Home Blog Page 855

USM Indonesia Gelar Closing Ceremony PMM3, Bawa Kembali Kenangan Kita

CENDERA MATA: Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes memberi cendera mata pada peserta PMM3, Selasa (19/12).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

SEBANYAK 101 mahasiswa dari 49 perguruan tinggi pada 15 provinsi diluar Pulau Sumatera memiliki kenangan manis di Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia. Mereka terlihat bersuka cita saat mengakhiri program nasional Pertukaran Mahasiswa Merdeka angkatan 3 (PMM3) yang berlangsung sejak September 2023.

Menandai berakhir program Kemendikbud Ristek tersebut, USM Indonesia mengggelar closing ceremony PMM3, Selasa (19/12). Kegiatan dengan tema: Bring Back Our Memories (Bawa Kembali Kenangan Kita) diwarnai penampilan drama, tari, fashion show dan nyanyian peserta PMM3. Ada pula pemotongan tumpeng, kue tar dan pemberian cendera mata untuk mempererat kekeluargaan peserta PMM3 dengan USM Indonesia.

Penutupan PMM3 dihadiri Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM dan Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes. Secara online memberi apresiasi yakni Manager PMM3 Kemendikbud Ristek Rajib K Arruzzi. Turut hadir di Ign Washington Purba Hall, para wakil rektor, pimpinan fakultas, program studi dan dosen USM Indonesia.

Dr Ivan Elisabeth Purba MKes bangga pada peserta, pengelola PMM3 dan dosen modul nusantara yang jadi satu keluarga dimana USM Indonesia jadi rumah kita bersama. Rektor pun optimis peserta PMM3 sebagai anak-anak pilihan dapat menjunjung tinggi persatuan, menikmati kebhinekaan dan membawa bangsa Indonesia yang lebih baik.

Selama empat bulan, lanjut rektor, peserta PMM3 di USM Indonesia mengikuti banyak kegiatan antara lain tatap muka dengan Kapoldasu, kepala LLDikti Sumut, duta besar hingga melaksanakan penghijauan dan ke berbagai objek wisata di Sumut. Demikian pula pengenalan budaya Nias, Batak Toba dan semarak seni budaya nusantara.

Manager PMM3 Kemendikbud Ristek Rajib K Arruzzi memberi apresiasi pada USM Indonesia karena telah menyukseskan PMM3. ”Bertukar sementara, bermakna selamanya,” kata Rajib K Arruzzi. Turut menyampaikan apresiasi pada USM Indonesia juga disampaikan Sr Stella Estella Dos Santos dari STIKes Fatima Pare-pare.

Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM mengungkapkan Sari Mutiara terkenal dengan disiplin. Ia pun berpesan agar peserta PMM3 tatkala kembali berkunjung ke Sumut untuk dapat datang ke USM Indonesia.

Sedangkan Ns Janno Sinaga SKep MKep SpKMB (wakil rektor I) selaku pengelola PMM3 di USM Indonesia berterima kasih karena 101 peserta PMM3 telah memilih untuk kuliah satu semester dikampus tersebut. (dmp)

Jaksa Segera Eksekusi Aiptu Fidel Ferdinan Terkait Narkoba

TERPIDANA: Aiptu Fidel Ferdinan Bate'e, terpidana kasus narkoba saat menjalani sidang di PN Medan. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumut, segera melakukan eksekusi penahanan terhadap Aiptu Fidel Ferdinan Bate’e (37) terpidana kasus Narkotika jenis sabu seberat 68,45 gram. Oknum polisi itu, akan menjalani hukuman 4 tahun penjara, yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) .

Vonis itu dinyatakan inkracht dikarenakan oknum polisi yang bertugas di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumut itu tidak mengajukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

“Terdakwa tidak mengajukan banding atas putusan yang diberikan majelis hakim. Oleh karena itu, putusan tersebut dinyatakan telah berkekuatan hukum tetap,” kata JPU Febrina Sebayang, Selasa (19/12/2023).

Dia mengaku akan segera melakukan eksekusi penahanan terhadap Aiptu Fidel Ferdinan, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Salinan putusan tersebut sudah kita terima dari PN Medan, saya juga telah mengajukan surat ke pimpinan dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait eksekusi penahanan tersebut,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, majelis hakim yang diketuai As’ad Rahim Lubis menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada Aiptu Fidel Ferdinan Bate’e karena dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana Narkotika jenis sabu, pada 5 Desember 2023.

Putusan itu sama (conform) dengan tuntutan JPU Febrina Sebayang yang sebelumnya menuntut terdakwa Aiptu Fidel Ferdinan Bate’e dengan pidana penjara selama 4 tahun.

Dalam putusannya, majelis hakim sependapat dengan JPU bahwa terdakwa Aiptu Fidel Ferdinan terbukti melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Meski terbukti bersalah dan divonis 4 tahun penjara, majelis hakim dalam amar putusannya tidak ada menyatakan perintah penahanan terdakwa Aiptu Fidel Ferdinan, sehingga dirinya hingga saat ini masih bebas menghirup udara segar.

Diketahui, kasus ini berawal dari terdakwa Aiptu Fidel Ferdinan Bate’e diamankan oleh tim Unit Intel Kodim 0208/Asahan, karena diduga membawa narkotika jenis sabu di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kisaran, Kabupaten Asahan, pada 5 Juni 2023.

Dari mobil terdakwa, Intel Kodim 0208/ Asahan mengamankan barang bukti sabu seberat 68,45 gram. Petugas juga mengamankan, satu unit timbangan digital, plastik bungkus kecil, enam unit ponsel, dompet, satu lembar KTA Polri, satu stel baju Polri, dan Sim A.

Selanjutnya, terdakwa Aiptu Fidel Ferdinan diserahkan ke Satres Narkoba Polres Asahan. Lalu, pada 7 Juni 2023, terdakwa Aiptu Fidel Ferdinan tiba di Mako Dit Res Narkoba Polda Sumut guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Namun, setelah diproses dan ditetapkan sebagai tersangka, diketahui Aiptu Fidel Ferdinan tidak ditahan sejak dari penyidik, penuntut umum sampai dengan sidang putusan di PN Medan. (man/ram)

KPU Labuhanbatu Diskusi Peran Media di Pemilu 2024

DISKUSI: Ketua KPU Labuhanbatu didampingi Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan, di acara diskusi peran media dalam pelaksanaan Pemilihan Umum 2024.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu, Zafar Siddik Pohan didampingi Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan, Wahyuningsih membuka acara diskusi peran media dalam pelaksanaan Pemilihan Umum 2024, di Rantauprapat, Selasa (19/12/2023).

Zaffar mengakui peran media sangat bermanfaat pada penyelenggara Pemilu dan masyarakat.

“Karena tanpa media, info yang sampai ke publik akan kurang. Maksudnya, ada pesan yang tak maksimal tersampaikan ke masyarakat selaku pemilih,” ujarnya.

Pihaknya menilai agar masyarakat pemilih mendapat informasi terkait pelaksanaan dan tahapan pemilu 2024 mendatang perlu bekerjasama dengan media dalam menyampaikan informasi.

“Bersama media komisioner akan meningkatkan layanan informasi pelaksanaan Pemilu. Khususnya berapa jenis kertas surat suara yang akan dipergunakan pemilih di TPS mendatang,” bebernya.

Sehingga lanjutnya dapat meminimalisir problem dan indikasi riak riak atas disinformasi. Dengan pola selektif pemberitaan akan tersampaikan informasi penting kepada pemilih dan masyarakat luas.

“Agar proses pemberitaan sejumlah informasi dapat tersampaikan secara baik. Karenanya peran media dibutuhkan pada pemilu 2024 mendatang,” tandasnya.

Sementara itu, mantan Ketua Bawaslu Labuhanbatu Parulian Silaban dalam kesempatan itu menyampaikan dalam pelaksanaan pemilu 2024 ditentukan melalui regulasi hukum berlaku dan melalui Prolegnas.

Ketua Korda Akademi Pemilu dan Demokrasi (APD) Labuhanbatu ini menambahkan regulasi pelaksanaan Pemilu 2024 adalah UU 1945 Pasal 22E UU No7 tahun 2023 perubahan UU no 7 tahun 2017 tentang Pemilu. UU no 40 tahun 1999 tentang pers, PKPU dan lainnya.
Parulian juga membahas jauh tentang kampanye dalam ruangan, lapangan terbuka, media kampanye baik menggunakan media massa dan media sosial, alat peraga kampanye dan rapat umum.

Sejumlah bahasan diskusi mengemuka di acara tersebut. Khususnya mengenai potensi pelanggaran dan batasan jadwal kampanye serta pengawasan media sosial yang terus berkembang. (fdh/ram)

KM Dorolonda Bersandar Di Pelabuhan Bandar Deli Belawan

BERLABUH: KM Dorolonda bersandar dan mengangkut penumpang asal Batam yang akan merayakan Natal Dan Tahun Baru 2024 di Medan tiba di Pelabuhan Belawan, Selasa (19/12/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – KM Dorolonda yang mengangkut penumpang asal Batam bersandar di Pelabuhan Belawan, Medan, Selasa (19/12/2023).

KM DoroLonda yang didatangkan PT Pelni dalam mempersiapkan mudik Nataru 2024 ini menurunkan 2.160 penumpang dari Batam. Kemudian akan berangkat kembali ke Batam dengan membawa 1.500 penumpang. Selain ke Batam, kapal ini juga akan ke Tanjung Balai Karimun, Bitung dan Jakarta.

Kepala Operasional PT Pelni Medan Martin mengatakan, kapal dari Pelabuhan Belawan akan kembali berangkat pada hari yang sama. Selanjutnya kapal kembali tiba di Pelabuhan Belawan pada tanggal 7 Januari 2024 dan kembali berangkat ke Batam.

“Harapannya ke depan, para penumpang diharap membeli tiket kapal sebelum tiba harinya, selain itu para penumpang harus berhati hati dan mentaati peraturan protokoler karena di Jakarta sudah tersebar Virus Covid,” ujarnya. (mag-1/ram)

SMK Negeri 2 Tebingtinggi Gelar Job Fair Bersama Dunia Usaha dan Industri

BERSAMA: Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kota Tebingtinggi Rizki Hasanah Nasution didampingi Iwar Supriatin dan Khairul Anwar serta guru di depan SMK Negeri 2 Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi.l

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kota Tebingtinggi akan menggelar kegiatan akbar Job Fair dengan berbagai perusahaan industri tanggal 20-21 Desember 2023 di SMK Negeri 2 Jalan Gunung Lauser Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi.

Kepala Sekolah SMK Negeri 2, Rizki Hasanah Nasution menjelaskan kegiatan Job Fair ini rencananya tidak hanya diperuntukkan bagi alumni SMK Negeri 2 saja, tapi kegiatan ini juga terbuka untuk umum dan khususnya bagi masyarakat Kota Tebingtinggi.

“Tujuan dari diadakan kegiatan Job Fair pada kali ini adalah merupakan salah satu dari program SMK PK Reguler Lanjutan. Kegiatan Job Fair ini adalah kegiatan yang kedua yang sebelumnya sudah pernah dilaksanakan di tahun 2021,” paparnya didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Iwar Supriatin dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Khairul Anwar, Selasa (19/12/2023).

Menurut Rizki Hasanah, diadakannya Job fair di SMK Negeri 2 Kota Tebingtinggi untuk menjaring para lulusan dari alumni SMK Negeri 2 dan alumni dari SMK/SMA lainnya yang ada di Kota Tebingtinggi agar dapat terjaring di dunia usaha dan dunia industri yang membutuhkan.

“Atas dasar itu SMK Negeri 2 Kota Tebingtinggi mengadakan kegiatan Job Fair dan ini merupakan kegiatan sekolah Pusat Keunggulan tahun ini dan kita menyalurkan tenaga kerja kepada perusahaan yang handal dan profesional,” jelasnya.

Rizki Hasanah menambahkan kegiatan Job Fair kali ini, SMK Negeri 2 bekerja sama dengan 12 dunia usaha dan dunia Industri. Usaha dan Industri tersebut berasal dari wilayah Kota Tebingtinggi dan sekitarnya juga perusahaan industri yang ada di wilayah Sumatera Utara, Provinsi Aceh dan Provinsi Riau.

“Harapan kita nantinya SMK Negeri 2 dapat memberi dan memiliki peluang untuk menyeleksi ataupun merekrut tenaga kerja yang tersedia dengan cara membuat jaringan yang lebih luas dengan dunia industri dan dunia usaha,” tutup Rizki Hasanah.

Sedangkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Iwar Supriatin menjelaskan bahwa Job Fair merupakan tempat bertemunya orang atau pencari kerja yang ingin melamar pekerjaan dengan rekrutmen secara langsung.

“Tidak heran jika kemudian bursa kerja menjadi langkah paling efektif bagi para pemula untuk mendapatkan pekerjaan. Dengan banyaknya pesaing, bagaimana caranya agar warga Kota Tebingtinggi bisa memperoleh pekerjaan yaitu salah satunya lewat bursa kerja atau Job Fair seperti yang akan kami laksanakan,” papar Iwar.

Selain media bursa kerja, Job Fair juga menjadi ajang bagi banyak perusahaan untuk promosi kultur pekerjaan ke para pencari kerja dan masyarakat. (ian/ram)

Tanah Bersertifikat Capai 435.000 Bidang, Tahun 2024 Kota Medan Sudah Terpetakan & Terdaftar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), mencatat pendaftaran bidang tanah di Kota Medan, sudah mencapai 600.000 bidang. Sementara, untuk tanah yang telah bersertipikat mencapai sekitar 435.000 bidang.

Hal itu, diungkapkan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto kepada wartawan, di Kota Medan, Senin (18/12/2023). Ia mengatakan atas data tersebut, sudah tercatat sekitar 78 persen dan sisanya 22 persen.

“Sudah tercatat 78%, kurang 22% lagi. Targetnya sebelum 2024 nanti berakhir Kota Medan sudah menjadi Kota Lengkap. Artinya apa? Artinya Kota Medan seluruhnya sudah terpetakan dan sudah terdaftar,” jelas Hadi Tjahjanto.

Pencatatan sertipikat tanah itu, hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan sertipikat tanah wakaf. Adapun tujuan dari penyertipikatan tanah antara lain untuk memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat, meminimalisir sengketa dan konflik pertanahan, serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Hadi Tjahjanto menuturkan, dampak pertambahan ekonomi dari penyertipikatan tanah di Kota Medan mencapai sekitar Rp12,8 triliun.

“Dari program PTSL ini dan masyarakat menggunakan sertipikat itu untuk agunan (menambah modal untuk pengembangan usaha, red), dan ini sangat positif,” ujar Hadi Tjahjanto.

PTSL sendiri merupakan Program Strategis Nasional (PSN) Kementerian ATR/BPN yang telah dijalankan sejak tahun 2017 untuk mempercepat proses pendaftaran tanah. Hingga saat ini, sebanyak 110 juta bidang tanah telah terdaftar melalui program PTSL.

“Tahun 2024 kita targetkan selesai 120 juta bidang tanah sudah terdaftar, dari target yang harus diselesaikan 126 juta bidang tanah secara nasional,” tandas Hadi Tjahjanto.(gus/ram)

Caplok nama LPA Labuhanbatu, Pengurus Melapor ke Polisi

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Ketua dan Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Labuhanbatu, Agun Noto dan Zahara Nasution meradang. Pasalnya, mereka keberatan adanya oknum tertentu yang menggunakan lembaga tersebut untuk kepentingan pribadi

Merasa dirugikan, mereka melaporkan oknum tersebut ke pihak Mapolres Labuhanbatu, Rabu 13 Desember 2023 lalu.

“Ya. Secara resmi kita telah melaporkan dugaan pencaplokan nama LPA Labuhanbatu yang dilakukan oknum tertentu ke pihak berwajib,” kata Agun Noto dan Zahara Nasution kepada sejumlah wartawan di Rantauprapat, Selasa (19/12/2023).

Bukti pelaporan itu, dibuktikan dengan adanya surat tanda penerimaan pengaduan nomor 11/XII/2023/Sat Reskrim/Res Labuhanbatu.

Kata Zahara, pelaporan itu atas desakan pihak pengurus LPAI Sumut yang menjelaskan jika ada oknum tertentu mengaku sebagai Ketua KPAI Labuhanbatu sebagai korban aksi pembakaran sebuah mobil di Rantauprapat belum lama ini.

Dan, kejadian yang sempat menjadi berita viral di media sosial tersebut juga sampai ke Ketua LPA Indonesia, Kak Seto Mulyadi.

“Berita pembakaran mobil tersebut sampai ke kak Seto. Dan menanyakan ke kami tentang kebenaran peristiwa tersebut. Kami sebagai pengurus LPAI Labuhanbatu tidak ada mengalami insiden sebagai korban,” kata Zahara.

Dari sana, kemudian kita mengetahui ada seseorang yang mengalami peristiwa tersebut tapi membawa-bawa dan mengatasnamakan sebagai Ketua LPAI Labuhanbatu.

“Ini perlu kita luruskan. Kami pengurus LPAI Labuhanbatu tidak ada sebagai korban pembakaran mobil. Dan jika benar ada peristiwa tersebut, bukan sebagai pengurus LPAI Labuhanbatu,” tegasnya.

Pihak Kepolisian Resor Labuhanbatu belum berhasil dikonfirmasi terkait pengaduan itu. Kasi Humas Polres Labuhanbatu Iptu Porlando Napitupulu gagal konfirmasi dan belum bersedia menjawab pesan serta panggilan telepon. (fdh/ram)

Caleg DPR RI Alween Ong, Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pantai Cermin

PANTAI CERMIN, SUMUTPOS.CO – Sebagai langkah konkret untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat di kawasan pesisir, Alween Ong, caleg DPR RI Sumut 1 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menggelar dialog bersama para nelayan di Pantai Cermin.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi antara legislatif dan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan potensi daerah, pariwisata, dan kesejahteraan kelompok nelayan.

Dalam suasana yang hangat dan akrab, Alween Ong yang tercatat sebagai caleg DPR RI nomor urut 6 itu, duduk bersama para nelayan untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan mereka. Dialog dimulai dengan diskusi tentang kondisi masyarakat sekitar Pantai Cermin, khususnya kelompok nelayan yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

“Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat, terutama para nelayan, terdengar di tingkat legislatif. Dialog ini adalah wujud komitmen saya untuk menjadi perwakilan yang mendengarkan dan bertindak sesuai dengan kebutuhan konstituennya,” ungkap Alween Ong.

Dalam sesi dialog, perbincangan seputar peningkatan sektor pariwisata menjadi fokus utama. Alween Ong melihat potensi besar yang dimiliki oleh Pantai Cermin untuk menjadi destinasi wisata yang menarik.

Dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, Pantai Cermin memiliki daya tarik yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.

“Kita bisa menciptakan inovasi dalam promosi pariwisata Pantai Cermin. Dengan pengelolaan yang baik, kita dapat membuka peluang baru untuk lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” papar Alween Ong.

Dia menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung pariwisata, seperti akses jalan yang baik, sarana prasarana pendukung, dan promosi yang efektif. Rencana ini sejalan dengan visinya untuk menciptakan daerah Sumut 1 yang unggul dan berdaya saing di sektor pariwisata.

Alween Ong juga mengutarakan beberapa program unggulan yang akan dilaksanakannya untuk pemberdayaan kelompok nelayan. Salah satunya adalah program pelatihan keterampilan dan peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak nelayan.

Dia percaya bahwa melalui penguatan kapasitas dan peningkatan pengetahuan, kelompok nelayan dapat berkontribusi lebih besar pada pengelolaan sumber daya laut dan meningkatkan kesejahteraan mereka sendiri.

“Saya akan memastikan bahwa kebijakan yang mendukung pemberdayaan nelayan akan menjadi prioritas saya di DPR RI. Masyarakat pesisir harus merasakan manfaat langsung dari pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar kawasan wisata, Alween Ong turut mendistribusikan tenda becak kepada para abang becak yang beroperasi di Pantai Cermin. Hal ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada para abang becak agar dapat beroperasi dengan lebih nyaman dan meningkatkan daya tarik wisatawan yang berkunjung.

“Abang becak adalah bagian integral dari pengalaman wisata di Pantai Cermin. Dengan memberikan tenda becak, kita berharap dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan sekaligus meningkatkan layanan wisata di daerah ini,” jelas Alween Ong.

Wirausaha Muda Peduli UMKM

Alween Ong, selain sebagai caleg, juga dikenal sebagai seorang wirausaha muda yang telah meraih berbagai penghargaan. Kepeduliannya terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tercermin dalam beberapa program unggulannya yang bertujuan untuk meningkatkan potensi daerah.

Salah satu programnya adalah Pendampingan bagi ibu-ibu wirausaha Pesisir. Alween Ong berharap dengan adanya Pendampingan wirausaha dapat semakin bertumbuh dan berkembang, memberikan kontribusi yang lebih besar pada perekonomian lokal.

Respons Positif dari Masyarakat

Masyarakat sekitar Pantai Cermin memberikan respons positif terhadap kegiatan dialog ini. Mereka mengapresiasi kehadiran Alween Ong yang peduli dan aktif mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jarang Caleg DPR RI yang datang langsung ke lapangan biasanya Cuma timses saja, ini langsung pula bu alween ong turun” ujar pak buyung salah seorang peserta dialog. Para nelayan merasa didengar dan berharap agar komitmen yang disampaikan dapat diwujudkan dengan tindakan konkret di tingkat legislatif.

Harapan Masa Depan

Alween Ong menyampaikan visinya untuk Sumut 1 yang lebih baik, di mana potensi daerah benar-benar dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Dia berkomitmen untuk terus bekerja keras, tidak hanya sebagai wakil rakyat, melainkan juga sebagai mitra pembangunan bagi masyarakat di Sumut 1.

“Dengan sinergi yang baik antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, saya yakin kita dapat mencapai masa depan yang lebih baik. Sumut 1 harus menjadi contoh dalam pemanfaatan potensi daerah dan pemberdayaan masyarakat,” pungkas Alween Ong dengan penuh semangat. (ila)

50 Persen Kebutuhan KPPS di Medan Sudah Terpenuhi

NARASUMBER: para narasumber Cofee morning KPU Medan bersama media, di Medan, Selasa (20/12/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – 50 persen dari kebutuhan untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Medan sudah terpenuhi.

Data tersebut berdasarkan hasil monitoring Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, Mutia Atiqah bersama tim, Minggu 17 Desember 2023 kemarin pada kelurahan-kelurahan yang ada di Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara.

Sebagai informasi, Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Medan pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang berjumlah 6.933.Sedangkan tenaga adhoc yang bertugas melaksanakan pemungutan suara pada masing-masing TPS di Kota Medan berjumlah 7 orang.

Berdasarkan angka tersebut, jumlah KPPS yang dibutuhkan untuk melaksanakan pemungutan suara pada 14 Februari 2024 di Kota Medan berjumlah 48.531.

Ketua KPU Medan Mutia Atiqah dalam coffe morning bersama media massa di Hotel LePolonia Medan, Selasa 19 Desember 2023 mengatakan, Kelurahan Helvetia Tengah menjadi salah satu contoh angka pendaftar yang masih rendah.

Menurut Mutia, saat monitoring pada hari Minggu, kemarin, tercatat hanya ada 337 orang yang telah mendaftar sebagai KPPS, sedangkan kebutuhannya sekitar 673 orang.

“Angka ini tentu saja masih belum mencapai target yang diharapkan, terutama mengingat terdapat 91 TPS di Kelurahan Helvetia Tengah,” ujar Mutia didampingi Kordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Bobby Nidel Dalimunthe dan Kordinator Divisi Teknik Penyelenggaraan, Muhammad Taufiqurrohman Munthe.

Kendati demikian, KPU Medan tidak berkecil hati dan terus mendorong masyarakat untuk berpartisipasi menjadi penyelenggara Pemilu di tingkat KPPS.

“Dengan semakin banyaknya pendaftar, proses Pemilu dapat berjalan dengan lebih baik dan efisien,” jelasnya.

Selain itu, Mutia mengungkapkan, di Kota Medan secara keseluruhan hampir seluruh Kecamatan masih memiliki persentase pendaftar sebagai KPPS sekitar 50 persen.

Karenanya, imbuh Mutia, upaya untuk meningkatkan jumlah pendaftar terus dilakukan oleh KPU Medan.

“Pada Senin 17 Desember 2023 kemarin, terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah pengembalian berkas bagi calon KPPS. Namun, hingga saat ini belum dapat dihitung secara akurat apakah peningkatan tersebut sudah memadai atau belum,” ungkapnya.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, sebutnya, KPU Medan mengimbau agar masyarakat berminat dan mau ikut serta dalam penyelenggaraan Pemilu sebagai KPPS.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan demokrasi di Kota Medan,” sebut Mutia.

Kemudian dari pada itu, untuk saat ini, kata Mutia, bilik, kotak suara, segel dan keperluan pemungutan suara sudah ada dan dalam tahap penyortiran di gudang logistik KPU, Jalan Kolonel Yos Sudarso Medan.

“Sedangkan surat suara diterima pada tanggal 20 Desember 2023. Setelah diterima, kami (KPU) akan melakukan penyortiran dan pelipatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Sumut, M Syahrir yang didaulat menjadi narasumber pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada KPU Kota Medan.

Namun, Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut ini berharap kegiatan coffe morning bersama awak media ini dilakukan KPU secara berkesinambungan.

“Momentum coffe morning ini sangat penting bagi kedua belah pihak. Baik, KPU dan awak media. Maka dalam kesempatan ini, saya sarankan ini dilakukan secara berkesinambungan,” kata Syahrir.

Sebab, kata Syahrir, sorotan media itu ‘nakal’, dalam artian para jurnalis ini melihat sesuatu itu dari sudut pandang yang berbeda.

“Nah, jika komunikasi antara KPU dan para jurnalis itu berjalan dengan baik, tentu informasi yang cepat, tepat dan akurat bisa didapatkan. Sehingga masyarakat dapat menerima informasi yang benar,” pungkas eks Ketua PWI Sumut ini.
(map/ram)

877 Orang Mendaftar Mudik Gratis

Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Agustinus.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara kembali gelar mudik gratis Natal 2023 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Program ini, bertujuan untuk membantu masyarakat, yang ingin merayakan Nataru bersama keluarga di kampung.

Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Agustinus mengungkapkan sudah mendaftar sebanyak 877 orang, sesuai data yang diperoleh hingga Selasa (19/12) pukul 13.55 WIB, sudah ada yang mendaftar sebanyak 877 orang. Dan dapat dipastikan, angka tersebut akan terus bertambah hingga pendaftaran ditutup.

Pendaftaran bisa dilakukan baik dengan datang langsung ke tempat-tempat yang sudah disediakan maupun dari link registrasi untuk daftar online links.id/MUDIKNATARUPEMPROVSU2023.

“Data terbaru sudah 877 orang lebih yang melakukan pendaftaraan mudik gratis tersebut,” ucap Agustinus.

Mudik gratis Nataru ini, Dishub Sumut, memfasilitasi 4 rute, yaitu Medan-Tarutung-Sibolga, lalu Medan-Kabanjahe-Pangururan. Kemudian, Medan-Kabanjahe-Sidikalang-Salak, dan terakhir Medan-Kisaran-Rantauprapat.

Agustinus mengatakan untuk keberangkatan dan pelepasan program mudik gratis Nataru akan berlangsung di Terminal Terpadu Amplas, Kota Medan, Sabtu (23/12/2023) pagi.

“Kita Pemprov Sumut kembali membuka musik Nataru gratis untuk membantu masyarakat Sumut yang ingin melaksanakan mudik bersama keluarga di kampung halaman,” kata Agustinus.

Untuk pendaftaran dalam program mudik gratis Nataru ini, Agustinus mengungkapkan bahwa calon peserta harus meregistrasi dengan cara scan barcode di fliyer ataupun brosur yang beredar pada 11-22 Desember 2023.

“Silakan lihat cara pendaftaran mudik gratis ini, melalui fliyer kita disampaikan. Baik di media sosial dan lainnya,” kata Agustinus.

Selain itu, masyarakat bisa juga mendaftar langsung di posko yang disiapkan di Kampus Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan, Universitas Methodist Indonesia (UMI) dan Unika St Thomas.

Lebih lanjut dikatakan Agustinus, kuota mudik yang disediakan di mudik Nataru gratis tahun ini sebanyak 1.200 orang. Namun kuota tersebut sifatnya dinamis, atau bisa saja bertambah.

Pada pemberangkatan 23 Desember 2023 nanti. Agustinus mengungkapkan direncanakan dilepas langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin.

“Pak Pj Gubernur sudah mengarahkan kami untuk melakukan persiapan terbaik,” tutur Agustinus.

Agustinus menjelaskan peserta mudik Nataru gratis dipastikan terlayani sebagus mungkin. “Nanti disiapkan snack dan makan, dan diangkut bus yang laik operasi,” tandas Agustinus.(gus/ram)