25 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 819

Hanafi Ajak Warga Jaga Kesehatan dengan Berolahraga Voli

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS H Hanafi Lc mengajak masyarakat menjaga kesehatan dengan berolahraga, diantaranya dengan bermain bola voli. Hal ini disampaikan Hanafi saat menghadiri pembukaan Turnamen Bola Volly H Hidayatullah Cup yang digelar di lapangam voli Jalan Dame, Kelurahan Timbang Deli, Medan Amplas, Minggu (17/12).

Selain menyalurkan hobi dan bakat, bermain bola voli juga bisa menjaga kesehatan.

“Kita harus pintar-pintar menjaga kesehatan, apalagi di musim panca roba seperti sekarang. Olahraga voli bisa menjadi salah satu pilihan untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Maka dari itu, saya mengapresiasi gelaran Turnamen Bola Voli Hidayatullah Cup.Turnamen seperti ini akan menyemangati kita untuk lebih rajin berolah raga utamanya bola volly,” kata kader senior PKS ini.

Hanafi juga berterima kasih kepada para panitia yang sudah bekerja keras sehingga turnamen bola voli ini bisa terlaksana sesuai jadwal yang telah ditentukan. “Selamat bertanding kepada 16 tim peserta. Tetap junjung fair play dan sportivitas. Semoga dengan adanya Open Turnamen Bola Volly Hidayatullah Cup ini silaturahim kita semakin terjaga dengan baik,” ujarnya.

Hanafi yang juga Caleg untuk DPRD Sumut dapil Sumut 1 ini memohon doa dan dukungan kepada masyarakat yang hadir agar niat baiknya mendapatkan hasil yang baik juga harapnya.

Sedangkan Sugiharto selaku Ketua Panitia Pelaksana Open Tournament Volly Ball Hidayatullah Cup, mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPR RI Hidayatullah yang telah menfasilitasi sehingga turnamen ini dapat terlaksana. Tampak hadir pada pembukaan turnamen tersebut diantaranya tokoh masyarakat Jalan Dame Ustadz Harisman Arifin dan pengurus PKS Medan Amplas, Suwarno ketua PKS Medan Amplas, Syafrudin Sekretaris PKS Medan Amplas, Tembal Siregar Ketua Kaderisasi PKS Medan Amplas, Ahmad ketua Kepemudaan PKS Medan Amplas dan Khairuddin Butarbutar ketua BPC IV PKS. (adz)

Pemilu Sebagai Uji Kecerdasan, Dedi Iskandar : Nilai Kritis Mahasiswa Terhadap Bangsa

Anggota DPD RI, Ust H Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Momentum Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, merupakan ajang bagi para pemuda, khususnya mahasiswa untuk menguji sejauh mana nilai kritis anak muda, terhadap keberlangsungan bangsa.

Hal itu, diungkapkan oleh Anggota DPD RI, Ust H Dedi Iskandar Batubara, Selasa (19/12). Ia mengatakan dalam hal ini, menitikberatkan kepada kecerdasan moral, dimana hal itu berkaitan erat dengan pendidikan dan politik.

“Salah satu fakta yang tak bisa dibantah adalah, banyak masyarakat yang alergi terhadap politik. Berusaha memisahkan antara politik dengan urusan lain di luar politik. Ekonomi, pendidikan, sosial budaya, dan lain-lain. Mereka menganggap bahwa semua ranah tersebut punya garis demarkasi masing-masing. Tidak boleh dicampuradukkan dengan politik,” kata Dedi Iskandar.

Terhadap relasi antara politik dan pendidikan, kata Dedi Iskandar Batubara, ada yang berusaha memisahkan antara politik dan pendidikan. Biasanya mengatakan bahwa education is outside politics atau pendidikan berada di luar politik. Lawannya adalah orang yang berpendapat education and politics are inextricably linked atau pendidikan dan politik terkait tanpa bisa dipisahkan.

“Kelompok pertama beralasan bahwa politik dan pendidikan adalah dua hal yang berbeda. Keduanya harus dipisahkan untuk menjaga otonomi pendidikan dan profesionalitas tenaga pendidikan dari intervensi kekuasaan,” kata Dedi Iskandar Batubara.

“Sementara kelompok kedua beralasan bahwa pendidikan merupakan wahana paling efektif untuk menanamkan ideologi negara. Membentuk karakter masyarakat, serta fakta bahwa banyak penyelenggaraan lembaga pendidikan yang bergantung pada bantuan negara,” sebut Ketua PW Al-Washliyah Sumatera Utara ini.

Kedua cara pandang masyarakat terhadap relasi politik dan pendidikan ini sebut Dedi Iskandar Batubara, terjadi secara universal di semua negara. Dari negara yang menganut sistem demokratis, hingga yang setia pada sistem monarki, baik adidaya hingga negara berkembang, dari negara liberal, hingga negara yang mencantumkan agama sebagai dasar ideologinya. Realitas ini sebenarnya wajar dan lumrah karena dua alasan, sosio-historis dan idealisme-profesional.

“Pertama, secara sosio-historis banyak masyarakat yang kecewa terhadap penyelenggara negara. Kekecewaan ini terjadi karena banyak faktor. Misalnya intervensi kekuasaan yang dianggap terlalu jauh terhadap dunia pendidikan. Tidak ada koherensi yang jelas antara proses pembentukan karakter di dunia pendidikan, dengan perilaku politisi setelah berkuasa. Politik hanya menjadikan pendidikan sebagai objek dari kekuasaan, dan masih banyak lagi,” jelas Dedi Iskandar Batubara.

Kedua, secara idealisme-profesional, banyak orang meyakini bahwa proses pendidikan tidak boleh dicampuradukkan dengan politik. Pendidikan murni untuk ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter.

“Sedangkan politik adalah seni mengatur dan mengelola negara. Jika keduanya dicampuradukkan, maka ada potensi produk ilmu pengetahuan hanya akan dimanfaatkan untuk kepentingan politik,” tutur Iskandar Dedi Batubara.

Dari realita itu, Dedi Iskandar Batubara pun melihat bahwa ada kecenderungan bahwa Indonesia mengarah pada pandangan yang memisahkan antara pendidikan dan politik. Termasuk diantaranya larangan berkampanye di kampus, dengan alasan mengganggu konsentrasi belajar/kuliah.

“Jika itu alasannya, maka justru mahasiswa hampir diarahkan kepada sikap apatisme politik. Sebab, melarang politisi masuk kampus, dianggap sama saja dengan menutup peluang untuk menguji kualitas dan kapasitas seorang calon pemimpin. Padahal, bukankah mahasiswa merupakan kelompok masyarakat yang paling cerdas dan idealis? Bukankah akan lebih tepat jika semua calon pemimpin dihadapkan kepada mahasiswa untuk diuji, agar ketahuan tingkat kecerdasan dan kapabilitasnya?” kata Ketua PPUU DPD RI ini.

Karena itu menurut Dedi Iskandar Batubara (DIB), momentum Pemilu ini perlu dijadikan sebagai ajang uji kecerdasan moral mahasiswa, menguji calon pemimpin melalui keilmuan, idealisme dan sikap kritis serta kepedulian melihat masa depan bangsa ini. Dengan begitu, kampus tidak lagi menjadi menara gading yang kosong dan terpisah dari realitas kehidupan bermasyarakat, tetapi penuh dengan ide, idieologi serta moralitas yang tinggi.

“Sejatinya, politik pembangunan itu berorientasi memanusiakan manusia. Semua produk budaya dan ilmu pengetahuan, memang diperuntukkan untuk menopang keluhuran nilai-nilai kemanusiaan. Jadi, betapa pun majunya ekonomi dan ilmu pengetahuan suatu bangsa,” jelas Dedi Iskandar.

“Jika moralitas dan budaya masyarakatnya justru bertentangan dengan nilai luhur kemanusiaan, bisa dipastikan ada yang salah dalam politik. Dan peran menjaga nilai itu, satu diantaranya adalah gerakan mahasiswa sebagai pilar kelima demokrasi,” jelas Dedi Iskandar Batubara.(gus)

Relawan Gerbang Ganjar Siap Menangkan Ganjar-Mahfud di 2024

Ketua Relawan Gerbang Ganjar Sukarman saat membacakan pernyataan deklarasi.

SEIREMPAH, SUMUTPOS.CO – Relawan pendukung Ganjar Pranowo – Mahfud MD terus bermunculan. Kali ini, Gerakan Buruh Tani Menangkan Ganjar (Gerbang Ganjar) mendeklarasikan diri di Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (18/12).

Kegiatan tersebut ditandai dengan pembacaan pernyataan deklarasi yang dibacakan oleh Ketua Relawan Gerbang Ganjar Sukarman yang diikuti seluruh peserta yang hadir. Deklarasi Gerbang Ganjar turut dihadiri 300-an buruh tani di sana.

Ketua Relawan Gerbang Ganjar Sukarman didampingi Sekjend Sugiono dan Bendahara Yono, mengatakan, relawan ini merupakan salah satu organ relawan yang berkomitmen secara penuh mendukung Ganjar Pranowo dalam perjuangan politiknya menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029.

“Deklarasi ini merupakan bagian dari bentuk dukungan buruh tani Sei Rampah untuk memenangkan Ganjar Pranowo di kontestasi Pilpres 2024,” ujarnya.

Dukungan diberikan kepada Ganjar, menurut Sukarman, karena sosoknya dinilai memiliki kapasitas sebagai seorang pemimpin sekaligus telah dicalonkan menjadi bakal capres dari partai politik (parpol).

“Kita harus menjadi pemilih yang rasional. Jangan memilih bak membeli kucing dalam karung. Kita menyakini Ganjar mampu untuk memimpin negara ini,” tegas Sukarman.

Ia menegaskan siap berjuang bersama mengawal dan mensukseskan Ganjar Pranowo menjadi presiden untuk pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan mensejahterakan rakyat.

“Kita akan turun ke tengah-tengah buruh tani untuk membantu menjelaskan program Ganjar yang pro dengan rakyat. Selain itu membuat pendidikan politik agar buruh tani melek untuk memilih Ganjar,” beber Sukarman.

Ia juga menyakini Ganjar mampu melanjutkan dan mempercepat pembangunan Indonesia untuk menjadi negara maju, sebagaimana yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo. (rel/tri)

SSB Disporasu Pesta Gol di Piala Soeratin U-15 Sumut

INSTRUKSI: Pelatih SSB Disporasu Anda Mulia didampingi sekretaris SSB Disporasu Jonny Siahaan memberikan instruksi sebelum pertandingan. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekolah Sepak bola (SSB) Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (Disporasu) pesta gol pada laga perdana di Piala Soeratin U-15 Sumatera Utara 2023. Mereka melumat SSB Pospin Labura dengan skor 6-0 di Lapangan Fisip USU Medan, Senin (18/12).

Gol kemenangan SSB Disporasu pada laga ini dicetak Muhammad Ronaldo (2), Muhammad Zakarian Ali Barzha (2) dan masing-masing dari Aldo Fais Harahap serta Muhammad Syafii Hasibuan.

Pada babak penyisihan ini, SSB Disporasu berada di Grup B bersama SSB Pospin Labura, SSB Bima Rawang Asahan, SSB Cakra Langkat, dan SSB Bayu Putra Tebingtinggi. Pada laga selanjutnya SSB Disporasu akan menantang SSB Bima Rawang Asahan, Rabu (20/12) besok.

Usai pertandingan, Pelatih SSB Disporasu Anda Mulia mengatakan timnya telah mempersiapkan diri dengan matang menghadapi Piala Soeratin U-15 Sumatera Utara 2023. Para pemainnya juga mampu menjalankan instruksi sehingga mampu menang besar pada laga perdana ini.

“Alhamdulillah, anak-anak bermain sesuai konsep yang telah diinstruksikan. Pertandingan berat pada laga perdana berhasil mereka lalui, dengan penuh percaya diri,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Andak ini menambahkan, SSB Disporasu akan memantang SSB Bima Rawang Asahan, Rabu (20/12). Laga ini sangat penting, sehingga harus dimenangkan.

“Bima Rawang tim bagus dan salah satu tim kuat. Kita tetap harus optimis, mudah-mudahan anak-anak kembali bisa bermain lepas dengan target meraih kemenangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris SSB Disporasu, Jonny Siahaan SPd MOr mengatakan, Piala Soeratin U-15 merupakan ajang pencarian bibit-bibit muda berbakat yang berpotensi menjadi pemain timnas di masa depan.

“SSB Disporasu ikut serta untuk menjajal kemampuan anak-anak dan menambah pengalaman serta jam terbang sehingga terbentuk karakter pesepakbola andalan dan berkualitas,” tuturnya.

Jhon menambahkan sesuai dengan arahan Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian, sebagai pembina SSB Disporasu, meminta seluruh pesepakbola untuk dapat tampil maksimal dalam menghadapi Piala Soeratin U-15 Tingkat Sumut dengan misi trend positif setiap pertandingan. (dek)

PGN Gandeng Surge Kembangkan Bundling Jaringan Gas dan Internet

INTERNET: Warga saat menikmati jaringan internet dari PGN.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– PT PGN Tbk dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk – SURGE (WIFI.JK) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman terkait Kerjasama Pengembangan Jaringan Pipa Gas dan Penyediaan Layanan ICT untuk Sektor Rumah Tangga dan Komersial. Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Permata Sari dan Presiden Direktur SURGE Yune Marketatmo.

Kerjasama ini akan menargetkan 2,5 juta rumah tangga di Pulau Jawa melalui penyediaan infrastruktur internet bagi PGN, dimana PGN akan memberikan layanan bundling jaringan gas dan internet dengan harga yang terjangkau ke rumah tangga. Dengan kerjasama ini diharapkan akan mempercepat penetrasi serta distribusi jaringan gas beserta internet yang lebih merata.

Pada tahun 2023 telah terdapat 835 ribu sambungan jaringan gas rumah tangga dan Pemerintah telah menetapkan target pengembangan jaringan gas rumah tangga pada tahun 2024 sebanyak 2,5 juta sambungan. Salah satu upaya yang dilakukan ialah melibatkan Surge dalam memberikan daya tarik untuk percepatan pengembangan jaringan gas rumah tangga yang memberikan nilai tambah kepada rumah tangga melalui layanan internet yang terjangkau.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari solusi PGN yang terjangkau dan modern dalam memanfaatkan gas bumi sebagai energi sehari-hari. Gas bumi atau Gaskita yang disalurkan ke rumah-rumah pelanggan yang tersedia 24 jam akan dilengkapi dengan layanan tambahan internet yang bermanfaat bagi pelanggan,” ungkap Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, Senin (18/12/2023).

Paket bundling jargas dan internet juga diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar gas bumi, khususnya rumah tangga. Melalui jargas, PGN ingin gas bumi sebagai energi bersih dimanfaatkan oleh rumah tangga lebih luas lagi. “Penambahan paket internet, diharapkan semakin meningkatkan minat masyarakat untuk beralih menggunakan gas bumi,” ujar Rosa.

“Kami sangat menyambut baik kolaborasi antara PGN dan SURGE, dimana kami menyediakan infrastruktur ICT bagi PGN dalam mengembangkan layanan bundling antara layanan gas dan internet yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Kami terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah dalam percepatan penyediaan jaringan gas rumah tangga yang menjangkau 2,5 juta rumah tangga dan juga memberikan nilai tambah yang tinggi melalui peningkatan konektivitas yang handal dan terjangkau yang akan berkontribusi pada peningkatan nilai ekonomi digital Indonesia,” ujar Presiden Direktur SURGE Yune Marketatmo.

Kerja sama PGN dan SURGE akan bernilai penting untuk mendukung pemerintah dalam mendorong pemanfaatan gas bumi melalui jargas di dalam negeri. Manfaat program jargas dapat membantu mengurangi impor LPG sebesar 83,5 juta Kg per tahun dan menghemat biaya subsidi energi pemerintah sebesar Rp 474 Miliar per tahun dengan perhitungan per jumlah pelanggan jargas eksisting. Manfaat pengurangan impor LPG dan biaya subsidi energi akan semakin besar seiring dengan bertambahnya jumlah sambungan rumah tangga. (rel/ram)

Boasa Simanjuntak Didakwa Sebarkan Berita Bohong Terkait HBB

DAKWAAN: JPU membacakan dakwaan terhadap Boasa Simanjuntak, terdakwa kasus ITE secara virtual, Senin (18/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Terdakwa Boasa J Simanjuntak (56) yang merupakan warga Jalan Karya Mesjid, Medan Barat, menjalani sidang perdana secara virtual di ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (18/12/2023). Dia didakwa jaksa atas kasus penyebaran berita bohong yang telah merugikan korban Lamsiang Sitompul.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) AP Frianto dalam dakwaannya mengatakan, bermula pada 28 Juli 2023 di Jalan Bajak II, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, terdakwa dengan sengaja menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di masyarakat.

“Dalam akun terdakwa, ‘Boasa Sitombuk16’ dengan judul ‘MODUS CARI CUAN AKSI ATAU AUDIENSI DANA DARI MANA PERTEMUAN HOTEL MADANI’, terdakwa ada mengucapkan kata-kata l, “ ….. hehehehehe. Modus-modus, Kau tuh mau aksi atau audiensi, koq kau satu hari menjelang aksi ada pertemuan di hotel Madani, dengan institusi yang mau kau demo ?,,, dengan instansi yang mau kau demo…hah ?,” ucap JPU sebagaimana dalam media sosial.

Lebih lanjut, kata JPU, menurut saksi korban kata-kata yang diucapkan oleh terdakwa dalam postingan video dalam akun Tik toknya tersebut diatas, adalah dirinya, dimana dalam hal ini menurut saksi korban selaku Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB).

Kisruh itu bermula dari demonstrasi HBB bersama aliansi organisasi kemasyarakatan (ormas), pada 25 Juli 2023. Lantas, terdakwa yang juga turut dalam aksi itu, tidak diberikan kesempatan menyampaikan orasi.

Terdakwapun kemudian membuat video postingan yang isinya “bahwa Pejuang Batak Bersatu tidak terlibat dalam aksi seakan-akan dikomandoi, dikomandani oleh Horas Bangso Batak…

Ini adalah aksi kebersamaan, bukan aksi tunggal Horas Bangso Batak… dengan adanya pengekangan, dengan adanya pembatasan pemerkosaan hak yang seakan-akan ada satu organisasi yang seakan-akan penentu dalam aksi ini … dst “ lalu atas postingan video tersebut maka saksi Tomson Marisi Parapat, selaku Pengurus DPD Horas Bangso Batak (HBB) memberi komentar.

“Tong kosong nyaring bunyinya, ini berita bohong dan hoax “ dan terdakwa menjawab dengan komentar dengan memposting Foto Ketua DPC HBB Medan yang sedang duduk bersama Dir Intelkam Polda Sumatera Utara dengan tulisan.

“Apakah maksud anda foto ini tong kosong nyaring dan berita hoax?“ yang dalam Foto diberi tulisan ‘Aksi Aliansi 25 Juli 2023 pertemuan dengan Dir Intel Poldasu 24 Juli 2023 di Hotel Madani’. Sehingga atas postingan video terdakwa tersebut membuat saksi korban Lamsiang Sitompul selaku Ketua Umum HBB merasa kata-kata yang diucapkan oleh terdakwa adalah bohong dan dapat menimbulkan keonaran sesama Anggota HBB.

Maupun kelompok organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sumatera Utara yang secara bersama-sama melaksanakan Aksi Demo di Polda Sumatera Utara pada tanggal 25 Juli 2023.

Saksi korban selaku Ketua Umum HBB keberatan atas ucapan-ucapan kata-kata, “..cuan berapa…”, di mana kata-kata tersebut dapat menimbulkan kecurigaan sesama pengurus dan anggota HBB maupun terhadap organisasi Aliansi Masyarakat Sumatera Utara, yang tergabung dalam aksi demo di Polda Sumatera Utara.

Atas perbuatannya, terdakwa diancam Pasal 14 Ayat (1) UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Atau Pasal 45A Ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

“Atau Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 27 Ayat (3) UU ITE,” pungkas JPU. Usai mendengarkan dakwaan, hakim ketua Fahren memberikan kesempatan pada penasehat hukum terdakwa untuk menyampaikan eksepsi, pada sidang 4 Januari 2024. (man/ram)

Sumut Target Bebas TBC pada 2028, YMMA Langkat Ajak Warga Terus Perangi TBC

DISKUSI: Para narasumber acara diskusi Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Langkat yang diselenggarakan oleh YMMA di Stabat, Senin 18 Desember 2023.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Berdasarkan Global TB Report 2022, Indonesia merupakan negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia setelah India. WHO memperkirakan 969.000 kasus TBC di Indonesia dengan angka notifikasi saat ini yaitu 717.941 kasus. Penyakit Tuberkulosis atau disebut juga dengan TBC masih menjadi masalah kesehatan serius di seluruh dunia yang tak kunjung usai, termasuk di Indonesia dimana kasusnya masih terus meningkat dan telah memakan banyak korban jiwa.

Kepala Yayasan Mentari Meraki Asa (YMMA) Langkat, Ikhsan WJ menyampaikan pasien TB akan terus-menerus bertambah karena kurang pahamnya masyarakat akan penyakit ini.

“Ini penyakit menular dan kegiatan eliminasi TB terkhusus di Sumatera Utara dipercepat 2028 jadi kita bekerjasama antara Dinas Kesehatan, Layanan Kesehatan, lintas sektor dan YMMA bersama-sama untuk mendampingi pasien TB,” ujarnya dalam acara diskusi Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Langkat yang diselenggarakan di Stabat Seafood, Senin 18 Desember 2023.

Program Staf YMMA Sumatera Utara Novita Sari mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat menyebarluaskan informasi mengenai TBC ini sehingga masyarakat lebih mengetahui dan lebih luas dalam penemuan kasus.

Staf program YMMA Langkat Riki Reza menyampaikan bahwa harapan kedepannya anggaran desa untuk kesehatan bisa mencakup penanggulangan kesehatan yang lainnya. Dimana TB ini juga masuk dalam penanganan kesehatan di tingkat desa dan merupakan prioritas utama dalam penanggulangan nya.

Kegiatan yang dilakukan oleh YMMA Kabupaten Langkat pada jejaring Layanan TB di Fasilitas Kesehatan Pemerintah-Swasta Berbasis Kabupaten/Kota atau District-Based Public-Private Mix (DPPM) antara lain pelacakan kasus pada pasien yang tidak kembali melakukan pengobatan setelah diagnosis atau masih dalam pengobatan lebih dari 2 bulan atau disebut dengan Loss to follow-up (LtFU).

Pencapaian penemuan kasus LtFU pertahun 2023 yaitu sebanyak 12 orang dimana 1 pasien mau kembali memeriksakan ulang dan kembali melakukan pengobatannya di Puskesmas Desa lama.

Adapun pencapaian Yayasan Mentari Meraki Asa Kabupaten Langkat untuk tahun 2022 yaitu sebanyak 730 orang dengan positif TBC ditemukan dari 1.426 terduga yang terjaring oleh YMMA Langkat. Investasi Kontak sebanyak 169 indeks. Sebanyak 3.310 orang telah dilakukan skrining dan edukasi serta sebanyak 596 orang pasien telah didampingi oleh YMMA Langkat.

YMMA sudah melakukan kerjasama dengan beberapa layanan kesehatan khususnya layanan kesehatan swasta seperti Rumah Sakit, Klinik dan DPM yang telah melakukan MOU dengan Dinas Kesehatan kabupaten Langkat untuk penanganan DOTS/TBC, antara lain yaitu RS Umum Delia, RS Umum Putri Bidadari, RS Umum Mahkota Bidadari, RS Umum Wampu Norita, RS PTPN II, Klinik Doa Ibu, Klinik Mitra ND, Klinik Pratama Dahlia dan Klinik Adhisma Husada.

Dalam mempercepat penanggulangan TBC, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Sesuai amanat Perpres tersebut bahwa harus terbentuk Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TB) di pemerintah pusat dan daerah dalam rangka koordinasi percepatan Penanggulangan TBC. Dimana SK TIM Percepatan di Kabupaten Langkat dalam proses pengesahan untuk segera terbentuk.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Langkat dr Azhar Zulkifli menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan terobosan prioritas seperti peningkatan Investasi Kontak dan Penemuan Kasus yang menjadi prioritas.

Tokoh Adat Melayu Tengku Chandra Hardi selaku Raja Kejuruan Stabat menyampaikan sosialisasi terkait TBC ini setidaknya melibatkan tokoh adat, tokoh agama serta pemuda sehingga tercapainya eliminasi TB 2023 di Indonesia.

“Kita juga tidak hanya terfokus dengan pemberian obat-obatan pada pasien namun kita juga perlu memperhatikan gizi dari para pasien,” ungkapnya.

KOPI TB Langkat dr Andi Sulaiman Sp.p menyampaikan bahwa harapnya kita dapat bisa berkontribusi dengan saling berperan dalam penanggulangan TB khususnya di kabupaten Langkat.

TBC merupakan salah satu penyakit menular dimana stigma pada masyarakat tentang penyakit TBC masih negatif sehingga membuat masyarakat yang memiliki gejala enggan memeriksakan penyakitnya. Dengan adanya stigma tersebut secara tidak langsung dapat mengakibatkan penyebaran TBC yang lebih luas di masyarakat terkhusus penyebaran disekitar orang yang terduga TBC, karena adanya stigma dimasyarakat juga menjadi penghambat pemenuhan kasus terduga TBC.

Stigma di masyarakat juga membuat pasien yang positif TBC masih ada beberapa yang mendapatkan perlakuan kurang baik dilingkungannya sepeti ditolak dari pergaulan, sulit mendapatkan pekerjaan hingga dapat kehilangan pekerjaannya, hal ini membuat daya tahan tubuh dan kondisi psikologis pasien semakin menurun.

Penanggulangan penyakit TBC merupakan salah satu penyakit yang menjadi prioritas pemerintah sehingga peran lintas sektor sangat diperlukan untuk menanggulangi penyakit ini. Komitmen Indonesia untuk mencapai eliminasi TBC pada tahun 2030 sangat besar. Target yang diharapkan tercapai pada tahun 2030 adalah Insiden Rate TBC 65/100.000 penduduk dengan angka kematian 6/100.000 penduduk. Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan penemuan kasus TBC dapat semakin meningkat sehingga eliminasi bebas TBC di Sumatera Utara 2028 dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan target. (mag-6/ram)

Puncak Arus Mudik dan Balik Nataru 2024 Diperkirakan Mulai 23 Desember hingga 2 Januari 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara sudah persiapkan langkah-langkah dalam mengantisipasi lonjakan pemudik Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

“Langkah antisipasi yang dilakukan di sektor transportasi pada masa angkutan nataru 2023/2024, terus kita persiapkan dengan melakukan koordinasi secara Intensif dengan stakeholder terkait,” sebut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumut, Agustinus saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (18/12/2023).

Agustinus menjelaskan, selain kordinasi dengan pihak jasa angkutan, pihaknya juga intens melakukan kordinasi dengan Direktorat Lalulintas Polda Sumut, Pemerintah Kabupaten/Kota, Satlantas masing-masing wilayah di Sumut.

“Memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi mudik, bersinergi dengan unsur regulator dan operator transportasi terkait,” jelas Agustinus.

Diperkirakan pergerakan masyarakat akan meninggalkan Kota Medan menuju Kabanjahe-Pangururan. Kemudian, Medan-Kabanjahe-Sidikalang-Salak, dan terakhir Medan-Kisaran-Rantauprapat. Termasuk, Kabupaten Samosir, Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan (Humbahas).

Atas hal itu, Agustinus mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut pada arus mudik Nataru kali akan kembali menggelar mudik gratis kepada masyarakat akan merayakan Natal dan Tahun Baru di kampung halamannya.

“Melaksanakan program Mudik Gratis Nataru, untuk mengurangi tingkat kecelakaan dan kemacetan, akibat penggunaan sepeda motor,” jelas Agustinus.

Selain itu, Agustinus mengatakan pihaknya akan melaksanakan kebijakan Pembatasan operasional angkutan barang tertentu menjelang hari H atau puncak mudik dan arus balik untuk mengurangi kemacetan.

“Adapun Prediksi Puncak Mudik dan Balik Masa Angkutan Nataru 2023/2024, yaitu: Puncak Mudik I pada tanggal 21 s.d 23 Desember 2023. Puncak Balik I pada tanggal 26 s.d 27 Desember 2023; Puncak Mudik II pada tanggal 31 Desember 2023; Puncak Balik II pada tanggal 1 s.d 2 Januari 2024,” jelas Agustinus.

Memastikan kelaikan operasi angkutan mudik AKAP/AKDP, Agustinus mengungkapkan pihaknya akan melakukan Ramp Check atau Inspeksi Keselamatan sarana angkutan yang akan dioperasionalkan termasuk supir/awak bus.

“Berkoordinasi dengan Polri, untuk melakukan rekayasa lalu lintas yang diperlukan, khususnya di ruas jalan rawan macet, pasar tumpah, dan memastikan pasokan BBM,” kata Agustinus.

Agustinus juga mengimbau agar pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, untuk selalu mentaati peraturan lalu lintas dan memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima.

“Untuk pengguna kendaraan umum agar lebih bijak dalam memilih sarana angkutan umum untuk mudik, dan mengatur jadwal perjalanan dengan menghindari puncak arus mudik/balik,” tandas Agustinus.(gus)

Aliansi Advokat Laporkan 6 Mahasiswa Unpri

LAPORKAN: Aliansi Advokat Sitop Hoax saat melaporkan 6 mahasiswa Unpri Medan ke Polrestabes. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Aliansi Advokat Sitop Hoax melaporkan 6 mahasiswa Universitas Prima (Unpri) Medan ke Polrestabes Medan, yang tertuang dengan Nomor: LP/B/4181/XII/2023/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

Pelaporan itu buntut dugaan penyebaran berita bohong melalui video, terkait temuan mayat di kampus tersebut.

“Yang kita lapor 6 mahasiswa Unpri terkait video klarifikasi yang menyebutkan temuan mayat itu sebagai manekin (boneka). Karena video mereka yang viral ini, telah menimbulkan keresahan masyarakat,” ungkap salah satu tim advokat, Munawir Hasibuan, kepada Sumut Pos, Senin (18/12/2023).

Dia menjelaskan, pelaporan itu berdasarkan video viral adanya mayat di lantai 9 Kampus Unpri Medan. Kemudian, lanjutnya, adanya video klarifikasi yang menyebutkan bahwa itu bukanlah mayat melainkan manekin/boneka.

“Kami melaporkan keenam mahasiswa itu dengan Pasal 14 ayat 1 UU RI No 1 Tahun 1946 dan Pasal 24 ayat 2 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” tegasnya.

Atas laporan itu, dia meminta kepada Polrestabes Medan segera memproses laporan mereka.

“Supaya diproseslah laporan tersebut, agar jadi pelajaran jangan sembarang-sembarang dalam bermedsos seperti menyebar hoax,” harap Munawir.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestsbes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustapa yang dikonfirmasi terkait laporan tersebut, enggan merespon pesan whatsapp yang dilayangkan wartawan. Begitupun saat dihubungi via handphone, ia enggan menjawab.

Sebelumnya, Jumat (15/12/2023) malam sejumlah pengacara yang tergabung dalam Aliansi Advokat Sitop Hoax, mendatangi Polrestabes Medan. Mereka melaporkan 6 mahasiswa Unpri atas dugaan penyebaran berita bohong, terkait temuan mayat di Kampus Unpri.

Kasus ini bermula dari media sosial diramaikan adanya klarifikasi dari mahasiswa Universitas Prima Indonesia (UNPRI) mengenai dugaan temuan mayat di Kampus UNPRI Medan yang berlokasi di Jalan Sampul, pada 12 Desember 2023.

Dari rekaman video yang diposting melalui akun Tiktok @yuhuyy_09 bahwa dugaan temuan mayat di Kampus UNPRI itu tidak benar (hoax).

“Kami mahasiswa UNPRI dan rekan Harianto menyatakan temuan itu bukan mayat tetapi boneka,” ucap seorang mahasiswa saat menyampaikan klarifikasi melalui medsos tersebut.

Mahasiswa juga menyampaikan permohonan maaf atas beredarnya video mengenai temuan mayat di Kampus UNPRI sehingga membuat keresahan di masyarakat.

“Demikian pernyataan ini kami buat secara sadar dan tanpa paksaan. Kami mohon maaf,” ucap ke-enam mahasiswa UNPRI Medan tersebut. (man/ram)