26 C
Medan
Friday, February 20, 2026

Ribuan Polisi Siap Jaga Kemanan Ramadan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) beserta seluruh Jajaran Kepolisian Resor (Polres) menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) datangnya Bulan Suci Ramadan. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh umat Muslim di Sumut dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan, bahwa pengamanan akan dilakukan secara komprehensif, mulai dari aspek lalu lintas hingga pengamanan titik-titik pusat aktivitas ibadah.

“Polda Sumut dan jajaran sudah memetakan potensi kerawanan menjelang Ramadan 1447 H. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik saat menjalankan ibadah Shalat Tarawih, waktu sahur, maupun saat beraktivitas di pasar tumpah menjelang berbuka puasa,” ujarnya saat memberikan keterangan di Mapolda Sumut, Kamis (19/2).

Ferry menjelaskan, bahwa salah satu perhatian khusus kepolisian adalah fenomena ‘Asmara Subuh’ yang kerap diikuti dengan aksi balap liar oleh kalangan remaja. Polda Sumut akan menyiagakan personel di titik-titik rawan berkumpulnya massa setelah waktu sahur.

“Kami mengedepankan tindakan preventif dan humanis. Tim patroli gabungan akan rutin menyisir lokasi-lokasi yang biasa dijadikan tempat berkumpul pasca-sahur untuk mencegah balap liar maupun tawuran yang dapat mengganggu ketenangan warga,” tegasnya.

Selain pengamanan fisik di lapangan, sambungnya, Jajaran Polda Sumut juga berkoordinasi dengan pengurus masjid untuk mengatur lalu lintas dan parkir jamaah guna menghindari kemacetan. Di sisi lain, Satgas Pangan Polda Sumut juga mulai bergerak memantau ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional maupun distributor.

“Satgas Pangan terus memantau fluktuasi harga dan stok sembako. Kami pastikan tidak ada praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat di bulan suci ini. Jika ditemukan pelanggaran, kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Sumatera Utara yang dikenal dengan semangat toleransinya yang tinggi.

“Mari kita jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan melalui layanan Call Center 110 jika melihat adanya tindakan premanisme atau gangguan keamanan di lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Dengan dimulainya Operasi Keselamatan Toba 2026 sebagai pembuka, Polda Sumut optimistis rangkaian ibadah Ramadan hingga Idul Fitri mendatang akan berjalan dengan aman dan lancar di seluruh wilayah hukum Sumut. (dwi/azw)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) beserta seluruh Jajaran Kepolisian Resor (Polres) menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) datangnya Bulan Suci Ramadan. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh umat Muslim di Sumut dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan, bahwa pengamanan akan dilakukan secara komprehensif, mulai dari aspek lalu lintas hingga pengamanan titik-titik pusat aktivitas ibadah.

“Polda Sumut dan jajaran sudah memetakan potensi kerawanan menjelang Ramadan 1447 H. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik saat menjalankan ibadah Shalat Tarawih, waktu sahur, maupun saat beraktivitas di pasar tumpah menjelang berbuka puasa,” ujarnya saat memberikan keterangan di Mapolda Sumut, Kamis (19/2).

Ferry menjelaskan, bahwa salah satu perhatian khusus kepolisian adalah fenomena ‘Asmara Subuh’ yang kerap diikuti dengan aksi balap liar oleh kalangan remaja. Polda Sumut akan menyiagakan personel di titik-titik rawan berkumpulnya massa setelah waktu sahur.

“Kami mengedepankan tindakan preventif dan humanis. Tim patroli gabungan akan rutin menyisir lokasi-lokasi yang biasa dijadikan tempat berkumpul pasca-sahur untuk mencegah balap liar maupun tawuran yang dapat mengganggu ketenangan warga,” tegasnya.

Selain pengamanan fisik di lapangan, sambungnya, Jajaran Polda Sumut juga berkoordinasi dengan pengurus masjid untuk mengatur lalu lintas dan parkir jamaah guna menghindari kemacetan. Di sisi lain, Satgas Pangan Polda Sumut juga mulai bergerak memantau ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional maupun distributor.

“Satgas Pangan terus memantau fluktuasi harga dan stok sembako. Kami pastikan tidak ada praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat di bulan suci ini. Jika ditemukan pelanggaran, kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Sumatera Utara yang dikenal dengan semangat toleransinya yang tinggi.

“Mari kita jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan melalui layanan Call Center 110 jika melihat adanya tindakan premanisme atau gangguan keamanan di lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Dengan dimulainya Operasi Keselamatan Toba 2026 sebagai pembuka, Polda Sumut optimistis rangkaian ibadah Ramadan hingga Idul Fitri mendatang akan berjalan dengan aman dan lancar di seluruh wilayah hukum Sumut. (dwi/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru