Cegah Stunting

Penyuluhan Tentang Kekakuan Bulu Sikat Gigi Soft dan Hard untuk Kesehatan Gigi di RS Mitra Medika Tanjungmulia

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Masalah gigi dan mulut dapat mengganggu kenyamanan, fungsi makan dan berbicara serta kualitas hidup. Oleh karena itu, pengetahuan dan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut perlu ditingkatkan melalui kegiatan promotif dan preventif.

Kesehatan gigi dan mulut juga merupakan salah satu komponen penting dalam kesehatan masyarakat. Kondisi gigi dan mulut yang tidak terpelihara dapat menyebabkan berbagai masalah seperti karies gigi, plak, penyakit gusi, bau mulut dan gangguan fungsi rongga mulut.

Sebagian besar masalah tersebut dapat dicegah melalui perilaku hidup sehat, kebersihan mulut yang baik, pemeriksaan rutin dan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi secara tepat.
Dalam kehidupan sehari-hari, masih diperlukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai perbedaan bulu sikat soft dan hard, pemilihan sikat gigi, teknik menyikat gigi, dan risiko penggunaan sikat yang tidak sesuai.

Kurangnya informasi yang benar dapat menyebabkan kebiasaan yang kurang baik, pemilihan produk atau tindakan yang tidak sesuai, maupun keterlambatan dalam mencari pelayanan kesehatan gigi.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di RS Mitra Medika Tanjungmulia dengan sasaran pasien dan keluarga pasien. RS Mitra Medika Tanjungmulia merupakan lokasi yang strategis untuk pelaksanaan edukasi kesehatan.

Materi penyuluhan difokuskan pada perbedaan bulu sikat gigi soft dan hard, pemilihan sikat gigi, teknik menyikat gigi, dan risiko penggunaan sikat gigi yang tidak sesuai. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa sederhana agar peserta dapat memahami informasi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, tanya jawab, demonstrasi dan media edukasi berupa leaflet atau bahan presentasi. Kegiatan penyuluhan diharapkan dapat memberikan informasi yang praktis dan mudah dipahami kepada pasien dan keluarga pasien sehingga peserta dapat mengenali upaya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.

Penyuluhan dilaksanakan dengan baik dan lancar dengan antusias peserta yang baik, terlihat dari tanggapan dan respons peserta selama kegiatan. Kegiatan dimulai dari pertanyaan kepada peserta tentang pengetahuan seputar sikat gigi kemudian dilanjutkan dengan pemberian edukasi mengenai perbedaan bulu sikat gigi soft dan hard, pemilihan sikat gigi serta teknik menyikat gigi yang benar.

Setelah edukasi, dilakukan diskusi pemahaman materi tersebut dengan bertanya kepada peserta untuk mengetahui pengetahuan peserta tentang sikat gigi. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan, kesadaran dan kemampuan peserta dalam menerapkan perilaku kesehatan gigi dan mulut yang tepat.

Manfaat yang dicapai adalah meningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang pemilihan sikat gigi yang tepat, perbedaan bulu sikat gigi soft dan hard serta teknik menyikat gigi yang benar untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tidak ada hambatan yang berarti dalam pelaksanaan kegiatan ini dikarenakan perbedaan tingkat pengetahuan dan pendidikan sehingga pemahaman masing-masing peserta mengenai pemilihan dan penggunaan sikat gigi yang tepat juga akan berbeda dan kegiatan ini mendapat dukungan yang sepenuhnya dari pihak RS Mitra Medika Tanjungmulia selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan penyuluhan tentang kekakuan bulu sikat gigi soft dan hard untuk kesehatan gigi di RS Mitra Medika Tanjungmulia merupakan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan peserta. Melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi dan evaluasi, peserta diharapkan mampu memahami materi dan menerapkannya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam kehidupan sehari-hari.

Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen Fakultas Kedokteran Program Studi Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi pada Institut Kesehatan Helvetia yang diketuai oleh drg Firdha Muharraran, M.K.M, M.DSc. Sedangkan anggota tim pengabdian yakni dosen drg. Budi, Sp.Perio, FICD dan drg. Shinta Anggraini, M.Kes serta dua mahasiswa program studi kedokteran gigi dan profesi dokter gigi yaitu Satya Samudra Wijaya dan Alysha Maharani Lubis. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9 April 2025 di Aula RS Mitra Medika Tanjungmulia. (dmp)

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Masalah gigi dan mulut dapat mengganggu kenyamanan, fungsi makan dan berbicara serta kualitas hidup. Oleh karena itu, pengetahuan dan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut perlu ditingkatkan melalui kegiatan promotif dan preventif.

Kesehatan gigi dan mulut juga merupakan salah satu komponen penting dalam kesehatan masyarakat. Kondisi gigi dan mulut yang tidak terpelihara dapat menyebabkan berbagai masalah seperti karies gigi, plak, penyakit gusi, bau mulut dan gangguan fungsi rongga mulut.

Sebagian besar masalah tersebut dapat dicegah melalui perilaku hidup sehat, kebersihan mulut yang baik, pemeriksaan rutin dan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi secara tepat.
Dalam kehidupan sehari-hari, masih diperlukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai perbedaan bulu sikat soft dan hard, pemilihan sikat gigi, teknik menyikat gigi, dan risiko penggunaan sikat yang tidak sesuai.

Kurangnya informasi yang benar dapat menyebabkan kebiasaan yang kurang baik, pemilihan produk atau tindakan yang tidak sesuai, maupun keterlambatan dalam mencari pelayanan kesehatan gigi.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di RS Mitra Medika Tanjungmulia dengan sasaran pasien dan keluarga pasien. RS Mitra Medika Tanjungmulia merupakan lokasi yang strategis untuk pelaksanaan edukasi kesehatan.

Materi penyuluhan difokuskan pada perbedaan bulu sikat gigi soft dan hard, pemilihan sikat gigi, teknik menyikat gigi, dan risiko penggunaan sikat gigi yang tidak sesuai. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa sederhana agar peserta dapat memahami informasi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, tanya jawab, demonstrasi dan media edukasi berupa leaflet atau bahan presentasi. Kegiatan penyuluhan diharapkan dapat memberikan informasi yang praktis dan mudah dipahami kepada pasien dan keluarga pasien sehingga peserta dapat mengenali upaya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.

Penyuluhan dilaksanakan dengan baik dan lancar dengan antusias peserta yang baik, terlihat dari tanggapan dan respons peserta selama kegiatan. Kegiatan dimulai dari pertanyaan kepada peserta tentang pengetahuan seputar sikat gigi kemudian dilanjutkan dengan pemberian edukasi mengenai perbedaan bulu sikat gigi soft dan hard, pemilihan sikat gigi serta teknik menyikat gigi yang benar.

Setelah edukasi, dilakukan diskusi pemahaman materi tersebut dengan bertanya kepada peserta untuk mengetahui pengetahuan peserta tentang sikat gigi. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan, kesadaran dan kemampuan peserta dalam menerapkan perilaku kesehatan gigi dan mulut yang tepat.

Manfaat yang dicapai adalah meningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang pemilihan sikat gigi yang tepat, perbedaan bulu sikat gigi soft dan hard serta teknik menyikat gigi yang benar untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tidak ada hambatan yang berarti dalam pelaksanaan kegiatan ini dikarenakan perbedaan tingkat pengetahuan dan pendidikan sehingga pemahaman masing-masing peserta mengenai pemilihan dan penggunaan sikat gigi yang tepat juga akan berbeda dan kegiatan ini mendapat dukungan yang sepenuhnya dari pihak RS Mitra Medika Tanjungmulia selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan penyuluhan tentang kekakuan bulu sikat gigi soft dan hard untuk kesehatan gigi di RS Mitra Medika Tanjungmulia merupakan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan peserta. Melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi dan evaluasi, peserta diharapkan mampu memahami materi dan menerapkannya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam kehidupan sehari-hari.

Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen Fakultas Kedokteran Program Studi Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi pada Institut Kesehatan Helvetia yang diketuai oleh drg Firdha Muharraran, M.K.M, M.DSc. Sedangkan anggota tim pengabdian yakni dosen drg. Budi, Sp.Perio, FICD dan drg. Shinta Anggraini, M.Kes serta dua mahasiswa program studi kedokteran gigi dan profesi dokter gigi yaitu Satya Samudra Wijaya dan Alysha Maharani Lubis. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9 April 2025 di Aula RS Mitra Medika Tanjungmulia. (dmp)

Artikel Terkait

Cegah Stunting

Terpopuler

Artikel Terbaru