Home Blog Page 833

Puskesmas Ajak Damai Atas Viralnya Ditolak Warga Berobat Tidak Membawa Kartu BPJS

MEDIASI: Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi melalui Kabid P2P RB Daulay dan Kepala Puskesmas Tanjung Marulak dr Kurnia Dinata melakukan mediasi kepada Abdullah Sani Hasibuan dan pegawai pelayanan Puskesmas Tanjung Marulak Yenni yang sempat viral.

TEBINTINGGI, SUMUTPOS.CO – Puskesmas Tanjung Marulak Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, akhirnya pihak Puskesmas Tanjung Marulak mengajukan perdamaian dan melayangkan surat melalui Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, Pasca viralnya kasus penolakan berobat tidak membawa kartu BPJS Kesehatan yang dialami Abdullah Sani Hasibuan warga Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi beberapa waktu lalu.

Abdullah Sani Hasibuan yang juga Ketua PWI Kota Tebingtinggi bersama anggota PWI Kota Tebingtinggi mendatangi Puskesmas Tanjung Marulak, di aula tersebut diterima oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi RB Dauly Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kabid Pelayanan dan SDK dr Derlina Nasution, Kasubbag Kepegawaian Ferryadi Siregar, Kepala Puskesmas Tanjung Marulak dr Kurnia Dinata, Dewi Sinamo dan pegawai pelayanan yang sempat viral Yenni Novita.

Dalam kesempatan RB Daulay mengatakan pihaknya meminta maaf atas kejadian ini, diharapkan kejadian yang sama kedepannya tidak terulang kembali dan diharapkan kepada Abdullah Sani Hasibuan bisa memaafkan kejadian tersebut, intinya karena sudah viral dan kejadian itu sangat memalukan, akan ada tindakan yang akan diambil Dinas Kesehatan kepada jajaran unit pelayanan Puskesmas Tanjung Marulak.

“Kepada pihak yang lalai dalam hal kejadian viral ini, Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi akan melakukan pembinaan kepada pegawai yang menolak warga berobat tidak membawa kartu BPJS. Karena di Kota Tebingtinggi bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas dengan menunjukan KTP ataupun KK,” jelas RB Daulay, Senin (22/1/2024).

Masih menurut RB Daulay, hendaknya saling menyelesaikan dan tidak menambah berkepanjangan. Dan kejadian ini menjadi catatan dan pelayanan teknis di Dinkes. Dinkes Kota Tebingtinggi mengambil kesimpulan akan menjadikan ini bahan evaluasi kepada secara internal dan kejadian ini tidak terulang kembali, agar pelayanan memberikan akses atau pelayanan penerima dan berhadapan dengan semua orang dan kondisi sesuai SOP.

“Dari dahulu kita mengetahui bahwa warga Kota Tebingtinggi yang memiliki KTP wajib dilayani untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas, karena saat ini 85 persen masyarakat Kota Tebingtinggi memiliki BPJS Kesehatan. Dinkes akan melakukan supervisi kepada semua puskesmas yang ada di Kota Tebingtinggi,” harap RB Daulay.

Sedangkan pihak yang dirugikan atas kejadian tersebut, Abdullah Sani Hasibuan mengatakan akan memberikan maaf kepada pegawai di unit pelayanan Puskesmas Tanjung Marulak. “Memanfaatkan kakak kami, waktu itu saya datang kondisi sakit perut, kejadian viral ini saya juga tidak mau terjadi, tapi ada pelajaran diambil bahwa antara manusia dan manusia bisa kemana mana pemikiran ketika sedang sakit,” bilang Abdullah Sani.

“Biasanya kami dilayani menggunakan kartu perobatan, tapi semalam memang kondisi saya sedang sakit dengan muntah-muntah, saya telpon dokter tidak mengangkat handphone. Karena ibu ini seorang ibu yang punya keluarga dan melihat video itu menjadi viral, kita terima dan anggap sebagai pelajaran. kita sendiri ketika tidak terkontrol pada saat membutuhkan pengobatan, maka kejadian ini terjadi, yang sudah berlalu biarkan berlalu dan proses itu akan berkembang dengan sendirinya,” ungkapnya.

Diungkapkan Sani kembali, bahwa pertemuan ini menjadi titik pelajaran bagi Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi melalui Unit Puskesmas yang ada di Kota Tebingtinggi, karena akibat kejadian itu, kalaupun ada evaluasi dari puskesmas sesuai ketentuan yang berlaku.

Pegawai pelayanan Puskesmas Tanjung Marulak, Yenni Novita yang terlihat menangis dan trauma meminta maaf, karena setelah viral kasus ini, dirinya mengaku malam tidak bisa tidur.

“Nama baik saya dan punya keluarga merasa malu sekali, sebagai manusia biasa saya minta maaf beribu maaf, karena kasus viral ini berimbas dengan keluarga. “Pak Sani, saya meminta maaf atas kejadian ini,” ujar Yenni.

Dengan mediasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi melalui Puskesmas Tanjung Marulak, kedua belah pihak saling memaafkan dan meminta kejadian seperti ini tidak terulang kembali. (ian/ram)

Akun Tiktok Diduga Milik WBP Rutan Tanjungpura Aktif Terus, Kakanwil Sumut Berang

AKTIF: Akun tiktok diduga milik WBP Rutan Tanjungpura kasus pembunuhan berinisial LSG terlihat masih aktif.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Sebuah akun tiktok dengan nama @boss.tg0 terpantau selalu aktif dan mengunggah beragam postingan. Mulai dari postingan tentang keluarganya hingga memberikan dukungan kepada salah satu calon legislatif DPRD Sumut dapil Binjai-Langkat berinisial JT.

Informasi dirangkum, akun tiktok tersebut diduga milik warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Tanjungpura berinisial LSG alias Tosa. Adapun kasus yang menjerat LSG adalah perkara pembunuhan yang korbannya mantan Anggota DPRD Langkat bernama Paino.

Pada akhir pekan lalu, akun tiktok tersebut tidak diprivasi atau dikunci. Siapa saja dapat melihat postingan yang diunggahnya.

Namun kini Senin (22/1/2024), akun tiktok tersebut sudah dikunci. Meski berstatus sebagai WBP Rutan Tanjungpura, namun tetap saja LSG bebas bermain hp.

Muncul dugaan, LSG menjadi WBP yang diistimewakan dalam Rutan Tanjungpura. Kakanwil Kemenkumham Sumut, Jahari Sitepu berang ketika dikonfirmasi.

“Siapa namanya itu, kasih tahu saya,” tegas Jahari yang menghubungi Sumut Pos.

Dia tidak memberikan toleransi terkait hal tersebut. Bahkan, dia juga terdengar marah melihat kelakuan anak buahnya di Rutan Tanjungpura yang seakan memberi keistimewaan kepada WBP LSG.

“Kalau memang terbukti, kita pindahkan dia (WBP) ke Siborong-borong sana,” tukas mantan Kalapas Binjai ini.

Diketahui, LSG dijatuhi vonis pidana 15 tahun kurungan penjara oleh Pengadilan Negeri Stabat atas kasus pembunuhan berencana pada awal September 2023 lalu. Putusan yang dijatuhi Ketua PN Stabat ini mendapat kecaman dari keluarga korban dan masyarakat Dusun Bukit Dinding, Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, kaeena telah menciderai rasa keadilan dan juga melukai hati. (ted/ram)

Peringatan HUT ke-51 PDI Perjuangan, Robi Barus Serahkan Mobil Ambulans Gratis

GRATIS: Ketua DPC PDIP Kota Medan, Robi Barus saat memberikan satu unit Mobil Ambulans Gratis untuk warga Medan Baru.Markus Pasaribu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati HUT ke-51 PDI Perjuangan (PDIP), Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Robi Barus menyerahkan satu unit mobil ambulans gratis kepada warga Kecamatan Medan Baru melalui STM As-Siddik.

Robi Barus mengatakan, pemberian mobil ambulans gratis ini sebagai bentuk kepedulian PDI Perjuangan untuk warga Kota Medan.

“Sesuai instruksi Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati, PDIP adalah partai wong cilik, maka PDIP harus selalu bersama rakyat. Pada HUT ke-51 PDIP ini, kita ingin semakin dekat dengan wong cilik. Mobil Ambulans gratis ini sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan kita dengan rakyat wong cilik, khususnya masyarakat di Medan Baru,” ucap Robi kepada Sumut Pos, Senin (22/1/2024).

Dijelaskan Robi, sebelumnya warga Medan Baru melalui STM As-Siddik sudah menyampaikan keinginannya untuk memiliki satu unit Mobil Ambulans gratis agar dapat dipergunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Berangkat dari aspirasi warga tersebut, Robi Barus pun menyanggupinya.

“Begitu mendapatkan aspirasi tersebut, saya langsung turun ke lapangan, dan benar masyarakat sangat membutuhkan mobil ambulans gratis. Sebagai kader PDI Perjuangan, saya siap membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, kebutuhan rakyat wong cilik,” ujar Sekretaris DPC PDIP Kota Medan itu.

Robi Barus pun berharap, Mobil Ambulans gratis tersebut dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat.

“Seperti halnya PDIP yang ingin selalu memberikan sebesar-besarnya manfaat bagi masyarakat, kita harapkan Mobil Ambulans gratis yang kita berikan ini juga dapat menjawab keluhan masyarakat dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.
(map/ram)

Sesuai Perkiraan, Performa Gibran Sangat Apik di Debat Cawapres Kedua

Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mengungkapkan, hasil debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) kedua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Minggu (21/1/2024) malam sesuai dengan yang diperkirakan.

Gibran tampil offensif dan percaya diri. Bahkan, pasangan Prabowo Subianto itu memaparkan visi misi dan menjawab pertanyaan dengan lugas.

“Apa yang saya perkirakan dibayar lunas oleh Mas Gibran. Performa Mas Gibran cukup apik,” kata Jona, Senin (22/1/2024).

Dijelaskannya, tak hanya pertanyaan para kandidat cawapres lain semata, tapi juga pertanyaan yang disampaikan para panelis. Gibran menawarkan beberapa program kerja yang pastinya memihak kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Program kerja yang disampaikan Gibran dalam debat tersebut antara lain, hilirisasi tambang, hilirisasi pertanian, dan lainnya. Gibran juga berjanji akan menciptakan 19 juta lapangan pekerjaan, 5 juta di antaranya adalah green jobs,” tandasnya (dwi/ram)

14 Ribu Butir Ekstasi Dimusnahkan, 3 Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

MUSNAHKAN: Polrestabes Medan musnahkan barang bukti pil ekstasi sebanyak 14.000 butir lebih, Senin (22/1/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polrestabes Medan memusnahkan sebanyak 14 ribu butir ekstasi, dengan cara direbus. Barang haram itu dimusnahkan, hasil tangkapan operasi rutin yang dilakukan dalam Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun mengatakan, barang bukti narkoba jenis pil ekstasi yang dimusnahkan itu, tangkapan pada tanggal 21 Desember 2023 sekitar pukul 18.00 WIB di Jalan HM Yamin, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Tepatnya di dalam kamar nomor 0325 Apartemen Reiz Condo Medan.

“Dari TKP itu petugas menyita barang bukti pil ekstasi sebanyak 15.000 butir dan mengamankan tiga orang pelaku,” ucapnya didampingi Kasat Narkoba AKBP John Hery Rakutta Sitepu kepada wartawan, Senin (22/1/2024).

Ketiga tersangka yakni berinisial DHH (51) warga Medan Baru, JAS (49) warga Medan Sunggal dan AA (34) warga Medan Sunggal.

“Ketiga orang pelaku yang sudah dijebloskan penjara itu mempunyai peran masing -masing yakni ada sebagai perantara, kurir dan mengedarkan kepada calon pembeli yang ada di Medan. Yang pasti inex tersebut ada juga di jual di tempat hiburan malam,” paparnya.

Karena itu, Polrestabes Medan berkomitmen dan mengikuti perintah Kapolda Sumut untuk memberantas narkoba sehingga rasa aman dapat dirasakan di masyarakat.

“Jangan coba-coba bermain dengan narkoba. Kita gerebek dan ratakan untuk menciptakan rasa aman di masyarakat, ” tegas Teddy.

Teddy mengharapkan kerjasama dengan masyarakat untuk menangkap para pelaku narkoba di Medan. Dia juga tidak segan memberikan penghargaan kepada anak buahnya yang berhasil mengungkap kasus kejahatan jalanan dan narkoba di Medan.

“Kita akan berikan penghargaan kepada anggota yang berhasil mengungkap kasus di wilayah hukum Polrestabes Medan, ” katanya.

Lebih lanjut, kata dia, ketiga pengedar pil ekstasi tersebut, disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Jo 132 dari UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara dan maksimal seumur hidup dan hukuman mati.(*/ram)

Ade Jona: Prabowo Hindari Politik Identitas dan Polarisasi dalam Berkampanye

Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mengungkapkan, Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto sangat menghindari politik identitas dalam melakukan kampanye.

Hal ini, kata Ade Jona, sengaja dilakukan untuk menciptakan politik riang dan gembira. Salah satu bukti dihindarinya politik identitas dengan tidak menunjukkan bantuan yang diberikan kepada warga Palestina. Mulai dari bantuan dana, beasiswa dan juga bantuan lainnya. Sebab, bantuan itu diberikan karena nurani, bukan kepentingan politik.

“Banyak yang dilakukan Pak Prabowo dalam membela warga Palestina. Bahkan, beliau sangat dekat dengan Duta Besar Palestina,” ujarnya, Minggu (21/1).

Ade Jona menuturkan, dalam berkampanye Prabowo memang berkomitmen menghindari politik identitas dan menghindari polarisasi. Bahkan, pada Aksi Bela Palestina yang diadakan di Monas beberapa waktu lalu, Prabowo tidak terlihat menghadiri acara tersebut guna menghindari isu politik identitas.

“Pas acara bela Palestina silam juga hanya Pak Prabowo selaku capres yang tidak datang. Alasannya memang tidak mau menjadikan agama sebagai instrumen politik. Kan tidak lama sejak aksi itu Pak Prabowo memberikan beasiswa untuk remaja Palestina. Mudah bagi Pak Prabowo kalau mau pakai politik identitas, tapi ini komitmen kami bersama. Kami tegas membela kemanusiaan, tapi kami tidak akan pakai politik identitas,” tukasnya. (dwi/ram)

Tol Medan Binjai Gelar Operasi Over Dimension Over Load

Pengelola Tol Medan Binjai Gelar ODOL di Gerbang Tol Binjai.(ist/SUMUT POS)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Memasuki tahun 2024, PT. Medan Binjai Toll, selaku pengelola jalan tol ruas Medan-Binjai bersama operator tol HKA beserta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Sumut, Dishub Kota Binjai dan PJR Polda Sumut, melaksanakan operasi Over Dimension Over Load (ODOL) dan simpatik di Gerbang Tol Binjai, Kota Binjai, pada Senin (22/1).

Operasi ODOL ini menyasar pada kendaraan barang yang melebihi kapasitas dimensi dan berat yang telah ditetapkan. Selain itu, kelengkapan administrasi kendaraan juga diperiksa, seperti SIM dan Buku KIR Kendaraan.

“Kegiatan ini kita laksanakan sebagai wujud komitmen dalam mewujudkan zero ODOL di ruas tol Medan-Binjai khususnya. Karena kendaraan ODOL ini sangat membahayakan, tidak hanya dirinya sendiri tapi juga pengguna jalan lain,” jelas Hery Prasetyo, General Manager PT. Medan Binjai Toll.

Dalam operasi ini, puluhan unit kendaraan barang yang hendak memasuki gerbang tol Binjai pun dilakukan pemeriksaan berat dan dimensi menggunakan timbangan portabel. Dari 20 unit kendaraan yang diperiksa, tercatat 12 unit kendaraan masuk dalam kategori over load atau melebihi kapasitas muatan.

Tidak hanya memeriksa dimensi dan berat, petugas gabungan juga melakukan pengecekan kondisi ban dan surat izin kendaraan. Jika petugas menemukan kondisi kendaraan yang tidak layak jalan maka akan diarahkan putar balik arah.

“Ada belasan kendaraan yang masih melebihi muatan dan bersama petugas dari Kepolisian. , Dishub dan BPTD, kita minta mereka untuk memutar balik arah,” tegas Hery.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan juga membagikan bingkisan berupa makanan ringan dan tongkat E-toll kepada pengguna jalan sekaligus memberikan imbauan untuk mematuhi aturan berlalu lintas.

Kedepan, PT. Medan Binjai Toll akan melaksanakan operasi ODOL secara rutin di Ruas Tol Medan-Binjai untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat kendaraan ODOL.(gus)

Dilengkapi Corning® Gorilla® Armor, Galaxy S24 Ultra Hadirkan Pengalaman Visual Jernih

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Samsung Electronics dan Corning Incorporated (NYSE:GLW) telah mengumumkan jika smartphone Galaxy S24 Ultra menggunakan bahan pelapis dari Corning® Gorilla® Armor. Gorilla Armor menawarkan kombinasi durabilitas dan pengalaman visual yang jernih tak tertandingi. Hadir juga dengan tampilan display yang lebih sempurna di bawah terik matahari dan perlindungan yang lebih kokoh terhadap kerusakan karena penggunaan device sehari-hari.

“Corning’s Gorilla® Glass, bersama dengan seri Galaxy S berhasil mendorong inovasi dan membuat kemajuan yang signifikan terhadap durabilitas smartphone yang lebih kuat. Kerja sama ini memungkinkan setiap orang menggunakan produk kami dengan lebih percaya diri serta bebas dari khawatir,” kata Kwangjin Bae, EVP and Head of the Mechanical R&D Team, Mobile eXperience Business at Samsung Electronics.

Sebagai informasi, Corning® Gorilla® Armor adalah jenis pelindung kaca smartphone yang berbeda. Dibandingkan dengan permukaan layar yang biasa, Gorilla Armor mengurangi pantulan hingga 75%, serta meningkatkan kejelasan tampilan dan meminimalkan pantulan layar di segala kondisi lingkungan.

Bahan pelapis terbaru dari Corning ini mengoptimalkan ketangguhan Galaxy S24 Ultra. Dari uji lab yang dilakukan Corning, Gorilla Armor menunjukkan durabilitas yang lebih superior dibandingkan dengan kaca pelindung dari aluminosilikat.

Untuk mengukur ketahanan goresan yang mengesankan itu, Corning melakukan uji laboratorium terbaru bernama “Scratch Bot” yang mereplikasi goresan-goresan mikro yang terjadi saat pemakaian sehari-hari. Pada uji lab yang dilakukan secara ketat ini, Gorilla Armor tidak menunjukkan goresan, serta memperlihatkan ketahanan terhadap goresan yang empat kali lipat lebih kuat dibandingkan penutup aluminosilikat.

Gorilla Armor mengandung rata-rata 25% bahan daur ulang pra-konsumen yang telah divalidasi oleh UL Solutions sesuai prosedur UL2809-2 Environmental Claim Validation Procedure (ECVP) untuk bahan daur ulang. “Gorilla Armor menyatukan kecakapan riset dan teknik Corning dengan desain yang berpusat pada pengguna, dan fokus pada pengalaman penggunanya,” kata David Velasquez, Vice President and General Manager, Corning® Gorilla® Glass.

“Inovasi terbaru ini secara bersamaan juga mengatasi kebutuhan esensial pengguna akan durabilitas hingga semakin baiknya kualitas optik, sehingga dapat membawa pengalaman smartphone masa depan ke masa kini,” imbuhnya.

Peluncuran smartphone Galaxy S24 Ultra dengan Gorilla Armor ini juga seiring dengan perayaan bagi Samsung dan Corning. Tahun lalu, menandai 50 tahun hadirnya kemitraan terbaik di industri bagi kedua perusahaan. Samsung dan Corning pertama kali bermitra pada tahun 1973 untuk menghadirkan televisi yang dapat lebih mudah dinikmati oleh para konsumen di Korea.

Semangat kolaborasi yang sama itu telah dipertahankan hingga setengah abad. Corning® Gorilla® Glass pun telah tampil di berbagai perangkat Samsung, mulai dari ponsel-ponsel awal yang diluncurkan hingga kini yang paling baru, termasuk Galaxy S23 Series, Galaxy Z Fold5, dan Galaxy Z Flip5 di mana seluruh device tersebut menggunakan Corning® Gorilla® Glass Victus® 2. Peluncuran smartphone Galaxy S24 Ultra dengan Gorilla Armor ini pun melanjutkan hubungan jangka panjang ini. Keduanya berdedikasi untuk menciptakan inovasi kelas dunia yang berperan penting bagi industri elektronik terbaik bagi konsumen. (adz)

Penyaluran Bansos Sering Tidak Tepat Sasaran, DPRD Medan Minta Kesadaran Warga Mampu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bantuan sosial (bansos) yang disalurkan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan, seringkali ditemukan tidak tepat sasaran. Bantuan yang seharusnya diterima oleh warga miskin seringkali masih diterima oleh warga yang lebih mampu secara ekonomi. Sebaliknya, masih ditemukan warga miskin yang sangat membutuhkan namun tidak mendapatkan bantuan apapun.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai NasDem, Habiburrahman Sinuraya S.ST saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2024 di Komplek Taman Setiabudi Indah Blok B, Jalan Chrisant II/3 No.B37, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (21/1/2024) sore.

“Di lapangan, termasuk hari ini, kita masih sering mendengar banyak bansos yang tidak tepat sasaran. Tentu ada beberapa kesalahan dalam hal ini, khususnya dalam hal pendataan sebelum dilakukannya penyaluran bantuan. Kedepan, tentunya hal ini harus menjadi perhatian serius,” ucap Habiburrahman.

Namun, Anggota Komisi I DPRD Medan yang akrab disapa Habib itu mengatakan, untuk mengatasi tidak tepatnya sasaran penyaluran bantuan, bukan hanya menjadi tugas pemerintah dalam melakukan pendataan. Akan tetapi, dibutuhkan kesadaran dari masyarakat yang mampu secara ekonomi namun masih mau menerima bantuan.

“Jadi sebenarnya ada hal yang tidak kalah penting dalam penyaluran bansos ini, yakni kesadaran masyarakat. Seharusnya bila masyarakat tersebut mampu secara ekonomi, maka masyarakat tersebut harus secara sadar melaporkan hal itu kepada perangkat pemerintah mulai dari tingkat kelurahan hingga Dinas Sosial agar bantuan yang dimaksud tidak lagi disalurkan kepada dirinya,” ujarnya.

Dengan begitu, sambung Habib, pemerintah bisa mengalihkan bantuan sosial yang tidak lagi diterima oleh masyarakat mampu tersebut kepada warga lainnya yang membutuhkan.

“Ini yang kita lihat, saat di data dan diketahui bahwa dirinya sudah mampu secara ekonomi sehingga tidak lagi mendapatkan bantuan, warga tersebut justru tidak terima dan bertanya-tanya kenapa dirinya tidak mendapatkan bantuan lagi. Mohon kesadaran kita semua, bahwa masih ada saudara kita warga Kota Medan lainnya yang lebih membutuhkan bantuan itu,” ungkapnya.

Dijelaskan Habib, dari total jumlah warga Kota Medan yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos, masih sekitar setengahnya yang telah mendapatkan bantuan sosial. Selebihnya, belum mendapatkan bantuan karena keterbatasan anggaran.

“Jadi harus kita pahami betul bahwa anggaran itu terbatas, tidak semuanya mendapatkan bantuan. Maka kalau ada yang lebih berhak dari kita, laporkan kepada petugas agar bantuan itu dialihkan ke mereka,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang turut dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Sunggal dan sejumlah OPD di Kota Medan itu, Habiburahman Sinuraya menerima banyak aspirasi dari masyarakat. Selain masalah bantuan sosial, warga juga menyampaikan aspirasi terkait masalah pelayanan kesehatan dan sejumlah aspirasi lainnya.

Menjawab keluhan tersebut, Habib pun mengaku akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Aspirasi bapak dan ibu akan saya sampaikan dalam sidang Paripurna di DPRD Medan untuk dimasukkan ke dalam Pokok Pikiran,” pungkasnya. (map)

Semangati Siswa Madrasah Al-Washliyah Tembung, Dedi Iskandar: Mengasah Diri Raih Kesuksesan

Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara menyemangati seluruh siswa di Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah, Al-Washliyah Tembung saat menjadi inspektur upacara (Irup), Senin (22/1/2024) pagi. Ia meminta generasi muda fokus dan serius merangkai cita-cita masa depan.

Kehadiran Dedi Iskandar Batubara yang juga Ketua PW Al-Washliyah Sumatera Utara (Sumut) berbeda dari sebelumnya ia datang ke madrasah tersebut. Hal itu ia lakukan sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa selain ketua organisasi kemasyarakatan (ormas), dirinya juga adalah pejabat tinggi negara, seorang senator mewakili masyarakat Sumut.

“Saya diperintahkan untuk datang sebagai pembina upacara di Madrasah ini. Hari ini saya memakai pakaian lengkap, ingin menunjukkan kepada kalian, orang yang berdiri di depan ini adalah satu dari empat pejabat tinggi negara mewakili Sumatera Utara. Bahwa, anak Madrasah Al-Washliyah juga punya hak dan tempat untuk mengisi ruang di lembaga tinggi negara di Republik Indonesia yang kita cintai ini,” jelas Dedi.

Sehingga menurutnya, yang paling penting adalah bagaimana Madrasah Al-Washliyah dimana pun, bisa terus mengukir dan menunjukkan prestasi akademik dan lainnya. Dan itu adalah tugas dari institusi pendidikan Washliyah.

“Kalian juga para pemilik masa depan bangsa, memikirkan secara serius, mau mengambil bagian peran yang mana untuk berkontribusi bagi Agama dan Bangsa ini. Kalian yang punya mimpi, berkali-kali saya sampaikan agar fokus dan serius dalam merangkai dan membangun cita-cita yang ingin kalian raih,” ujar Calon DPD RI, asal Sumut nomor urut 7 pada Pemilu 2024 ini.

Dedi mengungkapkan bahwa, profesi apapun yang ingin diraih para siswa madrasah, diharapkan memberikan manfaat bagi banyak orang, bangsa dan negara. Khusunya kepada keluarga maupun nama besar Al Jam’iyatul Washliyah.

“Tulis rapi rapi, bila perlu tulis di dinding rumah kalian, cita-cita kalian. Masa depan terbaik milik kalian, sekaligus keluarga dan orang yang dicintai. Kalau kalian berhasil di masa depan, maka yang memperoleh kebanggaan, martabat yang tinggi, harkat yang tinggi, bukan hanya kalian, tetapi seluruh keluarga, termasuk Madrasah Al-Washliyah Tembung ini,” jelasnya.

Pun begitu, Dedi Iskandar Batubara mengingatkan kepada siswa, bahwa proses belajar memang melelahkan, butuh waktu, dan terkadang penuh keringat dan berada pada situasi yang tidak nyaman. Sebab, tidak ada kesuksesan yang diraih dengan cara mudah dan instan.

“Tidak sederhana memang jika kita ingin membangun mimpi. Bagaimana kita mengasah diri agar menjadi seorang yang layak mendapatkan dan raih kesuksesan. Itu tidak mustahil, tetapi juga tidak instan. Saya juga tidak membayangkan bisa sekolah sampai ke jenjang pendidikan Doktor seperti hari ini. Karena saya ini anak orang yang tidak berpunya. Ibu saya tidak tamat sekolah, ayah saya hanya lulusan pendidikan guru Agama setingkat Aliyah. Pekerjaannya cuma tukang, kuli, penghasilannya tidak jelas, rumah tidak punya, numpang dimana-mana,” ungkap Dedi yang juga Ketua PPUU DPD RI.

Namun baginya, tidak ada yang sulit jika Allah meridhoi. Apalagi sebagai manusia, ingin berusaha dengan sungguh-sungguh, bersusah payah, melalui proses yang berat. Serta yang terpenting adalah doa dan restu dari ayah dan ibu, serta guru di madrasah.

“Jangan lupa, bangun bakti yang besar kepada orang tua di rumah, dan di madrasah. Tidak ada cerita sukses, para tokoh hebat, kecuali semuanya menghormati dan menyayangi kedua orang tua dan guru-guru mereka,” pungkasnya.

Sementara Kepala Madrasah Aliyah Al-Washliyah Tembung, Ust Muhammad Yunus menyampaikan apresiasi kepada Dedi Iskandar Batubara yang telah menerima dan menyempatkan diri menjadi Irup di madrasah tersebut. Ia berharap, motivasi yang disampaikan dalam pidato menjadi ingatan dan pemicu semangat bagi siswa madrasah untuk meraih cita-cita yang tinggi, membanggakan keluarga dan nama besar Al Jam’iyatul Washliyah.(gus)