31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 76

Gotong Royong Pascabencana, Telkomsel dan Kementerian Komdigi Perkuat Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Aceh

Aceh Tamiang, sumutpos.co – Telkomsel bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia terus memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong dalam mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Aceh. Melalui sinergi ini, berbagai bantuan kemanusiaan kembali disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak melewati masa pemulihan agar dapat segera bangkit dan beraktivitas.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyampaikan bahwa kolaborasi antara Telkomsel dan pemerintah merupakan bentuk komitmen bersama untuk hadir mendampingi masyarakat di masa sulit.

“Pemulihan pascabencana membutuhkan kerja bersama dan kepedulian lintas pihak. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Komdigi, Telkomsel berupaya memastikan masyarakat Aceh mendapatkan dukungan yang menyeluruh—baik dari sisi kemanusiaan maupun kebutuhan dasar—agar dapat kembali beraktivitas secara bertahap,” ujar Nugroho.

Bantuan yang diserahkan dalam kolaborasi ini meliputi 30 unit tenda, 20 unit Portable MCK, ratusan unit handphone, ratusan Al-Qur’an, mukena, jilbab, serta dukungan penyewaan alat berat beserta operatornya untuk membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.

Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Samsat Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang dengan melibatkan pemerintah daerah dan relawan setempat.
Nugroho menambahkan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian dukungan berkelanjutan Telkomsel di wilayah terdampak bencana. “Sebelumnya, Telkomsel juga telah menyalurkan bantuan air bersih, genset, serta berbagai bantuan logistik kebutuhan dasar untuk mendukung masyarakat dan menjaga keberlangsungan aktivitas di lapangan. Kami berharap seluruh bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu mempercepat proses pemulihan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.

“Kami mengapresiasi langkah Telkomsel yang selalu hadir mendampingi masyarakat di saat-saat sulit. Pemerintah melalui Kementerian Komdigi telah mengerahkan berbagai upaya untuk memastikan komunikasi tetap berjalan, distribusi bantuan lancar, dan pemulihan berlangsung cepat. Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir bersama BUMN untuk memberikan perlindungan dan dukungan bagi masyarakat terdampak,” ungkap Meutya Hafid.

Selain bantuan fisik, Telkomsel juga memastikan ketersediaan jaringan komunikasi di wilayah terdampak agar proses koordinasi evakuasi dan distribusi bantuan berjalan lancar. Sebelumnya, Telkomsel telah menyalurkan bantuan air bersih, genset, serta logistik kebutuhan dasar untuk mendukung masyarakat dan menjaga keberlangsungan aktivitas di lapangan.

Kolaborasi Telkomsel dan Komdigi ini menegaskan komitmen bersama dalam menghadirkan kehadiran negara dan BUMN di tengah masyarakat, khususnya pada saat-saat paling menantang. Telkomsel akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan setiap dukungan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan. (rel)

Tifatul Sebut Seorang Ibu Banyak Ajarkan tentang Implementasi Bhineka Tunggal Ika

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Peran seorang ibu sangat besar dalam menanamkan dan mengajarkan arti Bhineka Tunggal Ika kepada kita semua. Sejak kecil, kita sudah diajarkan untuk saling menghargai dan menghormati, walaupun berbeda agama dan suku.

“Ibu menjadi sekolah pertama yang mengajarkan kita pentingnya arti sopan santun, tepo seliro dalam berinteraksi, baik itu di dalam rumah maupun di luar rumah yang muaranya tentu saja  pengaplikasian nilai Bhineka Tunggal Ika, berbeda tapi tetap satu,” kata Anggota DPR/MPR RI Tifatul Sembiring ketika menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Rumah Makan Wong Solo, Jalan Gajah Mada Medan, Senin siang (15/5).

Kader senior PKS ini uga mengajak para peserta sosialisasi untuk selalu berbakti kepada ibu dan ayah. “Jasa mereka sangat besar. Bukan hanya untuk kita, tapi juga kepada bangsa dan negara ini. Sempatkan untuk selalu berkunjung ke rumah mereka atau minimal telpon mereka,” imbau Tifatul.

Adapun peserta sosialisasi 4 pilar MPR RI berasal dari para tokoh pemuda yang ada di Kota Medan. Salah seorang peserta mengaku senang bisa bersilaturahmi langsung dengan wakil rakyatnya. “Senang bisa bersilaturahmi dengan pak Tifatul, biasanya hanya bisa bertemu di media sosial saja, tapi hari ini bisa langsung bertemu,” ujar salah seorang peserta.

Pada Sosialisasi 4 pilar MPR RI ini, Tifatul menjabarkan tentang poin-poin penting yang terkandung di dalamnya, yaitu Pancasila sebagai dasar Negara. Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi dan ketetapan MPR.
Kemudian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara. Dan terakhir, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. (adz)

Gelar Perayaan Natal, Ketua Yayasan Hagai Hot Tio School Harapkan Lulusannya Jadi Generasi Unggul

LANGKAT, SumutPos.co – Perayaan Natal Sekolah Hagai Hot Tio School (HHTS) yang digelar di Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, berlangsung meriah dan penuh makna. Acara ini dihadiri lebih dari 1.000 warga dari berbagai latar belakang suku, ras, dan agama.

Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir, di antaranya Camat Gebang Syofian Tarigan SSos., MAP, Kapolsek Gebang AKP Abed Nebo, Danramil Gebang Kapten Inf Joko, serta Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir Harimau Putih yang diwakili Letda Sinaga.

Perayaan Natal Sekolah HHTS tahun ini mengusung tema “Cinta tanpa Syarat” yang diwujudkan secara nyata oleh pihak sekolah melalui kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat tanpa persyaratan apa pun. Kegiatan ini menjadi simbol nilai kasih yang inklusif dan universal.

Dalam acara tersebut, baik Camat Gebang, Kapolsek, Danramil, serta perwakilan TNI AL menyampaikan komitmen mereka untuk menawarkan diri dan siap terlibat dalam pembinaan karakter anak-anak Hagai Hot Tio School. Pembinaan tersebut diarahkan agar para siswa memiliki karakter kuat, mampu bersaing di kancah internasional, dan kelak menjadi generasi unggul yang membanggakan bangsa.

Menariknya, Hagai Hot Tio School merupakan sekolah yang baru berdiri dan belum genap berusia satu tahun, namun telah menerapkan kebijakan pendidikan tanpa pungutan biaya sama sekali. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari SPP, buku, hingga biaya lain yang mungkin timbul, sepenuhnya ditanggung oleh yayasan.

Pembina dan Pendiri Yayasan Hagai Hot Tio School Allen Hagai Nababan menjelaskan, konsep pendidikan gratis ini lahir dari motivasi dan cita-cita kedua orang tuanya yang telah almarhum. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan baginya untuk menciptakan mimpi dan harapan baru bagi anak-anak di Kecamatan Gebang.

“Harapan kami, ke depan Hagai Hot Tio School dapat berkembang menjadi sekolah bertaraf internasional, dengan penguasaan Bahasa Inggris dan Mandarin, tanpa meninggalkan nilai karakter, kasih, dan kebhinekaan,” ujar Allen.

“Hagai Hot Tio School berdiri untuk bangsa ini. Kami menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945, yaitu turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Selama saya masih muda dan masih memiliki tenaga serta kemampuan berpikir, saya akan terus menyusun strategi, mencari rezeki, dan mengabdikan hasilnya untuk memajukan bangsa Indonesia, dimulai dari pendidikan yang baik,” lanjut Allen.

Hal senada dilontarkan Ketua Yayasan Hagai Hot Tio School Robert Nababan yang menegaskan, pendirian HHTS merupakan bentuk pengabdian nyata kepada bangsa dan negara. Ia menegaskan, keberadaan Hagai Hot Tio School juga dimaksudkan sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan tanggung jawab besar mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

“Hagai Hot Tio School hadir untuk membantu pemerintah dalam tanggung jawabnya mendidik generasi-generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global,” tegasnya. (rel/adz)

Apresiasi Medan Walker Fun Walk, M Nuh: Kalau Kita Sehat Insyaa Allah Masa Depan Baik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI KH Muhammad Nuh MSP mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Medan Walker Fun Walk yang digelar di Jalan Sei Padang, Minggu pagi (28/12). Kegiatan ini diikuti kurang lebih 200 peserta dari berbagai komunitas jalan yang ada di Kota Medan.

Menurut Nuh, dirinya akan mewadahi dan mendukung terus kegiatan seperti ini.
“Semoga dengan makin semaraknya kegiatan yang semacam ini, generasi muda kita akan memiliki raga yang sehat dan produktif tentunya. Kalau kita sehat, Insyaa Allah masa depan kita juga akan ikutan baik,” kata Nuh.

Senator asal Sumatera Utara ini menambahkan, dengan membiasakan hidup sehat, seperti rajin berolah raga, bisa menghindari kita dari hal-hal yang merusak seperti narkoba yang saat ini masih merajalela. “Tentunya dengan generasi yang sehat, baik secara raga dan jiwa, maka Indonesia emas tahun 2045 bisa terwujud, Insyaa Allah,” ujar Nuh.

Ia juga mengajak para peserta Medan Walker Fun Walk untuk selalu mendoakan para korban banjir yang meninggal dunia pada musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatra Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. “Yang takdirnya gugur mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan yang selamat diberi kesabaran dan kekuatan,” harap Nuh.

Fun Walk yang digagas oleh komunitas Medan Walker mengambil tema “Langkah Sehat Bumi Terawat”. Panitia menyiapkan banyak door prize untuk para peserta seperti dua unit sepeda sport, dispenser, rice cooker, t shirt, dan lainnya. Dengan rute yang ditempuh sejauh 3,2 km. (adz)

Tifatul Ajak Warga Konsisten Amalkan Nilai-nilai Pancasila

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pancasila sebagai dasar negara adalah warisan dari buah pemikiran para founding father kita. Nilai-nilai sakral yang terkandung di dalamnya harus dapat diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal itu disampaikan Anggota DPR/MPR RI Tifatul Sembiring saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Aula Masjid Al Mukhlisin, Percut Seituan, Deliserdang, Senin Pagi (15/12). Politisi senior PKS ini menyebutkan, saat ini bangsa ini sedang diuji dengan bencana alam berupa banjir bandang dan longsor. Banyak masyarakat yang membantu dengan harta dan tenaga.

“Mereka bahu-membahu bergandengan tangan bersama TNI, Polri, BNPB dan Basarnas, turun langsung ke lapangan membantu saudara-saudara kita. Ini contoh dari pengamalan Pancasila, Sila Ketiga Persatuan Indonesia,” sebut Tifatul.

“Dengan konsisten menjalankan nilai Pancasila, maka kehidupan bermasyarakat sebagai sebuah negara besar akan lebih harmonis dan langgeng,” imbuhnya.

Menteri Kominfo era Presiden SBY ini juga mengajak kepada konstituennya untuk selalu berprasangka baik kepada Allah SWT atas kejadian bencana banjir dan tanah longsor pada akhir November lalu. “Mari kita semua selalu meminta kekuatan dan keikhlasan atas bencana ini. Semoga ada hikmahnya bagi kita semua,” ajak Tifatul.

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini dihadiri majelis-majelis taklim yang ada di Deliserdang. Salah seorang ustazah mengaku sangat senang mengikuti Sosialisasi tersebut. “Karena, selain mendapatkan ilmu agama, kami juga mendapatkan ilmu bernegara,” katanya.

Dalam sosialisasi 4 pilar MPR RI ini, Tifatul menjabarkan tentang point-point penting yang terkandung di dalamnya yaitu, Pancasila sebagai dasar Negara. Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi dan ketetapan MPR. Kemudian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara. Dan terakhir, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. (rel/adz)

Seluruh Aceh Kembali Terhubung, Telkomsel Rampungkan Pemulihan di 289 Kecamatan

Banda Aceh, SUMUTPOS.CO – Telkomsel memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi telah tuntas di seluruh 289 kecamatan yang tersebar di Provinsi Aceh pascabencana. Dengan capaian ini, seluruh wilayah kecamatan di Aceh kini kembali terlayani jaringan Telkomsel.

Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, menjadi kecamatan terakhir dari total 289 kecamatan di Aceh yang jaringan Telkomselnya berhasil dipulihkan dan kembali beroperasi. Pemulihan di wilayah tersebut sempat menghadapi tantangan akses dan keterbatasan infrastruktur pendukung, namun berhasil diselesaikan melalui upaya percepatan yang berkelanjutan.

Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A.

Wibowo, menyampaikan bahwa tuntasnya pemulihan di seluruh kecamatan Aceh merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi intensif tim Telkomsel di lapangan.

“Pulihnya jaringan Telkomsel di seluruh 289 kecamatan di Aceh, termasuk Kecamatan Syiah Utama sebagai wilayah terakhir, menjadi tonggak penting dalam proses pemulihan pascabencana. Ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam akses komunikasi,” ujar Nugroho.

Proses pemulihan jaringan dilakukan secara bertahap dan terukur melalui mobilisasi personel teknis, penguatan infrastruktur jaringan, penyediaan sumber catu daya alternatif, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jaringan kembali beroperasi secara aman dan berkelanjutan.

“Kami memahami bahwa komunikasi adalah kebutuhan vital, terutama setelah bencana. Telkomsel akan terus memantau kualitas jaringan dan memastikan layanan tetap optimal agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dan terhubung dengan lancar,” tambah Nugroho.

Dengan tuntasnya pemulihan jaringan di seluruh wilayah Aceh, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi di daerah terdampak. (rel)

Kajari Medan Dipromosikan jadi Kabag TU Kejagung

Kajari Medan, Fajar Syah Putra (kiri) mendapat promosi jabatan di Kejagung RI. (Ist)
Kajari Medan, Fajar Syah Putra (kiri) mendapat promosi jabatan di Kejagung RI. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Fajar Syah Putra, mendapat promosi jabatan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Ia dipercaya menduduki jabatan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) dan Pengelolaan Pengamanan dan Pengawalan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Jampidmil) Kejagung.

Promosi tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Nomor: KEP-IV-1734/C/12/2025 tanggal 24 Desember 2025, tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI, yang ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan.

“Benar, saya mendapat amanah untuk bertugas di Kejaksaan Agung. Mohon doa dan dukungannya,” ujarnya, Jumat (26/12).

Dia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers yang selama ini bersinergi dengan Kejari Medan, khususnya Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara. “Terima kasih atas dukungan dan sinergi rekan-rekan wartawan yang tergabung di Forwakum,” kata Fajar.

Seiring promosi tersebut, jabatan Kajari Medan selanjutnya akan dijabat oleh Ridwan Sujana Angsar. Ridwan sebelumnya menjabat Kepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Lainnya dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Medan Dapot Dariarma, mengatakan mutasi dan promosi jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan penguatan kinerja institusi Kejaksaan Republik Indonesia. (map/ila)

Satreskrim Polres Binjai Ungkap 1.160 Kasus Sepanjang 2025

PENGHARGAAN: Kasatreskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian saat menerima penghargaan dari Kapolres Binjai AKBP Bambang. (Dokumen Humas Polres Binjai)
PENGHARGAAN: Kasatreskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian saat menerima penghargaan dari Kapolres Binjai AKBP Bambang. (Dokumen Humas Polres Binjai)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai mencatatkan tren jumlah pengungkapan kasus yang mengalami peningkatan sepanjang 2025. Jumlah kasus yang diungkap itu meningkat dari tahun sebelumnya.

“Selama 2025, Satreskrim Polres Binjai mengungkap 1.160 kasus. Sementara pada 2024, diungkap 1.041 kasus,” ungkap Kasatreskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian, Jumat (26/12).

Sejumlah pengungkapan tersebut atas dasar laporan polisi dari korban yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Tidak hanya laporan dari korban, juga ada atas delik temuan seperti kasus pembunuhan di kos-kosan Jalan Tamtama. Kasus itu sudah diungkap Satreskrim Polres Binjai dengan waktu tidak sampai 1×24 jam. Bahkan atas pengungkapan tersebut, jajaran Unit Pidum diganjar penghargaan dari Kapolres Binjai.

Lebih lanjut Hizkia menuturkan, ada 1.160 kasus yang ditangani Satreskrim Polres Binjai sepanjang 2025.

“Jumlah kasus yang ditangani turun, jika dibandingkan dengan 2024, yakni sebanyak 1.739 kasus,” bebernya.

“Dengan demikian, jumlah perkara yang ditangani mengalami penurunan sebanyak 79 kasus dan jumlah pengungkapan naik 119 pengungkapan kasus,” papar Hizkia.

Jebolan Akpol 2015 ini sedikit menguraikan, pihaknya berhasil mengungkap 254 kasus pencurian pemberatan (curat), 126 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan 14 pencurian kekerasan (curas).

“Persentase pengungkapan kasus 3C (curat, curanmor, curas) ini di atas 50 persen. Artinya, dari jumlah kasus yang ditangani, pengungkapan yang dilakukan sudah 60 persen,” jelas Hizkia.

“Terhadap kasus yang belum terungkap, masih dalam penyelidikan,” imbuhnya.

Dia juga mengatakan, kelompok terduga pelaku menargetkan tempat tinggal atau rumah yang tidak berpenghuni dalam melancarkan aksinya. Setelah rumah, disusul jalanan umum yang sepi.

Menurutnya, kelompok pelaku 3C ini juga mengincar korban yang tengah berkendara. Karena itu, diimbau kepada masyarakat saat berkendara untuk tidak sendirian saat melintas jalan sepi atau minim penerangan dan juga tak menampilkan hal yang mencolok. Sebab, hal tersebut merupakan kesempatan pelaku dan kemudian muncul niat jahat untuk melakukan kejahatan.

“Kasus curat dan curanmor banyak terjadi di rumah dengan jumlah 207 kasus curat dan 66 curanmor. Sementara kasus curat sering terjadi di jalan umum dengan jumlah 41 kasus,” pungkas Hizkia. (ted/saz)

Kepala PLHUT Audensi ke Wabup Dairi, Minta Dukungan Lahan Pendirian Kantor

AUDENSI: Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala (empat kanan) dan Kepala PLHUT Kementerian Haji dan Umrah, Muhammad Sanif, diabadikan bersama saat audensi, Rabu (24/12).(Istimewa)
AUDENSI: Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala (empat kanan) dan Kepala PLHUT Kementerian Haji dan Umrah, Muhammad Sanif, diabadikan bersama saat audensi, Rabu (24/12).(Istimewa)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, menerima kunjungan silaturahim dan audiensi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Muhammad Sanif, Rabu (24/12) lalu.

Dalam pertemuan itu, Sanif memperkenalkan jajaran dan kelembagaan. Dia juga mengatakan, Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) sebagai lembaga yang baru di Kabupaten Dairi, minta dukungan kepada Pemkab Dairi sebagai mitra strategis, dalam pengadaan lahan pembangunan Kantor PLHUT.

Dalam kesempatan itu, Sanif menyampaikan sejumlah agenda strategis terkait peningkatan pelayanan haji dan umrah. Sekaligus memaparkan beberapa program prioritas yang akan diperkuat, termasuk sinergi antarinstansi untuk memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan lebih efektif dan terukur.

“Ini langkah awal untuk menyelaraskan program dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, agar pelayanan haji dan umrah dapat terus ditingkatkan,” ungkap Sanif.

Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala mengapresiasi kunjungan dan komitmen peningkatan kualitas layanan bagi jamaah. Dia menegaskan, pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh demi memastikan kenyamanan dan kelancaran proses haji dan umrah bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik koordinasi ini. Semoga kerja sama yang terjalin dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para calon jamaah haji dan umrah,” tuturnya.

Sementara terkait permintaan Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Pemkab Dairi melalui Badan Keuangan dan Asset Daerah (BKAD), sesegera mungkin akan melakukan identifikasi aset pemerintah yang potensial untuk dijadikan lokasi kantor.

Wahyu menyatakan, Pemkab Dairi siap membantu dan memberi kesanggupan dalam bentuk hibah atau pinjam pakai lahan untuk keperluan pembangunan Kantor Kementerian Haji dan Umrah serta PLHUT.

Turut mendampingi Wahyu, Kepala BKAD Rahmat Syah Munthe, dan lainnya. (rud/saz)

Hasil Lelang Jabatan Dilantik, Dua Camat di Langkat Naik Eselon 2

DILANTIK: Pejabat eselon 2 hasil lelang jabatan dan eselon 3 yang dilantik. (Dokumen Diskominfo Langkat)
DILANTIK: Pejabat eselon 2 hasil lelang jabatan dan eselon 3 yang dilantik. (Dokumen Diskominfo Langkat)

SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Syah Afandin melantik dua camat untuk menduduki jabatan eselon 2, belum lama ini. Kedua camat dimaksud, yakni mantan Camat Bahorok Robby Deritawan Sitepu sebagai Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta mantan Camat Batangserangan Robbi Rezeki menjabat Kadis Perumahan dan Permukiman (Perkim).

Keduanya dilantik usai mengikuti serangkaian tahapan lelang jabatan atau seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama. Selain mereka, juga ada Binawan yang dilantik sebagai Kadis Koperasi, serta D Suriono sebagai Kadis Perikanan dan Kelautan. Mereka semua merupakan hasil pejabat yang mengikuti seleksi dengan nilai tertinggi dari pesaing lain.

Ondim, sapaan karib Syah Afandin, mengungkapkan, pejabat yang baru dilantik agar dapat bekerja serius memberikan pelayanan kepada masyarakat, guna mewujudkan Kabupaten Langkat yang maju, sehat, sejahtera, religius, dan berkelanjutan.

“Dalam suasana yang lebih kondusif saat ini kita masih bersyukur, musibah banjir yang melanda beberapa wilayah di Langkat kini telah surut. Namun surutnya air bukanlah akhir dari tugas kita, melainkan awal dari kerja keras untuk memulihkan kembali sendi-sendi kehidupan masyarakat,” ungkap Ondim.

“Perlu kita sadari, jabatan yang kita emban adalah amanah yang akan dimintai pertanggungjawabannya baik oleh negara maupun oleh Allah Subhanahu wa Taala. Rakyat Langkat tidak butuh pejabat yang hanya pandai teori, rakyat butuh pejabat yang kakinya mau kotor untuk turun ke lumpur pascabanjir,” sambungnya.

Dia juga menginstruksikan kepada seluruh pejabat di jajaran Pemkab Langkat untuk melakukan gerakan pemulihan cepat dengan fokus pada sektor kesehatan dan sanitasi.

“Pastikan tidak ada wabah penyakit yang muncul pascabanjir. Kemudian pada sektor infrastruktur, segera perbaiki fasilitas publik jalan dan drainase yang rusak,” imbau Ondim.

“Sektor pemulihan sosial, pastikan distribusi bantuan transisi tetap berjalan tepat sasaran. Sektor administrasi dan anggaran, lakukan penyerapan anggaran pemulihan secara cepat namun tetap akuntabel, dan terakhir sektor mitigasi masa depan, jadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi,” imbuhnya.

Selain melantik pejabat dari hasil lelang jabatan, Ondim juga melantik pejabat eselon 3 dan 4. Pelantikan tersebut berdasarkan keputusan Bupati Langkat Nomor: 800.1.3.3/82/BKD/2025, dan Nomor: 800.1.3.3/83/BKD/2025 pada 19 Desember 2025, serta Nomor: 800.1.3.3/92/BKD/2025 pada 23 Desember 2025, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan PNS.

Pejabat eselon 3 dan eselon 4 yang dilantik, yakni Mimi Wardani Lubis (Kepala Bagian Perekonomian dan SDA), Tengku Erna Yusnita (Inspektur Pembantu Wilayah 1 Inspektorat), Dian Kurniawan Siregar (Kabid Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri Disperindag).

Selanjutnya Hairul Amin Ritonga (Camat Pematang Jaya), Ahmad Fitria (Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup), Muhammad Nas Arif Syahputra (Camat Wampu), Ibadi Rahman (Kabid Pengembangan Teknologi dan Aplikasi Informatika Diskominfo), Ramlan Tarigan (Camat Salapian), M Saleh (Kabid Bina Keolahragaan Dispora).

Selain itu, Heryana Saftika Lubis (Kasubid Pembukuan dan Pelaporan BPKAD), Engga Rosiani (Kasubbag Keuangan dan Program Disperindag), Karmila (Kasubid Rehabilitasi BPBD), Suri Hardi (Kasubbag Tata Usaha UPT Pusat Kesehatan Hewan Wilayah Langkat Hulu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan), Budi Utomo (Kasubbag Tata Usaha UPT Pusat Kesehatan Hewan Wilayah Langkat Hilir Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan).

Kemudian Rustam (Kepala UPT Balai Produksi Benih Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan wilayah Langkat Hulu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan), Sri Anita (Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Sei Bilah Timur, Kecamatan Sei Lepan).

Abd Malik Munir (Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Kecamatan Bahorok), Ratna br Sembiring (Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Sei Bingai), Perawati (Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan Sei Bingai), serta Purnawati (Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban umum Kecamatan Kuala). (ted/saz)