Home Blog Page 752

Petugas Railink di Stasiun Binjai Balikkan Tas Berisikan Uang Rp14 Juta ke Pemiliknya

KEMBALIKAN: Petugas keamanan Railink saat mengembalikan tas berisikan uang Rp14 juta kepada pemiliknya.(ist/SUMUT POS)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tas berisikan uang tunai Rp14 juta ditemukan seorang petugas PT Railink atau KAI Bandara di Stasiun Binjai, Sumatera Utara, Rabu (14/2/2024) malam. Selanjutnya, tas warna abu-abu itu sudah diserahkan kepada pemiliknya.

Berdasarkan kronologi penemuan tas pada malam hari itu, berawal petugas Railink, bernama Fuji Alwi saat melakukan pengecekan area pelayanan di stasiun Binjai, setelah keberangkatan KA Srilelawangsa dari Binjai menuju Kota Medan.

“Selanjutnya, penemuan tas tersebut, langsung diinformasikan dan diserahkan ke petugas keamanan Stasiun Binjai. Serta diumumkan ke penumpang di atas KA Srilelawangsa tujuan Medan,” kata Plt VP Sekretaris Perusahaan KAI Bandara, Supriyanto, Kamis (15/2/2024).

Usai diinformasikan atas penemuan tas tersebut, Supriyanto mengatakan tas tersebut, terindentifikasi milik Kiki Mardyana, yang sedang melakukan perjalanan menggunakan KA Srilelawangsa dari Stasiun Binjai menuju Stasiun Medan.

Pemilik tas, setelah mendapatkan informasi dari petugas, langsung kembali untuk mengambil tasnya di stasiun Binjai, dengan naik KA Srilelawangsa keberangkatan dari Stasiun Medan. Tiba di stasiun Binjai, Kiki yang ketinggalan tas segera melaporkan kepada petugas keamanan stasiun Binjai, perihal ketinggalan tas.

“Setelah dicek, tas tersebut diserahkan kembali kepada penumpang. Uang tunai senilai Rp14.000.000 pun kembali berada di tangan pemiliknya,” jelas Supriyanto.

Supriyanto mengatakan bahwa KAI Bandara berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Termasuk, seluruh petugas bekerja secara profesional dan jujur.

“Kejadian ini bukan hanya insiden kehilangan dan penemuan barang. Tetapi, juga menegaskan bahwa pelayanan yang dilakukan dengan integritas dan kejujuran adalah landasan utama, dalam memberikan pengalaman positif kepada penumpang KA Bandara,” sebut Supriyanto.

Sementara itu, pemilik tas, Kiki Mardyana mengucapkan rasa terima kasih kepada petugas KAI Bandara atas kejujuran dan pelayanan yang luar biasa.

“Saya sangat mengapresiasi kejujuran dan mengharapkan agar semangat amanah seperti ini terus dijaga dan diterapkan oleh seluruh petugas KAI Bandara,” kata Kiki.(gus/ram)

Jika Keadilan Belum Ditegakkan, Sulit Kedamaian Diciptakan

AKRAB: Tun DR H Rahmat Shah bersama warga saat beraktivitas.ISTIMEWA.

TOKOH nasional Tun DR H Rahmat Shah mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) guna memilih para pemimpin masa depan. Pemilu ini memilih presiden dan wakil presiden serta anggota DPD RI, DPR RI, DRPD provinsi maupun kabupaten/kota.

”Kita memiliki tiga calon presiden dan tiga calon wakil presiden. Insya Allah terpilih, yang diinginkan masyarakat,” kata Tun DR H Rahmat Shah yang pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melalui vidio yang diunggah di media sosial, Kamis (15/2).

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut yang mengenal baik, enam Capres dan Cawapres tersebut mengimbau kepada presiden dan wakil presiden terpilih untuk memenuhi komitmen saat kampanye, debat maupun saat penjelasan yang disampaikan pada berbagai lokasi. ”Insya Allah dapat dipenuhi hingga masyarakat kita bisa maju, sejahtera, memiliki lapangan kerja, mendapatkan pendidikan yang baik dan hal lain yang didambakan petani, nelayan, pengusaha dan semua pihak,” katanya nya.

Ia menambahkan bahwa semoga niat baik dan tujuan mulia dalam pelaksanaan pesta demokrasi Indonesia tersebut mendapatkan ridho Tuhan Yang Maha Esa serta mendapatkan semangat kepedulian dan saling membantu sehingga dapat mendukung pemimpin bangsa yang terpilih.

Tun DR Tun Rahmat Shah juga mengingatkan sejarah perjuangan bangsa saat bagaimana Soekarno selaku pendiri bangsa yang telah melakukan banyak hal baik yang membawa Bangsa Indonesia dikenal di seluruh dunia. Demikian pula dengan Soeharto yang sempat menciptakan swasembada pangan dan banyak kebaikan lain yang dilakukan.

Kebaikan serupa juga dilanjutkan BJ Habibie, KH Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono hingga Joko Widodo. ”Kami mohon agar yang baik dari Bung Karno, Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur, Bu Mega, Pak SBY dan Pak Jokowi saat ini, dapat diteruskan presiden dan wakil presiden terpilih,” ungkapnya.

Sebaliknya, kata Tun DR Tun Rahmat Shah, hal-hal yang merugikan dapat ditinggalkan. ”Yang kurang baik, ditinggalkan. Yang belum tuntas, kita tuntas bersama,” ujar ketua FORKI Sumut.

Kemudian hal-hal yang belum baik, tapi dibutuhkan masyarakat, agar diselesaikan dengan baik hingga membawa dampak positif ke semua pihak. ”Inovasi dan masukan baru sesuai perkembangan zaman agar dilaksanakan dengan baik dan dipenuhi dengan tuntas,” urainya.

Tokoh yang aktif membina banyak cabang olahraga ini mengingatkan saat ini tidak diperlukan sekadar pencitraan karena masyarakat membutuhkan kehidupan yang layak. ”Allah telah memberikan banyak kepada kita. Sebenarnya kita semua dapat sejahtera dan bahagia mengejar ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain. Sehingga anak dan cucu kita akan merasakan kesejahteraan yang semestinya,” tegas Konsul Kehormatan Turki untuk Pulau Sumatera.

Ketua Lembaga Konservasi Indonesia ini juga mengutarakan bahwa sebelum pelaksanaan Pemilu 2024, pihaknya juga telah melaksanakan kampanye tidak terbuka dengan menyampaikan imbauan kebersamaan untuk menyejukkan semua pihak. Hal ini juga telah dilakukan pada beberapa Pemilu sebelumnya.

”Apapun yang kita lakukan saat ini berdampak pada masa depan bangsa dan negara. Berbicaralah dan berbuatlah yang beretika. Karena siapapun nanti yang terpilih adalah presiden dan wakil presiden kita bersama. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Jika keadilan belum ditegakkan, sulit kedamaian diciptakan,” kata Tun DR H Rahmat Shah merinci isi imbauan kebersamaan tersebut. (dmp)

Pemilu di Karo Aman Terkendali

KARO, SUMUTPOS.CO – Dalam mengawal jalannya Pemilu 2024 di Sumut, khususnya Kabupaten Karo, Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman, melaksanakan patroli dan pemantauan langsung pelaksanaan pemungutan suara di beberapa TPS.

Dalam patroli tersebut, Wahyudi melaksanakannya bersama Forkopimda, mulai Bupati Cory Sriwaty Sebayang, dan Dandim 0205 TK Letkol Inf Ahmad Afryan Rangkuti, juga Ketua Bawaslu Gemar Tarigan.

Pada kesempatan itu, Wahyudi menyampaikan, terdapat 260 personel dari Polres Tanah Karo, ditambah dari Kodim 0205 TK, yang bersiaga di 1.217 TPS seluruh Kabupaten Karo.

“Alhamdulillah, hasil pantauan pelaksanaan Pemilu di Karo, hingga saat ini berlangsung aman dan terkendali. Antusias masyarakat melaksanakan Pemilu juga sangat tinggi, terlihat dari beberapa tempat yang kami kunjungi saat patroli di beberapa TPS,” ungkap Wahyudi.

Wahyudi pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tetap bersama menjaga keamanan dan kelancaran selama Pemilu 2024 ini.

Sementara Cory mengatakan, dalam pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Karo, antusias masyarakat sangat tinggi. Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. “Apapun pilihannya dan siapapun yang terpillih nantinya, tetap jaga persatuan dan kesatuan serta keharmonisan antar-masyarakat,” imbaunya.

Patroli dan peninjauan langsung oleh jajaran Forkopimda Karo ini, diharapkan dapat memberikan tambahan kepercayaan kepada masyarakat, proses Pemilu 2024 ini dijalankan dengan aman, jujur, dan adil.

Berikan Hak Suara

Dalam kesempatan yang sama, Cory turut memberikan hak suaranya di TPS 001, yang berlokasi di Kelurahan Gung Leto, Kecamatan Kabanjahe. Dengan mengenakan pakaian santai dan senyum yang ramah, beliau tiba di TPS pada pukul 09.00 WIB, disambut antusiasme warga sekitar. Tak hanya memberikan hak suaranya, dia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama proses pemungutan suara berlangsung.

Setelah memberikan hak suaranya, Cory bersama Kapolres Tanah Karo, Dandim 0205/TK, dan para pejabat terkait melakukan kunjungan ke sejumlah TPS di Kabupaten Karo. Dia menyempatkan diri berdialog dengan pemilih yang masih antre untuk memberikan suaranya. (deo/saz)

DPK di TPS Pasar Doloksanggul Tak Bisa Nyoblos

AKTIVITAS: Situasi TPS 008, Kelurahan Pasar Doloksanggul, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbahas.

Jonathan Alvius Theo Zevan (22), warga Jalan Merdeka No 37, Pasar Doloksanggul, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbahas, sebagai pemilih khusus, mengaku kecewa karena tidak bisa mencoblos. Pasalnya, dia tidak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya tidak bisa mencoblos. Kata petugas TPS, saya tidak terdaftar di DPT online,” ungkap Jonathan, saat ditemui di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 008, Pasar Doloksanggul, tepatnya di halaman Kantor Mall Pelayanan Publik.

Jonathan juga menjelaskan, dia sebagai pemilih khusus, berhak untuk mencoblos. Namun, saat dia datang bersama ibunya, Royani Limbong (47), dia tidak bisa menggunakan hak pilihnya, karena tidak masuk dalam DPT. Selain itu, dia mengatakan, petugas beralasan karena Jonathan tidak membawa e-KTP fisik, hanya menunjukkan gambar e-KTP dari handphone.

“Saya datang bersama mama jam 12.42 siang. Karena kami pemilih khusus. Setelah kami di TPS 008, saya duluan masuk, dan saya menunjukkan e-KTP saya dari handphone, karena fisiknya tinggal di Medan. Setelah dicek, kata petugas, saya tidak terdaftar di DPT online, dan fisik e-KTP saya tidak ada,” tuturnya.

“Kecewanya ya itu, e-KTP saya berdomisili di Humbahas, dan saya sebagai pemilih khusus, harusnya bisa mencoblos. Tapi kata petugasnya tidak bisa,” kata Jonathan lagi.

Padahal, lanjutnya, dia bersama ibunya sudah lama menunggu untuk dipanggil, karena sudah dilaporkan oleh ayahnya, mereka merupakan pemilih khusus. “Sambil menunggu, kami sambil jualan. Karena jarak antara TPS ke warung kami, hanya berjarak 20 meter. Dan saya sangat ingin mencoblos,” keluh Jonathan.

Keluhan itu juga dirasakan ibu Jonathan. “Kecewa juga, anak saya duluan masuk, tidak bisa mencoblos karena tidak terdaftar di DPT. Padahal, kami sudah lama menunggu di lokasi. Karena lokasi TPS 008, hanya sekitar 20 meter dari warung kami,” beber Royani.

Ketika ditanya, apakah benar mereka sebagai pemilih khusus dengan menggunakan e-KTP? Dia pun mengakui.

“Ya, aku bersama anakku alamat e-KTP di Humbahas. Jadi kami mencoblos dengan menggunakan e-KTP, untuk menggunakan hak suara kami,” ujar Royani lagi.

Sementara itu, Ketua KPPS Kelurahan Pasar Doloksanggul, Maidin Manalu, enggan berkomentar. “Saya mau ke Kantor KPPS dulu. Dipanggil,” katanya mengelak.

Ketua KPU Humbahas, Meena Cibro ketika dikonfirmasi, mengaku akan mengecek kebenarannya.

“Nanti ya. Saya tanya dulu ke KPPS di sana,” jelasnya.

Sebelumnya, dia belum mengetahui adanya keluhan warga tidak dapat mencoblos di TPS 008, Kelurahan Pasar Doloksanggul.

“Kejadian yang disampaikan ini, belum ada saya terima laporannya. Namun kejadian sejenis, sudah saya temui di beberapa TPS,” beber Meena.

Ketua Bawaslu Humbahas, Henri W Pasaribu mengaku, pengguna e-KTP itu masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), yang tidak terdaftar di DPT dan DPTb. Sebagai DPK, diberikan ruang untuk menggunakan hak suaranya pada pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB.

“Pemilih dalam DPK diberikan ruang untuk menggunakan hak suaranya pada waktu yang telah ditentukan,” jelasnya.

Ketika disampaikan soal keluhan warga tersebut, menyampaikan, akan mengecek kebenarannya.

“Soal ini nanti saya crosscheck dulu kebenarannya, apakah sudah sesuai prosedur atau tidak. Kalau memang sudah sesuai prosedur, kami akan klarifikasi nanti KPPS dan pengawas TPS. Apa alasan mereka tidak memberikan ruang kepada pengguna e-KTP, untuk menggunakan hak pilihnya,” tegas Henri.

Henri menuturkan, sekaitan permasalahan saat pemilihan, sifat pihaknya sebagai pengawas, harus memastikan pelaksanaan pemungutan suara sesuai prosedur dan regulasi yang ada. “Pengawas itu harus memastikan pelaksanaan pemungutan suara sesuai prosedur dan regulasi yang ada. Jika memang tindakan pengawas yang salah, maka akan kami proses. Dan jika tindakan KPPS yang salah, tetap akan kami proses,” katanya.

Disinggung kapan akan diklarifikasi, dia tak dapat memastikan. “Anggota kami masih melaksanakan tugas pengawasan di TPS. Jadi belum bisa diklarifikasi, sampai selesai proses penghitungan suara dan rekap di TPS. Kalau sudah selesai bertugas nanti, akan langsung kami klarifikasi,” pungkas Henri. (des/saz)

Kapolda Sumut, Pangdam, dan Pj Gubsu Tinjau TPS 013 Medan Kota, KPPS: Terima Kasih Memberikan Rasa Aman

TINJAU: Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat meninjau TPS 013 yang berlokasi di Jalan Pintu Air, Kecamatan Medan Kota, Rabu (14/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi meninjau Tempat Pemungutan Suara (TPS) 013 yang berlokasi di Jalan Pintu Air, Kecamatan Medan Kota, Rabu (14/1).

Bersama Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin, Pangdam I Bukit Barisan (BB)Mayjen TNI Mochammad Hasan serta para pejabat lainnya, kedatangan Kapolda Sumut ke TPS 013 untuk memastikan pelaksanaan pecoblosan surat suara dan pemungutan suara pada Pemilu 2024 berjalan aman, nyaman, damai.

Pantauan di lokasi, kedatangan Kapolda Sumut, Pj Gubernur Sumut, dan Pangdam I Bukit Barisan disambut hangat masyarakat saat proses pencoblosan surat suara. Juga, Pj Gubernur Sumut Hassanudin memberikan coklat kepada para pemilih di TPS.

“Kita hadir di sini untuk memastikan pelaksanaan pencoblosan surat suara di Kota Medan, Sumatera Utara berjalan kondusif, aman, dan damai,” ujar Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

Sementara itu Ketua KPPS, Hendrik mengungkapkan, pelaksanaan pencoblosan surat suara dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 269 orang berjalan sangat aman di TPS 013.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada personel TNI/Polri yang karena turut membantu memberikan rasa aman di TPS ini. Antusias pemilih sangat luar biasa memberikan hak suaranya,” ujarnya. (dwi/azw)

Kasus Kekerasan Pekerja Rumah Tangga Makin Tinggi

Wakil Ketua Komnas Perempuan Olivia Salampessy

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan mengungkap angka kekerasan yang menimpa Pekerja Rumah Tangga (PRT) makin tinggi.

Selain itu, proses hukum terhadap PRT juga mengalami banyak pengecualian. “Hal ini dimungkinkan karena belum adanya jangkauan hukum bagi PRT korban kekerasan,” kata Wakil Ketua Komnas Perempuan Olivia Salampessy dalam webinar, di Jakarta, Selasa (13/2).

Olivia Salampessy mengatakan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) yang telah berusia dua dekade sejak disahkan 2004, secara jelas menyatakan PRT termasuk yang dilindungi oleh UU PKDRT. Namun, sampai sekarang belum dapat diimplementasikan pada PRT korban kekerasan. “Ketiadaan penanganan kasus kekerasan yang dialami PRT melalui UU PKDRT mengakibatkan adanya kekosongan payung hukum untuk melindungi, memberikan keadilan, dan pemenuhan hak-hak PRT sebagai pekerja,” katanya.

Untuk itu pada 2004 Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) diajukan ke DPR RI. Namun hingga kini RUU PPRT masih belum juga disahkan. “Bahkan belum sama sekali memasuki tahap pembahasan tingkat satu. Kami berpandangan tahun 2024 ini merupakan masa kritis pembahasan RUU PPRT, karena jika pada tahun ini tidak ada satu nomor DIM pun dari RUU PPRT yang dibahas dan disepakati di pembahasan tingkat satu DPR RI, maka RUU PPRT akan non carry over,” kata Olivia Salampessy. “Ini berarti kita harus memulai lagi dari nol untuk pengusulan RUU PPRT ke proses legislasi,” kata dia. (jpg/ila)

Sri Mulyani Mulai Bahas Rancangan APBN 2025

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mulai membahas perancangan awal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025.

Pembahasan tersebut dilakukan bersama Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan jajaran pimpinan eselon I Kementerian Keuangan. “Kemarin siang, saya bersama Pak Wamenkeu dan jajaran pimpinan eselon I berdiskusi cukup panjang mengenai topik yang sangat penting, yaitu Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2025,” kata Sri Mulyani dalam akun Instagram resmi @smindrawati, seperti dikutip di Jakarta, Selasa (13/2).

Secara khusus, Menkeu meminta agar perancangan APBN kali ini makin dipertajam, sehingga mampu menjawab berbagai masalah struktural maupun fundamental. Selain itu juga menjawab harapan-harapan dari masyarakat Indonesia. “APBN akan terus dioptimalkan sebagai instrumen andalan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Indonesia,” ujar Sri Mulyani.

KEM-PPKF merupakan dokumen resmi negara yang menjadi acuan penyusunan Nota keuangan dan Rancangan APBN. Perancangan APBN 2025 menjadi yang terakhir pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sementara pelaksanaan APBN 2025 akan dijalankan oleh pemerintahan berikutnya.

Adapun dalam dokumen KEM-PPKF 2024 (Pemutakhiran), proyeksi asumsi makro untuk tahun 2025 ditetapkan pertumbuhan ekonomi 5,5-6,0 persen, inflasi 1,5-3,5 persen, nilai tukar rupiah Rp14.900 hingga Rp15.300.

Kemudian, tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 Tahun 6,3-7,5 persen, harga minyak mentah 70-90 dolar AS per barel, lifting minyak mentah 606-684 ribu barel per hari, serta lifting gas bumi 1,06-1,15 juta barel setara minyak per hari. Sementara postur makro fiskal pada 2025 ditetapkan pendapatan negara 12,08-12,77 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), belanja negara 14,21-15,22 persen PDB, keseimbangan primer 0,07 persen hingga minus 0,40 persen PDB, dan defisit 2,13-2,45 persen PDB. (jpg/ila)

Salurkan Hak Suara Bersama Istri, Ketua TPD Ganjar-Mahfud Sumut: Semoga Yang Terbaik Bisa Menang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar – Mahfud Sumatera Utara, Paul Baja M Siahaan, mengharapkan Bangsa Indonesia bisa mendapatkan pemimpin terbaik sesuai yang diharapkan mayoritas rakyat dalam Pemilihan Umum 2024.

Pesan ini disampaikan Paul Baja, usai menyalurkan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 002 Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Rabu (14/2/2024).

“Sebagai warga negara saya merasa senang telah memenuhi hak saya. Semoga yang terbaik bisa menang,” ucap Paul Baja didampingi istrinya, Paulina Basaria Simbolon menjawab wartawan di halaman RS Elisabeth, Medan, sebagai lokasi TPS tersebut.

Sosok Calon Legislatif DPR RI daerah pemilihan Sumatera Utara I nomor urut 10 tersebut juga berharap, Pemilu kali ini dapat berjalan dengan damai, sejuk, dan tenang. “Dan hasilnya bisa menjadi yang terbaik bagi bangsa kita,” ujar politisi muda PDI Perjuangan tersebut.

Ia juga menilai bahwa tingkat partisipasi Pemilu 2024 ini akan sangat tinggi sebagaimana yang dilihatnya di TPS lokasinya memilih.

“Di TPS ini tinggi (tingkat pemilihnya), soalnya tadi kita nunggunya lama. Sepertinya (tingkat partisipasinya) lebih tinggi dibanding lima tahun yang lalu,” kata pengusaha sukses di bidang perkebunan tersebut.

Diakui Paul, ketika di bilik suara, dirinya cukup kesulitan melipat balik surat suara sehabis mencoblos. “Ya, cukup berkeringat tadi pas di bilik suara,” selorohnya.

Disisi lain, Paul Baja juga mengaku optimis dengan pencapaiannya sebagai salah satu kontestan Pemilu 2024. Soal target suara, dirinya menginginkan hasil yang semaksimal mungkin setelah penghitungan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti.

“Sebagai caleg, saya tentu berharap dapat mendulang suara sebanyak-banyaknya. Saya rasa semua (kontestan) juga demikian,” katanya penuh optimis.

Begitupun untuk target suara pasangan calon nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Sumut yang diusung oleh PDI Perjuangan bersama koalisi parpol lainnya seperti PPP, Hanura, dan Perindo, Paul Baja berharap dan merasa optimis pasangan Ganjar – Mahfud bisa mendulang suara yang baik di Sumatera Utara.

“Harapannya sama, sebanyak-banyaknya suara untuk paslon nomor 3 (Ganjar- Mahfud) yang kita usung dan perjuangkan selama ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, di TPS 002 Kelurahan Jati yang menjadi lokasi memilih Paul Baja M Siahaan beserta istri, terdapat jumlah daftar pemilih tetap sebanyak 271 orang. (map)