Home Blog Page 911

DPRD Sumut Soroti Pendidikan Moral dan Budi Pekerti Anak Bangsa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting menekankan pentingnya pendidikan moral dan budi pekerti dalam membentuk karakter anak bangsa ke depan.

Hal tersebut disampaikan baskami saat kegiatan penyebaran wawasan kebangsaan, di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Hadir di acara itu Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Johor, Jusup Ginting beserta jajaran Kecamatan Medan Johor.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai, pada momentum hari guru kali ini, perlunya penguatan nilai-nilai keteladanan, welas asih, budi pekerti kepada para siswa. Hal tersebut tak lepas dari peran sentral Bapak dan Ibu Guru.

“Hari guru ini, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para guru kami yang telah berjasa besar, berperan dalam membentuk mental serta karakter anak bangsa,” kata Baskami, Sabtu (25/11/2023).

Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, Indonesia dewasa ini memgalami krisis moral, krisis kepemimpinan (leadership) dan keteladanan. Jika hal ini terus dibiarkan, maka tidak baik bagi generasi bangsa ini ke depan.

“Dahulu Bung Karno mencanangkan nation and character building, karena memang bangsa ini yang perlu dibentuk adalah mental dan karakternya. Hal tersebut merupakan kemauan kuat dari pemimpin bangsa, melihat tantangan yang dihadapi oleh generasi yang akan datang,” tambahnya.

Baskami menilai, kualitas atau kekuatan mental, moral, akhlak budi pekerti anak merupakan kepribadian khusus yang menjadi pendorong dan penggerak, serta yang membedakan dengan anak lainnya.

“Seorang anak yang cerdas, dilihat tidak hanya dari kemampuan akademiknya saja, namun dari perilaku, tutur bahasa, welas asih, sikap hormat dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Maka kita sebagai orangtua harus memberi contoh yang baik kepada anak,” jelasnya.

Baskami juga, berharap ke depan terjadi tren peningkatan kesejahteraan guru di Sumateta Utara dibarengi kelengkapan sarana dan pra sarana pendidikan yang semakin baik.

“Kita berupaya bersama-sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita dari segala sisi. Upaya ini harus kita lakukan terus dengan gotong-royong untuk mewujudkan generasi bangsa yang unggul ke depan,” pungkasnya.
(map)

Warga Medan Diminta Tertib dan Peduli Adminduk

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan berbagai produk Administrasi kependudukan (Adminduk) lainnya merupakan hak dasar dari setiap warga negara, termasuk warga Kota Medan. Untuk itu, setiap warga Kota Medan diminta untuk lebih peduli akan kepemilikan adminduk.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Jalan Ayahanda, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (26/11/2023) sore.

“KK, KTP dan produk adminduk lainnya merupakan hak dasar kita sebagai warga negara. Sebagai warga negara yang baik, kita harus tertib dan peduli adminduk. Dan sebagai warga Kota Medan, tentulah kita harus punya KK dan KTP Medan,” ucap Robi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Medan tersebut.

Oleh sebab itu, Robi meminta kepada perwakilan Disdukcapil Kota Medan Fitri Anggraini, Sekcam Medan Petisah Junedi Lumban Gaol, dan Lurah Sei Putih Tengah Rizka Khairunnisa Lubis yang hadir pada kesempatan itu untuk melayani masyarakat secara maksimal saat ingin mengurus adminduknya.

“Sesuai semangat melayani yang digaungkan Bapak Wali Kota Medan, kita minta Disdukcapil, kecamatan dan kelurahan dapat melayani setiap warga yang ingin mengurus adminduk dengan sebaik-baiknya. Sebab untuk mengurus adminduk, saat ini warga tidak lagi harus ke Disdukcapil, tapi cukup ke kantor camat dan kantor lurah,” ujarnya.

Robi juga meminta warga agar dapat mengurus sendiri adminduk yang ia butuhkan. Sebab dengan mengurus sendiri dengan tanpa bantuan perantara ataupun calo, maka adminduk yang diurus tidak akan dikenakan biaya.

“Tidak ada biaya saat mengurus KTP dan KK bila kita mengurusnya sendiri, jangan pakai jasa calo. Saat ini untuk mengurus KK dan KTP di Kota Medan tidak lah sulit, bahkan bisa diurus secara online. Maka mari kita urus sendiri,” katanya.

Robi pun menyinggung adanya program UHC yang disiapkan Pemko Medan. Dengan adanya KTP Medan, warga Medan bisa berobat secara gratis ke setiap faskes yang menjadi provider BPJS Kesehatan.

“Maka rugi bila kita sebagai warga Kota Medan tidak punya KTP Medan. Mari kita tertib adminduk,” pungkasnya.

Diakhir kegiatan, Robi Barus memberikan cenderamata kepada ratusan warga yang hadir pada kesempatan tersebut.
(map)

Hari Guru di USM Indonesia, Semarak Seni Budaya Nusantara

PENGHARGAAN: Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes (kiri) menyerahkan penghargaan pada Idawati Purba.DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

UNIVERSITAS Sari Mutiara (USM) Indonesia menggelar Semarak Seni Budaya Nusantara untuk memperingati Hari Guru Nasional 2023 di Ign Washington Purba Hall pada Sabtu (25/11). Peserta mengenakan pakaian adat daerah, dalam upacara yang dipimpin Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes.

Pada kesempatan itu, diberikan penghargaan kepada dua dosen yakni Burhanuddin Damanik dan Idawati Purba atas dedikasi mereka dalam mengabdi di USM Indonesia.

Kedua dosen sebagai teladan yang memahami perjuangan pendiri Ign Washington Purba dan Sauria Sitanggang dalam membesarkan USM Indonesia dan RSU Sari Mutiara. ”Meski dihadapi banyak tantangan, mereka tetap setia mengabdi hingga sekarang,” ucap rektor.

Mahasiswa pun tidak lupa menyampaikan ungkapan terima kasih dengan memberikan bunga kepada para dosen dalam rangka Hari Guru Nasional.

Ivan Elisabeth Purba menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Guru Nasional sudah dilakukan oleh USM Indonesia beberapa minggu sebelumnya. Tema Hari Guru Nasional 2023 adalah: Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar Melalui Budaya Nusantara.

“USM Indonesia melihat bahwa salah satu tujuan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dapat dicapai dengan mencintai budaya nusantara. Kampus ini telah menyelenggarakan berbagai kegiatan terkait budaya Nusantara, seperti pertunjukan budaya Nias, Batak Toba, paduan suara, vokal solo dan grup dengan lagu-lagu kesukuan dan nusantara,” katanya.

Ivan Elisabeth Purba gembira karena mahasiswa dan dosen dalam mengikuti Semarak Seni Budaya Nusantara menggunakan pakaian adat masing-masing. ”Semua gembira. Dengan kegembiraan itu, hormon bahagia muncul sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan,” ungkap rektor.

Ia meminta mahasiswa tetap bersatu menjelang Pemilu 2024 dan mengurangi risiko perpecahan karena perbedaan pilihan politik. ”Dengan kegiatan ini, kita mempererat dan menegaskan bahwa kita adalah bangsa Indonesia yang kaya dan beragam adat budaya, namun akan indah jika kita menjalankan sesuai dengan keyakinan kita,” ujar rektor. (dmp)

1443 Lulusan UMA jadi Insan Perubahan

MEWAKILI: Suherman, staf ahli Gubsu membacakan sambutan Pj Gubsu pada acara wisuda UMA.DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

UNIVERSITAS Medan Area (UMA) mewisuda 1.443 sarjana, magister dan diploma di Gelanggang Serbaguna UMA Kampus I Jalan Kolam Medan, Sabtu (25/11). Wisuda dihadiri Pj Gubsu diwakili Staf Ahli Gubsu Suherman, Asisten Direktur Perwakilan Bank Indonesia Jazari Abdul Hamid, Ketua Yayasan Pendidikan Agus Salim (YPAS) Drs M Erwin Siregar MBA dan undangan lainnya.

Tema wisuda yang diadakan dua sesi pagi dan siang tersebut yakni: Implementasi Digitalisasi Sistem Pendidikan Menjamin Tepat Waktu Lulusan Melalui Peningkatan Akses Pendidikan yang Berkualitas.

Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc mengatakan bahwa era revolusi industri ditandai dengan perkembangan teknologi informasi digital yang pesat, memberikan dampak positif yang memudahkan kita mampu bertahan dan beradaptasi dengan segera.

Ia menyebut bahwa UMA telah mencanangkan pada tahun 2033 menjadi green digital university, tepat UMA berusia setengah abad. Dengan demikian teknologi digital telah menjadi alat untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan akademik dan non-akademik, sehingga dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Lulusan UMA, lanjut Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc, dapat menjadi bagian dari insan perubahan yang mampu menjadikan teknologi di era revolusi industri ini sebagai alat untuk dapat membuat masyarakat di sekitarnya lebih baik dan sejahtera. Selain itu mampu berkolaborasi, berkomunikasi, berkontribusi dan berinovasi yang tinggi.

Rektor UMA juga menyampaikan, tahun ini UMA menambah empat guru besar. “Dengan penambahan tersebut, maka saat ini UMA memiliki guru besar sebanyak 13 orang yang menjadikan PTS yang memiliki guru besar terbanyak saat ini,” sebutnya.

Ketua YPAS Drs M Erwin Siregar MBA mengatakan bahwa UMA saat ini telah maju berkembang dengan pesat. Hal Ini karena adanya komitmen yang kuat dan kerja keras dari segenap civitas untuk menjadikan UMA perguruan tinggi yang memiliki prestasi, keunggulan dan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Ia mengutarakan bahwa di penghujung tahun 2023, UMA melaksanakan akreditasi institusi. ”Mari kita doakan agar hasil akreditasi mendapatkan nilai unggul, sehingga UMA kembali sukses dan maju selangkah lagi dalam mencapai prestasi,” katanya.

Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD menyampaikan bahwa pendidikan yang diperoleh di UMA adalah modal dasar berkarya di masyarakat yang sangat membutuhkan tenaga-tenaga handal, profesional dan terampil.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mengapresiasi capaian prestasi UMA termasuk digitalisasi sistem pelaporan akademik dan perkuliahan. Kepala LLDikti Sumut juga mendorong program studi di UMA yang telah lama unggul agar mengikuti akreditasi internasional.

Pj Gubsu diwakili Staf Ahli Gubsu Suherman berpesan kepada para wisudawan agar mengabdikan ilmu selama belajar di UMA untuk membantu Sumut yang bermartabat dan hebat sesuai dengan keahlian masing-masing. ”Jangan pernah berhenti belajar dan berkontribusi aktif membangun Sumut,” sebutnya. (dmp)

Sammaria Simanjuntak Satukan Berbagai Versi Mangokkal Holi di Film ‘Tulang Belulang Tulang’

Produser, sutradara, dan artis Film 'Tulang Belulang Tulang', hadir di Medan. Dari kiri: Shirley Kosasih, Sammaria Simanjuntak, Atiqah Hasiholan, dan David Saragih.

MEDAN, SUMUTPOS – Sammaria Sari Simanjuntak menyebut film terbaru yang disutradarainya ‘Tulang Belulang Tulang’, menyatukan berbagai versi upacara adat Mangokkal Holi (menggali tulang belulang), salahsatu ritual budaya Suku Batak yang masih dilestarikan sampai saat ini.

“Dari berbagai riset yang saya lakukan, upacara Mangokkal Holi, pemindahan tulang belulang leluhur di suku Batak, ada berbagai versi. Nah, di film ini saya menyatukan berbagai versi meski berangkat dari pengalaman Mangokkal Holi di keluarga saya. Intinya adalah menyatukan keluarga,” kata Sammaria kepada wartawan di Medan, Minggu (26/11/2023).

Kata Sammaria, film ini ceritanya semriwing. “Saya aja ngakak sepanjang film loh. Dan pengen sekali langsung ngeshare ke keluarga. Film ini merayakan adat dan tanah leluhur,” kata Sammaria.

Aktris Atiqah Hasiholan, yang juga hadir memperkenalkan film ‘Tulang Belulang Tulang’, menyebut dirinya berperan sebagai ibu-ibu tipikal suku Batak.

“Film ini mengajak kita menemukan kembali arti keluarga dan harga diri selama roadtrip melintasi Danau Toba yang indah,” kata Atiqah Hasiholan, pemeran Mami Laterina di film “Tulang Belulang Tulang”, dalam kunjungannya di Medan.

Kata Atiqah, banyak hal yang bisa direnungkan dari film komedi itu. Misalnya, tentang makna Mangokkal Holi bagi generasi muda, makna budaya suku, dan banyak lainnya. “Intinya, ini film tentang menyatukan kembali keluarga yang sudah menyebar ke berbagai tempat,” cetusnya.

Selain dirinya, juga hadir produser film, Shierly Kosasih, dan aktor David Saragih yang berperan sebagai suami Atiqah.

David menyebut, film tersebut tidak melulu membahas tentang suku Batak. Tetapi juga tentang pentingnya generasi muda Indonesia untuk menghargai budaya lokal, dan melestarikannya sebagai wujud kebanggaan budaya nusantara.

“Menurut penelitian UNESCO, ada lima suku di Indonesia yang bakal lama punah. Di antaranya suku Batak, suku Bugis, suku Jawa, dan ada dua lagi lupa saya. Kenapa bakal lama punah? Karena kelima suku ini melestarikan budaya anak patuh pada orangtua. Dengan kepatuhan ini, budaya lokal tetap terlestarikan,” katanya.

Kehadiran Sammaria, Atiqah, Shierly, dan David di Medan sekaligus mengikuti Medan Film Festival 2023 yang berlangsung pada 25-26 November 2023 di Taman Budaya Medan.

Film “Tulang Belulang Tulang” diproduksi Adhya Pictures dan Pomp Films, disutradarai oleh Sammaria Sari Simanjuntak yang juga menulis naskah film bersama Lies Nanci Supangkat, serta memproduserinya bersama Shierly Kosasih.

Film “Tulang Belulang Tulang” berkisah tentang keluarga Mami Laterina (Atiqah Hasiholan) yang melakukan perjalanan ke kampung halaman di Danau Toba, untuk melakukan upacara adat Mangokal Holi, pemindahan tulang belulang leluhur yang merupakan kebanggaan bagi keluarga yang mampu melaksanakannya.

Celakanya, koper berisi tulang belulang Tulang Tua (Kakek Buyut) hilang. Mami Laterina dan keluarganya harus segera menemukan tulang jika tidak mau dikutuk oleh Opung (Nenek) dan seluruh keluarga besar yang sudah menunggu dan siap berpesta di Danau Toba. Perjalanan ini membuat mereka mempertanyakan kembali makna harga diri bagi keluarga mereka.

Di Medan Film Festival 2023, “Tulang Belulang Tulang” pun disambut hangat. Banyak insan perfilman dan warga Medan antusias dan tidak sabar untuk menonton film tersebut saat tayang di bioskop. Banyak pula warga Medan yang penasaran dengan pengalaman saat Atiqah menjalani syuting di Danau Toba.

Selain Atiqah, film “Tulang Belulang Tulang” akan dibintangi oleh Tanta Ginting (Tulang Ucok), Tasha Siahaan (Cian), Lina ‘Mak Gondut’ Marpaung (Opung Tiolin), Landung Simatupang (Tulang Tua), David Saragih (Papi Mondo), dan Cornel Nadeak (Alon) yang semuanya memiliki darah Sumatra Utara.

Sutradara Sammaria Sari Simanjuntak mengatakan, pemilihan pemain sebenarnya tidak direncanakan harus berdarah Sumatra Utara. Tapi memang secara tidak sengaja para pemeran utamanya adalah para aktor dan aktris berdarah Sumut.

“Memang yang cocok dan sesuai dengan karakter dan ceritanya ya mereka. Uniknya lagi, beberapa kru kami juga berdarah Sumatra Utara. Ada saya, lalu DOP Anggi Frisca Tarigan, ada assistant director Eigi Pohan & Genhart Manullang, dan VFX Artist Erickson Siregar. Bahkan produser eksekutif kami, Pak Ricky Wijaya, dan rumah produksinya memiliki akar Sumatra Utara,” kata Sammaria.

Produser Shierly Kosasih pun berharap film “Tulang Belulang Tulang” bisa dinikmati oleh warga Sumatra Utara, yang memiliki kedekatan cerita dan mengangkat keindahan Danau Toba. Namun, dengan cerita universal tentang keluarga, ia berharap filmnya juga bisa diterima secara luas oleh penonton Indonesia.

“Semoga ini bisa menjadi film yang menghibur, dari putra-putri Sumatra Utara untuk warga Sumatra Utara, dan Indonesia,” tambah produser Shierly Kosasih.

Film “Tulang Belulang Tulang” akan segera tayang di jaringan bioskop di Indonesia. Ikuti terus info terbaru film “Tulang Belulang Tulang” di Instagram resmi @tulangbelulangtulangfilm. (Mea)

Kejuaraan Samosir Cup (Race Ketiga) Aquabike World Championship Sukses, Kelistrikan Aman

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Awaluddin Hafid menyempatkan diri untuk memberikan pengarahan, semangat dan doa bersama dengan petugas yang sedang bersiaga (24/11).

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Setelah sukses menggelar Toba Cup, Dairi Cup dalam rangkaian event internasional Aquabike World Championship di Kabupaten Karo dan Kabupaten Dairi. Kejuaraan Samosir Cup (Race Ketiga) yang digelar di Water Front City, Pangururan, Sumatera Utara sukses digelar pada (24/11/2023).

Saat menggelar welcome dinner bersama para peserta perlombaan Aquabike World Championship, Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, ST menyampaikan sebuah kehormatan bagi Kabupaten Samosir menerima dan menyambut seluruh peserta lomba dan crew yang terlibat dalam Aquabike Jetski World Championship 2023 (21/11/2023).

“Kami bersyukur danau toba dapat terpilih kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan kejuaraan olahraga tingkat internasional. Setelah di awal tahun 2023, kejuaraan F1H2O sukses dilaksanakan di danau toba. Saya berharap para peserta mendapatkan pengalaman yang menakjubkan selama berada di Samosir”, ungkap Vandiko.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Awaluddin Hafid kembali hadir langsung untuk memastikan kejuaraan Samosir Cup berjalan dengan sukses.

Sebelum pertandingan dimulai, Awaluddin melakukan pemeriksaan seluruh peralatan di seputaran venue Samosir Cup telah terpasang dengan baik. Ia juga menyempatkan diri untuk memberikan pengarahan, semangat dan doa bersama dengan petugas yang sedang bersiaga.

“Venue pada kejuaraan Samosir Cup (race ketiga) ini lebih luas dari dua kejuaraan sebelumnya, PLN telah mempersiapkan petugas sebanyak 54 orang, terdiri dari 45 petugas pelayanan teknik dan 8 pegawai bagian teknik. Untuk itu, saya ingin meninjau kesiapan petugas dan peralatan yang dipergunakan dalam kondisi prima,” pungkas Awaluddin.

Venue Samosir Cup diramaikan dengan berbagai booth dan stand UMKM sepanjang pelataran danau toba. Masyarakat silih berganti mengunjungi booth dan berbelanja di stand UMKM yang tersedia. Melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukit Barisan, booth PLN turut hadir meramaikan booth yang ada dalam acara tersebut.

Terlihat para petugas PLN melayani sekaligus mengkampanyekan penggunaan aplikasi superapps PLN Mobile kepada para pengunjung kejuaraan Samosir Cup. Para pengunjung yang mendownload aplikasi PLN Mobile mendapatkan sosialisasi penggunaan aplikasi superapps tersebut. Selain itu, bagi pengunjung yang beruntung dapat membawa hadiah menarik yang telah disediakan.

“PLN akan terus mengkampanyekan penggunaan aplikasi superapps PLN Mobile. Aplikasi tersebut menjadi salah satu transformasi digital yang dilakukan PLN untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan agar lebih mudah, efisiensi dan transparan,” ujar Awaluddin.

Tidak hanya itu, dalam mendukung program pemerintah dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik. PLN juga telah menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang berada di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pangururan yang dapat dipergunakan oleh pengunjung yang membawa kendaraan listriknya.

Selain Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), PLN juga mendorong sektor pariwisata dan sektor maritime dalam meningkatkan perekonomian. Untuk itu, PLN telah menyediakan Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) di pelabuhan sekitar danau toba. (ila)

Fitur Unggulan Bank Mandiri Sebagai Ultimate Lifestyle Destination

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Livin Fest kini hadir di Kota Medan tepatnya di Sun Plaza sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dan secara konsisten menghadirkan solusi kebutuhan nasabah dengan menggabungkan kebutuhan finansial dan lifestyle nasabah melalui Super App Livin’ by Mandiri. Selalu terdepan berinovasi dan memahami macam kebutuhan lainnya dari masyarakat terutama gaya hidup masyarakat urban.

Diluncurkan pada Mei 2022, Livin’ Sukha sebagai preferred lifestyle partner menyediakan sejumlah layanan mulai dari pembelian tiket pesawat dan kereta api hingga konser musik. Kini Livin’ Sukha menawarkan fitur-fitur unggulan seperti SukhaTV, SukhaReels, dan SukhaNews, yang menghadirkan beragam konten hiburan.

Dari mengikuti berita terkini di SukhaNews hingga menikmati live streaming dan flash sale di SukhaTV, serta menjelajahi inspirasi dan tips di SukhaReels. Livin Sukha, Hiburan Ada, Belanja Bisa.

Untuk meningkatkan pengalaman nasabah, Livin’ Sukha telah berkolaborasi dengan berbagai merchant pilihan. Di Medan, merchant favorit seperti Bika Ambon Zulaikha, Ulos Bagasnitorang, Brastagi Supermarket, dan merchant menarik lainnya kini menjadi bagian dari Livin’ Sukha.

Regional CEO Region I Bank Mandiri Lourentius Aris Budiyanto mengatakan, dalam rangka memeriahkan program #SuperAPPSuperLengkAPP, Livin’ Fest di Sun Plaza, Medan, mulai dari tanggal 23 hingga 26 November 2023, festival menghadirkan rangkaian hiburan yang spektakuler, termasuk music performance, talk show, hingga promo-promo menarik selama acara berlangsung. Livin’ Fest kali ini juga semakin istimewa dengan kemeriahan bintang tamu seperti Indra Herlambang, Ilham Abay, Tiara Andini, Anggi Marito, Fabio Asher, dan Virzha.

“ Melalui acara ini, Bank Mandiri berkomitmen memberikan edukasi literasi keuangan yakni Livin’ Talk yang membahas berbagai topik, mulai dari investasi dan gaya hidup hingga keamanan transaksi. Kami berharap inovasi dan inisiatif yang ditampilkan pada Livin’ Fest diterima dengan baik oleh masyarakat, membawa dampak positif pada peningkatan inklusi keuangan di Indonesia,” ujar Lourentius dalam rangkaian puncak Livin’ Fest di Medan, Minggu (26/11).

Sebagai tambahan informasi, hingga Oktober 2023, Livin’ by Mandiri telah diunduh hampir sebanyak 34 juta kali. Platform digital tersebut juga telah mengelola hingga 2,3 miliar transaksi. Meningkat 46% secara year-on-year (YoY). Begitu pula, jumlah nilai transaksi Livin’ by Mandiri mencapai Rp 2.600 triliun. Melesat 36% YoY, selaras dengan kebutuhan akan solusi finansial nasabah. (*/rel/sih)

2 Koruptor Rekonstruksi Jalan di Samosir Divonis 1 Tahun Penjara

Dua terdakwa kasus korupsi saat menjalani sidang di PN Medan beberapa waktu lalu. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua terdakwa koruptor pekerjaan rekontruksi Jalan Pangasean-Sitamiang, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Saut Simbolon selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) dan Wakil Direktur CV Nabila, Herdon Samosir selaku rekanan divonis hakim masing-masing 1 tahun penjara.

Dalam amar putusan hakim ketua Erika Sari Ginting yang telah dibacakan pada 10 November 2023, perbuatan kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 ayat 1,2 dan 3 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah UU RI No 20 Tahun 2021 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Saut Simbolon dan Herdon Samosir oleh karenanya dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun, denda Rp50 juta, subsider 2 bulan kurungan,” ujar hakim Tipikor Medan, sebagaimana dikutip dari website PN Medan, Minggu (27/11).

Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa masing-masing selama 1,5 tahun penjara, denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan. Dalam tuntutan JPU, kedua terdakwa tidak dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara, karena telah mengganti sebesar Rp744 juta.

Diketahui, perbuatan kedua terdakwa dianggap memperkaya diri sendiri yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp744 juta lebih. (man)

Pembangunan Diharapkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini Pemko Medan sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan. Namun, masyarakat menilai, pembangunan yang dilakukan Pemko Medan masih ada yang tidak tepat sasaran.

Hal ini disampaikan masyarakat saat menghadiri Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan yang digelar Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Demokrat Ishaq Abrar Mustafa Tarigan di Jalan Pahlawan Gang Rukun, Medan Perjuangan, dan Jalan Yos Sudarso Gang Madio, Medan Deli, 25-26 November 2023.

Masyarakat berharap, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mereka bayarkan dapat dipergunakan untuk pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. “Karena kalau diperhatikan, saat ini pembangunan di Kota Medan tidak tepat sasaran untuk kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kota Medan. Oleh karena itu, kami mengharapkan melalui pajak-pajak yang kami bayarkan, dapat digunakan sesuai yang dibutuhkan masyarakat,” kata Arifin.

Menyahuti aspirasi masyarakat tersebut, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan mengatakan, selaku anggota DPRD mereka memiliki fungsi pengawasan. Karenanya, melalui Fraksi Demokrat DPRD Medan, mereka akan melakukan pengawasan terhadap pembangunan yang dilaksanakan Pemko Medan.

Menurut Abrar, saat ini masih banyak ditemukan permasalahan PBB di tengah masyarakat. Hal itu dikarenakan masyarakat tidak memahami seluk beluk dari aturan terkait PBB. “Maka tak heran, jika banyak masyarakat bereaksi berlebihan manakala mereka menemui kendala seperti kelebihan bayar, pajak terlalu mahal, hingga pemberlakuan denda” kata Abrar.

Selama ini, kata Abrar, masyarakat tahunya hanya diwajibkan membayar PBB tepat waktu, per 31 Agustus setiap tahunnya. Masyarakat hanya menerima begitu saja jumlah tagihan PBB, tanpa tahu seperti apa perhitungan pajak yang dibebankan atas tanah dan bangunan mereka.

“Informasi terkait PBB ini sudah ada seluruhnya dalam Perda ini. Warga bisa mempelajarinya lebih lanjut. Seperti permasalahan keberatan dan banding. Dan di dalam Perda Nomor 6 tahun 2012 tentang PBB di Perdesaan dan Perkotaan dijelaskan pada bagian ke empat terkait Keberatan dan Banding Pasal 16, tertera Wajib Pajak dapat mengajukan keberatan hanya kepada Kepala Daerah atau pejabat yang ditunjuk,” ujar politisi muda Partai Demokrat ini.

Abrar juga berharap kepada Pemko Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, agar dapat mengevaluasi tanah dan bangunan milik masyarakat yang ada di Kota Medan pada setiap tiga tahun. “Tujuannya, untuk dapat melihat perubahan ekonomi dari sebuah bangunan, lalu Bapenda Kota Medan dapat memutuskan, apakah besaran PBB-nya tetap atau ada kenaikan,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan Abrar, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tergantung letak tanah dan bangunan, apakah di jalan protokol atau di dalam gang. Kalau di jalan protokol maka NJOP lebih tinggi dari yang di gang. “Kecenderungan masyarakat kita menginginkan PBB-nya rendah. Tetapi kalau mau menjual tanah, justru menginginkan NJOP-nya tinggi agar harga tanah mereka bisa dihargai dengan nilai harga yang mahal,” ujarnya.

Pada kesempatan sosialisasi Perda ini, Abrar juga ingin mengingatkan kepada semua masyarakat, kalau memiliki rumah warisan supaya segera memecah-mecah surat tanahnya sesuai dengan ahli waris yang ada, sehingga agar masing-masing mendapat beban PBB yang ringan. “Karena banyak kejadian, rumah warisan dari orang tua mereka dihuni salah seorang anak, namun tanpa disadari pada saat mereka ingin melakukan pembayaran PBB mereka tidak mampu membayarnya dikarenakan PBB rumah orang tua (warisan) tersebut cukup besar,” ujarnya.

Oleh karenanya, lanjut Abrar, agar terhindar dari kegaduhan antar sesama keluarga, maka dia sarankan agar rumah warisan yang didapatkan untuk segera dilakukan pemecahan surat tanahnya. “Selain itu, bagi yang memiliki rumah kontrakan, di sini juga saya menyarankan agar dijalin dulu kesepakatan siapa yang membayar PBB sebelum perjanjian kontrak dimulai. Ini bertujuan agar perselisihan dapat dihindari,” pungkasnya. (adz)

Pemko Medan Bantu Poldasu Atur Rekayasa Lalulintas di 5 Titik

Kadishub Kota Medan, Iswar Lubis S.SiT MT.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub), siap membantu Polda Sumut dalam rangka rekayasa lalu lintas guna meminimalisir kepadatan mobilitas kendaraan saat digelarnya kegiatan ‘Gebyar Seni Budaya Lintas Etnis dan Agama serta Rotibul Haddat’ yang dilaksanakan di Istana Maimun, Senin (27/11/2023).

“Kita akan menurunkan personel guna membantu rekan-rekan Dirlantas Polda Sumut untuk melakukan rekayasa arus lalulintas di seputar Istana Maimun sebagai lokasi acara,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis S.SiT MT kepada Sumut Pos, Minggu (26/11/2023).

Dikatakan Iswar, rekayasa lalulintas akan dilakukan sejak Pukul 09.00 WIB hingga acara tersebut selesai. Setidaknya, ada lima titik yang akan dilakukan rekayasa lalu lintas selama berlangsungnya kegiatan tersebut.

Adapun kelima titik yang dimaksud, yakni :

1. Jl. Ir. Juanda – simpang Jl. B. Katamso.
– Arus lalu lintas yang datang dari Jl. B. Katamso menuju Jl. Pemuda dialihkan dibelokan ke kiri menuju Jl. Ir. Juanda – Jl. Imam Bonjol dan ke kanan menuju Jl. Ir. Juanda – Jl. SM. Raja;
– Arus yang datang dari Jl. Ir. Juanda menuju Jl. Pemuda diluruskan menuju Jl. SM. Raja.

2. Jl. Ir. Juanda – simpang Jl. Mahkamah.
– Arus yang datang dari Jl. Ir. Juanda menuju Jl. Mahkamah dalam diluruskan menuju Jl. SM. Raja.

3. Jl. Sm. Raja – simpang Jl. Mesjid.
– Arus yang datang dari Jl. SM. Raja menuju Jl. Pemuda diluruskan menuju Jl. Pandu.
– Arus yang datang dari Jl. SM. Raja menuju Jl. Ir. Juanda melalui Jl. Mesjid Raya diluruskan menuju Jl. SM. Raja.

4. Jl. Pandu – simpang Jl. Mahkamah.
– Arus yang datang dari Jl. Pandu menuju Jl. Mesjid melalui Jl. Mahkamah ditutup

5. Jl. Brig Katamso – simpang Jl. Suprapto.
– Arus yang datang dari Jl. Suprapto menuju Jl. Brig. Katamso dialihkan belok ke kiri menuju Jl. Pemuda;
– Arus yang datang dari Jl. Pandu menuju Jl. Brig. Katamso dialihkan lurus menuju Jl. Suprapto dan ke kanan menuju Jl. Pemuda

Iswar juga menjelaskan, guna mendukung kegiatan tersebut, Pemko Medan akan membantu Polda Sumut dalam menyiapkan sejumlah ruas jalan sebagai kantong-kantong parkir.

“Kita juga akan menyiapkan kantong-kantong parkir di sebagian Jalan Brigjend Katamso, Jalan Mahkamah, Jalan Bukit Barisan, dan Jalan Putri Hijau. Disana kita juga akan membantu menyiapkan personel, Water Barier, dan Traffic Cone,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Iswar, pihaknya turut mengimbau para pengendara, khususnya masyarakat Kota Medan untuk menghindari kawasan Istana Maimun dan sekitarnya saat acara tersebut digelar guna menghindari terjadinya kemacetan.

Untuk masyarakat yang memang harus melintasi kawasan tersebut karena aktivitasnya, diimbau untuk mengikuti rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan.

“Begitu juga dengan masyarakat yang menghadiri acara tersebut, silakan parkirkan kendaraan pada kantong-kantong parkir yang telah kita siapkan. Personel Dishub Medan telah kita siagakan di lapangan guna membantu melayani masyarakat,” pungkasnya.
(map)