Home Blog Page 926

Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying, Bhanbinkamtibmas kunjungi SD Alwashliyah 43

SISWA: Bhabinkamtibmas Desa Firdaua Bripka Rico Andrian bersama siswa dan siswi SD Al Washliyah 43 Sei Rampah, (22/11/2023). ( humas)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO- Polres Sergai melalui Bhabinkamtibmas Desa Firdaus mengunjungi SD Al Washliyah 43 untuk mensosialisasikan bahaya narkoba dan bullying di Dusun 11 Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai, Rabu ( 22/11/2023 ).

Bhabinkamtibmas Desa Firdaus, Bripka Rico Andrian memberikan pemahaman kepada peserta didik dampak dari perbuatan bullying serta dampak sosial bagi perilakunya bagi pelaku maupun korban.

“Kepada siswa dan siswi agar tidak saling berkelahi dan menyakiti orang lain apalagi di lakukan secara terus menerus serta tidak menerima atau memakai Narkoba karena dapat membahayakan kesehatan fisik maupun mental,” ucapnya.

Ia pun berharap kepada pihak sekolah dapat berperan aktif dalam memberikan pembinaan serta memantau setiap aktivitas para siswa sehingga dapat mencegah terjadinya perbuatan yang dilakukan siswa dan siswi seperti mencegah terjadinya bullying.

Untuk itu kepala sekolah maupun guru-guru juga mempunyai tanggung jawab moral untuk anti terhadap tindakan bullying baik lisan dan fisik.

Di kesempatan yang sama pihak sekolah mengucapkan terima kasih atas arahan dan imbauan yang dilakukan Bhabinkamtibmas. (fad/ram)

Jabatan Dirut PUD Pembangunan dan Kadis PKPCKTR Medan Masih Kosong, Ini Jawaban Bobby Nasution

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kekosongan dua jabatan penting di Pemko Medan terus menjadi sorotan. Adapun kedua jabatan yang dimaksud, yakni Dirut PUD Pembangunan Kota Medan dan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan.

Ditanya terkat kekosongan kedua jabatan tersebut, Wali Kota Medan Bobby Nasution angkat bicara.

Dikatakan Bobby, untuk jabatan Dirut PUD Pembangunan Kota Medan, sebenarnya pihaknya telah membuka pendaftaran dan lelang jabatan sejak beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini belum ada orang yang tepat untuk mengisi posisi tersebut.

“Sebenarnya kita sudah buka dari kemarin. Kita cari secara selektif. Namun memang, sejauh ini belum ada orang yang pas untuk mengisi posisi ini,” jawab Bobby, Selasa (21/11/2023) sore.

Menurut Bobby, orang yang mengisi jabatan sebagai Dirut di PUD Pembangunan harus memiliki beberapa sikap dan kriteria.

“Karena dia yang akan memimpin ini harus benar-benar bisa membangun jiwa usaha, pemimpin dan jiwa sosial,” jelasnya.

Menurut Bobby, PUD Pembangunan bergerak di Bidang Usaha, namun juga bagian dari pemerintahan.

“Karena PUD Pembangunan ini kan bergerak di bidang usaha, bergerak juga sebagai anak pemerintah yakni BUMD. Jadi dua sikap itu, yakni memimpin dan sosial kepemimpinan harus ada,” jelasnya.

Karenanya, lanjut Bobby, pihaknya belum ada menemukan sosok yang cocok hingga saat ini. Kedepam, pihaknya masih akan membuka pendaftaran untuk mengisi jabatan itu.

“Jadi masih kita buka hingga saat ini,” lanjutnya.

Sementara untuk kekosongan jabatan Kepala Dinas PKPCKTR atau Dinas Perkim Kota Medan, Bobby mengatalan bahwa pihaknya akan segera membahas masalah tersebut.

“Kalau (kekosongan kepala) Dinas Perkim atau PKPCKR, itu akan kita rapatkan,” tutupnya.

Seperti diketahui, jabatan Dirut PUD Pembangunan Kota Medan telah kosong cukup lama. Hanya saja, hal ini kembali menjadi sorotan setelah matinya seekor harimau sumatera jantan di kebun binatang medan (Medan Zoo) yang dikelola PUD Pembangunan.

Selanjutnya, untuk jabatan Kadis PKPCKTR yang sebelumnya dijabat Endar Sutan Lubis yang kini dirotasi sebagai Kepala Bapenda Medan, baru kosong dalam sepekan ini.

Hanya saja, jabatan Kepala Dinas PKPCKTR dinilai sangat penting untuk segera di isi, mengingat Dinas PKPCKTR memegang beberapa proyek besar di Pemko Medan. Dintaranya Pembangunan Rumah Sosial, Revitalisasi Lapangan Merdeka, dan Pembangunan Medan Islamic Center. (map/ram)

DPRD Sumut Minta Pemkab Simalungun Perkuat Tata Kelola dan Hubungan Keuangan Daerah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting menjelaskan, hadirnya Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah di Sumatera Utara akan memperkuat tata kelola dan hubungan keuangan daerah.

Oleh sebab itu, kehadiran Ranperda tersebut diharapkan dapat memperkuat perencanaan, pertangungjawaban dan pengawasan keuangan daerah setiap pemkab di Sumatera Utara, termasuk Pemkab Simalungun.

“Penekanan itu kita sampaikan saat saya bersama Pansus Pembahasan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah melakukan kunjungan ke Simalungun hari Senin (20/11) kemarin. Kita minta agar semua Pemda di Sumut, termasuk Pemkab Simalungun untuk bisa memperkuat tata kelola dan hubungan keuangan daerahnya,” ucap Baskami, Rabu (22/11/2023).

Dikatakan politisi senior PDI Perjuangan itu, pihaknya juga meminta aspek-aspek muatan lokal, karakteristik, dan keunggulan daerah agar menjadi pertimbangan dalam pembahasan ranperda tersebut.

Sebagai contoh, kata Baskami, Kabupaten Simalungun memiliki lahan perkebunan, khususnya sawit yang luas. Oleh karenanya, perlu dipertimbangkan eksternalitas negatif yang ditimbulkan.

“Seperti rusaknya jalan dan infrastruktur, maka itu harus dipertimbangkan agar nantinya tidak menjadi beban daerah,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Baskami, diperlukan perhitungan luasnya areal perkebunan dan tingginya aktivitas perkebunan sawit dalam menetapkan pembagian DBH komoditas sawit ke daerah.

“Sebagai contoh aspek muatan lokal dan karakteristik wilayah yang menjadi pertimbangan kita. Sehingga hubungan keuangan antara pusat, provinsi dan kabupaten kota semakin bersinergi,” katanya.

Sebelumnya pada pertemuan itu, Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi meminta arahan terkait pengaturan khusus dalam perda pengelolaan keuangan daerah.

“Misalnya mekanisme dan persyaratan yang jelas terkait pembagian dana bagi hasil dan penyalurannya yang diharapkan tepat waktu. Termasuk, mengenai pengelolaan keuangan daerah yang berkelanjutan dan sistem yang terintegrasi antara Provinsi dengan kabupaten/kota,” tuturnya.

Dijelaskan Zonny, Pemkab Simalungun dalam pengelolaan keuangan daerah menerapkan pola asas umum pengelolaan, yaitu menganut prinisip transparansi dan keterbukaan bagi masyarakat.

Senada dengan Baskami, menurut Zonny, Simalungun sebagai wilayah yang memiliki lahan perkebunan sawit perlu adanya pengaturan DBH dan retribusi pelayanan pengendalian perkebunan kelapa sawit.

“Kami meminta kepada provinsi untuk mempertimbangkan luas lahan sawit dalam penentuan kebijakan besaran DBH sawit serta masih menunggu peraturan teknis terkait penentuan retribusi pelayanann pengendalian perkebunan kelapa sawit,” ungkapnya.

Zonny menambahkan, Kabupaten Simalungun mendapatkan proyek peningkatan jalan provinsi seoanjanh 199,8 km dengan anggaran Rp220 milyar.

“Proyek itu termasuk dari bagian multiyears contract Rp 2,7 trilyun. Kami berterimakasih atas upaya Pemprov Sumut tersebut,” pungkasnya.
(map/ram)

USU Kembali Kukuhkan 5 Guru Besar Demi Kualitas Pendidikan

GURU: Pengukuhan 5 Guru Besar Tetap USU.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara (USU), kembali dikukuhkan, Senin 20 November 2023. Berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Kampus USU.

Kelima Guru Besar yang dikukuhkan yakni Prof. Ir. Surya Hardi, M.S., Ph.D dari Fakultas Teknik; Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si. dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; Prof. Dr. Ir. Juliza Hidayati, M.T.dari Fakultas Teknik; Prof. dr. Tri Widyawati, M.Si., Ph.D. dari Fakultas Kedokteran; dan Prof. Ir. Nazaruddin, M.T., Ph.D. dari Fakultas Teknik.

Dalam arahannya, Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S. Sos, mengungkapkan bahwa Guru Besar merupakan capaian tertinggi dari kerja keras dosen, yang melakukan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Tugas ini, membawa tantangan dan dinamika yang terus berkembang seiring perubahan dunia,” sebut Muryanto, dalam keterangannya, Rabu (22/11/2023).

Oleh karena itu, Muryanto mengatakan jumlah Guru Besar dalam Perguruan Tinggi dengan rasio yang ideal sangat penting untuk diakui oleh masyarakat dalam layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Bagi perguruan tinggi, sangat penting memiliki jumlah Guru Besar dengan rasio yang ideal sebagai dasar bahwa layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat diakui oleh masyarakat global. Seorang guru besar tidak akan pernah berhenti mengembangkan ilmu pengetahuan, menyebarkan kemajuan peradaban kemanusiaan, dan menjaga etika/moral kehidupan,” jelas Muryanto.

Pada generasi sekarang ini, kebijakan yang terbuka dan dinamis dianggap sebagai kebijakan kunci untuk merespons perubahan pola komunikasi. Rektor menyoroti contoh konkret perubahan perilaku Generasi Z dan keragaman dalam pemahaman Guru Besar terhadap jurnal terindeks internasional sebagai tantangan dalam menjaga reputasi perguruan tinggi.

“Generasi Z, yang semula interaktif, setelah menggunakan gawai proses komunikasinya menjadi pasif, sehingga tidak terjadi komunikasi efektif. Ukuran utama dari lembaga pemeringkat internasional adalah jumlah publikasi yang terindeks Scopus. Kita sudah memutuskan menjadi universitas berkelas dunia yang penilaiannya sangat tergantung dari jumlah publikasi. Kekuatan utamanya bersumber dari dosen yang mendiseminasi hasil risetnya di jurnal internasional terindeks Scopus maupun WOS serta membuat hilirisasi,” jelas Prof. Muryanto.

Lebih lanjut, Rektor mengatakan perubahan kebijakan di USU adalah bagian dari kontribusi untuk menghasilkan Generasi Emas 2045. Rektor menekankan perluasan pengakuan internasional dan perubahan fundamental dalam pola pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat sebagai langkah menuju peringkat universitas berkelas dunia.

“Kita harus melakukan perubahan fundamental agar menghasilkan pola pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat terbaik di USU. Pola terbaik itu perlu dicontohkan dari para guru besar, yang dikoordinasikan oleh Dewan Guru Besar USU. Pola itu juga menjadi modal untuk penguatan ekosistem pendidikan di USU,” ujar Prof. Muryanto.

Sementara itu, Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si. mengungkapkan sebagai Guru Besar baru dalam bidang Ilmu Komunikasi yang sekarang juga ditugaskan sebagai Ketua Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Komunikasi FISIP USU, Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi FISIP USU ini merupakan satu-satunya di wilayah barat.

Ia mengatakan akan merancang dan membuat Program Studi ini menjadi unggulan. Lanjut, ia mengatakan bahwa sebagai Guru Besar yang baru diangkat, saya juga pada hari ini sampai 4 tahun kedepan diamanahkan sebagai Ketua Prodi Magister dan Doktor Ilmu Komunikasi FISIP USU.

“Dengan capaian prestasi ini saya ingin teman-teman saya dapat segera mencapai prestasi jenjang akademik yang tertinggi ini. Kedepannya sudah tentu kita akan merancang, membuat program studi Ilmu Komunikasi ini menjadi unggulan di wilayah Sumatera Utara atau wilayah Barat,” katanya.

“Karena Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi ini hanya ada satu-satunya di luar pulau Jawa. Jadi saya berharap ini menjadi ikon terbaik,” ungkap Prof. Iskandar.(gus/ram)

Rizky Yunanda Sitepu Dicalonkan di Binjai dan Langkat

Rizky Yunanda Sitepu (kanan).Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar mengumumkan kandidat bakal calon kepala daerah di Sumatera Utara. Nama Wakil Wali Kota Binjai, Rizky Yunanda Sitepu mencuat dalam daftar nama kandidat bacalon kepala daerah di Sumut yang diterima Sumut Pos.

Tidak hanya Rizky Yunanda Sitepu saja yang tertulis dalam daftar nama kandidat bacalon kepala daerah di Binjai. Juga ada nama Ketua DPD Partai Golkar Binjai, Noor Sri Syah Alam Putra dan Zainuddin Purba.

Ketiga nama ini keluar usai rapat yang dipimpin Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto di Jakarta Barat, Selasa (21/11/2023).

Dalam rapat, Airlangga memberikan pengarahan tentang persiapan Pilkada 2024 kepada kandidat bakal calon kepala daerah yang diusung oleh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Noor Sri Syah Alam Putra yang akrab disapa Kires mengamini adanya pengarahan yang disampaikan langsung oleh Ketum Partai Golkar.

“Ya benar, yang dibahas persiapan Pilkada 2024 dan kandidat bakal calon kepala daerah atau wakil kepala daerah,” kata Kires ketika dikonfirmasi, Rabu (22/11/2023).

Dia juga membenarkan, ada 3 nama kandidat bacalon Wali Kota Binjai. “Nama-nama ini muncul sebagai kandidat bakal calon kepala daerah setelah melewati sejumlah tahapan dan survei yang dilakukan,” sambung Ketua DPRD Binjai ini.

Namun begitu, nama-nama kandidat bacalon kepala daerah ini belum tetap. Masih dapat terjadi perubahan di kemudian hari.

“Artinya semua tetap berdasarkan hasil Pileg pada Februari 2024 mendatang,” pungkasnya.

Nama Rizky Yunanda Sitepu tidak hanya sebagai kandidat Bacalon Wali Kota Binjai untuk Pilkada 2024 mendatang. DPP Partai Golkar juga menyatakan Rizky Yunanda Sitepu sebagai kandidat Bacalon Bupati Langkat.

Rizky merupakan seorang politisi muda. Sebelum menjadi orang nomor dua di Pemko Binjai, Rizky sebagai Anggota DPRD Sumut periode 2019-2024.

Berjalannya waktu, pria kelahiran 1 Januari 1992 ini terpilih sebagai Wakil Wali Kota Binjai menggantikan Amir Hamzah yang diangkat sebagai Wali Kota Binjai. Sebab, Juliadi yang merupakan Wali Kota Binjai terpilih periode 2020-2025 meninggal dunia sebelum dilantik. (ted/ram)

Pemko Sibolga Gelar Lomba Paduan Suara Antar Marga dan Gereja

BERSAMA: Para peserta lomba paduan suara antar marga dan gereja di Sibolga berfoto bersama.

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Sibolga, menggelar lomba paduan suara antar Marga, Vocal Group dan Gereja se Kota Sibolga Tahun 2023, di Gedung Nasional Sibolga pada Selasa, (21/11/2023).

Kegiatan lomba paduan suara diketahui baru pertama kali dilaksanakan dalam kepemimpinan Wali Kota Jamaluddin Pohan dan Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumbantobing yang menandakan kegembiraan dan keharmonisan umat beragama di Kota Sibolga.

Ketua Panitia, Resdi Dorlince Sianturi menjelaskan, lomba paduan suara ini diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan menyambut perayaan Natal Oikumene Kota Sibolga Tahun 2023.

“Tujuan utamanya adalah memperkokoh persatuan dan kesatuan antar gereja, suku, dan marga di Kota Sibolga, serta menjalin persaudaraan antara Pemko Sibolga dengan gereja dan marga,” kata Dorlince.

Dorlince mengatakan, perlombaan ini melibatkan 37 kontingen paduan suara antar marga dengan jumlah peserta 25-35 orang, dan 7 kontingen vocal group antar gereja. Kegiatan berlangsung selama 2 hari untuk paduan suara antar marga dan 1 hari untuk vocal group antar gereja, dimulai pada Kamis, 23 November 2023.

Pembukaan Lomba Paduan Suara ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumbantobing, dihadiri oleh Unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga dan sejumlah pimpinan OPD Sibolga, Camat, Lurah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Pemuda Kristen se Kota Sibolga, serta peserta kontingen lomba. (mag-5/ram)

Bupati Toba Ajak Jemaat Berpartisipasi di Event Aqua Bike

IST IKUTI: Bupati Toba, Poltak Sitorus mengikuti kebaktian pesta pembangunan kantor dan rumdis GKPI Resor Patane.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Bupati Toba, Poltak Sitorus mengucapkan selamat kepada seluruh jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Resor Patane beserta segenap panitia dan donatur, yang telah berhasil menyelesaikan pembangunan Rumah Dinas dan Kantor GKPI Patane.

Hal ini disampaikan Bupati Poltak Sitorus, saat menghadiri Pesta pembangunan dan peresmian Rumah Dinas dan Kantor GKPI Resor Patane, di Desa Patane II, Kecamatan Porsea, Minggu (19/11).

“Kami senang, pembangunan ini bisa selesai, karena semangat gotong-royong. Doa kami, Bapak Pendeta yang tinggal di rumah yang resmikan hari ini diberkati Tuhan. Kiranya rumah ini menjadi rumah doa, dan siapapun yang masuk ke dalam rumah ini, diberkati Tuhan,” ujar Bupati Poltak Sitorus mengawali sambutannya.

Dengan dibangunnya rumah dinas ini, Bupati Toba berharap, Pendeta akan semakin bersemangat untuk melayani jemaatnya, karena selama proses pembangunan, semua jemaat mendukung pengumpulan dana, hingga sampai berjualan tipa-tipa, sasagun, kacang, dan bubuk kopi.

Kemudian Bupati meminta anak-anak tingkat SD, SMP, dan SMA yang berprestasi di sekolah, untuk maju ke depan. Selanjutnya memberikan mereka hadiah.

Hadiah ini diberikan, untuk mendorong anak-anak supaya memiliki semangat belajar, hingga bisa menduduki SMA favorit di Kabupaten Toba, yakni SMA Del dan Yasop.

“Anak-anak kita adalah masa depan kita. Semua cita-cita anak-anak kami, nanti itu bisa tercapai, asal kerja keras dan belajar yang tekun,” katanya memotivasi.

Pada event Aquabike, tanggal 25-26 November 2023 mendatang, Bupati Poltak Sitorus mengundang masyarakat untuk hadir ataupun berjualan pada acara tersebut, menonton jetski sambil mencari rezeki.

Ia meminta masyarakat menjual makanan ringan atau makanan siap saji, seperti cookies tipa-tipa, bolu, jagung rebus, ubi, jeruk, telor rebus, dan makanan lainnya, yang ada disekitar kita, untuk dapat dijajakan langsung sampai ke kursi penonton.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Augus Sitorus, anggota DPRD Sumut Jubel Tambunan, Staf Ahli Bupati Audi Murphy Sitorus, Kepala BPBD Pontas Batubara, Kadis Pendidikan Rikardo Hutajulu, Kadis Sosial Lalo Hartono Simanjuntak, Kabag Kesra Tanda Dongoran, Camat Porsea Edward Sidabutar, dan lainnya. (*/mag-10/han)

Veteran Labuhanbatu, Dapat Bantuan Tali Asih

TALI ASIH:Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga bersama Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) menyerahkan tali asih kepada para Veteran Labuhanbatu. fajar/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga bersama Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) menyerahkan tali asih kepada para Veteran Labuhanbatu, di Rumah Dinas Bupati, Senin (20/11).

Ketua DPD KNPI Kabupaten Labuhanbatu, Hamzah Sya’bani Nasution mengatakan Bupati Labuhanbatu adalah orang yang terbuka.

“Kami dari DPD KNPI Kabupaten Labuhanbatu menyambut baik dan siap bersinergi dan berkontribusi untuk Pemkab dan masyarakat Labuhanbatu, kami juga sampaikan rasa terimakasih kepada Bupati Labuhanbatu yang telah mensupport kegiatan ini,” ucap Hamzah.

Hamzah juga menjelaskan, ke depannya DPD KNPI akan membuat Gerakan Peduli Kesehatan Anak. Dimana saat ini Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu konsentrasi dalam penurunan angka stunting.

Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga dalam sambutannya, menyampaikan pemuda inilah nantinya yang akan melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Labuhanbatu.

Maka dari itu, Pemuda Labuhanbatu agar mengimplementasikan slogan Speed, Smart, dan Solid untuk bersama-sama memBolo Labuhanbatu

“Saatnya Pemuda Labuhanbatu bergandengan tangan agar bersama dengan Pemerintah berkolaborasi untuk menuntaskan angka kemiskinan ekstrim dan menurunkan angka stunting yang ada di Labuhanbatu,” ajak Bupati Erik Adtrada Ritonga.

Acara dirangkai dengan Pemberian Tali Asih kepada para Veteran Labuhanbatu sebanyak 20 orang, dilanjutkan dengan diskusi kebangsaan terkait dengan sejarah singkat Kabupaten Labuhanbatu dengan Narasumber Muhammad Zein Azrai, dan Syam Hasri. (fdh/han)

Berkomitmen Berikan Pelayanan Publik Terbaik

BERSAMA: Plt Bupati Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar diabadikan bersama jajaran usai menerima penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dari Menpan-RB.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Keenam kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang melalui Dinas Pendidikan meraih penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menpan-RB, Abdullah Azwar Anas SPd SS MSi kepada Pelaksana Tugas Bupati Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar disaksikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), HM Tito Karnavian dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Dr Ir Siti Nurbaya Bakar MSc di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (21/11).

Penghargaan keenam kalinya sebagai Top Inovasi Pelayanan Publik tersebut, yaitu Top 45 Tahun 2020, Top 99 Tahun 2021, Top 45 Tahun 2022 dan Top 99 Tahun 2023. Sekaligus Top inovasi yang keenam, setelah sebelumnya meraih Top Inovasi 99 Tahun 2016 dan Top 99 Tahun 2017.

Usai menerima penghargaan itu, Plt Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi di dalam membidani Inovasi Demi Sepeda Bagus tersebut, khususnya kepada Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Deli Serdang. Penghargaan yang diterima bukan merupakan tujuan akhir inovasi, namun kerja keras yang dilakukan selama ini sudah diakui oleh pemerintah pusat.

“Semoga kerja keras dan penghargaan ini sebagai penyemangat dan mampu memajukan Deliserdang, terutama di bidang pendidikan sesuai visi-misi, Deliserdang yang maju dan sejahtera dengan masyarakatnya religius dan rukun dalam kebhinekaan,” ucap Plt Bupati.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Yudy Hilmawan SE MM, Plt Bupati kembali menjelaskan latar belakang lahirnya Inovasi Demi Sepeda Bagus tersebut, antara lain Akses pendidikan ABK di Kabupaten Deliserdang belum terlayani dengan baik. Sekolah Luar Biasa (SLB) yang dikelola pemerintah provinsi, belum mampu menjangkau ABK yang mayoritas di pedesaan, kawasan pesisir dan daerah dengan kantong kemiskinan.

Sekolah Inklusi sebagai solusi pendidikan bagi ABK menyisakan banyak masalah. Dalam hal pembelajaran di kelas, kurangnya tenaga pendidikan yang paham ABK, kurangnya sarana-prasarana pendukung bagi ABK.

Latar belakang lainnya adalah kerja sama antara pihak sekolah dengan orangtua belum berjalan baik, dan terakhir tidak semua ABK bisa belajar di Sekolah Inklusi karena kondisi fisik yang tidak sempurna.

“Inilah hal-hal yang melatarbelakangi kebijakan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk membidangi Inovasi Demi Sepeda Bagus ini,” terang Plt Bupati.

Untuk diketahui, Kemenpan-RB menyelenggarakan Pemberian Penghargaan Pelayanan Publik kepada Penyelenggara Pelayanan Publik Terbaik sekaligus melakukan Peresmian 12 Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Peluncuran Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Nasional (JIPPNas) di Jakarta, Selasa (21/11).

Penghargaan diberikan kepada Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji yang terdiri dari Top 45 Inovasi Kelompok Umum dan lima pemenang Outstanding Achievement of Public Service Innovation yang terjaring di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023. Menpan-RB, Abdullah Azwar Anas menyebutkan transformasi digital pelayanan publik menjadi kunci untuk akselerasi kualitas pelayanan publik. (btr/han)

Pastikan P3PD Capai Target, Pemprov Sumut Dorong Upaya Evaluasi

MATERI: Inspektur Provinsi Sumut Lasro Marbun, saat menyampaikan materi pada acara Rapat Koordinasi Implementasi P3PD di Provinsi Sumut 2023, yang digelar di Le Polonia Hotel, Senin (20/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Memastikan Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) mencapai tujuan yang ditargetkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong upaya eveluasi, guna memastikan adanya penguatan kelembagaan pemerintahan desa dalam meningkatkan kualitas belanja desa.

Hal tersebut disampaikan Inspektur Provinsi Sumut Lasro Marbun, saat menyampaikan materi paparannya dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi P3PD di Provinsi Sumut 2023, yang digelar di Le Polonia Hotel, Senin (20/11) lalu.

“Program nasional ini sudah 2 tahap di Sumut, dan perlu dikaji, apakah memang berdampak pada penguatan pemerintahan desa, terutama dalam mengelola dana desa,” ungkap Lasro.

Menurut Lasro, Pemprov Sumut tidak boleh hanya berperan melakukan pembinaan, pengawasan, dan sebagai penyelenggara P3PD, namun juga mampu mengarahkan program sesuai dengan kebutuhan.

“Kita tidak boleh hanya bertindak koordinatif. Namun bisa evaluatif dan melakukan tindakan korektif. Sehingga program ini memang betul berhasil dan berdampak baik bagi desa,” harapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumut Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Effendy Pohan menuturkan, kelemahan yang dihadapi desa saat ini berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan kepala desa, dan manajemen pengelolaan keuangan yang masih lemah.

Untuk itu, menurutnya, perlu adanya reformasi sistem pendukung, serta pembinaan dan pengawasan kepada desa. Juga adanya inovasi pengembangan sistem peningkatan kapasitas yang lebih efisien dengan menggunakan teknologi digital. Sehingga ada efisiensi dan efektivitas penguatan desa.

Rakor ini dibuka oleh Perwakilan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Nana Wahyudi. Turut hadir perwakilan kabupaten kota, dan organisasi perangkat daerah (OPD) Sumut terkait.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Eko Prasetyanto Purnomo Putro, dalam sambutannya yang dibacakan Nana, mengatakan, untuk mencapai pembangunan desa yang berkelanjutan, penguatan kapasitas pemerintahan desa adalah kunci utama.

Harus dipastikan, aparat pemerintahan desa memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengelola program pembangunan desa.

“Pelatihan rutin dan pendampingan teknis, perlu ditingkatkan untuk memastikan pemerintahan desa beroperasi dengan efektif dan efisien,” jelasnya.

Namun, menurut Nana, pengembangan SDM tidak hanya terbatas pada pemerintah desa, tapi juga melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Perlu didorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelatihan dan pendidikan yang mendukung pembangunan desa. (gus/saz)