Home Blog Page 938

HKN ke-59, Momentum Dinas Kesehatan Sumut untuk Fokus Transformasi Layanan Kesehatan Primer

WAWANCARA: Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahid Hasibuan, MKes, saat diwawancarai wartawan di sela-sela acara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dr Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes mengatakan dengan moto Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju, menjadi momentum bagi Dinas Kesehatan Sumut untuk fokus bertransformasi kesehatan.

Diharapkan dengan melakukan transformasi kesehatan semua pihak akan lebih siap, bisa lebih tahan dan bisa lebih mampu untuk membawa Indonesia lebih sehat. Bila Indonesia lebih sehat tentunya akan lebih maju.

“Ada 6 transformasi yang harus dilakukan, kalau untuk di Sumut semuanya sebenarnya kita upayakan. Tapi paling berat itu tentunya transformasi untuk kesehatan primer atau program Integrasi layanan Primer (ILP). karena itu merubah maindset dari layanan kesehatan yang berbasis pengobatan menjadi basis promotif dan preventif,” ujar Alwi pada puncak HKN ke-59 yang digelar di Eks Medan Club, Minggu (19/11/2023).

Dikatakan Alwi, kenapa harus dirubah mindset? Karena itu lebih murah dan lebih tepat dan berhasil guna dan bisa diharapkan mendorong kepada kemajuan yang lebih besar.

“Karena ini menyangkut perilaku. Kalau perilaku kesehatannya baik maka semua akan lebih baik,” jelas Alwi.

Untuk merubah perilaku masyarakat, kata Alwi bukan pekerjaan mudah. Namun bila berhasil mengubah hal itu maka ia sangat yakin kemajuan bidang kesehatan akan sangat cepat.

“Tentunya harus melakukan kerjasama dengan semua pihak salah satunya masyarakat yang nanti bisa ikut bersama kita memberikan pelayanan promotif dan preventif,” tuturnya.

Dalam perayaan HKN ini, lanjutnya, juga sebagai refleksi terhadap apa yang telah dilakukan selama ini, sekaligus untuk menyemangati seluruh komponen untuk bekerja lebih optimal yang bisa membawa Indonesia lebih maju khususnya di Sumut.

“Alhamdulillah hari ini semua komponen hadir dan lebih beragam dari tahun lalu,” terangnya.

Seperti diketahui, ada 6 pilar transformasi kesehatan yakni pilar layanan primer, pilar layanan transformasi rujukan. Kemudian, pilar layanan transformasi sistem layanan ketahanan kesehatan, pilar layanan transformasi pembiayaan kesehatan, pilar layanan transformasi sumber daya manusia kesehatan, pilar layanan transfirmasi teknologi kesehatan. (ila)

Nelayan Desa Kuala Lama Curhat soal Mahalnya Harga BBM ke M Nuh

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO- Para nelayan di Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Serdangbedagai, Sumatera Utara, mengeluhkan mahalnya harga bahan bakar minyak. Mereka berharap, pemerintah memberikan subsidi BBM khusus buat mereka.

“Kalau kami pergi melaut, terkadang hasil tangkapan ikan dapat banyak, terkadang dapat sedikit. Tetapi solar yang kami keluarkan, jumlahnya tetap sama. Kami sangat berharap adanya subsidi BBM dari pemerintah,” kata Abu Hasan, nelayan Desa Kuala Lama, Pantai Cermin, kepada anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Muhammad Nuh ketika menyambangi konstituennya, Minggu (19/11/2023).

Bukan hanya masalah BBM, para nelayan di sana juga mengeluhkan banyaknya nelayan dari luar daerah dengan peralatan yang terbilang canggih, mencari ikan di daerah mereka. Sehingga nelayan setempat yang dengan peralatan seadanya, kalah bersaing dalam menangkap ikan. “Kami berharap ada zonasi untuk melindungi nelayan Desa Kuala Lama,” pinta Rahmat, nelayan lainnya.

Bukan cuma itu, nelayan di Desa Kuala Lama juga mengeluhkan tentang lahan yang mereka tempati lebih dari 20 tahun lalu, ternyata sudah dikuasai oleh pengusaha dari luar. Bahkan, pengusaha tersebut sudah mendapat legalitas tanah yang disinyalir sudah sampai tahap sertifikat. “Padahal kami tidak pernah tahu akan adanya proses tersebut. Dan lebih parahnya lagi, kami dikenakan pajak atau pungutan usaha karena sudah dianggap menumpang di tanah yang sudah kami tempati lebih dari 20 tahun tersebut,” keluhnya.

Menanggapi curhatan konstituennya itu, Muhammad Nuh yang sekarang juga diamanahi sebagai Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara berjanji akan menyampaikan keluhan nelayan yang ada di Desa Kuala lama ke Kementrian terkait. “Saya akan perjuangkan aspirasi kawan-kawan ke Pusat. Semoga mendapatkan hasil yang memuaskan,” pungkas Nuh. (adz)

Terima Silaturahmi Ketua PWI Sumut, Kapoldasu: Pemberitaan Harus Obyektif dan Berdasarkan Fakta

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setiap pemberitaan yang disajikan media massa harus obyektif, berdasarkan fakta dan berimbang. Hal itulah yang membedakan media massa dengan media sosial. Selain itu, wartawan yang menyampaikan kritik melalui pemberitaan, harus bersifat membangun (konstruktif), disertai dengan solusi.

Demikian dikatakan Kapoldasu Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi, SH, SIK, MSi saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut H. Farianda Putra Sinik di Mapoldasu, Jumat (17/11) siang.

Turut hadir Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kasubdit Penmas AKBP Sony, Wakil Ketua PWI Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan Amrizal; Wakil Ketua PWI Bidang Kerjasama Proklamasi Naibaho; Ketua Seksi Organisasi David Swayana serta Ketua Seksi Hukum dan HAM Josmarlin Tambunan.

Kapoldasu menegaskan, pihaknya tidak anti terhadap kritik yang disampaikan wartawan melalui pemberitaan. Namun kritik tersebut harus bersifat membangun. Dengan adanya kritik yang membangun, maka institusi negara akan semakin kuat.

“Ibaratnya, kita ini besi dan kritik itu adalah palu. Kalau besi sering dipukul dengan palu, lama-lama akan menjadi pisau, tajam. Jadi, jelas bahwa kritik itu harus punya tujuan yang baik agar kita semakin kuat,” tegas Kapoldasu.

Sebelumnya, Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik menyampaikan apresiasi kepada jajaran Poldasu yang telah berhasil memberantas aksi begal dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Sumatera Utara. “Narkoba itu adalah sumber kejahatan termasuk begal dan lainnya. Dulu, kita takut keluar malam. Sekarang, Alhamdulillah aksi begal sudah jauh berkurang,” ujar Farianda.

Mengenai pemberitaan yang tidak obyektif, Farianda menegaskan, wartawan harus memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik. Karena itu, setiap wartawan wajib mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang telah ditetapkan Dewan Pers.

“Melalui UKW, wartawan akan ditempa menjadi lebih profesional dan beretika. Mereka akan lebih berhati-hati dalam menyajikan berita dengan berpedoman pada UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Sedangkan bagi anggota PWI, juga diwajibkan mematuhi PD/PRT dan Kode Perilaku Wartawan (KPW). Bagi yang melakukan pelanggaran, maka akan diberikan sanksi hingga pencabutan sertifikat UKW dan kartu PWI,” tegas Farianda.

Sebelumnya, Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, terdata Wartawan Unit Poldasu berjumlah 155 orang. Rinciannya, media nasional 14 orang, media elektronik 20 orang, media cetak 15 orang, media online lokal 106 orang.

Dari jumlah tersebut, lanjut Hadi, masih ada media yang belum melengkapi atau tidak memiliki badan hukum. Rinciannya, 109 sudah memiliki dan melengkapi dokumen badan hukum. Sedangkan 46 lagi sama sekali belum memiliki atau melengkapi dokumen badan hukum.

Bahkan, dari 155 media yang sudah terdaftar di Poldasu, hanya 26 media yang sudah tersertifikasi Dewan Pers. Selebihnya 129 belum tersertifikasi Dewan Pers. “Ditinjau dari segi legalitas kewartawanan (UKW), hanya 22 Wartawan Unit Poldasu yang memiliki sertifikasi UKW. Sedangkan 133 wartawan belum memiliki sertifikasi UKW. ( rel/sih )

Polsek Perbaungan Gelar Patroli dan Razia pada Operasi Mantap Brata Toba 2023-2024

PERBAUNGAN, SUMUTPOS.CO – Polsek Perbaungan gelar patroli dan razia untuk mencegah dan mengantisipasi situasi kamtibmas yang kondusip pada Operasi Mantap Brata Toba 2023-2024 di beberapa titik rawan di kecamatan Perbaungan, sabtu ( 18/11/2023 ).

Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, SIK melalui Kapolsek Perbaungan AKP Mantho Pandiangan, S.H mengatakan, kegiatan patroli dan razia pengamanan untuk mencegah dan mengantisipasi situasi Kamtibmas yang kondusif dalam rangka tahapan pendaftaran Presiden dan Wakil Presiden pada Oprasi Mantap Brata Toba 2023 – 2024.

Ada beberapa titik lokasi patroli yang menjadi perhatian kami yaitu kota Perbaungan, Jalan Desa Melati II, Jalan Desa Bingkat, Simpang Obang Abing dan Jalan Medan Tebingtinggi.

“Bahwa malam ini kita akan melaksanakan kegiatan ini razia atas perintah Pimpinan untuk melaksanakan patroli malam di wilayah hukum Perbaungan. Mari kita melaksanakan tugas patroli malam ini dengan baik, sungguh-sungguh dan ikhlas, ” ucapnya Kapolsek.

Targetnya, lanjut dia, adalah jika ada kerumunan masyarakat atau kegiatan pesta akan dibubarkan dengan secara humanis, karena dapat mengganggu waktu istirahat warga lainnya di tengah malam karena yang sedang berada dalam situasi pemilu.

Ia pun berharap kepada para personel untuk menghindari hal-hal yang bisa merusak citra Polri. ( fad/ila)

Pimpin : Kapolsek Perbaungan AKP Mantho Pandiangan pimpin apel sebelum kegiatan di Polsek Perbaungan, Sabtu ( 18/11/2023) malam. ( dok /Humas)

Dengan Semangat Banteng Ketaton, PDIP Sumut Gelar Rakerda

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dengan semangat Banteng Ketaton, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara (Sumut) mengumpulkan seluruh kekuatannya dan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV tahun 2023, di Hotel Grand Mercure Medan, Sabtu (18/11/2023).

Dalam rangka meminimalisir kecurangan dalam Pemilu 2024 serta melawan tindakan diskriminasi terhadap calon anggota legislatif (Caleg) dan calon presiden (Capres), DPD PDIP Sumut akan mendirikan “Posko Gotong Royong Pengawalan Pemilu Jurdil” di seluruh wilayah Sumatera Utara, serta membentuk pasukan langit yang solid dan terkoordinasi.

“Pendirian Posko Gotong Royong ini agar kader bisa proaktif melakukan pengawasan dalam setiap tahapan pelaksanaan Pemilu 2024, serta untuk membangun system advokasi kepemiluan yang aktif. Kita tidak ingin lagi ada intimidasi kepada kader-kader dan kita juga tidak ingin lagi ada alat peraga kampanye kita yang di rusak secara semena-mena oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon dalam Rakerda yang dipimpin Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat MS dan Yasonna H Laoly didampingi tersebut.

Sejarah telah membuktikan, kata Rapidin, kekuatan yang berakar pada nilai-nilai tirani tidak akan mampu menumbangkan kekuatan banteng. Malah sebaliknya, sejarah pula telah mencatat bahwa banteng-banteng ketaton menjadi sumber kekuatan utama robohnya system tirani Negeri ini dimasa lalu.

“Hari ini kita kembali diuji oleh situasi yang sulit dan memaksa kita untuk kembali berhadap-hadapan dengan system Neo Orba yang sarat dengan KKN. Untuk itu, tidak ada kata lain selain kita kembali bangkit merapatkan barisan membentuk formasi benteng kokoh demi menyelematkan cita-cita reformasi serta cita-cita pendirian bangsa Indonesia yang dicetuskan oleh Bung Karno,” pungkas Rapidin.

Sementara Ketua DPP PDI Perjuangan H Djarot Saiful Hidayat meminta kepada seluruh kader untuk mengetuk pintu rumah-rumah masyarakat untuk melakukan kampanye terhadap keunggulan PDI Perjuangan dan keunggulan calon presiden dan calon wakil presiden usungan PDI Perjuangan yaitu Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

“Banyak informasi yang tidak sampai ke masyarakat. Untuk itu, kita harus turun langsung untuk memberitahukan kepada masyarakat dengan cara door to door. Sampaikan apa adanya, karena dilihat dari sisi manapun calon kita merupakan calon terbaik yang sangat layak memimpin Indonesia di masa mendatang,” pungkas Djarot.

Rakerda tersebut juga dihadiri Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP yakni Sofyan Tan, Sihar Sitorus, Trymedia Panjaitan, Junimart Girsang, Bob Andika Manama Sitepu, serta dihadiri seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan se-Sumut dan Caleg DPR RI dan Caleg DPRD Provinsi se-Sumut. (adz)

MUI Pematang Siantar Latih 50 Kader Penggerak Ukhuwah Islamiyah

Ketua Umum DP MUI Kota Pematang Siantar Drs H M Ali Lubis dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI H Rafii Nasir BA, foto bersama dengan para peserta Pelatihan Kader Penggerak Ukhuwah Islamiyah.

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan (DP) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematang Siantar terus bergerak membimbing umat. Tiap komisi rutin menggelar berbagai kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Terbaru, Pelatihan Kader Penggerak Ukhuwah Islamiyah yang diikuti 50 pemuda dan pemudi dari utusan organisasi Islam dan pelajar di Kota Pematang Siantar.

Pelatihan yang dilaksanakan di Aula MUI Kota Pematang Siantar, pada Minggu (19/11) ini, menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni ; Ketua Umum DP MUI Kota Pematang Siantar Drs H M Ali Lubis, Sekretaris MUI Provinsi Sumatera Utara Drs Arifinsyah MAg dan Praktisi Kesehatan Mental Rizty Desta Mahestri MPSi Psikolog.

Ketua Umum DP MUI Kota Pematang Siantar selaku narasumber pertama yang membawakan materi berjudul Islam Rahmatan Lil Alamin sebagai Pondasi Ukhuwah Islamiyah menyebut bahwa tidak lah pemuda jika hanya mampu mengatakan ini ayahku. Pemuda adalah orang yang mampu mengatakan ini karyaku. Pemuda harus maju sendiri tanpa mengandalkan orangtua.

“Pelatihan ini bertujuan agar para pemuda bisa menjadi contoh teladan di masyarakat. Pemuda tidak boleh sombong. Pemuda diharapkan menjadi pelopor sekaligus penggerak untuk memotivasi dalam meningkatkan Ukhuwah Islamiyah,” tegas Ketua Umum DP MUI.

Narasumber kedua, Sekretaris MUI Sumut Arifinsyah, dalam materinya yang berjudul Peran Pemuda Islam sebagai Kader Penggerak Ukhuwah Islamiyah Dalam Menciptakan Kerukunan di Kota Pematang Siantar, menjelaskan secara detail tentang arti pemuda, penggerak atau pemimpin, serta tantangannya.

Menurut Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara ini, Ukhuwah Islamiyah bermakna persaudaraan antara sesame muslim, umat seiman, merasa saling bersaudara satu sama lain, karena sama-sama memeluk agama Islam. “Umat Islam yang dimaksudkan bisa berada di belahan dunia mana saja, termasuk umat Islam Gaza di Palestina,” ucap Arifinsyah.

Selain Ukhuwah Islamiyah, juga ada Ukhuwah Wathoniyah yang bermakna bahwa seseorang merasa saling bersaudara satu sama lain karena merupakan bagian dari bangsa yang satu, misalnya Bangsa Indonesia. Terakhir, Ukhuwah Insaniyah atau disebut juga Ukhuwah Basyariyah, yaitu seseorang merasa saling bersaudara sama-sama dengan yang lain karena merupakan bagian dari umat manusia yang satu dan menyebar di berbagai penjuru dunia.

“Rasulullah Muhammad SAW adalah contoh nyata penggerak sejati. Rasul telah melalui proses yang matang sejak dini, shiddiq, amanah, tabligh dan fathonah,” pungkas Arifinsyah.

Selanjutnya, narasumber ketiga, Rizty Desta Mahestri MPSi Psikolog, dalam paparan materi yang berjudul Tantangan Masa Depan Pemuda Islam Dalam Membangun Ukhuwah Islamiyah di Kota Pematang Siantar, menegaskan pentingnya memegang kendali secara positif dalam menghadapi tantangan modernisasi di era digital saat ini.

“Digitalisasi itu ibarat dua mata pedang yang bisa membawa keberkahan atau justru ancaman. Ada dampak negatif (ancaman), tapi ada juga dampak positif (bermanfaat). Dampak negatif digitalisasi di antaranya, dapat meningkatkan masalah kesehatan mental, kecanduan game atau pornografi, perubahan ideologi, hingga terjebak trend. Secara keseluruhan, dampak negatifnya adalah mengikis karakter-karakter positif dalam diri pemuda,” jelas Desta, sapaan akrabnya.

Desta menambahkan, untuk dampak positifnya adalah pemuda bisa meraih kebermanfaatan dari digitalisasi, seperti meningkatkan literasi digital, memperbanyak aktivitas sosial dan silaturahmi. Dan, yang terpenting adalah menjadi pengguna digitalisasi bukan digunakan/diperbudak digitalisasi.

“Era digitalisasi perlu dimanfaatkan secara positif dan bijak agar membawa kebermanfaatn terhadap kualitas Ukhuwah Islamiyah,” tutup Desta.

Ketua Komisi Ukhuwah MUI Kota Pematang Siantar H Abdul Hakim Lubis dalam laporan ketua panitia yang dibacakan oleh Rizal Pulungan, mengucapkan terima kasih atas kehadiran narasumber dan seluruh peserta yang mengikuti pelatihan. (rel)

Pengurus Punguan Pomparan Sondi Raja Siantar Sekitarnya Dilantik

Suasana acara pelantikan Pengurus Pomparan Sondo Raja Kota Pematangsiantar dan sekitarnya.

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Pengurus Punguan Turpuk Sondi Raja Kota Pematangsiantar dan sekitarnya periode 2023-2028 dilantik di Sekretariat Punguan Pomparan Raja Silahisabungan (PPRS), Jalan Melanthon Siregar, Sabtu (18/11/2023).

Sebelum acara pelantikan digelar, kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt Batara Silalahi Sth MSi dengan khotbah mengutip dari buku Filipi 2 ayat 2.
Disebutkan pendeta, dalam organisasi marga, tidak hanya soal perkumpulan orang, tapi tidak lepas dari kearifan lokal adat budaya. Sehingga dalam rumpun marga Sondi Raja haruslah tetap bersatu untuk menjaga dan melestarikan budaya.

“Kenapa penting adanya organisasi atau kelompok. Karena manusia tidak bisa berdiri sendiri, melainkan adanya saling ketergantungan satu sama lain,” ujarnya.
“Membawa kelompok marga tidaklah mudah atau gampang apalagi kita orang Batak. Sehingga dibutuhkan kerendahan hati untuk menyatukan satu dengan yang lain. Kerendahan hati itulah yang diperintahkan Tuhan kepada kita supaya dalam bersosial menumbuhkan kedamaian,” terangnya.

Setelah ibadah singkat selesai, acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Punguan Sondi Raja Pomparan Raja Silahisabungan Kota Pematangsiantar dan Sekitarnya.
Adapun pengurus yang dilantik adalah, Dapotan Silalahi SH sebagai Ketua, Toni Silalahi SE sebagai sekretaris dan Bendahara Eko Jan Silalahi sebagai bendahara serta para pengurus lainnya. Para pengurus langsung dilantik oleh Ketua PPRS Kota Pematangsiantar dan Sekitarnya Ir Jhon Hugo Silalahi didampingi Turpuk Haloho Raja sampai Tambun Raja serta boru bere.

Dalam sambutannya, ketua yang dilantik, Dapotan Silalahi menyampaikan terimakasih banyak kepada seluruh panitia dan PPRS Kota Siantar dan Sekitarnya yang telah melangsungkan acara pelantikan. Dapotan juga menegaskan bahwa Sondi Raja merupakan anak ke tiga dari Raja SilahiSabungan. Sondi Raja ini memiliki tiga orang anak, yakni Ruma Bolon, Ruma Singap dan Raja Bunga-bunga/Raja Parmahan.

Sementara itu, Ketua PPRS Kota Pematangsiantar dan sekitarnya Ir Jhon Hugo Silalahi dalam sambutannya mengharapkan kepada seluruh Punguan Sondi Raja semakin berkembang di Siantar dan sekitarnya. Disebutkan Jhon Hugo Silalahi bahwa PPRS berazaskan Pancasila dan berlandaskan Dalihan Natolu na Marojahan Tu Silalahi Nabolak. “Raja Silahisabungan memiliki 8 orang anak, yakni Loho Raja, Tungkir Raja, Sondi Raja, Butar Raja, Bariba Raja, Debang Raja, Batu Raja dan Tambun Raja/Raja Tambun,” jelasnya.
Acara dirangkai juga dengan panortoran dan makan bersama. Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Mangatas Silalahi SE, Sabar Silalahi selalu Ketua PARA Se Indonesia serta para undangan lainnya.

Ketua panitia pelantikan Drs Haposan Silalahi dalam sambutannya mengatakan panitia bekerja hanya waktu 1 bulan. Tapi karena adanya jiwa gotong royong dengan saling bahu membahu acara pelantikan terlaksana dengan baik. (mag-1/ila)

Partai Golkar Nias Selatan Targetkan 11 Kursi

Wawancarai : Ketua DPD Partai Golkar Nias Selatan, Idealisman Dachi pada saat diwawancarai oleh sejumlah awak media.

NIAS, SUMUTPOS.CO – Ketua dewan pengurus daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Nias Selatan, Idealisman Dachi menargetkan 11 kursi DPRD, dan serta apabila partai Golkar di Nias Selatan menang, maka masyarakat akan sejahtera.

Hal itu dikatakan Idealisman Dachi kepada sejumlah awak media setelah selesai acara kegiatan konsolidasi para caleg DPRD Kabupaten Nias Selatan yang dilaksanakan di Istana Rakyat Kabupaten Nias Selatan, Jum’at, (17/11/2023) sekira pukul 18.14 WIB.

Dikatakannya, setelah selesai konsolidasi para calon legislatif (caleg) DPD Partai Kabupaten Nias Selatan, pihaknya sudah banyak diskusi menyangkut kemenangan Partai Golkar Nias Selatan.

“Tadi kami sepakat untuk menargetkan 11 kursi dari 6 dapil artinya rata-rata 2 kursi setiap dapil dan kecuali dapil IV hanya mendapatkan 1 kursi,” ungkap Idealisman Dachi.

Idealisman Dachi yang merupakan mantan Bupati Nias Selatan periode 2011-2016 ini mengatakan bahwa tentu kalau Kabupaten ini bagus bisa mendapatkan 11 kursi DPRD akan linear dengan caleg DPRD Provinsi Sumut dan begitu juga dengan caleg DPR RI.

“Dan soal target kami bukan hanya Kabupaten Nias Selatan tentu juga Kabupaten lain dan kota yang ada di Kepulauan Nias,” tuturnya.

Menurutnya, para caleg dari partai Golkar Nias Selatan optimis untuk memenangkan pertarungan di lapangan kuncinya rebut hati masyarakat, menangkan hati masyarakat supaya memilih partai Golkar.

“Ya mudah-mudahan pemilih Idealisman Dachi waktu Pilkada tahun 2020 itu bisa memberi efek kepada para caleg di lapangan. Karena kita percaya jika partai Golkar di Kabupaten Nias Selatan maka Nias Selatan kembali sejahtera,” harapnya. (mag-8/ila)

Jelang Tutup Tahun 2023, Pendapatan Pemko Binjai Baru 62 Persen

Wali Kota Binjai, Amir Hamzah saat mengikuti rakoor dengan Mendagri, Tito Karnavian.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Realisasi pendapatan Pemerintah Kota Binjai masih di bawah 80 persen atau tepatnya 62 persen pada jelang tutup tahun 2023. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Binjai, Amir Hamzah saat mengikuti rapat koordinasi percepatan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk pemilihan kepala daerah tahun anggaran 2024 secara virtual, akhir pekan lalu.

Rakoor tersebut dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. “Kami sudah melakukan koordinasi terkait dengan masalah Pilpres maupun Pilkada. Dapat kami sampaikan bahwasanya memang benar pendapatan kami baru 62 persen, tapi kami sudah target di akhir Desember nanti, mendapatkan angka 95 persen,” kata Amir kepada Tito dalam rakoor tersebut.

Amir mengakui, anggaran Pemko Binjai tengah mengalami defisit. “Memang kami mengalami defisit anggaran, tapi saat ini kami sedang fokus kembali anggaran tersebut. Saat ini juga kami sedang melaksanakan penghematan efisiensi anggaran untuk di 2024,” kata Amir.

Rakoor yang dilakukan Mendagri Tito guna memastikan alokasi anggaran untuk Pilkada Kota Binjai yang dibebankan dalam APBD 2023 dan 2024, dalam bentuk belanja hibah pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Mendagri Tito juga meminta agar anggaran belanja hibah ini dapat dirinci berdasarkan objeknya dengan sub rinciannya pada program, kegiatan hingga sub kegiatan.

Selain itu, Mendagri Tito juga meminta kepada Badan Kesbangpol untuk koordinasi dengan KPU maupun Bawaslu dalam mengajukan usulan kebutuhan anggaran Pilkada. Penyediaan dana hibah untuk Pilkada dianggarkan pada APBD 2023 senilai 40 persen dan APBD 2024 sebesar 60 persen, dari besaran total dana hibah yang disepakati.

Terkait NPHD, Pemko dengan KPU Kota Binjai sudah menyepakati anggaran untuk Pilkada Binjai sebesar Rp17,7 miliar lebih, dengan pengusulan Rp29 miliar. Penandatanganan NPHD ini dilakukan pada Jum’at (10/11/2023) lalu.

Koordinasi ke Kapolres Binjai

Komisioner KPU Binjai periode 2023-2028, melakukan pertemuan tatap muka dengan Kapolres Binjai, AKBP Rio Alexander Panelewen. Ketua KPU Binjai, Anton Indratno mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi AKBP Rio Alexander Panelewen karena telah menerima kunjungan mereka dalam rangka audiensi.

KPU Binjai, kata dia, berharap agar aparat kepolisian memberi dukungan sekaligus bekerja sama dalam pengamanan demi berjalannya pelaksanaan pemilihan umum dengan aman, tertib dan lancar.

Menanggapi hal ini, Kapolres Binjai, AKBP Rio Alexander Panelewen menegaskan, pihaknya mematuhi instruksi Kapolri yakni, menjaga netralitas dengan tidak memihak terhadap salah satu partai politik maupun golongan tertentu. “Dalam kegiatan pengamanan Pemilu tahun 2024, Polres Binjai siap bekerja sama dan mendukung KPU Kota Binjai dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (ted/ila)

Seratusan Pelaku UMKM Binjai Terima Bantuan Alat Usaha

Kadis Koperasi dan UKM, Megang Sitepu (kiri) saat menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, Amir Hamzah menyerahkan bantuan alat usaha kepada pelaku UMKM, akhir pekan lalu. Penyerahan bantuan alat usaha ini diawali dengan memberikan bimbingan dan arahan yang berlangsung di Kelurahan Limau Mungkur, Binjai Barat.

Amir mengatakan, penyerahan bantuan alat usaha kepada pelaku UMKM tahun anggaran 2023 adalah bentuk wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Binjai. Hal tersebut, kata dia, dalam rangka program pemulihan ekonomi nasional di Kota Binjai, khususnya usai melalui masa pandemi.

Selain itu, kata dia, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya nyata Pemko Binjai mengembangkan dan memberdayakan pelaku usaha mikro, agar dapat bertahan meringankan beban mereka. “Setidaknya saudara-saudara sekalian, tidak perlu lagi mengeluarkan modal untuk membeli peralatan usaha. Adanya UMKM ini tentunya membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar, sehingga upaya pertumbuhan ekonomi di daerah dapat bertumbuh dan mempercepat pemerataan pembangunan ekonomi di Kota Binjai,” kata Amir.

Pemko Binjai juga mengapresiasi Anggota DPRD Sumut yang telah mengusulkan anggaran bantuan alat usaha bagi UMKM tersebut.

Menurut dia, penyerahan bantuan alat usaha ini bagian dari hasil aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggaran Pemerintah Provinsi Sumut dan direalisasikan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Binjai.

Pemberian bantuan alat usaha bagi UMKM ini tidak hanya sebatas bantuan saja. Namun, dari hulu sampai ke hilir akan tetap didampingi.

Artinya, dari hulu apa yang dibutuhkan seperti fasilitas di bidang sarana dan prasarana.
“Saya berharap dengan adanya bantuan ini kapasitas dan kualitas produksi UMKM dapat lebih meningkat dan alat bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” seru Amir.

Sementara, Kadis Koperasi dan UKM Kota Binjai, Megang Sitepu menjelaskan, bantuan alat usaha diberikan kepada 103 orang yang mempunyai usaha di bidang kuliner, fashion dan jasa.
“Diberikannya bantuan ini dengan tujuan untuk membantu UMKM Kota Binjai dan mampu meningkatkan volume usaha, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar. Selain itu juga untuk mengembangkan usaha UMKM baik kualitas, kuantitas pasar dan peningkatan pendapatan ekonomi UMKM Kota Binjai,” pungkasnya. (ted/ila)