Home Blog Page 730

KPU Karo Buka Rapat Pleno Terbuka Tingkat Kabupaten

RAPAT PLENO: KPU Karo menggelar rapat pleno tingkat kabupaten, Senin (26/2/2024).

KARO, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo membuka rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat kabupaten, di Hotel Sinabung Berastagi, Senin (26/2/2024).

Pembukaan rapat pleno ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Karo dan sejumlah saksi parpol peserta Pemilu.
Saat membuka rapat, Ketua KPUD Karo Rendra Gulle Ginting menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta menyukseskan pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Karo.

Sehingga semua tahapan berjalan dengan aman dan baik hingga hari ini. “Kami menyampaikan terimakasih kepada, Pemerintah Daerah, Polri, TNI dan semua pihak yang telah menyukseskan Pemilu 2024 khususnya di Kabupaten Karo hingga sampai saat ini masih berjalan dengan lancar,” katanya.

Hal senada dikatakan Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman, SH, SIK, MM. Dia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah bekerja keras, bersama mewujudkan Pemilu yang berjalan aman dan kondusif hingga hari ini.

“Kedepan tetap jalin kerja sama yang baik antar stakeholder, dalam mengawal agenda demokrasi, khususnya di Kabupaten Karo, agar dapat terus berjalan dengan aman dan kondusif,” ucapnya.

Disampaikan Kapolres, dalam pelaksanan Sidang Pleno tingkat Kabupaten ini, jajaran Polri Polres Tanah Karo bersama Kodim 0205 TK, tetap siap memberikan kemanaan dan pengawalan, terkhusus rasa aman petugas KPU dan Bawaslu.

“Selamat bekerja kepada stakeholder terlibat dalam pelaksanaan sidang pleno terbuka ini. Laksanakan tugas dengan baik, kedepan harapanya, apa yang sudah kita capai dalam mewujudkan pemilu damai ini, dapat kita pertahankan hingga pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah mendatang maupun agenda agenda demokrasi lainnya,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan Forkopimda Karo mulai dari Bupati Karo yang diwakil Kepala Kesbangpol Tetap Ginting, Ketua DPRD Karo diwakili Lusiana Sukatendel, Kapolres Tanah Karo, Dandim LETKOL INF. Ahmad Afriyan Rangkuti, Ketua Bawaslu Drs. Gemar Tarigan, para Komisioner KPU, seluruh PPK dan Panwascam Kecamatan. (deo/han)

Dipastikan Duduk Kembali di DPRD Sumut, Hj Riri Stephanie Siregar Mohon Doanya

Hj Riri Stephanie Siregar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Caleg petahana dari Partai Hanura di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara 3, Riri Stephanie Siregar, bakal kembali menduduki kursi di DPRD Sumut periode 2024-2029.

Riri Stephanie Siregar yang kini menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Hanura Provinsi Sumatera Utara, meraih suara tinggi di Dapil Sumut 3 yang meliputi Kabupaten Deliserdang.

Riri Stephanie Siregar mengungkapkan kegembiraannya melihat hasil penghitungan sementara yang menunjukkan suaranya berada di posisi yang paling atas, mengalahkan suara caleg Hanura di bawahnya.

“Saya merasa bersyukur melihat hasil dari C1 dan D-Hasil beberapa kecamatan yang sudah selesai. Alhamdulillah, suara saya terhitung lebih tinggi daripada yang lain,” ujar Riri kepada wartawan, Senin (26/2).

Dia juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kemungkinan adanya kecurangan dalam proses perhitungan suara. “Saya berharap proses perhitungan suara dapat berjalan lancar dan dijauhkan dari orang-orang yang curang dan jahat. Mohon doanya dari semua pihak agar proses pemilu berjalan dengan jujur dan adil,” tambahnya.

Riri menambahkan bahwa apresiasi dan dukungan dari semua pihak sangat diharapkan untuk memastikan proses pemilu berjalan dengan transparan. “Tak lupa saya sampaikan terima kasih kepada semua masyarakat atas dukungan yang diberikan,” ucap Sekretaris Komisi E DPRD Sumut itu.

Ketua Tim Pemenangan Hj. Riri Stephanie Siregar, Misnun, menyampaikan berdasarkan data resmi, perolehan suara Riri Stephanie Siregar sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Daerah Pemilihan Sumatera 3 (Kabupaten Deli Serdang) menunjukkan popularitas yang tinggi.

“Dari rekapitulasi di 6.123 Tempat Pemungutan Suara (TPS), 14 Kelurahan, dan 380 Desa, Riri Stephanie Siregar berhasil meraih puluhan ribu suara, unggul jauh dari caleg lainnya,” ucap Misnun yang juga Wakil Bendahara DPD Partai Hanura Sumut.

Misnun menyampaikan hasil rekapitulasi tersebut berasal dari TPS yang telah selesai dan ditandatangani oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), serta rekapitulasi di beberapa kecamatan seperti Beringin, Sibolangit, Gunung Meriah, Pagar Merbau, Biru-biru, Bangun Purba, STM Hilir, dan STM Hulu.

“Suara untuk caleg lain, mulai dari nomor urut 2 hingga 12, jauh di bawah perolehan suara Riri Stephanie Siregar,” tegasnya.

Adapun caleg nomor urut di bawah ibu Riri Stephanie Siregar antara lain, Hendra Sucipto Sembiring, Dedy SH, Toni Togatorop, Media Ladia Pati Asmunik, Hari Yudi Padang, Mukhroza, Adriyan Puteri Novita Simanjuntak, Afrizal Nasution, Bambang Hartoko, Viola Masturia dan Syahputra.

Dengan perolehan suara tersebut, tim pemenangan lanjut Misnun yakin bahwa Partai Hanura akan kembali memperoleh satu kursi di DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara 3 (Kabupaten Deliserdang).

“Kami percaya kursi itu akan kembali menjadi milik Hj. Riri Stephanie Siregar, caleg petahana yang aktif dalam mewujudkan program pro rakyat dan memperjuangkan aspirasi dapil,” terang Misnun.

Misnun juga menyampaikan, Tim Pemenangan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Deliserdang yang telah mendukung dan memberikan suara pada pemilu serentak tanggal 14 Februari 2024.

“Tim pemenangan berharap agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat menjalankan rekapitulasi dengan profesional, jujur, dan amanah, sehingga suara rakyat yang dipercayakan kepada partai dan caleg dapat dijaga, dan hasilnya menghasilkan demokrasi yang bersih dan berkualitas.(ila)

Harga BBM dan Tarif Listrik Dipastikan Tak Naik Sampai Juni 2024

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik tidak akan naik sampai Juni 2024. Harga BBM yang akan tetap ini berlaku untuk BBM subsidi dan non subsidi. Pernyataan ini disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagaimana telah diputuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/2/2024).

“Tadi diputuskan dalam sidang kabinet paripurna tidak ada kenaikan listrik, tidak ada kenaikan BBM, sampai dengan bulan Juni. Baik itu yang subsidi maupun yang non subsidi,” kata Airlangga yang ditemui di kantornya.

Oleh sebab itu, Airlangga menyebutkan dengan keputusan ini nantinya Pemerintah membutuhkan tambahan anggaran untuk Pertamina dan juga PLN. Sehingga, kemudian anggaran tersebut akan ditambahkan dari sisa Saldo Anggaran Lebih (SAL) maupun dari defisit APBN 2024 yang akan dikerek naik.

“Nah itu, akan membutuhkan adittional anggaran untuk Pertamina maupun PLN. Dan itu nanti akan diambil baik itu dari sisa SAL, ataupun dari pelebaran defisit anggaran di tahun 2024,” ujar Airlangga.

“Jadi, itu (defisit APBN 2024) 2,3 persen sampai 2,8 persen. Jadi, tahun depan pun dalam bandwith atau dalam kerangka yang sama 2,4 persen sampai 2,8 persen, jadi realistis,” tandasnya.

Sebagai informasi, per 1 Februari, PT Pertamina (Persero) resmi tidak melakukan penyesuaian harga sejumlah produk Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di SPBU seluruh Indonesia. Dengan begitu, harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex masih dipatok dengan harga yang sama pada Januari 2024.

Untuk harga sendiri, saat ini harga Pertamax adalah Rp 12.950 per liter, Pertamax Green 95 Rp 13.900 perliter, Pertamax Turbo Rp 14.400 per liter, Dexlite Rp 14.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp 15.100 per liter. Harga ini berlaku untuk wilayah Jawa dan wilayah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen.

Sementara untuk harga BBM subsidi masih tetap, dengan Pertalite sebesar Rp 10.000 per liter dan Solar ditetapkan sebesar Rp 6.800 per liter. Hal yang sama juga berlaku untuk tarif listrik. Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I, yakni Januari-Maret Tahun 2024 bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi tetap atau tidak mengalami perubahan.

Berdasarkan ketentuan tersebut, parameter ekonomi makro yang digunakan untuk penetapan tarif listrik sepanjang Triwulan I Tahun 2024 adalah realisasi pada bulan Agustus, September, dan Oktober Tahun 2023. Yaitu kurs sebesar Rp 15.446,85 per USD, ICP sebesar USD 86,49 per barel, inflasi sebesar 0,11 persen, dan HBA sebesar 70 USD per ton sesuai kebijakan DMO batu bara.(jpc/han)

GenRe Sergai Diharap Ciptakan Sinergi Atasi Stunting

FOTO BERSAMA: Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kahar Effendi foto bersama Kepala Dinas P2KBP3A dr. Helmi Nur Iskandar Sinaga, M.Kes, para Camat, para Kepala Puskesmas, serta para Duta GenRe se-Kabupaten Sergai. FADLY/SUMUT POS

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kahar Effendi, S.Sos, menghadiri dan mengukuhkan Duta “Generasi Berencana” (GenRe) se-Kabupaten Sergai Periode 2024-2027 yang diselenggarakan di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin(26/2/2024). Acara ini juga dirangkaikan dengan kegiatan “Aksi Keren Bersama GenRe, Bareng Duta Genre Desa/Kelurahan dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) se-Kabupaten Sergai”.

Lewat sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Bupati Sergai menyampaikan di dalam penyelenggaraan pemerintahan saat ini, stunting merupakan persoalan penting yang harus dituntaskan secara bersama-sama dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di masyarakat.
Hal ini, sebutnya, dikarenakan persoalan perbaikan gizi khususnya stunting termaktub dalam prioritas pembangunan kesehatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di mana salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan yakni tanpa kelaparan, dengan meningkatkan ketahanan pangan dan menjaga pertanian berkelanjutan, sehingga pada tahun 2030, mengakhiri segala bentuk malnutrisi termasuk stunting pada bayi di bawah dua tahun (baduta) dan bayi di bawah lima tahun (balita).

“Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kesehatan,” terangnya.

Bupati Sergai melanjutkan, stunting dapat dicegah dengan memastikan kesehatan yang baik dan gizi yang cukup pada 1.000 hari pertama kehidupan dan intervensi stunting membutuhkan kerja sama lintas program dan lintas sektor mulai dari perencanaan, penganggaran pelaksanaan, pemantauan dan pengendalian.

“Dengan terbitnya Peraturan Presiden No. 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting dan peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) No. 12 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting di Indonesia tahun 2021-2024, menjadi pedoman kita bersama untuk menyukseskan program pemerintah,” lanjutnya.

Untuk itu, menurut Darma Wijaya pelaksanaan kegiatan Aksi Keren bersama GenRe merupakan langkah penting dan strategis bagi Pemkab Sergai dan Forum GenRe Kabupaten Sergai dalam mencanangkan dan mendeklarasikan komitmen bersama untuk menyepakati pelaksanaan intervensi spesifik dan intervensi sensitif guna pencegahan serta percepatan penurunan stunting.

Dirinya juga mengimbau, semua pihak yang terkait dengan aksi konvergensi intervensi spesifik dan sensitif agar senantiasa bekerja dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing untuk menjawab tuntutan serta harapan masyarakat akan peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, bahu-membahu dalam melaksanakan setiap aksi integrasi Forum GenRe sehingga dapat menurunkan prevalensi stunting yang ada di Sergai.

“Kepada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) dan Forum GenRe agar mengimbau para kepala desa dan duta GenRe desa/kelurahan, untuk merencanakan dan menganggarkan kegiatan pencegahan dan penurunan stunting dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa dan APBDes di 243 desa se-Kabupaten Sergai serta membentuk tim percepatan penurunan stunting di tingkat desa/kelurahan,” ujar Bupati.

Terakhir, Bupati Darma Wijaya berpesan kepada seluruh remaja Sergai, khususnya Duta GenRe sebagai ikon dari BKKBN agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Dalam kesempatan ini, terpilih M. Agil Saragih sebagai Ketua Duta GenRe Sergai, Ramziah sebagai Sekretaris, dan Rohida sebagai Bendahara.
Hadir dalam kegiatan ini di antaranya Kepala Dinas P2KBP3A dr. Helmi Nur Iskandar Sinaga, M.Kes, para Camat, para Kepala Puskesmas, serta para Duta GenRe. (fad/han)

Menag Optimis Usulan KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama Didukung Banyak Pihak

Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas optimis usulan untuk menjadikan Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai tempat pernikahan semua agama bakal mendapatkan dukungan banyak pihak.

Usulan tersebut dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi umat beragama yang ada di Indonesia.

“Saya optimislah kalau untuk kebaikan seluruh warga bangsa, kebaikan seluruh umat beragama, mau merevisi undang-undang atau apa pun, orang pasti memberikan dukungan. Usulan ini kan untuk memberikan kemudahan bagi seluruh umat beragama,” kata Menag Yaqut usai menghadiri rapat kabinet di Istana Negara, Jakarta pada Senin (26/2).

Sebelumnya, ide untuk menjadikan KUA sebagai tempat pernikahan seluruh umat beragama dilontarkan Yaqut Cholil Qoumas saat membuka Rakernas Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam di Jakarta.

“Kita ingin menjadikan KUA itu untuk dapat digunakan oleh saudara-saudara kita semua agama untuk melakukan proses pernikahan. Karena KUA ini adalah etalase Kementerian Agama,” tutur Menag dalam kesempatan tersebut.

“Kementerian Agama itu kan kementerian semua agama, jadi KUA (diharapkan) juga dapat memberikan pelayanan keagamaan kepada umat agama non-Islam,” sambungnya.

Dalam menindaklanjuti ide tersebut, mantan Ketua Umum GP Ansor itu sudah meminta jajarannya untuk menelaah cara merealisasikan hal tersebut.

“Ini kan gagasan yang kita lontarkan untuk segera di-follow up. Kemarin seluruh dirjen, mulai Dirjen Bimas Islam dan seluruh Dirjen Bimas non-Islam semua sudah ketemu. Mereka sudah mulai bicara bagaimana mekanismenya, regulasinya, semua dibicarakan,” jelasnya.

Tak hanya itu, sosok yang kerap disapa Gus Yaqut tersebut juga memastikan bahwa pihaknya akan melibatkan semua stakeholder dalam pengkajian usulan tersebut, termasuk tokoh agama.(jpc/han)

Israel Bom Bardir Hizbullah di Lebanon Timur

Ilustrasi.

BEIRUT, SUMUTPOS.CO- Sejak perang di jalur Gaza, Militer Israel menyerang target-target Hizbullah di dekat kota Baalbek, Lebanon bagian timur. Serangan inipun menjadi serangan pertama Israel terhadap wilayah Lebanon bagian timur sejak serangan lintas perbatasan meningkat selama lima bulan terakhir.

“Serangan Israel menghantam sebuah gedung yang menjadi lokasi lembaga sipil Hizbullah (di pinggiran Baalbek),” ujar sumber keamanan Lebanon, Senin(26/2).

Menurut sumber yang sama, serangan kedua Israel menghantam sebuah gudang milik Hizbullah, kelompok yang didukung Iran, di dekat Baalbek.

Militer Israel, dalam pernyataannya, menyebut pasukannya saat ini sedang menyerang target-target teror Hizbullah jauh di dalam Lebanon”.

Serangan udara Israel pada Senin (26/2) waktu setempat ini menandai serangan pertama Tel Aviv terhadap Hizbullah di luar wilayah Lebanon bagian selatan sejak dimulainya perang di Jalur Gaza pada Oktober tahun lalu. Kota Baalbek yang terletak di lembah Beeka merupakan benteng Hizbullah yang berbatasan dengan wilayah Suriah yang dikuasai pemerintah — sekutu utama Hizbullah.

Pada Senin (26/2) pagi waktu setempat, Hizbullah mengklaim telah menembak jatuh sebuah drone berukuran besar milik Israel di wilayah Lebanon bagian selatan.

Sejak 8 Oktober tahun lalu, atau sehari usai perang dimulai di Jalur Gaza, Hizbullah dan musuh bebuyutannya, Israel, hampir setiap hari terlibat aksi saling serang. Sebagian besar serangan terjadi di wilayah perbatasan Lebanon dan Israel, meskipun Tel Aviv terkadang melancarkan serangan di area lainnya termasuk Beirut.

Menurut penghitungan AFP, sedikitnya 278 orang tewas di kubu Lebanon sejak pertempuran pecah, dengan kebanyakan yang tewas adalah petempur Hizbullah. Terdapat 44 warga sipil yang tewas dalam serangan-serangan Israel di wilayah Lebanon.

Sementara di kubu Israel, menurut data militer Israel, sedikitnya 10 tentara dan enam warga sipil tewas akibat serangan-serangan dari Lebanon.(bbs/han)

Bawaslu Tegaskan Tidak Ada Larangan Saksi Memfoto C1 dari Partai Lain

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di sejumlah kecamatan di Kota Medan, diduga menghambat atau menghalangi tugas saksi untuk mendapatkan atau memfoto formulir C-1 dari setiap TPS, saat penghitungan ulang di kecamatan. Dari informasi yang dihimpun, PPK yang melarang saksi memfoto C-1 di antaranya Kecamatan Medan Marelan, Medan Tembung, dan Medan Kota.

Seperti di Medan Marelan, menurut seorang saksi, dari 4 panel yang dibuka, saksi dilarang untuk memfoto C1 yang bukan perolehan partainya. Bahkan, ketua PPK ikut melarang. Padahal, tidak ada undang-undang atau aturan yang melarang hal itu. ”Itu hanya kesepakatan mereka saja,” kata saksi tersebut.

Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Medan Kota, dan Medan Tembung. Di Medan Tembung, seorang saksi yang akrab disapa Noel menjelaskan, dirinya dilarang untuk memfoto hasil atau formulir C1, dari partai lain atau yang bukan partainya. “Tadi saat saya mau foto C1 dari partai lain, tapi ada yang melarang saya memfoto. Karena dilarang memfoto oleh panitia, akhirnya saya kecoh, saya foto dari belakang,” jelasnya.

Anggota Bawaslu Medan, Fachril Syahputra saat dikonfirmasi terkait larangan itu menegaskan, tidak ada larangan tersebut. “Artinya, dari saksi partai lain pun boleh memfoto hasil C1, walau tidak sesama partai,” kata Fachril saat dikonfirmasi melalui selulernya, Senin (26/2) sore.

“Ini akan saya mempertegas dan akan menghubungi PPK bersangkutan, karena petugas kita ada di situ,” tegasnya. (adz)

Korupsi Dana BOS, PT Medan Perberat Hukuman Eks Kepala SMK Pencawan Medan

JALANI SIDANG: Eks Kapala SMK Pencawan Medan, Restu Utama Pencawan saat menjalani sidang di PN Medan beberapa waktu lalu. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pengadilan Tinggi (PT) Medan memperberat hukuman eks Kepala SMK Pencawan 1 Medan, Restu Utama Pencawan, menjadi 7 tahun penjara. Dia dihukum atas kasus korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Majelis Hakim PT Medan yang diketuai Elyta Ras Ginting dalam putusan banding Nomor 5/PID.SUS-TPK/2024/PT MDN meyakini terdakwa Restu Utama Pencawan telah terbukti bersalah melanggar dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Adapun dakwaan primer tersebut, yaitu Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang (UU) No. 31 Tahun 1999 yang telah diubah menjadi UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda sebesar Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan,” tegas Hakim Elyta dalam laman SIPP PN Medan yang dilihat Mistar, Senin (26/2/2024).

Selain itu, Hakim juga menghukum terdakwa Restu Utama Pencawan untuk membayar uang pengganti (UP) sebesar Rp2.122.040.000,00 (Rp2,1 miliar) paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan ini berkekuatan hukum tetap (inkrah).

“Jika tidak membayar, maka harta bendanya disita dan dilelang oleh Jaksa untuk menutupi UP tersebut. Dengan ketentuan, apabila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi, maka dipidana dengan pidana penjara selama 2 tahun,” jelas Elyta.

Hukuman uang pengganti yang dijatuhkan PT Medan tersebut lebih tinggi dari pada putusan Pengadilan Tipikor Medan, yang sebelumnya menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp1,8 miliar.

Dengan ketentuan, apabila uang pengganti tersebut tak dibayar dalam kurun waktu 1 bulan setelah putusan inkrah, maka harta benda terdakwa akan disita dan dilelang oleh JPU untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Serta, apabila terdakwa tidak memiliki harta benda yang cukup untuk menutupi uang pengganti tersebut, maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Diketahui, sebelumnya di Pengadilan Tipikor Medan, menghukum terdakwa Restu Utama Pencawan selama 6,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan.

Kasus ini bermula saat SMK Pencawan Medan menerima Dana BOS sebesar Rp1.139.880.000 dengan kebutuhan Rp1.400.000 per siswa per tahun pada TA 2018. Pada TA 2019, Triwulan I dan II sebesar Rp749.760.000, yang ditransfer oleh Kemendikbud ke rekening BRI atas nama SMK Pencawan 1 Medan.

Sejumlah item belanja (pengeluaran) ada dilakukan ada dilampirkan pada Laporan Pertanggung jawaban kedua terdakwa namun diduga kuat tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Antara lain, pembelian buku paket berupa Lembaran Kerja Siswa (LKS) tetapi buku tersebut pembeliannya dilakukan dengan mengutip uang dari siswa/siswi. Restu Utama Pencawan bersama-sama dengan Ismail Tarigan dalam mengelola dana BOS telah melakukan belanja-belanja fiktif.

Terdakwa tidak ada melakukan pembahasan atau musyawarah terkait dengan penerimaan dan penggunaan Dana BOS Tahun 2018 dan Tahun 2019 triwulan I dan II dengan dewan guru dan komite sekolah.

Restu Utama Pencawan bersama Ismail Tarigan melakukan pencairan tahap I Pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) tahun 2019, tetapi tidak ada melakukan pembangunan terhadap RPS tersebut.

Seyogianya dana BOS dimaksud dipergunakan untuk pengembangan perpustakaan meliputi penyediaan buku teks utama, pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan, peningkatan kompetensi tenaga perpustakaan.

Pengembangan data base perpustakaan, pemeliharaan dan pembelian perabot perpustakaan dan atau pemeliharaan dan pembelian AC perpustakaan.

Penggandaan formulir pendaftaran siswa baru, administrasi pendaftaran, penentuan minat/psikotes, publikasi atau pengumuman PPDB, biaya kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dan atau konsumsi penyelenggaraan kegiatan dan transportasi.

Biaya kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler yang meliputi kegiatan pengadaan alat habis pakai praktikum pembelajaran, biaya pengadaan bahan habis pakai praktikum pembelajaran, pembiayaan untuk menyelenggarakan kegiatan pembelajaran intrakurikuler, ekstrakurikuler serta pengembangan karakter.

Kegiatan evaluasi pembelajaran yang meliputi kegiatan ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan semester, ulangan kenaikan kelas dan atau USBN dan lainnya. (man/han)

Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Sains dan Teknologi UNPAB Ikuti Program Magang MBKM, Dampingi Masyarakat Rawat Tanaman Hortikultura

Tiga Mahasiswa Prodi Agroteknologi Fakultas Sains dan Teknologi UNPAB saat mengikuti Program Magang MBKM didampingi dosen pembimbing.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tiga Mahasiswa Prodi Agroteknologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Panca Budi (UNPAB) mengikuti program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Tanaman Hortikultura di Desa Batu Jonjong Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat mulai dari bulan Oktober 2023- Februari 2024 lalu.

Ketiga Mahasiswa tersebut adalah Handoko,Wira Yudhistira Yudha, dan Zakaria Anshari.

Dosen Pembimbing, Dr.Desi Sri Pasca Sari Sembiring kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (26/2) mengatakan bahwa mahasiswa Prodi Agroteknologi Sains UNPAB yang mengikuti Program Magang MBKM itu bekerjasama dengan yayasan Sumatera Hijau Lestari dengan melakukan pendampingan masyarakat terkait merawat tanaman hortikultura

“Tanaman Hortikultura itu dilakukan kepada masyarakat. Agar masyarakat bisa mengerti dengan manfaat tanaman holtikultura,”bilang Desi.

Dilanjutkan perempuan yang kerap disapa Desi itu bahwa tujuan magang MBKM itu tidak lain untuk membuat mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmu kuliahnya ditengah tengah masyarakat Bahorok. Sehingga, masyarakat Bahorok Langkat dapat lebih meningkat kesejahteraan lewat menanam tanaman Hortikultura. “Tanaman Hortikultura ini tanaman yang ditanam di kebun,”bilang Desi.

Dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa di Bahorok tersebut banyak yang diajarkan ke masyarakat tentang cara menanam sayuran cabe, sayuran kol dan sayuran bayam. Mulai cara menanam, memilih bibit hingga pemupukan.

“Mahasiswa kita terjun langsung mengajar cara menanam dan memupuk tanaman tersebut. Agar panen lebih meningkat dan segar,”katanya

Desi berharap kepada mahasiswa agar terus memberikan bimbingan dan tidak bosan untuk terus memberikan pemahaman lebih detil tentang tanaman hortikultura tersebut. (rel/sih)