Home Blog Page 817

PLN UID Sumatera Utara Ikut Ramaikan Mal Pelayanan Publik Kota Medan

Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan kunjungan ke stand pelayanan PLN UP3 Medan dan PLN UP3 Medan Utara di gedung eks Plaza Ramayana Peringgan, Jalan Iskandar Muda Medan (25/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Medan meluncurkan Mal Pelayanan Publik (MPP) pada Kamis (25/1/2024) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih transparan, mudah dan cepat.
Peluncuran Mal Pelayanan Publik dilakukan langsung oleh Walikota Medan Muhammad Bobby Nasution di gedung eks Plaza Ramayana Peringgan, Jalan Iskandar Muda Medan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan Nurbaiti Harahap melaporkan MPP yang diluncurkan berisi 26 Organisasi Penyelenggara Pelayanan Publik (OPPP) dengan menghadirkan 70 layanan.

PLN sebagai salah satu OPPP yang ikut serta ramaikan MPP Kota Medan, juga menampilkan berbagai bentuk layanan yang ada di PLN seperti layanan Pasang Baru, Perubahan Daya, Migrasi Layanan Prabayar, layanan Multiguna serta pengaduan dan keluhan layanan PLN.

Dengan hadirnya PLN di MPP Kota Medan ini tentu akan membantu masyarakat/pelanggan dalam memilih alternatif dalam mengakses layanan yang ditawarkan PLN.
Sejauh ini PLN sebenarnya sudah memiliki PLN Mobile yang sangat membantu masyarakat dalam mengakses layanan PLN cukup melalui Gadget atau Handphone sehingga pelanggan dapat mengakses layanan PLN kapan saja dan dimana saja.

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution mengatakan MPP yang dikelola Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan akan memberikan pelayanan cepat dan transparan kepada masyarakat melalui 26 anjungan dengan 70 jenis layanan.

“Sebelumnya kita harus berkomunikasi berkaitan dengan beberapa instansi di Kota Medan. Melalui MPP, kami ingin memberikan pelayanan yang terintegrasi, Dimana dalam pengurusan izin dan lainnya cukup dilakukan di satu tempat,” ucap Bobby.

Dalam wawancara terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid menyampaikan bahwa MPP Kota Medan ini sangat baik. Karena masyarakat dapat mengakses beberapa layanan dari beberapa instansi yang berbeda dalam satu tempat/Kawasan.
Menurutnya, hal ini menjadi terobosan yang penting dan patut dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia. PLN sendiri akan berkomitmen untuk terus meningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan diluncurkan MPP ini diharapkan masyarakat semakin dekat dengan PLN dan dapat dengan mudah mengakses seluruh layanan PLN.

“PLN terus bertransformasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya anjungan layanan PLN di Mal Pelayanan Publik Kota Medan menjadi lebih efisien, mudah, cepat dan transparan,” ujar Mariani Awaluddin. (ila)

Pilpres 2024, Partai Nasdem Labuhanbatu Target 70 Persen Perolehan Suara Amin

Calon Presiden RI, Anies Baswedan.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Partai Nasdem Labuhanbatu meyakini meraih target 70 persen perolehan suara pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI nomor urut 01, Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) di Pilpres 2024 mendatang.

“Kita yakin. Bahwa pemilih di kabupaten Labuhanbatu sudah bijak. Dan mengharapkan terjadinya perubahan,” kata Bakhtiar Sibarani mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) di Rantauprapat, Jumat 26 Januari 2024.

Sebelumnya, Kamis 25 Januari 2024 saat menggelar rapat perdana, konsolidasi partai pertama di Kantor DPD Nasdem Labuhanbatu, Jalan Kartini, Rantaupapat, Bakhtiar Ahmad Sibarani mengaku diberi tugas dan amanah pendahulunya, guna mengibarkan kegemilangan Nasdem di Kabupaten Labuhanbatu menjadi partai pemenang pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Bakhtiar menegaskan, dengan dibantu pengurus dan caleg-caleg terbaik Partai Nasdem, pihaknya meyakini dapat mencapai target kemenangan tersebut.

Selain itu, Bakhtiar juga memberikan pesan kepada seluruh kader untuk tetap menjadi seorang yang petarung, meski saat ini keluarga besar Nasdem Labuhanbatu tengah ditimpa musibah. Menurut Bakhtiar, itu justeru akan menjadi penyemangat baru untuk terus bersabar dan bertahan dalam setiap liku perjuangan saat ini.

Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) setiap tahapan hingga berlangsungnya pemilihan umum pada 14 Februari mendatang, Bakhtiar meminta kepada seluruh aparat pemerintah, bahkan Bawaslu hingga KPU Labuhanbatu untuk berlaku seadilnya.

“Berlaku adil lah, wasit tetaplah wasit yang sebenarnya, jangan wasit menjadi ikut-ikutan dalam mengatur pertandingan untuk berjalan sesuai ketentuan hati wasit. Ingat, ketika wasit curang, jangan salahkan penonton masuk ke lapangan,” tutupnya. (fdh/ram)

Sat Narkoba Polres Tebingtinggi Grebek Pesta Narkoba di Rumah

AMANKAN: Sat Narkoba melakukan penggerebekan dalam sebuah rumah saat pesta narkoba, 4 pelaku diamankan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Sat Narkoba Polres Tebingtinggi menggerebek dan mengamankan 4 orang yang diduga sedang mengadakan pesta narkoba di dalam sebuah rumah di daerah Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto dalam keterangannya, Kamis (25/1/2024) menyebutkan berawal saat hari Jumat lalu (19/1/2024) sekitar pukul 23.00 WIB petugas Sat Narkoba melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan sesuai dengan program prioritas Kapolda Sumut, Narkoba Musuh Bersama.

Saat melintasi sebuah rumah di daerah Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, petugas merasa curiga akan gerak gerik seseorang dari dalam rumah.

“Petugas berhenti dan memasuki rumah tersebut, dan menemukan 4 orang di dalam rumah, yakni 3 orang pria dewasa dan 1 orang wanita dewasa,” sebut AKP Agus, Jumat (26/1/2024).

Kemudian petugas menggeledah pelaku dan sekitar lokasi, dan ditemukan 4 paket sabu, handphone android merk vivo, pipet plastik berbentuk runcing, alat hisap sabu (bong) dan plastik klip kosong dari dalam rumah.

“Ada 4 orang berhasil diamankan saat dilokasi yakni Z (30), FP (36), DPS (30) dan seorang wanita LMRD (23). Saat diamankan, keempat pelaku tidak melakukan perlawanan, dan hanya tertunduk lemas,” tandasnya.

Sedangkan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, petugas menggiring keempat pelaku dan barang bukti ke Mapolres Tebingtinggi untuk pemeriksaan intensif.

“Keempat pelaku sudah mendekam dibalik jeruji rumah tahanan Polres Tebingtinggi. Namun demikian, Polres Tebingtinggi akan terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tebingtinggi,” tutup AKP Agus. (ian/ram)

Walau Beda Pilihan, Masyarakat Jangan Terpecah Akibat SARA

SAMPAIKAN: Personel Bhabinkamtibmas Polsek Sipispis menyambangi masyarakat Desa Jagadolok Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdangbedagai.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Bhabinkamtibmas Polsek Sipispis Polres Tebingtinggi Aiptu Iwan Kukuh Santoso menyampaikan sejumlah pesan kepada warga saat melaksanakan sambang dan cooling system jelang Pemilu 2024 di Dusun II Desa Bajadolok Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdangbedagai, Jumat (26/1/2024).

Aiptu Iwan menyampaikan kepada warga agar lebih bijak dan diutamakan mencari sumber yang benar dan terpercaya dalam menyikapi informasi-informasi yang sedang beredar di media sosial apalagi dalam menghadapi proses tahapan Pemilu 2024.

“Teliti dahulu setelah itu baru melakukan share mengupdate segala informasi maupun berita yang beredar di media sosial sehingga tidak termakan informasi berita hoax atau berita bohong yang belum tentu kebenarannya,” pesannya.

Selanjutnya menyampaikan kepada warga dalam menghadapi proses tahapan Pemilu 2024 agar bersama-sama menjaga kamtibmas yang aman, sejuk dan damai di lingkungan desa.

“Walaupun hak pilih berbeda saat Pemilu, satu sama lain janganlah menjadi pemicu terjadinya perpecahan dan tidak saling tegur sapa apalagi membawa isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) guna terwujudnya demokrasi yang aman damai dan warga sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” pinta Aiptu Iwan.

Dalam hal ini, Bhabinkamtibmas tetap berkordinasi dengan perangkat desa, para tokoh tokoh dan warga desa dalam menjaga situasi harkamtibmas. “Kami harapkan seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga kekondusifan di wilayah hukum Polres Tebingtinggi,” pintanya.

Salah seorang warga, Rudi Damanik mengatakan bahwa masyarakat saat ini sudah paham dengan berita bohong yang beredar di media sosial. “Kami juga tetap komitmen dalam menjaga pemilu yang damai dan aman,” jelasnya. (ian/ram)

Gelar Reses, Hanafi Ajak Masyarakat Support Rakyat Palestina

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi PKS H Hanafi Lc, mengajak masyarakat untuk selalu mensuport Rakyat Palestina. Ajakan ini disampaikannya saat menggelar reses di Jalan Tangguk Bongkar, Medan Denai, Selasa (23/1).

Menurut Hanafi, sampai saat ini sudah lebih dari 24.000 orang meninggal akibat agresi militer Israel terhadap Palestina yang sudah berlangsung lebih dari 100 hari. Setidaknya, sebut Hanafi, ada tiga bentuk support yang bisa kita berikan kepada rakyat Palestina.

“Yang pertama, support dalam bentuk bantuan seperti makanan, obat obatan, selimut dan sebagainya. Yang kedua, bisa dalam bentuk uang. Dan yang ketiga, bisa dalam bentuk doa yang selalu kita panjatkan setiap habis sholat dan membaca Al Quran,” ungkapnya.

Pada reses kali ini banyak masyarakat yang curhat kepada Hanafi mengenai kehidupan mereka yang tak kunjung sejahtera. “Lihatlah Pak, sembako naik, bbm naik, narkoba di mana-mana, mencari pekerjaan sulit. Kami masyarakat kecil tidak muluk-muluk pak, asal bisa makan dan bekerja saja sudah syukur,” ujar seorang peserta reses.

Menanggapi keluhan konstituennya ini, Hanafi mengatakan akan memperjuangkan aspirasi konstituennya kepada dinas terkait. “Saya akan perjuangkan semaksimal mungkin apa yang memang sudah seharusnya manjadi hak masyarakat,” ujarnya.

Kader senior PKS ini juga mengajak konstituennya yang hadir untuk dapat terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungannya masing-masing. ‘Apalagi menjelang Pemilu 14 Februari nanti, jangan pernah terpancing oleh berita berita hoax yang ada di media sosial. Mari kita jadikan pesta demokrasi lima tahunan ini sebagai ajang memilih pemimpin yang soleh dan amanah,” ajaknya.

Di ujung reses Hanafi yang kembali mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Sumatera Utara Dapil Sumut 1 (Medan A) dari PKS meminta doa serta dukungan kepada peserta reses. “Harapannya niat baik kami dapat berbuah hasil yang baik juga,” pungkasnya. (adz)

Hidayatullah Ajak Masyarakat Jaga Kebhinekaan

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayatullah mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebhinekaan. Ajakan ini disampaikannya saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, Kamis (25/1/2024).

“Kebhinekaan adalah anugerah dari Allah SWT yang diberikan untuk Bangsa Indonesia maka sudah sepatutnya kita menjaga dan merawat pemberiaan Allah SWT tersebut,” kata Hidayatullah.

Menurutnya, keberagaman budaya, bahasa, agama, suku, bahkan kuliner, sejatinya menguatkan kita bukan malah sebaliknya. “Bukankah Tuhan menciptakan kita berbeda-beda agar saling mengenal dan saling menghormati,” kata tokoh ekonomi Syariah Sumatera Utara ini.

Hidayatullah juga berpesan kepada peserta untuk selalu menjaga Kamtibmas di lingkungan masing masing. “Sekarangkan masa kampanye, banyak di luar sana tangan-tangan jahil yang ingin mengadu domba kita. Mari terus bergandengan tangan, menjaga persatuan yang sudah baik selama ini,” pintanya.

Hidayatullah juga mengajak peserta yang hadir untuk selalu mendoakan para pemimpin negara ini dengan doa yang baik. “Karena sejatinya, kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada diri kita juga,” ujarnya.

Sebelumnya pada pemaparannya tentang 4 Pilar, Hidayatullah menjelaskan beberapa point krusial yang terkandung di dalamnya seperti Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara pungkasnya.

Peserta sosialisasi 4 Pilar MPR RI kali ini berasal dari tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Tebingtinggi. Para peserta merasa beruntung bisa mengikuti acara tersebut. “Saya jadi bisa bersilaturahmi dengan anggota dewan dari pusat, kan beda rasanya jika hanya melihatnya dari tv atau sosmed,” kata seorang peserta. (adz)

54 PTPS Sirapit Dilantik

LANTIK: Pelantikan PTPS untuk Pemilu 2024 di Dusun II Desa Tanjung Keriahan Kecamatan, Sirapit Kabupaten, Langkat, Senin (22/1).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kapolsek Kuala menghadiri pelantikan 54 petugas PTPS Pemilu 2024 di Dusun II, Desa Tanjung Keriahan, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat (Lokasi Tempat Wisata Juma Sabah Sirapit), Senin (22/1).

Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat HS SIK SH MH melalui Kapolsek Kuala AKP R Panjaitan SE saat dikonfirmasi mengatakan, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Serapit telah melantik dan mengambil sumpah Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), yang akan bertugas di TPS setiap desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Serapit.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh panitia, pembacaan doa, pelantikan PTPS, Bimtek Pembekalan PTPS, pemberian SK Pelantikan PTPS.

Perekrutan PTPS ini sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang diberikan Ketua Panwaslu Kecamatan Sirapit Hendri Antoni Purba. Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah janji ini diikuti oleh sebanyak 54 orang untuk 54 TPS yang ada di Kecamatan Serapit,

Dalam sambutannya, Kapolsek Kuala menyampaikan agar seluruh Pengawas TPS tetap semangat dan profesional dalam melakukan pengawasan nantinya saat di hari pencoblosan, sembari mengucapkan selamat atas dilantiknya 54 orang pengawas TPS.

Terpisah, Kasi Humas Polres Langkat AKP Rajendra Kusuma, menambahkan kegiatan PTPS ini dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum tahun 2024 yang aman, kondusif dan damai yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang.

Disebutkannya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Panwaslu se-kecamatan wilayah Kabupaten Langkat yang dihadiri Forkopimcam dan unsur terkait. (mag-6/wsp/azw)

Menerka Suara Gen Z dan Milenial di Pemilu 2024, Ada yang Optimis, Banyak yang Skeptis

SIMULASI: Warga mengikuti simulasi pemungutan suara Pemilu 2024 di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Rabu (17/1).MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS.

SUMUTPOS.CO – Menurut data rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2024, pemilih dari Generasi Z (17-30 tahun) dan milenial (31-40 tahun) mendominasi pada Pemilu 2024, yakni sebanyak 56,45 % dari total keseluruhan pemilih. Dominasi pemilih muda tersebut akan mengubah perspektif masyarakat terhadap harapan dan ekspektasi kepada calon pemimpin Indonesia 5 tahun kedepan.

TERKAIT dengan Pemilu, Populix baru-baru ini meluncurkan studi bertemakan “Expectations of Young Voters in the 2024 Indonesian Presidential Election”. Studi ini mempelajari lebih mendalam tentang perspektif pemilih muda khususnya terkait isu-isu sosial dan lingkungan, reformasi pendidikan, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan berkelanjutan.

Vivi Zabkie, Head of Social Research Populix menjelaskan, menyambut Pemilu 2024, aspirasi antara Generasi Z dan milenial, dengan jumlah mereka yang besar, suara kategori tersebut juga berpengaruh. Oleh karena itu mengenali betul aspirasi mereka juga menjadi bagian penting. Melalui surveinya, Populix menyebut, meski sama-sama muda, kedua generasi tersebut punya banyak perbedaan.

“Generasi Z, sebagai pemilih pertama, membawa harapan tinggi terhadap pemimpin yang netral dan pro-rakyat, sementara milenial, yang lebih pragmatis, menilai pemimpin berdasarkan kemampuan ekonomi dan jaminan kesejahteraan. Sebagai pemegang suara yang kritis, keduanya mengharapkan pemimpin dengan integritas, visi jelas, dan kemampuan memecahkan masalah,” ungkap Vivi melalui jumpa pers daring.

Generasi Z, yang didominasi pemilih pertama disebut membawa harapan tinggi terhadap calon pemimpin negara. Mereka cenderung enggan untuk terikat dengan organisasi atau komunitas politik tertentu.

Pemimpin ideal menurut pandangan mereka adalah sosok yang netral, pro-rakyat, dan mampu menjadi perintis terobosan baru. Aspirasi mereka tidak hanya sebatas keuntungan pribadi, tetapi lebih terfokus pada pemimpin yang dapat membawa perubahan positif, terutama yang berdampak langsung kepada anak muda.

Sementara, generasi milenial cenderung lebih pragmatis dan skeptis. Mereka melakukan pemeriksaan yang lebih teliti terhadap rekam jejak para kandidat dan menganalisis dampak pemilu sebelumnya terhadap tanah air.

Pemimpin ideal menurut pandangan milenial adalah sosok yang mampu memajukan kondisi perekonomian, memberikan jaminan atas kehidupan profesional, dan kesejahteraan keuangan mereka.

Selain itu, terdapat tiga persona pemilih pada Pemilu 2024 diantaranya, pemilih independen, yang lebih memilih presiden yang tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Selain itu, terdapat pemilih yang mengutamakan kesamaan identitas.

Mereka cenderung memilih presiden yang memiliki kesamaan identitas dengan mereka, seperti kesamaan etnis, daerah asal, atau agama. Biasanya, mereka juga cenderung memilih kandidat laki-laki. Terakhir, yaitu pemilih yang berpegang pada integritas kandidat dengan mengevaluasi masing-masing kandidat presiden berdasarkan kapabilitas dan pengalaman mereka sendiri.

Kelompok ini mengharapkan presiden yang jujur, anti korupsi, memiliki visi yang jelas, memiliki kompetensi yang telah terbukti, rendah hati, mampu menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia, memiliki rekam jejak yang kuat, bertekad kuat, berprinsip, dan independen dari partai politik.

Platform media sosial juga disebut menjadi sumber informasi utama bagi sebagian besar masyarakat. Dalam ranah online ini, terjadi diskusi dinamis dan pertukaran wawasan politik. Selain itu, keluarga, lingkungan sosial, kegiatan kampanye, dan komunitas juga turut memainkan peran penting dalam membentuk pandangan pemilih terhadap kandidat.

Namun, skeptisisme tetap muncul di kalangan kedua generasi dikarenakan narasi pemberitaan di media massa, observasi langsung, dan diskusi lokal termasuk dengan keluarga, kolega, dan teman.

Kesenjangan antara realita dan janji kampanye, kampanye yang dianggap tidak sehat, serta kurangnya transparansi informasi menjadi faktor utama yang memicu skeptisisme ini.

Dampaknya, muncul partisipasi selektif dalam pemilu dan pertimbangan untuk golput. Selain perbedaan generasional, faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pemilih antara lain status sosial-ekonomi, suku dan budaya, tingkat pendidikan, dan usia. (jpc)

Setiap faktor ini memiliki dampak unik dalam membentuk preferensi politik dan perilaku pemilih. Dalam menyongsong pemilu yang akan datang, pemahaman mendalam terhadap perbedaan aspirasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pemilih menjadi kunci strategis bagi para kandidat dan tim kampanye mereka.

Menurut data Populix, kualitas kepemimpinan (82 %), visi dan kebijakan yang jelas (76 %), kecerdasan (76 %), kemampuan memecahkan masalah (72 %), dan integritas (69 %) menjadi karakteristik utama yang dinilai oleh pemilih. Kualitas kepemimpinan, kecerdasan, serta visi dan kebijakan yang jelas sangat diutamakan oleh kalangan menengah dalam memilih seorang presiden.

Di sisi lain, masyarakat Chinese-Indo dan non-Muslim mencari presiden yang dapat diandalkan, tanpa memandang agama atau ras. Ekspektasi masyarakat Indonesia terhadap berbagai isu Tanah Air juga tercermin melalui data survei yang mengungkap permasalahan terbesar di Indonesia dari sudut pandang responden.

Pemberantasan korupsi mendominasi dengan 33 %, diikuti oleh peningkatan kualitas hidup (21 %), menciptakan lapangan kerja (19 %), dan meningkatkan standar pendidikan (12 %). Dalam pemilu presiden, 24 % responden menganggap ekonomi dan pembangunan sebagai isu utama, diikuti oleh korupsi (19 %) dan pendidikan (11 %).

Ketika membahas kesempatan kerja dan peluang ekonomi bagi generasi muda, 83 % responden berharap pemerintah dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Sebanyak 72 % memandang pentingnya transparansi dan akuntabilitas pemerintah, dengan harapan agar pemerintah dapat bersih dari korupsi. (jpc)

Harapan Komisi I DPRD Medan, Kejari Harus Netral dan Awasi Pemilu

istimewa KUNJUNGAN: Ketua Komisi I, Robi Barus dan rombongan saat melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Medan, Selasa (23/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi I DPRD Medan meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan untuk bersikap netral pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang sudah di depan mata.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I, Robi Barus didampingi para anggota komisi seperti Rudiyanto Simangunsong, Jaya Saputra, Abdul Rahman Nasution, Abdul Latif Lubis, Parlindungan Sipahutar, dan Abdullah Roni usai melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Medan, Selasa (23/1).

“Pada pertemuan tadi kita meminta Kejari Medan agar mengawasi jalannya pesta demokrasi ini dengan sebaik-baiknya. Alhamdulillah, Pak Kajari menyatakan kesediannya,” ucap Robi Barus.

Pada kesempatan itu, sambung Robi, pihaknya juga sempat membahas peristiwa rekaman suara yang viral karena mendukung salah satu paslon Presiden dan Wakil Presiden.

“Pada kunjungan tadi kita juga mempertanyakan peristiwa yang terjadi di Batubara, dan beliau mengaku kalau itu adalah hoax,” ujar politisi PDIP tersebut.

Di samping semua itu, terang Robi, kunjungan yang dilakukan juga untuk menjalin silaturahim antara DPRD Medan sebagai lembaga legislatif kepada Kejari Medan Medan sebagai lembaga yudikatif. Apalagi, Kejari Medan merupakan counterpart dadi Komisi I DPRD Medan.

“Lalu kunjungan tadi juga kuta lakukan sebagai perkenalan, karena beliau (Kajari Medan) ini kan merupakan orang baru di Kota Medan,” ungkapnya.

Selain meminta Kejari Medan untuk turut menjaga netralitas, lanjut Robi, Komisi I DPRD Medan juga meminta Kejari Medan untuk turut menjaga kondusifitas Kota Medan, khususnya menjelang Pemilu 2024 yang sudah di depan mata.

“Karena situasi saat ini kan rentan dengan gesekan-gesekan. Ini harus kita minimalisir, sebab persatuan adalah yang utama dan harus kuta jaga dan rawat bersama,” lanjutnya.

Terakhir, Komisi I juga sempat menyinggung masalah maraknya narkoba di Kota Medan. Apalagi, Sumut telah dinobatkan sebagai provinsi dengan angka peredaran narkoba tertinggi di Indonesia.

“Kita juga membahas terkait maraknya kasus narkoba di Kota Medan. Alhamdulillah, Pak Kajari Medan bilang bahwa kasus narkoba sudah menjadi atensi bersama Forkopimda Kota Medan, termasuk pihaknya di Kejari Medan,” pungkasnya. (map/azw)

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Maret

KIRAB: Para taruna saat melakukan Kirab pembukaan Latihan Integritas Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLIII, beberawa waktu lalu. KemenPANRB tengahmerancang seleksi penerimaan mahasiswa/praja/taruna sekolah kedinasan tahun 2024.Sy. Ridwan/ Padang Ekspres.

SUMUTPOS.CO – Selain menyiapkan pelaksanaan seleksi calon aparatur sipil negara (CASN), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) juga tengah kejar setoran merancang seleksi penerimaan mahasiswa/praja/taruna sekolah kedinasan tahun 2024. Sejumlah rapat dengan kementerian/lembaga terkait terus digelar.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, pendaftaran sekolah kedinasan rencananya akan dibuka pada Maret 2024. Namun, waktu tersebut dapat berubah sesuai kesiapan dan dinamika yang terjadi.

Kendati demikian, Anas meminta, calon pelamar mulai mempersiapkan dokumen persyaratan yang diperlukan untuk pendaftaran. Calon pelamar juga dihimbau mendaftar di sekolah kedinasan yang sesuai dengan minatnya. “Pemerintah telah mendesain skema kebutuhan ini dan berharap kedepan kita bisa melahirkan calon-calon ASN yang berdedikasi, kompeten, dan inovatif dalam menyelesaikan permasalahan rakyat,” tutur Anas, kemarin (25/1).

Sejauh ini, ada delapan instansi yang akan membuka pendaftaran sekolah kedinasan di 2024. Adapun kedelapan instansi tersebut meliputi Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM); Kementerian Keuangan (Kemenkeu); Kementerian Perhubungan (Kemenhub); Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri); Badan Intelijen Negara (BIN); Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN); Badan Pusat Statistik (BPS); dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Sebagai gambaran, sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan KemenkumHAM salah satunya adalah Politeknik Imigrasi (Poltekim). Sesuai namanya, politeknik ini fokus di bidang keimigrasian. Poltekim menawarkan empat program studi, yakni D4 Manajemen Teknologi Keimigrasian, D4 Administrasi Keimigrasian, D4 Hukum Keimigrasian, dan D3 Keimigrasian.

Kemudian, ada Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) merupakan perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kemenkeu. Sekolah ini terdiri dari beberapa program studi, diantaranya D4 Akuntansi Sektor Publik, D4 Manajemen Keuangan Negara, D4 Manajemen Aset Publik, program D3 Akuntansi, Kebendaharaan Negara, D3 Kepabeanan dan Cukai, D3 Manajemen Aset, PBB/Penilai, dan D3 Pajak.

Plt Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPANRB Aba Subagja menambahkan, pelaksanaan seleksi sekolah kedinasan pada 2024 berpedoman pada Peraturan Menteri PANRB No. 20/2021 tentang Seleksi Penerimaan Mahasiswa/Praja/Taruna Sekolah Kedinasan pada Kementerian/Lembaga. Di mana, ada tahapan-tahapan yang harus dilalui. Mulai dari pendaftaran, seleksi kompetensi dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT), hingga seleksi lanjutan yang pelaksanaannya diatur oleh masing-masing sekolah kedinasan.

“Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD, red) rencananya digelar pada April hingga Mei 2024,” ungkapnya.

Pendaftaran nantinya dapat dilakukan melalui situs Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara (SSCASN-BKN), yakni sscasn.bkn.go.id.

Aba mengatakan, seluruh tahapan seleksi sekolah kedinasan kini sudah terintegrasi dan terkomputerisasi. Hal ini dilakukan guna mempersempit dan menutup celah kecurangan, termasuk praktik calo.

“Kami selalu ingatkan untuk teman-teman di seluruh Indonesia agar tidak percaya dengan pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dalam seleksi sekolah kedinasan, apalagi sampai meminta sejumlah uang,” pungkasnya. (mia/jpg/ila)