Home Blog Page 957

Jelang Nataru, DPRD Sumut Minta Pemprovsu Jaga Stabilitas Harga Sembako

Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting (kiri) bersama Pj Gubernur Sumut Hassanudin, dalam satu kesempatan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menjaga stabilitas harga bahan-bahan sembako, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional, yaitu Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, saat ini telah terjadi kenaikan harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional, khususnya pada komoditi beras dan cabai merah.

Untuk itu, ia pun meminta Pemprovsu agar harus menjaga kestabilan harga sembako guna meningkatkan daya beli masyarakat di moment Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna menekan laju inflasi di Sumatera Utara. “Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Satgas Pangan, dan Bulog harus dimaksimalkann dalam menstabilkan harga beras dan mencari penyebab terjadinya kenaikan. Kita harus tindak para spekulan dan menjaga rantai pasok,” ucap Baskami, Minggu (10/12/2023).

Dikatakan Baskami, inflasi tahunan Sumut sebesar 3,20% (YoY) bulan November 2023, sedangkan untuk bulanan 0,45% (MtM) terhadap Oktober. “Kestabilan harga-harga bahan pokok ini memudahkan masyarakat, terutama rakyat kecil dalam merayakan natal dan tahun baru. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Baskami menuturkan, naiknya harga beberapa komoditas disinyalir disebabkan tingginya permintaan dan menurunnya pasokan dari daerah-daerah sentra pertanian. “Saya meminta Pemprov Sumut untuk memastikan kelancaran distribusi dan penetrasi pasar berupa operasi pasar atau pasar murah sesuai dengan kebutuhan dan kewenangan masing-masing serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Sumut Hassanudin, dalam keterangan tertulisnya, mengatakan bahwa pengendalian harga akan menjadi fokus pemprovsu jelang akhir tahun. “Saya berharap ini dapat kita kendalikan sampai akhir tahun 2023, sehingga inflasi di Sumatera Utara masih masuk dalam sasaran inflasi nasional 3 plus minus 1 persen (3±1 %),” sebutnya.

Seperti diketahui, dalam catatan BPS, inflasi bulanan meningkat di November dan terus meningkat hingga akhir tahun yang disebabkan melonjaknya sejumlah harga bahan pangan. Menurut (BPS), pada November 2023, rata-rata harga cabai merah keriting di Sumut berkisar Rp49 ribu/kg, sedangkan bulan sebelumnya rata-rata Rp40 ribu/kg. Selain itu, terjadi kenaikan harga bawang merah (0,05 persen), gula pasir (0,04 persen), dan beras (0,02 persen). (map)

Diduga Jadi Pengedar Sabu, Dower Ditangkap

JS alias Dower, terduga pengedar sabu warga Desa Kualabali, Serdangbedagai. (Humas Polres Serdangbedagai)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – JS alias Dower (39), warga Dusun II Desa Kualabali Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdangbedagai, terduga pengedar Narkoba jenis sabu-sabu dibekuk Tim Satreskrim Polres Sergai. Dia ditangkap saat berdiri di pinggir jalan di Dusun II Desa Kualabali, diduga sedang menunggu calon pembeli, Kamis (7/12/2023) pagi pukul 09.30 WIB.

Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Juriadi menjelaskan, penangkapan tersangka berawal adanya informasi dari masyarakat terkait sering terjadi peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Desa Kualabali. “Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Dolokmasihul segera melakukan serangkaian penyelidikan di lokasi dimaksud,” kata AKP Juraidi, didampingi Ps Kasi Humas Iptu Edward Sidauruk, di Mapolres Sergai Seirampah, Jumat (8/12/2023).

Pada Kamis (7/12/2023) sekira pukul 09.00 WIB, tim melihat tersangka sedang berdiri di pinggir jalan. “Melihat kehadiran petugas, tersangka sempat berupaya membuang dompet yang dipegang tersangka, namun berhasil digagalkan tim, dan tersangka berikut barang bukti berhasil diamankan,” ujarnya.

Dari hasil interogasi petugas, tersangka Dower mengakui jika narkotika jenis sabu tersebut diperolehnya dari laki-laki yang tidak dikenal di daerah Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang. Tersangka berikut barang bukti selanjutnya diboyong untuk diserahkan ke Satnarkoba Polres Sergai. “Saat ini tersangka sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Satnarkoba guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Dijelaskannya lagi, dari tersangka diamankan barang bukti berupa 1 dompet yang di dalamnya terdapat 1 timbangan ellektrik kecil, 4 plastik klip sedang berisi sabu yang setelah ditimbang dengan berat 4,45 gram, 1 plastik klip sedang berisi 2 plastik klip kecil berisi diduga sabu yang setelah ditimbang dengan berat 0,36 gram, 2 bal plastik klip kecil kosong, 4 plastik klip sedang kosong, 1 pipet plastik berbentuk sekop, dan 1 unit handphone. (fad/adz)

Warga Senang, Jalan Menuju Kebun Binatang Sergai Sudah Diaspal Hotmix

Ruas jalan menuju Kebun Binatang Serdangbedagai dari arah Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, sedang dilakukan pengaspalan, Jumat (8/12/2023). (Fadly/Sumut Pos)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO- Jalan menuju Kebun Binatang Serdangbedagai dari arah Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, hampir rampung dikerjakan Dinas PUTR Serdangbedagai. Hal ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar.

“Ruas jalan yang dulunya memprihatinkan, sekarang sudah mulus diaspal hotmix,” kata Ningsih (35), warga Obang-abing, Jumat (8/12/2023).

Menurutnya, perbaikan ruas jalan penghubung Desa Bengabing menuju Desa Pasar Bengkel sudah lama dinantikan masyarakat sekitar. “Penantian panjang kami akhirnya direspon pak Bupati Darma Wijaya, patut kami ucap terima kasih,” paparnya.

Kata dia, sebelumnya warga kesulitan apabila hendak menuju Perjuangan, akibat sebagian besar badan jalan rusak. Terutama bila hujan tiba, badan jalan digenangi air hingga mengganggu warga yang melintas. “Sekarang sudah enak lah pak, jalan sudah mulus, gak ada lagi debu dan air dibadan jalan,” ungkap Ningsih.

Terpisah, Adi (63) warga lainnya, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Serdangbedagai, Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan yang telah memperbaiki jalan menuju Obang-abing hingga sangat masyarakat sangat terbantu. “Jalan sudah aspal hotmix, kemakmuran masyarakat Serdang Bedagai semakin terwujud apalagi jalan tersebut menuju kebun binatang,” ucapnya. (fad/adz)

Tim Opsnal Polsek Perbaungan Amankan Dua Pencuri Sepeda Motor

Terduga pelaku curanmor berinisial AN (21) dan AL (28) di Mapolres Sergai di Sei Rampah. (Humas Polres Sergai for Sumut Pos)

SERDANG BEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Polsek Perbaungan melalui Tim Opsnal pimpinan Kanit Reskrim Polsek Perbaungan Ipda Raja Kaya Haloho sukses mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Dusun Belimbing Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, Kamis (7/12/2023).

Kapolsek Perbaungan AKP M Pandiangan melalui Ps Kasi Humas Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Trio Wicaksono, seorang tukang las, kehilangan sepeda motor Suzuki FU 150 warna merah-hitam BK 6300 AFT pada Hari Kamis, 26 Oktober 2023 sekitar pukul 22.12 WIB. Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Perbaungan pada 6 Desember 2023 dengan LP/B/249/XII/2023/SPKT/POLSEK PERBAUNGAN/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT.

Menurut Iptu Edward Sidauruk, dua tersangka yang diamankan berinisial AL (28), warga Jalan Teratai Lingkungan Juani, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, dan AN (21), warga Dusun IV A Desa Sukasari Kecamatan Pegajahan Sergai. “Penangkapan kedua tersangka dilakukan setelah korban Trio Wicaksono, dengan cerdik mengidentifikasi ciri-ciri sepeda motornya yang terparkir di Lingkungan Juani. Dengan kelihaiannya, korban berhasil membujuk tersangka berinisial AL (28), yang akhirnya mengakui perbuatannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Iptu Edward menjelaskan, adapun barang bukti yang berhasil diamankan beserta barang bukti berupa satu lembar foto kopi buku BPKB dan sepeda motor Suzuki FU 150, BK 6300 AFT. Total kerugian akibat pencurian ini mencapai Rp. 6.700.000.

Selain itu, sebut Iptu Edward, informasi dari masyarakat juga berperan penting dalam keberhasilan mengungkap kasus ini. “Dengan kerjasama yang baik antara pelapor dan aparat kepolisian, kasus pencurian sepeda motor ini dapat diungkap dan kedua tersangka berhasil diamankan. Proses hukum selanjutnya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. (fad/adz)

Risky Cahyadi dan Zulfan Dalimunthe Pimpin PFI Medan Periode 2023-2026

Ketua dan Sekretaris PFI Medan Terpilih Periode 2023-2026, Risky Cahyadi dan M. Zulfan Dalimunthe.

MEDAN, SUMUTPOS CO – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan menggelar Musyawarah Daerah (Musda), sekaligus menetapkan hasil pemilihan Ketua PFI Medan dan Sekretaris PFI Medan periode 2023-2026. Acara ini digelar di Sekretariat PFI Medan Jalan Melinjo Raya, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (9/12).

Musda yang di gelar PFI Medan ini dihadiri 45 orang keluarga besar PFI dan berjumlah 31 suara, berdasarkan anggota aktif di PFI yang hadir pada saat pemilihan.

Pasangan Risky Cahyadi dari Tribun Medan dan M. Zulfan Dalimunthe dari berita sore.co.id memperoleh 18 suara. Sedangkan untuk pasangan Arifin Al Alamudi dari IDN Times dan Liska Rahayu dari Tribun Medan memperoleh 13 suara.

Dari hasil pungutan suara tersebut, pasangan Risky Cahyadi dan Zulfan Dalimunthe terpilih menjadi Ketua dan Sekretaris PFI Medan 3 tahun kedepan.

Risky Cahyadi mengucapkan terimakasih atas dukungan dari semua suara yang mempercayai dirinya bersama M. Zulfan Dalimunthe.

“Alhamdulillah, saya bersama sekretaris M. Zulfan Dalimunthe hari ini terpilih. Semoga dengan terpilihnya kami, bisa bermanfaat banyak bagi masyarakat melalui pesan-pesan visual. Kemenangan saya adalah kemenangan PFI Medan,” ucapnya.

Risky menambahkan, kedepan akan melakukan program-program untuk mengedukasikan fotografi kepada masyarakat khususnya kawula muda pecinta fotografi sesuai dengan amanah yang sudah diberikan.

“Sekarangkan eranya visual. Nah, kami sudah ada media khusus untuk bisa dimanfaatkan. Seperti media sosial agar bermanfaat pada masyarakat umum bisa ikut serta belajar fotografi,” jelas Risky.

Salah satu visi misi dari Risky dan Zulfan adalah bagaimana untuk mensejahterakan anggota PFI Medan.

“Salah satunya mungkin dengan rumah subsidi nol DP. Insyallah,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PFI Medan periode 2020-2023 Rahmat Suryadi bersama Sekretaris Arifin Al Alamudi mengucapkan selamat atas terpilihnya kepengurusan baru.

“Saya ucapkan selamat kepada ketua terpilih, semoga dapat menjalankan amanah dan membesarkan PFI Medan kedepannya” ucap Rahmat.

Pewarta Foto Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan memajukan dan melindungi kepentingan pewarta foto sebagai sebuah profesi yang terhormat. PFI juga telah terverifikasi dari Dewan Pers.

Organisasi yang didirikan 22 Maret 1992 ini pada awalnya bernama Focus, namun pada 18 Desember 1998, atas prakarsa pewarta foto media cetak di Jakarta organisasi ini berganti nama menjadi Pewarta Foto Indonesia.

Acara Musda PFI Medan kali ini didukung oleh sejumlah sponsor yaitu XL Axiata, UMSU dan sejumlah tokoh masyarakat di Kota Medan. (rel/tri)

Kongres Advokat Indonesia Sumut Gelar Rakerda, Siap Beri Edukasi Hukum kepada Masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD Konggres Advokat Indonesia Sumatera Utara, menggelar Rakerda DPD Konggres Advokat Indonesia Sumatera Utara. Dilaksanakan The Heritage Resort and Restauran Bukit Lawang Sabtu (9/12/23).

Turut Hadir dalam Rakerda Kongres Advokat Indonesia, Ketua DPD KAI Sumut Matjon Sinaga SH.M.Hum, Sekretaris Aulia Jufri SH.MH, seluruh Prof Dr Yasmirah Mandasari, pengurus DPD KAI Sumut, ada Rianto SH MH, Armansyah Agussalim SH MH, Panpel Marici Zulda, SH dan Pengurus DPC KAI Medan Marah Sakti, Ketua DPC KAI Langkat & Binjai, Ketua dan Pengurus DPC KAl DeliSerdang, Ketua dan pengurus Batubara. Ketua DPC KAI dan Pengurus Tabagsel dan undangan lainnya.

Ketua DPD KAI Sumut Matjon Sinaga SH.M.Hum didamping Sekretaris Aulia Jufri SH MH. mengatakan berharap hasil dalam rakerda ini, untuk berguna kepada anggota KIA khususnya dan masyarakat.

“Kita akan mengambil program langkah-langkah edukasi hukum kepada masyarakat, melakukan kerjasama bersama penegak hukum Kepolisian, Kejaksaan, dan lain-lainnya, ” tegasnya.

Masih kata Matjon, pihaknya akan membina hubungan dengan antar organisasi Advokat yang lain-lainnya, supaya satu dalam pemikiran dalam Hukum. Dimana kita lihat banyak sekali kekurangan-kekurangan penegakan hukum yang sebagai masyarakat menilai masih berat sebelah, tajam kebawah tumpul keatas, katanya.

” Kita tidak bisa memungkiri juga, tapi banyak juga yang idealis, ” lanjutnya.

Berkaitan dengan pesan bangsa pada hari ini akan melakukan Pilpres, kepada seluruh panitia Pelaksanaan, diharap untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan melakukan pekerjaannya secara profesional. Sehingga tidak menimbulkan keragu-raguan. ” Harapan kita kedepan, penegakan hukum adalah hal yang pertama di republik Indonesia ini, “terangnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD KAI Sumut, Aulia Jufri SH.MH., menambahkan, berkaitan dengan pelaksanaan ajang pemilihan Presiden 2024 nanti, pihaknya selaku organ penegak hukum berharap, agar pemilihan pilpres akan berjalan sesuai ketentuan undang-undang. ” Kita selaku salah satu penegak hukum, siap mendampingi dan mengawal dan mengawasi pelaksanaan pilpres ini, supaya tetap berjalan jujur dan adil sebagai yang di kehendaki oleh masyarakat dan bangsa Indonesia ini, ” sebutnya.

Terkait pendampingan hukum terhadap caleg Ketua DPD KAI Sumut Matjon SH.M.Hum menjelaskan, “Terhadap anggota calon legislatif (caleg) maupun partai yang merasa di curangi, kita Konggres Advokat Indonesia (KAI), siap melakukan pembelaan hukum secara bersama-sama,”pungkasnya. (rel/sih)

Milenial Tiga Ajak Pilih Pemimpin yang Merakyat

Kaum milenial menjadi kelompok pemilih terbesar pada Pemilu dan Pilpres 2024.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Milenial Tiga Shandy Saragi mengatakan, kaum milenial dan Z menjadi kelompok pemilih terbesar pada Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ini menunjukkan kepentingan besar dari kelompok ini dalam arah masa depan negara.

“Anak muda umumnya menginginkan pemimpin yang merakkat, visioner, terbuka, dan responsif terhadap isu-isu sosial, teknologi, dan lingkungan,” ujar pria yang akrab disapa Oslenk usai acara Millenial Tiga menggelar Democration Talk dengan tema Pemimpin Ideal di Mata Kaum Milenial (Pemimpin Gimmick atau Merakyat) di Hitam Putih Coffee Jalan Pasar Baru No 54, Medan Selayang, Jumat (8/12).

Lebih lanjut, Oslenk bilang, pemimpin yang diinginkan kaum milenial adalah mereka yang mampu berkomunikasi secara efektif, memahami kebutuhan rakyat, dan memiliki kesadaran akan kesetaraan serta keadilan.

“Pemimpin merakyat yang mendengarkan aspirasi serta bersedia terlibat langsung dengan masyarakat dianggap lebih diinginkan,” bebernya.

Pemimpin yang merakyat, kata Oslenk, biasanya dianggap lebih mampu memahami dan mewakili kebutuhan serta aspirasi masyarakat secara umum. Meskipun begitu, ada beragam gaya kepemimpinan yang bisa efektif, namun memiliki keterhubungan dengan rakyat dapat menjadi nilai tambah yang besar.

“Kemampuan untuk terhubung dengan rakyat, mendengarkan masukan mereka, dan bertindak sesuai dengan kebutuhan adalah hal penting dalam kepemimpinan yang efektif,” tuturnya.

Disatu sisi, Oslenk menilai golput mungkin terlihat sebagai bentuk protes, tapi dalam konteks pemilu yang penting, menyuarakan hak pilih seringkali lebih efektif daripada golput. Partisipasi dalam pemilu memungkinkan pemilih untuk memengaruhi arah politik dan pemilihan pemimpin yang diharapkan. “Jadi, lebih baik mencari pemimpin yang sesuai dengan harapan daripada tidak berpartisipasi sama sekali,” tandasnya.

Sementara itu, Fredick Broven Ekayanta menyampaikan, saat ini dengan tingginya jumlah pemilih dari kaum milenial yang akrab disebut Gen Z, membuat media sosial adalah sesuatu yang seksi sebagai sarana kampanye jelang Pemilu dan Pilpres 2024.

“Fenomena ini sendiri ditangkap para calon presiden yang akan bertarung pada perhelatan Pilpres 2024 mendatang. Namun, jangan maraknya berkampanye di medsos hanya menghasilkan gimmick-gimmick yang terbilang tak penting dalam menampilkan visi dan misi,” jelasnya.

Dijelaskan Fredick, saat ini medsos yang digemari kaum millenial adalah platform yang menyajikan durasi pendek, seperti Tik Tok dan Instagram.

“Berdasarkan hasil survey sendiri, saat ini memang banyak konstituen yang menjadikan medsos dengan durasi pendek sebagai landasannya. Dengan demikian, para calon sepertinya terus mengaktifkan pola seperti ini. Padahal, masyarakat butuh pemimpin yang merakyat,” katanya.

Ditambahkannya, saat ini masyarakat butuh pemimpin yang merakyat untuk bisa menyampaikan visi yang penting dalam berpolitik, bukan hanya gimmick yang bisa dinikmati untuk bersenang-senang,” pungkasnya.

Elna Sipayung menjelaskan, gimmick di medsos memang saat ini menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan elektabilitas.

“Namun, untuk konteks pilpres, ini jelas tak relevan. Untuk mencari pemimpin yang akan mengurusi 281 juta penduduk tak bisa hanya melihat melalui medsos visi dan misinya, apalagi banyak gimmick,” katanya.

Elna juga mengatakan, saat ini hanya tiga syarat yang wajib dimiliki sosok yang akan jadi pemimpin di Indonesia.

“Wawasan, gagasan dan pengalaman. Itu merupakan aspek yang wajib dimiliki untuk menjadi seorang pemimpin,” ujarnya.

Untuk itu, Elna kembali menegaskan gimmick di medsos memang diperlukan seorang pemimpin untuk mem-branding dirinya, sebagai seorang pemimpin yang merakyat dan mengedepankan kepentingan rakyat.

“Jadi diskusi seperti ini sangat dibutuhkan untuk meng-upgrade pola pikir kaum millenial dalam memilih pemimpin yang berkualitas untuk menuju Indonesia Emas,” tutupnya.

Selanjutnya, acara diteruskan dengan diskusi antara peserta dan narasumber membahas sistem demokrasi dan memilih pemimpin untuk Indonesia. (rel/tri)

Karib Ganjar Kabupaten Asahan Deklarasi, Bagikan 1000 Nasi Kotak

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Dukungan terhadap Capres-Cawapres nomor 3 terus mengalir, datang dari Ratusan Masyarakat Kabupaten Asahan tergabung dalam Relawan Karib Ganjar pada Jumat (8/12/2023) di Desa Sei Silau Timur Buntu Pane Asahan mendeklarasikan diri untuk mendukung Ganjar Pranowo dan Mahfid MD Sebagai Capres dan Cawapres pada Pilpres tahun 2024

Sebelum Deklarasi pada malam harinya, Relawan Karib Ganjar Kabupaten Asahan mendahului kegiatan dengan melakukan kanfasing pada siang hari melalui pembagian 1000 nasi kotak kepada Masyarakat Asahan dan Kota Tanjung Balai

“Pembagian nasi kotak ini merupakan bagian dari deklarasi dukungan kepada Pak Ganjar dan Pak Mahfud dari Masyarakat Asahan,” ujar Koordinator kanvasing Kabupaten Asahan Samsul Bahri

Dalam deklarasi Relawan Karib Ganjar Kabupaten Asahan dihadiri oleh setidaknya 500 orang dan Ketua TPD Ganjar Mahfud Asahan Rosmansyah serta Perwakilan TPD Ganjar Mahfud Provinsi Sumut Dr. Aswan Jaya turut hadir dan memberikan pidato politiknya,

“Kemenangan Ganjar Mahfud merupakan kemenangan rakyat kecil, sebab pak Ganjar dan Mahfud mewakili calon dari rakyat kecil, mereka menjadi pimpinan nasional bukan karena orang tua tetapi berpijak pada diri sendiri dengan mengabdi kepada Allah dan rakyat sehingga banyak melahirkan berbagai prestasi. Karena itulah mereka kita percayakan sebagai pimpinan bangsa Indonesia,” sebut Rosmasyah

Selanjutnya Aswan Jaya dengan kapasitas sebagai TPD Ganjar Mahfud Sumut menyatakan bahwa “pilihan Ganjar Mahfud sebagai Presiden RI kedepan sesungguhnya membuka harapan baru yang mampu memberikan harapan kepada rakyat Indonesia untuk hidup lebih baik dalam situasi perkembangan tekhnologi dan pelanggaran hukum yang begitu banyak. ” Ganjar Mahfud merupakan sosok yang tepat dan terbaik untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dan rakyat Indonesia,” tegasnya. (rel/ade)

Imbang, Suporter Serang Bench Pemain PSMS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan gagal mengunci tiket babak 12 besar Liga 2 musim 2023/2024 setelah ditahan imbang PSPS Riau di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu (9/12/2023). Hasil ini membuat suporter kecewa dan menyerbu bench pemain PSMS.

Kick-off pertandingan ini terpaksa tertunda selama 30 menit. PSPS enggan melakoni pertandingan dan melakukan protes karena wasit yang memimpin pertandingan disebutkan sedang menjalankan sanksi.

Anak asuh Ridwan Saragih ini akhirnya bersedia melakoni pertandingan setelah wasit diganti.

PSMS yang dituntut menang untuk mengamankan tiket, memulai laga dengan buruk. Mereka kesulitan menembus pertahanan PSPS.

Sedangkan PSPS yang mengandalkan serangan balik, justru sering membuat pertahanan PSMS kewalahan. Namun akibat kurang tenang, pemain PSPS gagal mencetak gol.

Peluang PSMS baru tercipta pada menit ke-27 melalui pemain asing Jose Valencia. Berawal dari tendangan bebas, Valencia gagal memanfaatkan bola, meski tinggal berhadapan dengan penjaga gawang PSPS.

Jose Valencia kembali memiliki peluang di menit ke-45. Namun tendangannya kembali ditepis kiper PSPS yang menjadi man of the match pada laga ini. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Pada babak kedua, PSMS meningkatkan serangan. Mereka menekan pertahanan PSMS. Peluang pun diperoleh melalui Jose Valencia, Ikhsan Chan, hingga Rachmad Hidayat. Namun semua gagal menjadi gol.

Pertandingan pun berakhir imbang tanpa gol. Hasil ini membuat peluang PSMS untuk lolos ke babak 12 besar semakin berat. Ayam Kinantan minimal harus meraih hasil imbang saat bertandang ke markas Sriwijaya FC, pada laga terakhir.

Hasil ini juga membuat Suporter kecewa. Mereka sempat meneriaki pelatih PSMS Miftahudin Mukson yang dinilai tidak memiliki kemampuan.

Apalagi suporter sempat meminta agar Nico Malau dimasukkan, karena Jose Valencia tumpul. Bukannya mendengarkan permintaan penonton, Miftahudin justru memasukkan Assanur Rijal menggantikan Jose Valencia.

Kekecewaan penonton semakin memuncak usai pertandingan berakhir. Penonton dari tribun Timur masuk ke lapangan. Mereka melempari steward dengan batu dan kayu.

Karena kalah banyak, steward pun mundur menyelamatkan diri masing-masing. Suporter pun menyerang dan merusak bench pemain. Bahkan mereka empat melempari tribun VIP.

Usai pertandingan, Pelatih PSMS Miftahudin Mukson tidak terlihat. Temu pers dengan media usai pertandingan hanya dihadiri Asisten Pelatih Legimin Raharjo dan Rachmad Hidayat.

Legimin Raharjo mengatakan, Miftahudin Mukson telah meninggalkan stadion dan langsung ke bandara karena harus mengikuti kursus lisensi AFC Pro di Jakarta.

“Coach Miftah sudah berangkat usai pertandingan. Dia harus kembali ke Jakarta untuk menghadiri kursus lisensi AFC Pro,” ujar Legimin Raharjo.

Legimin mengakui para pemain sudah berjuang, namun belum beruntung. Dengan demikian, PSMS harus berjuang maksimal di kandang Sriwijaya FC nanti. (dek)