28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 848

Warga Senang, Jalan Menuju Kebun Binatang Sergai Sudah Diaspal Hotmix

Ruas jalan menuju Kebun Binatang Serdangbedagai dari arah Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, sedang dilakukan pengaspalan, Jumat (8/12/2023). (Fadly/Sumut Pos)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO- Jalan menuju Kebun Binatang Serdangbedagai dari arah Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, hampir rampung dikerjakan Dinas PUTR Serdangbedagai. Hal ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar.

“Ruas jalan yang dulunya memprihatinkan, sekarang sudah mulus diaspal hotmix,” kata Ningsih (35), warga Obang-abing, Jumat (8/12/2023).

Menurutnya, perbaikan ruas jalan penghubung Desa Bengabing menuju Desa Pasar Bengkel sudah lama dinantikan masyarakat sekitar. “Penantian panjang kami akhirnya direspon pak Bupati Darma Wijaya, patut kami ucap terima kasih,” paparnya.

Kata dia, sebelumnya warga kesulitan apabila hendak menuju Perjuangan, akibat sebagian besar badan jalan rusak. Terutama bila hujan tiba, badan jalan digenangi air hingga mengganggu warga yang melintas. “Sekarang sudah enak lah pak, jalan sudah mulus, gak ada lagi debu dan air dibadan jalan,” ungkap Ningsih.

Terpisah, Adi (63) warga lainnya, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Serdangbedagai, Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan yang telah memperbaiki jalan menuju Obang-abing hingga sangat masyarakat sangat terbantu. “Jalan sudah aspal hotmix, kemakmuran masyarakat Serdang Bedagai semakin terwujud apalagi jalan tersebut menuju kebun binatang,” ucapnya. (fad/adz)

Tim Opsnal Polsek Perbaungan Amankan Dua Pencuri Sepeda Motor

Terduga pelaku curanmor berinisial AN (21) dan AL (28) di Mapolres Sergai di Sei Rampah. (Humas Polres Sergai for Sumut Pos)

SERDANG BEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Polsek Perbaungan melalui Tim Opsnal pimpinan Kanit Reskrim Polsek Perbaungan Ipda Raja Kaya Haloho sukses mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Dusun Belimbing Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, Kamis (7/12/2023).

Kapolsek Perbaungan AKP M Pandiangan melalui Ps Kasi Humas Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Trio Wicaksono, seorang tukang las, kehilangan sepeda motor Suzuki FU 150 warna merah-hitam BK 6300 AFT pada Hari Kamis, 26 Oktober 2023 sekitar pukul 22.12 WIB. Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Perbaungan pada 6 Desember 2023 dengan LP/B/249/XII/2023/SPKT/POLSEK PERBAUNGAN/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT.

Menurut Iptu Edward Sidauruk, dua tersangka yang diamankan berinisial AL (28), warga Jalan Teratai Lingkungan Juani, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, dan AN (21), warga Dusun IV A Desa Sukasari Kecamatan Pegajahan Sergai. “Penangkapan kedua tersangka dilakukan setelah korban Trio Wicaksono, dengan cerdik mengidentifikasi ciri-ciri sepeda motornya yang terparkir di Lingkungan Juani. Dengan kelihaiannya, korban berhasil membujuk tersangka berinisial AL (28), yang akhirnya mengakui perbuatannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Iptu Edward menjelaskan, adapun barang bukti yang berhasil diamankan beserta barang bukti berupa satu lembar foto kopi buku BPKB dan sepeda motor Suzuki FU 150, BK 6300 AFT. Total kerugian akibat pencurian ini mencapai Rp. 6.700.000.

Selain itu, sebut Iptu Edward, informasi dari masyarakat juga berperan penting dalam keberhasilan mengungkap kasus ini. “Dengan kerjasama yang baik antara pelapor dan aparat kepolisian, kasus pencurian sepeda motor ini dapat diungkap dan kedua tersangka berhasil diamankan. Proses hukum selanjutnya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. (fad/adz)

Risky Cahyadi dan Zulfan Dalimunthe Pimpin PFI Medan Periode 2023-2026

Ketua dan Sekretaris PFI Medan Terpilih Periode 2023-2026, Risky Cahyadi dan M. Zulfan Dalimunthe.

MEDAN, SUMUTPOS CO – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan menggelar Musyawarah Daerah (Musda), sekaligus menetapkan hasil pemilihan Ketua PFI Medan dan Sekretaris PFI Medan periode 2023-2026. Acara ini digelar di Sekretariat PFI Medan Jalan Melinjo Raya, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (9/12).

Musda yang di gelar PFI Medan ini dihadiri 45 orang keluarga besar PFI dan berjumlah 31 suara, berdasarkan anggota aktif di PFI yang hadir pada saat pemilihan.

Pasangan Risky Cahyadi dari Tribun Medan dan M. Zulfan Dalimunthe dari berita sore.co.id memperoleh 18 suara. Sedangkan untuk pasangan Arifin Al Alamudi dari IDN Times dan Liska Rahayu dari Tribun Medan memperoleh 13 suara.

Dari hasil pungutan suara tersebut, pasangan Risky Cahyadi dan Zulfan Dalimunthe terpilih menjadi Ketua dan Sekretaris PFI Medan 3 tahun kedepan.

Risky Cahyadi mengucapkan terimakasih atas dukungan dari semua suara yang mempercayai dirinya bersama M. Zulfan Dalimunthe.

“Alhamdulillah, saya bersama sekretaris M. Zulfan Dalimunthe hari ini terpilih. Semoga dengan terpilihnya kami, bisa bermanfaat banyak bagi masyarakat melalui pesan-pesan visual. Kemenangan saya adalah kemenangan PFI Medan,” ucapnya.

Risky menambahkan, kedepan akan melakukan program-program untuk mengedukasikan fotografi kepada masyarakat khususnya kawula muda pecinta fotografi sesuai dengan amanah yang sudah diberikan.

“Sekarangkan eranya visual. Nah, kami sudah ada media khusus untuk bisa dimanfaatkan. Seperti media sosial agar bermanfaat pada masyarakat umum bisa ikut serta belajar fotografi,” jelas Risky.

Salah satu visi misi dari Risky dan Zulfan adalah bagaimana untuk mensejahterakan anggota PFI Medan.

“Salah satunya mungkin dengan rumah subsidi nol DP. Insyallah,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PFI Medan periode 2020-2023 Rahmat Suryadi bersama Sekretaris Arifin Al Alamudi mengucapkan selamat atas terpilihnya kepengurusan baru.

“Saya ucapkan selamat kepada ketua terpilih, semoga dapat menjalankan amanah dan membesarkan PFI Medan kedepannya” ucap Rahmat.

Pewarta Foto Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan memajukan dan melindungi kepentingan pewarta foto sebagai sebuah profesi yang terhormat. PFI juga telah terverifikasi dari Dewan Pers.

Organisasi yang didirikan 22 Maret 1992 ini pada awalnya bernama Focus, namun pada 18 Desember 1998, atas prakarsa pewarta foto media cetak di Jakarta organisasi ini berganti nama menjadi Pewarta Foto Indonesia.

Acara Musda PFI Medan kali ini didukung oleh sejumlah sponsor yaitu XL Axiata, UMSU dan sejumlah tokoh masyarakat di Kota Medan. (rel/tri)

Kongres Advokat Indonesia Sumut Gelar Rakerda, Siap Beri Edukasi Hukum kepada Masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD Konggres Advokat Indonesia Sumatera Utara, menggelar Rakerda DPD Konggres Advokat Indonesia Sumatera Utara. Dilaksanakan The Heritage Resort and Restauran Bukit Lawang Sabtu (9/12/23).

Turut Hadir dalam Rakerda Kongres Advokat Indonesia, Ketua DPD KAI Sumut Matjon Sinaga SH.M.Hum, Sekretaris Aulia Jufri SH.MH, seluruh Prof Dr Yasmirah Mandasari, pengurus DPD KAI Sumut, ada Rianto SH MH, Armansyah Agussalim SH MH, Panpel Marici Zulda, SH dan Pengurus DPC KAI Medan Marah Sakti, Ketua DPC KAI Langkat & Binjai, Ketua dan Pengurus DPC KAl DeliSerdang, Ketua dan pengurus Batubara. Ketua DPC KAI dan Pengurus Tabagsel dan undangan lainnya.

Ketua DPD KAI Sumut Matjon Sinaga SH.M.Hum didamping Sekretaris Aulia Jufri SH MH. mengatakan berharap hasil dalam rakerda ini, untuk berguna kepada anggota KIA khususnya dan masyarakat.

“Kita akan mengambil program langkah-langkah edukasi hukum kepada masyarakat, melakukan kerjasama bersama penegak hukum Kepolisian, Kejaksaan, dan lain-lainnya, ” tegasnya.

Masih kata Matjon, pihaknya akan membina hubungan dengan antar organisasi Advokat yang lain-lainnya, supaya satu dalam pemikiran dalam Hukum. Dimana kita lihat banyak sekali kekurangan-kekurangan penegakan hukum yang sebagai masyarakat menilai masih berat sebelah, tajam kebawah tumpul keatas, katanya.

” Kita tidak bisa memungkiri juga, tapi banyak juga yang idealis, ” lanjutnya.

Berkaitan dengan pesan bangsa pada hari ini akan melakukan Pilpres, kepada seluruh panitia Pelaksanaan, diharap untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan melakukan pekerjaannya secara profesional. Sehingga tidak menimbulkan keragu-raguan. ” Harapan kita kedepan, penegakan hukum adalah hal yang pertama di republik Indonesia ini, “terangnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD KAI Sumut, Aulia Jufri SH.MH., menambahkan, berkaitan dengan pelaksanaan ajang pemilihan Presiden 2024 nanti, pihaknya selaku organ penegak hukum berharap, agar pemilihan pilpres akan berjalan sesuai ketentuan undang-undang. ” Kita selaku salah satu penegak hukum, siap mendampingi dan mengawal dan mengawasi pelaksanaan pilpres ini, supaya tetap berjalan jujur dan adil sebagai yang di kehendaki oleh masyarakat dan bangsa Indonesia ini, ” sebutnya.

Terkait pendampingan hukum terhadap caleg Ketua DPD KAI Sumut Matjon SH.M.Hum menjelaskan, “Terhadap anggota calon legislatif (caleg) maupun partai yang merasa di curangi, kita Konggres Advokat Indonesia (KAI), siap melakukan pembelaan hukum secara bersama-sama,”pungkasnya. (rel/sih)

Milenial Tiga Ajak Pilih Pemimpin yang Merakyat

Kaum milenial menjadi kelompok pemilih terbesar pada Pemilu dan Pilpres 2024.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Milenial Tiga Shandy Saragi mengatakan, kaum milenial dan Z menjadi kelompok pemilih terbesar pada Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ini menunjukkan kepentingan besar dari kelompok ini dalam arah masa depan negara.

“Anak muda umumnya menginginkan pemimpin yang merakkat, visioner, terbuka, dan responsif terhadap isu-isu sosial, teknologi, dan lingkungan,” ujar pria yang akrab disapa Oslenk usai acara Millenial Tiga menggelar Democration Talk dengan tema Pemimpin Ideal di Mata Kaum Milenial (Pemimpin Gimmick atau Merakyat) di Hitam Putih Coffee Jalan Pasar Baru No 54, Medan Selayang, Jumat (8/12).

Lebih lanjut, Oslenk bilang, pemimpin yang diinginkan kaum milenial adalah mereka yang mampu berkomunikasi secara efektif, memahami kebutuhan rakyat, dan memiliki kesadaran akan kesetaraan serta keadilan.

“Pemimpin merakyat yang mendengarkan aspirasi serta bersedia terlibat langsung dengan masyarakat dianggap lebih diinginkan,” bebernya.

Pemimpin yang merakyat, kata Oslenk, biasanya dianggap lebih mampu memahami dan mewakili kebutuhan serta aspirasi masyarakat secara umum. Meskipun begitu, ada beragam gaya kepemimpinan yang bisa efektif, namun memiliki keterhubungan dengan rakyat dapat menjadi nilai tambah yang besar.

“Kemampuan untuk terhubung dengan rakyat, mendengarkan masukan mereka, dan bertindak sesuai dengan kebutuhan adalah hal penting dalam kepemimpinan yang efektif,” tuturnya.

Disatu sisi, Oslenk menilai golput mungkin terlihat sebagai bentuk protes, tapi dalam konteks pemilu yang penting, menyuarakan hak pilih seringkali lebih efektif daripada golput. Partisipasi dalam pemilu memungkinkan pemilih untuk memengaruhi arah politik dan pemilihan pemimpin yang diharapkan. “Jadi, lebih baik mencari pemimpin yang sesuai dengan harapan daripada tidak berpartisipasi sama sekali,” tandasnya.

Sementara itu, Fredick Broven Ekayanta menyampaikan, saat ini dengan tingginya jumlah pemilih dari kaum milenial yang akrab disebut Gen Z, membuat media sosial adalah sesuatu yang seksi sebagai sarana kampanye jelang Pemilu dan Pilpres 2024.

“Fenomena ini sendiri ditangkap para calon presiden yang akan bertarung pada perhelatan Pilpres 2024 mendatang. Namun, jangan maraknya berkampanye di medsos hanya menghasilkan gimmick-gimmick yang terbilang tak penting dalam menampilkan visi dan misi,” jelasnya.

Dijelaskan Fredick, saat ini medsos yang digemari kaum millenial adalah platform yang menyajikan durasi pendek, seperti Tik Tok dan Instagram.

“Berdasarkan hasil survey sendiri, saat ini memang banyak konstituen yang menjadikan medsos dengan durasi pendek sebagai landasannya. Dengan demikian, para calon sepertinya terus mengaktifkan pola seperti ini. Padahal, masyarakat butuh pemimpin yang merakyat,” katanya.

Ditambahkannya, saat ini masyarakat butuh pemimpin yang merakyat untuk bisa menyampaikan visi yang penting dalam berpolitik, bukan hanya gimmick yang bisa dinikmati untuk bersenang-senang,” pungkasnya.

Elna Sipayung menjelaskan, gimmick di medsos memang saat ini menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan elektabilitas.

“Namun, untuk konteks pilpres, ini jelas tak relevan. Untuk mencari pemimpin yang akan mengurusi 281 juta penduduk tak bisa hanya melihat melalui medsos visi dan misinya, apalagi banyak gimmick,” katanya.

Elna juga mengatakan, saat ini hanya tiga syarat yang wajib dimiliki sosok yang akan jadi pemimpin di Indonesia.

“Wawasan, gagasan dan pengalaman. Itu merupakan aspek yang wajib dimiliki untuk menjadi seorang pemimpin,” ujarnya.

Untuk itu, Elna kembali menegaskan gimmick di medsos memang diperlukan seorang pemimpin untuk mem-branding dirinya, sebagai seorang pemimpin yang merakyat dan mengedepankan kepentingan rakyat.

“Jadi diskusi seperti ini sangat dibutuhkan untuk meng-upgrade pola pikir kaum millenial dalam memilih pemimpin yang berkualitas untuk menuju Indonesia Emas,” tutupnya.

Selanjutnya, acara diteruskan dengan diskusi antara peserta dan narasumber membahas sistem demokrasi dan memilih pemimpin untuk Indonesia. (rel/tri)

Karib Ganjar Kabupaten Asahan Deklarasi, Bagikan 1000 Nasi Kotak

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Dukungan terhadap Capres-Cawapres nomor 3 terus mengalir, datang dari Ratusan Masyarakat Kabupaten Asahan tergabung dalam Relawan Karib Ganjar pada Jumat (8/12/2023) di Desa Sei Silau Timur Buntu Pane Asahan mendeklarasikan diri untuk mendukung Ganjar Pranowo dan Mahfid MD Sebagai Capres dan Cawapres pada Pilpres tahun 2024

Sebelum Deklarasi pada malam harinya, Relawan Karib Ganjar Kabupaten Asahan mendahului kegiatan dengan melakukan kanfasing pada siang hari melalui pembagian 1000 nasi kotak kepada Masyarakat Asahan dan Kota Tanjung Balai

“Pembagian nasi kotak ini merupakan bagian dari deklarasi dukungan kepada Pak Ganjar dan Pak Mahfud dari Masyarakat Asahan,” ujar Koordinator kanvasing Kabupaten Asahan Samsul Bahri

Dalam deklarasi Relawan Karib Ganjar Kabupaten Asahan dihadiri oleh setidaknya 500 orang dan Ketua TPD Ganjar Mahfud Asahan Rosmansyah serta Perwakilan TPD Ganjar Mahfud Provinsi Sumut Dr. Aswan Jaya turut hadir dan memberikan pidato politiknya,

“Kemenangan Ganjar Mahfud merupakan kemenangan rakyat kecil, sebab pak Ganjar dan Mahfud mewakili calon dari rakyat kecil, mereka menjadi pimpinan nasional bukan karena orang tua tetapi berpijak pada diri sendiri dengan mengabdi kepada Allah dan rakyat sehingga banyak melahirkan berbagai prestasi. Karena itulah mereka kita percayakan sebagai pimpinan bangsa Indonesia,” sebut Rosmasyah

Selanjutnya Aswan Jaya dengan kapasitas sebagai TPD Ganjar Mahfud Sumut menyatakan bahwa “pilihan Ganjar Mahfud sebagai Presiden RI kedepan sesungguhnya membuka harapan baru yang mampu memberikan harapan kepada rakyat Indonesia untuk hidup lebih baik dalam situasi perkembangan tekhnologi dan pelanggaran hukum yang begitu banyak. ” Ganjar Mahfud merupakan sosok yang tepat dan terbaik untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dan rakyat Indonesia,” tegasnya. (rel/ade)

Imbang, Suporter Serang Bench Pemain PSMS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan gagal mengunci tiket babak 12 besar Liga 2 musim 2023/2024 setelah ditahan imbang PSPS Riau di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu (9/12/2023). Hasil ini membuat suporter kecewa dan menyerbu bench pemain PSMS.

Kick-off pertandingan ini terpaksa tertunda selama 30 menit. PSPS enggan melakoni pertandingan dan melakukan protes karena wasit yang memimpin pertandingan disebutkan sedang menjalankan sanksi.

Anak asuh Ridwan Saragih ini akhirnya bersedia melakoni pertandingan setelah wasit diganti.

PSMS yang dituntut menang untuk mengamankan tiket, memulai laga dengan buruk. Mereka kesulitan menembus pertahanan PSPS.

Sedangkan PSPS yang mengandalkan serangan balik, justru sering membuat pertahanan PSMS kewalahan. Namun akibat kurang tenang, pemain PSPS gagal mencetak gol.

Peluang PSMS baru tercipta pada menit ke-27 melalui pemain asing Jose Valencia. Berawal dari tendangan bebas, Valencia gagal memanfaatkan bola, meski tinggal berhadapan dengan penjaga gawang PSPS.

Jose Valencia kembali memiliki peluang di menit ke-45. Namun tendangannya kembali ditepis kiper PSPS yang menjadi man of the match pada laga ini. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Pada babak kedua, PSMS meningkatkan serangan. Mereka menekan pertahanan PSMS. Peluang pun diperoleh melalui Jose Valencia, Ikhsan Chan, hingga Rachmad Hidayat. Namun semua gagal menjadi gol.

Pertandingan pun berakhir imbang tanpa gol. Hasil ini membuat peluang PSMS untuk lolos ke babak 12 besar semakin berat. Ayam Kinantan minimal harus meraih hasil imbang saat bertandang ke markas Sriwijaya FC, pada laga terakhir.

Hasil ini juga membuat Suporter kecewa. Mereka sempat meneriaki pelatih PSMS Miftahudin Mukson yang dinilai tidak memiliki kemampuan.

Apalagi suporter sempat meminta agar Nico Malau dimasukkan, karena Jose Valencia tumpul. Bukannya mendengarkan permintaan penonton, Miftahudin justru memasukkan Assanur Rijal menggantikan Jose Valencia.

Kekecewaan penonton semakin memuncak usai pertandingan berakhir. Penonton dari tribun Timur masuk ke lapangan. Mereka melempari steward dengan batu dan kayu.

Karena kalah banyak, steward pun mundur menyelamatkan diri masing-masing. Suporter pun menyerang dan merusak bench pemain. Bahkan mereka empat melempari tribun VIP.

Usai pertandingan, Pelatih PSMS Miftahudin Mukson tidak terlihat. Temu pers dengan media usai pertandingan hanya dihadiri Asisten Pelatih Legimin Raharjo dan Rachmad Hidayat.

Legimin Raharjo mengatakan, Miftahudin Mukson telah meninggalkan stadion dan langsung ke bandara karena harus mengikuti kursus lisensi AFC Pro di Jakarta.

“Coach Miftah sudah berangkat usai pertandingan. Dia harus kembali ke Jakarta untuk menghadiri kursus lisensi AFC Pro,” ujar Legimin Raharjo.

Legimin mengakui para pemain sudah berjuang, namun belum beruntung. Dengan demikian, PSMS harus berjuang maksimal di kandang Sriwijaya FC nanti. (dek)

Debat Perdana, Ganjar-Mahfud Bakal Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dan HAM

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aryo Seno Bagaskoro mengatakan, capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD bakal fokus soal materi terkait komitmen penegakan supremasi hukum pada debat perdana, Selasa (12/12/2023) pekan depan.

“Fokus materi yang akan dibawakan Pak GP-MMD pada debat besok adalah penegasan tentang komitmen penegakan supremasi hukum,” kata Seno kepada wartawan Sabtu (9/12).

Seno menyatakan, masyarakat sudah mengetahui bahwa Ganjar dan Mahfud memiliki kedekatan dengan topik yang dibahas dalam debat. Pada debat perdana mengangkat tema Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik, dan Kerukunan Warga.

Oleh karena itu, kata Seno, debat perdana yang digelar KPU ini menjadi panggung bagi Ganjar dan Mahfud. “Pak Ganjar adalah lulusan S1 Hukum yang pernah menjadi legislator, sedangkan Pak Mahfud punya reputasi sebagai pendekar hukum yang pemberani. Jadi debat pertama ini adalah panggung beliau berdua,” ujarnya.

Dalam visi-misinya, Ganjar dan Mahfud menuangkan soal Supremasi Hukum Progresif dan Menjamin HAM hingga penyelesaian kasus pelanggaran HAM yang terjadi. “Terus berupaya menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM secara berkeadilan. Utamanya terhadap kasus pelanggaran HAM yang menjadi beban peradaban bagi bangsa dan negara,” tulis dokumen visi-misi pasangan nomor urut 3 itu.

Selain itu, Ganjar-Mahfud juga akan menjamin Kebebasan Sipil. Seperti hak kebebasan berpendapat, berekspresi, berserikat, dan menyebarkan informasi untuk dapat mewujudkan kehidupan sipil yang bebas dan bertanggung jawab. “Memperlancar konsultasi-dialog antara pemerintah dan masyarakat sipil, serta mengembalikan khitah parpol sebagai perangkat demokrasi dengan meningkatkan pendanaan negara terhadap partai politik.,” pungkasnya. (rel/adz)

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel – Saki Hamsat Bramono

Penetapan Komisaris dan Direktur Telkomsel_1: (kiri-kanan) Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna; Direktur Sales Telkomsel, Adiwinahyu Basuki Sigit; Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam; Direktur Utama Telkomsel, Nugroho; Direktur Human Capital Management Telkomsel, R. Muharam Perbawamukti; Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng; Direktur Finance and Risk Management Telkomsel, Mohamad Ramzy; Direktur Information Technology Telkomsel, Bharat Alva. Penetapan susunan baru Komisaris dan Direksi Telkomsel sejalan dengan strategi Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan dalam melanjutkan akselerasi pengembangan layanan Fixed Mobile Convergence (FMC) guna menguatkan ekosistem digital Indonesia yang inklusif, mendorong dan mengembangkan pemanfaatan teknologi telekomunikasi terkini, serta meningkatkan performansi bisnis perusahaan.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom Indonesia) dan Singapore Telecommunications Ltd (Singtel) selaku pemegang saham PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) telah mengangkat Sarwoto Atmosutarno sebagai Komisaris menggantikan Nanang Pamuji Mugasejati efektif sejak 1 Desember 2023. Kemudian, mengangkat Nugroho sebagai Direktur Utama menggantikan Hendri Mulya Syam, dan mengangkat Indra Mardiatna sebagai Direktur Network menggantikan Nugroho, di mana keputusan ini berlaku efektif sejak 8 Desember 2023.

Dengan demikian, untuk susunan Komisaris Telkomsel saat ini selengkapnya sebagai berikut:

  • Komisaris Utama                                        : Wishnutama Kusubandio
  • Komisaris                                                     : Heri Supriadi
  • Komisaris                                                     : Yose Rizal
  • Komisaris                                                     : Sarwoto Atmosutarno
  • Komisaris                                                     : Yuen Kuan Moon
  • Komisaris                                                     : Anna Yip

Sedangkan, untuk susunan Direksi Telkomsel saat ini selengkapnya adalah:

  • Direktur Utama                                           : Nugroho
  • Direktur Finance and Risk Management: Mohamad Ramzy
  • Direktur Sales                                              : Adiwinahyu Basuki Sigit
  • Direktur Network                                        : Indra Mardiatna
  • Direktur Planning & Transformation      : Wong Soon Nam
  • Direktur Information Technology            : Bharat Alva
  • Direktur Marketing                                    : Derrick Heng
  • Direktur Human Capital Management   : R. Muharam Perbawamukti

Penetapan susunan baru Komisaris dan Direksi Telkomsel sejalan dengan strategi Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan dalam melanjutkan akselerasi pengembangan layanan Fixed Mobile Convergence (FMC) guna menguatkan ekosistem digital Indonesia yang inklusif, mendorong dan mengembangkan pemanfaatan teknologi telekomunikasi terkini, serta meningkatkan performansi bisnis perusahaan.

Telkomsel juga berkomitmen untuk memperkuat visi perusahaan menjadi penggerak terdepan penyedia layanan dan solusi gaya hidup digital mobile kelas dunia yang terpercaya. Serta, memastikan keberlanjutan misi perusahaan untuk konsisten menghadirkan layanan dan solusi digital mobile yang melebihi ekspektasi para pengguna, menciptakan nilai lebih bagi para pemegang saham, serta mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa.(rel)

Aswan Jaya Sebut Metode Pembelajaran Semakin Banyak di Era Digital

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Di era digital, proses pembelajaran berkembang dengan pesat. Jika dulunya belajar hanya dilakukan dengan tatap muka, namun di era digital saat ini, belajar bisa dilakukan dengan sistem online atau daring.

Demikian disampaikan Direktur Aswaja Online Dr H Aswan Jaya SH MIkom ketika menjadi pemateri Pelatihan Literasi Digital dengan tema Pertumbuhan Karir dalam Era Digital di Pendopo Perjuangan Simpang Dolok Batubara, Jumat (8/12/2023). Aswan mengungkapkan, belajar di era digital saat ini memiliki sejumlah keuntungan yang signifikan.

Pertama, akses informasi yang luas. Dengan adanya internet dan teknologi digital, akses ke informasi menjadi lebih mudah dan cepat. “Kita dapat mencari informasi tentang hampir semua topik yang kita minati dengan menggunakan mesin pencari dan situs web. Ini memungkinkan kita untuk belajar tentang hal-hal baru dan memperluas pengetahuan kita dengan mudah,” katanya.

Kedua, fleksibilitas waktu dan tempat. Belajar di era digital memberikan fleksibilitas waktu dan tempat yang tinggi. “Kita dapat mengakses sumber daya pembelajaran online kapan saja dan di mana saja sesuai kenyamanan kita,” ujar Aswan.

Ketiga, keterjangkauan dan aksesibilitas. Banyak sumber daya pembelajaran online yang tersedia secara gratis atau dengan biaya yang terjangkau. “Kita dapat mengakses kursus online, video tutorial, e-book, dan sumber daya lainnya dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada pendidikan formal tradisional. Ini membuka pintu bagi individu yang sebelumnya sulit mengakses pendidikan formal untuk belajar dan mengembangkan diri,” jelasnya.

Keempat, interaksi dan kolaborasi. Meskipun belajar secara online, kita masih dapat berinteraksi dan berkolaborasi dengan sesama pembelajar. “Melalui forum diskusi, grup studi online, atau platform pembelajaran berbasis komunitas, kita dapat berbagi pemikiran, ide, dan pengalaman dengan orang lain yang memiliki minat dan tujuan yang sama,” beber Aswan.

Keenam, Keterampilan yang Relevan dengan Pasar Kerja. Belajar di era digital memungkinkan kita untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan saat ini di pasar kerja. “Kita dapat mengikuti kursus online atau sumber daya pembelajaran digital lainnya untuk mengasah keterampilan teknologi, keterampilan komunikasi digital, keterampilan analisis data, dan banyak lagi,” sebutnya.

Keenam, pembelajaran mandiri dan Self-Paced. Belajar di era digital memberikan kesempatan untuk belajar secara mandiri dan mengatur kecepatan belajar sesuai dengan kebutuhan individu.

Sebelumnya, penggiat media sosial dari Asahan Rosmansyah STP menyampaikan, saat ini teknologi digital sangat berkembang pesat salah satunya adalah adanya Kecerdasan Buatan ( IA) yang mampu menggantikan peran kerja manusia. “Dengan kecerdasan buatan saat ini, apapun kerjaan manusia bisa digantikannya, oleh karena itu kita harus mempersiapkan diri menghadapi kecanggihan IA itu hingga kita tak tergantikan oleh IA,” jelasnya.

Sementara narasumber lainnya, Syafi’i Sitorus MIKom menuturkan, di era digital ini tingkat pertumbuhan semakin meningkat karena ada teknologi yang dihasilkan hingga membuat manusia lebih cepat berbisnis dengan memanfaatkan aplikasi seperti Shopee, lazada, blibli dan lainya. Selain itu, ada juga pembayaran secara digital seperti Ovo, Link, GO-PAY dan lainnya.

Acara pelatihan itu diikuti sekitaran 500 orang yang berasal dari kalangan mahasiswa, ibu rumah tangga dan para orang tua. (adz)