31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 822

FH USU: Kasus Pulau Rempang Batam, Akibat Ketidakpastian Hukum Atas Tanah Ulayat

Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hak ulayat merupakan hak tertinggi atas tanah yang dimiliki oleh sesuatu persekutuan hukum (desa, suku) untuk menjamin ketertiban pemanfaatan/pendayagunaan tanah. Hak ulayat adalah hak yang dimiliki oleh suatu persekutuan hukum (desa, suku), dimana para warga masyarakat (persekutuan hukum) tersebut  mempunyai hak untuk menguasai tanah, yang pelaksanaannya diatur oleh ketua persekutuan (kepala suku/kepala desa yang bersangkutan).

Maka Hak Ulayat merupakan hak penguasaan yang tertinggi atas tanah dalam hukum adat, yang meliputi semua tanah yang termasuk dalam lingkungan wilayah suatu masyarakat hukum adat tertentu, merupakan hak masyarakat hukum adat tertentu atas suatu wilayah tertentu yang merupakan ulayatnya, untuk mengambil manfaat dari sumber daya agraria (bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya) menjadi pendukung utama penghidupan dan kehidupan masyarakat yang bersangkutan sepanjang masa.

“Artinya, masyarakat adat di wilayah tertentu mempunyai hak dan wewenang atas lingkungan yang ada di wilayah mereka dan hal ini diakui dalam Undang-Undang Dasar Negara Repbulik    Indonesia,” kata Mahasiswa Prodi Doktor Ilmu Hukum USU, Ivana Novrinda Rambe SH MH, Senin (18/12).

Menurutnya, hak atas lingkungan yang ada di wilayah masyarakat itu salah satunya adalah tanah yang dalam undang-undang terdapat istilah Tanah Ulayat. Tanah ulayat adalah tanah yang dikuasai oleh Masyarakat adat secara terus menerus.

Namun, lanjutnya, yang menjadi permasalahan dalam hak ulayat seperti kepemilikan ataupun penguasaan tanah, bahwa tidak ada aturan hukum lebih lanjut yang mengatur terkait kepemilikan tanah ulayat. Sedang dalam Pasal 19 Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria dikatakan bahwa untuk menjamin kepastian hukum oleh Pemerintah diadakan pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia menurut ketentuan-ketentuan yang diatur dengan Peraturan Pemerintah.

“Hal ini menimbulkan konflik tumpang tindih kepentingan atas tanah, seperti yang terjadi pada kasus di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau,” sebutnya.

Dijelaskannya, pada konflik Rempang, masyarakat adat di Pulau Rempang yang terdiri dari Suku Melayu, Suku Laut dan beberapa suku lainnya mengatakan, telah menempati Pulau Rempang selama lebih dari 200 tahun. Selama masa tersebut, tanah di Pulau Rempang telah dianggap milik masyarakat adat secara utuh.

Pengakuan ini, sambung Ivana, memang sesuai dengan pengertian hak ulayat, bahwa hak yang dimiliki oleh suatu persekutuan hukum (desa, suku), di mana para warga masyarakat (persekutuan hukum) tersebut mempunyai hak untuk menguasai tanah, yang pelaksanaannya diatur oleh ketua persekutuan (kepala suku/kepala desa yang bersangkutan).

“Namun pada sekitar tahun 2001-2002 Pemerintah memberikan kewenangan berupa Hak Guna Usaha (HGU) pada sebuah perusahaan, atas tanah Batam untuk program investasi, yaitu program pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia terhadap Singapura,” bebernya.

Sehingga, paparnya, jika sebuah tanah adat telah diberikan alas hak di atas tanah tersebut, maka tanah tersebut tidak lagi dapat diklaim ulayat sebagai tanah masyarakat adat karena sifat dari tanah ulayat adalah kepunyaan bersama yang dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Sedangkan, jika sebuah tanah diberi alas hak dalam hal ini HGU, maka tanah tersebut bersifat komersil bukan lagi kepemilikan bersama.

“Dari konflik Rempang tersebut, yang menjadi permasalahan adalah jika Pemerintah telah mengklaim memberikan alas hak berupa HGU kepada sebuah perusahaan, dapat dipertanyakan bagaimana proses pemberian HGU tersebut, yang mana masyarakat adat di Pulau Rempang masih mengklaim jika wilayah tersebut adalah hak masyarakat adat setempat,” tandasnya. (dwi)

Deklarasi Sibolga Kota Lengkap, Kota Pertama di Sumut dan Kota Ke-13 di Indonesia

Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto saat acara Deklarasi Sibolga Kota Lengkap dan Penyerahan Sertipikat Tanah Elektronik, di Adi Mulia Hotel, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kota Sibolga merupakan kota pertama di Sumatera Utara dan Kota Lengkap ke-13, menjadi kota lengkap dalam pemetaan tanah, yang sudah terdaftar keseluruhan secara resmi di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sibolga dan lengkap datanya, baik secara spasial maupun yuridis.

Hal itu, diungkapkan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto dalam Deklarasi Sibolga Kota Lengkap dan Penyerahan Sertipikat Tanah Elektronik, di Adi Mulia Hotel, Kota Medan, Senin (18/12).

Jumlah bidang tanah di Sibolga terdaftar 17.300, data siap elektronik 96,39 persen, persil valid 99,07 persen, persil valid 99,07 persen, buku tanah valid 98,02 persen, surat ukuran valid 96,04 persen, PRA BT-EL 4.548, PRA SU-EL 5.592.

“Apa yang dimaksud dengan kota lengkap, Jika kita berhasil melakukan pemetaan mulai dari tingkat desa, tingkat kecamatan, hingga tingkat Kota dan Kabupaten, dilakukan pendaftaran. Setelah dilakukan pemetaan dan pendaftaran, secara spasial, yuridis, secara fisik diunggah, secara elektronik data itu akurat,” sebut Hadi.

Hadi menjelaskan apa keuntungan Kota dan Kabupaten Lengkap, yakni memberikan kepastian hukum hak atas tanah dan kepastian hak ekonomi rakyat, memudahkan Pemda dalam melakukan penataan wilayah, menimalisir sengeketa dan konflik pertanahan.

Kemudian, menutup ruang gerak bagi oknum mafia tanah, memberikan kepastian hukum bagi investor dan memudahkan transformasi digital dan penerapan sistem elektronik dalam rangka memudahkan pelayanan masyarakat.

“Investasi berjalan dengan baik, investor akan datang ke Sumut, ke Sibolga, ada kepastian hukum terhadap investor terhadap hak tanah itu. Tidak ada permasalahan lagi, kalau daerah itu sudah terdaftar dan sudah dideklarasikan sebagai kota lengkap,” sebut Hadi.

Hadi juga mendorong Kota Medan dan Kabupaten/Kota lainnya di Sumut, untuk menjadi Kota Lengkap. Karena, memberikan dampak bagi masyarakat.

“Jadi tahun depan, kalau Kota Medan, jadi Kota Lengkap wilayah-wilayah yang lain akan muncul kota-kota lainnya. Karena barometernya disini, Medan Bung. Permasalahannya banyak, tapi setelah diverifikasi hanya kurang 200 ribu bidang lagi, lakukan pemetaan selesai,” jelas Hadi.

Kemudian, Hadi mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menjalani program sertipikat elektronik, yang harus digunakan masyarakat. Karena, dalam pencatatan akan terlihat jelas dan transparan.

“Harapan kami, semua wilayah bisa terdaftar, dalam proses PTSL program sertipikat tanah, menuju Kota Lengkap, digital elektronik. Keuntungan yang sama, melindungi dari kegiatan mafia tanah,” ucap Hadi

“Dari program elektronik sertipikatnya ini, akan terus kita lakukan. Termasuk, sertipikat yang sudah ada, akan kita arahkan menjadi sertipikat elektronik. Kami mengharapkan asetnya, dimiliki dapat meningkatkan ekonomi bagi masyarakat. Apa dirasakan penambahan nilai ekonomi,” tandasnya.

Kepala Kantor Wilayah BPN Sumut, Askani mengungkapkan tahun 2024, ada 4 Kota menuju kota lengkap, yakni Kota Tanjungbalai, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi dan terakhir Kota Medan.

“Harus kita wujudkan sebagai Kota Lengkap, harapan kami Kota Lengkap, akan muncul Kantor Pertanahan lain, yang berpotensi tahun depan Kota Tanjungbalai, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi dan terakhir Kota Medan,” kata Askani.

Askani menjelaskan BPN Kota Medan menargetkan menjadi Medan Kota Lengkap pada bulan September 2024, mendatang. Termasuk, BPN Sumut siap membantu melakukan pemetaan secara udara.

“Bahwa bulan 9 tahun 2024, Kota Medan deklarasi kota Lengkap, saya bisa siapkan 20 ribu pemetaan udaranya,” kata Askani.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung percepatan dalam reformasi agraria.“Saya berkomitmen mendukung penuh percepatan reforma agraria di Sumut,” ucapnya.

Menurut Hassanudin, percepatan reforma agraria bermanfaat besar bagi masyarakat. Selain memberi kepastian hukum atas hak tanah, masyarakat yang telah mendapat sertifikat juga akan bisa meningkatkan perekonomiannya.

Selain itu, Hassanudin akan terus menjaga sinergi dengan seluruh pihak dalam percepatan tersebut. Percepatan reforma agraria tidak hanya tanggung jawab satu pihak saja. Melainkan juga tanggung jawab seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah masing masing.

Hassanudin menyambut baik deklarasi tersebut. Ia mengharapkan kota-kota lain di Sumut, bisa juga melakukan deklarasi serupa di tahun depan. “Kita harapkan daerah lain di Sumut bisa menyusul Sibolga sebagai Kota Lengkap,” kata Hassanudin.

Walikota Sibolga Jamaluddin Pohan, mengucapkan syukur dan terima kasih atas Kota Sibolga menjadi kota lengkap pertama di Sumut ini. Karena, memberikan dampak dan fungsi yang akan dirasakan masyarakat secara luas.

“Pemetaan ditetapkan dan terintegrasi, bidang tanah berbasis elektronik, memelihara data pendaftaran tanah lebih berkualitas, penataan ruang dan ATR. Kemudahan sensus pajak berbasis bidang. Mengurangi sengketa dan konflik pertanahan, dampak ekonomi dalam mendukung investasi di Kota Sibolga,” jelas Jamaluddin.

Usai acara tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto membagikan 40 sertipikat kepada masyarakat di Jalan Bersama, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, yang merupakan Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) dan sertipikat wakaf.(gus)

Wali Kota Binjai Evaluasi 7 Pejabat

SUDIRMAN: Balai Kota Binjai di Jalan Jenderal Sudirman.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sedikitnya ada 7 pejabat eselon II yang dilakukan evaluasi oleh Wali Kota Binjai, Amir Hamzah. Santer berembus kabar, ketujuh pejabat yang dievaluasi ini karena diduga sudah tidak loyal lagi kepada orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Binjai.

Ditambah lagi, hal ini lazim terjadi jelang pemilihan kepala daerah yang diwacanakan untuk Kota Binjai jatuh antara September hingga November 2024 mendatang. Karenanya, diduga ada unsur politis di balik evaluasi tersebut.

Informasi dirangkum, ketujuh jabatan yang dilakukan evaluasi yakni, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Ketujuh jabatan yang dievaluasi ini belakangan tidak ada permasalahan yang mencuat ke publik.

Malah sebaliknya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai malah selamat dari evaluasi tersebut. Padahal belakangan, mencuat keluhan masyarakat tentang parkir hingga adanya aksi demontrasi ke Kantor Kejaksaan Negeri Binjai.

Bahkan, Seksi Intelijen Kejari Binjai disebut-sebut sudah melakukan penyelidikan usai menerima massa aksi. Dalam orasi massa pendemo, disebut ada kebocoran pendapatan asli daerah dari retribusi parkir yang dikelola Dishub Binjai.

Selain Dishub, permasalahan lain terjadi pada Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah. Ya, instansi yang mengurusi keuangan Pemko Binjai ini selamat dari evaluasi, meski utang proyek fisik tahun anggaran 2022 masih belum terbayarkan kepada rekanan.

Ini menunjukkan pengelolaan keuangan yang diduga amburadul. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Binjai, Rahmad Fauzi Salim membenarkan adanya evaluasi tersebut, dan sudah diumumkan dalam pengumuman nomor: 01/UKOM/PANSEL/XII/2023 tentang uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemko Binjai tahun 2023.

“Iya, evaluasi rutin,” kata pria yang akrab disapa Fauzi ini, Senin (18/12/2023).

Evaluasi yang dilakukan atas perintah langsung dari Wali Kota Binjai. Dalam pengumuman tertulis, pejabat yang mendapat evaluasi harus segera melengkapi sejumlah persyaratan dan dilampirkan pada map kuning, paling telat Senin (11/12/2023), diantar ke Sekretariat Pansel, Kantor BKPSDM Kota Binjai di Jalan WR Mongonsidi.

Bagi pejabat yang tidak mengirimkan berkas sampai batas akhir penerimaan, dinyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Setelah ini, para pejabat yang terdampak evaluasi melewati sejumlah tahapan.

Mulai dari uji kompetensi bidang, rekam jejak dan wawancara. Fauzi menyebut, hasil uji kompetensi dapat membuat pejabat tersebut aman atau bahkan turun dari jabatannya.

“Hasil uji kompetensi bisa digunakan untuk tetap di jabatan tersebut, rotasi atau demosi,” kata Fauzi.

Dia menegaskan, pengumuman uji kompetensi yang diketuai Kepala Inspektorat, Eka Edi Saputra dengan Sekretaris Prof Hasyim Purba, bukan melakukan lelang jabatan. “Seleksi terbuka (lelang jabatan) hanya dilakukan untuk jabatan yang kosong,” kata Fauzi.

Hasil evaluasi yang dilakukan oleh panitia seleksi keluar pada Selasa (19/12/2023). Disoal hasil, Fauzi mengarahkan untuk konfirmasi kepada Pansel Uji Kompetensi.

“Hasil dimiliki oleh Pansel untuk selanjutkan dijadikan laporan ke Pak Wali selaku pejabat pembina kepegawaian,” tukasnya. (ted/ram)

Oknum Polisi Diduga Gelapkan Objek Fidusia, Praktisi Hukum: Putusan Propam Jadi Pertimbangan

Kantor Polres Binjai.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Oknum polisi berpangkat Brigadir berinisial IR dinyatakan sebagai terduga pelanggar disiplin oleh Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumut. Karenanya, putusan Propam Polda Sumut ini dapat menjadi pertimbangan penyidik Unit Pidana Umum Polres Binjai yang melakukan penyelidikan pidana terhadap oknum polisi yang bertugas di Polsek Binjai Utara tersebut.

Ini disampaikan Praktisi Hukum, Redyanto Sidi ketika dimintai tanggapannya, Senin (18/12/2023). “Putusan dari propam yang menyatakan oknum polisi sebagai terduga pelanggar disiplin, merupakan sebuah pertimbangan bagi penyidik dalam melakukan proses penyelidikan pidananya,” kata Redyanto.

Dia menegaskan, tidak ada aturan yang mengatur pilihan mana yang harus dijalankan, jika oknum polisi yang dilaporkan dari sisi pidana maupun propam. Artinya, baik itu propam maupun penyidik pidum, sama-sama dapat melakukan proses penyelidikan.

“Perkara di pidana umum dengan propam itu harus dipisahkan. Ketika ada kedua laporannya, sama-sama dapat berjalan. Tidak ada aturan yang mengharuskan pidananya dulu baru propamnya dulu atau sebaliknya,” katanya.

Dalam proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Propam Poldasu berdasarkan laporan polisi nomor LP/178/X/2023/Propam pada awal Oktober 2023 lalu, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Pemeriksaan (SP2HP) yang ditujukan kepada pelapor dengan nomor: B/747/XI/WAS.2.4./2023/Bidpropam, Subbid Provos Bid Propam Polda Sumut telah selesai melakukan pemeriksaan dan pemberkasan. Terhadap IR dinyatakan sebagai terduga pelanggar disiplin.

Sementara dalam proses penyelidikan pidana yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai atas laporan korban dengan nomor: LP/B/489/IX/2023/SPKT/Polres Binjai, akan segera naik tahap penyidikan dari penyelidikan. Bahkan, penyidik juga akan melakukan gelar perkara terkait hal tersebut, guna menentukan status perkaranya.

Adapun objek fidusia yang diduga digelapkan IR yakni, 1 unit truk merk Hino type Dutro 130 HD+Dump dengan nomor Polisi BK 8651 XZ. Dugaan penggelapan terjadi bermula dari adanya pengajuan pinjaman pembiayaan yang dilakukan IR dengan perjanjian kontrak nomor: 062122212992 pada Oktober 2022 lalu.

IR mengangsur selama 48 bulan, dengan angsuran Rp3,1 juta setiap bulannya. Namun berjalannya waktu, IR mematuhi kreditnya hanya 5 bulan saja.

Memasuki bulan keenam pembayaran, IR tidak membayarnya atau kredit macet dan total sudah 8 bulan menunggak. IR diduga ogah membayar kreditnya di salah satu perusahaan leasing karena merupakan aparat penegak hukum. Secara tidak langsung, IR diduga anggar seragamnya dengan tak melanjutkan kredit tersebut. (ted/ram)

Pemprov Sumut Salurkan Bantuan Logistik untuk 12 Kabupaten/Kota Terdampak Bencana Alam

LOGISTIK: Pj Gubernur Sumut, Hassanudin saat melepas bantuan logistik untuk 12 Kabupaten/Kota yang terdampak bencana alam.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menyalurkan logistik penanggulangan bencana alam ke 12 Kabupaten/Kota se-Sumut, yang terdampak bencana alam seperti, banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Pelepasan distribusi bantuan langsung dilepas oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin di rumah dinas Gubernur Sumut, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Senin (18/12/2023).

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya Pj Gubernur Sumut beserta Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), melepas bantuan logistik dari Pemprov Sumut ke Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumut tahun 2023,” sebut Hassanudin.

Bantuan tersebut berupa beras 6,5 ton, mie instan 3.200 bungkus, minyak makan 1,3 ton, ikan kaleng 1.660 kaleng, gula 2,5 ton, kain sarung 600 lembar, selimut 350 lembar, kayu 240 batang dan seng 275 lembar.

Pj Gubernur mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk dukungan dari Pemprov Sumut kepada masyarakat yang berdampak bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung di Kabupaten/Kota se-Sumut. Juga meminta agar semua masyarakat terdampak bencana dapat dipastikan menerima bantuan yang didistribusikan, sehingga dapat meringankan beban mereka.

“Ini dukungan kita (Pemprov Sumut) apalagi bagi masyarakat kita yang akan merayakan Natal dan menyambut tahun baru 2024. Karena bencana alam tidak bisa kita prediksi secara nyata, jadi kita harus perlu antisipasi,” jelasnya.

Kepada personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kata Pj Gubenur, diharapkan kesiapsiagaannya dalam penanggulangan bencana. “Kepada masing-masing pegawai dan personel tetap menjaga kesehatan, kita tidak tau kapan bencana datang. Karena tenaga BPBD sangat dibutuhkan, jika terjadi bencana,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih mengatakan, ada 12 Kabupaten/Kota yang berdampak bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung, yang menerima bantuan, yaitu Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Karo, Kabupaten Mandailing Natal.

Kemudian, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Langkat, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Batubara, Kabupaten Dairi, Kota Sibolga dan Kota Binjai.

“Ada 12 Kabupaten/Kota yang mendapat batuan dan telah kita petakan jenis bantuan apa yang diperlukan. Jadi tidak sama bantuan yang kita berikan antara Kabupaten/Kota, semua sesuai kebutuhan yang kita disalurkan. Semoga ini memberi manfaat bagi masyarakat Sumut,” jelas Hassanudin.(gus/ram)

Hidup Memang Komedi, Ratusan Mitra Pengemudi Grab di Medan Nobar Film Srimulat

Ratusan mitra pengemudi Grab di Medan nobar film Srimulat.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Grab Indonesia kembali menggelar ‘Nobar Warga Grab’ di 14 kota, yang dihadiri oleh ribuan mitra pengemudi beserta keluarganya. Di Kota Medan sendiri, acara Nobar ini dihadiri oleh ratusan Mitra Pengemudi Grab dan keluarganya.

Kali ini, para Mitra diajak tertawa bersama lewat film Srimulat: Hidup Memang Komedi. Tak hanya bersenang-senang, momen kebersamaan ini juga dimanfaatkan oleh para Mitra Pengemudi melakukan doa bersama untuk Palestina.

Country Managing Director, Grab Indonesia, Neneng Goenadi menjelaskan di penghujung tahun ini, kami ingin merayakan kebersamaan dengan para Mitra dan juga keluarganya lewat acara Nobar Warga Grab yang memang sudah rutin dilakukan sejak tahun lalu.

“Kali ini, film komedi sengaja dipilih agar para Mitra bisa tertawa bersama sekaligus melepas penat, agar semakin semangat menyambut tahun 2024,” sebut Neneng, dalam keterangannya, Senin (18/12).

Film Srimulat: Hidup Memang Komedi menceritakan tentang perjalanan grup lawak legendaris Indonesia, Srimulat, ketika meniti karir di Jakarta. Film komedi yang disutradarai oleh Fajar Nugros ini bertabur bintang seperti Juan Bio One, Indah Permatasari, Rano Karno, Teuku Rifnu Wikana, Ibnu Jamil, Dimas Anggara, Morgan Oey, Erika Carlina, Elang El Gibran, Zulfa Maharani, Nunung, dan Tessy.

Khusus di Jakarta, Mitra yang hadir kedatangan tamu spesial dan berkesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan Ibnu Jamil, pemeran Tarzan dalam film lokal dengan sejarah panjang ini.

Sementara itu, Helarius Daru Indrajaya, vokalis Ndarboy Genk, juga turut meramaikan gelaran Nobar Warga di Yogyakarta dan membawakan lagu anyarnya yang baru saja diluncurkan pekan lalu: “Modal Percoyo”, sebuah lagu yang terinspirasi dari pengalamannya sebagai Mitra Pengemudi Grab pada 2018 silam.

Syahril Maulida, Mitra Pengemudi Grab di Medan, mengungkapkan bahwa seneng kali, bisa nonton film komedi Indonesia bareng anak saya dan ratusan Mitra Pengemudi lainnya di Medan.

“Filmnya sangat menghibur dan buat saya tertawa lepas. Terima kasih Grab yang telah menyelenggarakan nobar ini, kami sekeluarga sangat senang sekali,” sebut Syahril.(gus)

Pemerintah Kota Binjai Raih Berbagai Prestasi di Penghujung Tahun 2023

PENGHARGAAN: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah saat memberikan penghargaan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai berhasil meraih peringkat pertama tingkat Pemerintah Kota se-Sumatera Utara dengan nilai 90,72 dan peringkat ke-35 tingkat Pemerintah Kota se-Indonesia dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2023 dengan opini Kualitas Tertinggi yang dilakukan Ombudsman RI. Hal tersebut terungkap saat pelaksanaan apel gabungan di lingkup Pemerintah Kota Binjai, Senin (18/12/2023).

Meski dalam kondisi hujan, apel yang dipimpin oleh Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah tetap berjalan dengan penuh hikmat, Apel gabungan tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota Binjai, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Lurah dan seluruh ASN serta Non ASN Sekretariat Daerah Kota Binjai.

“Terima kasih kepada tim pembina pelayanan publik Pemerintah Kota Binjai, pimpinan OPD, Kepala Puskesmas dan jajarannya yang telah bekerja keras dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Binjai, sehingga Pemerintah Kota Binjai pada tahun ini berada di zona hijau dari yang sebelumnya pada tahun 2022 berada di zona merah,” kata Amir.

“Saya berharap kepada semua OPD agar lebih bersemangat lagi dalam meningkatkan pelayanan publik di lingkungan kerjanya masing-masing, dan serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat”, harapnya.

Istimewa/Sumut Pos
PIMPIN: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah saat memimpin apel.

Wali Kota Binjai juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Binjai menerima penghargaan kabupaten/kota terbaik dalam Penanganan dan Pemberian Makanan Gizi Kurang Tahun 2023 Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Kemudian penghargaan peringkat pertama nasional kabupaten/kota dalam pelaksanaan penanganan stunting Tahun 2023.

Lalu peringkat dua nasional anti kecurangan dan pengendalian gratifikasi BPJS Kesehatan Tahun 2023 yang diberikan oleh BPJS Pusat. Pada kesempatan ini Pemerintah Kota Binjai memberikan penghargaan kepada tiga kepala sekolah.

Di antaranya, Zulham selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 023894 Kecamatan Binjai Selatan, Alberto Maradona Sitepu selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 020619 Kecamatan Binjai Selatan dan Wiwien Amriati selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 023893 Kecamatan Binjai Selatan, yang telah berhasil meraih prestasi pada kegiatan gerakan edukasi dan pangan bergizi untuk siswa (Genius) Tahun 2023.

“Saya sungguh bangga atas prestasi dan penghargaan ini. Harapan saya, semoga hal seperti ini bisa menjadi contoh bagi lainnya yang mampu membawa nama daerah ini, agar lebih dikenal lagi baik tingkat nasional maupun internasional,” serunya.

Apel pagi ditutup dengan pemberian tali asih kepada sembilan orang anggota Korpri yang akan memasuki purna tugas. “Terima kasih yang luar biasa kepada saudara yang akan memasuki masa purna tugas. Terima kasih telah membantu pemerintah dalam melayani masyarakat. Dan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas pelayanan dari pemerintah daerah, jikalau ada yang kurang baik dan kurang berkenan,” pungkasnya. (ted)

Bayu Sumantri Agung Datangi Pelosok Pantailabu

ORASI: Bayu Sumantri Agung (BSA) saat memberikan orasi di Desa Denai Kuala, Pantailabu, Deliserdang, Minggu (17/12/2023).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO- Bayu Sumantri Agung (BSA) menghadiri pertemuan akbar yang diselenggarakan warga Pesisir Pantai Muara Indah Dusun IV Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deliserdang, Minggu (17/12/2023). Walau berada di pelosok tidak melunturkan semangatnya untuk menghadiri acara tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, BSA mengharapkan dukungan dari masyarakat Desa Denai Kuala untuk dapat memberikan dukungan pada Partai Amanat Nasional (PAN) dan Pasangan Prabowo-Gibran.

“Saya minta doa dan dukungan untuk mencoblos Partai PAN, nomor satu calon Legislatif Anggota DPRD Deliserdang Bayu Sumantri Agung, Calon Anggota DPRD Sumut Hendra Cipta dan Calon Anggota DPRI Mulfachri Harahap serta Pasangan Prabowo-Gibran,” ujar Bayu di depan warga yang diperkiran hadir lebih dari 500 orang.

Dukungan ini diharapkan untuk dapat melanjutkan program program aspirasi masyarakat yang belum terpenuhi sebelumnya.

“Dukungan untuk kami melanjutkan tugas sebagai wakil rakyat sangat dibutuhkan, agar program program aspirasi masyarakat akan datang bisa direalisasikan. Tanpa kemenangan kami akan sulit mewujudkan dan membela aspirasi masyarakat,” pinta Bayu.

Kampanye Calon Legislatif Partai Amanat Nasional di Desa Denai Kuala juga dihadiri Calon Legislatif DPRD Sumut Hendra Cipta. Dan agendanya juga dihadiri Calon Anggota DPR- RI Mulfachri Harahap.

Hendra meminta pada masyarakat yang hadir untuk memastikan pilihannya pada PAN sebagai Partai pembawa aspirasi dan pembela rakyat untuk masa depan.

” Kami minta dukungannya untuk memenangkan PAN di Desa Denai Kuala dan Kecamatan Pantai Labu. Pada semua relawan kerja keras meraih dukungan yang maximal memenangkan dukungan masyarakat untuk Partai PAN di Pantailabu, Caleg DPRD Bayu Sumantri Agung, Caleg DPRD Sumut Hendra Cipta dan Caleg DPR RI Mulfachri Harahap,” tegas Hendra Cipta.

Selain ratusan warga dan relawan BSA, kampanye caleg Partai Amanat Nasional (PAN) dikawal sejumlah personel Kepolisian Polresta Deliserdang dan di pantau Panwascam Kecamatan Pantai Labu. Ratusan warga yang mengikuti kampanye juga tampak antusias mendengarkan orasi dan arahan dari BSA dan Hendra Cipta.

Nurdin, salah seorang warga yang mengikuti kampanye Partai Amanat Nasional (PAN) caleg Bayu Sumantri Agung, Hendra Cipta dan Mulfachri Harahap mengatakan mereka sudah mengenal sosok para wakil rakyat ini sebelumnya.

“Untuk pak Bayu kami sangat mengenal, beliau sudah dua periode menjadi Anggota DPRD dan orangnya juga dermawan juga ringan tangan membantu aspirasi masyarakat. Tidak seperti Anggota Dewan lain yang kerap lupa pada masyarakat setelah menjabat. Kami akan tetap mendukungnya,” ucap Nurdin.(btr/ram)

Perayaan Natal PUD Pasar Kota Medan, Suwarno: Harus Jadi Moment Tingkatkan Persaudaraan

SAMBUTAN: Dirut PUD Pasar Kota Medan, Suwarno SE saat memberikan kata sambutan dalam Perayaan Natal PUD Pasar Kota Medan 2023, Jumat (15/12/2023) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Semangat Natal harus menjadi moment untuk meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama karyawan dan seluruh pedagang tradisional di Kota Medan. Dengan begitu, akan tercipta pasar-pasar yang penuh keamanan dan kenyamanan.

Hal itu disampaikan Dirut PUD Pasar Kota Medan, Suwarno SE saat memberikan kata sambutan dalam Perayaan Natal PUD Pasar Kota Medan 2023, Jumat (15/12/2023) malam.

“Sesuai sub tema natal kali ini, yakni ‘Melalui Perayaan natal ini marilah kita bangun kasih persaudaraan antar sesama karyawan dan pedagang tradisional di Kta Medan’. Untuk itu, semangat natal harus jadi moment tingkatkan persaudaraan,” ucap Suwarno.

Dijelaskan Suwarno, dari kalimat tersebut, dapat diartikan bahwa karyawan dan pedagang pasar harus mampu membawa kedamaian dalam kehidupan untuk saling mengasihi antar sesama, khususnya sesama karyawan PUD Pasar Medan dan para pedagang.

“Perayaan Natal ini diharapkan dapat membuat kita menjadi pribadi yang penuh kasih yang diterapkan kepada rekan kerja dan pedagang. Tumbuhkan dan kembangkan persaudaraan, sehingga kita dapat berkolaborasi untuk menghasilkan kinerja yang baik untuk kemajuan PUD Pasar Kota Medan,” ujarnya.

Dalam moment Natal itu, Suwarno pun meminta semua pihak agar jangan gampang terprovokasi terhadap isu ataupun opini yang dapat mengganggu kondusivitas lingkungan kerja. Kemudian, semua pihak juga diminta untuk menghindari rasa iri hati.

“Terus asah kemampuan untuk bisa berinovasi dan meningkatkan kinerja. Sehingga ke depan, kita bisa menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan dinamis. Terlebih seperti arahan Bapak Presiden Joko Widodo, kita akan menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.

Terakhir, Suwarno pun mengucapkan Selamat Hari Natal 2023 dan selamat menyambut Tahun Baru 2024 kepada seluruh karyawan PUD Pasar dan para pedagang tradisonal di Kota Medan yang merayakannya.

“Atas nama pribadi dan selaku Dirut PUD Pasar Medan, saya menyampaikan Selamat Hari Natal 2023 dan selamat menyambut Tahun Baru 2024 bagi kita semua,” pungkasnya.
(map/ram)

Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR Tingkat Nasional bagi Mahasiswa

Sekitar 500 mahasiswa, secara daring dan luring, menghadiri pembukaan OlympiAR 2024 yang digelar PT Agincourt Resources di Universitas Diponegoro, Jawa Tengah, Sabtu (16/12/2023). (Dok: PTAR)

SEMARANG, SUMUTPOS – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, mengundang mahasiswa sarjana bidang geologi, ilmu lingkungan, dan disiplin ilmu terkait industri pertambangan se-Indonesia untuk mengikuti kompetisi geologi ekonomi Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2024. OlympiAR itu bertajuk “Harmony in the Elements, Navigating Sustainable Mining Practices.”

Tim pemenang bakal membawa pulang hadiah senilai total ratusan juta rupiah, dan kesempatan magang 3 bulan penuh bagi pemenang pertama.

Dengan menggandeng Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI), OlympiAR kedua ini akan digelar selama 3 bulan ke depan. Periode pendaftaran berlangsung pada 18 Desember 2023 hingga 24 Januari 2024.

Direktur & CFO PT Agincourt Resources, Noviandri Hakim, mengatakan mahasiswa dapat memanfaatkan OlympiAR 2024 sebagai wadah untuk menggali ilmu dan keterampilan diri serta bisa membuka perspektif lebih luas tentang pertambangan berkelanjutan. Sebab, sepanjang OlympiAR kedua yang berlangsung hingga Maret 2024 nanti, mahasiswa akan mendapatkan pembekalan dan bimbingan dari para ahli dari dalam dan luar negeri, selain mengasah keterampilan memecahkan masalah dan berpikir kritis.

“Kami berkomitmen untuk terus menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan melalui prioritas pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab serta memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi. Melalui OlympiAR, kami ingin menyebarkan semangat dan prinsip berkelanjutan ini ke generasi muda,” kata Noviandri saat membuka rangkaian OlympiAR 2024 di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (16/12/2023).

Perusahaan meyakini pertambangan berkelanjutan tidak sekadar praktik, melainkan juga mesti ditopang oleh pengembangan keilmuan yang diperoleh dari berbagai aktivitas di lingkungan kampus, seperti diskusi antara praktisi dan civitas academica, riset, dan kompetisi. OlympiAR merupakan salah satu kontribusi Agincourt Resources dalam pengembangan keilmuan untuk bidang pertambangan yang berkelanjutan.

“Kami terus mendukung dialektika antara praktik dan pengembangan keilmuan dalam upaya mencapai pertambangan berkelanjutan. Mengadopsi pendekatan pertambangan berkelanjutan adalah kunci untuk memastikan kelangsungan industri ini di masa depan,” ujar Noviandri.

Mewakili Pj. Gubernur Jawa Tengah, Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, memberikan apresiasi kepada PTAR yang terus menunjukkan keseriusannya dalam menerapkan good mining practice yang dibuktikan dari capaian PTAR meraih Penghargaan Subroto dan Tamasya Award. Keseriusan itu juga ditunjukkan lewat gelaran OlympiAR yang menjadi jembatan penting antara industri dan dunia pendidikan.

“Mahasiswa sebagai penerus bangsa harus berkembang dan diberikan ruang untuk mempelajari ilmu-ilmu baru dalam industri. OlympiAR adalah sarana untuk itu. Industri dan akademisi perlu memberikan edukasi terkait proses pasca-tambang dan reklamasi. Kepada mahasiswa, jadilah mahasiswa yang bisa menerapkan inovasinya di industri pertambangan,” ujar Boedyo.

Direktur & CFO PT Agincourt Resources Noviandri Hakim menyerahkan plakat dan buku “Lintasan Emas Martabe” kepada Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah Boedyo Dharmawan saat pembukaan OlympiAR 2024 di Universitas Diponegoro, Semarang, Sabtu (16/12/2023). (Dok: PTAR)

Sementara itu, Wakil Direktur Akademik Universitas Diponegoro, Dr. Eng. Agus Setyawan, yang mewakili Rektor Universitas Diponegoro, turut memberikan semangat kepada mahasiswa untuk mengikuti OlympiAR.

“Selamat berkompetisi. Namun, selain berkompetisi, kalian juga harus berkolaborasi. Mahasiswa jangan hanya belajar di kelas, tetapi harus mampu menjalin relasi dengan banyak pihak, termasuk industri tambang. Sebab, tantangan saat ini adalah adanya gap antara lulusan universitas dengan kebutuhan dunia kerja. OlympiAR bisa menjawab tantangan tersebut,” katanya.

Pembukaan OlympiAR diisi talk show dari para praktisi yang seluruhnya insan Agincourt Resources, yakni Manager Environmental Mahmud Subagya, Manager Metallurgy – Processing Purhaman Agustinus, dan Manager Mineral Resources Agus Nur Kasnanto. Talk show dihadiri sekitar 500 mahasiswa, baik luring maupun daring, dari Undip, Universitas Gadjah Mada, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Institut Sains dan Teknologi Akprind Yogyakarta, serta Institut Teknologi Nasional Yogyakarta.

Sebelumnya, OlympiAR perdana yang berlangsung pada 2022 diikuti 72 tim dari 26 universitas di Indonesia. Tim Magsite dari Universitas Diponegoro berhasil meraih juara pertama. Sementara, juara kedua diduduki tim Sylvite dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan juara tiga ditempati tim Enargite dari UPN Veteran Yogyakarta. PTAR menyediakan informasi rinci tentang OlympiAR 2024 di situs web www.agincourtresources.com dan media sosial resmi Agincourt Resources.

OlympiAR adalah bagian dari E-Coaching Jam (ECJ) Agincourt Resources. Selama 1 dekade diselenggarakan, ECJ telah menjembatani komunikasi lebih dari 5.000 mahasiswa di seluruh wilayah di Indonesia dengan para pakar dari berbagai bidang, mulai dari pertambangan, geologi, lingkungan hidup, komunikasi, bisnis, hingga ketenagakerjaan dan keberagaman gender. (rel)