Politeknik LP3I Medan mewisuda 113 lulusan dari lima program studi pada wisuda di Hotel City Hall Medan, Sabtu (7/11). Lulusan Politeknik LP3I Medan ini berasal dari tiga program studi diploma tiga, yakni administrasi bisnis, akuntansi dan teknologi komputer serta dua program studi diploma empat atau sarjana terapan yakni bisnis digital dan teknologi rekayasa komputer.
Wisuda tahun ini juga menjadi momentum pertama pelantikan lulusan program diploma empat dan wisudawan program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) penyandang disabilitas. Momentum wisuda dengan tema “Empowered Vocational Graduates: Innovating Today, Leading Tomorrow” juga menjadi penegasan komitmen perguruan tinggi vokasi dalam menghasilkan sumber daya manusia kompeten, inovatif, berkarakter dan siap menghadapi dunia kerja.
Direktur Politeknik LP3I Medan Dr. Maulidina, M.M mengatakan wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan dan tanggung jawab yang lebih besar. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan harus menjadi bekal untuk terus mengembangkan kompetensi, menciptakan peluang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Teknologi boleh semakin canggih, tetapi masa depan tetap membutuhkan manusia yang memiliki kreativitas, integritas, kepedulian dan kemampuan untuk memberikan solusi,” ujarnya.
Dr. Maulidina, M.M mengungkapkan bahwa hampir 70 persen wisudawan tahun ini telah bekerja di berbagai perusahaan relasi Politeknik LP3I Medan. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi bukti sinergi antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri sekaligus mencerminkan kepercayaan perusahaan terhadap kompetensi lulusan.
Direktur menegaskan bahwa penempatan kerja bukan sekadar program pendukung, melainkan salah satu komitmen utama institusi dalam mempersiapkan dan mengantarkan lulusan memasuki dunia profesional. Untuk itu, Politeknik LP3I Medan terus memperkuat kolaborasi industri melalui penyelarasan kurikulum, program magang, pengembangan kompetensi, sertifikasi profesi dan fasilitasi penempatan kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Politeknik LP3I Medan juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 14 perusahaan mitra. Kerja sama tersebut mencakup penguatan jejaring industri, pengembangan kompetensi mahasiswa, pelaksanaan magang serta perluasan kesempatan kerja bagi mahasiswa dan lulusan.
Ke-14 perusahaan mitra tersebut meliputi PT VVF Indonesia, PT Adibrata Unggul Jaya, PT Belawan Indah, PT Hybrid Parking Indonesia, PT CJ Logistics Indonesia, PT Everbright, PT Pelindo Multi Terminal, PT DNA Media Creative, J&T Cargo, Bungsuland Property, HRCOMM, RS Mata SMEC Medan, PT Briel Sada Nioga dan PT Pacific Medan Industri (Pamin).
Dr. Maulidina, M.M menyebutkan bahwa Politeknik LP3I Medan juga mencatat sejumlah prestasi institusi. Pada 2026, perguruan tinggi tersebut meraih tiga penghargaan dalam Rapat Kerja LLDikti Wilayah I, yakni gold winner perguruan tinggi pendamping karier dosen terbaik tingkat politeknik kategori lektor kepala. Kemudian gold winner perguruan tinggi dengan jumlah publikasi terindeks Scopus terbanyak tahun 2025-2026 pada jenjang politeknik dan silver winner perguruan tinggi dengan pelaporan kerja sama terbaik bentuk politeknik tahun 2025.
Selain itu, dalam anugerah Pelaporan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) 2025 yang diselenggarakan LLDikti Wilayah I pada Januari 2026, Politeknik LP3I Medan juga meraih terbaik I kategori evaluasi, terbaik II kategori penetapan dan terbaik IV kategori pengendalian.
Dr. Maulidina, M.M menitipkan tiga pesan kepada para lulusan, yakni tidak takut memulai karier dari bawah, menjadikan kegagalan sebagai proses pembelajaran, serta membangun kesuksesan dengan adab, integritas dan kepedulian.
Ia berharap para lulusan mampu menjaga nama baik almamater, terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan perubahan, dan menjadi pribadi yang tidak hanya sukses bagi dirinya sendiri, tetapi juga membawa manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa melalui penguatan pendidikan berbasis industri, transformasi digital, penelitian terapan, pengembangan kompetensi dosen, serta perluasan kemitraan perusahaan, Politeknik LP3I Medan berkomitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan memperluas kesempatan karier lulusan.
Tema “Empowered Vocational Graduates: Innovating Today, Leading Tomorrow” diharapkan menjadi semangat bagi para lulusan untuk berinovasi, berani mengambil peran, serta menjadi pemimpin perubahan di masa depan.
Pada wisuda tersebut, lima lulusan terbaik juga menerima penghargaan. Mereka adalah Hafiz Nur Pathurrahman (peringkat pertama diploma tiga administrasi bisnis yang bekerja di Yayasan Orangutan Sumatra Lestari) dan M. Dwi Arjuna (peringkat pertama diploma tiga akuntansi yang bekerja di PT Global Mitra Prima).
Aditya Eka Syahputra (peringkat pertama diploma tiga teknologi komputer yang bekerja di PT Sinergi Pengelola Strategis), Sherly Marsela (peringkat pertama sarjana terapan bisnis digital yang bekerja di CV Surya Nusantara Safety) dan Daffa Ikhsan Afdallah (peringkat pertama sarjana terapan teknologi rekayasa komputer yang bekerja di PT Artha Makmur Abadi).
Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat Ir. Alfi Syahriza, S.T, M.Eng.Sc mewakili Gubsu H. Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi kepada Politeknik LP3I Medan atas penyelenggaraan wisuda dan kontribusinya dalam mempersiapkan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi.
Gubernur menyampaikan bahwa perkembangan teknologi, digitalisasi dan persaingan global menuntut lulusan tidak hanya memiliki ijazah. Tetapi juga kompetensi, keterampilan praktis, kemampuan beradaptasi, kreativitas dan integritas.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjutnya, terus mendorong pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Lulusan pendidikan vokasi diharapkan tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan lapangan pekerjaan serta berkontribusi bagi masyarakat.
Kepala LLDikti Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D turut mengingatkan para wisudawan agar menjadikan kelulusan sebagai awal untuk terus mengembangkan diri. Ia menegaskan bahwa proses belajar merupakan kebutuhan sepanjang hayat dan tidak berhenti setelah mahasiswa memperoleh gelar akademik.
“Teruslah belajar setiap hari, meskipun tidak perlu lagi mengejar SKS. Belajar adalah kebutuhan,” pesannya.
Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D mendorong lulusan memperluas pertemanan, membangun kolaborasi, dan memperkuat kemitraan untuk mengembangkan karier, baik sebagai profesional maupun konsultan. Ia mengajak para wisudawan mensyukuri kesempatan menyelesaikan pendidikan tinggi yang tidak dimiliki semua orang.
Wisuda ini turut dihadiri Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi (Aptisi) Sumut diwakili J.E. Melky Purba, S.H, M.Kn, Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan Amran, S.T, kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Kepala Dinas Pendidikan Provsu diwakili Fauzi Hardiansyah, S.T, M.Ak, mewakili Kepala Dinas Sosial di wilayah Kota Medan,
Hadir juga Ketua Yayasan Global Mandiri Utama Dr. Ir. R. Andy Oetario Putro, M.M, Managing Director Politeknik L3I Medan Dr. H. Aspizain Caniago, M.Si, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan relasi perusahaan, pimpinan sekolah binaan, dewan senat dan sivitas akademika Politeknik LP3I Medan, keluarga wisudawan serta undangan lainnya. (dmp)

