Ketua Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama Dr. Relita Buaton, M.Kom mewisuda 254 sarjana dan ahli madya. Para lulusan berasal dari program studi S1 sistem informasi, S1 teknik informatika, D3 manajemen informatika dan D3 komputerisasi akuntansi.
Sidang senat terbuka wisuda ke-24 STMIK Kaputama program sarjana dan ahli madya tahun akademik 2025/2026 dilaksanakan di Tiara Convention Center Medan, Selasa (20/10). Wisuda dihadiri Wali Kota Binjai diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Binjai H. Iwan Setiawan, S.E, M.Pd, Kepala LLDikti Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D dan Pembina Yayasan Pendidikan Teknologi Informasi Mutiara (PTIM) yang juga Konsul Kehormatan Korea Selatan untuk Sumatera Dr. Parlindungan Purba, M.M.
Turut hadir Forkompinda Binjai, Wakil Ketua ABP-PTSI Sumut Dr. Imran Saputra Surbakti, M.M, Wakil Ketua Aptisi Sumut Dr. Sri Rezeki, M.Si, Ketua Yayasan PTIM Drs. Irwanto Tampubolon, M.Pd, Ketua Panitia Wisuda STMIK Kaputama Novriyenni, S.Kom, M.Kom, pimpinan BRI Jalan Kapten Muslim Medan, mitra kerja STMIK Kaputama, keluarga wisudawan dan undangan lainnya.
Menghadapi persaingan yang sangat kompetitif dan kompleks saat ini, menurut Dr. Relita Buaton, M.Kom,
STMIK Kaputama terus berkomitmen untuk mendukung dan menerapkan kebijakan pemerintah. Antara lain melalui program Kementerian Diktisaintek ‘Kampus Berdampak’ yang menjadikan kampus lebih berdaya dan berdampak langsung kepada masyarakat, dunia industri dan usaha, pemerintahan, serta mendukung ekosistem riset dan inovasi untuk pembangunan nasional.
STMIK Kaputama juga menyikapi kebijakan pemerintah tentang penjaminan mutu pendidikan tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi dengan fokus pada pemenuhan standar global, fleksibilitas kurikulum dan pengakuan micro-credential sebagai bagian dari capaian pembelajaran. STMIK Kaputama terus melakukan upgrading sehingga hampir semua program studi telah terakreditasi baik sekali dari LAM Infokom. Kecuali program studi baru bisnis digital yang sudah dan berjalan dua tahun sedang proses re-akreditasi menuju unggul.
STMIK Kaputama terus bekerja keras mewujudkan visi dan misi menjadi perguruan tinggi yang unggul di Indonesia. Tahun ini dosen STMIK Kaputama memenangkan hibah penelitian secara nasional dari Kementerian Diktisaintek yang langsung berdampak kepada masyarakat yakni teknologi keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Dosen kita mencoba hadir memberikan solusi ditengah permasalahan .keamanan pangan MBG,” katanya.
Dr. Relita Buaton, M.Kom menambahkan bahwa empat dosen sedang melaksanakan studi lanjut program doktor ilmu komputer sesuai dengan komitmen STMIK Kaputama untuk meningkatkan mutu lulusan dan dosen sesuai visi misi menjadi unggul.
Ketua STMIK Kaputama juga mengingatkan wisudawan dan wisudawati sedang meninggalkan satu fase kehidupan dan memasuki fase baru dalam sejarah peradaban manusia.
“Saudara lulus pada zaman ketika ilmu pengetahuan dan teknologi sedang mengalami perubahan yang sangat fundamental. Sekarang kita berada pada sebuah fase baru yakni era artificial intelligence. Kita sedang bergerak dari era komputasi menuju era kecerdasan,” katanya.
Perubahan ini bukan sekadar perubahan perangkat, bukan sekadar perubahan aplikasi dan bukan sekadar perubahan industri. “Ini adalah perubahan paradigma. Apakah AI akan mengambil pekerjaan manusia? Teknologi selalu mengubah struktur pekerjaan. Sebagian pekerjaan akan berkurang dan sebagian akan berubah. Dan pada saat yang sama, profesi baru akan muncul,” pesan ketua STMIK Kaputama.
Karena itu, lanjut Dr. Relita Buaton, M.Kom, jangan hanya bertanya pekerjaan apa yang akan tersedia? Tetapi bertanyalah masalah apa yang belum terselesaikan? Karena dibalik setiap masalah terdapat peluang inovasi. Dibalik kebutuhan terdapat peluang bisnis. Dibalik perubahan terdapat peluang untuk tumbuh. Dan dibalik kemajuan teknologi terdapat kebutuhan terhadap manusia yang mampu mengarahkan teknologi tersebut.
“Jadilah pengarah perubahan. Jangan bersaing dengan AI. Belajarlah dan bekerja bersama AI. Sebagai lulusan yang berkecimpung dalam bidang teknologi informasi dan AI, kita diajak semua sebagai agent of change dalam penerapan teknologi dan AI untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan taraf hidup, mendorong inovasi dan menciptakan lapangan kerja baru,” urainya.
Dalam kesempatan ini Dr. Relita Buaton, M.Kom mendoakan para lulusan kelak sukses dalam meniti karir dan mengarungi bahtera kehidupan. “Secara khusus kepada seluruh orangtua/keluarga wisudawan dan wisudawati, Saya ucapkan selamat wisuda. Terima kasih atas kepercayaannya memilih STMIK Kaputama untuk tempat kuliah,” katanya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D mengucapkan selamat kepada wisudawan STMIK Kaputama yang telah menyelesaikan perkuliahan. “Hormati orangtua, tetaplah belajar secara otodidak serta perbanyaklah silaturahim, kolaborasi dan mengembangkan networking sebagai kunci sukses,” pesannya.
Sembari berbagi pengalaman dan motivasi, Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D juga mengapresiasi terhadap pengelola perguruan tinggi STMIK Kaputama yang berada di Binjai karena mampu terus mendidik para mahasiswa dengan mutu yang baik. Ia pun mendorong agar program studi dan STMIK Kaputama dapat meraih akreditasi unggul.
Pembina Yayasan PTIM Dr. Parlindungan Purba, M.M mengingatkan bahwa teknologi kecerdasan buatan digunakan untuk membantu manusia dan mendekatkan kita pada Tuhan. “AI untuk memanusiakan manusia. Sebagai ahli dalam bidang informasi tekhnologi, tetaplah perkuat keimanan agar dapat memanusiakan manusia sesuai dengan harkat dan martabat,” tegas Konsul Kehormatan Korea Selatan untuk Sumatera.
Sementara itu Dr. Imran Saputra Surbakti, M.M atas nama keluarga besar Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (ABP-PTSI) Sumut menyampaikan selamat kepada wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan akademik dimana dengan kualifikasi atau ijazah menjadi berkah untuk bisa bersaing memasuki dunia kerja. “Jaga nama baik almamater. Jadilah pribadi yang rendah hati dalam keberhasilan. Tangguh dalam menghadapi tantangan. Jujur dalam setiap tanggung jawab,” pesan wakil ketua ABP-PTSI Sumut.
Dukungan terhadap lulusan STMIK Kaputama juga disampaikan Wakil Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut Dr. Sri Rezeki, M.Si. Ia menyebut bahwa para wisudawan dapat mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan ditengah-tengah masyarakat dengan mengedepankan adab, berdaya saing dan berkarakter.
Pada kegiatan wisuda STMIK Kaputama, juga diberikan penghargaan terhadap wisudawan terbaik dan wisudawati inspiratif. Luthfiyah Nurul Huda, And (komputerisasi akuntansi), Mutia Dwi Natarina, And (manajemen informatika), Mutiara, S.Kom (teknik informatika) dan Elisya Putri, S.Kom (sistem informatika) sebagai lulusan terbaik serta Sapriko, S.Kom sebagai wisudawan inspiratif (prestasi, pengabdian dan pengalaman global). (dmp)

