28 C
Medan
Tuesday, July 23, 2024

Bangun Jaringan Internet di The Caldera Resort, Digitalisasi Pemasaran dan Promosi Pariwisata Danau Toba

SUMUTPOS.CO – Dalam rangka digitalisasi pemasaran dan promosi pariwisata di Kawasan Danau Toba, Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT) membangun jaringan kabel optik untuk jaringan internet di The Caldera Resort, Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut).

Direktur Utama (Dirut) BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan.

“Dari (pembangunan) jangka pendeknya, kami melakukan perubahan dengan memasukan digitalisasi di areal (The Caldera) ini. Dengan melakukan pemasangan kabel optik untuk akses internet, pada Maret 2021.Jadi, kami sudah mempunyai internet super cepat,” sebut Direktur Utama (Dirut) BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan kepada wartawan, Jumat (30/7) siang.

The Caldera Resort, BPODT mengelola lahan seluas 386 hektar. Di lahan ini, direncanaka akan dibangun fasilitas pariwisata berstandar internasional seperti Hotel, Plaza, Main Gate, Ravine Gate, Parkir Hub, Masjid, Gereja.

Kemudian, Bangunan Pemadam Kebakaran, Cultur Center, GEO Park, dan Amphiteater, UMKM Center, Tourism Academy dan Glass Brigde. Sesuai dengan masterplan perencanaan pembangunan dilaksanakan pada tahun 2022, mendatang.

Selain itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengandeng Bobobox, yang merupakan sarana akomodasi wisata dengan menghadirkan Bobocabin berupa kemah modern di The Kaldera Resort, yang sudah dibuka untuk umum pada 5 Juli 2021.

Dengan perencanaan tersebut, Jimmy menjelaskan pihak tengah menjajahkan kerjasama dengan investor tanah air dalam pembangunan fasilitas pariwisata tersebut.

“Sesuai dengan arahan pak menteri pariwisata, Sandiaga Uno dan Menko Luhut. Setelah masterplan selesai, untuk segara mungkin membawa investor diharapakan. Sekarang sudah ada investor,” ungkap Jimmy.

Jimmy mengungkapkan proses pembangunan saat dilakukan di The Caldera Resort, yakni pembangunan Kantor BPODT, yang baru, pembangunan pagar keliling areal dan pos pengamanan.

“Untuk kantor pertengahan tahun 2022, tapi kami sekarang juga sudah berkantor disini,” jelas Jimmy.

Jimmy mengatakan saat ini, mereka juga sudah bekerja dari The Calder Resort dengan total pekerja sudah bekerja di areal sekitar 20 persen sembari menunggu pembangunan kantor BPODT yang baru selesai, sesuai target pada bulan Desember 2021, mendatang.

“Jadinya, kita sudah bisa bekerja dari sini. Per Agustus 2021 ini, kami pindahkan pekerja sekitar 20 persen. Dari kami berkantor di Medan 100 persen. Sebagai bentuk komitmen kami dekat masyarakat dan hadir di tengah masyarakat. Dalam rangka percepatan pembangunan daerah ini,” kata Jimmy.

Selain pembangunan infrastruktur pariwisata di The Caldera Resort. Jimmy mengatakan pihak juga tengah membangun dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Yang nanti bila telah beroperasi 100 persen. Para pekerja di areal ini, adalah masyarakat sekitar.

Termasuk BPODT mengirim putra-putri asli daerah sekitar The Caldera Resort untuk belajar ke Bali secara bertahap. Untuk belajar dalam pengelolaan pariwisata berstandar internasional. Total keseluruhannya, sudah mencapai 52 orang.

“Kita juga mengembangkan SDM untuk dapat bekerja di areal dengan sesuai traf perkembangan industri pariwisata ini. Termasuk kita, mengirim putra-putra dari daerah ini, kita kirim (untuk belajar) ke Bali,” tandasnya.(gus)

SUMUTPOS.CO – Dalam rangka digitalisasi pemasaran dan promosi pariwisata di Kawasan Danau Toba, Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT) membangun jaringan kabel optik untuk jaringan internet di The Caldera Resort, Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut).

Direktur Utama (Dirut) BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan.

“Dari (pembangunan) jangka pendeknya, kami melakukan perubahan dengan memasukan digitalisasi di areal (The Caldera) ini. Dengan melakukan pemasangan kabel optik untuk akses internet, pada Maret 2021.Jadi, kami sudah mempunyai internet super cepat,” sebut Direktur Utama (Dirut) BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan kepada wartawan, Jumat (30/7) siang.

The Caldera Resort, BPODT mengelola lahan seluas 386 hektar. Di lahan ini, direncanaka akan dibangun fasilitas pariwisata berstandar internasional seperti Hotel, Plaza, Main Gate, Ravine Gate, Parkir Hub, Masjid, Gereja.

Kemudian, Bangunan Pemadam Kebakaran, Cultur Center, GEO Park, dan Amphiteater, UMKM Center, Tourism Academy dan Glass Brigde. Sesuai dengan masterplan perencanaan pembangunan dilaksanakan pada tahun 2022, mendatang.

Selain itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengandeng Bobobox, yang merupakan sarana akomodasi wisata dengan menghadirkan Bobocabin berupa kemah modern di The Kaldera Resort, yang sudah dibuka untuk umum pada 5 Juli 2021.

Dengan perencanaan tersebut, Jimmy menjelaskan pihak tengah menjajahkan kerjasama dengan investor tanah air dalam pembangunan fasilitas pariwisata tersebut.

“Sesuai dengan arahan pak menteri pariwisata, Sandiaga Uno dan Menko Luhut. Setelah masterplan selesai, untuk segara mungkin membawa investor diharapakan. Sekarang sudah ada investor,” ungkap Jimmy.

Jimmy mengungkapkan proses pembangunan saat dilakukan di The Caldera Resort, yakni pembangunan Kantor BPODT, yang baru, pembangunan pagar keliling areal dan pos pengamanan.

“Untuk kantor pertengahan tahun 2022, tapi kami sekarang juga sudah berkantor disini,” jelas Jimmy.

Jimmy mengatakan saat ini, mereka juga sudah bekerja dari The Calder Resort dengan total pekerja sudah bekerja di areal sekitar 20 persen sembari menunggu pembangunan kantor BPODT yang baru selesai, sesuai target pada bulan Desember 2021, mendatang.

“Jadinya, kita sudah bisa bekerja dari sini. Per Agustus 2021 ini, kami pindahkan pekerja sekitar 20 persen. Dari kami berkantor di Medan 100 persen. Sebagai bentuk komitmen kami dekat masyarakat dan hadir di tengah masyarakat. Dalam rangka percepatan pembangunan daerah ini,” kata Jimmy.

Selain pembangunan infrastruktur pariwisata di The Caldera Resort. Jimmy mengatakan pihak juga tengah membangun dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Yang nanti bila telah beroperasi 100 persen. Para pekerja di areal ini, adalah masyarakat sekitar.

Termasuk BPODT mengirim putra-putri asli daerah sekitar The Caldera Resort untuk belajar ke Bali secara bertahap. Untuk belajar dalam pengelolaan pariwisata berstandar internasional. Total keseluruhannya, sudah mencapai 52 orang.

“Kita juga mengembangkan SDM untuk dapat bekerja di areal dengan sesuai traf perkembangan industri pariwisata ini. Termasuk kita, mengirim putra-putra dari daerah ini, kita kirim (untuk belajar) ke Bali,” tandasnya.(gus)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/