TPID Karo Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi

KARO – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karo memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) di Ruang Rapat Tampak Sebayang, Lantai II Kantor Bupati Karo, pekan lalu.

Rapat dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting,, dengan menghadirkan pemateri dari Badan Pusat Statistik (BPS), Perum Bulog, Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, dan Dinas Pertanian Kabupaten Karo.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan, kelancaran distribusi komoditas strategis, serta langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga di Kabupaten Karo.

Sejumlah strategi disepakati untuk ditindaklanjuti, antara lain pemutakhiran data produksi dan kebutuhan pangan berdasarkan prinsip 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

TPID juga mendorong penguatan kerja sama dengan distributor dan kelompok tani, serta pelaksanaan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara berkala guna membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Selain itu, langkah pengendalian dilakukan melalui pengaturan pola tanam, inspeksi mendadak (sidak), pemantauan harga komoditas strategis, serta pengawasan terhadap barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya.

Kerja Sama Antar Daerah (KAD), baik melalui skema Government to Government (G to G) maupun Business to Business (B to B), turut didorong untuk menjaga kesinambungan pasokan dan kelancaran distribusi pangan.

Upaya lainnya meliputi peningkatan produksi komoditas pangan strategis, penambahan Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, serta peningkatan koordinasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga dan gangguan pasokan.

Melalui rapat tersebut, Pemkab Karo bersama para pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Langkah ini diharapkan dapat menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Anderiasta Tarigan, A.P., M.Si.; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Eddi Surianta, Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Tutut Tiana, Koordinator Distribusi Beras Perum Bulog Kantor Cabang Karo M. Aqshal Azdkia, Kepala BPS Kabupaten Karo Oliver Bobby R. Simarmata, perwakilan TNI dan Polres Karo, serta perangkat daerah terkait lainnya. (deo)

KARO – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karo memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) di Ruang Rapat Tampak Sebayang, Lantai II Kantor Bupati Karo, pekan lalu.

Rapat dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting,, dengan menghadirkan pemateri dari Badan Pusat Statistik (BPS), Perum Bulog, Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, dan Dinas Pertanian Kabupaten Karo.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan, kelancaran distribusi komoditas strategis, serta langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga di Kabupaten Karo.

Sejumlah strategi disepakati untuk ditindaklanjuti, antara lain pemutakhiran data produksi dan kebutuhan pangan berdasarkan prinsip 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

TPID juga mendorong penguatan kerja sama dengan distributor dan kelompok tani, serta pelaksanaan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara berkala guna membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Selain itu, langkah pengendalian dilakukan melalui pengaturan pola tanam, inspeksi mendadak (sidak), pemantauan harga komoditas strategis, serta pengawasan terhadap barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya.

Kerja Sama Antar Daerah (KAD), baik melalui skema Government to Government (G to G) maupun Business to Business (B to B), turut didorong untuk menjaga kesinambungan pasokan dan kelancaran distribusi pangan.

Upaya lainnya meliputi peningkatan produksi komoditas pangan strategis, penambahan Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, serta peningkatan koordinasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga dan gangguan pasokan.

Melalui rapat tersebut, Pemkab Karo bersama para pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Langkah ini diharapkan dapat menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Anderiasta Tarigan, A.P., M.Si.; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Eddi Surianta, Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Tutut Tiana, Koordinator Distribusi Beras Perum Bulog Kantor Cabang Karo M. Aqshal Azdkia, Kepala BPS Kabupaten Karo Oliver Bobby R. Simarmata, perwakilan TNI dan Polres Karo, serta perangkat daerah terkait lainnya. (deo)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru