Home Blog Page 722

Studi Kaukus Keswa: Pemilu 2024 Tingkatkan Risiko Kecemasan dan Depresi

Tim peneliti Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa memaparkan hasil studi terkait Kesehatan Jiwa dan Pemilu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Setelah usai penyelenggaraan Pemilu 2024, diketahui prevalensi Kecemasan (anxiety) sedang-berat sebesar 16% dan Depresi (depression) sebesar 17,1%. Hal ini diperoleh dari studi observasional terkait Kesehatan Jiwa dan Pemilu yang dilakukan oleh Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa. Menurut Ketua Tim Peneliti dan Inisiator Kaukus, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, temuan prevalensi kecemasan dan depresi ini lebih tinggi dibanding data hasil Riskesdas 2018 dan Direktorat Keswa Kemenkes 2022.

Menurut Ray, data sebelum pemilu menunjukkan angka Depresi sedang-berat 6% dan gangguan emosi termasuk ansietas sedang dan berat 9,8%. Jadi terlihat memang meningkat bila dibandingkan temuan kami yang dilakukan tepat sesaat setelah hari pencoblosan, yaitu antara 14 hingga 16 Februari 2024. Dan terlihat bahwa risiko nya pun semua terkait dengan persepsi kesehatan jiwa yang berhubungan dengan proses partisipasi Pemilu,” ungkap Ray yang merupakan Ketua Health Collaborative Center (HCC) ini.

Dalam pemaparan hasil studi itu, tim peneliti dan inisiator Kaukus yang terdiri dari Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek, Prof. Dr. Tjhin Wiguna, dan Kristin Samah ini menjelaskan secaara metodologis sruvei ini memiliki tingkat keppercayaan sebesar 95% dan margin oof error 2%, sehingga bisa dikatakan kredibel dan mewakili kondisi di masyarakat Indonesia. Dengan respondedn sebesar 1077, studi ini juga menemukan bahwa risiko yang muncul terkait proses dan partisipasi Pemilu 2024 meningkatkan potensi kecemasan (ansietas) sebesar 2 kali dan risiko depresi pun meningkat hingga 3 kali lipat.

Menurut Prof. Nila F Moeloek yang merupakan inisiator kaukus, temuan ini menunjukkan bahwa perlu ada intervensi dan mitigasi khusus di masyarakat. Orientasi nya adalah mencegah supaya kecemasan dan depresi tidak memberat. Karena kita ketahui ansietas dan depresi ini adalah pintu masuk untuk gangguan jiwa serius bahkan bisa fatal, jadi dicegah,” ungkap Menteri Kesehatan RI 2014-2019 ini.

Lebih lanjut tim peneliti Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa merekomendasikan agar pemerintah dan segenap komponen masyarakat perlu menjadikan suasana komunitas untuk tidak berlarut-larut membahas aspek konflik dan perbedaan politik pasca Pemilu. Sebaliknya perlu ada sudut pandang positif agar situasi pasca pemilu menjadi nyaman. Kaukus juga merekomendasikan penting adanya penguatan akses pelayanan kesehatan jiwa di tingkat komunitas dan layanan primer, termasuk membuka potensi konseling di puskesmas.

Survei hubungan kesehatan jiwa dengan Pemilu 2024 ini menggunakan metode observasional kuantitatif dengan design cross sectional melalui kuesioner online. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner GAD-7 dan PHQ-9 untuk mengukur status kesehatan jiwa. Kuesioner dilengkapi dengan modifikasi peneliti untuk mengukur persepsi tentang Pemilu dan status demografi.
Selain menemukan tingkat depresi dan ansietas, studi ini juga menemukan bahwa pemilu 2024 berhubungan erat dengan munculnya konflik diri, konflik external dan tekanan pihak lain dalam membuat pilihan. Aspek konflik dengan pihak lain terbutki berpotensi menimbulkan depresi sedang-berat pada 31,3 persen responden dengan tingkat risiko 2,5 kali lipat. Sementara itu 4 dari 10 responden mengaku mendapat tekanan ketika harus memilih calon tertentu akibatnya berisiko depresi sedang-berat hingga 3,3 kali lebih besar.

Studi juga menemukan, sebanyak 40% responden mengalami depresi sedang-berat akibat tekanan dalam memilih calon tertentu dengan tingkat risiko hingga 3,3 kali lipat. Sehingga temuan ini penting ditindaklanjuti dengan menggali akar dan sumber konflik yang lahir dari proses pemilu 2024. (rel/sih)

Tabrakan 2 Bus di Honduras Tewaskan 17 Orang

EVAKUASI: Petugas medis melakukan evakuasi korban kecelakaan tabrakan dua bus. Ilustrasi

HONDURAS, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan maut yang melibatkan 2 bus di barat laut Honduras mengakibatkan 17 orang tewas. Dilansir dari AFP, Kamis (29/2), Kecelakaan itu terjadi pada pagi hari. Lokasinya berada di jalan pegunungan yang berkelok-kelok.

Salah satu bus diketahui menurunkan sekelompok miran di perbatasan dengan Guatemala. Kemudian, bus tersebut kembali ke Honduras. Sementara, bus lainnya, yang penuh penumpang, datang dari arah berlawanan. Kecelakaan pun tak terelakkan.

Selain 17 orang tewas, kecelakaan itu menyebabkan 12 orang terluka. Korban luka dibawa ke rumah sakit di Santa Rosa de Copan, sekitar 300 kilometer dari ibu kota negara Amerika Tengah, Tegucigalpa.

Media lokal melaporkan bahwa semua korban adalah warga Honduras. Presiden Honduras Xiomara Castro berbelasungkawa atas kejadian tersebut.

“Saya telah menginstruksikan tim dan lembaga terkait untuk memberikan semua dukungan yang diperlukan di masa sulit ini,” tulisnya di akun pribadinya.(bbs/han)

Tata Janeeta Ikuti Jejak Suami

SUMUTPOS.CO – Tata Janeeta mencoba peruntungannya di dunia seni peran. Menariknya, mantan personel Mahadewi mencoba untuk mengikuti jejak sang suami untuk beraksi di belakang layar dengan menjalani debut sebagai produser film.

Bersama rumah produksi IM Pictures, wanita 41 tahun ini debut dama film romansa berjudul ‘Asmara di Sekolah’. Ia bahkan menunjuk Cassandra Lee dan Robert Chaniago sebagai bintang utama di film yang diproduserinya tersebut.

 

Menjadi pengalaman pertamanya sebagai seorang produser tentu memiliki tantangan tersendiri baginya. Tata Janeeta melihat bahwa film dapat tercipta berkat kerja sama tim yang solid. Sehingga, Tata Janeeta harus bisa bekerja sama dengan para pemain dan kru yang lebih banyak ketimbang saat bernyanyi di atas panggung.

“Setiap pekerjaan pasti ada tantangan, biasanya nyanyi sejam beres, tapi kalau ini banyak tim yang terlibat jadi harus solid,” ujar Tata Janeeta saat dijumpai di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Tata pun mengungkap alasan dibalik keseriusannya untuk menjajal kemampuan di dunia perfilman. Berawal dari hobi nonton film, Tata Janeeta antusias untuk mencoba merasakan terjun langsung dalam proses produksi film seperti yang seringkali dinikmatinya.

“Aku juga seneng sama film aduh pengen dong ngerasain gimana bikin film,” sambungnya.

Tak ingin menjadi karya pertama dan terakhirnya, Tata Janeeta ingin terus produktif di dunia perfilman. Dia berharap karya debutnya dapat menjadi salah satu alternatif tontonan yang menghibur masyarakat sekaligus menyampaikan pesan moral yang baik untuk kehidupan sehingga dirinya dapat terpacu untuk melahirkan karya yang lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan karyanya disukai sama masyarakat dan bisa merambat ke yang lebih besar lagi,” pungkasnya.(bbs/han)

Klinik Fisioterapi Bebas Cedera Dukung Performa Atlet Menuju PON 2024

POTONG PITA: Tokoh olahraga Sumut Musa Rajekshah didampingi Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis, Founder Bebas Cedera Asep Aziz Muslim dan lainnya memotong pita peresmian Klinik Fisioterapi Bebas. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Klinik Fisioterapi Bebas Cedera resmi beroperasi di Kota Medan. Ini ditandai dengan grand launching di Komplek Cemara Asri, Medan, Rabu (28/2).

Kehadiran Klinik Fisioterapi Bebas Cedera ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, khususnya insane olahraga Sumut. Salah satunya adalah Tokoh Olahraga Sumatera Utara, H Musa Rajekshah.

Pria yang akrab dipanggil Ijeck ini  menyambut baik kehadiran klinik fisioterapi di Medan bagi perkembangan olahraga di daerah tersebut. Terlebih, Sumut kini tengah bersiap menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 sebagai tuan rumah bersama Aceh.

Menurut dia, cedera jadi momok serius bagi atlet. Cedera bisa terjadi bukan hanya saat bertanding, tapi juga saat atlet berlatih menuju event. Makanya, dengan hadirnya Bebas Cedera, bisa membuat performa atlet lebih baik dalam persiapannya berlaga di arena pertandingan.

“Adanya Bebas Cedera ini penting bagi insan olahraga, terutama ini mau PON. Jadi atlet perlu untuk dilindungi agar otonya rileks dan terhindar dari cedera. Jangan karena semangat tanding, jadi lupa menjaga kondisi sehingga sering cedera,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Ijeck yang merupakan Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumut dan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut, bakal menggandeng Bebas Cedera sebagai pendampingan atlet-altetnya. “Pasti dibutuhkan terlebih untuk atlet TI Sumut saat tanding. Harus ada fisioterapi standby mana tahu ada kejadian jadi ada penanganan segera,” tambahnya.

Dukungan juga diberikan beberapa pelaku olahraga yang turut hadir saat peresmian klinik tersebut. Mulai dari Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis, Ketua Wsuhu Sumut (WI) Sumut  Darsen Song, Bendahara Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (POBI) Sumut Ridwan Loemanto, Ketua Federa Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumut Dr Hj Liliana Puspa Sari,  Ketua  Masyarakat Indonesia Tionghoa Sumatera Utara (MITSU) Johan Tjongiran, Ketua Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Medan Pelangi Wijaya,  Dr Jeff Loren M Ked (Surg) SpOT dan lainnya.

“Kami dari FOPI Sumut tentu memberi apresiasi karena fisioterapi penting bagi atlet saat cedera maupun recovery latihan. Ini bagus dan Petanque akan menjalin kerja sama. Bisa juga untuk kampus sebagau trainer fisioterapi. Jadi memang fisioterapi ini sangat dibutuhkan,” ucap Liliana.

Sementara Founder Bebas Cedera, Asep Aziz Muslim didampingi Direksi Tony Wong dan Harry Chan menjelaskan, Bebas Cedera sudah hadir di 12 Kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Surabya, Malang, Yogyakarta, Makassar, Medan lainnya. Khusus untuk Medan merupakan cabang ke-14.

“Bebas Cedera hadir di Medan karena kami melihat Sumut tentunya banyak melahirkan atlet berprestasi baik nasional maupun internasional. Masyarakatnya pun harapan untuk fisioterapi demi hidup yang berkualitas,” ucapnya.

Asep Aziz Muslim memang terkenal sebagai fisioterapis di berbagai klub, termasuk di Timnas Sepak Bola Asian Games Hangzhou 2023 tersebut. Selain itu, dia juga pernah menjadi bagian di tim basket, Kemenpora dan KOI.

Pihaknya berharap, Bebas Cedera bisa bermanfaat bagi semua kalangan terkhusus atlet Sumut. Fokus utama mereka tentu untuk pencegahan cedera, serta penanganan cedera awal hingga meningkat performa. “Semoga teman-teman jadi lebih berkualitas hidupnya,” tambahnya.

Sebelumnya juga Bebas Cedera di Medan telah bekerja sama dengan beberapa cabor. Mulai dari Barongsai, Wushu dan Basket. (dek)

Telkomsel Transformasikan Operasional dan Penawaran Produk dengan Enterprise Gen AI dari Google Cloud

Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng (kanan depan) dan Director of Network AI and Telco Partnerships Google Cloud Global Telco Industry Solutions, Vivek Gupta (kiri depan), secara resmi menandatangani Strategic Partnership Agreement (SPA) antara Telkomsel dan Google Cloud di Mobile World Conference (MWC) 2024 Barcelona (27/2), disaksikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Budi Arie Setiadi (kedua dari kanan, belakang), Direktur Utama Telkomsel, Nugroho (kanan belakang), Director of Platforms and Ecosystems Partnerships Google Southeast Asia and South Asia, Mahir Sahin (kedua dari kiri, belakang), serta Head of Platforms and Ecosystems Partnerships Google Indonesia, Denny Galant (kiri belakang).

Inisiatif baru mengintegrasikan Google Cloud AI ke dalam sejumlah platform Telkomsel perkuat kolaborasi strategis yang telah berlangsung antara Telkomsel dan Google

 

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Di ajang Mobile World Congress 2024 (MWC) Barcelona, Telkomsel mengumumkan kerja sama strategis dengan Google Cloud untuk mengintegrasikan Generative AI (Gen AI) tingkat enterprise ke dalam operasional dan penawaran produk intinya kepada konsumen dan bisnis. Melalui penandatanganan kesepakatan yang turut disaksikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Budi Arie Setiadi pada Selasa (27/2), langkah kolaborasi ini memperluas pemanfaatan berkelanjutan advertising tools yang didukung AI dari Google oleh Telkomsel seperti Performance Max, dengan tujuan transformasi interaksi perusahaan dan pelanggan, meningkatkan kepuasan pengguna secara keseluruhan, dan mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan.

Direktur Marketing Telkomsel Derrick Heng, mengatakan, “Guna menghadirkan konektivitas, solusi, dan layanan inovatif yang mendorong pemberdayaan masyarakat Indonesia, Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia berkomitmen mendukung operasional perusahaan, serta menghadirkan personalisasi dan kenyamanan pengalaman digital pelanggan yang ditingkatkan di segmen B2C, B2B, sampai dengan B2B2C. Telkomsel berharap dapat membuka lebih banyak peluang akselerasi pertumbuhan ekonomi dan ekosistem digital Indonesia melalui upaya integrasi dengan kapabilitas Gen AI dari Google Cloud yang canggih dan aman, sekaligus melanjutkan kolaborasi di berbagai platform seperti Google Ads, Android, YouTube, dan lainnya.”

Dukungan Operasional Perusahaan Secara Real-Time dengan Dukungan Gen AI

Dengan dukungan dari PT Metrodata Electronics, Tbk. (Metrodata), mitra Google Cloud, Telkomsel berupaya meningkatkan pengalaman internal perusahaan dengan Gen AI. Dengan memanfaatkan platform Vertex AI dari Google Cloud dan model Gen AI, Telkomsel tengah membangun agen percakapan Gen AI yang terintegrasi ke dalam aplikasi MOANA (Mobile Office Application and Automation) yang menjadi pusat operasional ketenagakerjaan bagi lebih dari 6.000 karyawannya. Dengan dukungan real-time berupa tautan ke sumber informasi dan panduan yang relevan, agen percakapan ini akan membantu karyawan dalam mencari dan mengakses berita internal, kebijakan perusahaan, permintaan cuti, dan berbagai layanan operasional kantor lainnya, sehingga meningkatkan produktivitas dan memungkinkan fokus selanjutnya pada pengembangan bakat dan budaya kerja.

Selain itu, Telkomsel juga berupaya meningkatkan kapabilitas perencanaan jaringan, pengembangan produk, dan tim penjualan dengan transformasi operasi jaringan yang didukung oleh Gen AI dari Google Cloud untuk menganalisis data dari menara seluler dan sistem fiber optic untuk memberikan rekomendasi dalam bahasa natural. Solusi ini kemudian dapat digunakan untuk lebih mudah dan cepat mengidentifikasi lokasi dengan kesenjangan konektivitas untuk ekspansi infrastruktur jaringan di masa depan dan merancang penawaran Fixed Mobile Convergence (FMC) sesuai dengan segmen dan kebutuhan pelanggan.

Transformasi Interaksi Layanan Pelanggan di Berbagai Saluran dengan Gen AI

Telkomsel juga mengintegrasikan basis data perusahaannya yang disimpan di Google Cloud BigQuery dan Datastore dengan Vertex AI Search untuk mempercepat pencarian solusi bagi pengguna aplikasi MyTelkomsel dan myEnterprise dengan asisten pencarian Gen AI, yang mampu menawarkan penyelesaian otomatisasi intuitif, pemahaman bahasa natural, dan hasil pencarian yang disesuaikan dengan pola penggunaan individu. Dengan mengubah pencarian kata kunci yang kaku menjadi eksplorasi percakapan secara cepat bersama mitra Google Cloud Devoteam, pengguna akan mendapatkan kontrol yang lebih besar dan menghemat waktu dalam menavigasi aplikasi, sehingga kebutuhan atau masalah umum yang mereka temui dapat disolusikan dengan cepat dan tepat.

Asisten pencarian klien korporat di myEnterprise dalam bentuk intelligent helpdesk pun akan memungkinkan pengguna untuk mengelola akun secara proaktif dan membuat keputusan lebih cepat. Bersama Metrodata, Telkomsel berupaya membuka peluang penentuan paket telko digital yang tepat untuk tenaga kerja, penghematan biaya operasional, perbandingan opsi produk secara instan, hingga pemecahan masalah koneksi yang lebih efisien bagi pelanggan B2B.

Dengan pemanfaatan infrastruktur Google Cloud dan model Gemini di Vertex AI, Telkomsel juga tengah mengembangkan sistem manajemen konten baru untuk layanan RCS Business Messaging (RBM). Dengan integrasi ke layanan MyAds Telkomsel, sistem ini akan memungkinkan klien korporat untuk menggantikan pemasaran SMS berbasis teks tradisional dengan percakapan interaktif Rich Communication Services (RCS) yang didukung oleh konten teks, gambar, audio, dan video.

Mark Micallef, Managing Director, Southeast Asia, Google Cloud, mengatakan, “Telkomsel bergerak dengan kecepatan dan skala yang mengesankan untuk membuat Gen AI tingkat enterprise dapat diakses dan berguna bagi perusahaan dan pelanggan. Ini meningkatkan produktivitas, personalisasi, dan pertumbuhan top line dengan memungkinkan orang untuk memahami informasi dan menemukan solusi untuk masalah dengan cara yang sangat intuitif. Kami sangat senang dapat terus berkolaborasi dengan Telkomsel untuk meluncurkan inovasi Gen AI untuk pelanggannya di berbagai segmen, dan menjelajahi lebih banyak cara menerapkan teknologi ini dan dampaknya di dunia nyata.”

Kerja sama Telkomsel dengan Google Cloud di Gen AI semakin melengkapi kolaborasi yang sudah ada dengan tim produk Google lainnya untuk meningkatkan penawaran FMC melalui  IndiHome dengan Set Top Box (STB) Android TV, memperluas jangkauan penawaran melalui personalized ads di Android TV, dan meningkatkan beragam penawaran gaya hidup digital yang tersedia melalui MyTelkomsel, seperti Paket Bundling Telkomsel dan Google Play Pass atau YouTube Premium untuk konsumen dengan kenyamanan carrier-billing.(rel)

Kapolsek Medan Labuhan Beri Materi Pembinaan Akhlak dan Mental kepada Siswa SMA PAB 2 Helvetia

PEMBINAAN: Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Panggil Sarianto Simbolon, SH., menjadi narasumber dalam kegiatan pembinaan akhlak dan mental yang diadakan oleh SMA PAB 2 Tepatnya di Gelanggang Olahraga PAB 2 Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (28/02/2024).IKHSAN/SUMUT POS.

LABUHAN DELI, SUMUTPOS.CO – Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Panggil Sarianto Simbolon, SH, menjadi narasumber dalam kegiatan pembinaan akhlak dan mental yang diadakan oleh SMA PAB 2 Tepatnya di Gelanggang Olahraga PAB 2 Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, Rabu (28/02/2024).

Dalam kegiatan ini, Kapolsek memberikan materi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa dan siswi mengenai berbagai masalah sosial yang sering dihadapi oleh remaja.

Dalam paparannya, Kapolsek menyampaikan tentang bahaya perundungan, kenakalan remaja, risiko menggunakan narkoba, dan dampak negatif bergabung dengan geng motor. Materi tersebut disampaikan dengan harapan agar para siswa dan siswi dapat lebih memahami konsekuensi dari perilaku negatif tersebut dan menjadi teladan yang baik di lingkungan mereka.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan untuk melindungi para remaja dari pengaruh negatif dan membantu mereka membangun mental dan akhlak yang kuat,” ujar Kapolsek.

Menurutnya, peran sekolah dan lingkungan sosial sangat penting dalam membentuk karakter dan perilaku para generasi muda. Oleh karena itu, dia berharap agar materi yang disampaikan dapat menjadi pedoman bagi para siswa dan siswi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini dihadiri oleh para siswa dan siswi SMA PAB 2 Desa Helvetia beserta para guru dan staf yayasan. Para peserta sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh Kapolsek, dan mereka berjanji untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.(mag-1/han)

Puskesmas Medan Deli dan Rutan Labuhan Gelar Skrining HIV Sert Penyakit Sifilis

IKUTI: Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut mengikuti kegiatan Skrining HIV dan penyakit Sifilis, bdi Aula Lantai 3 Rutan Labuhan Deli, Rabu (28/02/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna mencegah adanya penyakit menular pada Warga Binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut menggelar kegiatan Skrining HIV dan penyakit Sifilis, di Aula Lantai 3 Rutan Labuhan Deli, Rabu (28/02/2024).

Pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Rutan Labuhan Deli yang bekerja sama dengan Puskesmas Medan Deli sebagai Langkah deteksi dini pencegahan penyakit menular. Dari pemeriksaan yang ada, sebanyak 60 orang Warga Binaan Rutan Labuhan Deli melaksanakan kegiatan Skrining yang diperiksa oleh Tim Medis Puskesmas Medan Deli, dan dinyatakan Negatif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Pawer Siahaan serta dr. Edi Suranta surbakti dan dr. Monica Simanjuntak yang merupakan dokter di Klinik Rutan Labuhan Deli ikut serta memantau pelaksanaan kegiatan berlangsung. Sementara dari Puskesmas Medan Deli hadir dr. Budiarti dan beberapa tenaga kesehatan lainnya.

Pemeriksaan ini bertujuan utk mengetahui secara dini penyakit HIV dan Sifilis sehingga cepat dalam pengobatannya. Rutan I Labuhan Deli dan Puskesmas Medan Deli terus meningkatkan kerja sama dalam pelayanan Kesehatan bagi Warga Binaan sehingga diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bagi Warga Binaan Rutan Labuhan Deli.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Pawer Siahaan menyampaikan “Kegiatan skrining seperti ini akan rutin kita laksanakan sebagai bentuk deteksi dini agar warga binaan selalu dalam kondisi sehat ketika menjalani masa pidana di Rutan Labuhan Deli, jadi jangan malu untuk terbuka dan segera laporkan apabila merasakan gejalanya,” pungkas Pawer.(mag-1/han)

KPU Dairi Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2024

REKAPITULASI SUARA: Ketua KPU Kabupaten Dairi, Freddy Sinaga sampaikan sambutan saat membuka rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dalam rekapitulasi Kabupaten Pemilu 2024 di hotel Mutiara Dairi, Sidikalang, Kamis (28/2/2024).RUDY SITANGGANG/Sumutpos.Jawapos.com.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi, Freddy Sinaga, membuka rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten Pemilu tahun 2024, yang digelar di Hotel Mutiara Dairi Sidikalang, Kamis (28/2/2024).

Ketua KPU Dairi, Freddy Sinaga menyampaikan bahwa rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten Pemilu 2024 berlangsung pada tanggal 28 Februari hingga tanggal 2 Maret 2024.

Dijelaskan Ketua KPU, Freddy Sinaga didampingi Komisioner lainya, Asih Firmansyah Solin, Ariyanto Tinendung, Jenny Ester Solin dan Hartono Maha, rekapitulasi yang kami lakukan ini merupakan tahapan Pemilu 2024 sesuai UU nomor 7 tahun 2017 yang dilakukan secara berjenjang.

Dimana, rekapitulasi kabupaten/kota dilakukan selambat-lambatnya 20 hari setelah Pemilu. Kita belum melewati batas ditentukan.

“Rekapitulasi ini lanjutan dari rekapitulasi dilakukan panitia pemilihan kecamatan (PPK) di 15 kecamatan. Jadi, rapat pleno terbuka ini untuk rekapitulasi tingkat kabupaten,”katanya.

Untuk teknisnya, sebut Freddy, sama seperti dilakukan ditingkat kecamatan atau PPK yakni penghitungan per kecamatan dimulai dari perolehan suara Presiden, DPR-RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.

Adapun peserta dalam rapat pleno terbuka ini yakni PPK dan anggota, ketua dan anggota panwaslu, saksi Presiden/Wakil Presiden, saksi DPR-RI, DPD dan saksi partai politik (Parpol).

Freddy mengajak semua pihak untuk menyukseskan tahapan Pemilu, dan kita selesaikan rekapitulasi ini, ucap Freddy.

Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jonny Hutasoit membacakan sambutan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu

Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara Pemilu termasuk pihak keamanan.

“Kita telah melaksanakan pesta besar. Pemerintah Indonesia mampu menghargai hak politik melalui pesta demokrasi dimaksud.
Kami unsur Forkopimda melihat, pesta yang kita lakukan sudah berlangsung baik. Menurutnya, kalau berpesta, ada lebih kurangya. Dengan demikian, pesta demokrasi yang kita gelar jika belum sempurna, mari sama-sama kita perbaiki 5 tahun berikutnya, “kata Sabam.

Amatan wartawan, dihari pertama penghitungan perolehan suara dalam rapat pleno rekapitulasi kabupaten dimulai dari Kecamatan Berampu, Siempat Nempu Hulu, Pegagan Hilir dan Gunung Sitember. Hadir Kapolres Dairi AKBP Agus Bahari dan mewakili Dandim dan lainya. (rud/han)

Dua Kurir 1 Kg Sabu Divonis 7 dan 6 Tahun Penjara

BACAKAN: Majelis hakim membacakan putusan terhadap kedua terdakwa kasus sabu secara virtual, Rabu (28/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua kurir narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kg divonis berbeda oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (28/2). Kedua kurir sabu tersebut, yaitu Jen Ling alias Halim divonis 7 tahun penjara dan Eddy alias Irwan alias Athiong divonis 6 tahun penjara.

Majelis Hakim yang diketuai Oloan Silalahi menilai keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Jen Ling alias Halim oleh karena itu dengan pidana penjara selama 7 tahun,” sebut Hakim.

Sedangkan, lanjut Oloan, terdakwa Eddy alias Irwan alias Athiong dijatuhi pidana selama 6 tahun penjara.

“Menghukum para terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp1 miliar subsider 2 bulan penjara,” sambungnya.

Hal-hal yang memberatkan, dijelaskan hakim, perbuatan kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba. Sementara, hal-hal yang meringankan, para terdakwa mengakui, menyesali, dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Diketahui, vonis itu lebih rendah daripada tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa Jen Ling alias Halim 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara. Sementara itu, terdakwa Eddy alias Irwan alias Athiong dituntut 9 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara.

Usai putusan tersebut dibacakan, Hakim memberikan waktu 7 hari kepada para terdakwa dan JPU untuk berpikir-pikir apakah mengajukan upaya hukum banding atau tidak. (man)