Home Blog Page 835

AHY dan SBY Silaturahim dengan Para Ulama dan Milenial di Sumut

MIlLENIAL: Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dan Presiden ke-6 RI, Bambang Susilo Yudhoyono saat bertemu ratusan milenial di Warkop Agam Senyum, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di akhir safari politik di Sumatera Utara, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Presiden ke-6 RI, Bambang Susilo Yudhoyono (AHY) menggelar silaturahim dengan para ulama, di Sumatera Utara, yang berlangsung di Hotel Adi Mulia, Kota Medan, Kamis (28/12/2023) pagi.

Kegiatan tersebut, dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Muhammad Lokot Nasution, Sekretaris Partai Demokrat Sumut, Yudha Johansyah serta Kepala Bakomstra DA DPD Partai Demokrat Sumut, Chairil Hudha.

“Saya berbahagia dan bersyukur pagi hari ini, sekaligus mengakhiri perjalanan saya di Sumatera Utara, bersama pak SBY bersilaturahmi dengan halim ulama, tuan guru, para ustadz yang di Sumut,” ucap AHY kepada wartawan, disela-sela acara tersebut.

Dalam silaturahim tersebut, AHY langsung mendengarkan aspirasi dari para ulama hingga ustaz. Termasuk keinginan, agar Indonesia yang lebih baik lagi kedepannya. Masyarakatnya semakin sejahtera dan tentunya hidup rukun dan damai.

“Saya sampaikan juga, itu juga yang diperjuangkan partai Demokrat. Yang menjadi warisan, yang diturunkan oleh bapak SBY, ketika beliau memimpin negeri ini, selama 10 tahun dulu,” ucap AHY.

AHY menilai saat ini, bangsa Indonesia terus terjalin kehidupan antar umat beragama, termasuk kerukunan sesama umat muslim terjalin harmonis dan rukun. Saling menghormati dan saling toleransi.

“Hal itu, menjadi kekuatan kita hingga hari ini. Umaro dan ulama, juga terus hidup menguatkan satu sama lainnya, saling mendukung satu sama yang lainnya,” kata AHY.

AHY mengungkapkan bila para umaro dan ulama bersatu, mudah-mudahan permasalahan yang dialami negeri ini, termasuk di Sumut ini, bisa dicarikan solusinya dengan baik.

“Itu saya sampaikan tadi, bagian niat bagi terus meneguhkan nilai-nilai nasionalisme dan religius, sebagai jati diri dari Partai Demokrat,” kata AHY.

“Semoga para dengan para ulama, tuan guru, dan ustaz tadi, menjadi bekal dan sekaligus, kekuatan dalam berjuang untuk masyarakat, agar kehidupan lebih baik lagi,” ujar AHY.

AHY mendapatkan pesan dari para ulama, hingga ustaz, agar Partai Demokrat, memiliki peran lebih baik lagi kedepannya. Baik, Pemerintahan maupun di jalur legislatif.

“Jika sukses, dan kita lebih baik lagi. Kehadiran kita tidak saja di Legislatif, tapi di Pemerintah hadirkan program-program pro rakyat kecil, juga mengayomi para ulama, yang ingin mereka harapkan dan rindukan dalam 5 tahun kedepan,” kata AHY.

AHY berpesan, siapa pun nanti terpilih sebagai Presiden RI di Pilpres tahun 2024. Mampu merawat kerukunan agama lebih baik lagi kedepannya, dengan menjujung toleransi. Termasuk, umaro mengayomi hingga memberikan ruang ulama menyiarkan agama Islam di negeri dengan sejuk.

“Secara khusus, tidak ada. Hanya merindukan kerukunan yang damai, masa-masa lalu. negara harus mengayomi para ulama memberikan ruang menyampaikan syiar, yang menyejukkan untuk islam, masyarakat dan negara lebih baik lagi,” tandas AHY.

AHY dan SBY Bertemu Ratusan Milenial

Sebelumnya, AHY dan SBY, disela-sela safari politik di Kota Medan, menyempatkan diri menyapa ratusan milenial di Warkop Agam Senyum di Jalan H. Misbah, Kota Medan, Rabu (27/12/2023) malam.

Tampak juga para para kader dan pengurus DPD Demokrat Sumut, berkumpul sambil ditemani alunan musik. AHY dan SBY menjadi sasaran milineal hingga emak-emak untuk foto bersama, agar tidak kehilangan momentum, kedatangan Ketum Partai Demokrat dan mantan Presiden RI itu.

Turun dari mobil, AHY langsung jadi sasaran dan rebutan emak-emak untuk meminta foto bersama.”Gantengnya, pak AHY ini, boleh foto,” ucap seorang ibu menghadang AHY, turun dari mobil.

“Apa kabar, selamat malam. Boleh ibu, ayo foto,” kata AHY dengan nada senyum, untuk bersedia foto bersama.

AHY dan SBY sontak langsung dikerumuni masyarakat yang sudah menunggu kehadiran bapak dan anak ini. Mereka menikmati makanan yang disajikan di Warkop Agam Senyum, yang terkenal tempat nongkrong di Kota Medan ini.(gus/ram)

Dukung UMKM Naik Kelas, Pemko Binjai Serahkan Bantuan Peralatan Usaha

BANTUAN: Kadis UMKM Kota Binjai, Megang Sitepu menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha (baju merah).

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kota Binjai terus mengakselerasi langkah kongkrit upaya pengendalian inflasi. Salah satunya melalui program bantuan barang dan peralatan bagi 63 pelaku UMKM di Kota Binjai.

Sekretaris Daerah Kota Binjai, Irwansyah Nasution menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan di Gedung Al-Jauhariyah Komplek Adella, Kelurahan Jati Karya, Binjai Utara, Rabu (27/12/2023). Adapun bantuan dimaksud yakni peralatan berupa steling kuliner.

“Ada 28 steling kuliner dan 35 lemari hias yang kita berikan kepada pelaku UMKM di Kota Binjai,” ujar Irwansyah.

Dia memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan dan memperdayakan usaha kecil menengah agar dapat memberikan kontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi di daerah. Juga serta mempercepat pemerataan pembangunan masyarakat di Kota Binjai.

SERAHKAN: Sekda Binjai, H Irwansyah Nasution (tiga dari kiri) menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha (kanan).

“Pemberian bantuan ini tidak hanya sebatas bantuan saja, tetapi dari hulu ke hilir akan kita dampingi. Jadi hulunya apa yang dibutuhkan seperti fasilitas di bidang sarana dan prasarana kemudian dari hilir kita akan bina SDM dengan memberikan pelatihan- pelatihan di bidang UMKM,” kata Sekda Binjai.

Pemko Binjai berharap agar penerima bantuan dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya bantuan yang diberikan, sehingga mampu meningkatkan usaha agar dapat lebih maju dan berkembang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ted/ram)

Ditetapkan Guru Besar, Prof Marlan Dorong UHN Buka Program Doktor Ilmu Administrasi Publik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guru besar dari Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan bertambah lagi. Terhitung mulai 1 Desember 2023, Dr Drs Marlan Hutahaean MSi resmi ditetapkan sebagai profesor bidang Ilmu Administrasi Publik melalui SK Mendikbud Ristek bernomor surat 71387/M/07/2023 yang ditandatangani Menteri Nadiem Anwar Makarim.

Penyerahan SK penetapan ini diberikan Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof Drs Saiful Anwar Matondang MA PhD kepada Rektor UHN Dr Richard AM Napitupulu ST MT, dan selanjutnya diberikan kepada Prof Marlan di kantor Kepala LLDikti Wilayah I Sumut, Rabu (27/12/2023). Dalam ucapan syukurnya, Prof Marlan mengungkapkan, capaian ini menjadi pendorong untuk berbuat makin baik ke depan.

Secara institusi, pria alumnus program magister dan doktor Universitas Gadjah Mada (UGM) ini punya resolusi mendorong pembukaan program Doktor Ilmu Administrasi Publik di UHN pada medio tahun 2025, melengkapi program magister yang sudah ada. “Syaratnya harus punya dua guru besar. (Karena di UHN baru ada satu guru besar di Fisipol, red) kita akan upayakan melakukan penandatanganan MoU dan MoA dengan USU atau Universitas Ngurah Rai, Bali,” ujar staf pengajar tetap di Fisipol dan Magister Ilmu Administrasi Program Pascasarjana UHN dan sudah mengabdi selama 33 tahun ini.

Pria murah senyum ini mengungkapkan, punya hubungan baik dengan Ibu Rektor Universitas Ngurah Rai dan direktur Program Pascasarjananya, serta optimis bisa melalukan kerja sama dengan perguruan tinggi di Kota Denpasar itu. Rencana pembukaan Program Doktor dimaksud tentunya bisa digapai bila akreditasi Magister Ilmu Administrasi pada September 2024, dan submit per Maret 2024, bisa menghasilkan status Baik Sekali.

Untuk resolusi pribadi, Prof Marlan akan berupaya memenuhi kewajiban sebagai profesor dengan melakukan penelitian dan publikasi ilmiah di jurnal-jurnal internasional bereputasi. Dari syarat minimal 3 tahun per publikasi, pria yang tercatat beberapa kali terlibat ulaon hatopan di HKBP ini berniat mempublish produk penelitian setidaknya sekali setahun, produktif menghasilkan buku dan terlibat dalam kegiatan intelektual serta kegiatan tridharma lainnya.

Kepada koleganya di UHN yang sudah bergolongan lektor dan lektor kepala, dosen penerima penghargaan sebagai peserta Pemilihan Dosen Berprestasi Tingkat Kopertis Wilayah 1 ini memberi semangat untuk mencapai guru besar. “Syarat utamanya, publikasi di 4 jurnal internasional bereputasi bagi yang ingin melakukan loncat jabatan dari lektor ke guru besar. Ini soal keberanian saja, tidak usah lihat kanan kiri,” ujar ayah 3 orang anak ini.

Kado Natal
Seolah menerima kado Natal dari negara melalui Mendikbud Ristek, selama Bulan Desember ini UHN sudah menerima 3 SK penetapan guru besar. Sebelumnya, dua rektor UHN periode lalu juga menerima SK penetapan guru besar Prof Dr Haposan Siallagan SH MH, Rektor UHN periode 2018-2023, menerima SK bernomor 65124/M/07/2023 tentang penetapan Guru Besar Ilmu Hukum dan diserahkan pada Senin, 4 Desember 2023. Sedangkan Prof Dr Ir Jongkers Tampubolon MSc, rektor UHN periode 2006-2010 dan tahun 2010-2014, menerima SK 67859/M/07/2023 dan diserahkan pada Selasa, 12 Desember 2023.

Sambutan hangat atas penetapan guru besar UHN ini datang dari berbagai pihak. Ompui Ephorus HKBP, Dr. Robinson Butarbutar bahkan memberi apresiasinya pada kesempatan pertama kepada ketiga profesor tersebut di media sosial facebook pribadinya.

“Luar biasa. Tambah satu lagi Professor di Universitas HKBP Nommensen Medan, yaitu Prof Dr Drs Marlan Hutahaean MSi,” dikutip dari postingan Ompui Ephorus sambil menampilkan SK dan foto serta flyer ucapan selamat dari UHN, beberapa saat setelah Rektor UHN Dr. Richard penyerahan SK kepada Prof. Marlan.

Ucapan yang mirip juga diberikan Ompui dalam postingannya di facebook kepada Prof. Dr. Haposan Siallagan S.H., M.H., dan Prof Dr. Ir. Jongkers Tampubolon, M.Sc., di hari keduanya menerima SK penetapan guru besar.

Rektor UHN, Dr. Richard AM Napitupulu, S.T., M.T., mengungkapkan rasa Syukur dan bangga atas capaian ini. Rektor menyatakan mendukung para Lektor Kepala menjadi guru besar. “Agar semakin banyak guru besar di kampus kita,” harap Rektor.

Ucapan selamat dari para dosen, sivitas akademika UHN dan kenalan Prof. Marlan juga terpantau terpantau bermunculan di sejumlah platform media sosial. (rel/adz)

Tanggul Jebol, Dua Desa Terendam Banjir di Batangkuis

TINJAU: Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar bersama Dandim 0204 DS Letkol CZI Yoga Febrianto meninjau tanggul yang jebol diterjang banjir. batara/SUMUT POS.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar bersama Dandim 0204 DS Letkol CZI Yoga Febrianto kembali kunjungi warga yang terdampak banjir di Desa Sena dan Desa Bakaran Batu Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deliserdang, Rabu (27/12).

Rombongan melihat secara langsung kondisi warga pasca banjir surut. Warga mulai membersihkan bagian isi rumah dari genangan air serta lumpur. Selain itu, rombongan mengecek adanya tanggul yang jebol di Sungai Batang Kuis yang mengakibat banjir di Dusun I Desa Bakaran Batu. Kondisi tanggul yang jebol, kini dalam proses perbaikan oleh petugas dibantu masyarakat. Posko (dapur umum) yang dibuat untuk melayani korban banjir di Dusun I Desa Bakaran Batu dan Dusun I Desa Bintang Meriah Kecamatan Batang Kuis.

Bupati HM Ali Yusuf Siregar mengatakan, kunjungannya bersama Dandim adalah untuk mengetahui dan melihat secara langsung kondisi warga dan mengecek tanggul yang jebol akibat banjir.

“ Banjir sudah surut dan warga korban banjir juga sudah mendapatkan pelayanan di posko yang dibuat Pemerintah. Meski demikian kita menghimbau pada masyarakat tetap waspada pada cuaca extrem saat ini. Untuk tanggul yang jebol juga sudah diperbaiki,” sebutnya.

Menurut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah, Kabupaten Deliserdang, Amos F Karo-Karo mengatakan ada sebanyak 890 Kepala Keluarga atau 2500 jiwa yang terkena dampak banjir. Masing-masing yang berada di Desa Bakaranbatu sebanyak 450 Kepala Keluarga dan Desa Bintang Meria Sebanyak 440 Kepala Keluarga. (btr/han)

Cek Posko Operasi Mantap Brata Polres Simalungun, Kapolda Pastikan Aplikasi SOT Presisi Digunakan

KUNKER: Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat kunker ke Mapolres Simalungun, Selasa (26/12).Istimewa.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Mapolres Simalungun, Selasa (26/12) lalu. Setibanya di Mapolres Simalungun, Agung yang didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, disambut Kapolres Simalungun AKBP Ronald Sipayung, beserta jajaran, yang kemudian menggelar rapat bersama seluruh personel.

“Saya datang ke Polres Simalungun ini, untuk melihat anggota siap dalam melaksanakan Operasi Lilin maupun Operasi Mantap Brata Toba 2023,” ungkap Agung, seraya memerintahkan kepala posko memaparkan kegiatan yang dilaksanakan.

“Coba buka SOT Operasi Mantap Brata,” perintahnya.

Agung mengatakan, aplikasi SOT Presisi merupakan sistem yang dibuat untuk mempermudah personel dalam menyampaikan setiap laporan kegiatan, agar terukur apa yang dikerjakan, seperti laporan pengamanan di masa tahapan kampanye Pemilu 2024 dan Operasi Lilin Toba 2023.

“Saya ingin memastikan seluruh personel telah mengunduh aplikasi SOT Presisi, serta memastikan aplikasi itu digunakan personel dengan baik,” tegasnya.

Dia juga mengatakan, digitalisasi operasional kepolisian harus menjadi backbone (tulang punggung) dalam setiap operasi-operasi yang dilaksanakan Polda Sumut bersama jajaran.

“Bintara baru, mereka sudah bagus dalam menggunakan aplikasi SOT ini, dan membuat laporannya, serta dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Agung.

Sementara itu, Polda Sumut mencatat sejumlah kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama empat hari digelarnya Operasi Lilin Toba 2023, di wilayah Provinsi Sumut. Dari data yang diterima, pada Selasa (26/12) lalu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut mencatat sebanyak 4 kejadian laka lantas, dengan korban luka berat satu orang dan luka ringan 5 orang, serta kerugian materil mencapai Rp13,5 juta.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, melalui Kabid Humas Polda Sumutu, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melaksanakan perjalanan di masa libur Natal 2023 dan tahun baru 2024 (Nataru). “Terlebih kondisi cuaca saat ini musim hujan, sehingga para pengguna jalan harus meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara, guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas,” imbaunya, Rabu (27/12).

Dia juga mengingatkan, agar masyarakat selalu mematuhi setiap arahan personel kepolisian di lapangan, serta rambu-rambu petunjuk lalu lintas. “Terpenting kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan pada libur Nataru, untuk mengecek kendaraan dan pastikan dalam keadaan siap,” pungkas hadi. (dwi/saz)

PDI Perjuangan Usul Ranperda Pemberdayaan Pondok Pesantren Disahkan Tahun Depan

Ketua Bapemperda DPRD Sumut Meryl R Saragih

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut menyampaikan beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prioritas untuk segera disahkan menjadi Perda pada tahun 2024. Salah satunya adalah, Ranperda tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Pondok Pesantren di Sumut,

Hal itu disampaikan Fraksi PDI Perjuangan pada sidang Paripurna DPRD Sumut dengan agenda pembacaan Pendapat Anggota Dewan terhadap program pembentukan peraturan daerah tahun 2024 di Aula Paripurna DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (27/12/2023).

“Dalam pengusulan Propemperda 2024 , PDI Perjuangan mengusulkan Ranperda tentang fasilitasi pengembangan pondok pesantren di Sumatera Utara melalui kader-kadernya di DPRD Provinsi Sumatera Utara,” kata Ketua Bapemperda DPRD Sumut, Meryl Saragih.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Ustad Syahrul Efendi Siregar yang menyatakan, Perda tentang pemberdayaan dan pengembangan pondok pesantren di Sumut penting dan mendesak untuk segera disahkan. “Perkembangan pondok pesantren di Sumut sangat menggembirakan. Hampir setiap kabupaten/kita ada beberapa pesantren berdiri, oleh karena itu perlu diberdayakan dan dibina sedemikian rupa oleh pemerintah,” ungkap Ustad Syahrul

Lebih lanjut Ustad Syahrul menyatakan, pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mampu membentuk sumber daya manusia yang paripurna, baik dari sisi ilmu pengetahuan, moral dan norma serta akhlak dan akidah.

“Pemerintah harus hadir melalui Perda tentang pengembangan dan pemberdayaan pondok pesantren karena manfaatnya untuk pembangunan peningkatan kualitas SDM masyarakat dan PDI Perjuangan serius dan konsen terhadap usulan Perda ini,” pungkas Meryl. (adz)

Pelindo Regional 1 Belawan Layani 6.208 Penumpang pada Arus Mudik Nataru 2024

PELABUHAN: Suasana Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Sabtu (23/12/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelindo Regional 1 Belawan telah melayani lebih dari 6.208 penumpang pada arus mudik libur Natal 2023 dan Tahun baru 2024 (Nataru), Sabtu, (23/12/2023).

Executive GM Pelindo Belawan, Jonedi Ramli mengatakan, pada H-2 pergerakan arus penumpang mudik Nataru sudah cukup terlihat dengan jumlah penumpang mencapai 6.208, dengan rincian debarkasi sejumlah 3.741 penumpang dan embarkasi sejumlah 2.467. Angka ini meningkat 17% dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Menghadapi arus mudik Nataru 2023/2024 tersebut, Pelindo telah menyiapkan Posko Pelayanan Nataru di Terminal Penumpang Bandar Deli bersama dengan stakeholders pelabuhan demi memastikan kelancaran arus mudik dan siap melakukan pemantauan dan pengendalian arus penumpang serta sebagai sarana pemberian informasi kepada penumpang.

“Pelindo Regional 1 Belawan optimis untuk terus mencatatkan trafik arus penumpang yang terus meningkat. Strategi yang akan dilakukan Pelindo Regional 1 Belawan yaitu dengan meningkatkan pelayanan pada terminal penumpang dengan meningkatkan kehandalan fasilitas pada Terminal Penumpang Bandar Deli yang dikelola langsung oleh Pelindo Regional 1 Belawan,” ucapnya.

Kepala Syahbandar Otoritas Pelabuhan Belawan Revolindo mengatakan, H-2 merupakan puncak arus mudik di Pelabuhan Belawan, yang artinya ada sekitar 6.208 yang masuk dan keluar ke pelabuhan Belawan.

Ia menambahkan, untuk libur Nataru tahun ini, pemudik bisa melakukan pembelian tiket Pelni dan Damri sekaligus, “Jadi begitu membeli tiket Pelni sudah sekalian bisa membeli tiket Damri,” ucapnya.

Kepala Pelayaran Nasional Indonesia Cabang Medan Biwa Abi Laksana, mengatakan pihaknya akan melakukan pelayanan sebaik mungkin terhadap penumpang.

“Setelah ini kami akan melakukan evaluasi apa yang kurang, untuk menghadapi arus mudik lebaran nanti,” ucapnya.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, ketika memantau arus mudik di Pelabuhan Belawan mengatakan, untuk pengamanan arus mudik Nataru di Pelabuhan Belawan pihaknya sudah menurunkan sebanyak 303 personel, dan mendirikan sebanyak empat pos pengamanan, dan satu pos pelayanan yang dibuat di Pelabuhan Belawan.

“Mudah-mudahan arus mudik, bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ucapnya.(mag-1/ram)

Keluarga Korban Mantan Polisi Yang Dianiaya Apresiasi Polres Pelabuhan Belawan

APRESIASI : Keluarga korban penganiayaan yakni Sofian Sauri Harahap (60) memberikan apresiasi kepada Sat Reskrim Polres Pelabuhan yang bertindak cepat dalam kasus pembunuhan.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Keluarga korban penganiayaan Alm Sofian Sauri Harahap (60) memberikan apresiasi kepada petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan karena telah menetapkan 2 orang tersangka. Untuk diketahui, Sofian Sauri Harahap ditemukan tewas di bantaran sungai deli di kawasan Jalan Young Panah Hijau, Labuhan Deli pada (28/11/2023) lalu. Jasad korban ditemukan warga sekira pukul 10.00 WIB dalam kondisi tubuh yang penuh dengan luka akibat penganiayaan.

Penasehat Hukum keluarga korban, Raja Makayasa Harahap, SH mengatakan langkah cepat petugas Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dengan menetapkan dua tersangka penganiayaan yakni I-H dan A-B telah tepat dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Pasalnya, tewasnya korban diketahui tak berdiri sendiri. Berdasarkan penyelidikan kepolisian, pengumpulan barang bukti, dan pemeriksaan saksi-saksi bahwa telah terjadi tindak pidana penganiayaan pada malam hari sebelum korban ditemukan tewas keesokan harinya.

“Dalam hal ini kami mengapresiasi penyidik Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan telah melakukan prinsip pro justicia dengan cepat dan tepat dengan menangkap dan menetapkan dua tersangka itu,” ujarnya, Rabu (27/12/2023).

Pihaknya juga meyakini bahwa tidak ada alasan penyidik untuk ragu menerapkan pasal berlapis terkait penganiayaan tersebut berdasarkan minimal dua alat bukti, pemeriksaan saksi, dan keterangan tersangka yang mengakui telah melakukan penganiayaan tersebut dan semua relevan terkait kasus ini. Penetapan tersangka oleh penyidik ini disebut sesuai dengan Pasal 184 KUHAP dan di sisi lain penyidik juga patut mengembangkan kasus ini terkait potensi adanya tersangka lain.

“Kami telah berkoordinasi dengan penyidik, Alhamdulillah supremasi hukum yang berkeadilan masih dirasakan oleh keluarga korban. Keadilan ini yang memang menjadi harapan dan capaian kami sebagai keluarga korban,” jelasnya.

Setelah ini, Raja berharap agar penyidik dapat segera melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan agar para tersangka dapat segera diadili dan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya.

Hal senada juga diungkapkan oleh adik korban yang juga pelapor, Murnilawaty Harahap yang menginginkan bahwa para tersangka dihukum setimpal dengan apa yang telah diperbuatnya yakni menganiaya korban hingga terdapat luka parah di bagian kepala, badan, hingga tangan.

“Saya masih sedih sekali dengan kejadian ini. Untuk itu sampai saat ini pun saya masih tetap berpendirian bahwa para tersangka ini harus dihukum seberat-beratnya. Mohon maaf, tidak ada istilah damai. Mereka harus bertanggung jawab penuh terhadap apa yang telah mereka lakukan terhadap abang saya,” tegasnya.(mag-1/ram)

Pagar Tugu R Sulian di Jalan Sumatera Belawan, Habis Digergaji Maling

TUGU: Pagar Tugu Pahlawan Raden R. Sulian di Jalan Sumatera, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan habis dicuri, Selasa (26/12/2023) malam.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Pagar Tugu Pahlawan Raden R Sulian di Jalan Sumatera, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan habis dicuri Selasa, (26/12/2023) malam.

Dari amatan Sumut Pos, besi yang mengelilingi tugu pejuang tersebut sebagian hilang, ditambah lagi ada di beberapa tempat terdapat tumpukan sampah yang lumayan banyak.

Ironisnya Tugu R Sulian tersebut berdiri di dekat kantor PM dan di dekat kantor Pomal Lantamal l serta di depan kantor PDAM Belawan yang setiap malamnya ada yang bertugas menjaga.

Menurut keterangan Salamon, pedagang buah yang berpangkalan di depan Tugu R Sulian di Jalan Sumatera, pagar yang terbuat dari besi tersebut digergaji 3 orang.

Saat Salamon bersama istrinya melarang agar pagar tersebut jangan dipotong, mereka diancam menggunakan parang panjang.

“Kalian jangan ikut campur ya, ini bukan milik bapakmu, pergi kalian dari pada nanti tangan kalian yang kami potong potong,” ujarnya menirukan.

Dalam tempo singkat, pagar yang telah mereka potong dari pondasinya, langsung dinaikkan keatas becak barang dan kemudian mereka pergi.

Tugu R Sulian tersebut dibangun oleh Lantamal l Belawan sebagai kenang kenangan mengikat perjuangannya membela NKRI dari para penjajah.

Warga sekitar berharap jika pagar tugu tersebut dibangun kembali jangan memakai besi lagi, tapi harus menggunakan tembok, karena jika pakai besi pasti besinya akan hilang diambil para kawanan pencuri.(mag-1/ram)