Home Blog Page 961

Rapat Koordinasi KPU Sergai, Sekdakab: Sinergi dan Kolaborasi, Wujudkan Pemilu yang Lancar dan Adil

DIABADIKAN: Sekdakab Sergai, M. Faisal Hasrimy diabadikan bersama KPU dan elemen masyarakat pada kegiatan Rapat Koordinasi KPU Sergai. kominfo/sumut pos.

PANTAI CERMIN, SUMUTPOS.CO – Kesuksesan pemilihan umum (Pemilu) tidak hanya menjadi tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetapi juga menjadi kewajiban bersama bagi semua pihak yang terlibat.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sergai M. Faisal Hasrimy, AP, MAP saat menjadi narasumber dalam Kegiatan Rapat Koordinasi KPU Sergai yang digelar di Pantai Woong Rame, Kecamatan Pantai Cermin, Kamis (7/12).

Sekdakab Faisal Hasrimy juga menegaskan, sinergi antara Pemkab Sergai dan KPU Sergai sangatlah penting. “Kita harus bersinergi dan berkolaborasi untuk memastikan bahwa pemilu berjalan lancar dan adil,” tambahnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi ini.

Pada kesempatan ini, Faisal pun mengimbau untuk tidak membiarkan perbedaan pendapat dan suara dalam pemilihan memecah belah masyarakat. “Jangan sampai pemilihan dan perbedaan suara membuat kita terpecah belah dan saling bermusuhan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua KPU Sergai Agusly Matondang, menyampaikan harapannya akan dukungan dan bantuan dari Pemkab Sergai, Camat, dan para Kepala Desa. “Kami berharap ada dukungan dari seluruh pihak sehingga tahapan kegiatan dapat tersosialisasi di Sergai dengan baik,” kata Ketua KPU.

Agusly Matondang juga menekankan pentingnya pelaksanaan Pemilu yang jujur dan adil. “Dengan kerja sama yang baik, saya yakin Pemilu akan berjalan dengan baik dan menghasilkan para calon pemimpin yang adil,” ujarnya.

Ketua KPU ini juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Sergai atas dukungan yang diberikan. Dalam persiapan pemilu, Agusly Matondang menegaskan bahwa KPU bertugas memfasilitasi berjalannya pemilihan umum.

“Tahun lalu, sekitar 80 persen pemilih hadir. Maka kali ini kita harus meningkatkan lagi partisipasi masyarakat. Caranya, dengan benar-benar mensosialisasikan dengan jelas kapan pemilu dilaksanakan, bagaimana tata caranya, dan informasi penting lain terkait Pemilu di Sergai,” ungkap Agusly Matondang.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. Zulfikar, Kakan Kesbangpol Drs. Nasrul Azis Siregar, para Komisioner KPU Sergai, para Camat, serta para Kepala Desa se-Sergai. (fad/han)

Forum Diakonia Hamba Tuhan Dairi Rayakan Natal Bersama Anak Panti Asuhan

FOTO BERSAMA. Para hamba Tuhan tergabung dalam FDTHKD dan undangan foto bersama usai menggelar perayaan Natal bersama di gedung Nasional Djauli Manik, Rabu (6/12/2023).RUDY SITANGGANG

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Forum Diakonia Hamba Tuhan Kabupaten Dairi (FDHTKD), merayakan Natal bersama dengan anak-anak dari Panti Asuhan yang ada di Sidikalang di gedung nasional Djauli Manik, Rabu (6/12/2023).

Perayaan ibadah Natal FDHTKD tahun 2023 mengambil tema “Natal Menghadirkan Kebaharuan Sehati” dikutib dari Injil Matius 9:16-17.

Dan sub thema, Forum Diakonia Hamba Tuhan Kabupaten Dairi, harus mampu mengakomodir pelayanan yang transformatif sebagai bukti kebaruan iman kristen dalam menjawab berbagai tantangan pelayanan diera post modern.

Khotbah atau renungan Natal dibawakan Praeses GMI yang juga Ketua FDHTKD, Pendeta Ratna Siahaan STh. Dalam khotbahnya dikutib dari Injil Matius 9:16-17, menekankan bahwa forum ini harus lebih melakukan aksi diakonia.

“Proaktif melayani, tidak hanya dalam kategorial struktur gereja, namun juga diakonia bagi sekeliling kita yang nyata memerlukannya. Forum ini harus bergerak, berbuat, mencari dan menemukan kehendak Allah.
Perjalanan forum ini harus ada dialog untuk rencana pelayanan transformatib, inovatif tanpa dibatasi tembok denominasi, “pungkasnya.

Sementara Ketua Panitia Natal, dr Boksa Tampubolon bersama Sekretaris Panitia, Pendeta Tondi Lumbangaol STh mengatakan,
Komunitas ini terbentuk dari 2 kali kepanitiaan KKR Surga Terbuka dan STEMI Steven Tong beberapa waktu lalu.

“Dan secara aklamasi, Praeses GMI, Pendeta Ratna Siahaan STh menjadi Ketua FDHTKD, “sebut Boksa. Ia mengatakan,
Natal ini sebagai peran serta insan intelektual Kristen untuk menyatukan kasih dalam Kebaruan Yang Sejati seperti dalam thema.

“Dengan mendengar gagasan serta masukan dari para hamba Tuhan, Natal perdana FDHTKD ini disepakati, kita laksanakan dengan mengundang anak-anak dari Panti Asuhan yang ada Sidikalang. Kita ingin berbagi sukacita Natal dengan mereka,”jelas dr Boksa.

Adapun para hamba Tuhan yang merayakan Natal bersama ini berasal berbagai denominasi seperti GPPK House Grace Sidikalang, HKBP, GMI, GBR, GBI, GKPI, GMII, GBKP, Gereja Kristen Protestan Nias dan Komunitas Ministry lainnya.

Boksa Tampubolon menambahkan, forum ini bertujuan membantu gereja dalam gerakan diakonia bagi orang-orang yang lemah, miskin dan terpinggirkan secara khusus.

Kedepannya, FDHTKD mau membantu pelayanan akses kesehatan, pendampingan hukum, kepedulian donor darah melalui PMI, seminar kesehatan dan teologi praktika.

“Pendampingan masalah lesbian, biseksual dan transgender (LGBT) bagi pemuda gereja, pastoral konseling bagi pemuda masalah narkoba, kehamilan di luar nikah, fenomena perceraian keluarga Kristen, bahaya okultisme dan kekerasan terhadap anak dan perempuan dalam rumah tangga,”ucap dr Boksa. (rud)

Cory Bangga Hadiri Natal Saitun se-GBKP

SAMBUT: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang disambut meriah dalam perayaan Natal Saitun se-GBKP 2023 di Sukamakmur, Rabu (6/12).Istimewa/Sumut Pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, menghadiri Perayaan Natal Saitun (lansia) se-GBKP Rayon 1 dan 2 2023 di Retreat Centre GBKP Suka Makmur, Deliserdang, Rabu (6/12) lalu.

Perayaan Natal ini, mengusung tema ‘Reh Tuana, Reh Paguhna (makin tua, makin beriman)’ sesuai dengan Mazmur 92: 5, dengan pengkhotbah Pdt Krismas Imanta Barus. Adapun pesertanya, terdiri dari Klasis Berastagi, Kabanjahe-Sukarame, Munthe, Tigabinanga, Medan Delitua, Sibolangit, Medan Kampung Lalang, Medan Namorambe, Binjai-Langkat, Lubukpakam, dan Pematangsiantar.

Pada kesempatan ini, Cory menyampaikan rasa syukur dan bangganya, atas terlaksananya perayaan Natal Saitun se-GBKP 2023 tersebut.

“Secara pribadi, saya turut bersuka cita pada perayaan Natal ini. Dan ikut merasa bangga, kita semua yang hadir di sini melibatkan segenap saitun umat Tuhan yang lebih dewasa, dan pasti lebih bijaksana, dan tetap semangat dalam merayakan Natal pada saat ini,” ungkap Cory.

“Melalui perayaan Natal ini, semoga kita semua senantiasa menjadi pribadi-pribadi yang menebarkan kasih sukacita dan kebaikan, serta melayani dengan kasih. Bertindak bijaksana dan selalu menjadi teladan bagi sesama,” harapnya.

Cory juga berharap, agar yang hadir pada acara ini, khususnya para saitun, tetap menjaga kesehatan dan selalu berpikir positif, dan selalu memberikan kekuatan serta semangat yang baru untuk setiap pribadi.

“Selalu berpikir positif dalam menjalani hidup, serta tetap menjaga kesehatan, agar pada perayaan Natal saitun berikutnya, pada 5 tahun mendatang, kita masih dapat berkumpul bersama-sama,” pasannya.

Perayaan Natal saitun ini, diselenggarakan selama 2 hari (6-7 Desember), dan dilaksanakan 5 tahun sekali.

Turut hadir, Ketua Moderamen GBKP Pdt Krismas Imanta Barus, beserta panitia, Anggota DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu, Asisten Administrasi Umum Setdakab Karo Mulianta Tarigan, Kepala Dinas PMD Data Martina br Ginting, Kepala Kesbangpol Tetap Ginting, Kepala Dinas Kominfo Frans Leonardo Surbakti, serta tamu undangan lainnya. (deo/saz)

PERTRI dan PATRIN Sumut siap Menangkan Hasrul Benny Harahap

Hasrul Benny Harahap (kanan) bersama Ketua DPD PERTRI dan PATRIN Sumut, Nelyardi Kocik saat di Posko Pemenangan, Jumat ( 8/12)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Tuna Rungu Indonesia (PERTRI) Sumatera Utara dan Perkumpulan Atlit Tuna Rungu Indonesia (PATRIN) Sumatera Utara (Sumut), siap memenangkan Hasrul Benny Harahap menjadi Anggota DPR RI dari Dapil Sumut I. Hal tersebut disampaikan Ketua DPD PERTRI dan PATRIN Sumatera Utara, Nelyardi Kocik saat diwawancarai Wartawan, Jumat ( 8/12) pagi, di Posko Pemenangan Hasrul Benny Harahap.

“Pertri dan Patrin siap mendukung penuh dan memenangkan Bapak Hasrul Benny Harahap menjadi Anggota DPR RI ke Senayan, “ ungkap pria yang akrab disapa Ardi Kocik itu.

Lebih lanjut, disebutnya dukungan dirinya kepada Hasrul Benny Harahap bukan serta merta karena tahun politik. Ditekankannya, dirinya sudah mengenal Hasrul Benny Harahap sejak 6 tahun lalu. Selama pertemanan dengan Hasrul Benny Harahap, disebutnya bahwa Hasrul Benny Harahap merupakan sosok yang peduli.

“Bapak Hasrul Benny Harahap merupakan bapak dermawan. Dia sangat peduli terhadap sesama dan termasuk terhadap kaum disabilitas. Dalam setiap kegiatan sosial yang kita laksanakan, selalu Bapak Hasrul Benny Harahap mendukung dan turut serta, “ sambungnya.

Sebelum mengakhiri, dikatakannya bahwa dukungan yang disampaikannya itu juga telah didukung oleh Pengurus Inti Pertri dan Patrin Sumatera Utara. Termasuk pengurus 5 DPC yang telah terbentuk, yakni Kota Tebing Tinggi, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Langkat, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Serdang Bedagai, disebutnya telah siap mendukung dan memenangkan Hasrul Benny Harahap.

Menyikapi dukungan itu, Hasrul Benny Harahap mengaku senang dan siap membawa aspirasi Petri dan Patrin Sumut jika terpilih. Dikatakannya, apa yang telah dilakukannya kepada Petri dan Patrin Sumut selama ini, semata-mata karena keikhlasan dan rasa kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, ditekannya dirinya juga tidak akan melupakan dukungan yang diberikan Petri dan Patrin Sumut kepadanya.

“Terimakasih atas dukung yang diberikan kepada saya. Mari kita sama sama berdoa agar saya tetap istiqomah dengan janji saya dan mari kita rapatkan barisan dalam perjuangan kita ini, “ ujar Benny singkat.

Amatan Wartawan, kehadiran Ketua Petri dan Patrin Sumut, Nelyardi Kocik disambut hangat oleh Hasrul Benny Harahap. Perbincangan antar keduanya juga terbangun hangat dan penuh canda sehingga menarik perhatian tamu lain yang saat itu juga berkunjung ke Posko Pemenangan Hasrul Benny Harahap. Usai kunjungan itu, tampak Ketua Petri dan Patrin Sumut meminta kartu nama, stiker dan spanduk untuk dibagikan kepada anggota Petri dan Patrin Sumut. (rel/tri)

Hadapi Tantangan Kuota Besar dan Jamaah Lansia, Pendaftaran Petugas Haji Dibuka

Ilustrasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pendaftaran petugas haji 2024 resmi dibuka sejak kemarin, Kamis (7/12). Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan para calon pendaftar untuk bersiap sejak awal. Pasalnya, mereka akan berhadapan dengan tantangan banyaknya kuota, serta jumlah jemaah lansia yang masih cukup besar.

Informasi perkembangan pendafataran petugas haji itu, disampaikan juru bicara Kemenag Anna Hasbie. Dia mengatakan pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Pusaka milik Kemenag. Masa pendaftaran dibuka sejak 7 hingga 17 Desember mendatang. Seluruh masyarakat Indonesia yang memenuhi kriteria, biaa mendaftar sesuai dengan bidang penugasan yang tersedia.

“Proses pendaftaran dilakukan secara online dan terbuka. Untuk mendapatkan petugas terbaik,” katanya kemarin (7/12) sore. Kepada para pelamar, dia mengingatkan supaya kembali meluruskan niat. Yaitu untuk menjadi pelayan dari tamu-tamu Allah.

Menurut Anna, tantangan utama yang harus dijalani petugas haji adalahnya banyaknya kuota haji. Tahun depan, total kuota haji Indonesia adalah 241 ribu jemaah. Perinciannya adalag 221 ribu kuota tetap dan 20 ribu kuota tambahan. Musim haji sebelumnya Indonesia dapat tambahan kuota, tetapi karena mepet tidak diisi.

Tantangan yang kedua adalah masih banyaknya jemaah usia lanjut. “Pada musim haji 2024, ada sekitar 40 ribu jemaah haji lansia,” katanya. Para jemaah haji lansia ini, membutuhkan pelayanan ekstra. Khususnya jemaah lansia dengan kondisi kesehatan yang tidak sempurna. Anna menegaskan calon pelamar petugaa haji harus memahami betul tugas-tugasnya.

Dia mengingatkan, tugas yang diemban para petugas haji sudah diatur dalam UU 8/2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Pada pasal 1 ayat 9 misalnya, ditegaskan bahwa petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) bertugas melakukan pembinaan, pelayanan dan pelindungan, serta pengendalian dan pengoordinasian pelaksanaan operasional ibadah haji. Baik itu di dalam negeri atau di Arab Saudi.

Anna mengatakan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah memiliki dua tujuan. Yaitu memberikan pembinaan, pelayanan, dan pelindungan bagi jemaah haji dan umrah. Sehingga dapat menunaikan ibadahnya sesuai dengan ketentuan syariat. Tujuan kedua adalah mewujudkan kemandirian dan ketahanan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.”Jadi perlu diingat bahwa petugas tidak cukup hanya memberikan pelayanan sebagai petugas,” katanya.

Lebih dari itu, mereka juga harus siap membina, melayani, dan melindungi jemaah. Baik itu diminta atau tidak diminta oleh para jemaah. Anna berharap kesadaran itu menjadi komitmen utara para petugas haji yang bakal mendaftar.

Sebelumnya Direktur Bina Haji Kemenag Arsyad Hidayat mengatakan seleksi petugas haji yang sudah dibuka itu, menerapkan sistem berjenjang. Pendaftaran menjalani seleksi mulai dari tingkat kabupaten dan kota.

Formasi yang dibuka saat ini adalah PPIH kloter.

Petugas ini mengikuti jemaah di masing-masing kloter. Kemudian juga ada PPIH Arab Saudi. Kelompok ini terdiri dari petugas pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, dan Siskohat.

Selain itu, masih ada lima formasi PPIH Arab Saudi lainnya. Yaitu Pelaksana Kedatangan dan Keberangkatan, Pelaksana Media Center Haji (MCH), Pelaksana PKPPJH (Petugas Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji), Pelaksana Pelindungan Jemaah, serta Pelaksana Layanan Jemaah Penyandang Disabilitas. “Pendaftaran dan tahapan seleksi untuk lima formasi ini akan dilaksanakan mulai Januari 2024,” pungkas Arsyad. (wan/jpg)

Klaim Palsu Jadi Modus Kecurangan di BPJS Kesehatan, Kemenkes Siap Beri Sanksi Faskes & Nakes

BPJS KESEHATAN: PPelayanan administrasi di Kantor BPJS Kesehatan. Saat ini Kementerian Kesehatan membentuk tim anti kecurangan pada panthom billing (klaim palsu). Refinaldi Setiawan / Sumut Pos.

SUMUTPOS.CO – Kecurangan atau fraud masih menghantui BPJS Kesehatan. Kemarin (7/12) Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti pada acara Penganugerahan Penghargaan Anti Kecurangan dan Pengendalian Gratifikasi Program JKN di Jakarta menyebut adanya dugaan fraud sebesar Rp866 miliar.

“Untuk panthom billing (klaim palsu) itu nilainya cukup besar,” kata Ghufron. Selain klaim palsu, modus lainnya adalah tindakan atau obat yang tidak perlu.

Ghufron menyatakan bahwa BPJS Kesehatan berusaha untuk melakukan pencegahan. Misalnya saja bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan membentuk tim anti kecurangan. Tidak hanya di pusat, namun juga tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah personel sebanyak 1947 orang. T im ini untuk membangun sistem agar tidak terjadi kecurangan. “Tidak semata-mata mencari korban,” ucapnya.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga sudah memiliki aplikasi yang dapat mengetahui kecurangan fasilitas kesehatan. Dia menyebut, rumah sakit sering kali tidak mengetahui kalau sedang dimata-matai. “Sampai unit terkecil di klinik rumah sakit itu kita tahu. Mana yang berlakunya agak nakal dan nakal sekali,” ungkapnya.

Bahkan BPJS Kesehatan juga sering melakukan pengecekan apakah pasien tersebut benar mendapatkan layanan kesehatan atau tidak. Sebab, BPJS Kesehatan dapat mengetahui pada saat mendapatkan layanan kesehatan itu dilayani oleh siapa dan mendapatkan perawatan apa.

Sementara itu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan belanja kesehatan nasional di Indonesia cukup tinggi. Untuk BPJS Kesehatan sekitar Rp 200 triliun. Dia menyebukan bahwa dengan nilai yang besar ini maka ada saja kemungkinan kebocoran atau kecurangan.

Budi pun mengajak agar ada kolaborasi yang baik antara BPJS Kesehatan dengan Kemenkes untuk menanggulangi potensi kecurangan ini. Dia menyebut BPJS Kesehatan sudah memiliki ekosistem teknologi yang baik. “Integrasikan ke Kemenkes dan saya juga merencanakan integrasi ke OJK,” ucapnya.

Sehingga, informasi dari fasilitas kesehatan untuk proses klaim ini valid. ”Kemenkes punya kewenangan untuk membina dan menghukum rumah sakit tersebut,” tutur Budi.

Dia mencontohkan jika terjadi phantom billing yang dilakukan tenaga kesehatan atau faskes, maka pemerintah dapat mengontrol. Sebab kini untuk izin tenaga kesehatan maupun faskes melalui pemerintah. Hal seperti ini menurutnya sudah awam dilakukan di perbankan. “Kemenkes punya regulatory power untuk bisa mengatur perizinan dari tenaga kesehatan, tenaga medis, dan faskes,” ujarnya.

Selanjutnya, dia menyarankan agar ada analisis secara rutin. Sehingga bisa melihat potensi kebocoran ada di mana. Lalu ditemukan solusi untuk mengatasinya. Budi menyebutkan jika banyak asuransi swasta yang masuk OJK. Ketika ditemukan adanya kecurangan, maka pelakunya bisa dipanggil.

Budi mengakui bahwa dunia kesehatan tidak memiliki standar treatment yang sama antara satu penyelenggar dengan yang lainnya. Dia mencontohkan di faskes a operasi usus buntu Rp 500 ribu, tapi di tempat lain bisa Rp 5 juta. “Industri ini memiliki informasi yang tidak simetris,” katanya. (lyn/jpg/ila)