29 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 827

Rp19,48 Triliun Dicairkan untuk Pembiayaan Rumah Murah

ILUSTRASU: kawasan rumah rumah murah.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah mengalokasikan Rp19,48 triliun dari APBN 2023 untuk program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

FLPP merupakan salah satu program inklusif pemerintah yang digunakan dan dimanfaatkan untuk dukungan pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Untuk tahun ini saja 229.000 unit rumah sudah disalurkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah dengan nilai pinjaman Rp26,2 triliun dengan berbagai fasilitas seperti uang muka yang dibantu dan juga suku bunga yang lebih rendah,” kata Sri Mulyani, Jakarta, Jumat (15/12/2023).

Pemerintah telah merealisasikan penyaluran sebanyak 229.000 unit atau mencapai 104,09% dari target tahun 2023 yang sebanyak 220.000 unit.

Realisasi penyaluran program FLPP sejak awal program digulirkan tahun 2010 sampai dengan tahun 2023 telah tersalurkan sebanyak 1.398.579 unit rumah.

Sementara apabila dilihat dari target RPJM tahun 2020- 2024, realisasi penyaluran program FLPP periode 2020-2023 mencapai 742.981 unit atau 82,5% dari target RPJM Tahun 2020-2024 yang sebanyak 900.000 unit.

Dengan capaian tersebut dan tahun-tahun sebelumnya, diharapkan target program FLPP untuk pembiayaan perumahan bagi MBR sebagaimana tercantum dalam RPJM Tahun 2020-2024 diperkirakan dapat terlampaui. (fjr/han)

Guru Honorer Nonsarjana Diprioritaskan jadi ASN

UNJUKRASA: Sejumlah guru honorer menuntut untuk diangkat menjadi PNS.

SUMUTPOS.CO – Kabar gembira bagi para guru yang belum sarjana, namun sudah lama mengabdi, akan diangkat menjadi ASN. Pemerintah bakal menerbitkan aturan baru terkait pengangkatan guru-guru yang telah lama mengabdi di daerah tersebut.

Diakui Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Abdullah Azwar Anas, banyak guru-guru di desa-desa yang selama ini belum mengantongi gelar sarjana. Mereka mengabdikan diri mendidik anak-anak di daerah begitu lulus SMA.

Meski sudah mengabdi puluhan tahun, sayangnya mereka sulit mendapatkan kesejahteraan lebih. Sebab, mereka tak bisa diangkat menjadi ASN karena syarat minimal pendidikan belum terpenuhi.

“Tapi pengabdiannya sudah sangat lama di desa-desa. Ini yang selama ini belum tersentuh,” ujarnya saat ditemui usai acara ASN Culture Fest di Jakarta, Kamis (14/12).

Oleh sebab itu, dirinya telah menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaporkan hal ini. Termasuk, soal rencana seleksi calon ASN (CASN) secara umum di tahun depan.

Rencananya, untuk bisa mengakomodir para pahlawan tanpa tanda jasa ini, Anas akan menerbitkan peraturan MenPANRB (permenpanrb) baru. Yang nantinya bakal memuat aturan soal afirmasi khusus bagi para guru-guru ini.

“Kami akan laporkan total jumlah finalnya. Setelah mendapat arahan dari bapak Presiden nanti, permenpan akan kita terbitkan untuk pengangkatan mereka yang sudah lama mengabdi di desa-desa,” paparnya.

Sebetulnya, kata dia, kebijakan ini bukan barang baru. Pihaknya telah membuat afirmasi serupa khusus di Papua. Karena minimnya guru di sana akhirnya banyak warga yang meski belum sarjana sudah mengajar di satuan pendidikan jenjang SD hingga SMP.

“Papua itu kalau menunggu sarjana tidak akan ada di desa-desa guru-guru (karena minim peminat penugasan, red), termasuk juga di SD-SD, SMP. (Karenanya, red) Kita beri afirmasi khusus di Papua,” tuturnya.

Lalu, lanjut dia, hanya karena tidak sarjana mereka tidak bisa diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru. Padahal sudah mengajar puluhan tahun.

“Nah nanti yang ini (secara nasional, red) tinggal menunggu arahan bapak presiden, mudah-mudahan tidak terlalu lama segera kita ambil langkah,” jelasnya.

Selain guru, prioritas rekrutmen CASN lainnya ditujukan di sejumlah kementerian/lembaga yang memang sudah 5 sampai 7 tahun tidak ada rekrutmen ASN kategori pegawai negeri sipil (PNS).

Salah satunya, untuk posisi hakim. Menurutnya, ada kekurangan jumlah hakim hingga 18 ribuan saat ini di Indonesia. Apalagi, seiring dengan pembukaan kabupaten/kota.

“Tapi mungkin nanti tidak harus 18 ribu. Karena kan hakim nggak mungkin diisi PPPK kan. Jaksa kemarin sudah mulai kita isi. Nah ini akan kita selesaikan sesuai dengan prioritas,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Temu Ismail mengaku, sudah ada koordinasi antar dua kementerian mengenai afirmasi pada guru-guru belum sarjana dengan pengabdian yang cukup lama.

Saat ini, pembahasan lebih lanjut pun terus dilakukan kedua belah pihak. Termasuk mengenai ketentuan-ketentuan khusus misalnya ketentuan minimal masa kerja.

“Rasional masa kerja untuk mendapatkan afirmasi juga sedang dibahas. Sehingga benar-benar layak untuk diberikan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya pun tengah menyiapkan proses pendataan guru-guru tersebut untuk kemudian diverifikasi dan validasi. (fjr/han)

UMSU dan Lazismu Medan Gelar Pelatihan Digital Marketing, Diikuti 40 UMKM

UMSU dan Lazismu Medan Gelar Pelatihan Digital Marketing.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Lazismu Kota Medan menggelar kegiatan pelatihan perencanaan bisnis dan digital marketing, Kamis (14/12) lalu di Gedung Dakwah Muhammadiyah Medan. Acara ini sebagai langkah inovatif dalam meningkatkan kapasitas UMKM.

Pelatihan yang mendapat dukungan pendanaan hibah dari Kementerian Agama Republik Indonesia ini, setelah Dosen Fakultas Agam Islam UMSU, Ahmad Afandi MM, memenangkan hibah Litapdimas Kemenag RI tahun anggaran 2023.

“Memimpin program Pelatihan Digital Marketing bagi UMKM binaan Lazismu Kota Medan, sebagai bagian dari inisiatif. Sebanyak 40 UMKM mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan intensif dalam dua bidang kunci, yakni rencanaan bisnis dan digital marketing,” ujar Ahmad Afandi.

Kegiatan pelatihan dimulai dengan sesi mengenai bisnis model canvas, oleh Isra Hayati, seorang dosen Manajemen Bisnis Syariah, UMSU. Termasuk Ahmad Afandi bersama Tim Markaz Creative, melalui cara unik menggunakan pendekatan berbasis permainan dan menarik perhatian peserta.

Seorang peserta bernama Shalihah mengungkapkan ketertarikan dirinya, selain memberikan pengetahuan baru dalam hal pemasaran digital. Pendekatan interaktif dan praktis sangat membantu mereka memahami konsep digitalisasi lebih mendalam.

Kegiatan ini dinilai sebagai penanda langkah besar dalam upaya mendukung kemajuan UMKM di Kota Medan. Memberikan tools dan pengetahuan pengembangan usaha di era digital.

“Inisiatif seperti ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja UMKM, tetapi juga memberikan dampak positif pada ekonomi lokal Medan secara keseluruhan,” sebut Afandi.

Sementara dalam sambutannya, Ketua Lazismu Kota Medan Muhammad Arifin Lubis yang membuka acara, menyampaikan rasa terima kasih kepada tim dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara atas sinergi yang terjalin. Sehingga terlaksananya pelatihan.(gus)

Pererat Silaturahmi dan Siap Berkolaborasi, PFI Medan Sambangi Kantor PWI Sumut

Ketua PFI Medan Risky Cahyadi didampingi Sekretaris Zulfan Dalimunthe, Koordinator PFI Wilayah Barat Hendra Broetal dan Dewan Etik Andi Rambe bersama Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik saat menyambangi kantor PWI Sumut di Jalan Adi Negoro Medan, Jumat (15/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna mempererat silaturahmi dan membangun kolaborasi antar organisasi konsituen Dewan Pers, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan menyambangi kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Adi Negoro Medan, Jumat (15/12).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua PFI Medan Risky Cahyadi menjelaskan bahwa kunjungan ke kantor PWI Sumut ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus siap berkolaborasi dalam berbagai rencana dan program kerja yang bisa dilakukan bersama dalam bidang jurnalistik dan lainnya.

“Tentunya kedatangan kami ini tidak lain adalah untuk mempererat tali silaturahmi serta ingin membangun kolaborasi dengan PWI Sumut dalam berbagai hal,” ucap Risky.

Risky juga mengungkapkan, PWI merupakan organisasi pers tertua di Indonesia yang sudah ada sejak Tahun 1946, sebagai wadah para wartawan Indonesia untuk tangguh dan tampil sebagai ujung tombak perjuangan Indonesia dalam menentang kembalinya kolonialisme dari negara lain yang ingin meruntuhkan NKRI.

“Berlandaskan hal itu, maka PFI Medan ingin mendapatkan masukan dari PWI sebagai organisasi pers yang telah berpengalaman dalam bidang jurnalistik. Kami juga ingin belajar dari PWI, bagaimana ke depannya membesarkan PFI ke daerah-daerah yang ada di Sumatera Utara,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik, mengatakan, PWI Sumut menyambut baik dan mengucalkan rasa terima kasih atas kunjungan para jurnalis foto yang tergabung dalam PFI Medan ke kantor PWI Sumut.

“PWI Sumut dengan senang hati dan membuka diri terhadap sesama organisasi konsituen Dewan Pers. Hal ini yang kami tunggu-tunggu, sebab kita harus berkolaborasi dan bersinergi guna meningkatkan keterampilan para wartawan dalam menghasilkan produk jurnalistik,” kata Farianda.

Farianda menambahkan, para wartawan yang ada di Sumatera Utara butuh juga pemahaman tentang fotografi sebagai penunjang berita. Beliau menegaskan, wartawan tidak hanya sekedar menulis berita saja, namun memahami pentingnya fotografi jurnalistik.

“Wartawan tidak dituntut hanya menulis dengan bagus, memotret juga juga harus bagus. Harapan kami dalam hal ini, PFI Medan dan PWI Sumut kedepannya bisa berkolaborasi untuk menambah ilmu Fotograpi bagi para wartawan agar lebih professional,” tambahnya.

Lebih lanjut Farianda menjelaskan, PWI Sumut mempunyai 10 program yang 8 diantaranya adalah program pendidikan.

“Selain mengejar kuantitatif, kita juga harus mengejar kualitatif dari para wartawan. Pendidikan tentang kode etik jurnalistik dan kompetensi wartawan sudah sering dilakukan, dan yang masih kurang adalah ilmu tentang fotografi, disinilah kita bisa berkolaborasi,” pungkasnya.

Kedatangan pengurus baru PFI Medan yang baru saja terpilih pada Musda PFI Medan beberapa waktu lalu itu dipimpin langsung oleh Ketua PFI Medan Risky Cahyadi bersama Sekretaris Zulfan Dalimunthe didampingi Koordinator PFI Wilayah Barat Hendra Broetal dan Dewan Etik Andi Rambe. (tri)

1.250 ASN Dikirim ke IKN Juli 2024, Dapat Rumah dan Tunjangan Anak

TINJAU: Presiden RI Joko Widodo meninjau progres pembangunan IKN.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas akan mengirim 1.250 Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN Nusantara. Mulai Juli 2024.

“Bulan Juli direncanakan sudah ada yang pindah, dan kami sudah koordinasi sedikitnya, setidaknya ada 1.250an ASN,” kata Anas kepada wartawan di Istana, Jumat (15/12).

“Kemudian ada juga lebih dari 1.000 dari TNI-Polri untuk pindah ke IKN, ada juga lebih dari 1.000 dari TNI-Polri untuk pindah ke IKN,” tambahnya.

Anas mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan beberapa skenario pemindahan ASN ke IKN. Kini, ia bilang hanya menunggu hunian yang siap di IKN.

“Kita tinggal tunggu berapa tower (hunian ASN) yang disiapkan di IKN,” ujarnya.

Para ASN tersebut, nantinya akan diberi intensif khusus. Terutama bagi yang pertama kali pindah ke sana. Khusus untuk rumah tinggal, penyediaan perumahan dinas ASN, TNI, dan Polri berbeda-beda. Ada spesifikasi masing-masing.

Menteri/Pejabat Tinggi Negara diberikan rumah tapak seluas 580 meter persegi. Pejabat Negara diberikan rumah tapak seluas 490 meter persegi.

JPT Madya/Eselon 1 diberikan rumah tapak seluas 390 meter persegi.

JPT Pratama/Eselon 2 diberikan rumah susun seluas 290 meter persegi.

Administrator/Eselon 3 diberikan rumah susun seluas 190 meter persegi.

Pejabat Fungsional dan staf lainnya diberikan rumah susun seluas 98 meter persegi.

Selain itu, ada pula tunjangan tambahan. Yakni tunjangan pasangan, suami atau istri, dua orang anak, dan satu pembantu. Meski begitu, hingga kini belum diketahui berapa nominal tunjangan tersebut. (fjr/han

Indonesia Berhak Usir Pengungsi Rohingya

DATA: Petugas TNI sedang melakukan pendataan pengungsi Rohingya yang datang ke Aceh Timur, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan pemerintah Indonesia mempunyai kemampuan dan kewenangan untuk mengusir para pengungsi Rohingya dari Indonesia.

Dia menjelaskan, hal itu terkendala karena Indonesia menerapkan diplomasi kemanusiaan dalam menampung para pengungsi.

“Sebenarnya berhak membuang, Indonesia berhak mengusir menurut hukum internasional. Tapi diplomasi Indonesia adalah diplomasi kemanusiaan,” kata Mahfud MD dalam keterangannya pada Kamis (14/12).

“Sehingga semua yang datang ditampung,” imbuhnya.

Padahal, Mahfud menyebutkan, bahwa seharusnya yang bertanggung jawab memberikan perlindungan Rohingya adalah negara-negara yang ada di dalam konvensi PBB terkait pengungsi.

Sedangkan, Indonesia ditegaskan Mahfud, tidak pernah menandatangani konvensi tersebut.

“Pengungsi dari Rohingya itu yang sebenarnya mau menuju ke negara lain. Menurut konvensi PBB, yang harus memberikan perlindungan sebenarnya negara-negara yang menandatangani UNHCR. Nah Indonesia tidak menandatangani itu,” jelasnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini kembali mengulang bahwa sebenarnya gelombang penolakan terus berdatangan dari masyarakat karena jumlah para pengungsi yang kian bertambah.

“Ini sudah bertahun tahun malah bertambah, terus ditampung di sana, bertambah lagi, ditampung di sana, bertambah lagi. Yang sekarang ini masyarakat lokalnya sudah mulai protes ‘Pak kami juga miskin, kenapa nampung orang?” ucapnya.

Dengan dalih kemanusiaan itulah, kemudian pemerintah Indonesia masih berusaha menangani para pengungsi dan tidak mau mendengarkan permintaan masyarakat untuk mengusir mereka.

“Kita katakan ini tugas kemanusiaan negara. Oleh sebab itu sekarang kita tetap amankan sekarang di suatu tempat dan masih akan dicarikan tempat penampungan sementara,” tutupnya. (fjr/han)

Relawan Gelar Pasar Murah di Kota Tebing Tinggi, Wujud Keberpihakan Ganjar Kepada Masyarakat

Relawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Relawan Pejuang Sejati Ganjar (Pasti Ganjar) saat menggelar pasar murah keliling di sejumlah kelurahan di Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi dan Desa Meriah Padang Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (14/12).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Relawan Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Relawan Pejuang Sejati Ganjar (Pasti Ganjar) menggelar pasar murah keliling di sejumlah kelurahan di Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi dan Desa Meriah Padang Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (14/12).

Kegiatan pasar murah keliling yang menggunakan mobil pickup itu langsung dipimpin oleh Ketua Relawan Pasti Ganjar, Syammi Fauzi Damanik, Sekretaris Eddy Riswanto bersama puluhan anggota relawan lainnya sangat disambut antusias oleh masyarakat khususnya ibu-ibu.

Ditemui di lokasi kegiatan, Ketua Relawan Pasti Ganjar, Syammi Fauzi Damanik menyampaikan, bahwa kegiatan pasar murah keliling yang dilakukan pihaknya merupakan wujud konkrit keberpihakan Calon Presiden RI Ganjar Pranowo kepada masyarakat ditengah tingginya harga kebutuhan pokok.

Syammi Fauzi Damanik menambahkan, salah satu impian Ganjar Pranowo jika terpilih sebagai Presiden RI adalah memperkuat pondasi ekonomi masyarakat dengan memperluas lapangan pekerjaan dan harga kebutuhan pokok murah. Untuk itu dia mengajak masyarakat untuk tidak ragu dalam memilih pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024 nanti.

“Mari kita wujudkan ekonomi masyarakat yang kuat dengan memperluas lapangan pekerjaan dan harga kebutuhan pokok yang murah dengan memilih pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres nanti,” ujar pria yang akrab disapa Ozi Damanik itu.

Dari pantauan awak media di sejumlah titik lokasi pasar murah Relawan Pasti Ganjar, terlihat masyarakat khususnya kaum ibu sangat antusias. Mereka rela mengantri demi mendapatkan bahan pokok murah yang terdiri dari beras, gula putih dan minyak goreng.

Salah seorang pembeli bernama Rahmah, warga Kelurahan Brohol Kecamatan Bajenis yang diwawancarai mengaku sangat senang dengan kegiatan pasar murah keliling ini. Dirinya menilai pasar murah keliling Relawan Pasti Ganjar ini sangat positif dalam membantu masyarakat dalam mendapatkan harga kebutuhan pokok murah.

Dia sangat mendukung upaya dan program Ganjar Pranowo dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, hingga saat ini di daerahnya belum ada Capres lain yang melakukan aksi langsung membantu meringankan kebutuhan masyarakat selain Ganjar Pranowo melalui tim relawannya.

Di akhir wawancara, Rahmah berkomitmen akan memilih Ganjar Pranowo karena keberpihakannya kepada masyarakat. Dia berharap Ganjar Pranowo terpilih sebagai Presiden RI di Pilpres 2024 dan program seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.

Hal senada disampaikan Rusli, warga Desa Meriah Padang Kabupaten Sergai. Dia mengaku senang dengan komitmen Ganjar Pranowo dalam memperhatikan hajat hidup masyarakat. “Ini baru sosok pemimpin yang ditunggu masyarakat, pak Ganjar sangat peduli kepada kami masyarakat kecil,” katanya. (rel/tri)

UMSU Raih Enam Anugerah Dikti Ristek 2023

PENGHARGAAN: Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP (5 kiri) menerima Anugerah Dikti Ristek 2023.ISTIMEWA.

UNIVERSITAS Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) meraih enam penghargaan pada Anugerah Dikti Ristek 2023. UMSU mendapatkan emas untuk kategori insan Humas (Dwi Laila Shafira) dan emas untuk pengabdian masyarakat.

Kemudian perak untuk laman web). Dua perunggu untuk kerja sama pemerintah dan NGO serta kerja sama industri. Perunggu lainnya untuk media sosial.

Anugerah Dikti Ristek 2023 digelar di Hotel Sheraton Grand Jakarta Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu (13/12). Anugerah ini merupakan apresiasi kepada pemangku kepentingan pendidikan tinggi, riset dan teknologi dalam mendukung transformasi pembelajaran di Indonesia.

Penghargaan dibagi dalam beberapa kategori. Diantaranya perguruan tinggi negeri dan swasta, lembaga layanan pendidikan tinggi, mitra dari kementerian atau lembaga, dunia industri serta jurnalis dan media.

Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP berterima kasih atas kerja keras, dukungan dan bimbingan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, LLDikti Sumut dan mitra kerja sama yang mewarnai perjalanan kampus yang dipimpinnya.

”UMSU bisa menjadi kampus seperti sekarang ini tidak terlepas dari dukungan bimbingan melalui kolaborasi yang berjalan selama ini,” kata rektor didampingi Prof Dr Muhammad Arifin MHum (wakil rektor I), Prof Dr Akrim MPd (wakil rektor II) dan Dr Rudianto MSi (wakil rektor III).

Penghargaan yang diraih UMSU, kata rektor, menjadi kebanggaan. Sebab apresiasi ini menjadi bukti komitmen dan upaya yang sungguh-sungguh dalam pelaksanaan program-program pemerintah.

”Apresiasi yang diberikan pada ajang anugerah Dikti Ristek juga menjadi motivasi bagi sivitas akademika UMSU untuk terus berkarya dan melahirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan peningkatan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi,” urai Prof Dr Agussani MAP.

Rektor mengingatkan sivitas akademika UMSU untuk terus berupaya sungguh-sungguh dalam bekerja dan melahirkan karya-karya inovatif. ”Jangan merasa puas dan terlena dengan prestasi yang diraih saat ini, karena persaingan ke depan jauh lebih ketat,” tegasnya.

Wakil Rektor III UMSU Dr Rudianto MSi mengungkapkan bahwa Anugerah Dikti Ristek 2023 terasa istimewa karena semakin banyak kategori penghargaan yang diberikan kepada perguruan tinggi swasta. Selain itu juga, partisipasi dan antusias perguruan tinggi yang ikut dalam ajang tahun ini juga semakin meningkat.

”Artinya untuk mendapat penghargaan di Anugerah Ristek Dikti 2023 tidak mudah. Masing-masing perguruan tinggi berupaya maksimal mempresentasikan kinerja terkait pelaksanaan program -program Kemendikbud Dikti Ristek,” ujar Dr Rudianto MSi.

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti MA PhD menjelaskan bahwa pemberian penghargaan merupakan apresiasi atas keberhasilan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Plt Dirjen Dikti Ristek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Prof Nizam MSc DIC PhD IPU ASEAN Eng memberi apresiasi kepada seluruh mitra yang terlibat. Ia menegaskan capaian Indonesia di tingkat global semakin meningkat. Salah satunya berkat keberhasilan program kampus merdeka.

Ada sepuluh Anugerah Dikti Ristek 2023. Yakni anugerah prioritas nasional, anugerah mitra kerja sama pendukung program Dikti Ristek, anugerah kerja sama, anugerah pembelajaran dan kemahasiswaan serta anugerah sumber daya.

Kemudian anugerah kelembagaan, anugerah riset teknologi dan pengabdian masyarakat, anugerah Humas, anugerah pangkalan data pendidikan tinggi serta anugerah jurnalis dan media. (dmp)

Pemko Tebingtinggi Gelar Pendidikan Politik, ASN Harus Netral

PENDIDIKAN: Kesbangpol Kota Tebingtinggi melaksanakan pendidikan politik bagi ASN Pemko Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) menggelar Pendidikan Politik Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemko Tebingtinggi di gedung Shawiyah Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis (14/12/2023).

Plt Asisten Administrasi dan Umum M Syah Irwan mengatakan, tahun 2024 merupakan tahun yang penting bagi bangsa Indonesia.

Pada tahun tersebut, akan dilaksanakan pesta demokrasi secara serentak untuk memilih calon pemimpin negara, yaitu pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden Wakil Presiden pada 14 Februari 2024 dan pemilihan Kepala Daerah serentak, Gubernur Wakil Gubernur Bupati, Wakil Bupati Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 27 November 2024.

“Keberhasilan pelaksanaan – pesta demokrasi ini sangat tergantung pada kondusivitas yang tentunya atas dukungan seluruh elemen bangsa dan masyarakat dengan menjunjung tinggi asas Pemilu yang langsung umum bebas rahasia, jujur dan adil,” kata Syah Irwan.

Lanjutnya, sebagai bagian dari masyarakat sekaligus penyelenggara negara, Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Tebingtinggi harus turut serta mendukung dan demi menyukseskan Pemilu dan pemilihan serentak 2024.

Salah satu cara yang dapat dilakukan ASN dalam menyukseskan Pemilu, terang Syah Irwan adalah dengan mempedomani rambu-rambu yang ditetapkan oleh negara.

“Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara mewajibkan kepada ASN untuk bersikap netral dan bebas dari intervensi politik. Jangan melibatkan diri atau mau dilibatkan dalam aktifitas yang dapat melanggar prinsip-prinsip netralitas tersebut. ASN menjadi sorotan pengawasan masyarakat luas terutama oleh pengawas pemilu, oleh karena itu kami minta untuk bersikap hati-hati karena sanksi akan menanti jika terlibat dalam politik praktis,” pinta Syah Irwan.

Untuk itu jelasnya, ASN harus bersikap bijaksana di tengah eskalasi dan suatu politik yang semakin tinggi, kita harus kita menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Satu hal yang sangat penting lagi, untuk diingatkan segenap ASN agar bijak menggunakan media sosial.

“Hindari untuk berpolemik di medsos terkait isu-isu politik di masa-masa kampanye pemilu seperti saat ini. Jangan gampang termakan kabar berita di media sosial yang belum jelas kebenarannya. Marilah menjadi pengguna media sosial yang cerdas dan kritis dengan meneliti, cek dan ricek kebenaran informasi yang didapat di medsos. jangan sampal malah menjadi penyebar hoaks, bijak bermedia sosial juga dengan cara- berhati-hati mengetik dan memberi komentar terutama terkait situasi dan dinamika politik,” ujarnya.

Harapan turut disampaikan Syah Irwan agar kiranya melalui kegiatan ini semakin meneguhkan peran serta ASN di tengah masyarakat dalam rangka menyukseskan terlaksananya Pemilu, harus menjadi wajah birokrasi yang netral, ASN pemerintah kota Tebingtinggi harus menjadi teladan dalam kepatuhan terhadap aturan-aturan terkait Pemilu serta menunjukkan kebijaksanaan dan kehati-hatian dalam bermedia sosial selama proses pemilu berlangsung.

Sedangkan Plt Kaban Kesbangpol Abdul Halim Purba dalam laporannya, dasar pelaksanaan kegiatan, Undang-undang No. 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum, Undang-undang No. 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Permendagri No. 36 tahun 2010 tentang pedoman fasilitasi penyelenggaraan pendidikan politik, Permendagri No. 11 tahun 2019 tentang perangkat daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan di bidang kesatuan bangsa dan politik dan Perwal Tebingtinggi No. 41 tahun 2021 tentang tugas, fungsi, tata kerja dan rincian tugas jabatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kota Tebingtinggi.

“Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini antara lain, peserta mendapatkan informasi tentang pelaksanaan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 dan peserta mendapatkan informasi tentang asas netralitas pegawai asn dalam pemilu serta peserta memahami peran dalam mendukung suksesnya pemilu dan pilkada serentak 2024,” jelas Abdul Halim.

Turut hadir, ASN lingkup Pemko Tebingtinggi dalam hal ini para Pejabat Administrator selaku Sekretaris dan Pejabat Pengawas selaku Kasubbag Umum dan Kepegawaian dari masing-masing OPD. (ian/ram)