Home Blog Page 834

Tiga Sopir di Langkat Positif Metamfetamin

PEMERIKSAAN: Dokter dari Polres Langkat melakukan pemeriksaan urin terhadap sopir di Terminal Pasar X Tanjungberingin, Kecamatan Hinai, Kamis (28/12/2023).Teddy Akbari/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Narkoba bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat melakukan pemeriksaan rutin setiap tahunnya kepada puluhan sopir di Terminal Pasar X Tanjungberingin, Kecamatan Hinai, Kamis (28/12/2023). Pemeriksaan rutin dimaksud yakni Satresnarkoba melakukan cek urin, sementara Dishub Langkat memeriksa kondisi fisik angkutan yang digunakan masyarakat saat mudik jelang tahun Baru 2024.

Kasat Reserse Narkoba Polres Langkat, AKP Hardiyanto menjelaskan, ada 54 sopir yang dilakukan pemeriksaan urin. “Berdasarkan surat perintah dari Bapak Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam operasi Lilin Toba 2023, kami dari Sat Res Narkoba Polres Langkat melaksanakan tes urine bagi sopir di terminal angkutan umum baik dari Medan-Aceh atau sebaliknya,” kata Hardiyanto.

Pemeriksaan urin yang dilakukan Satresnarkoba dibantu Badan Narkotika Nasional Kabupaten Langkat. Hasil pemeriksaan terhadap puluhan sopir, dia menyebut, tiga orang dinyatakan positif metamfetamin.

“Untuk sopir yang positif, kita serahkan ke BNNK Langkat,” sambungnya.

Pemeriksaan rutin jelang tutup tahun 2023 ini dilakukan untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat yang melakukan mudik. Hardiyanto menambahkan, pihaknya akan melakukan ini hingga Selasa (2/1/2024).

“Kami mengimbau untuk para sopir jangan sampai menggunakan narkoba pada saat sedang membawa kendaraannya, agar tidak mengalami gangguan di jalan seperti lakalantas dan lain-lainnya,” pungkasnya. (ted/ram)

Mahasiswa Demo Polrestabes, Desak Usut Tuntas Penemuan Mayat di Kampus Unpri

DEMO: Mahasiswa yang tergabung dalam JARI, melakukan demonstrasi di Mapolrestabes Medan, Kamis (28/12/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Jaringan Akar Rumput Indonesia (JARI) menggeruduk Mapolrestabes Medan, Kamis (28/12/2023). Mereka mendesak pihak kepolisian menuntaskan penyelidikan penemuan mayat di kampus Universitas Prima (Unpri) Medan.

Syahnan Siregar selaku Koordinator Lapangan (korlap) dalam orasinya menyampaikan, penemuan mayat di Kampus Unpri Jalan Sampul Medan, masih menyisakan tanda tanya, apakah benar cadaver legal atau sebaliknya.

“Kami datang ke sini untuk meminta Polrestabes Medan melakukan penyelidikan, jika sudah dilakukan penyelidikan terkait Universitas Prima, kami meminta siapa yang menjadi jupernya,” ucapnya.

Mahasiswa juga mendesak kepolisian untuk terbuka terkait dokumen bila benar mayat cadaver legal. “Jika memang mayat itu cadaver kami meminta keterbukaan terkait dokumen. Hari ini yang terjadi hanya klarifikasi, tanpa adanya dokumen,” kata Syahnan.

Ia menjelaskan, massa aksi juga akan melancarkan demo di Polda Sumut dan kampus UNPRI Medan, sampai kasus ini dituntaskan. “Kami akan terus melakukan aksi sampai kasus penemuan mayat di kampus UNPRI dituntaskan,” ungkapnya.

Aspirasi mahasiswa yang mendesak agar kasus penemuan mayat dituntaskan ini kemudian diterima Sat Reskrim Polrestabes Medan. Massa aksi lalu membubarkan diri dengan tertib.

Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Marbun mengatakan pihaknya masih mempelajari terkait penemuan mayat di UNPRI Medan.

“Masih dalam tahap penyelidikan, nanti akan saya pelajari lagi saya masih baru (menjabat Kapolrestabes Medan),” tandasnya. (man/ram)

Kisruh Penilaian SKTT PPPK, Muncul Guru Diduga Siluman di Pelosok Daerah Langkat

BERTANYA: Siti Faradila saat diberi kesempatan bertanya kepada Plt Bupati Langkat, H Syah Afandin.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Di balik kisruh sistem penilaian Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Langkat dalam seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) tahun anggaran 2023, muncul persoalan lainnya, yaitu adanya dugaan guru siluman yang baru dua bulan pindah mengajar dari sekolah swasta ke negeri pada pelosok daerah terpencil di Kabupaten Langkat, malah dinyatakan lolos PPPK.

Ini diungkapkan Siti Faradillah, seorang guru yang mengajar pada salah satu sekolah di Kecamatan Salapian, Langkat. Siti sudah mengajar selama 16 tahun malah gugur atau tidak lulus dalam seleksi PPPK tersebut.

Dia mengungkapkan, oknum guru siluman tersebut pindah ke sekolah negeri pada Juli 2023 atau 2 bulan sebelum pengumuman seleksi PPPK diumumkan, September 2023.

“Pas mau penerimaan PPPK pada bulan Juli 2023 kemarin, mereka pindah induk mengajar di sekolah negeri, tapi makhluknya tidak ada,” ujar Siti, salah seorang pelamar PPPK Guru yang kalah saat berkesempatan bicara kepada Plt Bupati Langkat di Ruang Pola.

Siti menyesalkan adanya permainan yang diduga terstruktur dan masif di lingkaran Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat. Pasalnya, oknum guru honorer yang diduga siluman ini mendapat surat penugasan dari Disdik Langkat untuk mengajar di sekolah daerah Salapian.

“Itu dari mana (surat penugasan). Sedangkan dia baru dua bulan pindah ke sekolah negeri, kok begitu mudah mendapatkannya. Sedangkan kami yang sudah 16 tahun mengajar susah payah. Itu yang mau saya tanyakan, tapi rezekinya dia (guru diduga siluman) lulus seleksi PPPK guru 2023,” urainya.

Karenanya, dia berharap, Plt Bupati Langkat, H Syah Afandin dapat mengecek langsung ke sekolah-sekolah terpencil di bumi bertuah. Modus dugaan guru siluman ini, masuk ke sekolah terpencil agar sulit dijangkau oleh pengawas.

“Kami yang 16 tahun mengajar ini, kok terzalimi sekali, banyak di daerah Kecamatan Salapian, silahkan cek. Dan mereka juga memindahkan Dapodik (daftar pokok pendidikan) serta bekerjasama dengan operator,” serunya.

Siti yang ikut seleksi PPPK Guru mendapat nilai tinggi. Namun karena adanya dugaan guru siluman ini, keberadaannya terancam.

“Nilai saya juga tinggi sewaktu ujian PPPK guru kemarin, karena ada mereka-mereka, kami ini yang 16 sampai 19 tahun mengajar, merasa terzalimi dan tersingkir,” ujar Siti.

Alasan terancam lantaran dugaan guru siluman ini akan ditempatkan di sekolah Siti mengajar. “Jadi kami yang sudah 16 tahun ini, otomatis tidak memegang guru mapel lagi. Jadi mau saya, tolonglah Pemerintah Kabupaten Langkat memberantas siluman-siluman ini,” seru Siti.

Menanggapi hal ini, Plt Bupati Langkat, H Syah Afandin mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi secara internal terjait persoalan adanya dugaan guru honorer siluman. “Soal guru siluman, itu akan kita evaluasi secara internal. Kalau itu terkait dengan kinerja di dalam,” bebernya.

“Kita akan tanyakan itu nanti. Tadi saya sampaikan juga, agar data guru siluman itu dipersiapkan,” pungkasnya. (ted)

Polisi Tangkap 5 Karyawan Pembunuh Pemilik Doorsmeer

KASUS: Polrestabes Medan memaparkan satu dari lima tersangka kasus pembunuhan pemilik doorsmeer, Kamis (28/12/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polrestabes Medan menangkap 5 pelaku pembunuhan Mahadip (53) pemilik usaha pencucian mobil di Doorsmeer Maju Service Station Jalan Medan – Binjai, Kilometer 12.7, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Senin (25/12/2023) lalu.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun dalam gelar pemaparan mengatakan, kelima tersangka yakni, MA (17), MR (16), KZ (23), AS dan NH.

Teddy menjelaskan, kasus itu berawal dari informasi istri korban, Simy yang melihat suaminya sudah terbujur kaku usai dihajar karyawan doorsmeer miliknya.

“Kita mendapatkan informasi dari istri korban, yang saat itu istrinya melihat suaminya bernama Mahadip ini sudah terbujur kaku usai dihajar 6 karyawan doorsmeernya. Ke-6 pelaku itu sudah kita amankan dan ditetapkan sebagai tersangka,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (28/12/2023).

Dia mengungkapkan, bahwa para pelaku ini merupakan karyawan korban yang sakit hati atas perkataan korban dan kerap berkata kasar serta sering ingkar janji.

“Jadi pada Senin (25/12/2023), otak pelaku AS mengajak rekannya yang lain untuk menghabisi nyawa Mahadip karena otak pelaku AS ini dikecewakan oleh janji korban,” terangnya.

Keenam pelaku ini pun, berencana dan menyusun rencana menghabisi nyawa korban ketika doorsmeer tutup. “Korban awalnya dibekap pakai bantal kemudian kepala korban dipukul berkali-kali menggunakan besi aspak,” katanya.

Melihat kejadian itu, istri korban pun sempat berteriak histeris dan meminta tolong. Namun, para pelaku ini juga mengancamnya.

Tidak butuh waktu lama, polisi mengamankan 5 pelaku dari 6 orang (1 DPO) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Penangkapan pertama kita mengamankan pelaku MA (17) dan MR (16) masih dibawah umur dan pelaku KZ (23), kemudian penangkapan kedua berhasil menangkap otak pelaku AS dan NH yang masih di bawah umur,” sebutnya.

Kini, pihak kepolisian masih memburu satu pelaku yang identitasnya sudah diketahui.

“Terhadap kelima pelaku yang sudah diamankan ini, kita mengenakan Pasal berlapis. Pasal 340 dan Pasal 338 KUHPidana, dan kemudian Pasal 365 dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup,” pungkasnya. (man/ram)

Bawaslu Sumut akan Rekrut 45.875 PTPS

Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Bawaslu Sumut, Saut Boangmanalu.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam pengawasan pelaksanaan pemungutan pada 14 Februari 2024, Bawaslu Sumut akan merekrut 45.875 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun depan.

Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Bawaslu Sumut, Saut Boangmanalu menjelaskan pendaftaran dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan Bawaslu RI yakni 2-6 Januari 2024 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

“Jumlah pengawas itu sesuai dengan jumla TPS yang ada di Sumut ini,” ucap Saut kepada wartawan, disela-sela acara Rapat Kerja Bersama Jurnalis Media Massa, Cetak dan Elektronik di Karibia Boutique Hotel, Kota Medan, Kamis (28/12/2023).

Saut mengatakan, masyarakat yang berminat menjadi pengawas TPS harus memenuhi sejumlah persyaratan persyaratan. Yakni, warga negara indonesia, minal umur 21 tahun, setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara RI.

Kemudian, mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil, memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan
Pemilu, ketatanegaraan kepartaian, dan pengawasan pemilu, Minal Pendidikan Sekolah Menengah Atas.

Lalu, berdomisili sesuai dengan kartu tanda penduduk, mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurangnya lima tahun pada saat mendaftar sebagai calon PTPS, mengundurkan diri jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau di badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar sebagai
calon.

Berikutnya, tidak pernah dipidana penjara selama lima tahun atau lebih, dibuktikan dengan surat pernyataan, bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat pernyataan, bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih dan tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesame penyelenggara pemilu.

Ia mengatakan tugas, wewenang, dan kewajiban pengawas TPS, yakni melakukan pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan surat suara pemilu, dan pengawasan pergerakan hasil penghitungan suara.

“Pengawas tempat pemungutan suara bertugas membantu panitia pengawas pemilu (Panwaslu) kelurahan atau desa dalam mengawasi tahapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada hari pencoblosan,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Saut, bagi masyarakat yang berminat menjadi pengawas pemungutan suara untuk melengkapi persyaratan dan berkas pendaftaran yang telah ditentukan.

“Surat pendaftaran yang ditujukan kepada panwaslu kecamatan, fotocopi KTP, daftar riwayat hidup, surat pernyataan bermaterai 10.000 dan yang lainya,” ungkapnya.

Berdasarkan data KPU Sumut masyarakat yang akan menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024 di 45.875 tempat pemungutan suara (TPS) pada 6.100 kelurahan/desa di 455 kecamatan di 33 kabupaten/kota se-Sumut.(gus/ram)

Bawaslu Sumut Ajak Jurnalis Kolaborasi Partisipasi Pengawasan

RAPAT: Bawaslu Sumut mengadakan kegiatan Rapat Kerja Bersama Jurnalis Media Massa, Cetak dan Elektronik di Karibia Boutique Hotel, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Utara mengajak kolaborasi jurnalis, dalam partisipasi pengawasan hingga pencegahan pelanggaran terhadap seluruh tahapan Pemilu 2024 ini.

Hal itu, diungkapkan oleh Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Bawaslu Sumut, Saut Boangmanalu, dalam kegiatan Rapat Kerja Bersama Jurnalis Media Massa, Cetak dan Elektronik di Karibia Boutique Hotel, Kota Medan, Kamis (28/12/2023).

“Saya berlatarbelakang Jurnalis, saya meminta dukungan kepada saudara-saudara sekandung bisa membantu saya dan Bawaslu menyampaikan kepada publik, punya banyak keterbatasan, sehingga perlu ada keseimbangan penyelenggaraan dan kebutuhan di lapangan,” jelas Saut.

Saut mengungkapkan dalam tahap masa kampanye, Bawaslu lebih mengedepankan pencegahan hingga menjalin komunikasi dengan peserta Pemilu. Hal itu, ketimbang melakukan penindakan sesuai dengan perundang-undangan.

“Termasuk, dalam penanganan kampanye, lebih mengedepankan pencegahan dan kita lebih mengedepankan komunikasi, tidak mendorong menjadi kasus. Kalau jadikan kasus, yang bonyok itu tetap kami juga,” ucap Saut, yang pernah menjadi wartawan di surat kabar di Medan.

“Masa tenang juga akan terjadi masalah, mungkin isu-isu yang sama, money politik, kampanye terselubung,” kata Saut lagi.

Saut juga terus mengingatkan seluruh peserta pemilu, Caleg DPR RI, Caleg Provinsi dan Kabupeten/Kota menaati aturan kampanye. Salah satu aturan yang paling ditekankan, yakni berkaitan dengan penempatan alat peraga kampanye (APK) yang belakangan ini terus bermunculan.

“Kita berharap semua caleg, timsel pasangan Capres/Cawapres agar patuh aturan. Termasuk yang di pohon-pohon itu agar bisa dibersihkan,” kata Saut.

Saut menjelaskan, selama masa kampanye, Bawaslu melihat langsung berbagai bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh para peserta pemilu. Namun, pihaknya tetap mengedepankan upaya pencegakan agar pelanggaran tidak terus terjadi.

“Kita mengedepankan pencegahan, kita berkomunikasi dengan para peserta kampanye. Sehingga yang mau berkampanye itu paham, soal pemasangan APK kita juga terus berkomunikasi,” ujarnya.

Dialog Bawaslu bersama Jurnalis ini diikuti oleh peserta dari media massa. Kegiatan ini menjadi upaya dari Bawaslu Sumut untuk menggandeng seluruh elemen masyarakat dalam mengawasi pemilu 2024 di Sumut. Turut hadir Komisioner Bawaslu Sumut, Johan Alamsyah, Komisioner Bawaslu Kota Medan, Fachril Syahputra.(gus/ram)

Penuhi Regulasi Negara yang Berlaku, Astra Daihatsu Motor (ADM) Kembali Ekspor Kendaraan

SUMUTPOS.CO — Astra Daihatsu Motor (ADM) telah kembali mengirimkan ekspor kendaraan secara bertahap sejak tanggal 26 Desember 2023 ke lebih dari 60 negara tujuan ekspor.

Sesuai dengan pengumuman dari prinsipal sebelumnya, bahwa hal ini tidak terkait dengan masalah kualitas dan keselamatan.
Saat ini ADM telah mendapatkan konfirmasi dari otoritas sebagian besar negara tujuan ekspor, bahwa sudah memenuhi regulasi yang berlaku di negara tujuan ekspor tersebut.

Langkah ini menunjukkan komitmen ADM dalam memastikan bahwa produk yang diekspor memenuhi standar internasional dan persyaratan hukum di negara-negara penerima.

ADM berharap bahwa dengan kembalinya kegiatan ekspor ini, mereka dapat memperkuat posisi mereka di pasar global dan terus memberikan kontribusi positif bagi industri otomotif Indonesia.

Sebelumnya, sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen prinsipal dalam menindaklanjuti adanya ketidakteraturan prosedur sertifikasi yang telah diumumkan sebelumnya pada 28 April 2023 yang lalu, Daihatsu Motor Co., Ltd. (DMC) dan Toyota Motor Corporation (TMC) pada tanggal 20 Desember 2023 di Jepang menyatakan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada seluruh stakeholder khususnya pelanggan, diler, supplier, dan seluruh pihak terkait. DMC dan TMC kemudian memutuskan melakukan penundaan sementara.

Daihatsu Indonesia memastikan bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusi, dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas dan keselamatan. Kendaraan Daihatsu juga sudah memenuhi regulasi yang berlaku serta tetap berkoordinasi dengan otoritas pemerintah Indonesia. Pelanggan Daihatsu tetap dapat menggunakan kendaraannya dengan aman dan nyaman.

ADM sebagai produsen otomotif dengan kapasitas produksi terbesar sangat menjunjung tinggi dalam memberikan produk terbaik kepada pelanggan dengan tetap mengutamakan kualitas dan keselamatan. Terkait proses sertifikasi, ADM terus berkoordinasi penuh dengan otoritas pemerintah sebagai pemangku kepentingan dan penentu proses homologasi di Indonesia. Telah ditentukan produksi domestik ADM tetap beroperasi normal sesuai dengan rencana untuk memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia. (rel/ram)

Bantuan Dinsos Medan Sebatas Bantuan Disabilitas dan Lansia

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hingga saat ini, masih banyak warga Kota Medan yang mengeluh tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Padahal, warga-warga tersebut mengaku layak untuk mendapatkan bantuan karena kondisi perekonomiannya yang sulit.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Namun, jelas Khoiruddin, adapun yang banyak dikeluhkan masyarakat adalah bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Jadi bantuan yang ada saat ini, itu semua dari Kemensos. Mungkin itu yang dikeluhkan masyarakat, seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun El Nino yang berlangsung saat ini,” ucap Khoiruddin, Kamis (28/12/2023).

Dikatakan Khoiruddin, setiap bantuan yang bersumber dari Kemensos, maka Kemensos sendiri lah yang bertindak untuk menentukan masyarakat mana saja yang berhak mendapat bantuan. Sementara, peran Dinsos Kota Medan hanya sebatas mengirimkan data masyarakat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Masyarakat yang terdaftar di DTKS itu kan banyak, jadi nanti Kemensos yang menentukan. Ditentukan nanti berapa kuota bantuan untuk warga Kota Medan, maka dipilih mereka (Kemensos). Dan jika nanti ada bantuan lagi, maka akan digilir ke warga lainnya. Setahu saya begitu mekanismenya,” ujarnya.

Menurut Khoiruddin, terkadang masyarakat mengeluh tidak mendapat bantuan di saat ada bantuan yang pendistribusiannya tunai. Padahal, bantuan bukan hanya dalam bentuk tunai.

“BPJS Kesehatan (gratis) dan subsidi listrik itu juga bentuk bantuan, cuma terkadang masyarakat tidak paham dan hanya menganggap bantuan itu yang tunai saja. Meski begitu bagi masyarakat yang merasa belum mendapat bantuan, bisa mendaftar ke kelurahan, namun tetap harus sesuai kriteria sesuai Perwal No 33 tahun 2021,” katanya.

Untuk Kota Medan sendiri, sambung Khoiruddin, program bantuan Pemko Medan hanya untuk 2.500 orang penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) terlantar.

“Bantuannya uang tunai sebesar Rp1 juta dan sudah kita salurkan. Untuk datanya juga terus kita perbarui jika memang ada penambahan,” pungkasnya.
(map/ram)

Didukung SBY, Repnas Yakin Aceh Jadi Lubung Suara Bagi Prabowo- Gibran

BANDA ACEH, SUMUTPOS.CO – Kehadiran calon Presiden Prabowo Subianto, yang hadir bersama Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Aceh disebutkan akan menciptakan gelombang dukungan yang besar bagi pasangan Prabowo Gibran, serta menjadikan Aceh sebagai daerah lumbung suara pasangan yang didukung oleh Koalisi Indonesia Maju ini.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Aceh, Mahfudz Y Loethan di Banda Aceh, Rabu 26 Desember 2023

Kehadiran SBY yang dimata rakyat Aceh sebagai tokoh yang begitu banyak sumbangsihnya buat daerah ini, mulai dari membawa Aceh bangkit selepas tsunami dengan ikut terlibat dalam rehabilitasi dan rekontruksi Aceh paska tsunami serta menjadi inisiator utama mengakhiri konflik bersenjata antara Republik Indonesia dan pihak Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Sebutnya, Tentu budi baik SBY ini, akan menjadi catatan khusus dalam hati rakyat Aceh terhadap sosok presiden ke 6 ini.

“Kehadiran Bapak SBY yang mengudang Bapak Prabowo hadir ke Aceh, untuk bersama- sama mengikuti peringatan 19 tahun Tsunami Aceh, kami melihat ini sebagai sebuah momen besar, menjadikan Aceh rumah besar untuk Prabowo Gibran, merebut kemenangan di daerah berjuluk Serambi Mekah ini” kata Mahfudz

Ditambahkanya, Dukungan SBY kepada Prabowo-Gibran, akan merubah peta arus dukungan pemilih yang dulunya lebih condong kepada pasangan calon lain, untuk memilih dan mendukung paslon no urut 02.

“SBY itu punya hubungan yang sangat baik dengan rakyat Aceh, dan beliau ini sangat cinta kepada rakyat Aceh begitu juga sebaliknya, rakyat Aceh juga sangat mencitai beliau. Jadi menurut kami rakyat Aceh akan memilih presiden dan wakil presiden yang didukung penuh oleh Bapak SBY,” beber Mahfudz yang juga ketua koordinator Juru Kampanye TKD Prabowo Gibran Aceh

Seperti diketahui, Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo Subianto hadir di Aceh, bertepatan dengan 19 Tahun musibah gempa dan tsunami Aceh. Mereka berdua ikut menghadiri kegiatan temu ulama dan tokoh masyarakat Aceh serta mengunjungi masjid kebanggaan rakyat Aceh Baiturrahman dan beberapa agenda lainnya. (rel/sih)