Home Blog Page 994

Kencur Bikin Batuk Reda dan Suara Enak

SUMUTPOS.CO – Kencur ternyata dapat membantu meredakan batuk serta mengeluarkan lendir yang amat mengganggu suara. Sehingga ini akan membuat suara yang Anda miliki kembali enak dan menjadi lebih indah serta merdu didengar.

Untuk membuat ramuan kencur Anda bisa mengikuti langkah dan cara berikut ini. Caranya pun sangat mudah dan hanya membutuhkan beberapa langkah untuk membuat ramuan kencur agar membuat suara menjadi enak.

1. Siapkan beberapa butir kencur dan usahakan kencur yang tengah disiapkan adalah kencur kualitas baik. Karena semakin bagus kualitas kencur semakin bagus pula hasil yang akan didapatkan.

2. Kupaslah kencur serta cuci sampai bersih. Kencur harus benar dikupas hingga bersih lalu cuci dengan air mengalir. Tujuannya agar kencur yang digunakan tak menyebabkan serak pada tenggorokan Anda. Anda bisa mencuci air kencur dengan air hangat juga, karena ini membantu membunuh bakteri ataupun kuman yang ada di luaran kencur ketika dikonsumsi dan masuk dalam tubuh.

3. Anda bisa mengonsumsinya secara langsung apabila kuat dan tahan akan baunya. Namun bisa juga dihaluskan serta diberi air, apabila Anda tak tahan dengan bau kencur. Ini merupakan alternnatif yang bisa dilakukan sehingga bau akan sedikit tersamarkan akan tetapi tetap memiliki khasiat yang sama.

(sumber SMC)

Rayakan HUT ke-62, Bank Sumut Fokus Peningkatan Kualitas SDM dan Digitalisasi

BERSAMA: Para Direksi Bank Sumut, purnabakti Direksi Bank Sumut, bersama seluruh pegawai, diabadikan bersama pada peringatan HUT ke-62 Bank Sumut di Kantor Pusat Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu (4/11). (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-62 pada 4 November 2023, Bank Sumut berkomitmen untuk terus meningkatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai ujung tombak untuk kemajuan bank. Komitmen ini dilakukan melalui berbagai program peningkatan pendidikan dan pelatihan, maupun pemberian beasiswa bagi pegawai berprestasi, untuk melanjutkan pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut Babay Parid Wazdi, saat peringatan HUT Bank Sumut di Kantor Pusat Bank Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu (4/11).

Mengambil tema ‘Membumi untuk Melayani, Melangit untuk Melampaui’, Babay menjelaskan, pemilihan tema tersebut sarat akan makna dan pengharapan di HUT ke-62 Bank Sumut yang ini.

“Membumi untuk Melayani, mengandung makna, sebagai perusahaan pelayanan publik, Bank Sumut dituntut untuk bersikap profesional, ramah, dan santun dalam melayani nasabah. Adapun tagline Melangit untuk Melayani, menunjukkan asa dan harapan kepada seluruh pegawai Bank Sumut, untuk memiliki visi yang tinggi agar dapat terus maju dan mampu bersaing dengan perbankan lainnya,” ungkap Babay.

Untuk peningkatan kompetensi SDM, lanjut babay, Bank Sumut juga memberikan beasiswa kepada 30 orang karyawan untuk sekolah S2 di Universitas Sumatera Utara (USU), dan 4 karyawan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Juga mengikutsertakan pendidikan Sekolah Pimpinan (Sespi) Bank dan pelatihan lainnya, yang mendorong agar SDM di Bank Sumut menjadi sumber intellectual capital, bukan hanya untuk Bank Sumut, tapi sumber intellectual capital di tingkat nasional.

Babay juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh nasabah yang memberikan kepercayaan sekaligus membangun kemitraan kepada Bank Sumut. Secara khusus, kepada seluruh purnabakti Komisaris dan Direksi Bank Sumut, atas dedikasi dan jasanya membesarkan Bank Sumut.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Hassanudin mengatakan, percepatan digitalisasi perbankan menjadi tantangan bagi Bank Sumut ke depan, dalam menghadapi kondisi persaingan di dunia perbankan yang semakin kompetitif.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Gathering and Ceremony Puncak Acara HUT ke-62 Bank Sumut di Ballroom Lantai 10, Kantor Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Nomor 18 Medan, Sabtu (4/11) malam.

Hadir juga pada acara tersebut, Dirut Bank Sumut Babay Paid Wazdi, Direktur Pemasaran Hadi Sucipto, Direktur Keuangan dan TI Arieta Aryanti, serta Direktur Kepatuhan Eksir. Hadir juga pada acara tersebut, beberapa purnabakti Direksi Bank Sumut, di antaranya Djawakin Sihotang, Gus Irawan Pasaribu, Zenilhar, Didi Duharsa, Yulianto Maris, Abdi Santosa Ritonga, Elida T Mahmud Jeffry, dan Lili Rudi Dogar Harahap.

“Digitalisasi menjadi tantangan Bank Sumut ke depan. Karena digitalisasi layanan jasa perbankan merupakan strategi untuk bisa meningkatkan kepercayaan bagi para nasabah, serta efisiensi perbankan untuk mendorong meningkatnya aktivitas ekonomi,” tutur Hassanudin.

Menurut Hassanudin, kunci suksesnya transformasi digital bukan tergantung pada kecanggihan teknologi atau kekuatan finansial, namun bagaimana mengubah semua pemangku kepentingan untuk memiliki ‘digital mindset’. Digital mindset bukan sekadar komputerisasi, tapi kemampuan manajemen dan jajaran untuk lebih kreatif, berinovasi untuk memberikan pelayanan murah, cepat, aman, nyaman, dan andal bagi nasabah.

“Saat ini kita harus riset kembali produk dan layanan, cara kerja baru, model bisnis baru dengan teknologi baru. Apabila kita terlambat, kita akan ditinggalkan nasabah. Bank Sumut harus mampu bersaing dengan bank-bank swasta nasional yang ada di Sumut, agar Bank Sumut menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” imbaunya.

Karena itu, dia pun meminta kepada jajaran Direksi Bank Sumut untuk membangun budaya inovasi, budaya melayani, ramah dan respons akan kebutuhan nasabah, sehingga semakin banyak masyarakat percaya dan mau menjadi nasabah.

“Selamat ulang tahun, maju terus Bank Sumut. Mari sama-sama kita bangun masa depan Sumut melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi yang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Sumut,” harap Hassanudin.

Komisaris Utama Bank Sumut, Afifi Lubis mengatakan, 62 tahun lalu, dengan penuh semangat para putra-putri Sumut mengagas lahirnya Bank Sumut, yang dulu bernama Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (BPDSU). Semangat itu juga yang menjadi landasan untuk bertindak, berpikir, serta melakukan lompatan ke depan dalam rangka peningkatan kemajuan Bank Sumut ini.

Afifi pun berharap kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan pemerintah kabupaten kota se-Sumut selaku pemegang saham, tetap memberikan dukungan yang besar untuk perkembangan ke depan.

“62 tahun ini menjadi saat yang tepat untuk melakukan koreksi dan perbaikan apa yang telah dan belum dicapai. Kita harapkan bersama Bank Sumut ke depan akan semakin baik dan benar-benar menjadi tuan rumah di Sumut,” harapnya. (rel/saz)

Dr Parlindungan Purba MM Apresiasi Dies Natalis ke-10 UKM Seni Budaya Nias USM Indonesia

PAKAIAN ADAT: Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM gelar 'Tuha Nahoho Bago' dipakaikan pakaian adat Nias. DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS

UNIVERSITAS Sari Mutiara (USM) Indonesia merayakan Dies Natalis ke-10 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya Nias di IGN Washington Purba Hall Sabtu (4/11). Acara ini dimeriahkan berbagai tarian dan nyanyian dari Nias diantaranya tari perang dan lompat batu oleh mahasiswa USM Indonesia yang tergabung dalam UKM Seni Budaya Nias.

Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes mengapresiasi kekompakan dan semangat panitia Dies Natalis ke-10 UKM Seni Budaya Nias. Apresiasi juga disampaikan 103 mahasiswa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) angkatan 3 dari pada 15 provinsi dari 49 perguruan tinggi diluar Pulau Sumatera yang berperan aktif dalam dies natalis.

Rektor mengajak mahasiswa USM Indonesia untuk terus menjaga persatuan. ”Indonesia merupakan bangsa besar yang menjunjung Bhinneka Tinggal Ika sebagai perekat bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dr Ivan Elisabeth Purba MKes mengutarakan bahwa kesuksesan bergantung pada akademik, pengetahuan, keterampilan, interpersonal, kebijaksanaan, kerja keras, kemampuan berkomunikasi dan adaptabilitas.

Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM yang diberi gelar ‘Tuha Nahoho Bago’ di Nias Selatan mengapresiasi kegiatan dies natalis dan semangat mahasiswa dari Nias kuliah di USM Indonesia.

”Nias sudah saya anggap kampung saya sendiri,” ungkap calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) nomor urut 15 pada Pemilu 2024 tersebut.

Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Sumut Prof Dr H Bahdin Nur Tanjung MM terkesan melihat penampilan mahasiswa USM Indonesia dengan berbagai bakat dan kemampuan.

Prof Dr H Bahdin Nur Tanjung MM yang pernah menjadi ketua Aptisi Sumut ini mengapresiasi atas peran ketua Yayasan Sari Mutiara tatkala menjadi Anggota DPD RI dalam membangun Sumut termasuk Nias. Untuk itu, ketua ABPPTSI Sumut memberi dukungan agar Parlindungan Purba dapat kembali menjadi senator dari Sumut pada Pemilu 2024.

Ketua BPH UKM Seni Nias USM Indonesia Darwin Jaya Tafonao dan Ketua Panitia Arman Jaya Daeli juga mengucapkan terima kasih kepada ketua Yayasan Sari Mutiara dan rektor USM Indonesia dan semua pihak terkait. Dalam acara ini juga diserahkan hadiah dari perlombaan yang diikuti berbagai perguruan tinggi dan masyarakat.(dmp)

STIE Eka Prasetya Gelar IBEC 2023, Transformasi Digital Masa Depan Ekonomi dan Bisnis

IBEC 2023: Ketua STIE Eka Prasetya Dr Sri Rezeki MSi pada kegiatan IBEC 2023 di Hotel Emerald Garden Medan, Sabtu (4/11).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

TRANFORMASI digital telah bergerak maju dengan sangat cepat dan telah mengubah tujuan ekonomi dan masyarakat global. Hal ini Ketua STIE Eka Prasetya Dr Sri Rezeki MSi pada kegiatan STIE Eka Prasetya Gelar International Business and Economic Conference (IBEC) 2023 di Hotel Emerald Garden Medan, Sabtu (4/11).

”Ada banyak hal positif yang dihasilkan oleh transformasi digital termasuk memanfaatkan teknologi digitalisasi untuk mencapai tujuan ekonomi dan bisnis. Transformasi digital adalah masa depan ekonomi dan bisnis,” kata Dr Sri Rezeki MSi.

Ia berharap konferensi internasional yang telah dilaksanakan dua kali ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang era transformasi bisnis digital.

Konferensi ini dihadiri Penasihat Dewan Pendidikan Yayasan Graha Eka Education Center Darsen Song, Ketua Yayasan Graha Eka Education Center Susanto MM, Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan, mahasiswa dan undangan lainnya.

Pembicara konferensi internasional berasal dari empat negara. Yakni
Leylawati Joremi, PhD dari Universitas Teknologi MARA Malaysia, Erum Shafi, PhD dari Universitas Teknik Informasi dan Ilmu Manajemen Pakistan. Kemudian Prof Ali Zid Ney M Di-tu-kalan JD LLM dari Mindanao State University Iligan Institute of Technology Filipina dan Rizky Fauziah, MIkom dari STMIK Royal Kisaran.

Karenanya, ia berharap seluruh peserta IBEC dapat lebih memahami perbedaan konsep-konsep ekonomi transformasi bisnis digital dan perkembangannya di dunia global, khususnya d lingkup Asia Pasifik.

Dr Sri Rezeki MSi mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan nara sumber konferensi internasional bertema Regional Economic Development Business Transformation in The Digital Era tersebut. (dmp)

Mom and Dads! Digelar di Laguna Atrium Delipark Mall Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Atrium Delipark Mall Medan diramaikan dengan hadirnya acara bertajuk Hi Moms and Dads… ! “Aku & Ayah Happy Days Out” persembahan Baby Happy Body Fit Pants dengan keseruan baru.

Pasalnya, Moms and Dads acara yang bisa mengajak si kecil bermain games seperti Lomba Ayah Pakaikan Popok, Lomba Bayi Merangkak, Baby Gym, ada juga Baby Treatment, dan Final Lomba Foto Cosplay bareng ayah & si kecil dengan kostum yang menggemaskan.

Menurut Stella Eidelina , Marketing Manager Baby Happy, tujuan diselenggarakan event ini adalah agar orangtua dan anak bisa mendapatkan informasi bermanfaat mengenai alternatif bermain bersama si kecil, sekaligus menjadi kegiatanyang bisa menjalin keterikatan orangtua khususnya ayah dengan anak balita mereka.

“Kita ingin mengajak para ayah turut merasakan bagaimana keseharian si ibu dalam merawat anak-anaknya, terutama pada masa usia bayi dan balita. Untuk event ini dikemas sedemikian rupa agar ayah bisa dengan aktif merawat sambil bermain bersama anaknya, keseruan antara ayah dan anak akan berimbas pada pengertian ayah terhadap ibu dengan keseharian dalam mengurus anak-anak.

Jadi, di sini dan diharapkan nantinya setelah kegiatan ini akan terjalin kerjasama antara ayah dan ibu dalam merawat, mengurus, dan bermain bersama anak-anaknya di rumah” Terang Stella, saat diwawancarai disela-sela acara, kemarin (4/11).

Sementara itu, Darwin Dharmawan, Head of Marketing Event Baby Happy Body Fit Pants di keterangan siaran persnya, Jum’at (3/11), bahwa aku dan ayah happy days out adalah kampanye persembahan Baby Happy Body Fit Pants untuk mendukung peran orangtua dalam tumbuh kembang si kecil.

“Kami melihat bahwa untuk menjadika anak yang pintar dan seimbang secara motorik dan emosional, harus ada peran ayah dalam pengasuha secara langsung. Dari sini turunlah konsep komunikasi ” Aku dan Ayah” Yang kemudia diturunkan ke activation “Aku dan dan Ayah Happy Days Out”. Hal ini sejalan dengan filosofi Wings Group Indonesia, Bahwa All Good Things in Life Should BeAccessible For All,” jelas Darwin.

Acara ini sudah berlangsung dari tahun 2016, dan diselenggarakan di mall, dimana menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi orangtua dan anak untuk bermain atau refreshing. Dalam eventnya akan ada berbagai permainan seru yang didesain untuk ayah dan si kecil supaya semakin tercipta bonding antara satu dengan yang lain. Dan pastinya, permainan dari tahun ke tahun semakin seru.

“Oleh karena itu, di event Aku dan Ayah Happy Days Out ini, kami menghadirkan berbagai kegiatan yang secara khusus melibatkan ayah dan anak untuk melakukan kegiatan seru dan interaktif bersama, mulai dari photo challenge di sosial media, hingga kompetisi bersama ayah dengan hadiah menarik,” Terang Darwin lagi.

Acara akan dimeriahkan penampilan murid-murid TK dan PAUD, Story Telling, Kids Fashion Show, artis penyanyi cilik Askanah Ratifah Sanel dan penyanyi Novia Situmeang (Indonesia Idol). Selain itu akan dipandu oleh Nico Oliver dan Selphine Jeanita serta kehadiran Aktor Samuel Zylgwyn yang akan hadir pada hari Minggu (5/11).

Setelah kota Jakarta, kali ini kota Medan yang kebanijran hadiah. Ya, tak hanya mendapatkan hiburan dan keseruan dari berbagai aktivitas, di acara “Aku & Ayah-Happy Days Out” ini Bunda dan Ayah juga bisa mendapatkan banyak hadiah.

Jika Bunda dan Ayah datang ke acara ini dengan tangan kosong, jangan heran jika saat pulang akan membawa banyak tentengan hadiah dari Ayahbunda dan Baby Happy Body Fit Pants. Selain itu, Bunda dan Ayah juga akan membawa tentengan produk Baby Happy Body Fit Pants, hasil pembelian produk di booth.

Selain di Medan Sumatera Utara, Aku & Ayah-Happy Days Out” juga akan hadir di Makassar mall panakukang, 27-28 januari 2024, Bandung paskal 23 mall 24-25 februari 2024, dan Jogja mall pakuwon 2-3 maret 2024.(ika/azw)

Habiburrahman Sinuraya Minta BPJS Perhatikan Pelayanan RS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan, Habiburrahman Sinuraya, meminta BPJS Kesehatan untuk memperhatikan pelayanan setiap fasilitas kesehatan (faskes), mulai dari puskemas hingga RS yang menjadi provider BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien UHC di Kota Medan.

Pasalnya, banyak warga miskin di Kota Medan yang menjadi pasien UHC mengaku tidak dilayani dengan baik saat berobat ke puskesmas maupun rumah sakit.

Hal itu diungkapkan Habib Sinuraya saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Multatuli Lingkungan 3, Lapangan Madrasah, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Minggu (5/11/2023).

“Banyak sekali warga yang mengeluhkan pelayanan puskesmas hingga RS setiap ada warga yang ingin berobat dengan menggunakan program UHC. Saya minta kepada BPJS Kesehatan supaya faskes-faskes ini lebih diperhatikan,” ucap Habib.

Dalam kegiatan yang dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Maimun itu, Habib menegaskan bahwa program UHC adalah program yang sangat baik untuk masyarakat. Sebab dengan adanya UHC, semua warga Kota Medan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

“Jangan karena oknum-oknum di puskesmas ataupun RS, program UHC ini jadi dinilai tidak baik. Faktanya program UHC ini sangat baik, sangat membantu masyarakat. Oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab itulah yang tidak baik dan harus ditertibkan,” ujarnya.

Dijelaskan politisi Partai NasDem itu, pada tahun 2023 ini, Pemko Medan bahkan telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp247 Miliar untuk program UHC. Dengan harapan, tidak ada lagi warga tidak bisa berobat karena ketiadaan biaya.

“Jangan biarkan anggaran sebesar itu sia-sia dengan adanya masyarakat yang tidak dilayani dengan baik,” katanya.

Anggota Komisi I DPRD Medan itu mengatakan, sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan memiliki 68 rumah sakit yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, mulai dari RS tipe C, RS tipe B, hingga RS tipe A.

“Jadi jangan lagi takut, sebab ada 68 RS di Kota Medan yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Artinya, ada 68 RS di Kota Medan yang siap melayani pasien yang berobat dengan program UHC,” tegasnya.

Untuk yang merasa tidak dilayani dengan baik di RS saat berobat dengan program UHC, Habib meminta warga untuk melaporkannya kepada petugas BPJS Kesehatan yang ada di RS tersebut.

“Atau sampaikan kepada saya, supaya saya yang sampaikan ke BPJS Kesehatan sekaligus ke pihak RS. Sebab, kita semua mau program UHC dengan anggaran Rp247 Miliar di tahun 2023 ini dapat dirasakan manfaatnya dengan baik oleh masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, di hari yang sama Habib Sinuraya menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di dua lokasi pada dua sesi yang berbeda. Selain di Kecamatan Medan Maimun, Habib Sinuraya juga menggelar kegiatan yang sama di Jalan Setia Luhur Lingkungan 6, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia.
(map/azw)

Program UHC Itu Gratis Berobat Meski Tanpa BPJS Kesehatan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meskipun tidak memiliki BPJS Kesehatan, baik kategori mandiri, perusahaan, ataupun penerima bantuan iuran (PBI), setiap warga Kota Medan dipastikan tetap bisa berobat secara gratis di setiap fasilitas kesehatan (faskes), yakni mulai dari puskesmas hingga setiap rumah sakit (RS) di Kota Medan yang menjadi provider BPJS Kesehatan.

 Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra, Dedy Aksyari Nasution ST, saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Kemiri II, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Minggu (5/11/2023) sore.  “Jadi bapak/ibu yang tidak punya BPJS atau yang iuran BPJS nya menunggak, tidak perlu khawatir. Kita tetap bisa berobat secara gratis dengan membawa KTP ke puskesmas terdekat,” ucap Dedy.

 Dedy pun meminta agar warga tidak perlu mengkhawatirkan penambahan kuota BPJS Kesehatan dengan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk mereka yang tidak mampu.

 “Sebab dengan adanya program UHC, baik mereka yang punya BPJS PBI ataupun mereka yang bahkan tidak punya BPJS sama sekali, bisa tetap berobat secara gratis,” ujarnya.

 Dijelaskan Dedy, salah satu alasan Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution dalam menerapkan program UHC adalah memberikan jaminan kesehatan bagi setiap warga Kota Medan yang tidak memiliki jaminan kesehatan atau yang BPJS Kesehatannya nonaktif.

 “Sebab selama ini kan cukup banyak warga yang mengeluh tidak sanggup lagi bayar iuran BPJS Kesehatan, sementara warga tersebut tidak dapat BPJS PBI karena terbatasnya kuota. Untuk itulah Pemko Medan dan DPRD Medan sepakat untuk menerapkan program UHC ini. Jadi tidak ada lagi istilah warga tidak bisa berobat karena tidak punya BPJS, karena sekarang semua warga Medan bisa berobat dengan hanya menunjukkan KTP Medan,” jelasnya.

 Untuk itu, sambung Dedy, warga Kota Medan patut bersyukur atas adanya program UHC yang diterapkan Pemko Medan. Sebab dengan adanya UHC, semua warga Kota Medan secara otomatis memiliki jaminan kesehatan.

 “UHC ini merupakan bentuk nyata dari Perda No.4. Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan. Sebab di dalam Perda disebutkan, bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk memberikan jaminan kesehatan kepada setiap warganya,” pungkasnya. (map)

Buronan Pelaku Pencurian Besi Milik PT KAI Ditangkap

DPO: Sat Reskrim Polres Tebingtinggi berhasil mengamankan pelaku pencurian besi milik PT KAI, JT warga Jalan Abdul Hamid Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Satuan Reskrim Polres Tebingtinggi berhasil meringkus satu pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buronan atas kasus tindak pidana pencurian besi milik PT Kereta Api di Jalan Abdul Hamid Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi melalui Kasi Humas AKP Agus Arianto, Minggu (5/11) membenarkan pelaku JT (22) warga Jalan Abdul Hamid Kota Tebingtinggi berhasil diringkus Sat Reskrim usai pelaku kembali dari pelariannya di Kota Palembang.

Kasus pencurian ini terjadi pada tanggal 23 November 2021 lalu, sedangkan teman pelaku SN (23) sudah tertangkap pihak kepolisian. “Dari hasil keterangan SN, Polisi mengembangkan kasus tersebut, akhirnya setelah kembali ke kampung halamannya, JT berhasil diringkus dan mengakuai perbuatannya,” papar AKP Agus Arianto.

Sedangkan atas kejadian kasus pencurian yang dilakukan pelaku SN dan JT, pihak PT KAI mengalami kerugian Rp 5.068.000 dari barang bukti yang hilang sebanyak 50 buah e clip (pandrol), 1 pasang plat sambung, 6 buah baut sambung dan 7 buah base plate.

Pelaku pencurian JT kini sudah diamankan ke Mapolres Tebingtinggi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (ian/azw)

Hukuman Mati dan Seumur Hidup 2 Kurir Sabu Dianulir

Dua terdakwa kurir sabu saat menjalani sidang putusan secara virtual di PN Medan. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Tinggi (PT) Medan menganulir putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan, terhadap 2 terdakwa kurir sabu seberat 15 kilogram (kg). Alhasil dua warga Riau, Musa Ardian (46) dan divonis pidana seumur hidup dan Syafrizal alias Icap (46) divonis pidana mati.

Majelis hakim banding diketuai Dahlan Sinaga dan Bombongan Silaban, dalam amar putusannya menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Syafrizal alis Icap oleh karenanya dengan pidana mati,” ujar Bombongan, sebagaimana dikutip dari website PN Medan, Minggu (5/11).

Sementara, hakim Dahlan Sinaga hanya menjatuhkan pidana seumur hidup terhadap terdakwa Musa Ardian. Atas putusan PT Medan itu, kedua terdakwa mengajukan kasasi ke mahkamah agung (MA).

Sebelumnya, hakim PN Medan menghukum kedua terdakwa masing-masing selama 20 tahun penjara. Sementara, JPU asal Kejati Sumut menuntut keduanya masing-masing dengan pidana mati.

Diketahui, pada 1 Desember 2022 lalu, tim Polda Sumut lebih dulu mengamankan Rahmatdani Nasution alias Wira (juga berkas penuntutan terpisah) dengan barang bukti 2 Kg sabu dibungkus plastik teh Cina yang bertuliskan Guanyinwang.

Hasil interogasi, tim Ditresnarkoba menduga kasus Rahmatdani Nasution alias Wira masuk dalam jaringan (sindikat) antar-provinsi yakni Aceh – Sumut – Riau. Disebut-sebut dikendalikan seseorang bernama Allabis alias Aguan.

Allabis menurut rencana, pada 6 Januari 2023 akan memasok sabu dari Perairan Malaysia ke Tanjungbalai, dengan menggunakan kapal. Tim melakukan pengejaran dan mendapatkan informasi perahu ikan sewaan orang suruhan Allabis berubah haluan menuju Bagan Siapi-api.

Diketahui, pada 9 Januari 2023 mendapatkan informasi bahwa narkotika jenis sabu dari Allabis sudah diterima terdakwa Musa Ardian dan dalam perjalanan menuju Kota Pekanbaru, Riau. Selanjutnya petugas langsung melakukan pengejaran. (man)