Pemkab Dairi Peringati Hardiknas 2026, Pendidikan Jadi Tanggung Jawab Bersama

DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dengan menggelar upacara di SMP Negeri 4 Sidikalang, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Pemilihan lokasi di SMPN 4 Sidikalang juga dimaksudkan sebagai bagian dari sosialisasi keberadaan sekolah baru tersebut kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pemerataan fasilitas pendidikan.

Bupati Dairi Vickner Sinaga, bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, unsur Forkopimda, para ASN, tenaga pendidik, pelajar SD hingga SMP, serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Vickner membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan pentingnya sinergi dalam membangun dunia pendidikan nasional. Ia juga menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kerja bersama seluruh elemen bangsa.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, hingga masyarakat,” ujarnya.

Menurut Vickner, peringatan Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan yang berkualitas dan merata.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, seluruh pihak harus terlibat aktif memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkecuali.

“Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah dan bangsa. Karena itu, seluruh elemen harus terlibat aktif memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang bermutu,” tegasnya.

Vickner juga menyoroti tantangan pendidikan ke depan yang semakin kompleks di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, dibutuhkan semangat gotong royong serta partisipasi semua pihak untuk menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap bersaing di tingkat global.

Peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Dairi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat diyakini menjadi pondasi penting dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing tinggi di masa depan. (rud/ila)

DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dengan menggelar upacara di SMP Negeri 4 Sidikalang, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Pemilihan lokasi di SMPN 4 Sidikalang juga dimaksudkan sebagai bagian dari sosialisasi keberadaan sekolah baru tersebut kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pemerataan fasilitas pendidikan.

Bupati Dairi Vickner Sinaga, bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, unsur Forkopimda, para ASN, tenaga pendidik, pelajar SD hingga SMP, serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Vickner membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan pentingnya sinergi dalam membangun dunia pendidikan nasional. Ia juga menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kerja bersama seluruh elemen bangsa.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, hingga masyarakat,” ujarnya.

Menurut Vickner, peringatan Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan yang berkualitas dan merata.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, seluruh pihak harus terlibat aktif memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkecuali.

“Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah dan bangsa. Karena itu, seluruh elemen harus terlibat aktif memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang bermutu,” tegasnya.

Vickner juga menyoroti tantangan pendidikan ke depan yang semakin kompleks di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, dibutuhkan semangat gotong royong serta partisipasi semua pihak untuk menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap bersaing di tingkat global.

Peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Dairi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat diyakini menjadi pondasi penting dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing tinggi di masa depan. (rud/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru