Konsul Kehormatan Timor Leste Irawan dan Konsul Kehormatan Korea Selatan untuk Sumatera Dr. Parlindungan Purba, M.M menghadiri pelaksanaan wisuda Universitas Sari Mutiara (USM) hari kedua di Griya Benn Convention Hall Medan, Jumat (23/10).
Kehadiran dua tokoh ini menambah semarak wisuda USM Indonesia periode II tahun akademik 2025/2026 yang juga diikuti lulusan dari Timor Leste tersebut. Kedua tokoh pun mengapresiasi peran penting USM Indonesia dalam peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) berwawasan global yang merupakan salah satu core values universitas.
Konsul Kehormatan Korea Selatan untuk Sumatera yang juga Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr. Parlindungan Purba, M.M pada hari kedua USM Indonesia menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, orangtua, masyarakat, dosen, mahasiswa dan alumni.
Menurut mantan Anggota DPD RI tiga periode tersebut, sinergi USM Indonesia dengan berbagai pihak ini telah berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan, relevansi lulusan dengan kebutuhan masyarakat serta penguatan inovasi dan riset yang memberikan dampak nyata.
Ketua Yayasan Sari Mutiara mengapresiasi berbagai pihak yang telah menjalin kerja sama dengan USM Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat peran perguruan tinggi dalam memajukan pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM.
Dr. Parlindungan Purba, M.M bangga dengan perkembangan kualitas akademik USM Indonesia karena telah memiliki lima profesor, 53 doktor ditambah dengan 30 tenaga akademik lainnya yang sedang menempuh pendidikan doktoral atau S3. “USM sedang meletakkan fondasi yang kuat. Kualitas dosen betul-betul dijaga sehingga pada saatnya lulusan akan mengisi lapangan pekerjaan karena kompetensi,” katanya.
Konsul Kehormatan Timor Leste Irawan menyampaikan selamat kepada para wisudawan USM Indonesia. Ditegaskannya, USM Indonesia merupakan universitas bertaraf internasional yang banyak melakukan program kerja sama dengan pihak luar negeri.
“Dimana salah satu kerja sama tersebut dengan Timor Leste. Saya ucapkan terima kasih kepada USM Indonesia yang telah memberikan beasiswa penuh kepada 24 mahasiswa dan mahasiswi dari Timor Leste,” ucap konsul kehormatan Timor Leste.
Sementara itu Rektor USM Indonesia Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes mengatakan wisuda bukanlah garis akhir perjuangan. Melainkan awal pembuktian kualitas diri di tengah masyarakat. Untuk itu lulusan USM Indonesia tidak hanya mengandalkan gelar akademik. Tetapi juga karakter, kompetensi dan integritas dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes minta lulusan USM Indonesia harus mampu menunjukkan kualitas melalui karya nyata. “Tegakkan kepalamu. Yakinkan hatimu bahwa kalian mampu berkarya bagi dirimu, keluargamu, universitas, bangsa dan negara,” katanya.
Rektor menegaskan bahwa USM Indonesia telah membekali para lulusan dengan nilai-nilai dasar yang dikenal melalui konsep Strong yakni meliputi spiritualisme, intelektualisme, profesionalisme, nasionalisme dan globalisme. Ia berharap core values ini menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan.
Pimpinan USM Indonesia juga berterima kasih karena memilih USM Indonesia sebagai tempat menempuh pendidikan tinggi. Kepercayaan tersebut, lanjut rektor, terlihat dari keberagaman mahasiswa yang datang dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri termasuk dari Timor Leste. (dmp)

