Home Blog Page 81

Humas Poldasu Borong Dua Penghargaan dari Polri

PENGHARGAAN: Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr Ferry Walintukan (kanan) saat menerima penghargaan dari Divisi Humas Mabes Polri. Istimewa/Sumut Pos
PENGHARGAAN: Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr Ferry Walintukan (kanan) saat menerima penghargaan dari Divisi Humas Mabes Polri. Istimewa/Sumut Pos

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sumatera Utara. Di bawah kepemimpinan Ferry Walintukan, Humas Polda Sumut sukses meraih dua penghargaan bergengsi dari Mabes Polri dalam penilaian kinerja periode Januari–Maret 2026.

Dalam ajang yang digelar Divisi Humas Polri tersebut, Humas Polda Sumut dinobatkan sebagai Juara I Zona B untuk dua kategori sekaligus, yakni Kategori Cipta Trending Topik serta Kategori SPIT Media Hub Polri. Pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan strategi komunikasi publik yang dijalankan secara konsisten dan inovatif.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir, kepada Kombes Pol Ferry Walintukan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja kolektif seluruh jajaran Humas Polda Sumut.

Keberhasilan ini tidak lepas dari pendekatan komunikasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Optimalisasi platform digital, serta pengelolaan konten yang kreatif dan informatif, dinilai mampu meningkatkan keterlibatan publik terhadap informasi yang disampaikan kepolisian.

Dalam keterangannya, Kombes Ferry menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras tim. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan dedikasi seluruh personel dalam memberikan layanan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya.

“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja sama dan semangat seluruh tim. Kami akan terus berkomitmen menyajikan informasi yang dapat dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi serta menjaga keseimbangan pemberitaan di ruang publik.

Dengan raihan ini, Humas Polda Sumut diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai ujung tombak komunikasi publik Polri, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat melalui penyampaian informasi yang transparan, edukatif, dan berimbang. (dwi/ila)

Tragis, PMI Medan Tewas di Korsel, Keluarga Menanti Kepastian Hak Korban

WAWANCARA: Saut Simamora ayah dari Reza Valentino Simamora yang meninggal di Korsel, saat diwawancarai di Markas Forwakum Sumu, Kamis (16/4/2026) sore.
WAWANCARA: Saut Simamora ayah dari Reza Valentino Simamora yang meninggal di Korsel, saat diwawancarai di Markas Forwakum Sumu, Kamis (16/4/2026) sore.

Kisah tragis dialami keluarga pekerja migran Indonesia (PMI) asal Medan, Reza Valentino Simamora (21), yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di Korea Selatan (Korsel). Hingga kini, pihak keluarga mengaku masih memperjuangkan hak-hak almarhum yang belum juga terpenuhi.

Ayah korban, Saut Tarulitua Simamora (46), mengungkapkan anaknya berangkat ke Korea Selatan melalui program Government to Government (G to G) usai menjalani pelatihan di LPK Karanganyar pada Desember 2024. Reza dinyatakan lulus pada Maret 2025 dan langsung diberangkatkan pada pertengahan bulan tersebut.

Namun, harapan untuk kehidupan yang lebih baik berubah menjadi penderitaan. Baru dua minggu bekerja, Reza sudah mengeluhkan beratnya kondisi kerja di kapal penangkap ikan.

“Dia cerita jam kerjanya tidak manusiawi. Berangkat jam tiga pagi, pulang tengah malam. Istirahat cuma sebentar,” ujar Saut, saat diwawancarai di Markas Forwakum Sumut, Kamis (16/4/2026) sore.

Menurutnya, tekanan kerja yang tinggi membuat sejumlah PMI lain tidak bertahan. Bahkan, beberapa di antaranya memilih kabur untuk mencari pekerjaan lain.

Tragedi terjadi pada 23 September 2025. Reza mengalami kecelakaan kerja akibat putusnya tali seling di kapal. Empat hari kemudian, jasadnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ironisnya, kabar duka tersebut pertama kali diterima keluarga dari rekan kerja korban, bukan dari pihak resmi.

“Temannya yang kasih tahu. Bahkan yang bantu urus barang-barangnya juga teman sesama pekerja,” ungkap Saut.

Jenazah Reza akhirnya dipulangkan ke Indonesia dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 3 Oktober 2025, sebelum dibawa ke Medan dan dimakamkan sehari kemudian.

Meski proses pemulangan telah selesai, persoalan lain justru muncul. Hingga kini, keluarga mengaku belum menerima hak-hak almarhum, termasuk asuransi kecelakaan kerja. Bahkan, dokumen penting terkait pekerjaan Reza disebut belum diserahkan. “Kami kecewa. Hak anak kami belum jelas, dokumen pun tidak ada,” kata Saut.

Saut menambahkan, pihak keluarga telah berupaya berkoordinasi dengan sejumlah instansi, termasuk pihak terkait di Indonesia dan pendamping hukum di Korea Selatan. Namun, prosesnya masih berjalan tanpa kepastian.

Keluarga berharap pemerintah dapat turun tangan lebih serius untuk membantu penyelesaian kasus tersebut. “Kami hanya ingin keadilan dan hak anak kami dipenuhi,” harapnya.

Kasus ini kembali menyoroti lemahnya perlindungan terhadap PMI, khususnya di sektor berisiko tinggi seperti perikanan, serta pentingnya pengawasan terhadap keselamatan kerja dan pemenuhan hak pekerja di luar negeri. (man/ila)

Tim Pembina Posyandu Dairi Salurkan Bantuan Mobiler

POSYANDU: Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Dairi Sri Dewi Manik didampingi Camat Silima Pungga-Pungga Edwin Nababan saat berdialog dengan warga di Posyandu Desa Bongkaras, Rabu (15/4).(istimewa).
POSYANDU: Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Dairi Sri Dewi Manik didampingi Camat Silima Pungga-Pungga Edwin Nababan saat berdialog dengan warga di Posyandu Desa Bongkaras, Rabu (15/4).(istimewa).

DAIRI— Upaya penguatan layanan kesehatan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Dairi melalui pembinaan Posyandu di tingkat desa. Hal ini terlihat dari kunjungan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Dairi ke Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Rabu (15/4), yang sekaligus dirangkai dengan penyerahan bantuan mobiler dan sarana pendukung dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Dairi Sri Dewi Manik, kepada pengelola Posyandu Desa Bongkaras di kantor kepala desa setempat.

Dalam kesempatan itu, Sri Dewi Manik menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan hanya seremonial, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan kesehatan dasar di Posyandu berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana peran kader serta pelayanan Posyandu sesuai siklus hidup masyarakat, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, dewasa, hingga lanjut usia,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang selama ini terus bekerja tanpa lelah dalam melayani masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program Posyandu sangat bergantung pada semangat dan dedikasi para kader di lapangan.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh kader yang tidak kenal lelah mengabdi demi kesehatan masyarakat,” kata Sri.

Sri Dewi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi tetap memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan dalam program pembangunan daerah. Posyandu, menurutnya, memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan layanan Posyandu, terutama dalam pemeriksaan kesehatan rutin dan edukasi gizi, guna mendukung program pemerintah dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Dairi.

“Mari kita rutin memeriksakan kesehatan ke fasilitas yang ada. Posyandu harus dimanfaatkan sebagai pusat edukasi gizi masyarakat,” ajaknya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Silima Pungga-Pungga Edwin Nababan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Luber Sianturi, Kepala Desa Bongkaras Arion Sihaloho, serta sejumlah kader Posyandu dan masyarakat setempat. (rud/ila)

TP PKK Karo Dorong Penguatan UP2K

BIMBINGAN: Ketua  TP PKK Kabupaten Karo, Roswhita Antonius Ginting memberikan bimbingan.
BIMBINGAN: Ketua  TP PKK Kabupaten Karo, Roswhita Antonius Ginting memberikan bimbingan.

KARO— Upaya pemberdayaan ekonomi keluarga terus digencarkan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Karo melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Kegiatan pembinaan kali ini dilaksanakan di Desa Mulawari, Kecamatan Tigapanah, Selasa (14/4), dengan fokus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal desa.

Ketua TP PKK Kabupaten Karo, Roswhita Antonius Ginting, turun langsung melakukan pembinaan sekaligus memberikan arahan kepada para kader PKK dan pelaku usaha mikro di desa tersebut. Program ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan kaum perempuan di tingkat desa.

Dalam kunjungan tersebut, Roswhita menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menurutnya, kreativitas dalam mengolah potensi daerah menjadi produk bernilai jual tinggi merupakan kunci utama dalam pengembangan usaha kecil berbasis keluarga.

“Melalui UP2K ini, kita ingin setiap ibu memiliki peran aktif dalam mendukung stabilitas ekonomi keluarga. Dengan modal keterampilan dan kemauan, potensi yang ada di desa ini bisa menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain peningkatan kualitas produk, pembinaan juga difokuskan pada penguatan administrasi kelompok usaha. Para peserta didorong untuk lebih tertib dalam pencatatan keuangan serta pengelolaan usaha agar lebih profesional dan transparan. Hal ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.

Program UP2K juga diarahkan untuk memperkuat sektor ekonomi mikro di tingkat rumah tangga. Setiap keluarga diharapkan memiliki peluang untuk menambah penghasilan melalui usaha kecil, baik yang dikelola secara mandiri maupun berkelompok.

Kegiatan pembinaan berlangsung interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan berdiskusi langsung mengenai berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Sejumlah pelaku usaha lokal juga menyampaikan masukan terkait pengembangan produk unggulan desa serta strategi pemasaran yang lebih efektif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengurus TP PKK Kabupaten Karo, Camat Tigapanah beserta Ketua TP PKK Kecamatan, Kepala Desa Mulawari, serta para kader PKK dan pelaku usaha lokal. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan lintas sektor dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat desa. (deo/ila)

Puting Beliung Hantam Lae Parira Dairi, 12 Rumah dan Gedung SD Rusak Parah

RUSAK: Belasan rumah warga di Desa Lae Parira dan Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Dairi, rusak berat akibat diterjang angin puting beliung, Rabu (15/4). (istimewa).
RUSAK: Belasan rumah warga di Desa Lae Parira dan Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Dairi, rusak berat akibat diterjang angin puting beliung, Rabu (15/4). (istimewa).

DAIRI— Bencana angin puting beliung disertai hujan es melanda wilayah Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Rabu (15/4). Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 12 unit rumah warga di Desa Lae Parira dan Desa Buluduri mengalami kerusakan berat, sementara sejumlah fasilitas umum termasuk gedung Sekolah Dasar (SD) juga terdampak cukup parah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir cukup besar. Sejumlah rumah warga bahkan mengalami kerusakan pada bagian atap hingga dinding, sementara sebagian lainnya rusak akibat tertimpa pohon tumbang yang tidak mampu menahan terpaan angin kencang.

Camat Lae Parira, Laris Sihombing, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu malam. Ia menjelaskan bahwa angin puting beliung datang secara tiba-tiba dan berlangsung dalam waktu singkat, namun cukup untuk menimbulkan kerusakan di sejumlah titik.

“Angin kencang disertai hujan es ini merusak rumah warga di Desa Lae Parira dan Buluduri, termasuk gedung SD di Lae Parira. Selain itu, banyak pohon tumbang yang menimpa rumah warga,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara, tercatat sedikitnya 12 rumah mengalami rusak berat, sementara belasan rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Selain pemukiman warga, satu unit kilang padi juga dilaporkan ikut terdampak akibat terpaan angin kencang tersebut.

Kerusakan paling dominan terjadi pada bagian atap bangunan yang beterbangan akibat kuatnya hembusan angin. Sejumlah warga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat untuk menghindari risiko lanjutan, mengingat kondisi cuaca masih tidak stabil.

Hingga saat ini, pemerintah kecamatan bersama perangkat desa masih melakukan pendataan terhadap jumlah kerusakan serta kebutuhan mendesak warga terdampak. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penyaluran bantuan dari pemerintah daerah. “Kami masih melakukan pendataan bersama pemerintah desa untuk memastikan jumlah kerugian dan kebutuhan warga,” kata Laris.

Peristiwa ini menambah daftar bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera Utara dalam beberapa waktu terakhir. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada masa peralihan musim.

Pemerintah daerah juga diharapkan segera turun tangan memberikan bantuan darurat, baik berupa kebutuhan logistik maupun material perbaikan rumah, agar warga dapat segera kembali beraktivitas seperti biasa. (rud/ila)

Polres Labuhanbatu Gelar Simulasi Sispamkota

SIMUALASI: Polres Labuhanbatu saat menggelar Simulasi Sispamkota di Lapangan Ikabina, Jalan MH Thamrin Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu,  Kamis (16/4). (fajar/ Sumut Pos)
SIMUALASI: Polres Labuhanbatu saat menggelar Simulasi Sispamkota di Lapangan Ikabina, Jalan MH Thamrin Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu,  Kamis (16/4). (fajar/ Sumut Pos)

LABUHANBATU – Polres Labuhanbatu menggelar kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Lapangan Ikabina, Jalan MH Thamrin Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu,  Kamis (16/4). Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan kamtibmas.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya ini turut dihadiri para Pejabat Utama Polres Labuhanbatu, Personel Polres Labuhanbatu, personel Kodim 0209/LB, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan. Sinergitas lintas instansi ini menjadi kekuatan penting dalam menciptakan pengamanan yang profesional dan terukur.

Simulasi diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kapolres Labuhanbatu, kemudian dilanjutkan dengan Tactical Wall Game (TWG) guna memberikan gambaran strategi dan langkah-langkah pengendalian massa secara terencana.

Dalam arahannya, Kapolres Labuhanbatu menegaskan bahwa setiap personel harus memahami peran dan tanggung jawabnya di lapangan serta mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur.

“Kegiatan ini bukan sekadar simulasi, tetapi bentuk kesiapan kita dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis, dan hindari tindakan yang tidak perlu. Utamakan pendekatan persuasif dalam setiap tahapan pengamanan,” tegas Kapolres.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian simulasi adegan, mulai dari apel kesiapan pengamanan Hari Buruh Internasional (May Day), konsolidasi sebelum aksi, hingga skenario longmarch menuju Kantor Bupati Labuhanbatu.

Situasi kemudian digambarkan berkembang dari kondisi aman (hijau) hingga meningkat menjadi situasi kuning, sebagai bentuk latihan menghadapi dinamika massa yang berubah secara cepat.

Melalui kegiatan ini, Polres Labuhanbatu menunjukkan komitmennya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, dengan kesiapan personel yang terlatih, profesional, dan tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Diharapkan, setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan baik sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (fdh/azw)

Calon Haji Personel Polres Labuhanbatu Ditepungtawari

TEPUNG TAWAR: Kapolres Labuhanbatu menepungtawari Calhaj Personel Polres Labuhanbatu, Kamis (16/4)// (fajar)
TEPUNG TAWAR: Kapolres Labuhanbatu menepungtawari Calhaj Personel Polres Labuhanbatu, Kamis (16/4)// (fajar)

LABUHANBATU – Suasana haru dan penuh doa menyelimuti Masjid Al-Iman Bhayangkara Mapolres Labuhanbatu saat dilaksanakannya kegiatan tepung tawar calon jamaah haji/hajjah (calhaj) personel Polres Labuhanbatu, Kamis (16/4).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, Ustazd Darmansyah Siagian, para Pejabat Utama Polres Labuhanbatu, serta seluruh personel yang turut memberikan doa dan dukungan kepada rekan-rekan yang akan menunaikan ibadah haji.

Dalam arahannya, Kapolres Labuhanbatu menyampaikan kegiatan tepung tawar ini merupakan bentuk doa dan harapan agar seluruh personel yang berangkat diberikan kelancaran, kesehatan, serta menjadi haji yang mabrur.

Ia juga mengingatkan bahwa kunci utama dalam menjalankan ibadah haji adalah iman dan takwa, disertai kesiapan fisik yang baik serta sikap rendah hati.

“Ibadah haji adalah perjalanan suci. Capek itu pasti, namun jangan mengeluh. Jalani dengan ikhlas dan penuh kesabaran, insyaallah akan mendapatkan keberkahan serta kedamaian yang luar biasa, khususnya saat berada di Masjidil Haram,” tutur Kapolres.

Adapun personel Polres Labuhanbatu yang akan melaksanakan ibadah haji tahun ini yakni Iptu Adliansyah, Pengatur TK I Zulham Efendi, dan Fitri Anisah Nasution. Seluruh keluarga besar Polres Labuhanbatu turut mendoakan agar mereka diberikan keselamatan, kelancaran, serta kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur.

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Polres Labuhanbatu, sekaligus bentuk dukungan moril kepada personel yang akan menjalankan rukun Islam kelima, dengan harapan membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan institusi. (fdh/azw)