Home Blog Page 71

Hadapi Lomba IVA Test Tingkat Provinsi Sumut, TP PKK Asahan Matangkan Persiapan

PERSIAPAN: TP PKK Asahan matangkan persiapan hadapi lomba IVA Test Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Selasa (24/4).
PERSIAPAN: TP PKK Asahan matangkan persiapan hadapi lomba IVA Test Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Selasa (24/4).

KISARAN – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Asahan menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi lomba IVA Test tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di Kecamatan Airjoman, Selasa (21/4) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yakni Aula Kantor Camat Airjoman dan UPTD Puskesmas Binjai Serbangan, sebagai bagian dari upaya pemantapan kesiapan menjelang penilaian tingkat provinsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Staf Ahli TP PKK, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Airjoman, Kepala UPTD Puskesmas Binjai Serbangan, Forkopimcam Air Joman, Ketua TP PKK Kecamatan Airjoman, serta tamu undangan lainnya.

Camat Airjoman, Erwin Syahputra Hasibuan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta rombongan. Menurutnya, kehadiran tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran di tingkat kecamatan dalam menghadapi lomba IVA Test.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu Ketua beserta rombongan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk mengikuti lomba IVA Test tingkat Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan IVA Test. Bahkan, pihak kecamatan siap berupaya maksimal untuk meraih prestasi terbaik hingga ke tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny Yusnila Indriati Taufik, menegaskan kesiapan daerah dalam mengikuti lomba IVA Test tingkat Provinsi Sumatera Utara. Ia meminta seluruh pihak terkait agar benar-benar serius dan maksimal dalam melakukan persiapan.

“Kami berharap kepada dinas terkait, Camat Airjoman, dan Kepala UPTD Puskesmas Binjai Serbangan agar benar-benar serius dalam menghadapi lomba ini, sehingga target meraih juara dapat tercapai,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa IVA Test bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya perempuan.

Menurutnya, pemeriksaan IVA Test sangat penting karena dapat mendeteksi secara dini kanker serviks.

Lebih lanjut, Ny Yusnila mengajak seluruh kader TP PKK, mulai dari tingkat desa dan kelurahan hingga kabupaten, untuk aktif menyukseskan program IVA Test dengan mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan di puskesmas.

“Melalui kegiatan ini, mari kita bersama-sama menyukseskan program IVA Test dengan mendatangi fasilitas kesehatan yang tersedia,” ajaknya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Air Joman yang telah dipercaya mewakili Kabupaten Asahan dalam lomba IVA Test tingkat Provinsi Sumatera Utara, serta berharap mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan IVA Test di UPTD Puskesmas Binjai Serbangan, dilanjutkan dengan kegiatan pembinaan di Aula Kantor Camat Airjoman.

Acara juga diisi dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars PKK, Dasawisma, pembacaan doa, sambutan Camat Airjoman, serta pidato Ketua TP PKK Kabupaten Asahan. Kegiatan turut dirangkai dengan pemberian bantuan oleh OPD kepada Kecamatan Airjoman.

Kegiatan pembinaan ini berakhir pada pukul 12.00 WIB dan berlangsung dengan tertib, lancar, serta penuh antusiasme dari seluruh peserta. (dat/azw)

Kemarau Panjang, Bupati Karo Rakor dengan Kementan RI

RAKOR: Bupati Karo mengikuti Rakor dengan Kementan.
RAKOR: Bupati Karo mengikuti Rakor dengan Kementan.

KARO – Bupati Karo Antonius Ginting, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait mitigasi kekeringan lahan pertanian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (20/4).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas prediksi kekeringan ekstrem tahun 2026 oleh BMKG, serta arahan Menteri Pertanian dalam rangka mendukung upaya swasembada pangan berkelanjutan.

Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, serta para kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karo hadir bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Michael Purba menyampaikan usulan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam menghadapi potensi kekeringan, khususnya pada sektor pertanian di Kabupaten Karo.

Rakornas ini juga menjadi forum koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan rencana usulan kegiatan yang telah diverifikasi, termasuk program pengelolaan irigasi, penyediaan sumber air, serta penguatan infrastruktur pertanian guna meminimalisir dampak kekeringan.

Dalam keterangannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo sudah mengambil langkah konkret dalam persiapan menghadapi ancaman kekeringan.

“Kami di Kabupaten Karo terus memperkuat langkah antisipatif dengan terus melakukan koordinasi dengan BMKG wilayah Sumut dan memberikan penyuluhan berupa langkah strategis dan upaya nyata menghadapi potensi kemarau, baik secara langsung maupun melalui media sosial kepada kelompok tani/petani,” ungkapnya.

Selain itu memang dibutuhkan optimalisasi sistem irigasi, konservasi dan pemanfaatan sumber air alternatif, serta pendampingan kepada para petani agar tetap produktif di tengah potensi kekeringan. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karo juga menemui dan berkoordinasi langsung dengan beberapa direktur Jenderal di lingkup Kementerian Pertanian, diantaranya Plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Direktur Penyediaan Lahan, dan Direktur Serealia guna menindaklanjuti usulan proposal pembangunan pertanian di Kabupaten Karo yg sdh pernah disampaikan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karo menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim yang berdampak pada sektor pertanian. (deo/ila)

Bupati Dairi Tepung Tawar 17 Calon Haji, Doakan Perjalanan Lancar dan Mabrur

TEPUNG TAWAR: Bupati Dairi Vickner Sinaga dan Wabup Wahyu Daniel Sagala tepung tawar 17 calon Haji asal Kabupaten Dairi, Senin (20/4).(istimewa).
TEPUNG TAWAR: Bupati Dairi Vickner Sinaga dan Wabup Wahyu Daniel Sagala tepung tawar 17 calon Haji asal Kabupaten Dairi, Senin (20/4).(istimewa).

DAIRI Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti prosesi tepung tawar bagi 17 jamaah calon haji asal Kabupaten Dairi tahun 2026. Tradisi penuh makna tersebut dipimpin langsung oleh Vickner Sinaga didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Senin (20/4).

Dalam sambutannya, Vickner menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa kepada seluruh jamaah yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia menegaskan bahwa kesempatan berhaji merupakan anugerah besar yang tidak semua orang bisa dapatkan.

“Bapak dan ibu adalah orang-orang pilihan yang beruntung. Banyak yang masih menunggu antrean panjang untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Kami mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.

Prosesi tepung tawar sendiri merupakan tradisi adat yang sarat makna, sebagai bentuk doa dan harapan agar para jamaah mendapatkan keselamatan selama perjalanan serta keberkahan dalam menjalankan ibadah.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Dairi Muhammad Sanif, menjelaskan bahwa seluruh jamaah calon haji asal Dairi tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 Gelombang I.

Ia merinci, total jamaah dalam kloter tersebut berjumlah 360 orang, terdiri dari gabungan beberapa daerah, yakni Kabupaten Batubara, Kota Tebingtinggi, Kabupaten Langkat, Kabupaten Karo, Kota Medan, serta petugas haji.

“Jamaah dari Dairi sebanyak 17 orang akan bergabung bersama jemaah dari daerah lain. Mereka dijadwalkan masuk asrama haji pada 24 April dan berangkat ke Madinah pada 25 April 2026 dengan penerbangan GIA 3106,” jelasnya.

Diperkirakan, rombongan akan tiba di Madinah pada hari yang sama pada sore waktu setempat. Seluruh persiapan, baik administrasi maupun kesehatan, disebut telah dilakukan untuk memastikan jemaah siap menjalani ibadah.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Rita Puspita Situmorang, yang juga memberikan doa dan dukungan kepada para calon haji. (rud/ila)

Periode Januari-April 2026: Pemko Binjai Salurkan Bansos kepada 33.854 Warga

APEL: Sekda Binjai, Chairin Simanjuntak saat memimpin apel gabungan di balai kota. (Diskominfo Binjai/Sumut Pos)
APEL: Sekda Binjai, Chairin Simanjuntak saat memimpin apel gabungan di balai kota. (Diskominfo Binjai/Sumut Pos)

BINJAI- Pemerintah Kota Binjai telah menyalurkan sebanyak 677,7 ton beras dan 135.540 liter minyak makan kepada 33.854 masyarakat penerima manfaat di 37 kelurahan. Hal tersebut terungkap dalam apel gabungan dengan Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin Simanjuntak bertindak sebagai pembina, Senin (20/4/2026).

Apel tersebut diikuti jajaran pimpinan OPD hingga camat maupun lurah dan Kecamatan Binjai Kota sebagai pelaksana. Chairin menyampaikan capaian penting yang telah dilakukan Pemko Binjai, khususnya bidang bantuan sosial.

Capaian ratusan ton beras dan seratusan ribu liter minyak makan yang telah disalurkan kepada puluhan ribu penerima manfaat, kata dia, adalah bukti nyata Pemko Binjai hadir. “Ini bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat,” kata Chairin.

Mantan Kadishub Binjai ini juga mengapresiasi seluruh jajaran yang telah bekerja keras memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan akuntabel. Selain itu, Chairin juga menekankan pentingnya penataan lingkungan melalui program Sapu Bersih Lingkungan (Saberlink).

Dia meminta adanya sinergi antara Kecamatan Binjai Kota dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk fokus pada pembersihan sampah liar serta penataan vegetasi yang mengganggu akses publik.

Dari aspek keamanan, dia memberi instruksi penguatan kolaborasi antara Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Seperti pencurian, tawuran, kenakalan remaja, hingga aktivitas geng motor. Pengawasan terhadap aktivitas anak di luar rumah pada malam hari juga menjadi perhatian khusus. Tak lupa, dia menyoroti pentingnya etika birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya yang berada di tingkat kecamatan dan kelurahan, diminta untuk meninggalkan pola pelayanan yang lambat dan berbelit-belit,” tegasnya.

Menurutnya, ASN harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif, serta berani berinovasi dengan memanfaatkan teknologi demi kemudahan masyarakat. Karenanya, dia mengajak seluruh jajaran Pemko Binjai untuk menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian terbaik. (ted/ila)

PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Sampaikan Klarifikasi Terkait Penertiban Fasilitas Ibadah di Padang Halaban : Proses Telah Melalui Koordinasi dan Musyawarah

Manajemen PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban, melalui email yang diterima redaksi memberi tanggapan sekaligus menyampaikan hak jawab sehubungan dengan pemberitaan berjudul “Pembongkaran Masjid Ar-Rahman Picu Kekecewaan Warga Padang Halaban” yang tayang di sumutpos.jawapos.com edisi 20 April 2026 (https://sumutpos.jawapos.com/sumatera-utara/2604200023/pembongkaran-masjid-ar-rahman-picu-kekecewaan-warga-padang-halaban), serta “KTPHS Sesalkan Pembongkaran Masjid di Labura” yang tayang di SumutPos.co pada 21 April 2026 (https://sumutpos.co/daerah/21/04/2026/ktphs-sesalkan-pembongkaran-masjid-di-labura/), yang di dalamnya turut menyebut PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban, manajemen PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban.
Head of Corporate Communications Sinar Mas Agribusiness and Food Ananta Wisesa, menyampaikan, dalam proses penertiban fasilitas ibadah yang berlangsung di Padang Halaban, kegiatan tersebut tidak dilakukan secara mendadak, melainkan telah melalui koordinasi dan musyawarah dengan pemangku kepentingan setempat. Sejak Januari 2026, musyawarah dilaksanakan dengan melibatkan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, perwakilan MUI Kecamatan Aek Kuo, serta tokoh masyarakat. Dalam diskusi tersebut, disampaikan sejumlah opsi, termasuk terkait kemungkinan pemindahan lokasi masjid. Dengan mempertimbangkan bahwa di setiap desa telah memiliki masjid, maka dalam forum musyawarah disepakati bahwa dukungan perusahaan diberikan dalam bentuk bantuan untuk perbaikan fasilitas masjid di desa-desa sekitar.
‘’Sebagai tindak lanjut, pada 16 April 2026 lalu kami telah menyalurkan bantuan kepada tujuh desa di Kecamatan Aek Kuo. Penyaluran ini dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh unsur pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, Danramil setempat, perangkat desa, perwakilan MUI, serta tokoh agama dan masyarakat. Seluruh proses tersebut dilakukan dengan mengedepankan musyawarah dan keterlibatan pemangku kepentingan setempat. Kami menyampaikan klarifikasi ini untuk melengkapi informasi kepada publik, dan berharap dapat menjadi bagian dari pemberitaan yang telah diterbitkan, sejalan dengan prinsip keberimbangan dan akurasi dalam Kode Etik Jurnalistik,’’ujar Ananta Wisesa. (red)

Perkuat Sinergi, ICMI Muda Nasional dan Rektor UIN Jakarta Gagas Gerakan Kampus Bersinar se-Indonesia

JAKARTA, SumutPos.co– Majelis Pimpinan Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Muda melakukan kunjungan resmi ke Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta hari ini, Selasa (21/4/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut mempertemukan jajaran pimpinan ICMI Muda Nasional yang dipimpin Dr. H. Tumpal Panggabean. MA (Ketua Presidium) dengan Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D guna membahas kolaborasi strategis di bidang kepemudaan dan kemahasiswaan.

Selain sebagai ajang silaturahim untuk mempererat ukhuwah antara cendekiawan muda dan institusi pendidikan, pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ICMI Muda. Dalam kesempatan tersebut, ICMI Muda menyampaikan visi besar mereka untuk menjadikan kampus sebagai benteng pertahanan dari ancaman bahaya narkotika melalui sebuah inisiatif nasional.

Grand Launching Kampus Bebas Narkoba
Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan dalam Rakernas mendatang adalah Grand Launching Kampus Bersih Narkoba. Program ini (Kampus Bersinar) tidak hanya sekadar seremonial, melainkan sebuah aksi nyata yang akan diimplementasikan secara masif di lingkungan akademik. Papar Ketua Panitia Rakernas Iqbal Panantuan didampingi Sekretaris Panitia Ilham Musharawan.

Poin-poin penting dalam kerja sama ini meliputi pembentukan tim khusus. Pembentukan tim unit kegiatan mahasiswa atau gugus tugas yang fokus pada pencegahan dan penanganan narkoba di setiap Kampus UIN se-Indonesia.

Sinergi Lintas Kampus: Membangun jaringan komunikasi antar-kampus UIN untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan zat terlarang.

Edukasi Berkelanjutan: Mengintegrasikan nilai-nilai cendekiawan muda dalam mengedukasi mahasiswa mengenai risiko narkoba terhadap masa depan bangsa.

“Kami percaya bahwa transformasi bangsa dimulai dari kampus. Melalui sinergi dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ICMI Muda ingin memastikan bahwa mencetak intelektual saja tidak cukup; kita harus memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba,” ujar perwakilan ICMI Muda Nasional.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program yang akan diluncurkan pada Rakernas ICMI Muda mendatang.
Dalam pertemuan itu juga Warek III , Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D. menyampaikan kerjasama ini diharapkan menjadi katalisator bagi perguruan tinggi lain di Indonesia untuk lebih proaktif dalam gerakan anti-narkoba. (adz)

17.627 Peserta Ikuti UTBK-SNBT 2026 di Unimed, Prodi PGSD Paling Diminati

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, S.T., M.Pd. (sebelah kiri), saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama UTBK SNBT 2026, Selasa (21/04/2026). Foto: Humas Unimed for Sumut Pos
Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, S.T., M.Pd. (sebelah kiri), saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama UTBK SNBT 2026, Selasa (21/04/2026). Foto: Humas Unimed for Sumut Pos

MEDAN, sumutpos.jawapos.com– Universitas Negeri Medan (Unimed) resmi memulai pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026, Selasa (21/4). Sebanyak 17.627 peserta dijadwalkan mengikuti ujian di Pusat UTBK Unimed yang tersebar di 14 lokasi berbeda.

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, S.T., M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian akan berlangsung selama 10 hari, yakni mulai 21 April hingga 30 April 2026.

“Pelaksanaan di Unimed terbagi dalam dua sesi setiap harinya. Sesi pagi dimulai pukul 06.45 WIB dan sesi siang pukul 13.00 WIB. Khusus hari Jumat, sesi siang disesuaikan mulai pukul 14.00 WIB,” ujar Prof. Baharuddin di sela peninjauannya.

Untuk menampung belasan ribu peserta, Unimed bekerja sama dengan sejumlah instansi mitra. Dari 14 lokasi ujian, 10 titik berada di lingkungan internal Unimed, sementara empat lokasi lainnya menggandeng Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Medan Area (UMA), SMAN 7 Medan, dan SMKN 1 Percut Sei Tuan.

Kelancaran operasional didukung oleh 1.164 personel yang terdiri dari pengawas, admin server, hingga teknisi. Tenaga pengawas melibatkan kolaborasi lintas institusi antara dosen dan tenaga kependidikan Unimed serta guru dari sekolah mitra.

Tahun ini, antusiasme calon mahasiswa menuju Unimed tetap tinggi. Tercatat sebanyak 20.667 peminat unik memilih minimal satu program studi di Unimed, dengan total keseluruhan pendaftar mencapai 25.898 orang.

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tercatat sebagai prodi paling diminati dengan 1.081 peminat untuk kuota 288 kursi. Diikuti oleh Manajemen dan Gizi di posisi tiga besar. Menariknya, prodi Kedokteran menunjukkan persaingan paling sengit dengan hanya menyediakan 23 kursi bagi 361 pelamar.

Unimed mengalokasikan kuota sebesar 50 persen dari total daya tampung mahasiswa baru 2026 melalui jalur SNBT. Sebanyak 6.264 calon mahasiswa akan diterima dan tersebar di 59 Program Studi jenjang S1, D-IV, dan D-III.

Para peserta diharapkan menjaga kondisi kesehatan selama rangkaian ujian berlangsung. Adapun hasil seleksi UTBK-SNBT 2026 dijadwalkan akan diumumkan secara daring pada 25 Mei 2026, pukul 15.00 WIB. (adz)

Wacana Larangan Vape di Ruang Publik, Pengamat: Perlu Dikaji Mendalam

Wacana Larangan Vape di Ruang Publik
Wacana Larangan Vape di Ruang Publik

Rencana penerapan peraturan daerah terkait larangan penggunaan vape di ruang publik menuai perhatian dari berbagai pihak. Pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menilai kebijakan tersebut perlu dikaji secara mendalam agar tidak menimbulkan dampak negatif, khususnya bagi pelaku usaha di sektor tersebut.

Menurut Gunawan, pemerintah daerah (Pemda) sebaiknya tidak terburu-buru dalam menetapkan kebijakan pelarangan, melainkan terlebih dahulu melibatkan para pelaku usaha dalam proses penyusunannya. Hal ini penting agar regulasi yang dihasilkan tetap adil dan mempertimbangkan berbagai kepentingan.

“Tentunya kita mendukung upaya pemberantasan peredaran narkotika di tengah masyarakat. Namun, regulasi dan pengawasan harus diperkuat, termasuk sistem perizinannya,” ujarnya kepada Sumut Pos di Medan, Senin (20/4/2026).

Gunawan menekankan pentingnya kajian dari hulu ke hilir terhadap industri vape. Kajian tersebut, kata dia, harus mencakup berbagai aspek, mulai dari kesehatan, ekonomi, hingga dampak sosial di masyarakat.

“Pendekatan menyeluruh sangat diperlukan. Dari aspek kesehatan, ekonomi, hingga sosial harus dianalisis secara mendalam sebelum kebijakan diambil,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa pelarangan vape secara langsung berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, terutama bagi pelaku usaha yang sudah lama bergerak dalam rantai pasok industri tersebut. Oleh karena itu, Pemda perlu menghitung secara rinci potensi dampak ekonomi yang akan muncul.

“Saya melihat pelarangan ini hampir pasti berdampak pada pelaku usaha. Maka perlu dihitung sejauh mana kerugian ekonomi yang ditimbulkan,” ungkapnya.

Selain itu, Gunawan juga menyoroti kemungkinan adanya persepsi diskriminatif dalam kebijakan tersebut. Ia mempertanyakan apakah pelarangan vape justru akan menguntungkan industri rokok konvensional, atau sebaliknya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Perlu dilihat apakah kebijakan ini akan terkesan diskriminatif atau justru memberikan manfaat yang lebih besar, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kemaslahatan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, hasil kajian yang komprehensif nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan apakah pelarangan vape memang perlu dilakukan secara penuh atau cukup dengan pembatasan tertentu.

Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan diharapkan mampu meminimalisir potensi konflik, baik di kalangan pelaku usaha maupun masyarakat umum.

“Dari kajian itu akan terlihat bentuk kebijakan seperti apa yang paling tepat, sehingga tidak menimbulkan pertentangan dan tetap memberikan manfaat luas,” pungkasnya. (dwi/ila)