24 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 754

Pencegahan Stunting, BKKBN Gencar Lakukan Sosialisasi

STUNTING: Anggota DPR RI, H Saleh Partaonan Daulay saat mengisi acara sosialisasi.

LABUHAN BATU, SUMUTPOS.CO – BKKBN dan Komisi X DPR RI gencar melakukan sosialisasi dan komunikasi, informasi dan Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana. Tujuannya untuk menekan angka stunting di NS Cafe Jalan Lingga Tiga, Kampung Dalam-Sigambal, Desa N Empat Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara Kamis (11/01/2024).

Anggota Komisi X DPR RI, H. Saleh Partaonan Daulay sebagai mitra kerja mengatakan mencegah stunting sebenarnya tidak sulit. Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan cara tidak hamil terlalu tua, tidak hamil terlalu muda, tidak hamil terlalu dekat, dan tidak hamil terlalu banyak.

Saat ini, BKKBN tidak lagi berjuang mengendalikan jumlah penduduk, namun lebih pada meningkatan kualitas penduduk.

Syamsurizal Lubis Penata KKB Ahli Madya Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara menambahkan Pencegahan stunting menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas penduduk. Sehingga pada tahun 2045 mendatang, Indonesia memiliki generasi yang berkualitas.

“Stunting bukanlah suatu penyakit, melainkan akibat dari kekurangan gizi kronis dan infeksi berkepanjangan. Seperti kanker, stunting juga memiliki stadium atau tahapan,” jelasnya.

“Stadium satu itu ketika berat badan tidak naik. Datang ke faskes terdekat, nanti dicek, kalau tidak ada penyakit akan diintervensi dengan pemberian makanan tambahan (PMT) selama 2-6 minggu, nanti dicek lagi,” ungkapnya. (rel/ram)

Ketua TPD AMIN Sumut Kukuhkan Kepengurusan Relawan Ash Shaff

RELAWAN: Ketua TPD AMIN Sumut, Edy Rahmayadi mengukuhkan Relawan Ash Shaff yang diketuai oleh Akmal Samosir SAg SH MH di Kembar Cafe Jalan Sakti Lubis, Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Anies Rasyid Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN) Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengukuhkan Relawan Ash Shaff yang diketuai oleh Akmal Samosir di Kembar Cafe Jalan Sakti Lubis, Medan, Rabu (10/1/2024) kemarin.

Relawan As Shaff merupakan warga, kader dan simpatisan Al Washliyah yang tergerak untuk menyalurkan aspirasi dan komitmen politik untuk mendukung serta memenangkan pasangan Capres Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar pada Pilpres 14 Februari 2024 mendatang.

Acara pelantikan dihadiri ratusan warga, kader dan simpatisan Al Washliyah se-Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Akmal Samosir mengatakan, warga dan simpatisan Al Washliyah bersepakat dan terdorong untuk mendeklarasikan relawan Ash Shaff sebagai wadah perjuangan menyalurkan aspirasi dan komitmen.

“Sebagai kader, warga dan simpatisan Al Washliyah, kami juga memiliki tanggungjawab untuk dapat terlibat langsung di dalam menentukan sikap dan pilihan kami di alam pesta demokrasi ini, sehingga tidak hanya partai-partai politik yang ada di republik ini, yang dapat memainkan peran dalam menentukan pimpinan ke depan,” ujar Akmal Samosir.

Terbentuknya relawan Ash Shaff, lanjut Akmal Samosir, merupakan perjuangan warga Al Washliyah dalam mewujudkan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

“Relawan Ash Shaff dalam menentukan dan menetapkan pilihan dan dukungan terhadap sosok dan tokoh yang dianggap mampu membangun washilah, menjalin ukhuwah dan melaksanakan amanah. Kita yakin saudara-saudaraku bahwa itu ada pada pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN),” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TPD AMIN Sumut, Edy Rahmayadi mengajak, Relawan Ash Shaff untuk ikut mencatat sejarah perubahan yang saat ini sedang dalam perjuangan.

Pengukuhan Relawan Ash Shaff, lanjut Edy, semakin menambah panjang relawan yang ikut berjuang untuk melakukan perubahan.

“Mari berjuang untuk memenangkan pasangan Anies Baswedang-Muhaimin Iskandar. Mari ikut mencatat sejarah bagi perjuangan untuk perubahan di Indonesia,” ujarnya.

Edy Rahmayadi mengatakan, banyak relawan yang terus bertumbuhan untuk kemenangan pasangan Capres AMIN. Tidak hanya dari kalangan muslim, tapi juga non muslim.

“Ini menunjukkan bahwa dukungan untuk pasangan Capres AMIN di Sumut terus bertambah dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Edy mengaku, selalu didesak oleh Timnas AMIN untuk mempersiapkan saksi di seluruh TPS di Sumut. Namun sampai saat ini hal itu menjadi persoalan yang tidak terselesaikan.

“Ketika saya buka pendaftaran sebagai saksi, sangat banyak yang mendaftar. Sekitar 90 ribu lebih yang mendaftar. Tapi begitu diberitahu bahwa tidak ada uang makan untuk menjadi saksi, semua mundur,” ujarnya.

Untuk itu, Edy berharap, agar Ash Shaff yang merupakan relawan bentuk Al Washliyah ikut bisa mengerahkan warganya untuk menjadi saksi di TPS.

“Saya tahu kepengurusan Al Washliyah sudah terbentuk di 33 Kabupaten/Kota se- Sumut. Jika kader Al Washliyah dikerahkan untuk menjadi saksi, tentu sangat luar biasa,” ujarnya.

Terkait harapan Ketua TPD Sumut ini, Akmal Samosir yang dijumpai usai acara mengatakan, jika diberikan amanah, Relawan Ash Shaff bersedia untuk mengerahkan warga, kader dan simpatisan Al Washliyah untuk menjadi saksi.

“Jika kita diberikan amanah, kita siap. Hanya saja kitakan menghargai partai politik pendukung Capres AMIN. Tapi kalau diberikan amanah oleh TPD kita akan mengerahkan warga dan simpatisan Al Washliyah di 33 Kabupaten/Kota untuk menjadi saksi di setiap TPS,” ujarnya.

Adapun susunan kepengurusan Relawan Ash Shaff yang dilantik masing-masing Pelindung/Pembina Edy Rahmayadi, Dedi Iskandar Batubara. Penasehat diketuai Dr HM Natsir, LC, MA.

Ketua Akmal Samosir, S.Ag, SH, MH, Sekretaris Rusli Damanik SE, MM, Bendahara Dra Maryam Sahar. Kepengurusan dilengkapi dengan beberapa divisi di antaranya Divisi Kesekretariatan, Divisi Humas/Media Sosial, Divisi Logistik/APK, Divisi Sosialisasi.(gus/ram)

Program Security Cyber Prabowo-Gibran Sangat Tepat Amankan Data Masyarakat dari Para Peretas

Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mengapresiasi program Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka dalam meningkatkan security cyber di Indonesia.

Menurut pria yang maju dalam pemilihan legislastif untuk DPR RI dapil Sumut 1, nomor urut 2 dari Partai Gerindra itu, saat ini kaum muda harus difasilitasi untuk menuju Indonesia 2045.

Dia menjelaskan, Gibran merupakan sosok cawapres yang cerdas dan punya program kerja yang cerdas pula. Ia tidak hanya memikirkan kepentingan satu kelompok semata, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Gen Y dan Gen Z.

“Kaum ini harus mendapatkan wadah dan fasilitas yang baik pula,” ujar Jona, Jumat (12/1/2024).

Menurutnya, apa yang disampaikan Gibran tak hanya sekadar wacana. Program tersebut telah dilakukan Relawan Prabowo-Gibran yang tergabung dalam Pride. Pride telah melaunching aplikasi prabowogibran.ai. Aplikasi ini menyaring berita-berita hoaks yang muncul pada saat kampanye.

“Aplikasi ini untuk melindungi para pemilih pemula dari berita-berita hoaks yang dapat menyesatkan mereka,” katanya.

Jona menambahkan, sebagai bentuk kepedulian Prabowo-Gibran, keduanya berencana akan membangun sekolah teknologi di seluruh kota-kota di Indonesia, seperti Solo technopark bila terpilih nanti dalam kontestasi Pilpres 2024.

Program ini, lanjutnya, sangat tepat dan mulia. Selain menjaga kerahasiaan data, keberadaannya sebagai wadah untuk Gen Z dan kaum milenial, dalam membentuk dan membina kemampuan yang mereka miliki.

“Program yang bersentuhan dengan masyarakat ini juga membuat elektabilitas pasangan nomor urut dua itu terus meningkat. Saat ini berdasarkan hasil survei di beberapa lembaga elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 50,3 persen,” tandasnya. (dwi/ram)

Ditangan Gibran, Dari Olokan ‘Samsul’ Jadi Slogan Positif

BOLA: Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka saat bermain bola. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan netizen. Pasalnya, ia mampu merubah olokan Samsul menjadi slogan positif.

Kata yang bermula dari olokan itu kini berubah makna menjadi sesuatu yang baik dan kerap digunakan saat berkampanye di beberapa daerah Indonesia.

Bahkan, Gibran menyematkan nama Samsul sebagai nama acara dan caption Instagram pribadinya. Seperti pada acara Sunset di Bali, Futsal sarungan bersama santri dan fun football.

“Ini bukan jurus Captain Tsubasa, ini jurus El Samsul rasengan golgolgol. Cetak dua gol, cukup. Tahu kenapa?,” tulis Gibran pada konten Fun Football yang juga dihadiri oleh Raffi Ahmad itu. “Gus-gus Jawa Barat ini punya jurus yang serupa ya. Mereka jago banget lawan saya. Jangan khawatir kidz, Bapak Naruto sudah disini,” tulisnya lagi dalam konten Futsal Bersama Santri.

Caption Gibran mengundang para netizen untuk berinteraksi melalui konten-konten yang disebarkannya. Terbukti dua konten di atas banjir komentar netizen yang jumlahnya dua sampai tiga kali lipat lebih banyak dari konten lainnya.

Para netizen terlihat ceria dan menunjukkan dukungan positif melalui konten tersebut. “Samsul, Semakin Sulit Disusul,” ucap akun @eubacteriaaaa. Kolom ini juga ramai dengan tagar #allinprabowogibran.

Kepiawaian Gibran dalam mendistorsi terma ‘Samsul’ yang awalnya negatif menjadi positif dan mengundang perhatian publik.

Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mengatakan, Gibran adalah pemimpin yang populis dan pandai dalam berinteraksi dengan masyarakat.

“Luar biasa Mas Gibran. Padahal Samsul itukan olokan untuk beliau, tapi Mas Gibran tidak marah dan tersinggung. Ini salah satu wujud dari upaya politik riang dan gembira, supaya para pendukungnya tidak mengolok kembali para haters,” ungkap pria yang juga mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI dari Partai Gerindra tersebut, Jumat (12/1).

Dijelaskannya, distorsi ini adalah komitmen Gibran dalam upaya pemilu damai. “Daripada membalas olokan para haters, konten Mas Gibran justru mengajak masyarakat untuk beraktivitas yang positif seperti main bola, bersepeda dengan masyarakat dan lainnya,” tambahnya.

Jona melihat komentarnya masyarakat sangat senang dengan perilaku Gibran yang populis ini. “Mas Gibran menunjukkan komitmennya dalam upaya pemilu damai. No retorika only kerja nyata. Bersama Pak Prabowo dan Mas Gibran, TKD Prabowo-Gibran Sumut siap menciptakan politik yang santun, riang dan gembira,” tandasnya. (dwi/ram)

Plt Bupati Langkat Undang Pj Gubsu Hadir di HUT ke 274 Tahun

FOTO: Plt Bupati Langkat, H Syah Afandin (kanan) saat foto bersama dengan Pj Gubsu, Hassanudin.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas Bupati Langkat, Syah Afandin melakukan audiensi dengan Pj Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin di kantornya, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (12/1/2024).

Tujuan dari audensi ini untuk mengundang Pj Gubernur Sumatera Utara agar dapat hadir dalam acara Hari Jadi Kabupaten Langkat ke 274 tahun pada Rabu (17/1/2024) mendatang.

Syah Afandin juga menjelaskan sejumlah rangkaian kegiatan pada Hari Ulang Tahun Kabupaten Langkat tersebut. “Kami hadir disini mengundang bapak selaku Pj Gubernur Sumut untuk berhadir pada resepsi Hari Jadi Kabupaten Langkat pada tanggal 17 Januari 2024,” kata pria yang akrab disapa Ondim ini.

Kata dia, HUT Kabupaten Langkat berlangsung selama 3 hari yang dimulai pada Senin (15/1/2024). Kegiatan yang dilaksanakan yaitu pameran dari setiap dinas Pemkab Langkat dan UMKM.

“Kemudian pertunjukan dari masing-masing suku yang ada di Kabupaten Langkat, tabligh akbar dan acara Hiburan,” jelasnya.

Menanggapi ini, Hassanudin selaku Pj Gubernur Sumatera Utara berbahagia atas undangan untuk berhadir pada hari Jadi Kabupaten Langkat. Dia juga akan mendoakan agar kegiatan ini berjalan sukses.

“Saya ucapkan terima kasih telah mengundang saya, Insya Allah saya hadir dan sangat senang dengan kehadiran pak bupati mengundang secara langsung. Semoga acara ini berjalan dengan lancar, sukses dan diridhoi Allah SWT,” pungkasnya. (ted/ram)

Jaksa Tuntut Mati Terdakwa Kurir 9 Kg Sabu

KASUS SABU: JPU membacakan tuntutan terhadap terdakwa kasus sabu secara virtual, Jumat (12/1/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Andhi (39) warga Jalan Setia Jadi Komplek Krakatau Garden, Medan Timur dituntut jaksa dengan pidana mati. Dia dinilai terbukti atas kasus kurir sabu seberat 9 kilogram, empat bungkus dan 48 butir ekstasi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Trian Adhitya Izmail dalam nota tuntutannya, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim, menuntut terdakwa Andhi agar dijatuhkan hukuman pidana mati,” tegasnya.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim memberikan kesempatan kepada penasehat hukum terdakwa untuk menyampaikan pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Dalam dakwaan terungkap, pada 6 Juli 2023 petugas Polrestabes Medan mendapat informasi dari masyarakat adanya transaksi narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Meteorologi VI, Desa Tembung Kecamatan, Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang.

Saat itu, terlihat terdakwa Dinasari Hsb bersama Irfan (DPO) sedang mengendarai sepeda motor dan berhenti di Jalan Meteorologi VI Desa Tembung. Kemudian, datang Andhi dengan mengendarai sepeda motor dengan membawa 1 bungkus plastik teh Cina berisikan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bersih 1.000 gram.

Namun, saat terdakwa Andhi akan menyerahkan sabu-sabu itu kepada terdakwa Dinasari Hsb, kemudian, petugas datang dan langsung melakukan penangkapan terhadap Andhi dan terdakwa Dinasari Hsb.

Sedangkan Irfan berhasil melarikan diri, kemudian petugas melakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik teh Cina berisikan sabu dengan berat bersih 1.000 gram yang diakui milik Andhi dan terdakwa Dinasari Hsb yang diperolah dari Ahong (DPO) untuk diantarkan kepada terdakwa Dinasari Hsb.

Dari pengakuan terdakwa Dinasari Hsb, ia memperjual belikan sabu-sabu tersebut untuk mendapatan uang. Ia sebelumnya sudah sepakat dengan Faisal, harga sabu-sabu untuk 1 kg sebesar Rp320 juta dan terdakwa Dinasari Hsb diberikan harga kepada Irfan adalah Rp330 juta, sehingga terdakwa Dinasari Hsb mendapat keuntungan sebesar Rp10 juta. Dari terdakwa, petugas mengamankan 27 bungkus besar dengan berat keseluruhan 9 kg. (man/ram)

Menurut Pj Gubsu, Kasus Bupati Labuhanbatu sebagai Peringatan

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu, Erik Atrada Ritonga (EAR), yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Labuhanbatu. Menyikapi hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin mengatakan bahwa kasus itu, sebagai tanda peringatan bagi Kepala Daerah lain di Sumut ini.

Hassanudin menghargai proses hukum yang tengah dijalani oleh KPK terkait dugaan korupsi penyuapan dalam pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu itu.

“Mungkin seperti itu, kita dengarkan dalami (KPK) nanti. Maka itu, adalah peringatan bagi kita semua,” ungkap Hassanudin kepada wartawan, di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (12/1/2024) siang.

Hasanuddin meminta kepada semua pihak, untuk menghargai proses hukum, yang tengah dilakukan lembaga anti korupsi itu dan tunggu perkembangan kasus ini disampaikan langsung oleh KPK nantinya.

“Kita biarkan dan berikan kesempatan pada aparat penegak hukum, sesuai dengan kewenangannya menindak lanjuti persoalan ini,” jelas Hassanudin.

Hassanudin mengajak seluruh pihak dan masyarakat di Sumut dan Kabupaten Labuhanbatu, menyikapi kasus OTT dengan menjujung tinggi praduga tidak bersalah.

“Janganlah, jangan kayak gitu, gak benar juga. Belum, kan masih praduga tak bersalah,” tutur Hassanudin.

Dalam kasus OTT Bupati Labuhanbatu ini, Hassanudin sempat pamer tagline ‘Sumut Hebat’. Dalam kepemimpinan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Hassanudin sebagai Pj Gubernur Sumut.

Hassanudin terus menggaungkan Sumut Hebat, kepanjangan dari Harmonis, Efektif, Bersama, Akuntabilitas dan Transparan.

Hassanudin mengungkapkan jangan lah ada istilah kepanjangan Sumut, semua urusan uang tunai. Dengan tagline Sumut Hebat itu, ia mengajak seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumut, menjalankan roda pemerintahan dengan akuntabilitas dan transparansi.

“Janganlah, jangan kayak gitu, gak benar juga,” tutur mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Hassanudin mengungkapkan kasus yang terjadi di Kabupaten Labuhanbatu itu, menjadi peringatan bagi penyelanggara negara, untuk terus meningkatkan kinerja, tanpa melanggar hukum atau melakukan tindakan pidana korupsi.

“Sebaiknya, bagaimana kita makin kedepan makin lebih baik,” ujar Hassanudin.

Disisi lain, Hassanudin mengingatkan pelayanan publik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu, harus tetap berjalan.
“Pelayanan masyarakat, tidak boleh terhenti. Semuanya sistem sudah berjalan,” ucap Hassanudin.

Dijelaskan Hasanuddin, usai Erik Atrada Ritonga terjaring OTT, Wakil Bupati Labuhanbatu, Ellya Rosa Siregar, secara otomatis memimpin roda pemerintahan di Kabupaten Labuhanbatu.

“Tetap (akan kordinasi), sistem organisasikan tetap berada, gitu ada langsung otomatis,” jelas Hassanudin.

Hassanudin mengungkapkan dalam rapat kordinasi dengan Bupati dan Wali Kota se-Sumut, terus mengingatkan jangan bermain dengan anggaran, yang bisa terjerat hukum.

“Pasti, setiap ada kegiatan, kan evaluasi itu selalu berjalan,” ujar Hassanudin.

Hasanuddin menambahkan bahwa kasus OTT menjerat Bupati Labuhanbatu murni kasus hukum. Tidak ada nuansa politik, meski Erik Atrada Ritonga merupakan Ketua DPD NasDem Kabupaten Labuhanbatu.

“Tak adalah (nuansa politik), itukan murni hukum, biarkan dia berjalan secara hukum,” tandas Hassanudin.

Dalam OTT ini, KPK mengamankan 10 orang, salah satunya adalah Bupati Labuhanbatu, termasuk penyelenggaraan negara, pihak swasta. Kasus OTT dugaan penyuapan dalam pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu.

Kini, Erik Atrada Ritonga bersama 9 orang lainnya, sudah diboyong ke gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Namun, pimpinan KPK belum memberikan secara detail identitas dan peran 9 orang diamankan tersebut.(gus/ram)

Baskami Minta Media Kumandangkan Kesejukan Jelang Pemilu 2024

HADIR: Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, menghadiri pengukuhan Pokja Wartawan DPRD Sumut periode 2024-2027 di Aula Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (12/1/2024) siang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, menghadiri pengukuhan Pokja Wartawan DPRD Sumut periode 2024-2027 di Aula Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (12/1/2024) siang.

Pada kesempatan yang turut dihadiri Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Sumut Luthfi Solihin Sirait dan Kasubbag Informasi Protokol dan Humas Sekretariat DPRD Sumut M. Sofyan tersebut, Baskami Ginting mengucapkan selamat kepada para pengurus Pokja Wartawan DPRD Sumut.

“Selamat kepada Pokja Wartawan DPRD Sumut yang baru dikukuhkan. Bermitra lah bersama kami dengan baik. Semoga kita sehat-sehat, sehingga kita bisa menjalankan tugas masing-masing dengan baik,” ucapnya.

Baskami mengakui, tanpa peran wartawan yang memberikan informasi, masyarakat tidak akan mengetahui apa yang sudah dan akan dilakukan seluruh Anggota DPRD Sumut.

“Mari kita berkolaborasi, sehingga masyarakat bisa mengetahui apa saja tugas dewan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Baskami juga mengajak para wartawan yang tergabung dalam Pokja Wartawan DPRD Sumut untuk mengumandangkan kesejukan, kedamaian, serta tidak mengadu domba melalui pemberitaan jelang Pemilu 2024.

“Mari kumandangkan kesejukan, kedamaian dan jangan mengadu domba menjelang Pemilu 2024 ini,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan DPRD Sumut Merry Ismail mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan Wakil Ketua DPRD Sumut lainnya yang mendorong adanya paguyuban wartawan yang bertugas di DPRD Sumut.

Dia juga menjelaskan, Pokja Wartawan DPRD Sumut merupakan wadah bagi wartawan untuk meningkatkan hubungan kemitraan dengan DPRD Sumut yang sudah terjalin baik selama ini.

“Semoga kedepannya lebih baik lagi. Diharapkan keberadaan Pokja Wartawan DPRD Sumut dapat bermanfaat bagi anggota dan masyarakat pada umumnya. Karena itu, mari kita bersama-sama membangun pondasi yang kokoh perkolaborasi kolaborasi dengan semangat kebersamaan dan bekerja keras demi mencapai tujuan bersama. Terima kasih atas bantuan dan dukungannya untuk kemajuan kita bersama,” tutupnya.

Seperti diketahui, adapun kepengurusan Pokja Wartawan DPRD Sumut periode 2024 – 2027 yang dikukuhkan, yakni Ketua Mery Ismail, Wakil Ketua : Markus Pasaribu, Sekretaris Jamaludin, Bendahara Hartati Rangkuti, dan sejumlah pengurus lainnya.
(map/ram)

Puluhan Calon PPPK Mengaku Dipungli, DPRD Sumut Dorong Inspektorat Lakukan Pemeriksaan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, angkat bicara perihal dugaan pungli yang dilakukan Kepala Subbagian (Kasubag) Pengerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) Sumatera Utara (Sumut) Denny Septiawan ST kepada 30-an calon Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK).

Adapun besaran pungli senilai Rp2 juta perorang dengan modus uang syukuran yang dikutip melalui pegawai honorer berinisial HA untuk diserahkan kepada Denny Septiawan.

Mendengar kabar tersebut, Baskami Ginting terlihat berang. Ia pun meminta Pemprov Sumut melalui inspektorat untuk segera memeriksa pejabat yang dimaksud.

“Inspektorat harus turun, periksa itu (terduga pelaku). Memang benar gak adanya pungli itu, cari tahu kebenarannya. Kalau (pungli) itu terbukti dilakukannya, itu Pj Gubernur (Sumut) harus memecatnya,” ucap Baskami kepada Sumut Pos, Jumat (12/1/2024).

Baskami pun mempersilakan para korban yang dipungli untuk menyampaikan aduan mereka secara resmi ke DPRD Sumut. Nantinya, DPRD Sumut akan memanggil Dinas PUPR Sumut dan pejabatnya yang menjadi terduga pelaku pungli.

“Laporkan kepada kami, kami akan panggil mereka (Dinas PUPR Sumut), akan kami undang mereka. Kalau terbukti, kami DPRD Sumut yang akan meminta Pj Gubernur untuk menindak anggotanya tersebut. Gak zamannya lagi minta-minta uang begitu,” ujarnya.

Baskami pun meminta semua pihak untuk tidak lagi melakukan pungli dalam bentuk apapun.

“Tidak ada lagi pungli-pungli, berantas pungli,” tegasnya.
(map/ram)

Pemko Binjai Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini

AUDIENSI: Wali Kota Binjai, Amir Hamzah (tengah) saat foto bersama usai audiensi.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menerima audiensi dari panitia pelaksana Festival Sepakbola Usia Dini se-Kota Binjai, di Rumah Dinas Wali Kota Binjai, Kamis (11/1/2024). Pada kesempatan ini, Amir memberikan arahan dan bimbingan mengenai festival sepak bola antar Sekolah Dasar se-Kota Binjai tersebut.

Dalam audiensi ini terungkap, ada 40 tim yang bakal meramaikan festival sepakbola usia dini yang digelar selama 2 hari, Sabtu (20/1/2024) dan Minggu (21/1/2024).

“Tujuan dari festival sepakbola usia dini ini untuk memberikan pembinaan dan pelatihan jangka panjang. Saya selaku Wali Kota Binjai mengapresiasi kegiatan ini dan berharap, kolaborasi ini mampu membangkitkan sepakbola di Kota Binjai,” kata Amir.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Binjai, Sofyan Siregar juga turut hadir dalam audiensi tersebut. Dia menjelaskan, festival sepakbola usia dini ini digelar merupakan atas kerja sama Pemko Binjai melalui Dinas Pendidikan serta Dinas Pemuda dan Olahraga dengan panitia penyelenggara.

“Festival ini dikelola Askot PSSI,” kata Sofyan.

Pejabat yang menukangi Persatuan Sepakbola Kota Binjai ini juga mengamini, hasil penjaringan anak-anak didik tersebut akan bermuara ke tim sepakbola yang dikelolanya. “Nanti muaranya ke PSKB,” sambung mantan Camat Binjai Utara ini.

Sofyan menjelaskan sedikit teknisnya. Setiap sekolah pada kecamatannya berkolaborasi sesama mereka untuk mengirimkan pelajar yang memiliki bakat dalam sepakbola.

“Minimal 6 tim yang dikirim, boleh lebih. Pesertanya dalam satu tim, terdiri dari sekolah yang berbeda atau boleh juga yang satu sekolah,” katanya.

“Guru olahraga yang memilih langsung. Setelah itu teknis lebih lanjut teknikal meeting digelar di Dinas Pendidikan Kota Binjai,” pungkasnya. (ted/ram)