31 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 840

Keterbatasan Ekonomi tak Halangi jadi Guru Besar UIN Sumatera Utara

PENGUKUHAN: Dekan FEBI UIN Sumatera Utara Prof Dr M Syukri Albani Nasution MA (kiri, baris kedua) bersama 9 guru besar yang dikukuhkan, Selasa (12/12).ISTIMEWA.

DEKAN Fakultas Ekonomi Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (FEBI UIN) Sumatera Utara Prof Dr M Syukri Albani Nasution MA dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Filsafat Hukum Islam, Selasa (12/12).

Bersamaan dengan dekan, juga dikukuhkan Prof Dr H Amiruddin Siahaan MPd (Guru Besar Ilmu Manajemen Pendidikan Islam), Prof Dr Andre Soemitra MA (Guru Besar Ilmu Ekonomi Syariah), Prof Dr HM Jamil MA (Guru Besar Ilmu Tafsir Ahkam), Prof Dr Rusydi Ananda MPd (Guru Besar Ilmu Teknologi Pendidikan), Prof Dr Hasan Sazali MAg (Guru Besar Ilmu Komunikasi), Prof Dr Mardianto MPd (Guru Besar Ilmu Teknologi Pendidikan),
Prof Dr Mustapa Khamal Rokan MH (Guru Besar Ilmu Hukum Bisnis), Prof Dr Rahmah Fithriani MHum (Guru Besar Ilmu Bahasa Inggris) dan Prof Dr Watni Marpaung MA (Guru Besar Ilmu Hukum Islam).

Pengukuhan guru besar ini kembali dipimpin Ketua Senat UIN Sumatera Utara Prof Dr Pagar MAg. Pengukuhan guru besar juga disaksikan sivitas akademika dan keluarga dari para profesor.

Prof Dr M Syukri Albani Nasution MA yang lahir di Medan pada 6 Juli 1984 alumni S1, S2 dan S3 dari UIN Sumatera Utara mengawali rangkaian pidato pengukuhan sepuluh guru besar. M Syukri Albani Nasution menjadi salah satu guru besar termuda di UIN Sumatera Utara.

Dibagian akhir pidatonya, suami Wulandayu dan ayah dari empat anak ini berharap capaian sebagai guru besar dapat memberi manfaat, menjketeladanan dan inspirasi bagi masyarakat.

Sehari sebelumnya, di Gelanggang Mahasiswa Gedung HM Arsjad Thalib Lubis Kampus I UIN Sumatera Utara telah dikukuhkan 10 guru besar sehingga perguruan tinggi tersebut memiliki 45 guru besar. Surat keputusan sebagai guru besar ditetapkan menteri Agama dan menteri Dikbudristek.

Guru besar yang dikukuhkan Senin (11/12), yakni Prof Dr Hj Nurhayati MAg (Guru Besar Ilmu Fiqh), Prof Dr Syamsu Nahar MAg (Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam), Prof Dr Muhammad Ramadhan MAg (Guru Besar Ilmu Fiqih Siasyah), Prof Dr Azhari Akmal Tarigan MAg (Guru Besar Ilmu Hukum Perdata Islam) dan Prof Dr Nurussakinah Daulay MPsi (Guru Besar Psikologi).

Kemudian Prof Dr Mesiono MPd (Guru Besar Ilmu Manajemen Organisasi), Prof Dr Masganti Sit MAg (Guru Besar Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini), Prof Dr Achyar Zein MAg (Guru Besar Ilmu Fiqih Modern), Prof Dr H Ansari MA (Guru Besar Ilmu Ushul Fiqh) dan Prof Dr Khadijah MAg (Guru Besar Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini). Diakhir acara pengukuhan, Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr Hj Nurhayati MAg bahagia karena telah lahir banyak guru besar. ”Ternyata keterbatasan ekonomi dan usia tidak menghalangi menjadi guru besar, jabatan akademik tertinggi. Alhamdulillah wanita di UIN Sumatera Utara hebat. Ada lima guru besar wanita yang dikukuhkan,” ucapnya.

Prof Dr Hj Nurhayati MAg mengingatkan agar 20 guru besar dapat lebih memajukan UIN Sumatera Utara. ”Alhamdulillah acara pengukuhan guru besar membawa keberkahan,” ujar rektor. (dmp)

Pemerintah Harus Stabilkan Harga Beras, Dedi Iskandar: Jika tidak, akan Semakin Melonjak

Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara meminta pemerintah mengendalikan dan menertibkan harga bahan pokok, terutama beras yang kini masih mahal, hingga melewati harga eceran tertinggi (HET).

Kondisi yang telah berlangsung sejak bulan lalu ini, menurutnya sangat mengkhawatirkan. Sebab, momentum hari besar keagamaan seperti Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, dan libur nasional biasanya sejalan dengan meningkatnya jumlah permintaan hingga memicu kenaikan harga, khusunya kebutuhan pokok.

“Kita khawatir jika ini tidak segera ditertibkan, maka bukan tidak mungkin menjelang akhir tahun ini. Jika tidak, harga akan semakin melonjak. Bayangkan saja seperti harga beras yang sudah naik di Oktober-November lalu,” ucap Dedi Iskandar Batubara, Selasa (12/12).

Menyoroti HET dari pemerintah untuk harga beras sebesar Rp10.900 hingga Rp14.800 per kilogram untuk jenis medium dan premium, Dedi Iskandar Batubara menilai bahwa kondisi ini perlu perhatian dan langkah nyata negara mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang lebih tinggi lagi.

“Negara melalui instrumennya, baik kementerian maupun pemerintah daerah yang punya tim pengendali inflasi daerah atau Satgas Pangan, perlu segera bertindak. Meskipun tidak mudah, namun jika dibiarkan, kemungkinan kondisi ini bisa berlanjut hingga awal tahun sebegaimana diprediksi banyak pihak,” katanya.

Terkait uraian pemerintah yang menyebutkan penyebab kenaikan seperti faktor cuaca (Elnino), pengaruh distribusi, pasokan, meningkatnya permintaan dan sebagainya, menurut Dedi merupakan hal yang sering jadi penyebab. Namun dalam untuk komoditi utama seperti beras, negara harusnya menjadi pengendali harga, karena hampir semua orang Indonesia, mengkonsumsi nasi sebagai makanan utama.

“Saya ibaratkan seperti bahan bakar minyak (BBM), hampir semua kita membutuhkan minyak untuk kendaraan. Nah, beras begitu juga, karena kita makan nasi tiap hari, jadi mau tidak mau harus beli. Kalau harga tak terkendali, itu akan menyusahkan masyarakat, terutama yang menengah ke bawah,” jelasnya.

Terkait upaya antisipatif, Dedi Iskandar Batubara berharap pemerintah mengambil langkah cepat dan berkelanjutan. Seperti operasi pasar, memantau hingga memeriksa apakah ada indikasi penimbunan bahan makanan oleh pihak tertentu, hingga merencanakam bagiamana Indonesia, memiliki pasokan beras lebih banyak, tanpa bergantung pada impor.

“Kalau mau evaluasi berdasarkan kebutuhan sekarang, Indonesia ini harus punya sistem ketahanan pangan yang baik. Misalnya perluasan lahan pertanian padi dalam skala besar, seperti pengadaan food estate. Kemudian menetapkan atau mempertegas larangan mengkonversi lahan pertanian padi. Atau menyiapkan inovasi untuk peningkatan produksi,” sebut Dedi Iskandar Batubara yang juga Calon DPD RI perwakilan Sumut nomor urut 7.

Selain itu, Dedi Iskandar Batubara juga mengatakan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah memberi perhatian khusus, hingga perintah agar kementerian terkait segera melakukan stabilisasi harga. Mengingat beberapa komoditi seperti cabai, bawang dan lainnya juga mengalami kenaikan yang signifikan.(gus)

Gelar Apel Nataru, PT Medan Binjai Tol Siap Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

PT Medan Binjai Toll Gelar Apel Siaga Natal dan Tahun Baru.(ist/SUMUT POS)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – PT Medan Binjai Toll selaku pengelola jalan tol ruas Medan-Binjai melaksanakan apel siaga untuk persiapan menghadapi arus mudik dan balik Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Apel siaga tersebut, dipimpin langsung Direktur Utama PT. Medan Binjai Toll, Yuliandi, dan diikuti puluhan petugas gabungan dari PJR Polda Sumut, HKA, dan petugas layanan tol ruas Medan-Binjai. Apel siaga Nataru 2023-2024 digelar pelataran Kantor Gerbang Tol Semayang, pada Senin pagi (11/12) kemarin.

Dalam apel tersebut, petugas melakukan pengecekan kelayakan kendaraan yang disiagakan dalam menghadapi masa Nataru mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024 mendatang.

General Manager PT. Medan Binjai Toll, Hery Prasetyo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan 10 armada kendaraan dan 55 unit CCTV yang tersebar di sepanjang ruas tol Medan-Binjai untuk mengantisipasi potensi kejadian yang tidak diinginkan.

“Kita siagakan petugas layanan dan menyiapkan 1 unit posko nataru di gerbang tol Binjai, nantinya pengguna jalan bisa cek kesehatan atau sekedar istirahat selama perjalanan,’’ ucap Hery, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/12).

Tidak hanya itu, pihaknya juga memprediksi akan ada peningkatan volume kendaraan selama mudik dan balik tahun ini mencapai 15 persen atau sekitar 26 ribu kendaraan.

“ Tadi disampaikan Pak Dirut dalam apel, diprediksi akan ada peningkatan 15 persen pada Nataru kali ini,” tutur Hery.

Ruas tol Medan-Binjai sendiri memiliki peran vital dalam Jaringan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang sudah terintegrasi dengan ruas lainnya dan menghubungkan 2 kota besar di Sumatera Utara.

Rafael Alun Dituntut 14 Tahun Pidana

SIDANG TUNTUTAN: Terdakwa kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Rafael Alun Trisambodomenjalani sidang Tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (11/12).FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Jaksa Penutut Umum (JPU) KPK menjatuhkan tuntutan hukuman pidana 14 tahun pada Rafael Alun Trisambodo.

Mantan pejabat Direktorat Jendral Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) harus menanggung ulahnya lantaran menerima gratifikasi Rp 16,6 Miliar dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hingga Rp 100 miliar.

Sidang tuntutan itu dibacakan oleh Jaksa KPK Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat kemarin. Rafael dituntut pidana penjara selama 14 tahun. Serta pidana denda sebesar Rp1 miliar. “Dan jika denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan,” terangnya.

Lelaki kelahiran Yogyakarta 11 Agustus 1967 itu juga dijatuhi pidana tambahan berupa membayar uang pengganti senilai Rp18,9 miliar. Jika Rafael tak mampu membayar uang pengganti tersebut selama satu bulan usai keputusan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita dan dilelang untuk negara.

Rafael diduga melanggar Pasal 3 Ayat 1 huruf a dan c Undang-Undang nomor 25 tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang juncto pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Dia juga terbukti melanggar Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Kepemilikan harta benda Rafael yang melimpah itu mulai dikulik oleh publik usai kelakuan sang anak Mario Dandy Satriyo. Yang mengajar Cristalino David Ozora. Tingkah Mario yang sering pamer kekayaan membuat publik menelisik asal usulnya. Anak seorang pejabat pajak. Mario sendiri telah mendapatkan pidana 12 tahun atas kasus penganiayaan yang dilakukan.

KPK langsung merespon dengan menguliti harta sang ayah, Rafael. Dari situ lah ditemukan beberapa kejanggalan mengenai ASN yang memiliki harta Rp56,7 miliar di laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) 2022 tersebut.

Pundi uang itu dikumpulkan Rafael lewat duit puluhan wajib pajak yang meminta konsultasi ke perusahan yang dikelola bersama sang istri. Di antaranya PT Artha Mega Ekadhana (PT ARME), PT Cubes Consulting, dan PT Bukit Hijau Asri. Dia juga merupakan hartanya ke berbagai aset seperti tanah, rumah, hingga ruko. (elo/jpg/ila)

Optimis Menang di Sumut, Kesantunan Berpolitik Ganjar Menjadi Role Model TPD Sumut

Kunjungan: Capres Ganjar Pranowo saat kunjungan di Sumut belum lama ini.istimewa.

SUMUTPOS.CO – Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Pranowo – Mahfud, optimis akan memenangkan Pilpres 2024. TPD menilai, rekam jejak pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 tersebut akan membuat keduanya memenangkan hati rakyat, khususny di Sumatera Utara.

“Saya yakin target menang satu putaran akan dicapai di Sumatera Utara,” ucap Ketua TPD Ganjar – Mahfud Sumut, Paul Baja M Siahaan dalam rapat konsolidasi TPD Ganjar – Mahfud Sumut di Jalan Sei Serayu Medan baru-baru ini.

Paul mengatakan, koalisi partai pengusung Ganjar – Mahfud di tingkat Sumut, yakni PDIP, PPP, Hanura dan Perindo juga sangat solid untuk memenangkan capres – cawapres nomor urut 3 tersebut.

“Kami terus memperkuat konsolidasi untuk memenangkan pasangan ini pada Pilpres 2024 mendatang. Penguatan konsolidasi ini tentunya dengan menggelar rapat rutin lintas partai untuk terus mematangkan strategi pemenangan,” ujarnya.

Menurut Paul, saat ini seluruh partai politik sudah melakukan kinerja sesuai dengan arahan dari Tim Pemenangan Nasional (TPN).

Politik santun sebagaimana yang ditegaskan oleh TPN akan dipegang teguh dan konsisten dilaksanakan Tim Pemenangan Daerah Ganjar-Mahfud Sumatera Utara selama kontestasi Pemilihan Umum 2024 berlangsung.

“Politik memang merupakan jalan menuju kekuasaan, tetapi dalam meraih kekuasaan itu mesti dilakukan dengan cara-cara yang baik, santun, dan tidak melanggar aturan,” kata Paul.

Ia menjeleaskan, hal ini sejalan dengan cara dan perilaku yang senantiasa ditunjukkan Calon Presiden, Ganjar Pranowo. Bahkan dalam lawatannya baru-baru ini ke Sumut, Ganjar Pranowo kembali menekankan soal itu.

“Bapak Ganjar selalu mengedepankan kesantunan dalam berpolitik. Beliau tentu menjadi role model bagi kita di TPD Sumut,” tegasnya.

Dilanjutkannya, kekuasaan yang nantinya diperoleh merupakan amanat dari rakyat dan mesti sepenuhnya didedikasikan kembali ke pemegang mandat dalam segala aspek persoalan.

“Politik menjadi jalan menuju kekuasaan yang nantinya harus sepenuhnya didedikasikan untuk membantu dan menjadi solusi atas berbagai persoalan rakyat dan bangsa kita,” lanjutnya.

Paul mengatakan, setiap turun ke akar rumput, pihaknya senantiasa mengajak masyarakat untuk berpolitik secara santun dan beretika. Terlebih, dirinya merupakan pendatang baru di dunia politik yang ingin memulai segala sesuatunya dengan baik. (map)

Jelang Debat, Ganjar-Mahfud Komit Berantas Korupsi dan Wujudkan UU Perampasan Aset

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud MD, Chico Hakim mengatakan, pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan memaparkan komitmen antikorupsi dalam debat perdana yang digelar KPU hari ini, Selasa (12/12/2023). Pada debat nanti malam, KPU mengangkat tema Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik, dan Kerukunan Warga.

“Mas Ganjar dan Prof Mahfud punya program konkret, antara lain melalui percepatan digitalisasi birokrasi untuk pencegahan korupsi, penguatan KPK bersama dengan kejaksaan dan Polri secara sinergis dan harmonis, serta mewujudkan UU Perampasan Aset untuk mengamankan aset negara dari tangan koruptor,” ujar Chico kepada wartawan, Senin (11/12).

Chico menyebut, Ganjar dan Mahfud lahir dan tumbuh sebagai keluarga sederhana. Menurutnya, mereka juga tidak pernah “aji mumpung” walaupun keduanya sudah melewati berbagai jabatan tinggi.

“Rekam jejak juga sudah membuktikan. Mas Ganjar Berhasil membawa semangat “Ora Korupsi Ora Ngapusi” selama menjabat sebagai Gubernur sehingga sampai tiga kali berturut-turut Provinsi Jawa Tengah mendapatkan Penghargaan KPK,” ujarnya.

Selain itu, kata Chico, Mahfud sukses mengungkap berbagai kasus besar seperti kasus Ferdy Sambo, kejanggalan transaksi di Kementerian Keuangan, sampai soal safe deposit box mantan pejabat pajak Rafael Alun.

“Tidak ada kompromi untuk KKN! Maka itu, kita pasti sangat yakin Mas Ganjar dan Prof Mahfud bisa mengimplementasikan semangat Anti Korupsi saat nantinya menjabat menjadi Presiden dan Wakil Presiden untuk membawa Indonesia jadi Lebih Baik,” katanya. (rel/adz)

MossLife Coffee Buka Store Ke-3 di The Plaza Millennium Medan

Pengunjung menikmati sajian kopi di MossLife Coffee yang baru hadir di FoodNation Lantai 5 di The Plaza Millennium Medan. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – MossLife Coffee, merek kopi yang telah dikenal luas karena kualitas kopi premium 100% Arabica dan pengalaman uniknya, dengan bangga mengumumkan pembukaan toko ke-3 mereka di The Plaza Millennium Medan.

Pencapaian ini menandai langkah strategis perusahaan untuk menghadirkan kelezatan kopi mereka tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di luar kota. Setelah outlet pertama dan kedua MossLife Coffee yang berada di Jakarta yaitu di Taman Literasi Blok M- Jakarta Selatan dan Cordela Hotel Senen – Jakarta Pusat, saat ini MossLife Coffee mencoba peruntungan baru di luar Jakarta dan Medan adalah outlet pertama yang dibuka.

Store terbaru ini tidak hanya menambah keberagaman penawaran MossLife Coffee, tetapi juga menandakan komitmen perusahaan untuk menyediakan pengalaman kopi terbaik kepada para pecinta kopi di Medan.

MossLife Coffee yang terletak di FoodNation Lantai 5 di The Plaza Millennium Medan ini didesain dengan konsep yang modern dan cozy, menciptakan suasana yang ideal untuk menikmati kopi berkualitas tinggi sambil bersantai.

“Kami sangat gembira dapat membuka toko ke-3 kami di The Plaza Millennium Medan. Ini adalah langkah penting bagi MossLife Coffee, karena kami tidak hanya memperluas jangkauan geografis kami, tetapi juga membawa kualitas kopi premium kami ke komunitas yang baru.
Kami berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman kopi terbaik kepada pelanggan setia kami, ” ujar Direksi MossLife Coffee, Jeany Febriani.

Ditambahkan Jeany, MossLife Coffee adalah brand coffeeshop kekinian yang berkonsep coffee,zen dan sustainability.
MossLife Coffee, juga berkontribusi dalam konsep eco-green. ” Kami menciptakan gerakan Hijau Indonesia sebagai bentuk dukungan kami terhadap kecintaan kami kepada lingkungan. Di MossLife Coffee kami juga berkomitmen secara berkelanjutan untuk menggunakan bahan daur ulang, ” ujarnya. Kedai kopi ini dirancang dengan konsep modular yang fleksibel, dan didukung oleh air dan ekosistem tanaman yang akan memberi Anda suasana santai.

MossLife Coffee di The Plaza Millennium Medan menyediakan berbagai macam menu racikan kopi. MossLife Coffee memiliki menu signature yaitu Mosswanted Coffee yang merupakan perpaduan antara kopi, gula aren dan susu. Tersedia juga menu lainnya yang unik seperti Americano Calamansi Blossom dan Juga Kopi Rum. MossLife Coffee juga memberikan harga yang bersahabat dimulai dari Rp 20.000 sehingga cocok dengan kantong pelanggan milenials. Semua menu dapat diorder melalui pesanan langsung atau bisa order melalui pesan antar Go-Food dan Grab Food. (sih)

Aswan Jaya Ingatkan Masyarakat Asahan Jaga Data dan Privasi di Medsos

ASAHAN, SUMUTPOS.CO- Banyak sekali pengguna media sosial (Medsos) menjadi korban penyalahgunaan data oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Karenanya, menjaga keamanan data dan privasi sangat penting di era medsos saat ini.

Hal tersebut disampaikan Dr Aswan Jaya saat menjadi narasumber pada kegiatan lanjutan Literasi Digital bagi masyarakat di Lautan Kophi, Jalan RA Kartini Asahan, Senin (11/12/2023). Menurut Aswan, dalam UU ITE pasal 26 dan 32 disebutkan, sanksi hukuman yang sangat berat bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran penggunaan data tanpa izin pemiliknya,

“Hukumannya bisa sampai 6 tahun penjara dan bahkan denda hingga Rp2 miliar bila menggunakan data elektronik tanpa seizin pemiliknya. Apalagi sampai merugikan pemiliknya dari segi material hingga imateril,” ujar Aswan

Selain Aswan, pelatihan literasi digital ini juga menghadirkan narasumber dari ahli scurity teknologi A Mudy Manurung, dan Budayawan Sumut Johendri Chaniago. Dalam paparannya, A Mudy mengatakan, perlindungan data dan privasi setiap anggota masyarakat dijamin oleh undang-undang. Tidak satupun pihak bisa menggunakan data orang lain tanpa izin.

“Sebaiknya data pribadi dan berbagai pernyataan yang sifatnya privat tidak diposting di media sosial, sehingga meminimalisir kemungkinan data itu dipergunakan oleh pihak lain,” ungkap A Mudy

Di hadapan ratusan peserta, budayawan Sumut Johendri juga berpesan bahwa budaya posmo akhir-akhir ini sering sekali tidak memperdulikan makna dan budaya sehingga sering mengedepankan hal-hal yang tidak bernilai norma. “Untuk mengejar agar viral, kita sering tidak perduli dengan norma dan nilai luhur budaya, sehingga melahirkan nilai dan budaya baru di tengah masyarakat yang mengabaikan makna dari apapun yang dilakukan di media sosial,” pungkasnya. (adz)