Komisi IV DPRD Kota Medan akan memanggil sejumlah pemilik bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang sedang dibangun di Jalan Cemara/Jemadi Gg. Kelapa 1 dan Gg. Kelapa 2.
Hal itu ditegaskan Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, SH kepada wartawan Senin (13/4/2026).
Paul menyebutkan langkah teraebut diambil guna mengetahui krnapa pemilik bangunan tidak mengurua ijin PBG. “Kita mendapat informasi dari warga ada beberapa bangunan komplek perumahan tanpa ijin PBG di seputara jalan tersebut. Kita panggil dulu pemiliknya, setelah itu kita akan melakukan kunjungan ke lapangan,” ujar Paul.
Paul juga mengingatkan institusi terkait untuk benar-benar memperhatikan pembangunan perumahan di wilayahnya. Sebab, salah satu pendapatan asli daerah (PAD) adalah dari izin PBG.
“Kita minta pihak kelurahan, kecamatan dan dinas terkait untuk bekerja lebih baik lagi, agar kebocoran PAD dari PBG tidak terjadi,” ujarnya.
Pantauan di lapangan di spanduk perumahan tertulis “Cemara Village dan “Jemadi Village”. (map/ila)
Komisi IV DPRD Kota Medan akan memanggil sejumlah pemilik bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang sedang dibangun di Jalan Cemara/Jemadi Gg. Kelapa 1 dan Gg. Kelapa 2.
Hal itu ditegaskan Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, SH kepada wartawan Senin (13/4/2026).
Paul menyebutkan langkah teraebut diambil guna mengetahui krnapa pemilik bangunan tidak mengurua ijin PBG. “Kita mendapat informasi dari warga ada beberapa bangunan komplek perumahan tanpa ijin PBG di seputara jalan tersebut. Kita panggil dulu pemiliknya, setelah itu kita akan melakukan kunjungan ke lapangan,” ujar Paul.
Paul juga mengingatkan institusi terkait untuk benar-benar memperhatikan pembangunan perumahan di wilayahnya. Sebab, salah satu pendapatan asli daerah (PAD) adalah dari izin PBG.
“Kita minta pihak kelurahan, kecamatan dan dinas terkait untuk bekerja lebih baik lagi, agar kebocoran PAD dari PBG tidak terjadi,” ujarnya.
Pantauan di lapangan di spanduk perumahan tertulis “Cemara Village dan “Jemadi Village”. (map/ila)