MEDIASI: Komisi IV DPRD Kota Medan mengunjungi lapangan golf mini yang berada di Jalan Williem Iskandar atau Jalan Pancing untuk mediasi dengan warga sekitar.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi IV DPRD Kota Medan mengunjungi lapangan golf mini yang berada di Jalan Williem Iskandar atau Jalan Pancing. Ketua Komisi IV, Haris Kelana Damanik menyebutkan, kedatangan pihaknya untuk memediasi perseteruan antara pengelola dengan masyarakat sekitar.
“Kehadiran kami adalah untuk menjembatani laporan masyarakat yang kita terima. Kisruh ini dipicu dari tumbang atau patahnya dua tiang besi sarana pendukung lapangan golf akibat angin kencang yang terjadi pada 1 November kemarin,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Medan, Haris Kelana Damanik kepada wartawan, Selasa (14/11/2023).
Dalam laporan itu, sambung Haris, tiang besi yang berada di pinggir lapangan golf itu terjadi pada tengah malam yang disaksikan beberapa orang warga. Setelah kejadian itu, pagi harinya puluhan warga sekitar mendatangi pengelola lapangan golf.
“Warga meminta agar puluhan tiang besi yang ada dicabut. Sebab masyarakat kuatir, apabila tiangnya patah lagi, nantinya akan menimpa rumah warga,” ujarnya.
Haris Kelana berharap pihak Kelurahan dan Kecamatan ikut berperan agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara musyawarah.
“Nantinya keberadaan lapangan golf ini menjadi sumber pendapatan daerah dan masyarakat. Untuk itu, buatlah yang terbaik. Pengelola pun harus memberdayakan masyarakat sekitar sebagai karyawannya,” katanya.
Sebelumnya, Maman dan Rudi selaku warga sekitar yang rumahnya bersebelahan dengan dinding lapangan golf mini mengutarakan, bahwa mereka berdua adalah saksi mata patahnya kedua tiang besi tersebut.
“Sebelum patah, tiang besi itu bergoyang kuat ke kiri dan ke kanan akibat hujan deras serta angin kencang. Tak berapa lama, dua tiang besi itu patah. Untungnya patahannya tidak menimpa rumah kami,” cetusnya.
Oleh sebab itu, lanjutnya lagi, pihaknya yang hadir mewakili masyarakat sekitar berharap agar DPRD Medan dapat memediasi persoalan tersebut.
“Kami nggak mau ada pihak-pihak yang mencari keuntungan dari permasalahan ini. Untuk itu pasca pertemuan hari ini, ada titik terang yang baik buat warga dan pengelola lapangan golf mini,” tuturnya.
Seperti diketahui, kunjungan tersebut didampingi anggota Komisi IV lainnya, seperti David Roni Ganda Sinaga, Edwin Sugesti Nasution, Paul Mei Anton Simanjuntak, perwakilan Satpol PP Medan, serta Yusnah Harahap sebagai perwakilan dari Pengelola Lapangan Golf Mini dan puluhan warga masyarakat.
(map/ram)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meskipun Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) memberikan tenggat waktu 7 hari kepada Bobby Nasution untuk segera mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) ke DPC PDIP, namun sampai saat ini Bobby Nasution yang juga menjabat sebagai Wali Kota Medan tersebut belum juga menyerahkannya.
Terhitung, sampai Hari Selasa (14/11/2023), tenggat waktu yang diberikan DPP PDIP kepada Bobby Nasution sudah lewat dari pertemuan yang dilakukannya dengan DPP di Jakarta pada 5 November 2023 lalu.
Ditanya terkait pengembalian KTA ke PDIP, Bobby Nasution hanya menyebutkan bahwa dirinya memang akan mengembalikannya. Namun ia tak menjelaskan, kapan pastinya dirinya akan mengembalikan KTA tersebut.
“Pokoknya sesuai dengan yang kemarin, nanti akan dikembalikan,” jawab Bobby, Senin (13/11/23) petang di kantor Wali Kota Medan.
Berdasarkan perintah DPP, kata Bobby, dirinya diminta untuk menyerahkan KTA PDIP tersebut ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Medan.
Dia pun mengaku sudah berkoordinasi dengan Sekretaris DPC PDIP Medan, Robi Barus terkait rencana pengembalian KTA tersebut.
“Saya juga sudah berkordinasi dengan Sekretaris (DPC PDIP Medan), nanti kita cari tanggal cantiknya,” kelakar Bobby.
Saat ditegaskan kembali apakah dirinya pasti akan mengembalikan KTA PDIP miliknya ke DPC PDIP Medan, Bobby tidak menjawab secara tegas. Sembari tersenyum, Bobby mengaku nanti akan mengkordinasikan kembali terkait hal itu.
“Nanti akan kita kordinasikan lagi, nanti akan kita kordinasikan,” tutupnya sambil berlalu memasuki mobil dinasnya. (map/ram)
SUMUTPOS.CO – Serene Official Store telah merajut keanggunan dalam setiap jahitan pakaian santainya, menawarkan pengalaman berbusana yang nyaman dan tetap mewah. Dengan menggunakan satin premium sebagai bahan utama, Serene Official Store berhasil menciptakan koleksi pakaian santai yang tak hanya fashionable namun juga memancarkan keanggunan melalui kemewahan kain satin.
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa pilihan baju casual terbaik keluaran Serene Official Store yang siap memukau dan memberikan kenyamanan maksimal.
Serene Set Loungewear Satin Emily Mauve
Set Loungewear ini tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga tampil dengan gaya yang menarik. Didesain menggunakan bahan silk satin premium, set ini hadir dengan pilihan atasan, bawahan, atau set lengkap.
Kelembutan bahan satin dan warna mauve yang elegan akan membuat Anda merasa istimewa. Celana dengan saku dan pinggang karet memberikan sentuhan santai yang tetap modis.
Serene Set Loungewear Satin Ava Lilac
Loungewear lainnya yang tidak kalah menarik adalah Set Loungewear Satin Ava Lilac. Dengan warna yang lembut, set ini cocok untuk berbagai kesempatan, mulai dari baju tidur hingga santai di rumah.
Bahan satin premium dan desain yang modis membuat Anda tampil gaya dalam setelan ini. Celana dengan pinggang karet memberikan kenyamanan ekstra.
Serene Summer Outer
Untuk menyambut musim panas, Serene Official Store menghadirkan Summer Outer yang memikat. Koleksi ini mencakup beragam pilihan baju wanita, mulai dari jumpsuit, outer, hingga baju pantai.
Kesan adem, nyaman, dan ringan dari material berkualitas akan membuat momen liburan Anda semakin berkesan. Serene memberikan sentuhan gaya pada setiap pakaian, menjadikannya pilihan tepat untuk OOTD Anda.
Serene Dress Karin
Dress Karin adalah jawaban Serene untuk menyambut musim panas dan momen liburan. Dress dengan desain yang ceria ini memberikan sentuhan keceriaan dalam setiap langkah.
Bahan berkualitas tinggi dan perpaduan warna yang menarik menciptakan pakaian santai yang tetap stylish. Tersedia dalam berbagai pilihan, Serene Dress Karin akan menjadi pelengkap sempurna untuk momen liburan Anda.
Serene Jumpsuit Nadine
Jumpsuit Nadine hadir sebagai pilihan yang tepat untuk musim panas dan momen liburan yang penuh keceriaan. Terbuat dari material rayon yang nyaman, jumpsuit ini memberikan kesejukan sepanjang hari.
Dengan lingkar dada yang luas dan desain yang flowy, Nadine akan membuat Anda tampil anggun dan santai dalam setiap aktivitas.
Serene Dress Yuki
Dress Yuki adalah pakaian casual musim panas yang memancarkan keceriaan. Dengan material rayon yang nyaman, dress ini memberikan kenyamanan maksimal saat digunakan.
Lingkar dada yang luas dan panjang baju yang pas membuat Dress Yuki cocok untuk berbagai kesempatan santai di musim panas. Pilihan yang tepat untuk gaya kasual yang tetap elegan.
Serene Burkini Kalei
Bagi wanita muslimah yang mencari baju renang atau burkini, Serene Burkini Kalei adalah solusi yang sempurna.
Terbuat dari nylon spandex yang elastis dan nyaman, burkini ini memadukan desain chic dengan konsep modest. Dengan penutup kepala, rok, dan legging, Serene memastikan gaya Anda tetap stylish saat beraktivitas di air.
Dengan beragam pilihan pakaian santai, Serene Official Store mengundang Anda untuk menemukan kesejukan dalam gaya santai. Semua koleksi baju casual ini dapat dengan mudah ditemukan di Blibli, memastikan pengalaman berbelanja yang nyaman dan terpercaya. Jadi, pilihlah gaya santai Anda dan nikmati kenyamanan pakaian berkualitas tinggi dari Serene Official Store. (*/rel/sih)
Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources (PTAR), Ruli Tanio, (atas, tengah berbaju oranye) bersama Direktur External Relations PTAR, Sanny Tjan, (atas, kedua dari kanan) berfoto bersama manajemen PTAR dan sejumlah pasien operasi katarak, Senin (13/11/2023). (Dok: PTAR)
MEDAN, SUMUTPOS – Sumatra Utara telah menjadi saksi dari upaya luar biasa PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, dalam memulihkan penglihatan masyarakat melalui Rangkaian Operasi Katarak Gratis 2023. Sebanyak 1.310 mata katarak dari 1.235 orang berhasil disembuhkan. Jumlah ini melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 1.000 mata.
Rangkaian Operasi Katarak Gratis 2023 Tambang Emas Martabe yang berjalan sejak Agustus lalu akhirnya ditutup di Rumah Sakit (RS) Mata Mencirim 77 Medan. Sebelum digelar di Medan, rangkaian ini telah diadakan di RS Bhayangkara Batangtoru, RSUD Sipirok, dan RS Mata Siantar. Dari 1.235 orang yang menjalani operasi, sekitar 66% berasal dari Tapanuli Selatan, wilayah operasional Tambang Emas Martabe.
Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, mengatakan Rangkaian Operasi Katarak Gratis telah mengubah hidup ribuan warga Sumatra Utara yang sebelumnya mengalami gangguan penglihatan akibat katarak serta memungkinkan mereka untuk kembali melihat jelas indahnya dunia dan terbebas dari kendala yang menghambat aktivitas sehari-hari.
“Kami bangga menginisiasi program kesehatan yang sudah membantu masyarakat Sumatra Utara. Operasi katarak bukan hanya soal pemulihan penglihatan, melainkan juga memberikan harapan hidup yang lebih berkualitas kepada mereka yang mungkin telah lama menghadapi keterbatasan penglihatan,” ujar Ruli saat seremoni penutupan Rangkaian Operasi Katarak Gratis 2023 di RS Mata Mencirim 77 Medan, Senin (13/11/2023).
Operasi katarak gratis Tambang Emas Martabe sejak pertama kali diadakan pada 2011 hingga saat ini telah menyembuhkan lebih dari 10.000 mata pada sekitar 9.000 orang, juga telah memberikan manfaat tidak langsung bagi puluhan ribu orang, baik dari keluarga pasien sendiri dan masyarakat di sekelilingnya.
Menurut Ruli, operasi katarak yang diselenggarakan PT Agincourt Resources (PTAR) adalah bukti nyata komitmen Perusahaan dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pemulihan mata berkualitas dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada tujuan nomor 3 yakni menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia.
Direktur RS Mata Mencirim 77 Medan, dr. Syarifuddin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PTAR yang telah menyelenggarakan operasi katarak kepada masyarakat pra-sejahtera di sejumlah wilayah di Sumatra Utara.
“Banyak penderita katarak di Sumatra Utara yang sangat terbantu oleh Tambang Emas Martabe melalui operasi katarak ini. Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada PTAR yang secara konsisten mengadakan operasi katarak dan sekuat tenaga membantu penderita katarak hingga mereka bisa melihat kembali,” ujarnya.
Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, (kanan) meneteskan obat mata ke pasien yang telah menjalani operasi katarak gratis Tambang Emas Martabe, Senin (13/11/2023). Sebanyak 1.310 mata berhasil dioperasi pada tahun ini. (Dok: PTAR)
Apresiasi juga disampaikan Bisman Harahap yang mengantarkan anaknya yang menderita katarak, Maesaroh (7 tahun), berangkat dari rumah mereka di Kota Padangsidimpuan ke Medan untuk menjalani operasi katarak di RS Mata Mencirim 77. Sejak usia 2 tahun Maesaroh mengalami katarak pada mata kanan, tetapi karena ketiadaan biaya dan minim akses kesehatan, penyembuhan tidak bisa dilakukan.
“Sungguh saya sangat berterimakasih kepada PTAR yang mengadakan operasi katarak gratis ini. Saya yang hanya petani kecil terbantu sekali dengan pengobatan ini. Saya berharap Maesaroh bisa melihat dengan jelas, bisa membaca dan menulis lancar, dan bisa mengejar cita-citanya menjadi dokter mata,” ungkap Bisman.
Pasien katarak lainnya, Supriadi (50 tahun), juga memberikan apresiasi positif atas operasi katarak gratis yang diselenggarakan PTAR. Warga Deli Serdang itu sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan. Katarak yang dideritanya hampir 2 tahun ini membuat Supriadi kesulitan bekerja, padahal ia harus menghidupi dua anaknya.
“Beberapa kali saya jatuh saat bekerja karena penglihatan saya kabur. Saya juga harus meminta teman mengantarkan saya pergi bekerja. Alhamdulillah, mata katarak saya sudah dioperasi. Harapannya, saya bisa bekerja lebih baik, tidak terjatuh lagi,” kata Supriadi.
Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, menambahkan operasi katarak gratis Tambang Emas Martabe tidak saja mencakup pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis, melainkan juga gelaran Pekan Informasi Katarak dan talk show yang menyosialisasikan operasi katarak dan kesehatan mata.
Pekan Informasi Katarak yang diadakan pada 15 Agustus 2023 di Batangtoru, Tapanuli Selatan, dihadiri Forkopimcam Batangtoru, kepala desa, tenaga kesehatan, dan kader posyandu yang kemudian menjadi garda terdepan sosialisasi operasi katarak kepada masyarakat. Di pengujung rangkaian, tepatnya di RS Mencirim 77 Medan, PTAR mengadakan talk show kesehatan bertajuk “Kenali Katarak, Cegah dengan Hidup Sehat” dengan narasumber Direktur RS Mata Mencirim 77 Medan dr. Syarifuddin dan dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Dian Anindita Lubis, SpPD, K-EMD.
“Dengan demikian, Rangkaian Operasi Katarak Gratis Tambang Emas Martabe telah diselenggarakan dari sisi kuratif dan promotif yang juga mengarah ke pendekatan preventif. Tidak hanya mata pasien pulih, mereka juga mendapat informasi yang tepat tentang kesehatan mata,” ujar Katarina. (rel)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution secara resmi telah dipecat sebagai kader ataupun Anggota PDI Perjuangan. Hal itu diketahui dari surat No.217 /IN/DPC-29.B-26.B/XI/2023 perihal pemberitahuan kepada M Bobby Afif Nasution pertanggal 10 November 2023 yang dikeluarkan DPC PDIP Kota Medan.
Surat itu ditandatangani langsung Ketua DPC PDIP Medan, Hasyim SE dan Sekretaris Robi Barus pertanggal 10 November 2023. Ditanya terkait surat itu, Ketua DPC PDIP Medan, Hasyim SE membenarkannya.
“Iya benar, surat pemberhentian beliau (Bobby Nasution) sebagai Anggota Partai sudah kita sampaikan secara resmi dan tertulis,” ucap Hasyim kepada Sumut Pos saat ditemui di gedung DPRD Medan, Selasa (14/11/2023).
Dikatakan Ketua DPRD Kota Medan itu, pemberhentian Bobby Nasution telah dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Termasuk, soal keputusan dirinya untuk tidak mendukung pasangan Ganjar – Mahfud MD sebagai pasangan capres – cawapres yang diusung PDIP.
Dijelaskan Hasyim, sebagaimana UUD 1945 di Pasal 6A menyatakan, bahwa Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat. Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik peserta pemilihan umum sebelum pelaksanaan Pemilihan Umum.
Kemudian berdasarkan Surat DPP PDI Perjuangan No.5640/IN/DPP/X/2023 tertanggal 19 Oktober, perihal Instruksi dan Penugasan untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD yang diusung oleh PDI Perjuangan sekaligus menjadi Juru Kampanye Nasional dan Juru Bicara pasangan Ganjar
Pranowo – Mahfud MD di wilayahnya masing-masing juga wajib dijalankan.
“Tentu sebagai kader ataupun anggota partai, harus tegak lurus untuk mendukung dan memenangkan paslon yang ditetapkan partai. Termasuk, menjalankan tugas yang diberikan partai,” ujarnya.
Kemudian, sambung Hasyim, dari hasil klarifikasi DPP PDIP kepada Bobby Nasution selaku kader PDI Perjuangan oleh Bidang Kehormatan Partai pada tanggal 06 November 2023, DPP PDIP memberikan waktu 3 hari untuk mengundurkan diri dari keanggotaan PDI Perjuangan serta diminta untuk mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP kepada DPC PDI Perjuangan Kota Medan.
Namun sampai batas waktu yang diberikan oleh DPP, Bobby Nasution belum juga menyerahkan surat pengunduran diri dan KTA PDI Perjuangan kepada DPC PDI
Perjuangan Kota Medan.
Berdasarkan hal-hal itu dan berbagai pertimbangan lainnya yang tertera di dalam surat itu, lanjut Hasyim, DPC PDI Perjuangan Kota Medan menyatakan bahwa Bobby Nasution telah terbukti melakukan tindakan pelanggaran Kode Etik dan Disiplin Anggota Partai dengan tidak mematuhi peraturan dan keputusan Partai
“Beliau mendukung pasangan
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang diusung oleh partai politik lain, sehingga saudara Bobby Nasution tidak lagi memenuhi syarat sebagai anggota PDI Perjuangan,” tegasnya.
Lantas, bagaimana dengan pengembalian KTA yang dimintakan oleh DPP PDIP yang hingga kini tidak diindahkan oleh Bobby Nasution? Hasyim mengatakan bahwa hal itu tidak lagi dipermasalahkan.
“Surat pemberhentian itu kan sudah jelas, bahwa beliau bukan lagi kader ataupun anggota partai (PDIP). KTA dikembalikan atau tidak bukan lagi masalah, dikembalikan atau tidak bukan lagi masalah. Kalau dikembalikan kita terima, kalau mau disimpan jadi kenang-kenangan juga tidak apa-apa,” pungkasnya. (map)
Sukarelawan bakal calon presiden Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Srikandi Ganjar bersama para peserta saat menggelar turnamen Esport Free Fire bareng milenial di Jalan Besar Desa Rugemuk, Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Senin, (13/11).
DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan bakal calon presiden Ganjar Pranowo yang tergabung dalam kelompok Srikandi Ganjar menggelar turnamen Esport Free Fire bareng milenial.
Turnamen yang dilakukan bareng milenial itu diadakan di Jalan Besar Desa Rugemuk, Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Senin, (13/11).
Koodinator Wilayah Srikandi Ganjar Sumut Firda Annisa Sirait mengatakan turnamen itu dilakukan atas permintaan para milenial di wilayah tersebut.
Dia melihat banyak para milenial memiliki bakat dalam bermain game online itu, tetapi mereka tidak memiliki wadah untuk mengasah kemampuannya.
“Kami mengadakan pertandingan game online ini untuk melatih skill para milenial dalam mengatur formasi atau bisa melatih jiwa kepemimpinan saat bermain grup,” kata Firda dalam siaran persnya, Minggu.
Dia menambahkan e-Sport adalah kegiatan yang sangat menjanjikan karena bisa menghasilkan banyak koneksi dan sumber ekonomi.
Menurut dia, pengembangan minat bakat milenial memang menjadi perhatian Ganjar Pranowo selama memimpin Jawa Tengah selama dua periode.
“Pak Ganjar selalu memperhatikan perkembangan anak muda untuk bisa melakukan sesuatu tidak terkecuali bermain game ini,” ucapnya.
Dalam turnamen itu, tidak hanya kalangan pria yang mendaftarkan diri. Namun, kaum hawa juga ikut unjuk gigi dalam pertandingan tersebut.
Mereka terlihat sangat antusiasme dan semangat mengikuti turnamen tersebut.
Selain memfasilitasi minat milenial disana, Firdan tak lupa memperkenalkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagi calon presiden dan wakil presiden 2024-2029.
Dia menjelaskan banyak para milenial sudah mengetahui dua sosok tersebut melalui media sosial.
“Karena milenial sudah mengetahui dua sosok ini mereka juga memutuskan untuk mendukung dan memilih pasangan Ganjar-Mahfud pada pilpres 2024,” kata Firda. (rel/tri)
SERAHKAN HADIAH: Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution serahkan hadiah di acara Jambore Kader Dasawisma Kota Medan Tahun 2023 berlangsung meriah di Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (13/11/2023) malam.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jambore Kader Dasawisma Kota Medan Tahun 2023 berlangsung meriah di Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (13/11/2023) malam.
Tidak hanya kader TP PKK tingkat kota, kecamatan dan kelurahan, kegiatan yang bertujuan untuk menambah wawasan, pengetahuan, persaudaraan dan persahabatan serta ketrampilan ini juga diikuti seluruh kader dasawisma se-Kota Medan.
Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution yang hadir bersama Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kota Medan Ismiralda Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan serta unsur pengurus TP PKK Kota Medan juga ikut serta menikmati acara yang berlangsung dengan penuh keakraban tersebut.
Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan & Kesra Setda Kota Medan HM Sofyan mengatakan, kader dasawisma merupakan kelompok terkecil dari bagian PKK yang keberadaannya sangat strategis untuk mewujudkan keluarga Kota Medan yang sejahtera.
Dikatakannya, Dasawisma merupakan garda terdepan dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang berhubungan langsung dengan keluarga. Terkhusus, dalam implementasi 10 Program Pokok PKK dengan program Pemerintah hingga sampai ke seluruh keluarga di Kota Medan. “Kesejahteraan keluarga tentu harus menjadi perhatian utama kita saat ini sebagai penggerak keluarga,” kata Sofyan.
Disadari, ungkap Sofyan, guna menyukseskan pembangunan di Kota Medan membutuhkan kerjasama dari para kader TP PKK Kota Medan dan juga kader dasawisma. Salah satunya, imbuhnya, upaya mengatasi permasalahan stunting di Kota Medan.
“Dalam hal ini tugas dan fungsi para kader dasawisma menjadi garda terdepan untuk memberikan solusi yang tepat terhadap permasalahan ini, khususnya untuk kelompok keluarga,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Kota Medan Ny Irina Sutan Tolang selaku Ketua Panitia menyampaikan, tujuan diadakannya jambore ini untuk menambah wawasan, pengetahuan, persaudaraan dan persahabatan sekaligus untuk meningkatkan keterampilan dalam membangun rasa kebersamaan.
“Selain itu juga untuk saling bertukar informasi dan menjalin silaturahmi, terutama para koordinator kelompok yang bersentuhan langsung dengan sasaran PKK yaitu keluarga. Jambore ini digelar 13 – 14 November,” papar Irina.
Selanjutnya, jambore dimeriahkan dengan pemberian hadiah oleh Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu kepada para pemenang lomba. Untuk lomba puisi dengan tema Pahlawan, Kecamatan Medan Sunggal sebagai juara I, Medan Area (juara II) dan Medan Helvetia (juara III).
Kemudian, pemenang lomba Menyanyi dengan tema Pahlawan yakni Kecamatan Medan Timur (juara I), Medan Marelan (juara II) dan Medan Amplas (juara III).
Untuk lomba Bercerita dengan tema Keberhasilan Mengatasi Stunting, juara I Kecamatan Medan Kota, Medan Timur (juara II) dan Medan Marelan (juara III). Sedangkan lomba Yel-Yel Jambore Kader Dasawisma, juara I Kecamatan Medan Baru, Medan Amplas (juara II) dan Medan Area (juara III).
Selain itu, Kahiyang juga menyerahkan penghargaan kepada kader yang telah mengabdi selama 10 – 15 Tahun yakni Ketua Poksus UP2K PKK Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli Misrani; Kader Posyandu Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan Ny Risma Sembiring; Kader Posyandu Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang Ny Eneng Pujiati; Ketua Pokja I Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan Hamidah dan Sekretaris Pokja III Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan Mariatul Kibtiah. (rel)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution angkat bicara pasca diingatkan adik iparnya yang juga Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep agar jangan sampai terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK saat menjabat sebagai Wali Kota Medan. Atas ucapan Kaesang tersebut, Bobby Nasution pun menanggapinya dengan santai.
Menurut Bobby, sebagai keluarga, wajar apabila Kaesang mengingatkannya agar tidak melanggar hukum selama menjabat sebagai Wali Kota Medan. “Kaesang menyampaikan seperti itu karena selaku keluarga dan adik wajar mengingatkan abangnya,” ucap Bobby.
Tujuannya, kata Bobby, agar dirinya bisa memecahkan rekor sebagai Wali Kota Medan yang tidak terjerat OTT atau pun tersangkut permasalahan hukum.” Agar bisa memecahkan rekor tidak terjerat OTT,” ujarnya.
Bobby pun mengaku tidak akan mempermasalahkan hal itu, lantaran saran yang disampaikan Kaesang demi kebaikan dirinya juga. “Haruslah, itu memang kita berpolitik memegang suatu amanah, tadi juga dalam forum ini saya sampaikan untuk saling mengingatkan hal baik- baik. Saya secara pribadi, baik kami secara pemerintah keseluruhan, harus sering-sering diingatkan,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep tiba di Kota Medan, Minggu (12/11). Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan, pada sore hari, Kaesang melanjutkan bersilaturahmi dengan Komunitas Indonesia Tionghoa di Srikandi Samanhudi, Jalan Samanhudi Medan.
Saat itu, Kaesang menyinggung bahwa selama ini Kota Medan sangat terkenal dengan kasus korupsi, termasuk yang menjerat Wali Kota Medan terdahulu. “Record nanti wali kota yang tidak kena OTT, kan selama ini Medan mau itu wali kota, diganti OTT, diganti OTT,” tuturnya.
Kaesang pun telah menyampaikan hal tersebut kepada kakak iparnya Bobby Nasution agar tidak melakukan hal tidak baik tersebut. “Jadi saya berharap, dan saya juga menyampaikan kepada kakak ipar saya jangan melakukan hal yang tidak baik tersebut,” pungkasnya. (map/ila)
RAPAT:
DPRD Kota Medan saat rapat pemilihan komposisi personalia Pansus pembahasan Ranperda Kota Medan tentang penanaman modal, Senin (13/11).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan menggelar rapat pemilihan komposisi personalia Panitia Khusus (Pansus) pembahasan Ranperda Kota Medan tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (13/11).
Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala serta dihadiri sejumlah anggota Pansus tersebut, Anggota DPRD Medan Mulia Syahputra Nasution (Gerindra) terpilih sebagai Ketua Pansus Ranperda Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal.
“Saya berharap, Pansus ini dapat bekerja semaksimal mungkin untuk terciptanya Ranperda Kota Medan tentang Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal. Sebab, nantinya Ranperda ini akan menjadi payung hukum terkait penanaman modal di Kota Medan,” ucap Rajudin.
Usai terpilih sebagai Ketua Pansus, Mulia Syahputra Nasution menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan penyelesaian pembahasan Ranperda tersebut ditargetkan sebelum September 2024. “Kita akan bekerja keras agar Ranperda ini bisa dibahas secara maksimal. Kita targetkan Ranperda ini selesai sebelum September 2024,” ujarnya.
Dikatakan Mulia, guna memaksimalkan pembahasan Ranperda tersebut, Pansus akan mulai melakukan pembahasan pada Senin, 27 November 2023 mendatang.
“Pada rapat perdana nanti, Pansus ini akan memanggil OPD terkait di Pemko Medan, seperti Dinas PMTSP serta Bagian Hukum,” katanya.
Dijelaskan Mulia, dengan adanya Perda tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal tersebut, dipastikan akan memberikan kemudahan kepada investasi dan pelaku usaha di Kota Medan. “Kemudahan itu memangkas birokrasi dan insentif kemudahan pajak serta pemberian modal usaha kepada pelaku UMKM,” jelasnya.
Adapun komposisi Anggota DPRD Medan yang bltergabung di Pansus Ranperda Kota Medan tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal, yakni Hasyim SE, Ihwan Ritonga, Rajudin Sagala, Bahrumsyah, Robi Barus, Edward Hutabarat, Hendri Duin, Surianto, Mulia Syahputra Nasution, Dhiyaul Hayati, Abdul Lati, Sukamto, Abdul Rahman Nasution, M Rizki Nugraha, Afif Abdillah, Ishaq Abrar, dan Erwin Siahaan.
Seperti diketahui, Ranperda Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal yang diajukan Pemko Medan terdiri X BAB dan 35 Pasal. Adapun tujuan Ranperda tersebut adalah untuk merangsang penanaman modal dalam rangka menanamkan atau menginvestasikan modalnya di Kota Medan. (map/ila)
AUDENSI: Pengurus APDESI dipimpin Kariman beraudensi ke Kadis PMD Pemkab Deliserdang Khairul Asman di Lubukpakam.IST/SUMUT POS.
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( APDESI) saat ini di Jabat M. Kariman, menggantikan Ketua lama Azeman. Hal itu tertuang dalam keputusan Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) APDESI Sumatera Utara (Sumut).
Dalam putusannya menyebutkan, bahwa berdasarkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Kecamatan APDESI Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara tentang mosi tidak percaya Ketua Dewan Pimpinan Cabang APDESI Kabupaten Deliserdang masa bakti 2019-2024.
Dalam rangka mendukung terlaksananya Pemilihan Umum tahun 2024, maka perlu ditetapkannya masa jabatan Dewan Pimpinan Cabang APDESI Kabupaten Deliserdang dalam kurun 1 tahun.
Bahwa surat DPP APDESI Nomor 0119/DPP-APDESI/XI/2023 perihal rekomendasi. Berdasarkan pertimbangan point b dan e maka Dewan Pimpinan Daerah APDESI Provinsi Sumatera Utara menetapkan dan mengesahkan pejabat DPC APDESI Kabupaten Deliserdang.
Memutuskan Pejabat Sementara DPC APDESI Deliserdang di jabat M.Kariman Sebagai PJ Ketua, Janial Ginting sebagai PJ Sekertaris dan Sarianto sebagai PJ Bendahara. Ketetapan ini berlaku setelah ditetapkan dan berakhir hingga 9 November 2024.
Usai ditetapkan sebagai PJ Pengurus APDESI Deliserdang. M Kariman langsung melakukan audensi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Deliserdang dan langsung disambut langsung Kepala Dinas PMD Kabupaten Deliserdang. Khairul Azman di Kantornya, Senin (13/11).
Kesempatan itu, Kariman menunjukkan mandat kepengurusan DPC APDESI Deliserdang yang baru dilantik dan berharap adanya hubungan koordinasi yang lebih baik dengan Dinas PMD Kabupaten Deliserdang dimassa depan.
Menurut M Kariman, dirinya akan menguatkan silahturahmi antara seluruh kades agar bisa saling membangun desa dan saling dukung satu sama lain dengan baik.
Dirasakan perlu dilakukan untuk saling bertukar pikiran dalam membangun desa-desa yang ada di Kabupaten Deliserdang.
“Saya harap, dengan waktu yang singkat ini bisa membuat APDESI Deliserdang lebih baik lagi kedepannya,” harapnya.
Kini, diketahui bahwa posisi M Kariman menggantikan Azeman yang selesai massa jabatannya. M Kariman saat ini juga menjabat Kepala Desa Perbarakan Kecamatan Pagarmerbau Kabupaten Deliserdang. Dengan diangkatnya Kariman sebagai Pj Ketua APDESI, Deliserdang, maka segala tindak tanduk pengurus yang lama tidak berlaku lagi. “Saya minta kepada Pengurus APDESI yang lama jangan ada lagi membuat kegiatan berupa Bimtek yang mengatas namakan APDESI,”mintanya.(btr/han)