LANGKAT – Aksi kejar-kejaran dramatis antara warga dan mobil yang diduga digunakan pelaku pencurian lembu terjadi di Kabupaten Langkat, Kamis (11/6/2026) malam. Layaknya adegan dalam film laga, sebuah mobil Toyota Fortuner hitam yang dikejar warga dari Kecamatan Salapian akhirnya terhenti setelah masuk ke dalam parit di wilayah Kecamatan Sei Bingai.
Peristiwa yang mengundang perhatian ratusan warga itu berawal dari dugaan pencurian seekor lembu di Desa Adin Tengah, Kecamatan Salapian, sekitar pukul 19.30 WIB.
Kapolsek Salapian AKP Master Purba, menjelaskan bahwa warga awalnya melihat seekor lembu dalam kondisi terikat di lokasi kejadian. Namun tidak lama berselang, hewan ternak tersebut tiba-tiba menghilang.
“Awalnya masyarakat melihat ada lembu yang terikat. Tak lama kemudian lembu tersebut sudah tidak ada lagi di lokasi, dan warga melihat sebuah mobil Toyota Fortuner berada di sekitar tempat kejadian,” ujar Master Purba, Jumat (12/6/2026).
Kecurigaan warga pun langsung mengarah kepada kendaraan tersebut. Tanpa menunggu lama, sejumlah warga melakukan pengejaran terhadap mobil yang melaju meninggalkan lokasi.
Pengejaran berlangsung cukup menegangkan melintasi beberapa wilayah hingga akhirnya mobil Fortuner bernomor polisi BK 1887 KL itu tiba di Dusun Deleng Pucuk, Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingai. Namun upaya pelarian berakhir setelah kendaraan tersebut kehilangan kendali dan masuk ke dalam parit sekitar pukul 21.30 WIB.
Saat mobil berhenti, warga yang mengepung kendaraan dibuat terkejut ketika seekor lembu keluar dari dalam mobil tersebut.”Setelah kendaraan terhenti karena masuk parit, warga mendapati lembu keluar dari dalam mobil,” jelas Kapolsek.
Di dalam kendaraan, petugas dan warga menemukan dua pria berinisial MIB (34) dan RDS (32), yang diketahui merupakan warga Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat.
Emosi warga yang sudah memuncak membuat kedua terduga pelaku menjadi sasaran amukan massa. Ratusan warga yang berkumpul di lokasi meluapkan kemarahan mereka hingga menyebabkan kedua pria tersebut mengalami luka-luka.
Akibat kejadian itu, MIB mengalami luka di bagian pipi kanan dan lebam di bawah mata kiri. Sementara kendaraan yang digunakan juga mengalami kerusakan parah setelah dirusak massa.
Beruntung, aparat kepolisian segera tiba di lokasi dan berhasil mengamankan kedua terduga pelaku dari amukan warga yang semakin tak terkendali.
“Mobil dan kedua terduga pelaku sudah diamankan ke Polsek Salapian untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” kata AKP Master Purba.
Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap kronologi lengkap serta memastikan keterlibatan kedua pria yang diamankan dalam dugaan pencurian lembu tersebut. (ted/ila)

