Peringatan Hari Konservasi Alam Sedunia dilaksanakan di Bukit Merga Silima, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Rabu (15/7). Penanaman 600 pohon produktif dilakukan bersama dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat (Abdimas) yang merupakan wujud dari tridarma perguruan tinggi.
Bibit pohon tersebut antara lain mangga, petai dan durian sebagai upaya konservasi alam oleh para dosen dan mahasiswa strata 1, 2 dan 3 dari delapan perguruan tinggi di kota Medan.
Kegiatan kolaborasi Abdimas ini diprakarsai oleh DPD Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku) Sumut dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) dengan keterlibatan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKM USU.

Kolaborasi Abdimas mengangkat tema: ‘Bestari’ Bakti Edukasi Sehat dan Tata Lingkungan Asri ini didukung oleh lembaga sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Kota Medan. Lembaga yang terlibat DPD Jagatara DPD Sumut, Rumah Briket Medan dan Cendikia Hijau Indonesia.
PTN terlibat FKM USU, Fakultas Kehutanan USU dan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU, Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. PTS yang terlibat Institut Kesehatan Sumatera Utara (Inkes Sumut) dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia, Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Medan Area (UMA) dan Institut Kesehatan Helvetia.
Hari Konservasi Alam Sedunia ini juga didukung kepala Dinas Lingkungan Hidup Deli Serdang, camat Kutalimbaru beserta aparatur dan masyarakat Desa Suka Makmur serta undangan lainnya.
Ketua Perwaku Sumut Dr. Arlen Hanel John, M.Si membuka acara ini dan turut hadir Dekan FKM USU Dr. Umi Salmah, M.Kes, Dekan FMIPA USU Prof. Dr. Miswar Budi Mulya, M.Si, Ketua DPD Jagatara Sumut Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, M.Si, Ketua Cendikia Hijau Indonesia Prof. Dr. Ir. Nurhayati, M.P dan Founder Rumah Briket Medan Ir. Rena Arifah Simbolon, M.Si. dan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Hasan Sazali, M.Ag.
Hadir juga Rektor Inkes Sumut David Siagian, S.K.M, M.Kes, Guru Besar UMSU Prof. Dr. Ir. Hj. R. Sabrina, M.Si, Guru Besar UMA Prof. Dr. Ir. Siti Mardiana, M.Si, Ketua LPPM USM Indonesia Dr. Adiansyah, M.Si serta Dr. Ir. Muhammad Rizwan, M.P dari UISU dan Dr. Aidarmana, M.Si dari FKM Institut Kesehatan Helvetia
Mbelin Brahmana, tokoh masyarakat yang juga ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Merga Silima (DPP PMS) Indonesia mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Konservasi Alam Sedunia dilokasi terbuka hijau yang dikelolanya seluas lebih 100 hektar tersebut.
Disebutkan Mbelin Brahmana, kawasan ini pernah digunduli oleh pihak tak bertanggung jawab. Setelah dikelolanya, ia secara bertahap berusaha menghijaukan kembali salah satu daerah yang memiliki ketinggian tertinggi di Deliserdang. Hal ini agar kelestarian kawasan ini tetap terjaga dengan baik.
Ketua Perwaku Sumut Dr. Arlen Hanel John, M.Si mengapresiasi pelaksanaan hari konservasi alam dan kolaborasi Abdimas perguruan tinggi. “Ini membawa berkah bagi alam dan manusia.
Kegiatan ini juga berdampak untuk memulihkan fungsi lingkungan hidup,” tegasnya.
Dr. Arlen Hanel John, M.Si yang telah memimpin Perwaku dua periode ini bersyukur karena banyak yang bisa hadir. Ia pun berterima kasih atas kerja keras para mahasiswa dan semua pihak yang telah berperan aktif. Kedepan, lanjutnya, kegiatan serupa akan dilaksanakan di kawasan Danau Toba.
Dekan FKM USU Dr. Umi Salmah, M.Kes menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan amal kebaikan yang membawa keuntungan dunia dan akhirat. Kolaborasi ini diharapkan akan terus berlanjut dan berkembang lebih luas dimasa mendatang. “Kita akan terus berkolaborasi,” tegasnya.
Rektor Inkes Sumut David Siagian, S.K.M, M.Kes mengapresiasi pelaksanaan hari konservasi alam yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi. Kedepannya, ia siap berkolaborasi dengan peran lebih maksimal.
Sementara itu Dr. Sri Malem Indirawati, M.Si yang juga sekretaris Perwaku Sumut menambahkan bahwa Perwaku telah melaksanakan kegiatan konservasi yang sama sejumlah empat kali. Sebelumnya dilaksanakan di Desa Paropo Silalahi, Kabupaten Dairi, Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deliserdang bekerja sama dengan berbagai pihak.
“Kita telah menanam lebih lima ribu pohon termasuk mangrove sebelumnya. Semua kegiatan ini terwujud dengan menjalin kerja sama melalui MoA Perwaku dengan perguruan tinggi dan lembaga terkait. Kita berharap mahasiswa dapat menjadi Agen perubahan dalam berperan penting dalam pelestarian alam. Kegiatan ini, selain mendukung SDGs 17, yaitu kerja sama, juga yang terpenting lagi SDGs ke-13, yaitu penanganan perubahan iklim, salah satunya penanaman pohon,” terang wakil dekan FKM USU yang membidangi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama dan internasionalisasi tersebut. (dmp)

