Home Blog Page 941

Disperindag ESDM Sumut akan Studi Banding ke Jakarta dan Jabar

Kepala Dinas Perindag ESDM Sumut, Mulyadi Simatupang.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumatera Utara, terus melakukan upaya pengendalian hingga intervensi harga kebutuhan pokok, jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Karena, harga-harga komoditas pangan mulai meranjak naik.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumut, Mulyadi Simatupang mengungkapkan upaya dilakukan pihaknya, melakukan kordinasi dengan stekholder terkait dalam pengendalian harga kebutuhan pokok.

“Iya, kita tetap kordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan untuk mendatangi produksi-produksi. katakan lah, penggilingan beras, padi,” ucap Mulyadi kepada wartawan, Senin (20/11/2023).

Mulyadi mengatakan akan mengurangi jalur pendistribusian hingga memantau harga kebutuhan pokok, dari tingkat produksi, produsen hingga sampai ke pedagang barang-barang, yang akan dijual tersebut.

“Kita pantau itu, harga-harga berapa, di tingkat petani, di pengiling berapa,” tutur Mulyadi, yang juga menjabat sebagai manajer PSMS Medan itu.

Mulyadi mengakui ada sejumlah petani menjual dengan pihak terkait, hasil pertaniannya dengan harga lebih tinggi. Namun, hal itu wajar saja. Tapi, bagaimana pihaknya melakukan pencegahan agar tidak ada oknum-oknum melakukan permainan harga kebutuhan pokok, untuk mengambil untung lebih besar.

“Untuk saat ini kita akui, meraka memberi kepada yang yang tawaran lebih tinggi. Jadi, kedepannya, paling tidak kita punya BUMD yang kuat. Yang bisa melakukan stok ketahan pangan sehingga petani menjual itu ke BUMD,” jelas Mulyadi.

Mulyadi mengatakan seharusnya dengan kondisi BUMD Sumut, harus kuat secara finansial. Sehingga hasil pertanian bisa dibeli dari petani langsung. Kemudian, dijual dengan harga normal sesuai pasaran. Dengan itu, harga kebutuhan bisa dikendalikan dengan baik.

“Belum, tapi belum optimal (BUMD kita), karena ujung-ujungnya soal finansial,” sebut Mulyadi.

Disperindag ESDM Sumut dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok, juga menggelar pasar murah di kantornya. Termasuk, disejumlah daerah yang masyarakatnya akan merayakan Nataru.

Mulyadi mengungkapkan pihaknya bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TIPD) Sumut, akan melakukan studi banding dengan TPID DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar). Karena, Jakarta kondisi inflasi terkendali dengan baik, tanpa ada memiliki lahan pertanian.

“Dan direncakan dibawa nanti koordinator Bank Indonesia, hari Senin atau Selasa tim pengendali Inflasi Daerah akan melakukan semacam tinjauan dan atau ke lapangan ke DKI sama Jabar,” tandas Mulyadi.(gus/ram)

Sequis Ajak Masyarakat Mitigasi Risiko Penyakit Pernapasan dengan Asuransi Kesehatan

Produk asuransi kesehatan IMCX berikan manfaat lebih.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak awal November 2023, Jakarta sekitarnya mulai diguyur hujan setelah lebih dari 6 bulan mengalami musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Namun demikian, walau sedang transisi dari musim kemarau ke musim penghujan, BMKG memprediksi El Nino moderat baru akan berakhir pada Februari 2024.

Ini artinya, masih ada kecenderungan cuaca panas dan kering sehingga kita masih harus tetap waspada akan bahaya yang disebabkan oleh polusi udara.

Hal ini karena polusi udara lebih terasa pada musim kemarau. Polusi udara dapat memicu penyakit pernapasan, yakni terganggunya kerja saluran napas atas, seperti sinus dan hidung. Kemudian saluran napas bawah, seperti bronkus dan paru-paru.

Namun saat pancaroba, bukan berarti bebas sakit karena pada saat peralihan musim, kekebalan tubuh justru rentan terganggu terutama mengancam saluran pernapasan dan saluran pencernaan sebab perubahan temperatur suhu udara yang mendadak dapat memicu virus dan bakteri berkembang biak lebih cepat.

Deputy Head of Health Claim Sequis dr. Citra Roosmiati mendorong keluarga Indonesia memberi perhatian pada isu gangguan saluran pernapasan yang bisa saja terjadi pada anggota keluarga karena dapat memengaruhi kualitas hidup, aktivitas fisik dan sosial menjadi terbatas.

“Hal yang dapat kita lakukan adalah melakukan pencegahan dan segera berikan pengobatan medis jika sudah terserang penyakit,” ucapnya, dalam keterangannya, Senin (20/11).

Tindakan pencegahan diantaranya dengan memperbaiki gaya hidup ke arah lebih sehat agar imunitas tubuh lebih terjaga. Caranya dengan menjaga makanan seimbang, konsumsi air putih, konsumsi vitamin, mengurangi atau menghindari paparan asap rokok atau vape dan menggunakan masker untuk aktivitas di luar ruangan.

“Tindakan lebih luas dengan tidak membakar sampah di pemukiman padat penduduk atau lokasi lainnya karena cuaca sangat panas dan kering yang ekstrim berpotensi membuat kebakaran menjadi lebih luas serta menimbulkan asap yang dapat mengganggu sistem pernafasan, dan rawat kendaraan secara berkala agar mesin tetap baik guna membantu mengurangi emisi karbon,” katanya.

Gangguan pernapasan jika terus terjadi dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit pernapasan kronis, seperti asma, bronkitis kronis, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

“Gejala yang ditunjukkan akibat infeksi saluran pernapasan bisa diamati secara kasat mata, seperti batuk kering atau berdahak yang cukup mengganggu, hidung tersumbat hingga penuh lendir dan bengkak sehingga sulit bernapas lewat hidung karena infeksi menyerang sinus, sulit menelan karena ada sensasi terbakar atau rasa sakit di tenggorokan, suara menjadi serak bahkan hilang, mengalami sakit kepala dan demam, terasa nyeri pada otot dan sendi, mengalami demam dan lemas karena tubuh berjuang melawan infeksi. Pada beberapa orang mengalami kesulitan bernafas, dan memiliki keluhan bagian pencernaan, seperti nafsu makan menurun, rasa mual, muntah dan diare,” jelasnya.

Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala di atas maka untuk mencegah kondisi agar tidak semakin memburuk, dr Citra menyarankan untuk melakukan konsultasi kepada ahli agar kondisi kesehatan dapat dievaluasi, mendapatkan penanganan dan perawatan segera yang sesuai.

Risiko terkena penyakit saluran pernapasan yang semakin tinggi selalu dibayangi biaya kesehatan yang sangat mahal. Kondisi ini sama halnya dengan kekhawatiran pada biaya pengobatan penyakit kritis. Ini berarti perlu kesadaran untuk melindungi diri dan keluarga dengan asuransi kesehatan demi meringankan beban pengeluaran keluarga.

Manfaat asuransi kesehatan sudah terbukti saat pandemi covid-19. Demikian juga saat ini, ditengah kualitas udara yang buruk dan memasuki musim pancaroba, sangat penting memitigasi finansial dari risiko penyakit pernapasan dengan asuransi kesehatan.

Pernyataan ini diperkuat dari paparan pembayaran klaim dan manfaat kesehatan yang dilakukan Sequis terkait penyakit saluran pernafasan hingga Oktober 2023 (year to date) sebesar Rp24,837 miliar untuk lebih dari 2000 kasus.

“Mengingat tingginya biaya perawatan kesehatan dan tidaklah mudah mendapatkan asuransi kesehatan jika sudah ada penyakit bawaan sementara tubuh kita sangat mudah terkena penyakit saluran pernafasan maka kami mendorong masyarakat agar memitigasi kesehatan dan finansial keluarganya dengan asuransi kesehatan,” sebut Head of Health Strategic Business Unit Sequis Mitchell Nathaniel.

Lebih lanjut sebut Mitchell, asuransi kesehatan akan sangat membantu pasien bisa segera mendapatkan perawatan medis berkualitas tanpa terkendala akses. Selain itu, finansial keluarga akan tetap terjaga karena biaya perawatan rumah sakit akan ditanggung oleh perusahaan asuransi sesuai perjanjian polis.

Demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan asuransi kesehatan, Sequis tengah menggenjot produk asuransi kesehatan Sequis Q Infinite MedCare Rider X Booster (IMCX) dengan mengadakan program Sequis Xtra Perlindungan Anak sebagai bentuk preventif dari penyakit pernapasan.

“Sequis Xtra Perlindungan Anak adalah pemberian vaksinasi flu, suntik vitamin B atau vitamin C atau rontgen dada yang dapat dipilih nasabah untuk melindungi anaknya yang menjadi Tertanggung (usia < 18 tahun). Program preventif ini berlaku untuk Polis dengan asuransi kesehatan tambahan yang terbit pada 15 November – 15 Januari 2024,” sebut Mitchell.

Program Sequis Xtra Perlindungan Anak diharapkan dapat menjadi stimulus bagi keluarga Indonesia untuk melakukan mitigasi kesehatan dan finansial dari risiko penyakit pernapasan.Terutama pada anak karena sangat rentan terkena penyakit saluran pernapasan.

Anda dapat melakukan tindakan preventif melalui Sequis Xtra Perlindungan Anak dan dapat segera memberikan pengobatan jika terserang penyakit ini karena sudah memiliki asuransi kesehatan IMCX sehingga anak dapat segera pulih dan kembali beraktivitas bersama anggota keluarga lainnya.

Produk asuransi kesehatan IMCX saat ini menjadi andalan nasabah Sequis. Terbukti dari nilai klaim dan manfaat kesehatan yang telah dibayarkan Sequis melalui produk ini sebesar Rp67,447 miliar hingga Oktober 2023 (year to date) untuk lebih dari 6000 kasus.(gus)

Gelar Baksos di Madiun, Annisa Dicurhati Ibu-ibu soal Sembako Mahal

MADIUN, SUMUTPOS.CO – Di tengah naiknya harga-harga kebutuhan pokok, Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan Yudhoyono bersama para pengurus pusat Srikandi lainnya menggelar bakti sosial, bekerjasama dengan Srikandi Demokrat di Kabupaten dan Kota Madiun, Minggu (19/11) sore.

Lokasi pertama yang disambangi Annisa dan rombongan adalah Pujasera Jiwan yang terletak di Desa/Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Ratusan ibu-ibu yang sudah berbondong-bondong hadir sejak pukul 13.00 pun begitu antusias menyambut kedatangan Annisa.

“Ibu-ibu semuanya terima kasih banyak atas sambutan yang luar biasa ini. Saya dengan Mas AHY dan Pak SBY sedang berada di Madiun, jelang pertemuan besok. Sejak lama saya berniat ingin bertemu langsung. Alhamdulillah akhirnya kesampaian bisa bertemu dan memberikan sedikit bantuan ya bu,” ujar Annisa disambut tepuk tangan para warga.

Srikandi Demokrat memberikan ratusan paket sembako yang berisi beras, minyak, dan gula kepada ibu-ibu, dengan harapan bisa meringankan beban masyarakat, ditengah kenaikan harga kebutuhan bahan pokok yang mahal. “Semoga sedikit bantuan dari kami bermanfaat ya ibu-ibu, Srikandi Demokrat akan terus turun langsung untuk mendengar dan membantu masyarakat,” tutur Annisa.

Di tempat kedua, Annisa dan rombongan memberikan ratusan bantuan serupa di Pahlawan Street Center (PSC), Kota Madiun. Annisa yang didampingi oleh Ketua PIA Aliya Rajasa Yudhoyono dan Ketua Srikandi Partai Demokrat Jawa Timur Arumi Bachsin, menanyakan keluhan yang selama ini dialami oleh para kaum hawa.

Ibu-ibu pun kompak menyuarakan sejumlah permasalahan mulai dari harga sembako yang mahal, pupuk langka, dan sejumlah permasalahan lainnya. Kepada ibu-ibu yang hadir, Annisa memohon doa agar Partai Demokrat bisa kembali menjadi pemenang dalam Pemilu.

“Mohon doa ya ibu-ibu, semoga Partai Demokrat bisa menang besar dalam Pemilu 2024 nanti. Supaya kita bisa memberikan kontribusi yang semakin besar kepada masyarakat yang sangat kita cintai,” tutup Annisa.

Jajaran Srikandi Demokrat yang ikut mendampingi Annisa antara lain, Endang Ketua Srikandi Demokrat Kabupaten Madiun, Ismiati Ketua Srikandi Demokrat Kota Madiun, Caleg DPR RI Jatim VIII Mamin Sri Rahayu dan Tia, Nadira Renville, Lasmi Indaryani, Vera Febyanthy, dan Retno Guntur Sasono. (rel/adz)

Poso Poso Preneur Program Ciptakan Talenta Digital dan Wirausaha Baru di Tapsel

TAPANULI SELATAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar program Boot Camp Poso Poso Preneur khusus bagi pemuda pemudi. Program yang sudah berjalan sejak kick off di awal Agustus 2023 ini menggandeng tempatpklmedan.com sebagai fasilitator pendamping, sekaligus tempat diadakannya Boot Camp Poso Poso Preneur.

Founder tempatpklmedan.com, Sugianto mengatakan, pada boot camp ini peserta mendapatkan materi tentang kewirausahaan di era teknologi digital. “Seperti mindset dan karakter wirausaha, skill digital seperti desain grafis, pembuatan konten video promosi dan edukasi, photo produk, pengelolaan social media, promosi produk di marketplace, strategi digital marketing, dan peserta juga dibekali softskill leadership dan publik speaking,” ujar Sugianto yang merupakan lulusan magister komputer dari Universitas Sumatera Utara (USU) ini.

Bupati Tapanuli Selatan, H Dolly Pasaribu berharap, muara dari program ini adalah melatih jiwa kewirausahaan pemuda dan pemudi di era digital seperti sekarang ini. “Kami berharap ke depannya mereka bisa mencreate lapangan kerja baru dengan memanfaatkan teknologi digital seperti media sosial dan marketplace agar mereka siap bersaing serta berkontribusi di tengah-tengah masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah dan membantu perekonomian keluarga,” kata Dolly Pasaribu melalui pesan singkatnya.

Menurutnya, banyak sekali potensi dan produk khas Tapsel yang harus diekspos dan dikenalkan secara global. “Seperti kain tenun sipirok, kopi, gula semut, dodol salak, hasil olahan ikan, manik-manik, jajanan tradisional khas Tapsel dan tempat wisata-wisata yang potensial untuk terus dipromosikan,” sebutnya.

Dolly juga mengatakan, Bootcamp Poso Poso Preneur telah mengirimkan perwakilan pemuda pemudi dengan pelaksana kegiatan oleh dinas pariwisata, dinas koperasi UKM, dinas perindustrian, ketenagakerjaan, dan dinas perpustakaan daerah. “Harapannya, program Poso Poso Preneur ini terus berlanjut dan bersinergi dengan semua dinas-dinas terkait lainnya. Kegiatan ini sangat positif dan disambut baik oleh masyarakat khususnya pemuda-pemudi Tapsel merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat Tapanuli Selatan,” pungkasnya. (adz)

Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia, PTAR Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Senior Manager Community PTAR Christine Pepah dan Senior Manager Community Environment Health and Safety PTAR Hari Ananto bersama masyarakat membersihkan sampah dalam kegiatan Aksi Bersih Lingkungan di Desa Aek Ngadol, Sabtu (18/11). (Dok PTAR)

BATANGTORU, SUMUTPOS – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menginisiasi Aksi Bersih Lingkungan bersama ratusan masyarakat di tiga desa di Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (18/11).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan serempak di Desa Garoga, Desa Aek Ngadol, dan Desa Batu Horing tersebut, dilakukan beberapa aktivitas, yaitu bersih sampah di pinggir sungai, penanaman 150 bibit tanaman di daerah aliran sungai, sosialisasi pengomposan sampah organik, serta penyerahan 100 kantong pengomposan kepada masyarakat.

Menurut Environment, Health, & Safety Senior Manager PTAR Hari Ananto, Aksi Bersih Lingkungan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia tersebut, bertujuan untuk memperkuat kesadaran dalam menjaga kelestarian lingkungan pada masyarakat di sekitar wilayah operasional, salah satunya dengan cara merawat sungai dan memanfaatkan sampah organik sebagai pupuk kompos.

“Kami melibatkan ratusan masyarakat, aparat desa, serta para pemuda duta lingkungan binaan perusahaan untuk bersama-sama menanam pohon dan membersihkan lingkungan. Menurut penelitian, 1 batang pohon dapat menghasilkan jumlah oksigen yang diperlukan oleh 2 orang manusia. Artinya, jika melestarikan lingkungan, kita juga akan mendapat manfaat yang positif,” ungkapnya.

Selain karena lokasinya dekat dengan area operasional PTAR, lanjut Hari, ketiga desa tersebut dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memenuhi persyaratan untuk dijadikan kandidat desa binaan Proklim oleh PTAR.

Seratus lima puluh bibit tanaman yang dibagikan terdiri dari jenis trembesi, johar, manggis, durian, nangka, jotik jotik, dan meranti yang disemai di area Nursery PTAR. Bibit tanaman tersebut akan dibagikan ke perwakilan masyarakat yang ditunjuk oleh kepala desa.

Masyarakat bersama manajemen dan karyawan PTAR membersihkan sampah dan menanam pohon dalam kegiatan Aksi Bersih Lingkungan di Desa Aek Ngadol, Sabtu (18/11).

Sementara 100 kantong pengomposan yang dibagikan, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sampah organik menjadi produk kompos untuk aktivitas pertanian dan perkebunan.

Hari juga menambahkan, pelestarian lingkungan adalah salah satu komitmen PTAR dalam menjalankan aktivitas bisnisnya.

“Pada tahun 2023, PTAR telah menanam 8.510 bibit pohon di area operasional serta 1.200 bibit tanaman lokal dan 30.000 bibit mangrove di luar area operasional. Total penanaman pohon yang dilakukan PTAR dari tahun 2012 sampai dengan Oktober 2023 sebanyak 90.305 bibit dengan potensi serapan carbon sebesar 22.453 ton CO2e,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan Desa Aek Ngadol, Abdurrahman Situmorang, menyambut positif pelaksanaan Aksi Bersih Lingkungan yang dilaksanakan PTAR. Menurutnya, selain membantu menghijaukan lingkungan desa, masyarakat juga mendapat wawasan baru terkait pemanfaatan sampah organik dan teknik pengomposan.

“Semoga kegiatan ini akan memberikan manfaat bagi kami dan lingkungan. Jika lingkungan bersih dan terjaga, tentu masyarakat juga akan sehat dan sejahtera. Kami berharap, program-program positif seperti ini terus dilanjutkan oleh PTAR,” pungkasnya. (rel)

Kasus Anggota Bawaslu Medan, Aswin: Menyerahkan Sepenuhnya Proses Hukum ke Polda Sumut

Ketua Bawaslu Sumut, Aswin Diapari Lubis.(Ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasca anggota Bawaslu Kota Medan, Azlansyah Hasibuan (32) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan pemerasan terhadap seorang Calon Legislatif (Caleg) di Kota Medan. Bawaslu Sumut sepenuhnya menyerahkan proses hukum kepada Polda Sumut.

Hal itu, diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Sumut, Aswin Diapari Lubis. Ia mengatakan menghargai dan menjunjung tinggi proses hukum dilakukan Polda Sumut terhadap anggota Bawaslu Kota Medan itu.

“Kita menyerahkan (proses hukum) sepenuhnya, pihak Polda Sumut. Dan kita juga menjunjung tinggi praduga tidak bersalah,” ungkap Aswin kepada Sumut Pos, Senin (20/11) siang.

Aswin menjelaskan bahwa perwakilan dari Bawaslu RI dan Bawaslu Sumut, sudah melakukan kordinasi dengan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut terkait kasus dugaan pemerasan dilakukan Azlansyah tersebut.

“Ini sekarang Bawaslu Sumut, dalam hal ini telah mendatangi pihak Polda Sumut. Dalam hal ini, diwakili bapak Payung Harahap beserta dengan Kabag SDM dan Biro Hukum Bawaslu RI, untuk menggali keterangan pada pihak Polda Sumut,” jelas Aswin.

Aswin mengungkapkan bahwa Bawaslu RI sudah mengeluarkan pernyataan bahwa Azlansyah sudah dinonaktifkan dari jabatannya. Tapi, secara resmi Bawaslu Sumut, belum diterima surat penonaktifan tersebut, dari Bawaslu RI.

“Kita menerima informasi dari media sosial, bahwasanya sejak Jumat kemarin, Bawaslu RI, menonaktifkan Azlansyah Hasibuan. Surat penonaktifan secara resmi belum kita terima Bawaslu RI,” kata Aswin.

Disinggung soal dengan pemecatan Azlansyah dari jabatannya sebagai anggota Bawaslu Kota Medan. Aswin mengatakan bahwa pihaknya menunggu keputusan dari pengadilan, dengan kekuatan hukuman tetap.

“Kita menghargai praduga tidak bersalah, dimana Undang-undang Pemilu menghargai dia sampai putusan dengan kekuatan hukum tetap,” jelas Aswin.

Aswin mengatakan untuk proses pergantian antar waktu (PAW) Azlansyah tersebut, semua keputusan ada di Bawaslu RI. Sedangkan, Bawaslu Sumut hanya menjalani keputusan dari Bawaslu RI.

“PAW kebijakan dari Bawaslu RI, kita serahkan. Semua keputusan ada di Bawaslu RI,” tutur Aswin.

Aswin menambahkan pimpinan Bawaslu Sumut akan menggelar pleno dalam waktu dekat ini, terkait membahas kekosongan jabatan di Bawaslu Medan. Pasca Azlansyah ditetapkan sebagai tersangka dan di tahan di Markas Polda Sumut.

“Berdasarkan oleh adanya pemeriksaan terhadap saudara Azlansyah, pimpinan Bawaslu Sumut akan pleno, untuk mengambil langkah-langkah terkait dengan kekosongan Bawaslu Kota Medan, salah satunya ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Aswin.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara resmi menetapkan anggota Bawaslu Kota Medan, Azlansyah Hasibuan (32) sebagi tersangka kasus pemerasan terhadap seorang Caleg di Kota Medan.

Selain Azlansyah, polisi juga menetapkan Fachmy Wahyudi Harapan alias Midun (29) sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Keduanya, resmi ditahan di Markas Polda Sumut.

Surat Perintah Penahanan Nomor : Sp.Han/62/XI/2023/Ditreskrimsus tanggal 15 Nopember 2023 tentang Penahanan terhadap tersangka Azlansyah Hasibuan dan Fachmy Wahyudi Harapan alias Midun. Sedangkan, Indra Gunawan (25) tidak terbukti terlibat dalam kasus pemerasan ini. Sudah dipulangkan.

Dalam kasus ini, Azlansyah Hasibuan dan Fachmy Wahyudi Harapan, melalukan pemerasan dengan meminta uang dari salah satu Bakal Calon Legislatif DPRD Kota Medan, yang tidak lulus verifikasi dan dinyatakan tidak terdaftar dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Komisi Pemilihan Umum Kota Medan.

Atas perbuatannya, Hadi mengungkapkan kedua tersangka disangka melanggar Pasal 12 Huruf e atau Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1e KUHP.(gus)

Karang Taruna Damar Desa Marindal II Dikukuhkan, Siap Jadikan Generasi Cakap, Kreatif & Religius

FOTO BERSAMA: Pengurus Karang Taruna Damar Desa Marindal II periode 2023-2028 foto bersama dengan Kepala Desa Marindal II, Jufri Antono, Ketua Karang Taruna Patumbak Ismail Nasution, dan perangkat desa, tokoh masyarakat dan pemuda di sela-sela pengukuhan.

PATUMBAK, SUMUTPOS.CO – Pengurus Karang Taruna Damar Desa Marindal II periode 2023-2028, dikukuhkan yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Marindal II, Jalan Balai Desa Pasar 12, Dusun 4, Kecamatan Patumbak, Minggu (19/11).

Kegiatan pengukuhan berjalan lancar, sukses dan sederhana serta mengesankan.

Kepala Desa Marindal II, Jufri Antono mengucapkan selamat kepada para pengurus baru Pemuda Karang Taruna periode 2023-2028.

” Marilah kita berkarya dan satu komando untuk kemajuan Karang Taruna kedepannya, dan kemajuan desa yang kita cintai ini. Ke depan, Karang Taruna tidak hanya berprogram sosial saja, tetapi bagaimana belajar berwirausaha agar organisasi ini berhasil, pemudanya sukses dan mandiri. Belajar berwirausaha dan bangun kerja sama dengan pemerintah untuk mengembangkan organisasi,”ajak Jufri Antono.

Sementara itu, Sari Sandi yang terpilih sebagai Ketua Karang Taruna yang baru, mengatakan bahwasannya Karang Taruna dapat bersinergi dengan Pemerintah Desa dan Kecamatan.

“Saya berharap ke depannya, kader Karang Taruna dapat hadir di tengah-tengah masyarakat, serta memberi edukasi yang baik terhadap pemuda pemudi, dan terus menjalin silaturahim dengan Pemerintah Desa dan Kecamatan untuk menjadi generasi yang dapat diandalkan,”ucapnya.

Sari Sandi juga berharap Perintah Desa dan Kecamatan serta Tokoh masyarakat dan Tokoh Pemuda untuk bisa saling bersinergi serta berkolaborasi.

“Ketika kita bersama, yang berat akan terasa ringan dan ringan terasa menyenangkan. Mari kita bersama menghadiahkan untuk desa tercinta Generasi yang cakap, kreatif, dan religius,” tandasnya.

Pada pengukuhan tersebut, Kepala Desa Marindal II Jufri Antono menyerahkan bendera Pataka Karang Taruna, disaksikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Patumbak Ismail Nasution, lembaga desa, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang ada di Desa Marindal II.

Terpisah, Ketua Karang Taruna Kecamatan Patumbak Ismail Nasution meminta para pemuda yang diamanahkan dan dikukuhkan agar siap dengan tugas-tugas Karang Taruna. Dan berharap amanah yang diberikan menjadi momentum pergerakan demi kemajuan pemuda Karang Taruna.

“Pesan kami agar selalu mengkedepankan konsultasi dan komunikasi dengan Karang Taruna Kecamatan maupun Kabupaten untuk memecahkan persoalan-persoalan ke depannya,” Pinta Ismail.

Turut Hadir Kepala Desa Marindal II Jufri Antono, Bhabinkamtimas Aipda Nyoto, Wakil Ketua BPD Desa Marindal II Rabania Damanik, Ketua Karang Taruna Kecamatan Patumbak Ismail Nasution, Wakil Ketua LPM Desa Marindal II Imeng Jailani, Ketua DPC Pujakesuma Patumbak Khairul Anhar SE, dan Staf serta para Kadus se- Desa Marindal II.(rel/Han)

Dosen Universitas Harapan Medan Laksanakan PkM di Banda Aceh

BANDA ACEH, SUMUTPOS.CO – Tim PkM Universitas Harapan Medan melakukan pengabdian masyarakat Internasional di Banda Aceh, Provinsi Aceh, selama dua hari, Jumat dan Sabtu (17-18/11/2023). Pengabdian Masyarakat Internasional ini diinisiasi Forum Komunikasi Pendidikan Tinggi (FKPT) yang diketuai Mesran MKom bekerjasama dengan Politeknik Tuanku Syed Sirajudin, Malaysia dan Saengtham Wittaya Foundation School, Thailand.

Adapun Tim PkM Universitas Harapan Medan terdiri dari 3 orang, yang diketuai Dekan FTK Universitas Harapan Medan Dodi Siregar MKom, dengan anggota Ilham Mubaraq Ritonga SE MSi yang juga Kaprodi Manajemen FEB Universitas Harapan, dan Rizki Putra SE MSi sekaligus sebagai Kepala Pusat Pengawas Internal UnHar.

Menurut Dodi Siregar, pada kesempatan itu Universitas Harapan Medan juga melakukan Agreed Minutes of Meeting dengan Politeknik Tuanku Syed Sirajudin, Malaysia dan Saengtham Wittaya Foundation School, Thailand, yang dilaksanakan di kampus Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha). Selain diikuti kampus dari luar negeri, PkM kali ini juga diikuti kampus-kampus lainnya seperti STIM Sukma, Universitas Budi Darma, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Muhammadiyah Banda Aceh, Universitas Muhammadiyah Semarang, Akademi Farmasi YPPM Mandiri Banda Aceh, Universitas Islam Sumatera Utara, Politeknik Cendana Medan, Politeknik Indonesia Venezuela, Sekolah Tinggi Agama Islam Panca Budi dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jakarta.

Museum Cut Nyak Dhien dipilih menjadi lokasi pengabdian. Tim memaparkan tentang Sosio—agritechnopreneur kepada pelaku UMKM yang ada di Banda Aceh. “Kami memperkenalkan konsep yang mengkolaborasikan antara sosial, pertanian, tekhnologi, dan kewirausahaan. Harapannya, dengan menerapkan konsep ini para pelaku UMKM yang ada di Banda Aceh bisa lebih dikenal oleh banyak orang, omset meningkat dan hilirnya peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM,” jelas Dodi.

Lebih lanjut Dodi menerangkan, Pengabdian kepada Masyarakat sendiri merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh kampus-kampus, bertujuan membantu dan mengedukasi masyarakat dengan kegiatan kegiatan positif seperti yang saat ini mereka laksanakan. “Pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud dari Tridharma Perguruan Tinggi yang harus dipenuhi oleh para dosen dalam berkontribusi untuk negeri,” pungkas Dodi. (adz)

Masjid Raya Kedatukan Sunggal Diusul Jadi Cagar Budaya

SAFARI JUMAT: Pemko Medan saat menggelar Safari Jumat di Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman di Jalan PDAM Tirtanadi, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution mengusulkan Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman yang terletak di Jalan PDAM Tirtanadi, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal menjadi Bangunan Cagar Budaya Kota Medan. Sebab diketahui mesjid raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman ini sudah berusia sekitar 400 tahun.

Usulan ini disampaikan Bobby Nasution ketika melakukan Safari Jumat di mesjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman, Jumat (17/11). Dengan dijadikannya sebagai cagar budaya nantinya sejarah tentang mesjid ini akan lebih diketahui masyarakat luas.

“Bangunan mesjid Kedatukan Sunggal Serbanyaman ini umurnya hampir sama dengan umur Kota Medan yang ditabung ini Kota Medan berusia 433 tahun dan Masjid Kedatukan Sunggal Serbanyaman kurang lebih 400 tahun. Saya inginnya bangunan ini dijadikan Cagar Budaya agar banyak yang diceritakan ataupun diambil pelajaran sejarah dari mesjid ini,” ujar Bobby Nasution.

Bobby Nasution menjelaskan, berdasarkan pengakuan pengurus mesjid sampai dengan hari ini belum ada renovasi ataupun perbaikan yang dilakukan baik itu oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan maupun Kedatukan Sunggal Serbanyaman. Dapat kita lihat selain menjadi tempat ibadah mesjid ini juga dapat dijadikan sebagai cagar budaya.

“Jika diperbaiki atau direnovasi karena ini bangunan sudah berdiri lama, maka pengerjaannya tidak boleh sembarangan, harus ahlinya. Sebab jika salah sedikit sejarah yang tinggal disini bisa jadi hilang. Gambar yang telah dibuat oleh pengurus masjid untuk direnovasi sudah bagus, untuk itu mari kita sama-sama merealisasikan perbaikan untuk Masjid Kedatukan Sunggal Serbanyaman,” papar Bobby.

Terkait dana untuk renovasi masjid, Bobby Nasution menyampaikan Pemko Medan akan membantu. Selain dana yang secara simbolis diserahkan dalam Safari Jumat yang akan diterima Pengurus masjid di awal Tahun 2024, jajaran Pemko Medan juga akan memberikan sumbangan secara pribadi untuk Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman.

“Pemko Medan akan membantu biaya renovasi Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman. Karena masjid ini belum termasuk dalam agenda Safari Jumat Pemko Medan, maka dana bantuan yang diberikan secara simbolis akan diterima pengurus masjid di awal Tahun 2024. Namun bantuan lainnya dari Pemko Medan sudah dapat diterima langsung pengurus mesjid,” tandas Bobby Nasution.

Di hadapan Kepala Adat Kedatukan Sunggal Serbanyaman Yang Mulia Datuk Raja Syahlafati Ichsan beserta para datuk, Kedatukan Sunggal Serbanyaman, Al Ustadz H Azhari Juliadi SP, Ketua BKM Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman Datuk Indra Jaya serta pimpinan perangkat daerah di Lingkungan Pemko Medan, Bobby Nasution berharap melalui Safari Jumat yang dilaksanakan hari ini menjadi awal Pemko Medan untuk lebih memperhatikan Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman. Sebab, diketahui dari pengurus masjid, Pemko Medan jarang berkunjung ke masjid bersejarah ini.

“Saya titip camat dan lurah untuk dapat sering berkunjung ke masjid ini. Selain itu perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan juga harus sering ke sini, bahkan kalau ingin membuat kegiatan atau acara Pemko Medan bisa dibuat di masjid ini, karena jika masjid ini dikenal maka akan lebih banyak masyarakat yang mengetahui,” urai Bobby Nasution.

Bobby Nasution juga menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada pengurus Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman karena telah memberikan dukungan terhadap pembangunan yang dilakukan Pemko Medan. Di mana, pengerjaan saluran drainase di wilayah ini ujungnya mengenai tanah Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman yang mengizinkan tanahnya untuk digali guna dilakukan pengerjaan drainase secara gratis tidak meminta biaya sedikitpun. Pengerjaan saluran drainase ini dilakukan Pemko Medan untuk kepentingan seluruh masyarakat Kota Medan. Mudah-mudahan dengan kemurahan hati ini dapat mengurangi genangan air di Kota Medan khususnya Kecamatan Medan Sunggal,” sebut Bobby Nasution.

Sementara itu Kepala Adat Kedatukan Sunggal Serbanyaman Yang Mulia Datuk Raja Syahlafati Ichsan mengucapkan banyak terima kasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang mengusulkan masjid ini menjadi cagar budaya Kota Medan.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada pak Bobby Nasution yang ingin menjadikan Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman ini sebagai cagar budaya. Dengan dijadikannya cagar budaya mesjid ini, maka ke depannya In Syah Allah masjid ini tetap terawat dan terjaga serta semakin banyak orang mengenal masjid ini,” katanya.

Terkait dengan tanah masjid yang terkena galian untuk saluran drainase, Datuk Raja mengungkapkan pihaknya mendukung penuh program pembangunan yang dilakukan Pemko Medan seperti pengerjaan saluran drainase. Tentunya pengerjaan ini merupakan upaya Pemko Medan dalam mengatasi permasalahan banjir.

“Kami dari Kedatukan Sunggal Serbanyaman sangat merespon baik pembangunan yang dilakukan Pemko Medan. Oleh karena itu kami memberikan izin tanpa memungut biaya satu rupiah pun. ini juga menjadi upaya kami membantu masyarakat khususnya yang terkena banjir di wilayah tersebut,” pungkasnya. (map/azw)