Home Blog Page 87

Diduga Ulah Calo di Bandara Kualanamu, Harga Tiket Pesawat Naik

BANDARA : Terminal Penumpang Pesawat Bandara Kualanamu di Deliserdang, beberapa waktu lalu.
BANDARA : Terminal Penumpang Pesawat Bandara Kualanamu di Deliserdang, beberapa waktu lalu.

LUBUKPAKAM – Harga tiket pesawat ke Medan – Jakarta melalui Bandara Internasional Kualanamu menaik tajam mencapai 30 persen,  kenaikan ini diperparah adanya percaloan tiket  di terminal Bandara Kualanamu, Deliserdang, Minggu (12/4).

Informasi dihimpun, harga tiket pesawat untuk maskapai Garuda Indonesia sebelumnya dikisaran Rp2,3 jutaan kini naik menjadi Rp2,8 jutaan kelas ekonomi. Untuk harga tiket batik air biasanya Rp2 juta naik menjadi Rp2,7 juta, untuk super Air jet biasanya Rp2 juta naik menjadi Rp2,3 juta. Harga tiket Lion Air biasa Rp1,7 juta naik menjadi Rp2,4 juta dan Citilink biasanya tiket harga Rp1,9 juta naik menjadi Rp2,4 juta.

Kenaikan harga tiket tersebut mencapai 30 persenan dari harga normal.  Keadan ini dikeluhkan warga yang biasa menggunakan jasa penerbangan udara untuk keperluan kerja, sekolah maupun berobat keluar daerah. Pihak maskapai sudah mencuri start menaikkan harga tiket efek isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) avtur.

Terkait maraknya aktivitas calo tiket di bandara Kualanamu yang meresahkan karena menjadi salah satu penyebab sulitnya tiket di booking calo di counter bandara tapi melalui calo ada tiket.

Humas PT Aviasi Bandara Kualanamu, M Zul Andrika mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan di terminal dan memastikan bahwa praktek calo tiket dilarang beroperasi di Bandara Kualanamu. “Kita akan cek dan tertipkan bila ada temuan calo,” pungkasnya.( btr/azw)

Pasang Tiang WiFi di Tebingtinggi Berujung Maut, Satu Pekerja Tewas Kesetrum Listrik

TKP: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi saat berada di tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (11/4).( Azan purba/ Sumut pos)
TKP: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi saat berada di tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (11/4).( Azan purba/ Sumut pos)

TEBINGTINGGI – kecelakaan kerja terjadi di Jalan Kutilang, kawasan AMD, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi. Tiga pekerja dilaporkan tersengat arus listrik saat melakukan pemasangan tiang jaringan WiFi Sabtu sore (11/4).

Peristiwa tersebut sontak menghebohkan warga sekitar. Informasi awal diterima petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi sekitar pukul 18.25 WIB dari laporan masyarakat.

Tak berselang lama, Tim Rescue C langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Sekitar lima menit setelah laporan masuk, petugas sudah tiba dan segera melakukan penanganan serta evakuasi terhadap para korban.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, insiden terjadi saat ketiga pekerja tengah memasang tiang jaringan. Diduga kuat mereka tidak menyadari adanya aliran listrik aktif di sekitar area kerja.

Akibat kejadian tersebut, satu orang pekerja dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Korban diketahui bernama Muhammad Dandy, warga Jalan Gurami, Kelurahan Badak Bejuang, Kota Tebingtinggi.

Sementara itu, dua rekan korban lainnya mengalami luka serius akibat sengatan listrik. Keduanya adalah Judika Manalu, warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lalang, serta T Rafli Aswar, warga Kelurahan Pasar Merah Barat, Kota Medan.

Kedua korban selamat saat ini telah dilarikan ke RSUD dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi untuk mendapatkan penanganan medis intensif di ruang UGD.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti jaringan WiFi yang sedang dipasang tersebut milik perusahaan mana. Warga sekitar menyebutkan ada beberapa perusahaan yang tengah melakukan pemasangan jaringan di lokasi tersebut.

Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian.

Adapun Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan agar setiap pekerjaan yang berisiko tinggi, terutama yang berkaitan dengan listrik, selalu mengutamakan standar keselamatan kerja. (mag-3/azw)

Bupati Labusel: Jalan Desa Pasti Dibangun 2026

GENDONG ANAK:Bupati Fery Sahputra gendong salah seorang anak saat bersama warga, Sabtu (11/4).
GENDONG ANAK:Bupati Fery Sahputra gendong salah seorang anak saat bersama warga, Sabtu (11/4).

LABUSEL – Hari libur tidak menjadi penghalang bagi Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, untuk terus menyerap aspirasi masyarakat. Pada Sabtu (11/4) kemarin, Fery kembali turun langsung ke pelosok desa melalui program ‘Jelajah Desa’, guna memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga di lapangan.

Didampingi Sekretaris Daerah M Reza Pahlevi Nasution, jajaran pimpinan OPD, para camat, serta komunitas pecinta trabas, rombongan memulai perjalanan dari rumah dinas di Desa Hadundung menuju Dusun Bangunsentosa, Desa Telukrampah, Kecamatan Torgamba.

Kehadiran Fery disambut antusias warga yang telah lama menantikan perhatian pemerintah terhadap kondisi akses jalan di wilayah mereka. Dalam dialog bersama masyarakat, Fery menegaskan bahwa pembangunan jalan di Dusun Bangunsentosa akan direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026.

“Jalan ini menyangkut aktivitas dan kehidupan masyarakat. Karena itu kita pastikan dibangun tahun ini,” tegasnya.

Selain infrastruktur, perhatian juga diberikan pada kebutuhan sosial masyarakat. Dalam suasana penuh keakraban, sekelompok ibu-ibu menyampaikan aspirasi bantuan alat nasyid. Menanggapi hal tersebut, Fery langsung menginstruksikan agar bantuan segera direalisasikan.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Kantor Desa Rasau, di mana Fery menyerahkan bantuan paket sembako kepada para lansia sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok rentan.

Fery menegaskan, dirinya bersama Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba berkomitmen memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke desa-desa terpencil. “Tidak ada kata libur untuk mendengar rakyat. Justru saat seperti ini kami manfaatkan turun langsung agar bisa melihat kondisi riil masyarakat,” ujarnya.

Agenda dilanjutkan ke mess perkebunan AEP, tempat rombongan disambut pihak perusahaan dan melaksanakan makan siang bersama dalam suasana kekeluargaan. Setelah itu, rombongan kembali bergerak menuju Dusun Aek Torop, Desa Asamjawa, sebelum akhirnya kembali ke rumah dinas.

Program Jelajah Desa yang terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan ini menjadi simbol kepemimpinan yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya dirancang dari balik meja, melainkan dimulai dari mendengar dan melihat kebutuhan warga secara nyata di lapangan.(mag-5/azw)

Pekan Imunisasi Dunia di Batubara, Leli: Imunisasi adalah Hak Dasar Manusia

PEKAN IMUNISASI: Ketua TP PKK Kabupaten Batubara yang diwakili Staf Ahli TP PKK, Ny Leli Syafrizal, menghadiri kegiatan Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia (PID) di Kantor Camat Airputih, Indrapura, Kecamatan Airputih, Jumat (10/4).(Komimfo.Batubara).
PEKAN IMUNISASI: Ketua TP PKK Kabupaten Batubara yang diwakili Staf Ahli TP PKK, Ny Leli Syafrizal, menghadiri kegiatan Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia (PID) di Kantor Camat Airputih, Indrapura, Kecamatan Airputih, Jumat (10/4).(Komimfo.Batubara).

BATUBARA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Batubara yang diwakili Staf Ahli TP PKK, Ny Leli Syafrizal menghadiri kegiatan Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia (PID) di Kantor Camat Airputih, Indrapura, Kecamatan Airputih, Jumat (10/4).

Dalam kegiatan tersebut, Ny Leli Syafrizal meninjau langsung pelayanan posyandu kepada balita serta mengikuti pemberian vaksin secara simbolis bersama Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Batubara, Renold Asmara, dan Kepala Puskesmas Indrapura, dr Juni Hainarida.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Airputih, Kepala Dinas Kesehatan PPKB Renold Asmara, serta Kepala Puskesmas Indrapura dr Juni Hainarida.

Dalam sambutannya, Ny Leli Syafrizal menegaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu hak dasar manusia yang harus dipenuhi dan diperjuangkan bersama, tidak hanya oleh individu penerima vaksin, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa untuk memastikan masyarakat terlindungi secara optimal, cakupan imunisasi harus tinggi dan merata di setiap wilayah. Namun demikian, saat ini cakupan imunisasi di Indonesia masih tergolong rendah sehingga belum mampu membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

“Kondisi ini mendorong Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dalam menutup kesenjangan imunitas. Diperlukan berbagai strategi kolaboratif, salah satunya melalui pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia tahun 2026,” ujarnya.

Berdasarkan data laporan bulanan Kabupaten Batubara per 9 April 2026, target capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) hingga Maret 2026 sebesar 23,25 persen, namun realisasi yang dicapai baru sebesar 6,45 persen. Capaian tersebut dinilai masih belum optimal.

Salah satu tantangan utama dalam meningkatkan capaian imunisasi di Kabupaten Batubara adalah masih adanya orang tua yang menolak imunisasi bagi anaknya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Batubara telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain peningkatan kesadaran dan edukasi masyarakat, optimalisasi peran tenaga kesehatan, peningkatan akses layanan imunisasi, penguatan kerja sama lintas sektor, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi khusus terhadap puskesmas dengan capaian rendah.

Mengakhiri sambutannya, Ny Leli Syafrizal mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program imunisasi demi kesehatan generasi masa depan.

“Dengan imunisasi, anak-anak akan mendapatkan perlindungan terbaik dari berbagai penyakit berbahaya dan mematikan, sehingga dapat tumbuh sehat dan tangguh dalam menghadapi masa depan,” pungkasnya. (lib/azw).

Tim Pembina Posyandu Dairi Salurkan Bantuan Sarana ke Pustu Sidiangkat

SALURKAN: Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Dairi Sri Dewi Manik (kiri), menyalurkan bantuan sarana Posyandu ke Pustu Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Jumat (10/4).(istimewa).
SALURKAN: Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Dairi Sri Dewi Manik (kiri), menyalurkan bantuan sarana Posyandu ke Pustu Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Jumat (10/4).(istimewa).

DAIRI — Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Dairi. Salah satunya melalui penyaluran bantuan mobiler dan sarana Posyandu ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Jumat (10/4).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Dairi Sri Dewi Manik, saat melakukan kunjungan untuk memantau pelaksanaan kegiatan Posyandu di wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya, Sri Dewi Manik menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen tim pembina untuk memastikan pelayanan kesehatan dasar berjalan optimal, sekaligus melihat langsung kondisi kesehatan masyarakat di tingkat lapangan.

“Kami ingin memastikan pelayanan Posyandu berjalan sesuai siklus hidup, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia. Peran kader sangat penting dalam keberhasilan Posyandu,” ujarnya.

Sri juga memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang dinilai tetap konsisten dan berdedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bantuan yang disalurkan merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, berupa mobiler dan sarana penunjang seperti meja, kursi, tenda, serta alat edukasi. Sarana tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan efektivitas pelayanan Posyandu.

Sri berpesan agar bantuan yang diberikan dapat dirawat dengan baik sehingga memiliki umur pakai yang panjang dan memberi manfaat berkelanjutan.

“Dengan sarana yang lebih baik, kami harapkan pelayanan kepada masyarakat semakin nyaman, ramah, dan cepat,” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong agar Posyandu dimanfaatkan sebagai pusat edukasi gizi masyarakat, khususnya dalam mendukung program penurunan angka stunting di Kabupaten Dairi.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Dairi Luber Sianturi, Camat Sidikalang Mawardy Tumanggor, Lurah Sidiangkat Bonar Bako, serta Kepala Puskesmas Batang Beruh Lidya Siburian.

Melalui dukungan sarana dan keterlibatan aktif para kader, diharapkan Posyandu di Dairi semakin berperan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. (rud/ila)

Setelah 15 Tahun, Pemkab Karo Kembali Rayakan Paskah

PASKAH: Pemkab Karo merayakan Paskah Oikumene setelah 15 tahun
PASKAH: Pemkab Karo merayakan Paskah Oikumene setelah 15 tahun

KARO – Setelah 15 tahun tak terlaksana, Pemkab Karo kembali merayakan Paskah Oikumene Tahun 2026. Paskah tahun ini dapat diwujudkan melalui perjalanan Viadolorosa dan dilanjutkan dengan kebaktian paskah di Jambur Milala Mas. Jumat (10/4).

Adapun yang menjadi tema Paskah pada tahun 2026 adalah “ Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17). Renungan Viadolorosa dibawakan oleh Pastor Daniel Manik dan Khotbah dibawakan oleh Pdt Khasna Barus,M.Th.M.Div.

Acara diawali Pukul 13.00 wib, bertempat di gereja GBKP Kota Kabanjahe, sebagai titik start Pawai Viadolorosa, menuju Jljambur Milala Mas dengan route Gereja GBKP Kota -Jl Veteran- Jl Jamin Ginting- Jambur Milala Mas. Dinhalaman Jambur Milala Mas juga dilaksanakan Pragmen penyaliban Yesus, antusias masyarakat cukup besar untuk melihat pragmen tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Karo  Antonius Ginting mengucapkan terimakasih kepada para pimpinan  Gereja, Lembaga Keagamaan, Tokoh Agama, atas kemiteraan yang baik selama ini.

Terus bersinergi menjaga kerukunan di Kabupaten Karo dan mengajak semua masyarakat karo menyebarkan semangat damai, kasih dan persaudaraan, serta bersama- sama membangun Tanah Karo simalem.  Melalui kolaborasi yang baik maka Kabupaten karo dapat mewujudkan Karo  Beriman, Karo Berbudaya, Karo Moderen, Karo Unggul dan Karo Sejahtera.

“Mari kita jadikan semangat Paskah sebagai momentum mempererat kebersamaan, memperkuat koordinasi, dan membangun komitmen bersama antara Pemerintah dan seluruh elemen  keagamaan untuk kemajuan Kabupaten Karo,” ucap Bupati Karo.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting,S.STP, MM, Anggota DPRD Kab.Karo Ketua TP PKK Kab. Karo Roswitha Antonius Ginting , Staf Ahli TP PKK Dahlia Komando Tarigan, Ketua DWP Kab.Karo Ny.Rehmilna Gelora Kurnia Ginting, utusan dari Moderamen GBKP, Kemenag Kab. Karo, Ketua dari dominasi Gereja Gereja se Kab. Karo, Kepala OPD, FKUB Kab.Karo, perwakilan dari Gereja-gereja dan seluruh undangan. (deo/ila)