Home Blog Page 960

Tekan Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok, Kenaikan Cukai Tembakau Diminta Dikaji Kembali

JawaPos.com PERIKSA: Seorang petani saat berada di area tanaman tembakau Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kebijakan pemerintah menaikkan tarif cukai rokok dikritisi banyak kalangan. Seorang di antaranya, pengamat kebijakan publik Bambang Haryo Soekartono, yang mengingatkan dampak kenaikan cukai rokok bisa berpengaruh terhadap perekonomi masyarakat.

“Harusnya Kementerian Keuangan paham, kenaikan cukai rokok mengakibatkan kenaikan harga rokok sepanjang 5 tahun terakhir dengan besaran rata-rata sekitar 50 hingga 80 persen,” ungkap Bambang, dalam keterangannnya, Minggu (12/11) lalu.

Menurut bambang, jumlah pajak yang sudah dibebankan kepada perokok sudah sangat besar, totalnya 73 persen dari harga rokok untuk pajak, yang terdiri 60 persen cukai rokok, 10 persen PPN, dan 3 persen pajak daerah.

Penerimaan cukai rokok mencapai sekitar Rp200 triliun sepanjang 2022. Penerimaan itu belum termasuk PPN dan pajak daerah yang nilainya juga cukup signifikan.

“Kita semua seharusnya paham, bila perokok terjadi ketidakmampuan membeli rokok, maka dampak multiplayer effect ekonominya luar biasa besar di masyarakat. Sekitar 30 persen dari total UMKM yang berjumlah 64,2 juta sangat tergantung kepada konsumennya yang merokok,” kata Bambang, yang mantan anggota DPR RI 2014-2019.

Bambang yang kini aktif di DPN HKTI Bidang Pengembangan Usaha dan Inovasi, mengingatkan, buruh pabrik rokok di Indonesia yang jumlahnya sekitar 5,9 juta dan petani tembakau yang berjumlah sekitar 600 ribu, akan terdampak bila konsumsi mengalami penurunan.

“Untuk itu, hentikan kenaikan cukai rokok. Kita harus melindungi ekonomi Indonesia secara komprehensif, jangan hanya memikirkan sub sektor saja, pikirlah untuk keberhasilan dan kepentingan bangsa Indonesia secara luas,” pungkasnya. (jpc/saz)

Maksimalkan Head Unit Mobil untuk Hiburan, Baleno Temani Perjalanan dengan Menyenangkan

MAKSIMAL: Suzuki maksimalkan head unit Baleno, untuk menemani perjalanan bersama dengan menyenangkan.

SUMUTPOS.CO – Sebagai perangkat hiburan yang utama di dalam mobil, head unit akan berguna untuk menjadi teman selama perjalanan bahkan digunakan untuk persiapan sebelum menonton konser. Di tengah jadwal padat menyambut deretan kunjungan artis global yang mengadakan konser di Tanah Air, saat ini masyarakat Indonesia sedang bersiap menghadiri gelaran grup musik internasional papan atas yang akan melangsungkan konsernya di Jakarta, pekan depan.

PARA penggemar sejati tentu sudah mulai bersiap melakukan pemanasan dengan rutin memutar lagu populer dari musisi yang akan disaksikan, bahkan ikut menyanyi bersama di dalam mobil (carpool karaoke). Seperti halnya fitur di dalam Suzuki Baleno yang dapat diopti-malkan oleh penggunanya, euforia menjelang konser bisa dinikmati dengan pemanfaatan head unit yang memungkinkan pengguna Baleno menikmati lagu kesukaannya dan merasakan kontrol penuh atas pemutaran musik, penunjuk jalan, dan fungsi lainnya dalam satu layar.

Agar dapat memaksimalkan fitur bawaan pada head unit dan sistem audio Baleno, Suzuki memberi tips cara mengoperasikan elemen kontrol dan fitur lainnya agar pengalaman carpool karaoke semakin berkesan.

Gunakan fitur konektivitas smartphone pada head unit, untuk mempermudah akses hiburan dalam mobil. Mayoritas mobil Suzuki kini sudah dibekali dengan head unit modern yang mampu terkoneksi dengan dengan smartphone alias ponsel pintar. Sebagai contoh, Suzuki Baleno dan Grand Vitara yang dibekali head unit berukuran 9 inch, dengan desain floating yang memberi kesan mewah bagi penggunanya juga sudah memiliki fitur sambungan langsung dengan ponsel pintar seperti Apple CarPlay dan Android Auto, yang sangat memudahkan pengguna dalam perjalanan karena akses untuk hiburan, mengatur navigasi arah, dan sebagainya bisa terintegrasi dalam satu layar utama head unit mobil dengan tampilan orisinil. Sehingga memudahkan interaksi dengan aplikasi yang dibutuhkan dengan lebih aman dan nyaman.

Fitur konektivitas ponsel pintar dapat diakses dengan mudah, karena sudah terintegrasi dengan sistem ponsel pintar masing-masing. Pengguna Apple CarPlay sebagai contoh, hanya perlu menyalakan sambungan bluetooth dan secara instan akan muncul pop up yang menawarkan sambungan Apple CarPlay atau bluetooth ke head unit mobil. Konektivitas dapat dilakukan secara nirkabel ataupun menggunakan kabel USB, dan head unit akan langsung tersambung. Cara yang sama juga berlaku untuk pengguna Android melalui Android Auto.

Berbagai aktivitas yang bisa dilakukan di ponsel pintar juga dapat dilakukan melalui head unit, seperti menerima panggilan, membaca, mengirim, dan membalas pesan, mengakses layar navigasi, dan menyetel musik lewat platform pemutar musik favorit dengan tampilan orisinil, seperti pada ponsel pintar. Pengguna bahkan juga bisa menampilkan lirik lagu pada head unit bila dibutuhkan untuk menyanyi bersama dalam mobil.

Mengontrol volume dan pilihan musik lewat tombol kendali di setir mobil. Menikmati musik di dalam mobil kini jauh lebih menyenangkan berkat tuas kontrol pada roda kemudi. Biasanya tuas kontrol untuk hiburan dapat ditemukan pada sisi kiri setir. Pengguna kendaraan bisa menaikkan atau menurunkan volume suara, memindahkan pilihan musik maju atau mundur, dan berpindah frekuensi siaran dalam jangkauan sembari tetap fokus pada kondisi mengemudi. Pengguna bahkan bisa memanfaatkan fitur voice command atau perintah suara untuk mengakses daftar putar atau mencari musik favorit namun tetap nyaman dan aman saat menyetir.

Tuas kontrol lainnya, seperti mengangkat atau menutup panggilan telepon, mengganti mode sumber audio, hingga membisukan suara audio juga bisa dilakukan lewat tombol-tombol yang bisa dijangkau dengan mudah. Selain pada setir, tuas kontrol ini juga bisa ditemukan pada bagian bawah layar head unit Baleno dan Grand Vitara.

Manfaatkan pengaturan equalizer untuk memaksimalkan pengalaman carpool karaoke. Suzuki Baleno dan Grand Vitara, telah dilengkapi dengan sistem audio yang terpasang di dashboard dan pintu mobil untuk memastikan kualitas suara yang seimbang di seluruh bagian mobil. Bagi para pecinta musik, tentu akan selalu mencari pengalaman mendengarkan lagu yang menyenangkan lewat pengaturan ulang frekuensi suara pada equalizer mobil. Setiap sistem audio kendaraan memiliki setelan dasar yang berbeda-beda, sehingga pengguna dianjurkan untuk menyesuaikan ulang frekuensi audio seturut preferensi masing-masing. Pada fitur equalizer biasanya sudah disajikan preset untuk jenis musik yang berbeda, atau dapat juga menyetel ulang kekuatan bass, treble, fade, dan balance sesuai dengan tipe musik yang akan didengar.

Menurut 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS), Harold Donnel, Suzuki selalu mengutamakan kenyamanan pengguna lewat interior dan sistem audio yang memuaskan.

“Kami (Suzuki) selalu memikirkan kenyamanan pengguna salah satunya lewat inovasi head unit dan fitur audio agar pengalaman berkendara nyaman dan tidak membosankan selama perjalanan. Momen-momen spesial seperti hadirnya grup musik internasional untuk melakukan konser biasanya membuat para penggemar mempersiapkan keikutsertaannya secara maksimal, seperti menghafalkan dan berlatih bernyanyi Bersama di dalam mobil. Kelebihan fitur pada head unit di Baleno misalnya, bisa mewujudkan persiapan para penggemar dengan cara yang mudah dan menyenangkan,” pungkas Harold. (rel/saz)

Indonesia Digital Ecosystem Summit 2023, JNE Raih Penghargaan Inovasi Digital

TERIMA: SVP Information & Communcation Technology Group Head JNE, Andries K Indrajaya, saat menerima penghargaan inovasi digital pada Indonesia Digital Ecosystem Summit 2023, Kamis (9/11).

SUMUTPOS.CO – JNE yang akan menginjak usia 33 tahun pada 26 November 2023 mendatang, dianugerahi penghargaan inovasi digital dalam Indonesia Digital Ecosystem Summit (IDES) 2023, yang diselenggarakan oleh SWA Media Group, dengan tema Leveraging Ecosystem for Advancing Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Kamis (9/11) lalu.

Penghargaan diberikan langsung oleh Chief Editor SWA Media Group, Kemal Effendi Gani, yang diterima oleh SVP Information & Communcation Technology Group Head JNE, Andries K Indrajaya.

IDES 2023 adalah acara tahunan untuk terobosan pertumbuhan pesat ekosistem digital perusahaan-perusahaan di Indonesia, sehingga perlu ada kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan harapan dapat menjadi platform untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekosistem digital di Indonesia.

SVP Marketing Group Head, Eri Palgunadi, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan istimewa ini.

“Mewakili seluruh karyawan dan Manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada SWA Media Group, atas penghargaan inovasi digital dalam Indonesia Digital Ecosystem Summit (IDES) 2023. Ini juga menjadi hadiah yang diterima oleh JNE pada 26 November nanti, yang akan berulang tahun ke-33 tahun. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh karyawan dan manajemen untuk terus meningkatkan semangat performa kerja dan melanjutkan komitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan bisnis di dunia logistik,” ungkap Eri.

Penilaian Indonesia Digital Ecosystem Summit 2023 dilakukan melalui 4 tahap, yang menghasilkan 10 pemenang, sehingga berhasil masuk menjadi finalis. Yang dinilai memenuhi syarat, yakni memiliki proyek atau produk berbasis inovasi digital yang melibatkan elemen-elemen ekosistem yang sudah berjalan minimal 6 bulan. Dilanjutkan dengan kemampuan eksekusi proses pengembangan hingga membawa dampak yang positif bagi pertumbuhan bisnisnya.

“Dalam menjalankan berbagai program di perusahaan, kami selalu mengusung semangat ‘Connecting Happiness’ dan prinsip berbagi, memberi, dan menyantuni. Makna dari prinsip tersebut adalah dapat memberikan manfaat bagi kehidupan banyak orang, karyawan maupun masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan program yang diselenggarakan untuk masyarakat luas, sebagai dukungan nyata di berbagai bidang. Seperti pendidikan, sosial, olahraga, budaya, lingkungan, sampai dengan program acara edukatif untuk pemberdayaan komunitas maupun UKM,” pungkas Eri. (rel/saz)

Ganjar Dorong Hilirisasi Produk Pertanian Lokal

BIDIK PASAR EKSPOR: Ganjar Pranowo mengunjungi pabrik Great Giant Pineapple (GGP) di Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, pada Kamis (26/10). Tim Media Ganjar Pranowo.

SUMUTPOS.CO – Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo berkeyakinan, Indonesia bisa menjadi pemain penting di pasar global dengan mendorong hilirisasi produk pertanian lokal. Hal itu disampaikan Ganjar saat mengunjungi Pabrik Great Giant Pineapple (GGP) di Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, 26 Oktober 2023 lalu.

Perusahaan GGP dikenal sebagai satu produsen nenas kalengan terbesar di dunia, dengan kapasitas produksi sebesar 200 ribu ton per tahun. Produk olahan nenasnya telah diekspor ke lebih dari 60 negara di dunia.

Saat tiba di pabrik, Ganjar disambut oleh Direktur of Corporate Affair Welly Soegiono, Managing Director of Production Wayan Ardana, dan Processed Pine Factory Division Head Halim Sunarto Jaya. Selanjutnya, dia diajak meninjau proses produksi olahan buah nenas.

Para karyawan yang sebagian besar kaum perempuan, berteriak histeris, senang dapat bertemu dengan Ganjar. Mereka langsung menyerbu, merangsek bersalaman dan meminta foto bersama. Seorang di antaranya, Alkaina, yang tak menyangka Ganjar mengajaknya berbincang secara langsung.

“Rasanya senang. Tadi Pak Ganjar tanya sejak kapan bekerja di sini? Sudah berapa lama? Nyaman atau tidak kerja di sini?” kata Alkaina menirukan pertanyaan Ganjar.

Menurut Alkaina, mantan Gubernur Jawa Tengah itu adalah sosok yang baik dan ramah. Tak berjarak dengan siapa pun.

“Ganteng dan kelihatan berwibawa. Pokoknya oke,” akunya.

Hal serupa juga disampaikan Marsela. Baginya, Ganjar adalah sosok yang menginspirasi banyak orang. Karyawati itu, pun tidak melewatkan kesempatan berswafoto bersama Ganjar.

“Iya saya dapat foto bareng,” lanjutnya, sambil menunjukkan galeri handphone-nya.

Sementara itu, Ganjar menyampaikan, negara punya kekuatan-kekuatan yang potensial sebagai ketahanan pangan. Di antaranya perusahaan-perusahaan yang berproduksi dalam olahan holtikultura. Satu di antaranya, pabrik nenas kalengan GGP yang terbesar di dunia.

“Sebenarnya kita punya anak-anak Indonesia yang hebat, perusahaan-perusahaan besar yang hebat. Ini bagian kalau kita ngomong kedaulatan pangan, maka kita punya kekuatan-kekuatan yang potensial. Ini kita baru bicara holtikultura, belum yang lain,” ujarnya.

Ganjar berharap, ke depan hubungan antara industri dengan petani harus ditingkatkan. Caranya, perusahaan bisa menjadi pemasok bibit unggul bagi petani binaan, sehingga kualitas produk yang dihasilkan industri dalam negeri mampu bersaing di tingkat dunia.

“Pemerintah lalu mendorong dengan memberikan edukasi dan menjamin ketersediaan pupuk. Selain itu mematok harga setidaknya 3 tahun, sehingga ada kepastian buat petani. Kemudian diolah dengan bagus dan disebarkan di seluruh dunia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Setia Tani Desa Palau Kurau, Kecamatan Labuhandeli, Kabupaten Deliserdang, Rahmat mengatakan, petani sangat mengharapkan pemerintah dapat menjamin ketersediaan pupuk. Karena kesulitan yang dialami petani selama ini adalah soal pupuk dan turunnya harga hasil panen.

“Kami berharap, ada program pemerintah, agar pupuk selalu tersedia saat dibutuhkan petani saat musim tanam. Dan begitu juga saat panen tiba, harga bisa stabil,” harapnya. (wir/btr/saz)

Danau Toba Tuan Rumah Aquabike World Championship, Diikuti 118 Pembalap dari 22 Negara

IST/SUMUT POS PESERTA: Para pembalap Aquabike yang digelar di Danau Toba, tahun lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Aquabike Jetski World Championship yang akan diadakan di Danau Toba pada 22-26 November ini melibatkan empat kabupaten, yaitu Samosir, Karo, Dairi, dan Toba.

Sebanyak 118 pembalap dari 22 negara akan berpartisipasi dalam kejuaraan dunia bergengsi ini. Dari jumlah tersebut, 10 pembalap berasal dari Indonesia.

Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono, mengungkapkan bahwa acara ini mempunyai dua kategori utama, yakni endurance dan circuit. Watono menyoroti kesejarahan momen ini, karena merupakan kali pertama Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan sekelas dunia.

Aquabike Jetski World Championship akan menjadi acara olahraga air internasional kedua yang diadakan di Danau Toba pada Tahun 2023.

Sebelumnya, pada 24-26 Februari, InJourney telah menyelenggarakan F1Powerboat, sebuah acara balap perahu motor Formula 1 (F1H2O) yang juga bertaraf internasional.

Dengan menggelar dua acara olahraga air prestisius ini, InJourney berharap dapat meningkatkan citra Danau Toba sebagai destinasi pariwisata olahraga air internasional.

Mereka berkomitmen untuk terus menyelenggarakan berbagai kegiatan khusus di Danau Toba, dengan harapan dapat meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata di kawasan tersebut.

Menparekraf Sandiaga Uno juga menyatakan keyakinan bahwa Aquabike Jetski World Championship di empat daerah di sekitar Danau Toba akan memberikan dampak positif pada pariwisata Danau Toba secara global.

Ia berharap bahwa kejuaraan internasional ini akan menarik banyak wisatawan dan mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Acara ini akan diselenggarakan dengan kegembiraan masyarakat melalui berbagai atraksi, pertunjukan budaya, dan festival kuliner.

“Pesta rakyat akan menjadi daya tarik utama, selain kompetisi yang akan menampilkan atlet-atlet dunia dan local heroes’ atlet Indonesia,” ujar Watono.

“Samosir akan menjadi tuan rumah pembukaan acara dengan menggelar lomba perahu naga, selain menjadi lokasi utama penyelenggaraan perlombaan,” tambahnya.

Bupati Samosir, Vandiko T Gultom, menyatakan bahwa pemerintah daerah dan masyarakat setempat telah melakukan persiapan menyeluruh agar acara pembukaan dan kompetisi bertaraf internasional ini dapat berlangsung dengan sukses.

“Kami berharap Kabupaten Samosir, sebagai tuan rumah acara dapat memberikan kontribusi terbaik untuk kesuksesan Aquabike Jetski World Championship,” ujarnya. (jpc/azw)