhirnya mendorong perubahan perilaku dalam upaya pemeliharaan fasilitas sanitasi bersama. “Diharapkan dengan adanya program ini, fasilitas sanitasi di Desa Paluh Sibaji dapat terus terpelihara dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat setempat,” bebernya lagi.

Dr. Sri Malem juga menyampaikan rasa syukur atas rahmat dan karunia Allah SWT, serta berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk Universitas Sumatera Utara, Fakultas Kesehatan Masyarakat, pemerintah desa dan masyarakat Desa Paluh Sibaji. “Dengan harapan besar, semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat dan menginspirasi peningkatan pengelolaan lingkungan di sepanjang daerah pesisir lainnya,” pungkasnya. (adz)

PDIP Punya Kewajiban Moral Usung Kader di Pilkada 2024

Juru Bicara Nasional Tim Pemenangan Pilkada DPP PDIP, Chico Hakim

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Eksistensi PDI Perjuangan di Sumatera Utara (Sumut) semakin teruji. Partai yang selalu mendapat kepercayaan besar dari masyarakat ini merasa memiliki kewajiban moral untuk mengusung calon kepala daerah dari kader internal.

Sebagaimana dikatakan Juru Bicara Nasional Tim Pemenangan Pilkada DPP PDIP, Chico Hakim lewat akun instagram pribadinya @chicohakim, Senin (15/7). “Sebagai partai politik yang selalu mendapatkan kepercayaan begitu besar dari rakyat Sumatera Utara, tentunya sudah menjadi bagian dari kewajiban moral kami untuk mengusung calon kepala daerah dari kader internal,” ujar Chico Hakim.

Chico menegaskan, PDI Perjuangan adalah partai kader yang selalu mempersiapkan kader-kader terbaiknya untuk penugasan di berbagai sektor, termasuk sebagai kepala daerah. “Terlebih, PDI Perjuangan adalah partai kader yang setiap waktu mempersiapkan kader-kader kami untuk penugasan di berbagai sektor termasuk sebagai kepala daerah,” tambahnya.

Dengan semangat yang tak pernah padam, PDI Perjuangan siap membawa Sumatera Utara menuju masa depan yang lebih baik. “Merdeka!” tutup Chico dalam pesannya, Senin (15/7).

Sebelumnya, Ketua Aliansi Rakyat For Nikson Nababan Kabupaten Toba, Berlin Yebe menilai, nama Nikson Nababan adalah sosok yang tepat memimpin Sumut di Pilkada 2024. Sebab, kadar PDIP itu dinilai berhasil menerapkan program unggulannya di wilayah yang ia pimpin, di Kabupaten Tapanuli Utara. Sehingga masyarakat dapat merasakan dampak pembangunan di berbagai sektor.

Selain itu, Berlin Yebe menilai, Nikson Nababan sangat merakyat dan rajin melakukan blusukan turun ke rakyat. Hal itu dilakukan untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mencari solusinya.

Seperti diketahui, Bobby Nasution telah mendapat dukungan setidaknya delapan partai politik untuk maju dalam Pilkada Sumatera Utara 2024. (adz)

KSJ Bagansinembah dan Tebingtinggi Meriahkan Peringatan 10 Muharram 1446 Hijriah

SEDEKAH: Camat Bagansinembah HM Atin menyerahkan paket sedekah KSJ.(ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – BERTEPATAN dengan Hari Assyura 10 Muharam, Selasa (16/7), Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) menggelar kegiatan di Rokanhilir (Riau) dan Tebingtinggi (Sumut).

Momen ini dijadikan KSJ yang telah hadir selama lima tahun tersebut untuk memperkuat kepedulian kepada anak-anak yatim piatu diberbagai daerah di tanah air.

Kiprah nyata KSJ juga untuk mempererat silaturahim dan konsolidasi antar-komunitas maupun penggiat amal sosial agar terus berbuat kebaikan untuk masyarakat yang membutuhkan.

Saharuddin, ketua umum KSJ hadir dalam kegiatan di Dusun Bakti Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir. Ia mengatakan bahwa kegiatan KSJ edisi 257 sebagai pertanda dimulainya road show memperingati dan memeriahkan 10 Muharram 1446 Hijriah.

Ariswan dari Tim Manajamen KSJ Pusat mengutarakan bahwa KSJ di berbagai daerah melaksanakan penyantunan anak yatim piatu dari awal masuk bulan Muharram.

Di Tebingtinggi menyantuni 100 anak yatim dan di Rokanhilir menyantuni 76 anak Yatim. ”Kita menyantuni anak yatim di Dusun Bhakti simpang Ompong, Kepenghuluan Bhakti Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah,” katanya.

Disebutkan dia, dua anak yatim yang disantuni KSJ yakni Arumi Nasha (anak almarhum Dalimo) dan Siti Sarah (anak dari almarhum Syahrul). Dalimo maupun Syahrul merupakan pengurus KSJ semasa hidup. ”Dalam kegiatan kemarin, turun Bung Saharuddin, ketua umum yang juga selaku inisiator dan salah seorang pendiri KSJ,” terang Ariswan.

Ketua KSJ Rokan Hilir Aslan meminta agar memuliakan anak yatim. Disini KSJ berkolaborasi dengan remaja Masjid Al-Falah dengan memberikan beras 10 kilogram, minyak goreng, gula dan tali asih Rp.450 ribu.

Kegiatan ini dihadiri Camat Bagansinembah HM Atin, KUA Bagansinembah Firdaus SAg, Jarno (penghulu Bakti Makmur), BKM se-Penghuluan Bakti Makmur dan tokoh masyarakat.

Sedangkan Erwan Ma’ruf (ketua panitia kegiatan 10 Muharam KSJ di Kota Tebingtinggi) menyampaikan bahwa KSJ berkolaborasi dengan DPC Pendawa Tebingtinggi menyantuni 100 anak yatim dengan memberikan beras lima kilogram, jajanan dan tali asih.

Kegiatan dilaksanakan di Pesantren Tahfiz Quran Murni Syekh Beringin Tebingtinggi. Turut hadir, Sofyan Khalis (donatur), Amrizal Panyalai (ketua Pasukan Amalan Sholeh). Acara juga diisi tausiyah Ustad Legimin SPdI. (dmp)

Unpab Jalin MoU dengan Pemko Binjai, Yayasan Gajah Sumatera dan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari pada Acara Wisuda Periode ke-72

UNPAB: Senat Unpab bersama tamu wisuda periode ke-72 di Gedung Selecta Medan, Rabu (17/7).(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – UNIVERSITAS Pembangunan Panca Budi (Unpab) mewisuda 1.330 lulusan pascasarjana, sarjana dan diploma di Gedung Selecta Medan pada 17-18 Juli 2024. Wisuda periode ke-72 ini dipimpin Rektor Unpab Dr HM Isa Indrawan MM diwakili Kepala Sekretariat Unpab H Abdul Razak Nasution SHInt MSc.

Pada acara wisuda dua hari ini, Unpab menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Pemko Binjai pada hari kedua wisuda, Kamis (18/7). Kerja sama dengan Yayasan Gajah Sumatera dan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari ditandatangani kerja sama pada hari pertama wisuda, Rabu (17/7).

Wisuda ini dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD, mewakili Forkopimda Sumut, Muaz Abdullah (sekretaris I Yayasan Prof Dr H Kadirun Yahya), senat dan dewan guru besar Unpab, pengurus Aptisi Sumut dan Apperti Sumut dan undangan lainnya.

”Besar harapan bahwa Panca Budi mampu memberikan kontribusi aktif dan positif untuk kemajuan Kota Binjai. Alumni Panca Budi mampu membangun Binjai berkemajuan, berwawasan green city, berdaya saing dan menyejahterakan masyarakat,” kata rektor.

Unpab juga siap melaksanakan akselerasi dan kolaborasi dengan Pemko Binjai dan pemerintah kota/kabupaten lain di Sumut serta menjangkau seluruh nusantara dan negara maju lainnya sebagai arah milestone Unpab mewujudkan world class university 2033.

Kerja sama ini bagian dari upaya mewujudkan cita-cita membangun desa, membangun Indonesia. Kerja sama dengan dua yayasan adalah sebagai wujud komitmen untuk bermitra dengan kelompok penggerak lingkungan di Sumut.

Rektor mengutarakan bahwa Unpab sudah banyak memiliki kemitraan tridarma perguruan tinggi dengan pemerintah daerah termasuk dengan Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, Tebingtinggi, Karo dan Binjai.

Kepala Sekretariat Unpab menambahkan bahwa Unpab sebagai institusi yang digagas dan dilahirkan Prof Dr H Kadirun Yahya bercita-cita menjadikan alumni Unpab menjadi agent of change. Yakni menjadi generasi yang bisa membangun bangsa dari seluruh aspek, mampu beradaptasi dengan zaman yang selalu berubah dan berkemajuan.

Tentunya juga mampu memanfaatkan kemajuan tersebut dengan ikut serta menjaga dan melestarikan alam.
Saat ini, kata rektor, pemanasan global luar biasa, efek rumah kaca yang sungguh membuat bumi semakin panas. Yang tak kalah penting adalah dunia industri yang terus berlomba menciptakan kebutuhan manusia yang mengabaikan kelangsungan ekosistim.

”Indonesia juga harus mampu mengubah dan beradaptasi kepada industri yang memperhatikan kelestarian alam, mengubah ketergantungan energi hanya pada energi tidak dapat diperbaharui, menjadi energi baru terbarukan seperti cahaya matahari dan tenaga air,” katanya.

Sebagai bentuk kecintaan lingkungan, menurut rektor, Unpab sejak tahun 2006 telah menetapkan beberapa slogan yang berkaitan kebersihan lingkungan yaitu kampus bersih, asri dan lestari serta kalahkan sampah sekarang dan selamanya. Slogan ini menjadikan lingkungan kampus tetap asri dan lestari hingga saat ini.

Kepala Sekretariat Unpab H Abdul Razak Nasution SHInt MSc menambahkan bahwa Unpab akan mendonasikan satu juta pohon untuk pelestarian alam.

Kemudian dibentuk Panitia Peradaban Bersih (Pandabsih) yang dibentuk dan bertugas mengawasi kebersihan lingkungan kampus dan pemberlakuan denda bagi warga kampus Panca Budi sesuai dengan penerapan Surat keputusan Yayasan No. 02/IC/SK/Yayasan/2006.

Selanjutnya, Pandabsih berubah menjadi Budaya Peradaban Bersih (Budabsih) dan Budaya Peradaban Hemat Energi (Budabhe) yang ditetapkan dalam peraturan yayasan tahun 2021.

Hal ini untuk mewujudkan salah satu misi Unpab yaitu melestarikan sumber daya alam dan lingkungan serta kehidupan sesuai dengan syariat Islam yang bisa menjadi pilar, influencer, pelaku inovasi, inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi kebutuhan umat era modern.

Rektor menambahkan bahwa komitmen dalam melestarikan sumber daya alam dan lingkungan dengan melakukan beberapa aktivitas, diantaranya Go Green di Danau Toba bekerja sama dengan Pangdam I/BB pada tahun 2011. Unpab menyumbang bantuan 20 ribu bibit pohon.

Tahun 2016, Unpab kembali menyumbang bantuan lima ribu bibit pohon produksi di Bukit
Siosar bersama Wakil Bupati Tanahkaro. Unpab juga memberikan bantuan seribu bibit pohon kepada Yayasan Project Indonesia pada tahun 2023.

Rektor juga mengatakan, wisuda ke-72 sebagai momen spesial dan momentum kebangkitan akademik Unpab. Pasalnya, Unpab melaksanakan satu kerja sama dengan Pemko Binjai.

Ketua pengurus Yayasan Prof DR H Kadirun Yahya diwakili Muaz Abdullah (sekretaris I) menyambut baik tema wisuda. ”Tema ‘pendidikan tinggi sebagai pilar peradaban mampu meningkatkan inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung pelestarian alam’ begitu aktual,” sebutnya.

Perguruan tinggi, lanjut dia, tidak boleh terjebak dan tersandera sekadar menjadi menara gading, sekedar pabrik wacana, apalagi menjauhkan diri dari kebutuhan dan kepentingan kehidupan masyarakat.

Semakin dekat perguruan tinggi dengan solusi persoalan masyarakat, menurut sekretaris I,bsemakin tinggi pula tingkat peradaban suatu bangsa. ”Perguruan tinggi memiliki posisi penting dan strategis bagi langkah maju, bahkan lompatan positif peradaban suatu bangsa apalagi didukung dengan nilai positif pelestarian alam untuk kehidupan yang berkepanjangan,” katanya.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mengapresiasi peran dan kiprah Unpab. Saat ini terdapat beberapa program studi meraih akreditasi unggul. Ia juga berharap Unpab juga dapat meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) unggul.

Ia berharap capaian prestasi ini dapat juga diraih program studi lainnya dan mendorong pembukaan program studi magister dan doktor di Unpab. Kepala LLDikti Sumut yang menaungi 199 perguruan tinggi swasta di Sumut mengapresiasi jalinan kerja sama Unpab.

Dalam kesempatan ini kepala LLDikti Sumut menyerahkan apresiasi terhadap dua dosen Unpab Assoc Prof Dr Cut Nuraini MT dan Assoc Prof Dr Sri Rahayu MM yang dikukuhkan dengan jabatan akademik lektor kepala. Saat ini Unpab memiliki 350 dosen tetap dimana 100 dosen diantaranya bergelar doktor dan sekitar 20 dosen bergelar profesor madya maupun profesor penuh. (dmp)

Rebusan Daun Salam Cegah Berbagai Penyakit, Cek Khasiatnya Disini..!

SUMUTPOS.CO – Indonesia dikenal kaya dengan hasil rempah-rempahnya. Dedaunan yang sering dijadikan aroma masakan para pecinta kuliner ni, daun Salam juga digunakan untuk bahan baku obat-obatan herbal dalam dunia kesehatan. Daun beraroma yang memiliki aroma khas ini juga disebut Syzgium Polyanthum, atau bisa juga disebut bay leaf.

Daun yang memiliki bentuk fisik tidak terlalu lebar dan agak menguncup ini diketahui mengandung zat-zat nutrisi antara lain lemak, kolesterol, karbohidrat, protein, vitamin ABCD, juga Kalium, Kasium dan zat besi, Daun Salam juga memilii zat komponen aktif yang mudah menguap seperti a-pinene, ß-pinene, myrcene, limonene, linalool, metil chavicol, neral, a-terpineol, geranyl asetat, eugenol, dan chavicol.

Senyawa ini diketahui berkhasiat sebagai antiseptik, antioksidan, pencernaan, dan dianggap memiliki sifat anti-kanker. Asam laurat dalam daun salam memiliki sifat obat nyamuk. omponen dalam minyak esensial juga dapat digunakan dalam banyak obat tradisional dalam pengobatan arthritis, nyeri otot, bronkitis, dan gejala flu.

Nah, dengan berbagai kandungan yang ada di dalamnya, berikut manfaat rebusan air Daun Salam untuk Kesehatan tubuh dan menghilangkan bibit penyakit yang ada di dalam tubuh manusia.

1. Menurunkan Gula Darah, Kolesterol dan Trigliserida.

Daun salam berjasa dalam menurunkan kadar glukosa darah, kolesterol, dan trigliserida, sehingga bermanfaat untuk menyembuhkan diabetes tipe 2.

Antioksidan dalam daun salam mendukung tubuh untuk memproses insulin dengan lebih efisien, menjadikannya pilihan yang baik bagi penderita diabetes dan penderita resistensi insulin.

Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda bisa mengeringkan daunnya dan menjadikannya bubuk, kemudian mengonsumsinya secara rutin dengan menambahkan satu sendok teh menjadi dua ke dalam 200 mililiter (ml) air.

2 Penghilang Rasa Sakit
Minyak atsiri daun salam bernama Eugenol dan Methyl chavicol efektif membunuh bakteri dan jamur. Juga sangat baik untuk mengobati peradangan dan nyeri umum seperti keseleo, artritis dan rematik.Memijat tubuh dengan minyak daun salam juga diketahui dapat membantu meredakan migrain dan sakit kepala. Ini juga bisa meningkatkan sirkulasi darah dan memberi rasa nyaman.

3. Sebagai Obat Penyakit Asam Urat dan Kencing Manis
Rasa sakit yang sering timbul akibat asam urat memang sangat mengganggu kenyamanan saat beraktivitas. Kondisi semacam ini harus segera diatasi dengan cepat.

Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan meminum air rebusan daun salam dan sereh. Dengan meminum air rebusan tersebut berkhaisiat untuk memperbanyak urine sehingga dapat menurunkan kadar asam urat. Selain itu dapat pula sebagai peluruh kencing dan dapat mengurangi rasa sakit.

4. Menurunkan Darah Tinggi
Darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit berbahaya yang disebabkan oleh pola makan, kegiatan dan juga keadaan emosi. Meminum air rebusan daun salam dan sereh secara rutin kali sehari dapat efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Minum ramuan ini saat pagi hari, kemudian ampasnya dapat digunakan kembali saat sore harinya.

5. Baik Untuk Hati Air Rebusan Rempah
Mengonsumsi atau memaksimalkan manfaat rebusan daun salam secara teratur adalah baik untuk jantung. Ini karena air rebusan daun salam mengandung kombinasi potasium, antioksidan, dan zat besi yang kuat.

Sifat antioksidannya membantu meringankan peradangan dengan melindungi tubuh dari radikal bebas dan telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Adapun zat besi, penting untuk kesehatan jantung karena melindungi dari penyakit jantung dan stroke.

Tentu saja penting untuk dicatat bahwa menggunakan manfaat rebusan daun salam ke rutinitas kesehatan, tidak cukup efektif untuk melawan kebiasaan makanan dan gaya hidup yang membahayakan kesehatan jantung.

6. Membantu Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Manfaat rebusan daun salam rupanya juga akan mendapatkan sedikit efek positif vitamin C dan Vitamin A. Rebusan daun salam lainnya ternyata baik untuk meningkatkan sistem kelebalan tubuh.

7. Bersifat Antibakteri
Manfaat rebusan daun salam lainnya yaitu memiliki khasiat antibakteri yang dapat membantu mencegah penyakit.

Setelah Anda mengetahui segala manfaat rebusan Daun Salam. Perlu Anda ketahui bagaimana cara meramu yang baik rebusan daun salam sebelum disajikan, berikut caranya:

1. Siapkan 3-5 lembar daun Salam.
2. Cuci dengan menggunakan air mengalir
3. Rebus daun salam hingga tersisa satu gelas air saja
4. Minum air rebusan daun salam saat masih hangat.(bbs/han)

Sowan ke Sultan HB X, PGN Pastikan Kelancaran Pembangunan Jargas di DIY

SILATURAHIM: Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko berbincang dengan Sultan HB X terkait pengerjaan Jargas di Jogyakarta.

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina sowan ke Gubernur D.I. Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam rangka pengembangan jargas di Kota Yogyakarta. PGN sudah membangun jargas di wilayah Kabupaten Sleman dengan investasi mandiri dan akan memperluas pembangunannya di Kota Yogyakarta.

Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko menyatakan bahwa pertemuan PGN dengan Sultan HB X dilaksanakan untuk memastikan pembangunan jargas di DIY berjalan lancar agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. PGN juga memastikan bahwa pembangunan jargas dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan kelestarian lingkungan sesuai dengan pesan dari Sultan HB X.

“Saat ini kami sudah memiliki roadmap pembangunan jargas di DIY. Selanjutnya kami akan berkoordinasi secara intens dengan Pemerintah Daerah DIY. Kami ingin membangun jargas di DIY dengan tujuan baik, namun tidak merusak keindahan dan nilai heritage Yogyakarta,” Arief usai pertemuannya dengan Sultan HB X pada Senin (15/7), didampingi oleh Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini.

PGN ingin menyalurkan manfaat dari penggunaan energi gas bumi bagi masyarakat DIY. Gas disalurkan melalui pipa sehingga lebih praktis, aman dan hemat tempat. Selain itu, pengguna juga tidak perlu khawatir kehabisan gas karena gas bumi tersedia 24 jam.

“Tidak hanya untuk rumah tangga, jargas yang akan dikembangkan DIY nantinya juga diperuntukkan untuk usaha skala kecil dan skala besar. Dengan pembangunan dan penggunaan jargas yang nyata di DIY nantinya, diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan gas tabung bersubsidi dan menghemat APBN terkait energi impor,” jelas Arief.

Seiring dengan proses pembangunan jargas, PGN terus melakukan sosialisasi mengenai jargas kepada masyarakat. Informasi lebih lanjut mengenai jargas maupun pendaftaran menggunakan jargas dapat juga melalui Kantor Perwakilan Sales Jargas di Yogyakarta atau mendaftar secara online di http://pgn.id/daftar-gaskita.

“Kami akan menjalankan dengan baik pesan Sultan, khususnya terkait dengan sebagian kondisi tanah yang akan dilakukan jaringan gas adalah tanah lava dan memperhatikan kelestarian lingkungan dalam pembangunan jargas. Di samping itu, jargas sendiri pun lebih ramah lingkungan dibandingkan energi fosil lainnya. Komponen terbesarnya adalah metana yang lebih bersih, sehingga rendah emisi karbon,” tutup Arief. (rel/ram)

SILATURAHIM: Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko berbincang dengan Sultan HB X terkait pengerjaan Jargas di Jogyakarta.

Bank Muamalat dan Muhammadiyah Serang Jalin Kerja Sama, Fasilitasi Pembukaan Rekening Secara Serentak

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memfasilitasi pembukaan rekening secara serentak untuk amal usaha, organisasi otonom dan ratusan warga Muhammadiyah di Kota Serang, Banten.

SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, pihaknya menyambut baik inisiatif dari Muhammadiyah kota Serang dan siap untuk memberikan pelayanan keuangan terbaik. Bagi Bank Muamalat, Persyarikatan Muhammadiyah beserta seluruh ekosistemnya merupakan mitra strategis baik dari sisi pendanaan maupun pembiayaan.

“Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Persyarikatan Muhammadiyah, termasuk sebagai nasabah sejak lama. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan solusi keuangan terbaik bagi Muhammadiyah beserta seluruh ekosistemnya,” ujarnya.

Dedy menjelaskan, pada kesempatan tersebut sebanyak 23 amal usaha dan organisasi otonom Muhammadiyah kota Serang membuka rekening di kantor cabang Bank Muamalat Serang, yang juga diikuti oleh pegawai dan warga anggota Muhammadiyah.

Sebelumnya, Bank Muamalat dan Muhammadiyah Serang telah menandatangani nota kesepahaman tentang pemanfaatan produk perbankan syariah. Oleh karena itu, pembukaan rekening secara serentak ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama tersebut.

Selain pembukaan rekening, ke depannya Bank Muamalat akan membuka kesempatan bagi amal usaha dan organisasi otonom Muhammadiyah kota Serang untuk mendapatkan fasilitas perbankan. Di antaranya adalah pengelolaan pembayaran gaji pegawai (payroll), pembiayaan modal usaha, dan pembiayaan multiguna serta KPR untuk pegawai dan warga Muhammadiyah.

Di samping itu, kedua belah pihak juga akan berkolaborasi dalam lingkup pendidikan, kesehatan, sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut akan melibatkan amal usaha Muhammadiyah yang ada di Serang seperti sekolah, klinik, koperasi dan pondok pesantren. (rel/ram)

Tambang Emas Martabe Tanam Ribuan Pohon dan Perluas Fasilitas Pembibitan Tanaman

TANAMAN: Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources, memperluas fasilitas pembibitan tanaman (Nursery) menjadi 6.000 meter persegi, salah satunya untuk mendukung kegiatan reklamasi pascatambang. (Dok: PTAR).

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, menunjukkan komitmen melalui langkah nyata penanaman 3.310 bibit pohon sepanjang Juni 2024 dan memperluas area fasilitas pembibitan tanaman (Nursery) menjadi 6.000 meter persegi, dua kali lipat dari luas sebelumnya.

General Manager Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, mengatakan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, yakni “Restorasi Lahan, Penggurunan, dan Ketahanan terhadap Kekeringan” merupakan seruan bertindak untuk kita bersama-sama menghadapi salah satu tantangan besar lingkungan saat ini, yaitu mempercepat restorasi lahan yang terdegradasi. Hal ini sejalan dengan program yang diimplementasikan Perusahaan.

“Kami sangat bersemangat merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan aksi nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Inisiatif-inisiatif kami dalam melestarikan alam tidak hanya sebagai tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang dalam masa depan yang berkelanjutan,” tutur Rahmat.

Wilayah kerja PT Agincourt Resources (PTAR) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, tentu telah menjadi bagian komitmen Perusahaan dalam merehabilitasi lahan pascatambang dengan cara melakukan penanaman dan pembibitan tanaman.

Di bidang penanaman, pada Juni 2024 PTAR menanam 1.640 bibit pohon di area reklamasi dan 1.670 bibit pohon di hutan asli. Sepanjang semester I/2024 jumlah bibit yang ditanam di area reklamasi sebanyak 4.567 bibit pohon dan di hutan asli 8.860 bibit pohon. Sementara, total area reklamasi hingga Juni tahun ini mencapai 64,52 hektar.

“Kegiatan reklamasi ini sejalan dengan kewajiban pemegang izin usaha pertambangan (IUP) dalam memenuhi aspek pengelolaan lingkungan pertambangan, reklamasi, serta pascatambang dan pascaoperasi seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 26 Tahun 2018,” ujar Rahmat.

Di bidang pembibitan tanaman, PTAR telah memperluas Nursery menjadi 6.000 meter persegi, dua kali lipat dari luas awal.

Manager Environmental Agincourt Resources, Mahmud Subagya, mengatakan perluasan Nursery diharapkan dapat mendukung kegiatan riset serta inovasi dalam pengelolaan lingkungan dan keanekaragaman hayati di sekitar Tambang Emas Martabe.

“Selain untuk meningkatkan produksi bibit, kami memperluas Nursery untuk mendukung kegiatan reklamasi pascatambang dan menunjang program keanekaragaman hayati,” katanya.

Perluasan Nursery juga mencakup pembangunan laboratorium mikoriza yang dapat digunakan untuk menganalisis jumlah dan spesies spora dan individu mikoriza dari area reklamasi dan hutan asli.

“Hasil penelitian tersebut akan digunakan untuk mengidentifikasi rekomendasi yang tepat dalam mendukung proses reklamasi lahan secara optimal. Ditambah lagi, replikasi program dapat menghasilkan pupuk hayati mikoriza yang dapat digunakan di area operasional Martabe dan masyarakat sekitar,” kata Mahmud.

Saban tahun, Nursery memproduksi sekitar 48.000 bibit tanaman lokal. Jenisnya antara lain Torop (Artocarpus elasticus), Simarbaliding (Ixonanthes reticulata), Medang (Litsea elliptica), Pulai (Alstonia scholaris), Kapur Barus (Dryobalanopssp), dan Kruing (Dipterocarpus sp).

Sejumlah metode pembibitan diterapkan di Nursery. Salah satunya, seed ball yang merupakan bulatan kecil berdiameter 20-30 centimeter berisi tanah pucuk, pupuk kompos, dan biji-biji tanaman. Benih tanaman tersebut nantinya dilempar ke area hutan alam atau area reklamasi, khususnya untuk keperluan pengayaan tanaman lokal maupun restorasi ekosistem. Selain dilempar langsung, seed ball bisa dijatuhkan menggunakan bantuan helikopter (aeroseedling).

Metode lain yang diterapkan di Nursery PTAR antara lain pengembangan teknologi kultur jaringan, penanaman pillow ball, dan penanaman hydroseeding.

Jelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni, PTAR melakukan aksi tanam 60.000 bibit mangrove dan menebar 50.000 bibit kerang dan kepiting di lahan seluas 19 hektar di Kelurahan Kalangan dan Desa Sitio-tio Hilir, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah. Dengan aksi penanaman mangrove kedua kalinya ini, jumlah bibit mangrove yang telah ditanam PTAR sejak 2023 sebanyak 90.000 bibit di area seluas 29 hektar.

Di ranah edukasi dan sosialisasi, PTAR menyelenggarakan seminar bertema “Strategi Restorasi Lahan dalam Mendukung Mitigasi Perubahan Iklim dan Konservasi Ekosistem Hutan Hujan Tropis”. Seminar yang dihadiri sekitar 150 orang secara daring dan luring ini menghadirkan dua pemateri, yakni Guru Besar dan Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Sumatra Utara, Prof. Dr. Delvian serta Team Leader Panduan Penilaian Non-Carbon Benefits Implementasi REDD+, Dr. Phil. Iding A. Haidir.

Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ditutup dengan Lomba Desa Ramah Lingkungan se-Kecamatan Batang Toru dan Muara Batang Toru dengan total hadiah senilai Rp67,5 juta.

Desa Garoga meraih juara I, disusul Desa Hapesong Baru yang menduduki juara II dan Desa Pardamean yang merebut juara III. Adapun, juara Harapan 1 dimenangkan Kelurahan Aek Pining, juara Harapan 2 Desa Wek III, dan juara Harapan 3 Desa Hutabaru Siagian.

Kepala Desa Garoga, Risman Rambe, mengatakan kemenangan desanya merupakan bukti atas keberhasilan warga desa dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan menciptakan lingkungan yang sehat dan lestari.

“Hadiah lomba senilai Rp20 juta akan kami gunakan untuk menambah kas desa guna membeli 1 unit ambulans desa yang akan sangat bermanfaat bagi warga,” ucapnya. (rel)

Melalui Dongeng, PLN Edukasi Potensi Bahaya Listrik Sejak Dini

Puluhan anak-anak TK Swasta Yayasan Wanita Kereta Api (YWKA) Medan mengikuti edukasi potensi bahaya listrik sejak dini melalui dongeng (15/7).

MEDAN– Salah satu bentuk nyata kepedulian PLN terhadap tumbuh kembang anak, melalui PLN UP3 Medan Utara memberikan edukasi terkait manfaat serta bahaya listrik kepada anak-anak balita di TK Swasta Yayasan Wanita Kereta Api (YWKA) Medan melalui media pembelajaran dongeng dengan boneka dan peraga gambar (15/7/2024).

Edukasi manfaat dan bahaya listrik melalui dongeng menjadi pilihan yang efektif, karena anak-anak diajak untuk memahami kehidupan sehari-hari dengan lebih ceria dan menarik melalui penggambaran tokoh-tokoh dalam ceritanya. Pada kesempatan kali ini, anak-anak TK YWKA diajak untuk mengenal alat-alat listrik yang dapat membahayakan diri mereka serta diajak untuk lebih berhati-hati saat bermain di sekitar jaringan listrik.

“Melihat potensi anak di Indonesia ini sangat besar dan melimpah, untuk itu kami ingin berpartisipasi mendukung perkembangan pengetahuan dasar. Kegiatan ini juga membuka ruang gerak kepada pegawai dalam melakukan kegiatan di luar pekerjaan rutinnya tetapi tetap menebarkan kebahagiaan,” ujar Edy Saputra, Manajer PLN UP3 Medan Utara.

Sri Handayani Rahayu, selaku Kepala Sekolah TK Swasta YWKA Medan, mengungkapkan kebahagiaannya melalui kunjungan PLN ke sekolah untuk memberikan ilmu baru dengan cara yang sangat menarik bagi anak-anak.

“Kami senang sekali kedatangan bapak ibu dari PLN, anak-anak antusias dengan kegiatan bermain dan belajar yang diinisiasi oleh PLN, bahkan anak-anak bisa dapat pengetahuan baru tentang listrik. Semoga kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan,” ujar Sri.

Beny Herman Sulistyo, selaku pegawai yang terjun langsung sebagai pendongeng, juga menilai bahwa mengedukasi anak-anak sejak dini punya tantangan tersendiri, tetapi melalui dongeng anak-anak jadi lebih mudah mengenal hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di dekat instalasi kelistrikan.

“Kami gunakan pendekatan melalui dongeng sehingga daya imajinasi anak-anak terasah dan menumbuhkan rasa empati terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Beny.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, juga memberikan pernyataan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, menegaskan komitmen PLN dalam edukasi dini tentang bahaya listrik.

“Pada peringatan Hari Anak Nasional ini, kami di PLN sangat berkomitmen untuk memberikan edukasi dini kepada anak-anak tentang bahaya listrik. Dengan mengedukasi mereka sejak dini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran akan keselamatan dan pemahaman yang baik tentang listrik. Ini adalah langkah kecil yang dapat berdampak besar di masa depan. Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya,” ujar Saleh Siswanto.

Dengan pendekatan yang kreatif dan edukatif, PLN berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam tumbuh kembang anak-anak Indonesia, menciptakan generasi yang sadar dan peduli terhadap keselamatan serta lingkungan sekitarnya. (ila)