25 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 849

Bersama Warga, Jajaran Kelurahan Sei Sikambing C II Gotong Royong Bersihkan Drainase

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, membuat sampah-sampah di saluran drainase Jalan Inspeksi Lingkungan I & II, Kelurahan Sei Sikambing C-II, Medan Helvetia, mengalami penumpukkan dan menyumbat parit. Menindaklanjuti atensi Camat Camat Medan Helvetia Putra Ramadan SSTP, Lurah Sei Sikambing CII Ade Kurniawan SSos beserta jajarannya dan warga, melakukan gotong royong mengorek sekaligus membersihkan sampah-sampah tersebut demi mewujudkan lingkungan bersih dan nyaman.

Dalam arahannya, Lurah Sei Sikambing C II Ade Kurniawan mengimbau seluruh warga agar peduli dan terus berupaya menjaga kebersihan drainase dengan tidak membuat sampah kedalam drainase tersebut. Selanjutnya Ade Kurniawan turut mengapresiasi kegiatan gotong royong ini dan berharap kegiatan ini harus terus dilakukan secara bergilir dan konsisten agar persoalan tumpukan sampah didalam drainase dapat teratasi.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan gotong royong ini dan berharap kolaborasi bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan tetap terus dijaga. Karena semangat gotong royong merupakan semangat warisan dari para leluhur yang harus tetap dijaga demi terciptanya ikatan emosional dan sosial yang kuat di antara masyarakat,” ungkapnya.

“Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong kita dapat mengatasi semua persoalan yang ada dimasyarakat dapat teratasi sebagaimana visi dan misi Walikota Medan Bobby Nasution agar tetap Berkolaborasi menuju Medan Berkah di masa mendatang,” imbuhnya.

Selain membersihkan saluran drainase, kegiatan gotong royong juga turut melakukan pembabatan rumput di sepanjang Jalan Inspeksi. Lurah juga mengimbau warga sekitar agar tidak membuang sampan ke saluran drainase dan area sekitar.

Kegiatan tersebut turut juga dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan dan dibantu oleh petugas P3SU Kelurahan. Dan ditutup dengan sesi foto bersama dengan semua pihak yang terlibat. (rel/adz)

Deklarasi Rekan Ganjar Tanjungbalai, Masyarakat Dukung Revitalisasi Pemukiman Nelayan

istimewa/sumutpos DEKLARASI: Rekan Ganjar Tanjungbalai mendeklarasikan mendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Presiden RI 2024.

SUMUTPOS.CO – Masyarakat Tanjungbalai deklarasikan diri mendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Presiden RI 2024. Masyarakat menyebut organisasi relawannya bernama Rekan Ganjar Tanjungbalai, Rabu (6/12).

Deklarasikan tersebut dilakukan di desa pesisir tepatnya di Desa Bagan Asahan Tanjungbalai, dihadir lebih dari 400 orang.

Ketua Relawan Rekan Ganjar Ruslan menyatakan, bahwa harga mati Ganjar Mahfud harus menang di Tanjungbalai. “Segala cara akan kami lakukan untuk memenangkan Ganjar Mahfud di Tanjungbalai,” ucapnya dengan penuh semangat saat memberikan sambutan usai deklarasi.

Ketua TPD Ganjar Mahfud Asahan Rosmansyah yang hadir pada deklarasi menyatakan bahwa program utama Ganjar Mahfud di Tanjungbalai ada 3 hal yaitu revitalisasi pemukiman nelayan, pemanfaatan halaman rumah lebih ekonomis dan jonasi wilayah tangkap yang adil.

Sementara itu, masyarakat yang hadir menyatakan siap memenangkan Ganjar Mahfud. “Hati kami bergetar karena pak Ganjar dan pikiran kami tidak kalud karena Pak Mahfud,” ujar Ustad Asmi Taher. “Kami setuju dan berharap Pak Ganjar saat jadi Presiden nanti melakukan program Revitalisasi Pemukiman kami karena kalau kebakaran sulit dipadamkan dan menjalar ke banyak rumah warga,” lanjut Asmi Taher.

Aswan Jaya yang turut hadir sebagai pembina dalam sambutannya menyatakan bahwa banyak alasan mengapa memilih Ganjar dan Mahfud. “Kedua tokoh nasional ini memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang mengelola negara dengan baik, dari sisi nilai kerakyatan maka Pak Ganjar pilihannya, dari sisi penegakan hukum maka Pak Mahfud pilihannya,” pungkas Aswan Jaya. (red)

Jumat Berbagi, Relawan Arus Ganjar Bagikan 3000 Nasi Kota di 3 Kabupaten Kota

Ketua Relawan Arus Ganjar Ir, Romi HS (pakai kaca mata hitam) didampingi Pembina Relawan Arus Ganjar Dr.Hj. Fitriani Manurung, M.Pd (jilbab hitam) foto bersama usai membagi-bagikan nasi kotak, Jumat (8/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Relawan yang mengatasnamakan diri Arus Ganjar membagi-bagikan 3000 nasi kotak untuk masyarakat dan kaum duafa di tiga kabupaten kota sekaligus.

Kegiatan dengan tema Jumat Berbagi bersama Ganjar – Mahfud dilaksanakan di Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, Jumat (8/12).

Di kota Medan relawan Arus Ganjar berbagi di beberapa kecamatan. Diantaranya Kecamatan Medan Johor, Medan Maimun, Medan Labuhan dan Medan Denai. Masing – masing kabupaten kota dibagi sebanyak 1000 nasi kotak.

Pasangan calon Presiden RI periode 2024 – 2029 nomor urut 3 Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden dan calon wakil Presiden Mahfud MD melalui Tim Relawan Arus Ganjar turun langsung ke jalanan gelar Jumat Berbagi.

Kegiatan Jumat Berbagi tersebut melibatkan personel relawan Arus Ganjar sebanyak 20 orang dipimpin Ketua relawan Arus Ganjar Ir. Romi HS.

Pembina Relawan Arus Ganjar Dr.Hj. Fitriani Manurung, M.Pd kepada para awak media mengatakan, para relawan Arus Ganjar bergerak mendekati masyarakat sebagai pemilik suara untuk mendukung dan memilih Capres-Cawapres Ganjar Pranowo – Mahfud MD, untuk memenangkan di Pemilu 2024 mendatang.

“Sebagai relawan Arus Ganjar kita akan memanfaatkan waktu yang ada, untuk membantu peserta pengusung, guna memenangkan pasangan Ganjar – Mahfud di Sumatra Utara,” ujarnya.

Fitriani juga mengatakan, Arus ganjar bergerak ke masyarakat sebagai pemilik suara, untuk mendukung dan mencoblos pasangan Ganjar – Mahfud agar menang satu putaran di pemungutan suara yang bakal dihelat, Rabu (14/2) mendatang.

“Hal ini dilakukan sekaligus memperkenalkan Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden dan calon wakil Presiden Mahfud MD periode 2024 – 2029,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Relawan Ir, Romi HS mengatakan, semua relawan bersatu namun mereka juga bergerak sendiri-sendiri dengan satu tujuan untuk memenangkan Ganjar – Mahfud untuk menjabat Presiden – Wakil Presiden RI periode 2024 – 2029 mendatang.

“Kita terus bergerak untuk menyosialisasikan sosok Ganjar – Mahfud dan bertekad untuk memenangkannya,” terangnya. (rel/tri)

Wali Kota Gunungsitoli di Luar Negeri, Pengesahan APBD 2024 Terkendala

Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Pengesahan APBD Kota Gunungsitoli Tahun Anggaran 2024, tertunda gara-gara Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua sedang berada di Luar Negeri. Atas ketidakhadiran Wali Kota dalam Rapat Paripurna pengesahan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2024 itu, DPRD Gunungsitoli menyurati Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan tembusan Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).

“Ini tentunya sangat merugikan kita sebagai warga Kota Gunungsitoli,” kata Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Gunungsitoli, Markus K Hulu dalam keterangan persnya yang diterima SumutPos.co, Jumat (8/12/2023) malam.

Menurut Markus, sekitar dua tahun terakhir, Wali Kota Gunungsitoli sering melakukan perjalanan keluar negeri. Dia memperkirakan, hampir 40 kali Lakhomizaro Zebua ke luar negeri dan diduga tanpa izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri). “Berdasarkan informasi yang kami peroleh, terakhir wali kota berangkat pada 26 Oktober 2023, dan sampai sekarang belum kunjung pulang dari luar negeri,” ujarnya.

“Kami kurang tahu, apakah dia dalam keadaan sakit atau ada kegiatan lain di luar negeri. Memang berdasarkan informasi yang kami dengar, dia sedang melakukan medical check up di Penang, Malaysia. Tapi, itupun kami tidak bisa pastikan,” terangnya.

Namun Markus merasa heran, selama wali kota di luar negeri, ada beberapa surat yang bersifat penting diterbitkan dan ditandatangani langsung oleh wali kota. “Ini sangat aneh. Seperti Surat Wali Kota Gunungsitoli Nomor: 14/10105/DPMD/2023 Perihal Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Desa se-Kota Gunungsitoli tertanggal 28 November 2023. Tentunya hal ini menimbulkan banyak asumsi publik, serta kuat dugaan bahwa surat tersebut keluar bukan ditandatangani wali kota. Karena sebulan terakhir wali kota berada di Penang, Malaysia,” ungkapnya.

Menurut Markus, jika Lakhomizaro Zebua sedang sakit, sehingga harus membutuhkan perawatan intensif dan tak bisa menjalankan roda pemerintahan, dia menyarankan agar mengundurkan diri saja. “Sudahlah, Kalau beliau sudah tidak mampu lagi akibat sakit dan jarang masuk kantor, jangan terlalu dipaksakan. Saran saya, mending beliau buat surat pengunduran diri saja, itu lebih terhormat dan jangan korbankan rakyatmu,” katanya.

Di sisi lain, Markus juga menerangkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengajuan permohonan izin perjalanan dinas ke luar negeri bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah yang berdasarkan pada Pasal 39 ayat 5 (lima) Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Dalam pasal itu dinyatakan, bahwa izin, dispensasi, atau konsesi yang diajukan oleh pemohon wajib diberikan persetujuan atau penolakan oleh Badan dan/atau Penjabat Pemerintahan paling lama 10 hari kerja sejak diterimanya permohonan, kecuali ditentukan lain dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dia pun menyebutkan, permohonan izin ke luar negeri tentunya memiliki limit waktu dalam proses penyelesaian administrasi. “Hal tersebut tidak serta merta dikeluarkan izin tanpa memenuhi prosedur dan ketentuan yang ada. Menurut Ketentuan, untuk bupati atau wali kota dan wakil-wakilnya harus mendapat izin dari menteri dalam negeri berdasar surat pengantar dari gubernur,” jelasnya.

Karenanya, dia mempertanyakan apakah Wali Kota Gunungsitoli ke luar negeri atas izin Mendagri? Markus pun berharap, Pj Gubsu Hassanudin dan Mendagri agar dapat memberikan peringatan atau teguran, bahkan mengusulkan pemberhentian Wali Kota Gunungsitoli, karena telah menyimpang dari ketentuan. “Mendagri harus konsekuen dan tegas terhadap kepala daerah yang bekerja tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Payung hukumnya jelas kok, yaitu melaksanakan UU No. 23 tahun 2014. Kita tunggu komitmen Mendagri,” tegasnya.

Yang tak kalah penting lagi, lanjut Markus, selain memberikan sanksi kepada kepala daerah dan pemerintah daerah, Kemendagri juga harus mewujudkan akuntabilitas dan transparansi tata keuangan daerah. “Perlu ditelusuri, atas dasar apa Wali Kota Gunungsitoli bepergian ke luar negeri secara berturut-turut. Termasuk dari mana sumber dana yang dipakai. Kami menunggu tindakan Mendagri selanjutnya,” tandasnya. (rel/adz)

Pemko Tebingtinggi dan RSUP Adam Malik Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama

MoU: Pemko Tebingtinggi melalui RSUD dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi dan Direktur RSUP Adam Malik melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dalam hal pelayanan kesehatan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan penyelenggaraan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis, keperawatan dan tenaga kesehatan lainnya, serta penelitian khususnya di bidang kesehatan Tuberkulosis di Gedung Administrasi RSUP Adam Malik Jalan Bunga Lau Medan Tuntungan, Kota Medan.

Kesepakatan Bersama ini ditandatangani langsung oleh Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani, Kepala RSUD dr Kumpulan Pane dr Irwansyah dan Direktur Utama RSUP Adam Malik, Zainal Safri.

Syarmadani menjelaskan pelaksanaan penandatanganan Kesepakatan Bersama ini sebagai implementasi dari transformasi kesehatan dalam meningkatkan sumber daya manusia kesehatan yang terstandar.

“Dengan adanya peningkatan kompetensi SDM tenaga medis, keperawatan dan tenaga kesehatan lainnya, serta penelitian khususnya di bidang kesehatan Tuberkulosis, kita harapkan mutu atau kualitas tenaga kesehatan di Kota Tebingtinggi ini betul-betul sesuai dengan kompetensi yang diinginkan,” kata Syarmadani, Jumat (8/12/2023).

Syarmadani menjelaskan bahwa adanya peningkatan kompetensi SDM ini, diharapkan hasilnya dapat berlangsung efektif, terutama pada peningkatan kualitas SDM.

“Ruang lingkup Penandatangan Kesepakatan Bersama ini meliputi, jejaring rujukan dalam bidang pelayanan kesehatan, pengembangan fasilitas, sarana dan prasarana kesehatan, pengembangan SDM yang meliputi pendidikan dan pelatihan dan penelitian dalam bidang kesehatan,” paparnya.

Turut hadir, Pj. Sekdako H. Kamlan Mursyid, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian. (ian/ram)

Cak Imin Janjikan 15 Juta Lapangan Kerja Baru

HADIR: Cak Imin saat menghadiri deklarasi Caleg DPR RI Dapil Sumut I PKB, Rania Adiba Dasopang di Hotel Grand Canaya, Jalan Darussalam, Medan, Jumat (7/12/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon Wakil Presiden nomor urut 1 sekaligus Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menyinggung tingginya angka pengangguran di Indonesia.

Dikatakan Cak Imin, hingga saat ini ada total 8 juta orang pengangguran penuh atau sama sekali tidak memiliki pekerjaan dan 34 juta orang setengah pengangguran atau tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Total saat ini setidaknya ada 8 juta orang di Indonesia yang berstatus pengangguran penuh. Ini betul-betul nganggur, yang setengah menganggur jumlahnya 34 juta orang,” ucap Cak Imin saat menghadiri deklarasi Caleg DPR RI Dapil Sumut I PKB, Rania Adiba Dasopang di Hotel Grand Canaya, Jalan Darussalam, Medan, Jumat (7/12/2023) sore.

Untuk itu, kata Cak Imin, seluruh partai pendukung dan para relawan Capres – Cawapres Nomor Urut 1, Anies – Muhaimin (Amin) harus bersatu untuk memenangkan Amin. Sebab bila menang di Pilpres 2024, Cak Imin memastikan bahwa Anies Baswedan dan dirinya akan menciptakan 15 juta lapangan kerja baru.

“Amin menang akan membangun dan menciptakan lapangan kerja, minimal 15 juta lapangan kerja baru,” tegas Cak Imin disambut teriakan ‘Perubahan’ oleh ratusan massa yang hadir.

Untuk itu, jelas Cak Imin, nantinya pihaknya akan membuat program yang terintegrasi antara sekolah atau kampus dengan setiap dunia kerja.

“Sekolah dan kampus tidak boleh berdiri sendiri, harus nyambung dengan dunia kerja. Sebelum lulus dia harus punya skill dan kompetensi, sehingga terserap di dunia kerja dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Cak Imin juga menyampaikan adanya program pendidikan berkualitas dengan harga murah apabila Anies Baswedan dan dirinya memenangkan Pilpres 2024.

“Amin menang, kita akan buat pendidikan berkualitas tapi dengan harga yang murah. Sebab untuk apa murah kalau tidak berkualitas, dan tidak semua orang mampu menjangkau sekolah berkualitas kalau biayanya mahal,” pungkasnya.

Seperti diketahui, janji Cak Imin terkait pendidikan berkualitas dengan harga murah tersebut sekaligus menjawab apa yang disampaikan Caleg DPR RI Dapil Sumut I PKB, Rania Adiba Dasopang pada pertemuan itu.

Diketahui sebelumnya, pada pertemuan tersebut, Rania Adiba Dasopang menyampaikan keluhan warga Sumatera Utara, khususnya Kota Medan yang kerap terkendala biaya untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas bagi putra-putrinya.

“Gus Muhaimin, ibu-ibu disini mengeluh, biaya sekolah mahal. Bahkan ada ibu-ibu yang tidak sanggup membayar SPP anaknya,” kata Rania disambut teriakan pembenaran dari ibu-ibu yang hadir.

Pada kesempatan itu, Rania Adiba Dasopang juga meminta Cak Imin agar dapat memperhatikan keluhan para ibu di Sumatera Utara yang kerap menjerit akibat mahalnya biaya kebutuhan hidup, khususnya biaya bahan-bahan poko.

“Tak hanya biaya sekolah, bahan-bahan pokok juga mahal. Ibu-ibu disini butuh perubahan. Kami yakin Anies – Muhaimin akan memberikan perubahan bagi bangsa ini,” tandasnya.

Pantauan Sumut Pos, turut hadir pada kesempatan itu, Ketua TKD Anies – Muhaimin Sumut Edy Rahmayadi, pengurus DPP PKB, DPD PKB Sumut, DPD PKB Medan, serta segenap pengurus partai pendukung Anies – Muhaimin dan para relawan.
(map/ram)

Coffe Morning Bersama Wartawan, Pj Wali Kota Tebingtinggi Akan Perbaiki Ekonomi Masyarakat

PAPARKAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ketika memberikan pemaparan terkait perkembangan Kota Tebingtinggi menghadi Tol Tebingtinggi Lima Puluh dan Tol Tebingtinggi Pematang Siantar.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani berjanji akan perbaiki perekonomian masyarakat Kota Tebingtinggi. Hal tersebut diungkapkannya saat Coffe Morning dengan puluhan wartawan unit Pemko Tebingtinggi yang dilaksanakan oleh Dinas Kominfo, di Gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (8/12/2023).

Syarmadani menuturkan bahwa memperbaiki perekonomian masyarakat terkait dibukanya pintu Tol Tebingtinggi Indrapura Kuala Tanjung dan Lima Puluh dan rencananya pintu Tol Tebingtinggi Pematang Siantar akan menambah penurunan penghasilan masyarakat Kota Tebingtinggi.

“Perekonomian masyarakat Kota Tebingtinggi terlebih dahulu diperbaiki. Kita mulai dari dan bagaimana pengguna kendaraan yang melintasi Kota Tebingtinggi agar tetap singgah ke Kota Tebingtinggi karena ada pelayanan jasa baik bidang kesehatan dan perdagangan khas oleh-oleh asal Kota Tebingtinggi,” paparnya.

Bilang Syarmadani, bukan hanya khas oleh-oleh Kota Tebingtinggi seperti roti kacang dan lemang, kulinernya juga harus bisa mengingatkan pengunjung untuk tetap singgah baik dari segi kemasan, harga dan rasa serta pelayanan yang terbaik seperti keramahan para pedagang.

“Kalau dari segi kuliner dan oleh- oleh khas Tebingtinggi tidak mencukupi untuk perbaikan ekonomi di Kota Tebingtinggi, tetapi sektor jasa lainnya sangat mendukung untuk perbaikan ekonomi Kota Tebingtinggi,” ungkap Syarmadani.

Maka sektor jasa lain yang harus ditingkatkan adalah pelayanan jasa seperti bidang kesehatan, Pemko Tebingtinggi sudah melakukan kerjasama dengan rumah sakit di Kota Medan, bahwa nantinya pelayanan untuk kesehatan jantung bisa dilakukan lakukan di rumah sakit yang ada di Kota Tebingtinggi.

“Saat ini kita meningkatkan pelayanan rumah sakit dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi untuk menaikkan menjadi bintang satu (Multi Players) dengan kelengkapan beberapa alat medis yang canggih mulai dari pemeriksaan jantung, pemeriksaan penyakit lainnya dan akan mendatang orang-orang yang kondisi sakit ke rumah sakit di Kota Tebingtinggi,” jelasnya.

Nantinya orang yang sakit tersebut tidak lagi datang ke Medan atau Penang, seperti masyarakat dari Kota Asahan, Kisaran, Batubara, Simalungun dan Kota Pematang Siantar akan berobat ke Kota Tebingtinggi. Pemko Tebingtinggi saat juga sudah menjalin kerjasama dengan rumah sakit besar di Kota Medan untuk merujuk pasiennya ke rumah sakit yang ada di Kota Tebingtinggi.

“Sekarang saja untuk berobat kerumah sakit besar milik Pemerintah di Kota Medan harus antri menunggu giliran untuk cek medikal atau pemeriksaan dokter, kenapa kita tidak mengambil kesempatan tersebut agar mereka bisa datang berobat ke rumah sakit di Kota Tebingtinggi,” bilang Syarmadani.

Maka dari itu semua, ujar Syarmadani akan tumbuh perekonomian masyarakat, terutama pada sektor kuliner seperti makanan dan oleh-olehnya, karena mereka yang datang sudah pasti akan membeli makanan di Tebingtinggi, sektor ini juga akan menumbuhkan kenaikan hunian perhotelan yang ada di Kota Tebingtinggi, mereka akan menginap di Tebingtinggi.

“Nah seperti ini peluang yang akan kita tangkap untuk memperbaiki perekonomian masyarakat Kota Tebingtinggi dari sektor jasa. Kita harapkan apa yang akan kita laksanakan ini mendapatkan dukungan penuh dari wartawan dan masyarakat Kota Tebingtinggi,” paparnya.

Begitu juga di bidang pendidikan, rencana Pemko Tebingtinggi akan bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU), Unimed dan UINSU, di bidang kedokteran, nantinya kerjasama ini akan Kita lakukan untuk menambah jumlah dokter yang ada di Kota Tebingtinggi. Dengan UINSU, rencana kampus di Tebingtinggi akan dibuka prodi kebidanan dan keperawatan, maka ini juga peluang bisnis yang sangat baik.

“Gedung UINSU sudah ada di Kota Tebingtinggi tepatnya di Jalan Gunung Lauser, nah di sektor bisnis ini akan munculnya tempat kost kostan untuk mahasiswa dan berbagai peluang lainnya seperti kafe serta fotokopi, ini juga menaikkan taraf hidup ekonomi masyarakat Kota Tebingtinggi,” ungkapnya.

Hadir dalam acara tersebut Pj Sekdako Kamlan Mursyid, Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, OPD dan Forkompinda Kota Tebingtinggi. (ian/ram)

Rapat Pimpinan KPU se-Sumut, Pj Gubsu Dorong Peningkatan Partisipasi Pemilih

NARASUMBER: Pj Gubernur Sumut, Hassanudin saat menjadi narasumber di acara Rapat Pimpinan KPU se Sumut. (ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin ingin partisipasi pemilih pada Pemilu dan Pilkada 2024 semakin tinggi. Begitu juga dengan kualitas pemilih, semakin banyak yang mengenal dan paham akan gagasan pilihannya.

Hal ini disampaikan Pj Gubernur Hassanudin saat menjadi narasumber di acara Rapat Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Sumut di Hotel JW Marriott, Medan. Dengan begitu, Pemilu dan Pilkada 2024 akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang diharapkan masyarakat.

“Tidak hanya secara prosedural dan seremoni berjalan baik, tetapi sejauh mana partisipasi pemilih, baik kuantitas maupun kualitas, semakin baik,” kata Hassanudin, Jumat (8/12/2023).

Selain itu, dia juga berharap indeks pembangunan demokrasi tahun depan meningkat. Di tahun 2021 Indeks Demokrasi Sumut sebesar 77,60 dan tahun 2022 meningkat menjadi 79,53.

“Tiap tahun di Sumut meningkat dan Pemilu, Pilkada tahun depan harus bisa membuat lebih meningkat lagi,” kata Hassanudin.

Dia juga berpesan kepada KPU se-Sumut bekerja maksimal, karena Pemilu dan Pilkada tahun depan akan dilangsungkan secara serentak. “Kompleksitasnya berbeda, tahun depan serentak dan baru pertama kali kita lakukan,” kata Hassanudin.

Sementara itu, Ketua KPU Sumut Agus Arifin mengatakan tahapan Pemilu berjalan dengan lancar. Dia memastikan distribusi logistik ke seluruh gudang kabupaten/kota akan selesai pada 13 Februari 2024.

“Kita sudah menyelesaikan tahapan demi tahapan, dan sekarang tahapan kampanye, kalau logistik seperti tinta, kotak suara dan lainnya sudah di gudang 33 kab/kota, sedangkan surat suara secara keseluruhan akan terdistribusi 13 Februari,” kara Agus Arifin.(gus)

Ali Yusuf Resmi Dilantik Jadi Bupati Deliserdang, Pj Gubsu Tekankan Penurunan Stunting

LANTIK: Pj Gubernur Sumut, Hassanudin saat melantik H.M Ali Yusuf Siregar Bupati Deli Serdang defenitif, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Deliserdang, H M Ali Yusuf Siregar resmi dilantik sebagai Bupati Deliserdang defenitif. Pelantikan tersebut, dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin di Aula Tengku Rizal Nurdin, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Jumat (8/12/2023) sore.

Pelantikan ini, berdasarkan surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, dengan nomor 100.2.1.3-6231 tahun 2023, tertanggal 30 November 2023.

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin dalam sambutannya, mengajak Ali Yusuf untuk melakukan terobosan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik hingga melakukan penekanan stunting di Kabupaten Deliserdang.

“Sama kita fokus, tentang pembangunan daerah dan pelayanan publik, serta pengendalian inflasi dan pengendalian stok pangan dan harga terlebih menjelang Nataru,” kata Hassanudin.

Hassanudin juga menekankan kepada Ali Yusuf harus mampu menangani dan mengendalikan stunting dan kemiskinan ekstrem khususnya, di Deliserdang dengan mengaktifkan posyandu dan anggaran stunting.

Hassanudin memuji bahwa investasi di Kabupaten Deliserdang sangat baik. Sehingga memberikan kontribusi dalam pendapat asli daerah (PAD) bagi Sumut dan Deliserdang sendiri.

Pada tahun 2023, APBD Kabupaten Deliserdang sebesar Rp 4,5 triliun dengan jumlah penduduknya, mencapai 2 juta jiwa. Atas hal itu, Hassanudin dilakukan pengelolaan dengan baik bagi kesejahteraan masyarakatnya.

“Kita tahu tahun 2023 Deliserdang mengelola APBD yang cukup besar dengan jumlah penduduk cukup besar,” kata Hassanudin.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan juga mengajak Ali Yusuf untuk menyukseskan Pemilu 2024 dan Pilkada serentak tahun 2024.

“Menjelang Pemilu, saya mengajak semua pihak menjaga kondusivitas dan netralitas ASN. Mari jaga ketentraman bersama Forkopimda,” tandas Hassanudin.

Untuk Diketahui, Dengan Ali Yusuf sebagai Bupati Deli Serdang, melanjutkan sisa jabatannya, Periode 2018-2023. Sedangkan, akhir masa jabatannya berakhir pada 27 Desember.

Ali Yusuf ditunjuk sebagai Plt Bupati Deliserdang. Karena, Bupati Deliserdang, sebelumnya Ashari Tambunan menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dan sudah menjadi Daftar Caleg Tetap (DCT), yang bertarung di Pileg 2024.

Dimana, Kabupaten Deliserdang masuk dalam calon Pj Bupati yang diusulkan 3 nama dari DPRD Deli Serdang dan tiga nama lagi, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, diajukan ke Kemendagri RI. Karena, berakhir masa jabatan Bupatinya.(gus/ram)