DAIRI, SUMUTPOS.CO – Badan jalan yang sempat terputus dan menghubungkan Kecamatan Siempat Nempu Hilir dengan Kecamatan Siempat Nempu, tepatnya di Desa Jambur Indonesia, kini telah kembali dapat dilalui setelah diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Dairi.
Perbaikan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan memasang gorong-gorong dan tiang penahan untuk mencegah longsor susulan. Akses kendaraan kini sudah normal dan lancar, sehingga mobilitas warga dan distribusi logistik dapat kembali berjalan.
Bupati Dairi Vickner Sinaga, menginstruksikan kedua OPD terkait agar segera melakukan penanganan darurat guna membuka akses bagi masyarakat. “Prioritas kami adalah memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” ujar Dekman Sitopu, Kepala Pelaksana BPBD Dairi.
Dekman menambahkan, penanganan darurat mencakup pemasangan gorong-gorong sepanjang 7 meter dan pembangunan tiang-tiang penahan longsor.
Proses ini juga mendapat dukungan tokoh masyarakat serta anggota DPRD Dairi dari Dapil II, Juangga Silaban, yang menyumbangkan delapan truk material sertu untuk mempercepat perbaikan.
Penanganan lanjutan akan segera dilakukan setelah cuaca memungkinkan, guna memastikan badan jalan aman dan dapat digunakan secara maksimal oleh masyarakat. (rud/ila)
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Badan jalan yang sempat terputus dan menghubungkan Kecamatan Siempat Nempu Hilir dengan Kecamatan Siempat Nempu, tepatnya di Desa Jambur Indonesia, kini telah kembali dapat dilalui setelah diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Dairi.
Perbaikan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan memasang gorong-gorong dan tiang penahan untuk mencegah longsor susulan. Akses kendaraan kini sudah normal dan lancar, sehingga mobilitas warga dan distribusi logistik dapat kembali berjalan.
Bupati Dairi Vickner Sinaga, menginstruksikan kedua OPD terkait agar segera melakukan penanganan darurat guna membuka akses bagi masyarakat. “Prioritas kami adalah memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” ujar Dekman Sitopu, Kepala Pelaksana BPBD Dairi.
Dekman menambahkan, penanganan darurat mencakup pemasangan gorong-gorong sepanjang 7 meter dan pembangunan tiang-tiang penahan longsor.
Proses ini juga mendapat dukungan tokoh masyarakat serta anggota DPRD Dairi dari Dapil II, Juangga Silaban, yang menyumbangkan delapan truk material sertu untuk mempercepat perbaikan.
Penanganan lanjutan akan segera dilakukan setelah cuaca memungkinkan, guna memastikan badan jalan aman dan dapat digunakan secara maksimal oleh masyarakat. (rud/ila)