23 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 799

2 Ranperda Sergai Disahkan

RANPERDA: Sekdakab Sergai H M Faisal Hasrimy bersama ketua DPRD Sergai H M Ilham Ritonga serta para Pimpinan DPRD Sergai saat disahkannya 2 Ranperda.(istimew/sumutpos.co)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdangbedagai (Sergai) H. Darma Wijaya yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) H M. Faisal Hasrimy AP, mengikuti rapat paripurna bersama DPRD Sergai dengan agenda pengesahan 2 (dua) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Sergai yaitu Ranperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan dan Ranperda tentang Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Rapat ini diselenggarakan di ruang rapat DPRD Sergai, Sei Rampah, Jumat (23/12/2023).

Lewat sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekdakab, Bupati Sergai menyampaikan jika arsip merupakan rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi publik, organisasi kemasyarakatan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga pelestarian, penyelamatan serta pengamanan arsip perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu.

“Oleh karena itu Pemkab Sergai membuat regulasi tentang penyelenggaraan kearsipan sebagai pedoman dalam pengelolaan arsip statis dan arsip dinamis yang merupakan kewenangan pemerintah daerah,” terang Bupati.

Demikian juga untuk meningkatkan penghasilan nelayan di Sergai, di mana sebut Darma Wijaya, Pemkab Sergai mengajukan satu Ranperda tentang Pengelolaan TPI.

“Peraturan ini nantinya akan menjadi payung hukum dalam pengelolaan TPI secara sistematis, terpadu, terarah, menyeluruh, transparan dan akuntable sehingga nelayan dapat memanfaatkan tempat pelelangan ikan untuk menjual ikan hasil tangkapannya yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan para nelayan yang ada di Sergai,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan Anggota DPRD Sergai yang telah sepakat akan perlunya kedua Ranperda tersebut sehingga keduanya disahkan menjadi Perda.

“Demikian juga dengan laporan Badan Anggaran tentang pokok-pokok pikiran DRPD terkait Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025, kami pihak pemerintah, akan mengakomodir pokok-pokok pikiran DPRD yang beririsan dengan usulan masyarakat hasil Musrenbang untuk dimasukkan dalam dokumen RKPD Sergai tahun 2025 dan yang selaras dengan tema pembangunan tahun 2025 demi terwujudnya Kabupaten Sergai yang Maju Terus: Mandiri, Sejahtera, dan Religius,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Darma Wijaya juga mengucapkan terima kasih kepada Badan Aggaran, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda),
Pansus I dan Pansus II serta pihak lainnya yang telah memberikan masukan untuk kesempurnaan dua Ranperda itu.

“Semoga apa yang kita kerjakan dapat bermanfaat bagi masyarakat Sergai,” tandasnya.

Rapat ini diikuti oleh sejumlah pihak di antaranya Ketua DPRD Sergai H M Ilham Ritonga, para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Sergai, para Kepala OPD, dan perwakilan OPD terkait. (fad)

PT Aqua Farm Nusantara Gelar Donor Darah dan Khitanan Massal

SANTUNAN: Hendra Syahputra HR Manager Regal Springs Indonesia memberikan santunan kepada anak karyawan serta warga setempat. (istimewa/sumutpos.co)

SERDANG BEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Regal Spring Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) kembali perkuat komitmennya untuk kesejahteraan karyawan dan masyarakat dalam hal kesehatan dengan menggelar kegiatan bakti sosial donor darah dan khitanan massal secara gratis, di area Processing Plant Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, Jumat (22/12/2023).

Kegiatan yang berkolaborasi dengan RSUD Amri Tambunan untuk donor darah dan Badan Keimanan Islam (BKI) PT Aqua Farm Nusantara untuk khitanan massal, dengan total target penerima manfaat sebanyak lebih dari 240 orang.

Sri Rusmianawati Processing Plant Director Regal Springs Indonesia mengatakan bahwa kegiatan ini
bertujuan untuk meningkatkan kepedulian serta tanggung jawab sosial perusahaan kepada karyawan
maupun masyarakat di lingkungan sekitar operasional perusahaan.

“Kami sangat senang bisa ikut berperan dalam memperluas akses kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah kami beroperasi. Tentunya hal ini adalah komitmen dari perusahaan, juga bentuk
kepedulian karyawan kami untuk turut serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Sri Rusmianawati.

Ditambahkan juga oleh Hendra Syahputra HR Manager Regal Springs Indonesia bahwa kegiatan khitanan massal serta donor darah hampir setiap tahun dilaksanakan oleh perusahaan, namun sempat tersendat saat terjadi pandemi Covid-19.

“Untuk peserta khitanan massal mencapai 130 orang anak karyawan serta warga setempat. Sementara untuk donor darah, ada sekitar lebih dari 130 orang pendaftar yang sebagian besar dari karyawan. Antusiasme peserta tahun ini lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Harapan kami, kegiatan ini semakin rutin dilakukan dan semakin banyak pesertanya,” kata Hendra.

Zulkarnain Nasution, 45, yang merupakan scurity PT Aqua Farm Nusantara mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan khitanan massal kepada anak karyawan dan warga setempat.

“Anak saya sangat bersemangat ikut khitanan massal ini, awalnya ia menolak namun melihat banyak temannya warga setempat mengikuti, hingga anak saya ikut sunat massal ini,” papar Zulkarnain. (fad/ram)

Kado Hari Ibu UMSU, Empat Ibu Dosen jadi Guru Besar

PENGUKUHAN: Sekdaprovsu periode 2018-2021 Prof Dr Hj R Sabrina MSi (2 kiri) bersama tiga guru besar UMSU yang dikukuhkan rektor, Sabtu (23/12).

UNIVERSITAS Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengukuhkan empat dosen perempuan sebagai guru besar melalui sidang senat terbuka di Aula Utama kampus Jalan Kapten Mukhtar Basri Medan, Sabtu (23/12)

Pengukuhan empat ‘srikandi UMSU’ ini menjadi momen spesial karena digelar sehari pasca-Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember. Ibu dosen yang dikukuhkan sebagai guru besar yakni Prof Dr Hj R Sabrina MSi (guru besar ilmu manajemen), Prof Dr Ida Hanifah MH (guru besar ilmu hukum, Prof Dr Emilda Sulasmi MPd (guru besar ilmu manajemen pendidikan) dan Prof Dr Siti Mujiatun MM (guru besar ilmu manajemen).

Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP menyematkan tanda profesor kepada empat guru besar.
Pengukuhan ini menambah total guru besar UMSU menjadi 16 orang. Guru besar UMSU terbanyak pada perguruan tinggi swasta di Sumut.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi berpesan agar kampus dan dunia akademik selalu menyebarkan nilai-nilai kebenaran.

”Ilmu juga mengajarkan etika, moral dan akhlak. Manusia harus hidup berdasarkan value atau nilai. Itulah yang membedakan manusia dengan makhluk yang lain,” pesannya.

Sekretaris PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti MEd menegaskan bahwa professor sejatinya adalah pendekar. ”Mereka yang menjadi benteng ilmu, seni dan budaya serta benteng akhlak dan benteng pradaban,” sebut Prof Dr Abdul Mu’ti MEd.

Pidato pengukuhan guru besar berjudul Tantangan dan Prospek Hak-hak Pekerja Rumah Tangga (Prof Dr Ida Hanifah MH) dan Implementasi Fungsi-Fungsi Manajemen Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan (Prof Dr Hj R Sabrina MSi).

Kemudian Manajemen dan Kepemimpinan Berkelanjutan pada Sekolah Swasta di Era Society 5.0 (Prof Dr Emilda Sulasmi MPd) dan Implementasi Financial Teknologi Dalam Perspektif Maqashid Syariah (Prof Dr Siti Mujiatun MM).

Prof Dr Hj R Sabrina MSi menceritakan alasan memilih bergabung di dunia akademik bersama UMSU. Ia
memberi apresiasi karena UMSU memiliki beberapa item yang mumpuni terlihat dari capaian akreditasi unggul.

”UMSU memiliki visi, misi dan kebijakan yang dijabarkan secara visioner dan akuntabel yang direalisasikan dengan nyata untuk pengembangan mahasiswa maupun dosen. UMSU memiliki percepatan guru besar yang professional,” puji Sekdaprovsu periode 2018-2021 tersebut.

Prof Dr Emilda Sulasmi MPd juga berterima kasih kepada sivitas akademika UMSU yang memberikan kesempatan berproses di dunia akademik. ”Saya melihat tata kelola UMSU modern, kepemimpinan kolektif dan kolegial serta leadership solid,” katanya.

Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP menegaskan bahwa pihaknya mendorong dan memfasilitasi dosen untuk meraih jabatan tertinggi sebagai guru besar. ”Dikukuhkannya empat guru besar perempuan ini sejalan dengan target UMSU sebagai kampus yang terakreditasi unggul,” ungkap rektor.

UMSU, lanjut Prof Dr Agussani MAP, terus berupaya memotivasi dosen dengan berbagai program. Diantaranya penyediaan dana penelitian dan bantuan berupa insentif publikasi jurnal ilmiah, terakreditasi nasional dan internasional terindeks Scopu untuk mencapai guru besar.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang PhD mengapresiasi atas pengukuhan guru besar. Ia juga terharu karena UMSU berhasil meraih enam medali pada ajang Anugerah Dikti Ristek terbanyak diantara PTS luar Sumatera.

”UMSU melalui rektor telah mendukung dosen kami. UMSU tidak membedakan dosen DPK dengan yayasan dalam hal support mengikuti guru besar. Ini adalah hal yang positif,” tutur Prof Saiful Anwar Matondang PhD.

Hadir pada pengukuhan ini Dr Hasanuddin MM (Pj Gubsu), H Edy Rahmayadi (Gubsu periode 2018-2023), Tengku Erry Nuradi (Gubsu periode 2015–2018) dan H Musa Rajekshah MHum (Wagubsu Priode 2018-2023).

Turut hadir Prof Dr Hasyimsyah Nasution MA (ketua PWM Sumut), Dr Noordjannah Djohantini (ketua PP Aisiyiyah), konsulat Amerika Serikat dan Belanda serta senat, BPH dan sivitas akademika UMSU. (dmp)

STIM Sukma Medan Gelar Pengabdian Masyarakat Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

PENGABDIAN: Yan Djuna (kanan) pada pengabdian masyarakat khususnya untuk warga Kelurahan Sitirejo I.ISTIMEWA.

SEKOLAH Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma bekerja sama dengan PMI dan H2 kembali melaksanakan program Sukma Cita Alam dan Lingkungan (Sucita) dengan kegiatan pengabdian masyarakat

Kegiatan berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis dengan target mahasiswa, dosen, mitra kampus dan warga Kelurahan Sitirejo I, Kecamatan Medankota, baru-baru ini.

Yan Djuna, public relations STIM Sukma Medan menyampaikan bahwa kampus juga pernah melakukan kegiatan yang sama dalam rangka dies natalis ke-23 pada 9 Juni 2023. ”Jadi ini adalah penyelenggaraan kedua kali dalam rangka hari pahlawan. Kegiatan ini dapat dilaksanakan rutin,” katanya.

Sesuai dengan tema, ia berharap semangat donor darah sesemangat para pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan. ”Siapapun bersemangat donor darah tanpa paksaan, karena pahlawan berjuang juga tanpa paksaan,” ujar Yan Djuna di Medan, Minggu (24/12).

Public relations STIM Sukma Medan mengutarakan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis dibuka Dr Wardayani MSi (ketua STIM Sukma Medan). Kegiatan ini sebagai pengabdian masyarakat khususnya untuk warga Kelurahan Sitirejo I sebagai bagian dari tridharma perguruan tinggi dan pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) proyek kemanusiaan.

Yan Djuna mengucapkan terima kasih kepada PMI dan H2 yang mendukung donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di kampus. Terima kasih juga kepada panitia yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan sivitas akademika yang terlibat.

”Donor darah sangat baik untuk kesehatan tubuh bila dilakukan secara rutin dan dapat mencegah penyakit.
Donor darah adalah tindakan kemanusiaan mulia dan berpahala karena memberikan harapan hidup kepada orang lain,” urainya.

Untuk itu sikap kepedulian dan kesetiakawanan sosial melalui kegiatan donor darah perlu selalu dihidupkan karena berdampak positif terhadap tatanan hidup yang harmonis.

Yan Djuna menambahkan bahwa STIM Sukma yang berlokasi di Jalan Sakti Lubis Simpanglimun, Medan terakreditasi baik sekali untuk program studi manajemen pariwisata, pemasaran, keuangan, informatika. Kampus terus berbenah dan berinovasi pada sistem kuliah dan kurikulum.

Disamping itu memiliki konsep program berbeda dengan perguruan tinggi lain. Yaitu berbasis STIFIn dan menerapkan lima program unggulan yaitu program leadership, public speaking, mindset, psycho analyst dan learning by your passion.

STIM Sukma Medan yang memiliki www.stimsukmamedan.ac.id, lanjut dia, menjadi kampus manajemen swasta terbaik dan unggul di bidang pendidikan berskala nasional. (dmp).

Capai Kemenparekraf Sepanjang 2023 Melampaui Target

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membeberkan capaian sepanjang 2023, yang melampaui target, dalam Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2023, Jumat (22/12). Yang dihadiri langsung Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno.

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan bahwa tahun 2023 ini, merupakan tahun yang penuh tantangan, karena baru di pertengahan tahun pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir dan masuk ke fase endemi.

“Oleh karena itu kami sangat bersyukur bahwa seluruh sektor bisa melakukan penyesuaian sehingga target-target bukan hanya tercapai tapi terlampaui dengan semangat 3G yakni gercep, geber, dan gaspol untuk mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Menparekraf Sandiaga.

Adapun capaian sektor parekraf di tahun 2023, diungkapkan Menparekraf Sandiaga, mulai dari kunjungan wisatawan mancanegara yang sampai Oktober 2023 jumlahnya mencapai hampir 9,5 juta. Angka tersebut jauh di atas target sebesar 8,5 juta. “Mudah-mudahan kita bisa mencapai target di atas 11 juta kunjungan wisatawan di akhir tahun 2023,” kata Menparekraf Sandiaga.

Sementara itu untuk nilai devisa pariwisata hingga September 2023 tercatat 10,46 miliar dolar AS dengan kontribusi PDB pariwisata diperkirakan mencapai angka 3,8 persen, nilai tambah ekraf sebesar Rp1.050 triliun, nilai ekspor ekraf sebesar 17,38 miliar dolar AS, dan jumlah pergerakan wisatawan nusantara sebesar 688,78 juta perjalanan hingga Oktober 2023. Jumlah pergerakan wisnus ini telah melampui pergerakan di tahun 2019 atau sebelum pandemi yang menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia telah pulih dengan sangat kuat.

Capaian-capaian tersebut berdampak pada masyarakat parekraf mendapatkan lapangan kerja kembali. Tercatat jumlah tenaga kerja pariwisata hampir 22 juta dan jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif sebesar 24,3 juta.

“Adanya irisan lapangan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif maka jumlahnya sudah 38 juta rakyat Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Lalu terkait dengan posisi pariwisata Indonesia di dunia internasional, Menparekraf Sandiaga menjelaskan, laporan TTDI terbaru dari World Economic Forum. TTDI menempatkan Indonesia naik 12 peringkat menjadi posisi 32 di atas Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Indonesia juga berhasil berada di urutan pertama dalam Global Muslim Travel Index.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga juga menyampaikan realisasi investasi di sektor parekraf tahun 2023. Tercatat penanaman modal asing telah mencapai Rp8,70 triliun dan untuk penanaman modal dalam negeri sebesar Rp14,99 triliun.

“Sehingga total investasi di semester pertama tahun 2023 sebesar Rp23,70 triliun,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Lebih lanjut Menparekraf Sandiaga juga memaparkan tentang program kerja yang telah dijalankan Kemenparekraf/Baparekraf di tahun 2023. Sesuai RPJMN, program strategis Kemenparekraf dibagi menjadi lima fokus indikator yakni pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan; peningkatan daya saing; penciptaan nilai tambah; transformasi digital, dan peningkatan produktivitas. Masing-masing fokus indikator tersebut dijalankan dengan berbagai turunan program.

Untuk pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan, program yang dijalankan dimulai dari penyusunan naskah awal RIPPARNAS 2026-2040, standardisasi dan sertifikasi usaha, memaksimalkan publikasi kampanye #DiIndonesiaAja, serta penyiapan desa wisata berkelanjutan.

Sementara untuk indikator pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan, Kemenparekraf menjalankan program Karisma Event Nusantara yang sepanjang tahun 2023 dari seluruh event yang berlangsung mampu mendorong pergerakan 7,4 juta wisatawan dengan perputaran uang mencapai Rp12,4 triliun dan lebih dari 11.400 UMKM yang tersentuh serta kurang lebih 143.200 pelaku seni/event terlibat.

“Peningkatan produksi barang dan jasa di Indonesia mencapai Rp212,9 miliar dan harapannya ini akan semakin kita perluas di tahun 2024,” ujar Sandiaga.

Kemenparekraf juga menggulirkan program Aksi Selaras Sinergi (Aksilarasi) yakni program pendampingan dan peningkatan kebermanfaatan di 12 produk unggulan di 5 destinasi pariwisata super prioritas.

Selanjutnya, untuk indikator peningkatan daya saing, Kemenparekraf menjalankan program dengan konsep-konsep yang langsung menyentuh pilar-pilar penguatan. Salah satunya adalah melalui penerbitan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional (IPKN), peningkatan SDM pariwisata melalui _upskilling, reskilling_, dan _new skilling_ yang telah diikuti lebih dari 13 ribu untuk pelaku pariwisata dan lebih dari 13 ribu pelaku ekonomi kreatif.

“Selain itu juga penguatan rantai pasok industri yang juga kita sebut sebagai hilirisasi dimana terdapat komitmen antara industri parekraf dan UMKM. UMKM tersebut yakni 29 UMKM di Bandung, 34 UMKM di Bali, dan 39 UMKM di Balikpapan,” kata Menparekraf Sandiaga.

Melanjutkan penjelasan program dalam fokus indikator berikutnya yakni penciptaan nilai tambah, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengungkapkan, yang pertama adalah dengan merilis outlook pariwisata dan ekonomi kreatif serta melakukan banyak pelatihan yang diikuti pelaku parekraf.

“Para pelaku parekraf mendapatkan ilmu mengenai parekraf ke depan akan seperti apa,” ujar Wamenparekraf Angela.

Kemenparekraf juga mendukung penyusunan materi IPRO di 5 DPSP dan 10 DPP, penyusunan naskah akademik dari pembentukan BLU, penguatan hubungan antar lembaga, dan dukungan pengembangan usaha parekraf. “Dan tentunya _signature_ program kami adalah Anugerah Desa Wisata Indonesia dimana terdapat lebih dari 4.500 peserta di tahun 2023 dan sudah ditentukan 75 pemenang,” kata Angela.

“Selain itu juga telah ditetapkan 5 kabupaten/kota kreatif dalam program Kata Kreatif 2023, enam kabupaten/kota yang telah melaksanakan uji petik PM3I dan 1 kota ditetapkan sebagai UNESCO Creative Cities Network (UCCN) tahun 2023 yaitu kota Surakarta,” ujar Angela.

Selanjutnya untuk penciptaan nilai tambah, Kemenparekraf menjalankan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia, Indonesia Spice Up The World, dan penyelenggaraan dukungan event atau MICE.

“Ini sangat-sangat penting, event merupakan salah satu strategi utama Kemenparekraf untuk bisa meningkatkan jumlah wisatawan,” kata Angela.

Lebih lanjut untuk fokus indikator transformasi digital, ada berbagai program yang dijalankan Kemenparekraf/Baparekraf mulai dari SDM Championship Wirausaha Digital Parekraf, fasilitasi pembiayaan teknologi finansial untuk berbagai usaha parekraf, serta pengembangan dan updating data di berbagai _dashboard_ parekraf.

“Poin utama di sini adalah bagaimana kita ingin mendorong lahirnya lebih banyak entrepreneur-entrepreneur baru yang didukung dengan perkembangan teknologi,” ujar Angela.

Selanjutnya untuk fokus indikator peningkatan produktivitas, dilakukan dengan berbagai program termasuk penyusunan RUU Kepariwisataan yang saat ini sedang dalam proses, penyusunan ITMP penyusunan jurnal kepariwisataan dan bimbingan teknis.

“Juga advokasi dan pendampingan investasi, peningkatan kapasitas penyelenggaraan event daerah dan lainnya,” ujar Angela.(gus)

Pengamat Politik Sebut Mahfud MD Tampil Keren dan To The Point di Debat Cawapres

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menilai, calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD tampil luar biasa saat tampil dalam debat perdana Cawapres yang digelar KPU, Jumat (22/12/2023) malam lalu.

“Mahfud tampil keren dan meyakinkan serta menyampaikan fakta yang terjadi di lapangan secara riil,” kata Adi kepada wartawan, Minggu (24/12).

Adi menyebut, Mahfud konsisten dengan positioning bahwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi adalah kunci dalam urusan investasi, ekonomi, pembangunan, dan lainnya. Menurutnya, argumentasi Mahfud juga sangat meyakinkan, meski bukan berlatar belakang ekonomi. “Seperti biasa, Mahfud tampil apa adanya, tak ada gimick, to the point ke pokok persoalan,” ujarnya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik itu menyatakan, gagasan yang disampaikan Mahfud dalam debat kemarin dibutuhkan. Ia menawarkan gagasan kongkret soal peningkatan ekonomi dengan penegakan hukum yang adil dan tak pandang bulu. “Ekonomi, investasi, dan pembangunan tanpa penegakan hukum bisa repot. Mahfud konsisten dengan gagasan orisinalitas, gagasannya hukum jadi panglima,” katanya.

Sementara Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang menyebut, dari hasil riset perbincangan di media sosial selama debat berlangsung dalam rentang waktu 18.00-23.00 WIB, Mahfud merupakan cawapres dengan tingkat perbincangan positif tertinggi sekitar 65 persen, dibandingkan Gibran Rakabuming 48 persen dan Muhaimin Iskandar 33 persen.

Tingginya sentimen positif Mahfud juga diikuti dengan emotion trust yang besar hingga mencapai 65 persen. Tertinggi diantara cawapres lainnya. Selanjutnya diikuti emotion anticipation 13 persen.

Penampilan Mahfud dinilai sebagai hasil dari pengalaman dengan ketenangan dalam setiap jawaban. Mahfud dinilai mampu menjawab pertanyaan sulit yang dilontarkan oleh Gibran menggunakan Helicopter view.

“Pengalaman, keyakinan, track record, jam terbang menjadi salah satu landasan keyakinan publik. Ini yang ditunjukan pada Mahfud. Hal inilah yang membuat netizen mengapresiasi Mahfud dengan ketenangan, jawaban debat yang menggunakan pendekatan rasional dan argumentatif,” kata Rustika.

Mahfud akan melawan Cak Imin dan Gibran lagi pada debat selanjutnya 21 Januari 2024. Tema debat yakni Pembangunan berkelanjutan, Sumber daya alam, Lingkungan hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat adat, dan Desa. (rel/adz)

Kelahiran Cucu Pertama Ketua PWI 2016-2021 Disambut Haru

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rasa bahagia tak terhingga dirasakan Andrey Shehab Herman dan istri, Illiah Cholilah Iskandariah S Kom. Andrey yang merupakan putra dari Almarhum H Hermansjah, Ketua PWI Sumatera Utara (Sumut) 2016-2021 ini bisa menimang sang buah hati yang lahir Sabtu, 23 Desember 2023 di Rumah Sakit (RS) Murni Teguh, Medan pukul 16.22 WIB.

Bayi berjenis kelamin laki-laki ini lahir dengan berat badan 26.5 kilogram (kg) dan panjang 47 centimeter. “Alhamdulillah, sejak menikah 2019 lalu, atau tepatnya empat tahun kemudian, akhirnya kami dianugerahi anak lelaki diberi nama Muhammad Emmril Hawwari Shehab. Ini cucu pertama papa dan mama (almarhum H Hermansjah dan Halimatussadiah SE MAP,” sebut Andrey.

Di kesempatan itu, Andrey menyampaikan ribuan terima kasih kepada dr Irwansyah Putra Sp OG karena selama ini memberikan pelayanan terbaik dan fast respons dari WhatsApp. “Alhamdulillah dan terima kasih karena respons dan penanganan terbaik kami dapatkan,” tegasnya.

Selain itu, Andrey menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar. “Doa seluruh keluarga menjadi hal yang menguatkan dan melancarkan persalinan ini,” katanya.

Dia berharap, cucu pertama Almarhum H Hermansjah ini menjadi anak saleh, berbakti pada orangtua, berguna bagi agama, keluarga, nusa dan bangsa.(rel/azw)

Dedi Iskandar: Memberi Banyak Kontribusi Bagi Pembangunan

Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Ust Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Tasyakuran Milad ke-93 Al Jam’iyatul Washliyah yang digelar pengurus daerah (PD) Deliserdang, di Gedung Convention Hall Lubukpakam, Sabtu (23/12), ditandai dengan penyematan jas dan pemberian kartu anggota Al-Washliyah kepada Bupati Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar.

Ketua PW Al-Washliyah Sumatera Utara (Sumut), Ust Dedi Iskandar Batubara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada PD Al-Washliyah Deliserdang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang, serta seluruh keluarga besar Washliyah di Kabupaten ini, atas terselenggaranya kegiatan peringatan Milad ke-93 tahun berdirinya Ormas Islam terbesar di Sumut.

“Al-Washliyah didirikan pada 30 November 1930 silam. Sejak dari tanggal itu, hingga Desember ini, hampir seluruh daerah menggelar acara perayaan HUT ke-93 Al-Washliyah. Tentu kegiatan tersebut adalah sebagai tanda rasa syukur kita atas nikmat dan ridho yang Allah berikan untuk organisasi ini,” ujar Dedi Iskandar Batubara.

Sebagai Ketua Pengurus Wilayah, Ust Dedi Iskandar Batubara juga menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh pengurus daerah yang telah berjuang menjaga, mempertahankan serta meningkatkan aset umat milik Al-Jam’iyatul Washliyah.

Sebagai penghargaan, Washliyah memberikan penghargaan kepada para guru, tokoh-tokoh yang berjasa kepada Ormas ini, serta pemberian Jubah untuk Ulama Al-Washliyah di Deliserdang.

“Saya juga mengimbau kepada para pengurus di Deliserdang, agar terus menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah. Mengingat Washliyah punya makna menghubungkan, maka kita harus menjadi penghubung yang mampu me-moderasi,” sebutnya.

Sementara Bupati Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar menjelaskan bahwa peran dan perjuangan Al Jam’iyatul Washliyah begitu besar bagi bangsa ini. Bahkan sejak bangsa Indonesia belum merdeka, sumbangsihnya sudah bisa dirasa.

“Keberadaan Al Washliyah telah memberi banyak kontribusi bagi pembangunan, dibuktikan melalui berbagai aktivitas sosial keagamaan, baik bidang pendidikan, kesehatan, dakwah, sosial, agama dan lainnya,” ungkap Yusuf.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Deliserdang menerima jas dan kartu anggota Al-Washliyah. Turut hadir Ketua PD Al-Washliyah Deliserdang HM Soleh, Sekretaris PW Al-Washliyah Sumut H Alim Nur Nasution, Ketua Panitia yang juga anggota DPRD Deliserdang Imran Obos.

Kemudian, Ketua MUI Deliserdang, Kyai H Amir Panatagama, Kepala Kantor Kementerian Agama Deliserdang, Drs Abdul Haris Harahap, Ketua Baznas Deliserdang, H Surya Putra, Ketua PD Muhammadiyah Deliserdang, Ibnu Hajar serta seribuan orang keluarga besar Al Jam’iyatul Washliyah.(gus)

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Bank Mestika Resmikan Desa Wisata Karang Anyar di Simalungun

Presiden Direktur PT Bank Mestika Dharma Tbk, Achmad S. Kartasasmita saat meresmikan Desa Wisata Karang Anyar (Dewika), di Kabupaten Simalungun.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) bingung mau kemana?. Anda bisa mengunjungi Desa Wisata Karang Anyar (Dewika) di Desa Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dewika ini, merupakan desa wisata didampangi dan dibina oleh PT Bank Mestika Dharma Tbk (Bank Mestika) dan diresmikan pada Kamis 21 Desember 2023. Dewika ini, didampingi dan dibina Bank Mestika, sebagai komitmen mendorong ekonomi masyarakat di sektor pariwisata.

Dewika tersebut, objek wisata pemandian dengan air bersih dan sejuk. Ditambah lagi, alam yang indah, membuat Dewika layak dan wajib dikunjungi masyarakat.

Dewika diresmikan langsung oleh Presiden Direktur PT Bank Mestika Dharma Tbk, Achmad S. Kartasasmita bersama Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Reza Leonhard.

Peresmian desa wisata ditandai dengan penandatanganan Prasasti Desa Wisata Karang Anyar, acara diisi pula dengan kick off program UMKM Vaganza yang diikuti oleh 15 UMKM unggulan serta bantuan sumur air bersih oleh Lions Club Medan.

Presiden Direktur PT Bank Mestika Dharma Tbk, Achmad S. Kartasasmita mengungkapkan bahwa kontribusi Bank Mestika dalam pengembangan Dewika ini, sebagai komitmen dukungan Bank Mestika terhadap program Ekosistem Keuangan Inklusif atau EKI yang diinisiasi oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumatera Utara.

Achmad S. Kartasasmita, menjelaskan Dewika ini sebagai salah satu tujuan destinasi wisata di Simalungun. Kehadiran Bank Mestika, sebagai Lembaga Jasa Keuangan mengembangkan dan mendampingi Dewika merupakan bentuk kepedulian sosial Perseroan, terhadap sosial kemasyarakatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat sekitar.

“Pengembangan Dewika ini telah berjalan sejak awal tahun 2023 dan diakhiri tahun 2023, diresmikan. Kita harus terus menjaga dan mengembangkan potensi yang ada di wilayah Dewika ini,” ucap Achmad S. Kartasasmita.

Atas dasar hal ini, kata Achmad S. Kartasasmita, Bank Mestika ingin mempromosikan dan meningkatkan kembali tingkat pengunjung yang datang dengan menata, merapikan, mendampingi dan memajukan daerah wisata ini agar memiliki daya tarik yang tinggi untuk semua orang yang ingin berlibur. Bahkan untuk perusahaan-perusahaan yang akan melakukan kegiatan-kegiatan dapat menjadikan Dewika sebagai pilihan utamanya.

“Saya rasa tujuan kami ini juga pasti dinginkan oleh semua pihak. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama yang baik dari semua pihak, agar program EKI ini dapat berhasil dan berjalan baik,” harap Achmad S. Kartasasmita.

Achmad S. Kartasasmita melanjutkan, tahun depan pihaknya akan fokuskan pengembangan Dewika dari sisi SDM dengan memberikan pendampingan intensif dari akademisi maupun praktisi. Hal itu akan membantu mengembangkan kerangka berfikir dan mengembangkan kreativitas insan Dewika.

“Kita ingin insan Dewika memberikan pelayanan terbaik dan mengembangkan Dewika ini dengan menggali potensi-potensi baru untuk dapat tetap memberikan sarana liburan yang nyaman dan memberikan kesan indah kepada setiap pengunjung yang datang,” ungkap Achmad.

Selain itu, yang harus menjadi perhatian semua pihak adalah kembali merebaknya Covid-19 dengan dikeluarkan kembali imbauan untuk melakukan pencegahan-pencegahan seperti yang telah semua lakukan pada tahun 2020 hingga 2022 yang lalu.

“Insan Dewika sebagai pengelola tempat wisata, harus tetap mewaspadai dan mengikuti arahan Pemerintah untuk memberikan kenyamanan berwisata seperti yang tertuang dalam Sapta Pesona,” harap Achmad S.Kartasasmita.

Sementara, Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada Bank Mestika hadir dalam pengembangan Dewika ini.

“Menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya, kepada Bank Mestika. Telah berkomitmen, sebagai Bank pendamping dan penataan desa wisata ini, di Simalungun,” kata Radiapoh.

Ia menjelaskan Bank Mestika yang telah berkomitmen sebagai bank pendamping dalam pengembangan dan penataan Desa Wisata Karang Anyar di Simalungun sesuai dengan kesepakatan atau MoU pada April 2023, lalu.

Radiapoh mengungkapkan bahwa Desa Wisata inklusi salah satu pilot projek TPAKD Provinsi dan daerah tahun 2023. Karang Anyar salah satu dari 9 desa di Kecamatan Gunung Maligas, yang mempunyai potensi perekonomian unggul, yaitu pariwisata pemandian sehingga ditetapkan sebagai salah satu dari 7 Desa Wisata Inklusi di Sumatera Utara, pada tahun 2023 oleh OJK Provinsi Sumatera Utara dan TPAKD Sumatera Utara.

“Sektor pariwisata bilang merupakan mesin penggerak pertumbuhan ekonomi daerah karena sektor pariwisata memiliki multiplier effect sangat besar. Selain itu, mampu mendorong sektor lain untuk tumbuh dan berkembang seperti sektor UMKM, akomodasi, transportasi, makanan hingga minuman,” jelas Radiapoh.

Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Reza Leonhard juga mengapresiasi Bank Mestika, Pemkab Simalungun dan berbagai pihak seperti BUMDES yang awalnya menandatangani MoU pada bulan April 2023.

Menurut Reza, Kabupaten Simalungin sangat berpeluang ditingkatkan menjadi Kabupaten dengan literasi dan iklusi keuangan yang baik mengingat sumber daya alam serta produk-produk UMKM nya di Desa Karang Anyar.

“Pelaku UMKM di Desa Karang Anyar telah dibina oleh Bank Mestika dan diikutsertakan dalam berbagai even Provinsi, produk-produknya juga dihadirkan pada saat itu,” kata Reza.

“Termasuk pada bulan Inklusi Keuangan. Mari kita mengembangkan UMKM di Desa Karang Anyar ini sekaligus menjaga dan merawat apa yang telah dibangun oleh Bank Mestika dan diperjuangkan Pemkab Simalungun,” tandas Reza.(gus)

Paul Baja: Nobar Cawapres Jadi Sarana TPD Semakin Mengenalkan Kualitas Mumpuni Ganjar – Mahfud

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Posko Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Pranowo-Mahfud MD Sumatera Utara terus kembali dipenuhi masyarakat yang mengikuti nonton bareng debat calon wakil presiden (cawapres), Jumat (22/12/2023). TPD Ganjar Pranowo-Mahfud MD Sumatera Utara memang tetap memfasilitasi kegiatan nobar debat Capres maupun Cawapres di posko TPD yang terletak di Jalan Sei Serayu 52 Medan.

“Memfasilitasi masyarakat melihat langsung debat cawapres ini menjadi bagian dari cara kita memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Mengapa, karena dengan melihat langsung debat calon pemimpin, maka kita bisa melihat secara langsung kualitas masing-masing,” kata Ketua TPD Ganjar-Mahfud Sumut, Paul Baja M Siahaan kepada wartawan.

Politisi muda PDI Perjuangan yang juga caleg DPR RI dari dapil Sumut 1 ini mengatakan, TPD Sumut terus mensosialiasikan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD kepada masyarakat. Hal ini mereka lakukan lewat sosialisasi tatap muka untuk mengenalkan sosok Ganjar Pranowo dan Mahfud MD selaku calon presiden dan wakil presiden yang mereka usung.

“Dalam setiap sosialisasi kita menyampaikan seperti apa sosok Ganjar-Mahfud. Nah, dengan memfasilitasi nobar ini, masyarakat akan bisa melihat bahwa kita tidak berbohong soal kualitas capres dan cawapres yang kita usung,” ungkapnya.

Artinya kata Paul Baja M Siahaan, Nobar debat capres dan cawapres ini juga menjadi bagian dari pengabdian politik TPD Ganjar-Mahfud Sumut untuk memfasilitasi masyarakat menjadi pemilih yang cerdas. Karena menurutnya dengan melihat langsung visi dan misi, program serta ide gagasan masing-masing calon, akan terlihat jelas siapa yang berpihak kepada masyarakat atau siapa yang hanya haus kekuasaan saja.

“Pendidikan politik itu penting bagi masyarakat. Dan kami siap untuk tetap memfasilitasi masyarakat untuk itu. Soal siapa yang menguasai panggung debat, silahkan masyarakat yang melihat,” pungkasnya.

Nobar di Posko TPD Ganjar-Mahfud MD Sumatera Utara dihadiri oleh kalangan masyarakat baik dari kalangan relawan maupun kalangan generasi milenial. Mereka terlihat sangat menyimak berbagai pemaparan para cawapres pada debat yang mengambema “Ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), Keuangan, Investasi Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur dan Perkotaan tersebut”.
(map)