DELI SERDANG, SumutPos.co— Politeknik Negeri Medan (Polmed) kembali memperkuat kontribusinya dalam memperdayakan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna. Kali ini, tim dosen Polmed menyerahkan dua unit mesin produksi kepada mitra peternakan Noe Farm di Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (9/10/2026).
Bantuan peralatan yang diserahkan terdiri atas mesin penetas telur dan mesin produksi pakan berbentuk pelet. Penyerahan peralatan tersebut dikemas dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna melalui Teknologi Produksi Pakan dan Penguatan BUMDes pada Usaha Ternak Ayam Berkelanjutan Noe Farm”.
Ketua Tim PKM Polmed, Rihat Sebayang, S.T., M.T., menegaskan pentingnya alih teknologi ini untuk mendorong efisiensi dan kemandirian usaha peternakan di tingkat lokal. Penyerahan mesin disertai dengan peragaan operasional agar mitra dapat langsung memanfaatkannya secara optimal.

“Bantuan mesin penetas telur dan pembuat pelet ini kami hadirkan agar Noe Farm mampu mengolah pakan secara mandiri dan meningkatkan efisiensi penetasan. Namun, teknologi ini harus diimbangi dengan pemahaman operasional, perawatan mesin, hingga perencanaan produksi yang matang,” ujar Rihat Sebayang dalam keterangannya yang diterima SumutPos.co, Minggu (25/10/2026).
Ia menambahkan, program pendampingan ini sengaja dirancang secara menyeluruh agar dampak positifnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh peternak maupun masyarakat sekitar. “Melalui integrasi antara teknologi tepat guna, prinsip halal dan higienitas, strategi pemasaran, serta tata kelola keuangan yang rapi, kami berharap Noe Farm tidak hanya berkembang secara mandiri, tetapi juga mampu menginspirasi generasi muda Karang Taruna untuk menggerakkan potensi ekonomi produktif di desanya masing-masing,” kata Rihat.
Dalam pelaksanaannya, program pengabdian multidisiplin yang didanai melalui DIPA Polmed Tahun Anggaran 2026 ini melibatkan tiga dosen anggota yang mendampingi sektor-sektor krusial. Marlya Fatira AK., S.E., M.Si., bertugas memberikan penguatan pada aspek kebersihan dan ketertelusuran bahan baku sesuai standar halal. Sementara itu, Dina Arfianti Siregar, S.E., M.Si., memfokuskan pendampingan pada perluasan jangkauan pasar, dan Dr. Deliana, S.E., Ak., M.Si., membimbing mitra dalam hal pencatatan transaksi serta pemisahan keuangan usaha.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri perwakilan Camat Tanjung Morawa Nurhidayah, S.E., Kepala Desa Bandar Labuhan Irawan Chandra, S.Kom., Kepala Desa Bangun Rejo Misno, serta Ketua Karang Taruna Kecamatan Tanjung Morawa Andi Sukoco. Antusiasme juga terlihat dari hadirnya 13 Ketua Karang Taruna dari 13 desa se-Kecamatan Tanjung Morawa. Kehadiran para pemuda desa tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi interaktif untuk menggali potensi peternakan dan peluang pengembangan unit usaha berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Deli Serdang. (adz)

