30 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 842

Era Baru Galaxy AI akan Segera Datang

SUMUTPOS.CO – Internet kini di ujung jari. Kamera di saku. Lalu, kecerdasan buatan meningkatkan kehidupan sehari-hari kita.

Samsung Galaxy membantu mendemokratisasi akses internet dan mengubah kamera menjadi alat komunikasi yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Dan meskipun semua mata tertuju pada AI, beberapa manfaat terbaiknya belum masuk ke teknologi mobile. Galaxy akan mengubah hal ini.

Tidak ada perusahaan yang dapat memanfaatkan potensi AI seperti Galaxy. Mengapa? Karena Galaxy menempatkan keterbukaan dalam genggaman penggunanya. Dirancang untuk memberdayakan semua orang, di mana saja, Galaxy AI adalah kecerdasan universal pada ponsel yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

Dalam segala aspek yang paling penting – mulai dari komunikasi tanpa hambatan, produktivitas yang disederhanakan, hingga kreativitas yang tak terbatas – Samsung Galaxy membuka berbagai kemungkinan baru.

Galaxy AI adalah pengalaman mobile AI yang komprehensif, didukung oleh AI on-device yang dikembangkan di Samsung dan AI berbasis cloud yang dimungkinkan oleh kolaborasi terbuka kami dengan para pemimpin industri yang berpikiran sama. Ini akan mengubah pengalaman mobile sehari-hari dengan ketenangan pikiran yang diperoleh dari keamanan dan privasi Galaxy.

Untuk melihat sekilas satu manfaat yang akan diberikan oleh Galaxy AI, kita lihat kegunaan ponsel pada awalnya, yaitu menelepon satu sama lain. AI Live Translate Call akan segera memberikan penerjemah pribadi bagi pengguna ponsel terbaru yang disertai Galaxy AI, kapan pun mereka membutuhkannya.

Karena fitur ini terintegrasi ke dalam fitur telepon, kerumitan dalam pengggunaan aplikasi pihak ketiga akan hilang. Terjemahan audio dan teks akan muncul secara real-time saat pengguna berbicara, sehingga menelepon seseorang yang berbicara bahasa lain semudah menyalakan teks saat kita menonton streaming. Dengan sifat on-device Galaxy AI, kita dapat percaya bahwa apa pun skenarionya, percakapan pribadi tidak akan pernah meninggalkan ponsel pengguna.

Hadir awal tahun depan, Galaxy AI akan membawa kita lebih dekat ke dunia di mana beberapa hambatan paling umum dalam bersosialisasi dapat dihilangkan, dan komunikasi menjadi lebih mudah dan lebih produktif dari sebelumnya.

Itulah AI yang mengubah dunia dan hidup menjadi lebih baik.

“Teknologi mobile memiliki kekuatan luar biasa untuk mendukung hubungan, produktivitas, kreativitas, dan banyak lagi untuk orang-orang di seluruh dunia, tetapi hingga saat ini, kami belum melihat mobile AI memicu hal tersebut dengan cara yang benar-benar berarti,” kata Wonjoon Choi, EVP and Head of R&D, Mobile eXperience Business.

“Galaxy AI adalah penawaran cerdas kami yang paling komprehensif hingga saat ini, dan ini akan mengubah cara kita berpikir tentang ponsel selamanya,” imbuhnya.

Pengalaman terobosan yang memberdayakan hubungan nyata dan membuka kemungkinan baru langsung dari ponselmu. Itulah janji Galaxy.

Ini hanyalah sekilas dari apa yang akan datang. Hidup semakin terbuka dengan Galaxy, jadi bersiaplah untuk era baru mobile AI. (rel/adz)

Antisipasi Kemacetan Akibat Peralihan Arus Lalin, PT KAI Imbau Penumpang Atur Waktu Keberangkatan

STASIUN: Aktivitas lalulintas di sekitar Stasiun Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara, mengimbau masyarakat atau calon penumpang untuk mengatur waktu keberangkatan menuju Stasiun Kereta Api Besar, Kota Medan, agar tidak tertinggal KA.

“Pengaturan waktu tersebut, guna antisipasi keterlambatan para pengguna jasa kereta api menuju Stasiun Medan, karena pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan raya menuju area stasiun,” sebut Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin, Senin (11/12/2023).

Untuk diketahui, tengah dilakukan pembangunan underpass simpang Jalan HM Yamin dan pembangunan overpass depan Stasiun Medan, PT KAI Divre I Sumut.

Anwar berharap calon menumpang untuk melakukan penyesuaian pengaturan akses masuk calon penumpang KA melalui Jalan Jawa atau pintu masuk Stasiun Bandara, drop off Titi Gantung dan drop off Tugu Kereta Api.

“Dengan pengaturan tersebut, diharapkan masyarakat yang menunju Stasiun Medan dapat menyesuaikan dan memperhitungkan waktu keberangkatan agar dapat berangkat sesuai jadwal KA,” jelas Anwar.

PT KAI Divre I Sumut menghimbau agar calon penumpang dapat mengantisipasi pengalihan arus lalu lintas dengan memperkirakan waktu keberangkatan menuju stasiun, minimal 1 jam sebelum keberangkatan KA telah berada di stasiun sehingga tidak tertinggal.

Selain itu, para calon penumpang dapat mengetahui informasi perjalanan KA melalui Contact Center KAI di nomor telepon 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.(gus/ram)

Binjai Butuh 5.684 Orang KPPS

Koordiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Binjai, Arie Nurwanto.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Komisi Pemilihan Umum membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin menjadi petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara di Kota Binjai.

“Pengumuman untuk pendaftaran calon petugas KPPS sudah kami umumkan di Kantor PPS atau kelurahan di Kota Binjai,” kata Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Binjai, Arie Nurwanto, Senin (11/12/2023).

Dia menjelaskan, pendaftaran penerimaan berkas untuk calon petugas KPPS ditutup pada Rabu (20/12/2023) mendatang. Setelah berkas diterima, kemudian dilakukan pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan berkas calon petugas KPPS diumumkan Sabtu (23/12/2023),” kata Arie.

Petugas KPPS dibutuhkan 7 orang untuk setiap tempat pemungutan suara. Di Kota Binjai, ada 812 TPS.

“Nanti setelah ada hasil pemeriksaan berkas, juga dibuka kesempatan kepada masyarakat untuk menanggapi. Dijadwalkan pada akhir Januari 2024, penetapan anggota KPPS,” serunya.

Kepada masyarakat Kota Binjai, dia mengajak untuk mendaftarkan diri bagi yang berminat menjadi penyelenggara pemilu. “Ayo daftarkan diri bagi yang mau jadi penyelenggara. Syaratnya dapat dilihat di media sosial KPU Kota Binjai dan nanti berkas calon petugas KPPS yang mau melamar, dapat diantarkan ke Sekretariat PPS,” pungkasnya.

Adapun syarat menjadi petugas KPPS yakni, warga negara Indonesia, pelamar berusia paling rendah 17 tahun dan paling tinggi 55 tahun, berdomisili dalam wilayah kerja KPPS, mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih.

Selain itu, pelamar juga tidak merupakan tim kampanye atau tim pemenangan atau saksi peserta pemilu. (ted)

Tersangka Penipuan dan Penggelapan dari Polres Binjai Diusulkan RJ

RESTORATIVE JUSTICE: Tersangka Irwanto (kiri) saat bersalaman dengan korban dalam RJ yang digelar Kejari Binjai.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Irwanto (46) ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan penggelapan oleh penyidik Unit Ekonomi Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai. Oleh penyidik, tersangka yang bermukim di Jalan Danau Sentani, Lingkungan VI, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur ini ditahan dan diproses ke jaksa penuntut umum.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta Mahadi menguraikan, tersangka ditangkap bermula dari korban yang bernama Fahmi Aulia Sirait (23) melakukan pemesanan 1 unit sepeda motor Yamaha Nmax di showroom PT Alfa Scoorpi dengan membayar lunas senilai Rp32 juta. Namun sesuai waktu yang ditentukan, sepeda motor tak kunjung diberikan.

Karenanya, korban melaporkan hal ini ke Polres Binjai guna diproses hukum. Atas laporan korban sesuai nomor: LP/B/48/I/2023/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumatera Utara, Satreskrim Polres Binjai melakukan penyelidikan.

“Tersangka ditangkap atas informasi dari masyarakat, sedang berada di rumah kawannya, Jalan Danau Sentani, Lingkungan VI, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur. Kemudian dilakukan penyelidikan dan tersangka ditangkap tanpa ada perlawanan,” kata Zuhatta, Senin (11/12/2023).

Dia menambahkan, penyidik kemudian melakukan pemberkasan kepada JPU dan dinyatakan lengkap. Setelahnya penyidik melakukan tahap II, penyerahan tersangka dan barang bukti.

“Tersangka dan barang bukti diserahkan kepada JPU Kejari Binjai pada awal Desember 2023,” urainya.

Oleh JPU, melakukan restorative justice (RJ) dalam penanganan perkara ini, yang berlangsung di Rumah RJ, Kecamatan Binjai Utara. RJ diikuti penyidik pembantu yang menangani perkara tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Binjai, Andri Dharma menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengusulan atau permohonan RJ terhadap tersangka Irwanto. “Masih pra RJ, masih diusulkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejagung. Belum tahu hasilnya diterima atau tidak,” kata Andri ketika dikonfirmasi.

Alasan JPU melakukan RJ, kata dia, karena tersangka sudah membayarkan nilai kerugian yang menimpa korban. “Kalau diterima kami keluarkan tersangka (dari Lapas Binjai), tapi ini belum tahu hasilnya apa. Kalau tidak diterima (permohonan RJ), kami lanjut perkaranya,” pungkasnya. (ted/ram)

Rosmaida Saragih Raih Anugerah PII 2023 dari Kabupaten Serdangbedagai

PENGHARGAAN: Hj. Rosmaidah Saragih, Ketua TP PKK Kabupaten Serdangbedagai menerima penghargaan dari IPEMI. (ISTIMEWA/SUMUTPOS.CO)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO- Berkat perannya dalam menginspirasi dan memberi kontribusi nyata terhadap bangsa dan negara Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sekaligus Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sergai Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya berhasil menerima Anugerah Perempuan Inspiratif Indonesia (PII) Tahun 2023. Penghargaan ini menjadikan nama Kabupaten Serdangbedagai menjadi harum di tingkat Nasional.

Penghargaan prestisius tingkat nasional ini diterima Rosmaida Saragih secara langsung di Gedung Kemenperin, Jakarta, Rabu (6/12/2023) kemarin.

Ditemui pasca acara, Rosmaida Saragih menyampaikan rasa sukacita dan bangga atas penghargaan yang dia terima langsung dari Ketua Umum IPEMI, Ingrid Kansil.

Ketua IPEMI Sergai menerangkan Anugerah PII 2023 diberikan kepada 48 perempuan tangguh Indonesia yang inspiratif dan memberikan kontribusi nyata.

Selain dirinya, ada tokoh-tokoh perempuan kenamaan seperti Fajriyah Usman, Elvi Rofiqotul Hidayah, Aviliani, Prof Marselina, Prof Siti Zuhro, Henri Saparini, Endang Setyowati Thohari, Triana Agustin, Tatong Bara, Sri Wahyuni Utami Herman, Yuni Setyawati, dan lainnya.

“Tidak hanya dari kalangan pengusaha, penghargaan ini juga diberikan kepada perempuan-perempuan hebat yang telah menunjukkan kualitas dan kompetensinya sebagai peneliti, pendidik, hingga politisi, berada di antara mereka semua, para perempuan yang luar biasa, tentu merupakan kehormatan bagi saya,” ucap Rosmaida Saragih.

Dirinya juga memberikan apresiasi tinggi kepada IPEMI yang telah berinisiatif memberikan apresiasi bagi perempuan-perempuan inspiratif dari seluruh penjuru negeri.

Menurut Ketua IPEMI Sergai, hal ini menjadi semacam motivasi yang terus mendorong perempuan untuk terus berkontribusi dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Sebelumnya dalam sambutannya, Ketua Umum IPEMI Ingrid Kansil, perempuan inspiratif tidak harus muncul dari sosok yang terkenal atau populer, alih-alih baginya keberhasilan seorang perempuan terletak dari kemampuannya mengaktualisasikan diri dengan bermanfaat bagi masyarakat.

“Lagipula, kita tentu lebih mengenal dekat orang di sekitar kita dibanding para tokoh, terlebih, kisah para tokoh tersebut ditulis seseorang yang sedikit banyak ada kadar subjektivitas,” terang Ingrid.

Baginya, perempuan inspiratif adalah perempuan yang berhasil menghadapi persoalan pelik dalam hidupnya.

“Mereka dihadapkan pada beberapa pilihan yang semuanya baik. Menjadi ibu rumah tangga atau menjadi seorang pekerja, seperti tren di negara maju,” urai Ingrid.

Ajang Anugerah PII 2023 yang diselenggarakan oleh IPEMI Pusat berbarengan dengan pameran pelaku UMKM se-Indonesia.

Acara ini juga dihadiri secara langsung oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (rel/fad/ram)

Jatayu Targetkan Emas PON 2024

Mohammad Jatayu Tri Rezka Vahlevi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Atlet loncat indah Kota Medan, Mohammad Jatayu Tri Rezka Vahlevi sedang bersiap menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Atlet berusia 15 tahun ini memiliki ambisi untuk meraih medali emas pada PON nanti.

“Target saya adalah meraih medali emas PON 2024. Saya ingin mengharumkan nama Kota Medan dan Sumatera Utara,” ujar Mohammad Jatayu Tri Rezka Vahlevi kepada Sumut Pos, Senin (11/12/2023).

Ya, Jatayu merupakan salah seorang atlet andalan Sumatera Utara pada PON 2024 nanti. Meski masih berusia muda, atlet kelahiran 17 Maret 2008 ini telah meraih segudang prestasi dan tampil di kejuaraan internasional.

Dia sudah pernah meraih juara di sejumlah Kejurnas. Terakhir, dia membela Indonesia pada SEA Age Grup Championship 2023. Namun itu semua belum memuaskan bagi siswa SMA Negeri 4 Medan ini.

“Persaingan di PON nanti pasti sengit. Karena semua atlet terbaik akan tampil di sana. Tapi saya percaya dengan persiapan dan latihan keras bisa meraih emas,” ungkap putra pasangan Mohammad Syah Reza Vahlevi dan Siti Aminah itu.

Sebagai persiapan menghadapi PON 2024, Jatayu sudah menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sejak tahun 2022 lalu. Saat ini mereka juga melakukan training camp (TC) di Malaysia.

“Saya sedang menjalani TC di Malaysia. Di sini, saya bersama atlet Sumut lainnya latihan 10 sesi dalam seminggu. Latihannya pagi dan sore,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp.

Tim loncat indah Sumut memilih TC ke Malaysia karena fasilitas di sana lebih lengkap. Fasilitas tersebut akan membantu proses latihan para atlet Sumut.

Pada PON 2024 nanti, Jatayu bala tampil di dua nomor, yakni Sinkro Man papan 3 Meter dan Sinkro Mix papan 3 Meter. “Saya berharap bisa menjadi juara dari dua nomor tersebut,” tambahnya.

Putra bungsu dari tiga bersaudara ini sendiri mulai berlatih loncat indah sejak 2015 lalu. Sebelumnya, dia juga sempat berlatih renang. Sebab sang ayah, Reza Vahlevi juga merupakan mantan perenang yang kini menjadi pengurus Pengcab PRSI Kota Medan.

“Awalnya saya berlatih renang dan dilatih oleh ayah sendiri. Namun karena saya orangnya yang tidak bisa diam, akhirnya oleh nenek di pindahkan ke loncat indah,” jelasnya.

Awal pindah ke loncat indah, Jatayu juga tidak berambisi menjadi atlet. Namun seiring waktu, pikiran itu berubah. “Kini setelah menjadi atlet, saya ingin meraih prestasi. Saya ingat pesan ayah, untuk tetap semangat dalam latihan dan menghadapi segala rintangan, karena itu akan menjadi pengalaman,” pungkasnya. (dek)

Pergub DOD Sumut Segera Diterbitkan, Peta Jalan Olahraga Daerah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong semua pihak untuk terlibat aktif dalam perwujudan Desain Olahraga Daerah (DOD) Sumut, yang diwujudkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Hal ini sebagai bentuk turunan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Keolahragaan (Kadispora) Sumut, Baharuddin Siagian dalam Bimbingan Teknis dan Rapat Koordinasi Keolahragaan Penyusunan Rancangan Desain Olahraga Daerah (DOD) di Medan, Senin (11/12). DOD ini sebagai pedoman pembangunan olahraga Sumatera Utara dan sukses PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

“Sumut sedang mempersiapkan Pergub yang berkaitan dengan desain olahraga daerah (DOD). Hari ini kita bersama semua stakeholder, baik akademisi mau pun praktisi melakukan rakor, supaya dalam DOD itu bisa termaktub semua hal-hal yang termasuk pembinaan,” sebutnya.

Rakor tersebut dihadiri KONI Sumut, Dispora Kabupaten/Kota se-Sumut, Pengprov Cabang Olahraga, SIWO PWI Sumut, KORMI, NPC dan stakeholder olahraga lainnya.

Baharuddin menyebutkan, DOD tersebut menekankan mewujudkan Pergub Sumut yang mengandung pembinaan terhadap atlet. Baik saat masih menjadi atlet aktif hingga menjamin masa depan dan ketika sudah pensiun sebagai patriot olahraga.

“Pada pembinaan atlet, baik atlet prioritas, pembinaan selama menjadi atlet bagaimana, hingga setelah menjadi atlet bagaimana. Disini dirangkum semua, bagaimana pendanaan, siapa saja yang terlibat di dalamnya,” sebutnya.

“Ini yang kita kolaborasi dan himpun semua sehingga menjadi peraturan gubernur dan ini akan kita desain semua dengan baik. Artinya bagaimana kita prestasi dan pembinaan olahraga di Sumut ini ada garis besarnya. Supaya pembinaan itu tidak parsial atau sendiri-sendiri macet di tengah jalan, jadi harus dilakukan terus menerus dan berkesinambungan,” jelas Bahar.

Hadir sebagai narasumber dalam Bimtek dan Rakor ini, yakni Kepala Bappelitbang Provsu diwakili Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Ika Hardina Lubis, MSE Dekan FIK Unimed Prof Imran Akhmad, Ketua LPPMP Unimed Prof Dr Budi Valianto, dan Ketua Prodi Magister Ilmu Keolahragaan Unimed Prof Dr Rahma Dewi MPd.

Katanya, dengan DOD ini menjadi pemetaan bagi Sumut terhadap cabor andalan yang nantinya mewakili Indonesia ditingkat nasional. Dimana program disampaikan kepada semua yang berkepentingan, tak hanya bagi pemerintah saja.

“Kita harus real, tidak lagi hanya tulisan, tidak lagi hanya pernyataan, tapi bagaimana kita mengimplementasikan sesuai dengan DBON itu turunannya DOD dan siapa yang terlibat dan pemerintah menjadi prioritas,” tuturnya.

Menurutnya, DOD ini tidak berpengaruh signifikan dengan persiapan Sumut dan Aceh sebagai tuan rumah PON 2024. Tapi, DOD ini menjadi peta jalan bagi masa depan olahraga Sumut dan khususnya atlet Sumut dapat mewakili Indonesia.

“Tidak ada pengaruhnya secara signifikan. Tapi bagaimana kita memberdayakan potensi yang ada. Ada 250 atlet elit Sumut, ini harus kita dorong, harus kita kuatkan bagaimana dia menjadi atlet Sumut untuk 2024 dan berprestasi, itu yang menjadi tugas kita,” tandas Bahar.

Sedangkan Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis menuturkan, Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat dunia, seharusnya juga memiliki prestasi olahraga yang seimbang. Namun, pada kenyataannya prestasi Indonesia tidak signifikan, bahkan tingkat Asia.

“Kalau kita lihat jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia ini di tingkat Asia Tenggara saja belum bisa meraih emas. Mungkin dengan DOD ini nantinya prestasi Indonesia semakin baik dan meningkat,” katanya.

Katanya, DOD ini seharusnya sudah terealiasi dalam bentuk Pergub. Namun, karena kesibukan Sumut mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON 2024, sehingga DOD ini terbengkalai.

“Karena kesibukan kita semuanya mempersiapkan PON ke-21 tahun 2024, akhirnya DOD kita berjalan apa adanya. Walaupun sebenarnya pemerintah provinsi Sumatera Utara sudah punya Perda tentang olahraga,” tutur John Lubis.

Ia pun berharap DOD ini menghasilkan yang berguna bagi keolahragaan Sumut. John juga berharap semoga Sumut memperbaiki posisi sesuai dengan target kami di PON 2024, yaitu posisi lima besar.

“Tapi terpenting bagaimana kita mempersatukan, menyinkronkan Perda keolahragaan dengan turunannya dari pusat (DBON),” sebut John.

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumut, Budi Syahputra M.Si, menambahkan pasca kegiatan ini, tim koordinasi segera menggelar pertemuan unruk mempercepat DOD sebagai pedoman pembangunan olahraga di daerah yang akan dituangkan dalam Pergub di awal 2024.

“Kemudian terbentuknya tim koordinasi DOD di Kabupaten/Kota se Sumatera Utara dan pelaksanaan program kegiatan berdasarkan Desain Olahraga Daerah (DOD) sesuai kebutuhan dan potensi olahraga di daerah kabupaten/kota,” tukasnya.

Ketua Panitia Dra Eny Siswati, menambahkan, kegiatan ini diikuti tim koordinasi yang terdiri dari Kepala OPD jajaran Pemprovsu, Kanwil Kemenag, KONI, NPC, KORMI Sumut, Ketua Kadin Sumut, BPS Sumut, Bapomi, Bapopsi, ISORI, IGORNAS, SIWO PWI Sumut dan pengurus Pengprov Cabang Olahraga dan Induk Olahraga. (dek)

Warga Medan Sunggal Keluhkan BPJS Hingga Kasus Mycoplasma Pneumonia di Reses Habiburrahman Sinuraya

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tunggakan iuran BPJS Kesehatan dan pelayanan berobat gratis di rumah sakit masih menjadi keluhan masyarakat Kota Medan. Selain itu, Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah untuk warga miskin yang dinilai tidak merata, serta adanya kasus Mycoplasma Pneumonia di Kota Medan juga turut menjadi perhatian warga.

Keluban itu diungkapkan warga saat
Anggota DPRD Kota Medan Habiburrahman Sinuraya ST menggelar Reses ke III Tahun 2023 masa sidang IV tahun ke IV Tahun Anggaran 2023 di Jalan Karyawan, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (10/12).

Seperti yang dikeluhkan Sri Wahyuni warga Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal, dirinya mengharapkan tunggakan iuran BPJS Kesehatan dapat diputihkan dan diubah menjadi peserta BPJS Kesehatan gratis.

“Kami minta agar BPJS Kesehatan dapat diputihkan dan digratiskan karena kami tidak sanggup untuk membayarnya. Lalu apakah kasus Mycoplasma Pneumonia sama dengan kasus covid? Apakah dalam mengatasinya harus tetap dengan vaksin seperti Covid?” ucapnya.

Sementara itu, warga Medan Sunggal lainnya, Nina mengaku ingin memastikan apakah dengan hanya menggunakan KTP dapat berobat gratis di rumah sakit.

“Apa benar gratis pak, karena ada dengar dari tetangga mereka ditolak saat berobat di rumah sakit. Kalaupun ada yang bisa berobat hanya boleh opname 3 hari saja, setelah itu disuruh berobat jalan, padahal belum sembuh,” ungkapnya.

Sementara itu, Winda warga Jalan Karyawan Kecamatan Medan Sunggal menanyakan persyaratan mendapatkan bansos dari pemerintah. Karena sebagai warga yang tergolong tidak mampu, ia tidak pernah mendapatkan bansos untuk program apapun.

“Bansos itu tidak merata, ada yang mampu tetap dapat. Harusnya benar-benar dicek apakah penerima itu layak mendapatkan bansos. Kami butuh bansos itu dengan kondisi ekonomi saat ini dan pekerjaan suami tidak menentu. Tolong pak persyaratannya biar kami lengkapi,” sebutnya

Menanggapi keluhan-keluhan tersebut, Habiburrahman Sinuraya, mengatakan telah menampung semua aspirasi dari masyarakat dan akan disampaikan ke Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam laporan reses anggota DPRD Kota Medan.

“Kita minta Pemko merespon semua keluhan ini. Untuk penerima bansos, kota dorong Pemko terus melakukan perbaikan data melalui DTKS sehingga bantuan dapat tepat sasaran,” imbuh Habib.

Sedangkan terkait unggakan iuran BPJS, Habib menyatakan bahwa warga tetap harus membayarnya dengan menyicil ke BPJS Kesehatan.

“Tapi kalau ingin berobat gratis tetap bisa yakni hanya dengan membawa KTP Kota Medan berobat di rumah sakit bagi yang emergency dan pelayanan dasar di Puskesmas,” tuturnya.

Dijelaskannya, apabila belum memiliki KTP Medan, maka segeralah mengurusnya agar tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan. Jika sudah memiliki KTP dan Kartu Keluarga, maka akan lebih mudah terdaftar dalam program UHC JKMB dan bisa berobat gratis. Mengingat, program UHC JKMB tersebut sudah ditanggung dalam APBD Kota Medan.

Terkait kasus Mycoplasma Pneumonia, Habib tetap meminta warga untuk menjaga kesehatan dan kembali menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam aktifivitas sehari-hari.

“Oleh sebab itu, dianjurkan kepada masyarakat agar memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan tetap menjaga kesehatan,” tutupnya. (map)

Warga Medan Amplas Keluhkan Jalan Rusak dan Pasokan Air Bersih Tirtanadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kecamatan Medan Amplas menyampaikan berbagai keluhannya kepada Anggota DPRD Medan Fraksi Golkar, M. Rizki Nugraha SE saat pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun 2023 yang digelar di di Jalan Garu II A No.52, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Senin (11/12/2023).

Salah seorang warga Medan Amplas, Ainun, yang tinggal di Jalan Selamat Pulau Gg Melur, mengeluhkan kondisi jalan gang rumahnya yang telah lama rusak. Ia berharap, jalan tersebut dapat segera dibangun.

“Jalan di gang rumah kami di Gg Melur sudah rusak, rusaknya sudah lama pak, tolong sampaikan ke Pemko Medan supaya segera diperbaiki pak,” ucap Ainun pada kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Amplas, Adi Kurniawan, Ka UPT IV Dinas SDABMBK Medan Kota Dhani Wardhana, perwakilan Dinas Sosial Wiwin Prabudi Lubis, dan perwakilan BPJS Kesehatan, Fery Oliver Sinaga tersebut.

Sementara warga lainnya, Sri Wahyuni mengeluhkan layanan Perumda Tirtanadi terkait pasokan air bersih dari pipa-pipa menuju rumah warga.

“Saya tinggal di Jalan Garu III, di tempat kami airnya sering mati pak. Kalaupun hidup airnya kecil, sementara bayarnya mahal,” keluhnya.

Menjawab keluhan jalan rusak di Gg Melur, Ka UPT IV Dinas SDABMBK Medan Kota Dhani Wardhana, menyebutkan bahwa pembangunan jalan di GgE Melur telah masuk ke dalam rencana kerja (renja) pihaknya di tahun 2024.

“Gang Melur sudah maauk rencana kerja kita. Tahun 2024 kita akan kerjakan, mudah-mudahan bisa di awal-awal tahun,” jawab Dhani.

Sementara untuk masalah pasokan air Tirtanadi yang sering mati, Anggota DPRD Medan Rizki Nugraha yang duduk sebagai Anggota Komisi III DPRD menjelaskan bahwa pihaknya di Komisi III pernah memanggil Perumda Tirtanadi terkait permasalahan tersebut.

“Hasil diskusi kami, mereka memang sedang kesulitan menyediakan air bersih karena mereka harus mengganti pipa besar yang ada di seputaran Medan Kota. Begitu pun kami akan memanggil lagi, kami akan tanya lagi bagaimana dan apa yang akan mereka lakukan terkait masalah ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Rizki Nugraha juga menyerap sejumlah aspirasi lainnya dari ratusan warga yang hadir. Ia pun berjanji akan menindaklanjuti aspirasi tersebut kepada pihak-pihak terkait. (map)

PKS Sumut Gelar Flashmob di Medan, Ikhtiar Mewujudkan Perubahan Lebih baik di Indonesia

Ketua DPW PKS Sumut, Dr. H. Usman Jakfar, saat mimpin kegiatan Flashmob di Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPW PKS Sumatera Utara menggelar Flashmob diikuti para pengurus, kader hingga simpatisan PKS, Minggu (10/12) kemarin. Kegiatan flashmob ini, dengan menyelusuri sejumlah ruas jalan protokol di Kota Medan.

Tujuan kegiatan flashmob ini, dalam rangka mensosialisikan gagasan yang diusung PKS pada pemilu 2024, yakni pangan murah, lapangan pekerjaan gampang, dan mendapatkan fasilitas sehat mudah.

Kemudian, mengajak masyarakat memilih Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari PKS, dan Capres-Cawapres nomor urut satu yang diusung PKS, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Flashmob ini, dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKS Sumut, Dr. H. Usman Jakfar, Lc., MA dengan berkeliling dan menyapa para kader hingga masyarakat.

Usman mengatakan bahwa dari visi dan misi ditawarkan kepada masyarakat, untuk pangan murah, merupakan gagasan untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional. Salah satunya dengan membuat lumbung pangan di setiap desa.

Sementara, lapangan pekerjaan gampang dimaksudkan untuk melahirkan banyak lapangan pekerjaan. Gagasan sehat mudah merupakan upaya untuk memudahkan layanan kesehatan masyarakat.

“Gagasan-gagasan ini merupakan bagian dari ikhtiar PKS untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik di Indonesia,” ucap Usman dalam keterangannya, Senin (11/12).

Usman yang juga caleg DPRD Sumut Dapil 2, menjelaskan bahwa kampanye flashmob ini berlangsung dengan tertib dan lancar, Para kader PKS tampak melambaikan bendera PKS dan membagikan kalender 2024 dan brosur tentang PKS dan para calegnya kepada masyarakat yang lewat di jalan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kader dan simpatisan PKS yang sudah meluangkan waktunya untuk mengikuti dan menyukseskan flashmob ini. Mudah-mudahan flashmob yang berikutnya lebih meriah lagi,” tandas Usman.(gus)